Rabu, Juni 19, 2024
spot_img
spot_img

BERITA UNGGULAN

Kemenag Rilis Komik Madani, Edukasikan Moderasi Beragama melalui Seni

- Advertisement -

SuaraPemerintah.ID – Badan Litbang dan Diklat Kemenag bekerja sama dengan ISI Surakarta meluncurkan Komik Madani (Moderasi Beragama). Bersamaan itu, digelar pementasan teater “Tapak Santri” di Solo, Senin (8/11/21) malam.

Kegiatan ini ini salah satu upaya Kemenag mengedukasi masyarakat mengenai Moderasi Beragama melalui seni.

- Advertisement -

Kepala Balitbang Diklat Kemenag, Achmad Gunaryo memaparkan, Kemenag memiliki tanggung jawab penuh dalam menciptakan masyarakat yang saleh, moderat, dan unggul dalam kehidupan beragama.

Sebab itu, diperlukannya berbagai cara untuk mewujudkan tujuan tersebut, salah satunya melalui seni.

- Advertisement -

“Balitbang Diklat Kemenag mencoba menginisiasi hal-hal sederhana yang bisa menginspirasi perilaku masyarakat, khususnya mewujudkan kehidupan keagamaan yang moderat. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan pendekatan seni,” papar Gunaryo.

Sekedar informasi, Moderasi Beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa.

- Advertisement -

“Seni bisa menjadi media untuk menyampaikan pesan Moderasi Beragama, seperti pada komik Madani yang dibuat oleh ISI Surakarta ini,” tuturnya.

Ia berharap Komik Madani dapat mengilhami perilaku beragama yang baik dan toleran. Selain itu, ia pun ingin kerja sama antara Balitbang Diklat dengan ISI Surakarta bisa terus berlangsung.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,700PelangganBerlangganan

TERPOPULER

Terpopuler PRAHUM

Spesial Interview