Rabu, Januari 28, 2026
BerandaBerita HumasGali Naskah Kuno, Tim DKPUS Babel Dialog Bersama Keturunan Raja Badau

Gali Naskah Kuno, Tim DKPUS Babel Dialog Bersama Keturunan Raja Badau

SuaraPemerintah.ID – Dalam rangka menggali lebih dalam koleksi naskah kuno yang ada di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Tim Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (DKPUS) Provinsi Babel kembali menyambangi daerah tersebut.

Penelusuran dan penggalian naskah kuno yang berlangsung sejak 28 hingga 30 September 2022 oleh Tim DKPUS Babel itu, dilakukan dengan berdialog dengan sejumlah tokoh masyarakat dan keturunan Raja Badau, di Museum Badau, Kecamatan Badau, Belitung.

- Advertisement -

Tim Provinsi di pimpin langsung Kepala DKPUS Babel Rakhmadi, didampingi Kabid Pelestarian Koleksi Nasional dan Pelestarian Naskah Kuno DKPUS Babel Mirdayati bersama 3 anggota tim lainnya.

Kepala DKPUS Provinsi Babel Rakhmadi foto bersama tokoh masyarakat dan keturunan Raja Badau, Belitung.

Di Museum Badau, Tim DKPUS Babel didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Belitung Paryanta dan Kepala Desa Badau, diterima salah satu keturunan 9 kerajaan Badau yakni Kik Djohar yang saat ini berusia 102 tahun.

Dihadapan tokoh masyarakat dan keturanan Raja Badau, Kepala DKPUS Babel Rakhmadi menyampaikan, kunjungan Tim Provinsi ke Badau selain untuk bersilaturahmi juga ingin mencari tahu dan menggali benda-benda peninggalan kerajaan Badau termasuk silsilah kerajaan Badau.

Rakhmadi menyatakan, DKPUS Babel siap membantu Kerajaan Badau  dan silsilahnya melalui sosialisasi tentang Kerajaan Badau ke masyarakat, agar cerita tentang Kerajaan Badau jelas dan tidak ada kesimpang siuran lagi.

Bastiarianto mewakili Keturunan 9 Kik Djohar mengucapkan terima kasih atas silaturahmi Kepala DKPUS Babel beserta tim ke Museum Badau.

“Kami sebenarnya membutuhkan orang yang pas untuk menceritakan sebenarnya tentang Kerajaan Badau. Karena ada kesimpang siuran dari cerita Kerajaan Badau,” kata Bastiar.

Bastiar menyebutkan, sampai saat ini banyak yang mengaku-ngaku sudah menulis tentang Kerajaan Badau hingga keturunan 12. “Padahal cerita sesungguhnya baru 9 keturunan yang saat ini di pegang oleh Kik Djohar berusia 102 tahun,” tegasnya.

Kepala DPK Belitung Paryanta mengharapkan dengan adanya dialog antara Tim DKPUS Provinsi Babel langsung bersama keturunan 9 Raja Badau, cerita Kerajaan Badau akan menjadi terang.

“Harapan kami, agar ditindaklanjuti dalam bentuk diskusi atau seminar, sehingga apa yang disampaikan pengelola Museum atau keluarga dari Raja Badau muncul beberapa versi tentang Kerajaan Badau dan silsilahnya bisa menjadi jelas, dan akan menjadi sumber sejarah,” ujar Paryanta.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

TERPOPULER PRAHUM

OPINI PRAHUM