SuaraPemerintah.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berdasarkan Data Realisasi Penanaman Modal Siaran Pers Kementerian Investasi/BKPM RI tanggal 28 April 2023, data realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) di Provinsi Kalimantan Barat Periode Januari – Maret Tahun 2023 yang mencapai angka sebesar Rp4,77 Triliun atau 22,17%.
Adapu, target yang ditetapkan dalam RPJMD Provinsi Kalimantan Barat sebesar Rp21,52 Triliun serta mencapai 20,80% dari target yang ditetapkan oleh Kementerian Investasi/BKPM RI Tahun 2023 sebesar Rp22,94 Triliun.
Nilai Investasi selama Periode Januari – Maret Tahun 2023 untuk PMDN sebesar Rp2,52 Triliun, mengalami perlambatan sebesar 22,03% dari Rp3,08 Triliun pada periode yang sama Tahun 2022, sedangkan investasi PMA sebesar Rp. 2,25 Triliun, juga mengalami perlambatan sebesar 33,69% dari sebesar Rp3,01 Triliun pada periode yang sama Tahun 2022.
Secara Nasional nilai realisasi investasi Periode Januari – Maret Tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Barat untuk investasi PMDN berada pada peringkat 13, sedangkan untuk investasi PMA berada pada peringkat 16 dari 38 Provinsi di Indonesia. Selanjutnya selama periode Januari – Maret Tahun 2023, tenaga kerja yang terserap sebanyak 10.230 orang tenaga kerja Indonesia dan 10 orang tenaga kerja asing.
Capaian realisasi investasi ini sejalan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional oleh beberapa lembaga internasional yang juga telah melewati target yang diberikan oleh Presiden Jokowi dalam upaya menopang pertumbuhan ekonomi di atas 5%.
Kondisi ini juga dapat tercapai diantaranya melalui kegiatan fasilitasi atas rencana investasi besar dan strategis yang mengalami hambatan dalam merealisasikan usahanya serta dukungan kolaborasi antara pelaku Usaha Besar dengan Pelaku Usaha UMKM.
Kondisi ini diharapkan dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Dan untuk mendukung hal tersebut DPMPTSP Provinsi Kalimantan Barat bersama Kementerian Investasi/BKPM RI dan DPMPTSP Kabupaten/Kota secara konsisten pula akan terus dan tetap bekerjasama dalam melakukan layanan pendampingan keberlanjutan investasi, mendorong investasi besar bermitra dengan UMKM dan percepatan penyelesaian permasalahan proyek-proyek besar di Provinsi Kalimantan Barat.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News


.webp)















