spot_img

BERITA UNGGULAN

Tata Cara Sholat Sunnah Wudhu Sesuai Tuntunan Nabi

SUARAPEMERINTAH.ID —Berikut adalah tata cara sholat Sunnah Wudhu, beserta dalil, keutamaan, jumlah rakaatnya dan juga niat untuk melaksanakannya.

Sholat Sunnah Wudhu atau Tahiyatul Wudhu merupakan Sholat yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad, Shalallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sohbihi Wassallam, setiap usai berwudhu.

Nabi selalu melakukannya, dan merupakan Sholat Sunnah Nafilah (Tambahan) yang Muakkadah oleh Mazhab Syafi’i.

Pahala dan keutamaan melaksanakan Sholat ini amatlah besar, sudah sepatutnya setiap Muslim melaksanakannya tidak melalaikannya—Namun tentu saja ini bukan perkara wajib.

Dalil melaksanakan Shalat Sunnah Wudhu

Adapun dalil untuk melaksanakannya dapat ditemui pada sejumlah hadits Shahih, salah satunya berikut:

مَا مِنْ أَحَدٍ يَتَوَضَّأُ فَيُحْسِنُ الْوُضُوءَ وَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ يُقْبِل بِقَلْبِهِ وَوَجْهِهِ عَلَيْهِمَا إِلاَّ وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ (رواه مسلم، رقم)

“Tidaklah seseorang berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, lalu shalat dua rakaat dengan sepenuh hati dan jiwa melainkan wajib baginya (mendapatkan) surga.” (HR. Muslim, no. 234).

Selanjutnya diriwayatkan oleh Utsman Bin Affan dalam Bukhari 160 dan Muslim 22, sebagai berikut:

مَنْ تَوَضَّأَ نَحْوَ وُضُوئِي هَذَا ثُمَّ قَامَ فَرَكَعَ رَكْعَتَيْنِ لَا يُحَدِّثُ فِيهِمَا نَفْسَهُ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa yang berwudhu seperti wudhuku ini kemudian berdiri melaksanakan dua rakaan dengan tidak mengucapkan pada dirinya, maka dia akan diampuni dosanya yang telah lalu.”

Keutamaan Sholat Sunnah Wudhu

Di janjikan surga bagi yang melaksanakannya seperti perkataan Nabi Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sohbihi Wa Sallam berikut ini:

“Tidaklah seseorang berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, lalu shalat dua rakaat dengan sepenuh hati dan jiwa melainkan wajib baginya (mendapatkan) surga.”

“Rasulullah berkata kepada Bilal: Ceritakanlah kepadaku amal apa yang amat engkau harapkan dalam Islam, sebab aku mendengar suara kedua sandalmu di surga? Bilal menjawab: Tidak ada amal ibadah yang paling kuharapkan selain setiap aku berwudhu baik siang atau malam aku selalu shalat setelahnya sebanyak yang aku suka” . (HR Bukhari).

Dan Allah Ta’ala menyukai orang-orang yang mensucikan diri seperti yang difirmankanNya berikut ini:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri.” (QS. Al-Baqarah : 222)

Waktu melaksanakan Sholat Sunnah Wudhu

Sholat Sunnah Wudhu bisa dilaksanakan kapan saja setelah tuntas ber-Wudhu, tidak terikat oleh waktu, bahkan pada waktu dilarang Sholat menurut para Ulama seperti Ibnu Taimiyah dalam kitab Al-Fatawa Al-Kubro, 5/345 dan Zakariya Al-Anshari dalam kitab ‘Asna Al-Matholib, 1/44.

Jumlah rakaat Sholat Sunnah Wudhu

Jumlah rakaatnya adalah dua rakaat seperti keterangan Hadis Nabi berikut ini:
“Tidaklah seseorang berwudhu dan menyempurnakan wudhunya, lalu shalat dua rakaat dengan sepenuh hati dan jiwa melainkan wajib baginya (mendapatkan) surga.”

Niat sholat Sunnah Wudhu

Sedangkan untuk niat yang dibaca untuk memulai sholat Sunnah Wudhu adalah sebagai berikut:

“Ushallii sunnatal-wudhuu’I rak’ ataini lillaahi ta’aalaa.”

Artinya:

”Aku niat sholat sunah wudhu 2 rakaat karena Allah.”

Catatan: niat dibaca dalam hati untuk menetapkan hati untuk melakukan Sholat.

Tata cara Sholat Sunnah Wudhu sesuai tuntunan Nabi

Berikut adalah tata cara Sholat Sunnah Wudhu atau Tahiyatul Wudhu berupa panduan lengkap mengerjakannya dari Niat hingga Salam.

Urutan Rakaat Pertama Rakaat Kedua
1 Membaca Niat dalam hati Membaca Al-Fatihah
2 Takbiratul Ihram mengucap Allahu Akbar, dianjurkan membaca doa iftitah Dianjurkan membaca Surah al-Ikhlas. (Lalu bergerak untuk Ruku’ sembari mengucap Allahu Akbar).
3 Membaca al-Fatihah Saat Ruku’ membaca Subhana rabbiyal ‘adzhimi wa bihamdihi 3x. Lalu bergerak untuk berdiri I’tidal sembari mengucap Sami’Allaahu liman).
4 Membaca surah Al-A’laa. (Lalu bergerak untuk Ruku’ sembari ucapkan Allahu Akbar). Saat I’tidal membaca Rabbana Lakalhamdu Mil Assamawati Wamil Ardhi Wamil a’maasyita Min Syai i’nba’du. (Lalu bergerak untuk sujud sambil berucap Allahu Akbar).
5 Ruku’ sembari membaca Subhana Rabbiyal ‘Adzhimi Wa Bihamdihi 3x. (Lalu bergerak berdiri sembari mengucapkan Sami’Allaahu liman). Saat sujud membaca Subhana Rabbiyal A’la Wa Bihamdihi 3x. (Lalu bergerak untuk duduk sambil mengucap Allahu Akbar).
6 Saat I’tidal membaca Rabbana Lakalhamdu Mil Assamawati Wamil Ardhi Wamil a’maasyita Min Syai i’nba’du. (Lalu bergerak sujud sembari membaca Allahu Akbar) Duduk diantara dua sujud membaca Rabbighfirli Warhamni Wajburni Warfa’kni Warzuqni Wahdini Wa’afini Wa’fu ‘anni. (Kemudian bergerak sujud sembari mengucap Allahu Akbar).
7 Saat Sujud membaca Subhana Rabbiyal A’la Wa Bihamdihi 3x. (Lelu bergerak untuk duduk sembari membaca Allahu Akbar). Sujud ke 2 membaca Subhana Rabbiyal A’la Wa Bihamdihi 3x. (Lalu bergerak untuk duduk Tahiyat AKhir sembari mengucap Allahu Akbar).
8 Duduk diantara dua sujud sembari membaca Rabbighfirli Warhamni Wajburni Warfa’kni Warzuqni Wahdini Wa’afini Wa’fu ‘anni. (Lalu bergerak untuk sujud sembari membaca Allahu Akbar). Tahiyat akhir
9 Sujud ke 2 membaca Subhana Rabbiyal A’la Wa Bihamdihi 3x. (Lalu bergerak berdiri sembari mengucap Allahu Akbar ke rakaat ke-2). Mengucap salam, 2 kali, pertama arahkan wajah kekanan, lalu kekiri.
10 Berdiri berlanjut ke rakaat kedua

Tambahan Kami

Demikianlah panduan mengenai tata cara sholat Sunnah Wudhu, dalil, keutamaan dan niat melaksanakan ibadah yang dicintai oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Ala Alihi Wa Sahbihi Wassalam dan para sahabatnya Radhiyallahu ‘Anha, semoga kita istiqomah melaksanakannya dan benar-benar teguh dalam mengikuti sunnah Nabi kita.

Allahu A’lam Bishawab.

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email sekt@suarapemerintah.id

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru