spot_img

BERITA UNGGULAN

Mengenal Lebih Jauh Makna Serta Tradisi Hari Lebaran di Indonesia

SuaraPemerintah.ID – Lebaran, atau yang dikenal juga sebagai Idul Fitri, merupakan salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di Indonesia. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, Indonesia memiliki tradisi unik yang khas dalam merayakan Lebaran.

Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol keagamaan, tetapi juga sebagai perayaan yang mempererat tali silaturahmi antarindividu dan menunjukkan kekayaan budaya serta kebinekaan yang ada di Indonesia.

- Advertisement -

Makna Istimewa Lebaran

Hari lebaran tidak eksklusif memiliki ikatan kuat dengan muslim Indonesia, namun juga seluruh umat yang tersebar dan berada di semua negara. Hari ini sendiri merupakan waktu ketika puasa yang dijalani dalam waktu sebulan sudah berakhir dan masyarakat dengan agama Islam pun memperingati waktu ini dengan penuh rasa suka cita.

- Advertisement -

Momentum ini selalu diidentikkan dengan penuh rasa bahagia dan suka cita yang tak terhingga, namun ada pula yang memaknai hari ini dengan rasa haru dan kesedihan. Sebab, hari yang penuh fitri ini hanya dirayakan selama satu tahun sekali serta tidak menutup kemungkinan beberapa orang merasa sedih karena harus berpisah dengan bulan Ramadhan.

Selain memiliki nilai religius, esensi dari hari raya ini juga berarti bahwa ketaatan umat muslim terhadap Allah akan semakin erat dan tinggi. Masyarakat muslim mempunyai waktu yang lebih banyak untuk saling meminta maaf untuk segala kesalahan apa saja, dan merupakan kesempatan agar dapat saling membagi rasa bahagia.

Tradisi Menyambut Hari Lebaran

Tidak hanya menyimpan makna begitu mendalam serta penuh nilai filosofi, namun muslim yang tinggal Indonesia juga memiliki tradisi yang berbeda-beda dalam menyambut hari ini. Berikut adalah contoh dari tradisi yang dilaksanakan hampir semua penganut Islam di bumi pertiwi dalam menyambut lebaran:

Takbir
Pertama, terdapat tradisi takbiran yang senantiasa dikumandangkan sebelum hari raya, lebih tepatnya di malam harinya. Banyak orang akan mendatangi masjid untuk melantunkan pujian menggunakan speaker lantang sehingga terdengar di berbagai penjuru sambil saling sahut menyahut.

Selain melakukan takbiran di masjid, tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia adalah dengan takbiran keliling. Sesuai dengan namanya, takbiran ini dilakukan sambil mengelilingi sekitar daerah yang umumnya dilaksanakan sambil menyewa mobil pick up atau bisa juga dengan berjalan kaki di sekitar lingkungan.

Mudik
Dapat dikatakan bahwa tradisi yang paling identik dengan muslim Indonesia adalah adanya tradisi mudik. Banyak masyarakat yang memutuskan untuk merantau jauh dari rumah dan kampung halamannya, sehingga hari lebaran yang ditetapkan hari libur senantiasa dimanfaatkan menjadi kesempatan agar dapat kembali ke rumah.

Tak ayal, tradisi ini menjadi periode paling ditunggu bagi para pekerja atau mahasiswa yang sedang merantau sehingga mereka dapat pulang kembali bertemu orang terkasih. Mudik lebih sering dilakukan pada saat bulan Ramadhan hampir berakhir sehingga jalan raya dan transportasi pasti akan selalu ramai.

Bersilaturahmi
Tradisi yang ketiga dilakukan oleh masyarakat penganut Islam di Indonesia yaitu kegiatan silaturahmi atau yang lebih sering dikenal dengan sebutan halal bi halal. Ketika masyarakat semuanya menjadi satu dengan orang terdekatnya, maka hal tersebut dijadikan sebagai periode terbaik agar dapat menyambung kembali.

Tidak hanya meliputi keluarga semata, namun halal bi halal juga dilakukan kepada tetangga sekitar dan teman yang selama ini selalu diajak berinteraksi. Tradisi ini dimanfaatkan sebagai ajang sempurna untuk memaafkan dan memperbaiki kesalahan diri sambil menanyakan tentang kabar masing-masing.

Masyarakat masih seringkali berkunjung ke rumah-rumah kerabat dan tetangga untuk saling bertukar kunjungan. Tidak jarang, saat berkunjung, masyarakat juga membawa oleh-oleh atau makanan khas Lebaran sebagai tanda kasih sayang dan kebersamaan.

THR
Bagi para pekerja yang selama ini menghabiskan waktunya untuk fokus bekerja dan melakukan performa terbaik untuk tugasnya, maka pihak perusahaan akan memberikan tunjangan yang mumpuni. THR tersebut sering dimanfaatkan oleh seluruh warga yang sedang merantau agar membeli kebutuhan hari lebaran.

Bahkan, selain pekerja tradisi THR juga akan diberikan untuk anak kecil serta remaja yang masih belum bekerja. Keluarga yang dianggap lebih senior dan telah bekerja akan memberikan uang dibalut amplop untuk anggota keluarganya yang umurnya masih muda, sehingga tidak mengherankan apabila THR ini paling disukai anak kecil.

Pastikan anda menggunakan uang THR dengan bijak salah satunya yaitu memilih Asuransi Pendidikan Terbaik untuk masa depan anda.

Kembang Api
Dalam merayakan hari apa pun yang diidentikkan bersama kebahagiaan, maka tentunya dalam perayaan tersebut kembang api tidak mungkin absen. Masyarakat beragama Islam di Indonesia akan melakukan eksplorasi di pinggir jalan untuk mencari dan membeli petasan kecil hingga kembang api.

Biasanya, kembang api akan dinyalakan ketika malam hari sambil menemani perayaan takbiran hingga keesokan harinya dan lebih sering dimainkan anak kecil. Meskipun kegiatan ini begitu seru serta menyenangkan, namun alangkah lebih bijak apabila menyalakan petasan di lapangan luas bukan di area warga karena suaranya yang terlalu keras dapat menimbulkan kegaduhan serta membahayakan diri.

Outfit Baru
Terakhir, tradisi yang ditemui dalam proses memeriahkan hari lebaran di Indonesia yaitu pembelian baju baru untuk dipakai saat hari raya. Meskipun kebiasaan ini termasuk tradisi yang sudah sangat populer, akan tetapi dalam hukum Islam pembelian baju baru dalam memperingati lebaran termasuk sunah sehingga masyarakat tidak perlu memaksakan dirinya.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru