spot_img

BERITA UNGGULAN

Jokowi dan Ma’ruf Amin Mohon Maaf Tak Mampu Menyenangkan Semua Pihak

SuaraPemerintah.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan selama menjalankan amanah sebagai Presiden Republik Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Dzikir dan Doa Kebangsaan yang berlangsung di halaman Istana Merdeka pada Kamis malam.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi juga mengatasnamakan Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk memohon maaf di hadapan ribuan undangan yang hadir. Acara ini menjadi pembuka rangkaian kegiatan Bulan Kemerdekaan menjelang HUT ke-79 RI.

- Advertisement -

“Bapak Wakil Presiden, Bapak-Ibu sekalian, Saudara-saudara sebangsa dan se-Tanah Air, dalam kesempatan yang baik ini, di hari pertama bulan Kemerdekaan, bulan Agustus, dengan segenap kesungguhan dan kerendahan hati, izinkanlah saya dan Profesor K.H. Ma’ruf Amin ingin memohon maaf yang sedalam-dalamnya atas segala salah dan khilaf selama ini, khususnya selama kami berdua menjalankan amanah sebagai Presiden Republik Indonesia dan sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menyadari bahwa sebagai manusia, ia dan Wapres Ma’ruf Amin tidak mungkin dapat menyenangkan semua pihak serta memenuhi semua harapan.

- Advertisement -

“Saya tidak sempurna, saya manusia biasa, kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT. Hanya milik Allah, Kerajaan Langit dan Bumi serta apapun yang ada di dalamnya. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,” kata Presiden Jokowi.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengajak seluruh hadirin untuk berdoa bersama, memohon pertolongan Allah SWT agar diberikan kemudahan untuk meraih cita-cita bangsa yang maju, baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur.

Presiden Joko Widodo mengundang 3.163 orang untuk menghadiri kegiatan dzikir kebangsaan, sebagai acara pertama rangkaian kegiatan bulan kemerdekaan Agustus 2024 dan menjelang HUT ke-79 RI.

“Bulan kemerdekaan diawali dengan dzikir dan doa. Ini merupakan acara rutin yang diselenggarakan setiap tanggal 1 Agustus,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana di Jakarta, Kamis.

Artikel ini telah tayang di ANTARA dengan judul “Jokowi Mohon Maaf Atas Segala Khilaf saat Dzikir Kebangsaan” 

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,920PelangganBerlangganan

Terbaru