Pemerintah Kota Pekalongan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-120 dengan konsep yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Perayaan tahun ini dilakukan secara sederhana namun sarat makna, sebagai bentuk empati terhadap kondisi masyarakat.
Wali Kota Pekalongan, H.A Afzan Arslan Djunaid menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan HUT ke-120 lebih difokuskan pada kegiatan religius dan sosial. Di antaranya khataman Al-Qur’an bersama alim ulama, istigosah, rapat paripurna, hingga ziarah ke makam para mantan wali kota dan wakil wali kota.
Selain itu, pemerintah juga menggelar bazar murah, pasar pangan terjangkau, serta penyaluran bantuan beras dan minyak kepada masyarakat di berbagai kelurahan.
“Perayaan ini kami lakukan dengan penuh kesederhanaan, apalagi di saat yang sama ada wilayah yang terdampak banjir. Kami ingin tetap menghadirkan makna dan keberkahan dalam peringatan hari jadi ini,” ujar Wali Kota Pekalongan.
Groundbreaking pembangunan gedung baru Wali Kota dan DPRD juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan, sebagai simbol keberlanjutan pembangunan kota.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Pekalongan menegaskan komitmennya untuk tetap hadir di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi yang penuh tantangan.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)

















