Puncak penyelenggaraan Klaten Boxin Championship digelar di GOR Gelarsena, Minggu (26/7/2026). Kejuaraan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten sekaligus wadah pembinaan olahraga prestasi bagi generasi muda.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengapresiasi antusiasme peserta dan masyarakat terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, Klaten Boxing Championship menjadi ruang yang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat di cabang olahraga bela diri.
“Alhamdulillah, dalam rangkaian Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten, PERTINA menyelenggarakan Klaten Boxing Championship dengan antusiasme yang luar biasa. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda yang memiliki hobi bertarung. Kalau memang senang bertarung, salurkan di tempat yang resmi, dengan aturan dan pembinaan yang benar,” tutur Bupati Klaten.
Bupati Klaten berharap ke depan semakin banyak kompetisi olahraga bela diri yang dapat diselenggarakan di Kabupaten Klaten, baik cabang tinju, Mixed Martial Arts (MMA), maupun pencak silat. Menurutnya, berbagai kejuaraan tersebut dapat menjadi sarana pembinaan atlet sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Kabupaten Klaten.
“Kami berharap semakin banyak event boxing, MMA, maupun silat yang dapat mewadahi minat dan bakat anak-anak muda. Semoga dari kegiatan seperti ini lahir atlet-atlet Kabupaten Klaten yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional dan mengharumkan nama daerah,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati Klaten menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Klaten terus mendorong generasi muda untuk menyalurkan semangat bertanding melalui jalur olahraga yang positif dan profesional. Menurutnya, pembinaan olahraga bela diri merupakan salah satu langkah untuk mencegah aksi kekerasan maupun perkelahian di jalanan.
“Kami ingin mengarahkan semangat bertarung anak-anak muda ke arah yang positif. Dengan adanya boxing, MMA, maupun silat, harapannya tidak ada lagi anak-anak muda yang bertarung di jalanan, tetapi berkompetisi secara profesional. Bonusnya, mereka dapat menjadi atlet berprestasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui olahraga,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten juga menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. Menurutnya, pengenalan teknik dan aturan yang benar sejak awal akan membentuk atlet yang berkualitas, profesional, serta mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi. Pembinaan tersebut juga terbuka bagi atlet perempuan sehingga memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh masyarakat untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga bela diri.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






