Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menghadiri Lomba Balap Traktor yang digelar di area persawahan Dukuh Bakal, Desa Karangduren, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten sekaligus menjadi upaya menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor pertanian.
Lomba balap traktor di Desa Karangduren telah diselenggarakan sejak tahun 2022 dan tahun ini memasuki penyelenggaraan kelima. Sebanyak 16 peserta ambil bagian dalam kompetisi tersebut dengan berasal dari berbagai daerah, antara lain Ponorogo, Ngawi, Magetan, Rembang, Magelang, Sukoharjo, Yogyakarta, dan Sragen.
Kepala Desa Karangduren, Sumarna, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media edukasi untuk memperkenalkan dunia pertanian kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan.
“Mayoritas peserta saat ini merupakan anak-anak muda. Meskipun ada yang sudah berkeluarga, rata-rata masih kami anggap generasi muda. Dari tahun ke tahun antusiasme mereka terus meningkat,” ujar Sumarna.
Ia menambahkan, pada penyelenggaraan tahun ini tidak ada kriteria khusus bagi peserta selain membawa traktor andalan masing-masing. Antusiasme masyarakat pun sangat tinggi dengan jumlah penonton yang diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 orang.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Klaten mengapresiasi konsistensi Pemerintah Desa Karangduren dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, balap traktor menjadi inovasi yang mampu mengangkat citra pertanian dengan cara yang menarik dan dekat dengan kalangan muda.
“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami kembali berkolaborasi dengan Desa Karangduren, Kecamatan Kebonarum, menyelenggarakan lomba balap traktor. Berbeda dengan balapan yang biasanya menggunakan motor atau mobil, kali ini yang diperlombakan adalah traktor. Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten sekaligus upaya menggugah semangat generasi muda agar tertarik terjun ke dunia pertanian,” ujar Bupati Klaten.
Selanjutnya, Bupati Klaten mengungkapkan sektor pertanian merupakan salah satu fondasi utama perekonomian Kabupaten Klaten sehingga perlu terus dijaga keberlanjutannya melalui regenerasi petani.
“Dengan adanya lomba balap traktor ini, kami berharap semakin banyak anak muda yang tertarik kembali ke sektor pertanian. Pertanian merupakan salah satu fondasi perekonomian Kabupaten Klaten dan membutuhkan regenerasi agar tetap berkembang,” kata Bupati Klaten.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Klaten berkomitmen untuk terus mendukung penyelenggaraan lomba balap traktor agar cakupannya semakin luas, jumlah peserta semakin bertambah, serta mampu menarik lebih banyak masyarakat untuk ikut meramaikan kegiatan tersebut.
“Kami berharap ke depan acara ini semakin meriah, skalanya semakin besar, pesertanya semakin banyak, dan masyarakat semakin antusias mengikuti kegiatan ini,” pungkasnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News






