spot_img

BERITA UNGGULAN

Trend Fotografi Digandrungi Kaum Milenial

Suarapemerintah.ID Sekarang trend telah berganti, fotografi bisa digeluti oleh siapa saja. Perkembangan teknologi membuat akses memiliki kamera lebih mudah, dengan beragam pilihan. Telepon pintar pun sudah canggih, disematkan kamera 3 lensa, sehingga kemampuan tanggapan layar foto tak kalah dengan hasil kamera DSLR.

Fotografi semakin membumi, karena hobi ini familiar di kalangan kaum milenial. Generasi lahir sekitar tahun 1980-2000 memang lebih tertarik karya-karya fotografi sebelumnya hanya dilakukan oleh fotografer profesional.

- Advertisement -

Trend media sosial semisal Instagram (IG) turut mendongkrakpenggunaan fotografi. Menurut survei We Are Social dan Hootsuite, total pengguna aktif medsos di Indonesia sekitar 170 juta per Januari 2021. Angka ini cukup signifikan bila dibandingkan dengan total penduduk tahun 2020 mencapai 270,20 juta jiwa.

Survei di atas juga menunjukkan bahwa pengguna Instagram didominasi usia 18-34 tahun dengan persentase hingga 64,8 persen. Sebaran usia ini mayoritas merupakan generasi y dan sedikit gen Z atau generasi setelahnya.

- Advertisement -

Sementara itu, riset yang mengungkapkan tren berfoto di kalangan generasi milenial. Indonesia Millennial Report 2019 oleh IDN Research Institute menunjukkan bahwa kaum milenial setiap hari memposting foto sebanyak 2-5 kali.

Kemampuan fotografi mereka juga cukup diakui, salah satunya oleh fotografer profesional asal Semarang, Bambang RSD mengungkapkan, di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Yogyakarta, perkembangan kualitas foto sangat luar biasa, baik dari segi hasil, keberanian, dan kreativitas. Sementara itu, Semarang masih membutuhkan gemblengan.

Oleh karena itu, dia pun menyetujui saat diminta menjadi salah satu juri lomba Foto Esai Marhaen dan Lomba Bangunan Cagar Budaya yang diadakan April 2021. Lomba ini khusus dibuka bagi generasi milenial di daerah Jawa Tengah yang tertarik dengan dunia fotografi. Foto yang dilombakan berupa aktivitas manusia sesuai tema.

Menurutnya, makna Marhaen itu, kadang-kadang dipersempit hanya sebagai petani. Tapi sebenarnya seluruh orang yang melakukan aktivitas mandiri, tidak memiliki karyawan dengan modal sendiri itu adalah kaum Marhaen.

Lomba foto seperti ini dapat menjadi wadah milenial menyalurkan hobinya, sekaligus menghidupkan dunia fotografi di Indonesia. Selain di Semarang, ada pula lomba foto Agrowisata Kota Pagaralam yang menjadi ajang unjuk kreativitas milenial. Lomba ini mengajak milenial mendukung pariwisata Sumatera Selatan lewat seni foto.

Peluang-peluang dalam lomba seperti inilah yang bisa memancing anak muda untuk lebih maju. Mereka juga bisa lebih optimis, terlebih di masa pandemi sekarang ini. Walau menjepret di lingkungan luas belum bisa dilakukan, tetapi masih bisa memupuk kreativitas dari rumah.

Bagaimana pun, selalu ada jalan untuk menjaga kreativitas dan semangat selama pandemi. Selama mengedepankan kesehatan dan menjunjung tinggi semangat untuk keluar dari Pandemi Covid-19.

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru