Rabu, Maret 25, 2026
spot_img

BERITA UNGGULAN

Gubernur Anies Saksikan Food Station Distribusikan Pangan Murah Bersubsidi

SuaraPemerintah.IDGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bahwa sebanyak 1,1 juta warga DKI menerima manfaat program pangan murah bersubsidi. Dirinya juga membagikan bantuan tersebut kepada warga sekaligus menyaksikan pendistribusiannya.

Gubernur Anies menambahkan, pendistribusian program pangan murah bersubsidi disalurkan melalui 312 lokasi di seluruh wilayah Jakarta.

- Advertisement -

“Pangan murah bersubsidi ini diberikan kepada 1,1 juta penerima yang dibagikan lewat 312 lokasi di seluruh Jakarta,” ujar Gubernur Anies saat menyambangi Pasar Cipinang Kebembem, Pulogadung, Jakarta Timur pada Kamis, (22/09/22).

Dari 312 lokasi, pendistribusian dilakukan 159 melalui Perumda Pasar Jaya di pasar-pasar DKI, 108 di RPTRA rumah susun, 2 lokasi di Kepulauan Seribu dan sisanya di Perumda Dharma Jaya dan Pasar Induk Beras Cipinang.

- Advertisement -

Program pangan murah bersubsidi yang diberikan kepada para penerima manfaat terdiri dari bahan pokok yaitu, beras, daging sapi, telur, ayam, ikan dan susu.

Menurut Gubernur Anies, program pangan murah bersubsidi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat yang menerima di tengah kenaikan harga pangan dan beberapa komoditas lainnya.

Gubernur Anies membeberkan, apabila masyarakat membeli sesuai dengan harga pasar kira-kira senilai Rp402 Ribu, namun masyarakat dengan program tersebut hanya membayar sebesar Rp126 ribu.

“Masyarakat kalau membeli di luar nilainya kira-kira Rp 402 ribu, tapi yang mereka bayarkan lewat program ini sebesar Rp 126 ribu. Sebagai ilustrasi dalam program ini, beras premium dijual seharga Rp 30.000 (5 kg/pack), Daging sapi seharga Rp 35.000 (1 kg/ bungkus), Daging ayam seharga Rp 8.000 (1 ekor/ bungkus), Ikan kembung seharga Rp 13.000 (1 kg/ 6-9 ekor) dan Susu UHT seharga Rp 30.000 (1 karton/ 24 pcs). Jadi masyarakat penerima manfaat mendapatkan subsidi sebesar Rp 276 ribu atau 69 persen, hampir 70 persen dibiayai lewat subsidi,” terang Gubernur Anies.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) DKI Suharini Eliawati menuturkan, program pangan murah bersubsidi itu berlangsung sejak Januari sampai Desember 2022.

“Sasarannya adalah anak-anak pemegang Kartu Jakarta Pintar, kartu lansia Jakarta, disabilitas, penghuni rumah susun, guru-guru honorer, kemudian PJLP dengan UMP Rp 1,1 juta,” ujar Suharini.

Ada sekitar 22 ribu guru honorer yang menjadi sasaran program pangan murah bersubsidi tersebut. Kemudian, ada juga 14 ribu kader PPK dan 14 ribu penyandang disabilitas.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya mengatakan Program Pangan Murah Bersubsidi juga disalurkan melalui gerai PIBC. Di lokasi ini mampu menyalurkan sebanyak 1500-2000 paket untuk warga penerima mafaat.

“Gerai di PIBC ini dibuka sejak tahun lalu untuk melengkapi saluran distribusi program pangan murah, selain itu juga untuk memberikan kemudahan bagi warga sekitar yang ingin mengambil paket pangan murah” pungkasnya.

Cek Artikel da Berita yang lain di Google News

- Advertisement -

Kirimkan Press Release berbagai aktivitas kegiatan Brand Anda ke email [email protected]

Artikel Terkait

Suara Hari Ini

Ikuti Kami

10,502FansSuka
392PengikutMengikuti
7PengikutMengikuti
2,930PelangganBerlangganan

Terbaru