SuaraPemerintah.ID – Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menggelar peringatan Hari Gizi Nasional tahun 2023 di SMKN 1 Kemlagi, Jumat (10/2/23). Dalam kesempatan itu, Bupati Ikfina Fahmawati menargetkan remaja putri dari kalangan siswi bebas dari anemia dengan minum tablet tambah darah (TTD) secara serentak.
Pelepasan balon ke udara secara simbolis oleh Bupati Ikfina menjadi pembuka pelaksanaan gebyar Hari Gizi Nasional tahun 2023. Acara yang mengusung tema ”Cegah Stunting melalui Remaja Bebas Anemia” itu dikemas dalam agenda Jumat CERIA (Cantik, Enerjik, Rajin, Inovatif, dan Aktif).
Dalam sambutannya, Ikfina menjelaskan bahwa pelaksanaan minum TTD secara serentak merupakan program dari pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia. Di antaranya dengan melakukan upaya menuju zero stunting.
”Stunting ini adalah kondisi gagal tumbuh pada balita karena pada saat ibunya hamil mengalami kurang darah atau anemia,” jelasnya.
Sebagai upaya preventif, remaja putri yang notabene merupakan calon ibu harus terbebas dari anemia atau kekurangan sel darah merah. Karena itu, bupati mengimbau seluruh siswi SMKN 1 Kemlagi untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi.
”Jadi makanan apa saja yang mengandung zat besi yaitu bayam, daun ketela, kacang-kacangan, jeroan, lebih tepatnya adalah hati. Bisa hati ayam, hati kambing, hati sapi, kemudian kuning telur,” papar bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto.
Di samping itu, Bupati Ikfina juga berpesan agar seluruh siswi rajin minum TTD setiap minggu. Bagi kalangan pelajar, upaya tersebut juga bisa untuk menunjang prestasi. Karena jika mengalami anemia, maka bisa menyebabkan mudah mengantuk, otak tidak bisa berpikir dengan cepat, dan sulit berkonsentrasi.
”Lebih baik jika ditunjang dengan minum jus jeruk atau semacamnya karena bisa mempercepat penyerapan zat besi di dalam usus,” ujar Bupati Mojokerto.
Pada gebyar Hari Gizi Nasional 2023, Ikfina juga berkesempatan melakukan sesi tanya jawab dengan siswi SMKN 1 Kemlagi dan berbagi hadiah. Pada momen tersebut juga turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto dr Ulum Rokhmat Rokmawan, Kabid Kesmas Dinkes Kabupaten Mojokerto Ninik, Ketua DPD Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Provinsi Jawa Timur Agus Sri Wardoyo, Kepala Puskesmas Kemlagi, Kepala SMKN 1 Kemlagi Agus Ubaidillah, dan Forkopimca Kemlagi.
Sementara itu, Ketua DPD PERSAGI Provinsi Jawa Timur Agus Sri Wardoyo menambahkan, pencegahan stunting yang paling efektif adalah dengan cara memelihara kesehatan sejak usia remaja. Karena ketika calon ibu sehat, maka kelak jika melahirkan bayi juga dalam kondisi sehat.
”Makannya tablet tambah darah diminum dengan baik, supaya anak-anakku sekalian menjadi remaja putri yang sehat, menjadi ibu yang sehat, dan melahirkan generasi bangsa yang sehat untuk menuju Mojokerto sehat dan Jawa Timur sehat,” lanjutnya.
Kepala SMKN 1 Kemlagi Agus Ubaidillah mengapresiasi setinggi-tingginya telah dilaksanakan gebyar Hari Gizi Nasional tahun 2023 yang dikemas dalam agenda Jumat CERIA di SMKN 1 Kemlagi. Selain menunjang kesehatan siswi, dia juga berharap gerakan TTD juga bisa memotivasi peserta didiak untuk meraih prestasi.
”Mudah-mudahan semuanya sehat dan berprestasi,” harapnya.
Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News


.webp)











