Untuk memastikan keamanan pangan di lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Pemerintah Kabupaten Demak menggelar pelatihan penjamah makanan bagi pengelola SPPG, di pendapa kabupaten setempat, pada 4 – 5 Oktober 2025.
Subkoordinator Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, Ahmad Zaeroni menyampaikan, sangat penting bagi pengelola SPPG untuk memahami seluruh tahapan pengolahan makanan, agar terhindar dari risiko keracunan.
Disampaikan, peserta mendapatkan materi tentang cemaran pangan dan penyakit bawaan pangan, mencakup cemaran fisik, biologi, kimia, serta alergen. Mereka juga dibekali pengetahuan mengenai pencegahan kontaminasi, mulai dari menjaga kebersihan alat dan bahan, menghindari penggunaan zat berbahaya, hingga penerapan sanitasi dan penyimpanan pangan yang tepat.
“Alhamdulillah, hingga kini Demak belum pernah mengalami kasus keracunan massal. Ini harus terus kita jaga. Dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, proses memasak, hingga penyajian, semuanya harus memenuhi standar keamanan pangan,” terangnya.
Senada, Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto menegaskan, pelatihan tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan keamanan pangan di lingkungan SPPG.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas para penjamah makanan agar mampu mengolah dan menyajikan makanan yang higienis dan sehat bagi anak-anak kita,” ujarnya.
Selain teori, lanjutnya, peserta juga mendapat praktik langsung terkait penjamahan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses memasak, hingga menjaga kebersihan dapur.
“Nantinya, mereka yang lulus akan memperoleh sertifikat kelayakan hygiene dan sanitasi, sebagai bentuk pengakuan kompetensi,” jelasnya.
Koordinator Wilayah SPPG Kabupaten Demak, Muzani Ali Shodiqin menyampaikan, pelatihan itu menekankan aspek keamanan pangan dan keterampilan teknis, dalam pengolahan makanan bergizi.
Disampaikan, seluruh kepala SPPG sudah mendapat pendidikan selama tiga hingga tujuh bulan dan dibimbing oleh ahli gizi. Menu disusun berdasarkan perhitungan gizi yang tepat, agar makanan yang diberikan aman, bergizi, dan layak konsumsi.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News


.webp)










