Sebanyak 2.000 anak yatim menerima santunan dari Gubernur Jambi, Al Haris dalam memperingati 10 Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (25/6/2026).
Tak hanya santunan bagi anak yatim, Gubernur Al Haris juga menyerahkan berbagai bantuan sosial dan pendidikan, mulai dari bantuan hibah, rumah usaha, program penyelesaian pendidikan S1, hingga program Satu Keluarga Satu Sarjana.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Menurutnya, komitmen Gubernur Al Haris dalam memperhatikan anak yatim dan penyandang disabilitas layak menjadi contoh bagi kepala daerah lain di Indonesia.
“Provinsi Jambi luar biasa kita nobatkan provinsi paling care kepada anak yatim dan difabel,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar. Kita himbau Gubernur yang lain dapat mengikuti apa yang dilakukan Provinsi Jambi,” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar melalui daring.
Menanggapi apresiasi tersebut, GubernurAl Haris, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa telah menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah yang terus dijalankan secara konsisten.
Menurut Al Haris, kegiatan santunan tidak hanya dilakukan saat momentum keagamaan tertentu, tetapi juga menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap Jum’at pagi (subuh keliling).
“Kami setiap pagi Jum’at tak lupa menyantuni anak yatim, tak lupa menyantuni kaum duafa. Ini adalah bantuan dari ASN, Kemenag, Pemda, dan sumbangan dari masyarakat ” kata Gubernur Al Haris .
Gubernur Al Haris menjelaskan, gerakan sosial tersebut telah ia mulai sejak menjabat sebagai Bupati Merangin pada tahun 2014. Meski saat itu dilakukan dengan skala yang lebih kecil, komitmen untuk terus hadir bagi anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu tetap dipertahankan hingga sekarang.
“Ini dimulai sejak kami menjadi Bupati Merangin tahun 2014, meskipun tidak dalam jumlah besar. Tapi, kami selalu kita dengan anak-anak yatim kita dan kaum duafa,” pungkasnya.






