Beranda blog Halaman 1044

Mendiktisaintek Soroti Pentingnya Kebijakan Inklusif untuk Pendidikan Anak

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, hadir dalam konferensi yang menyoroti transformasi pendidikan, peluang dan tantangannya, serta memberikan rekomendasi untuk kebijakan di tingkat pusat dengan melibatkan pemangku kepentingan pendidikan untuk menjaga keberlanjutan transformasi, Rabu (14/5).

Kesadaran akan perlunya upaya bersama dalam menggerakan pendidikan, dibangun Lingkar Daerah Belajar (LDB) bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta dengan menggelar Konferensi Pendidikan Indonesia (KPI) yang mengusung tema “Berdaya Bersama untuk Keberlanjutan Pendidikan yang Berpihak Kepada Anak” sebagai wadah pertemuan bagi penggerak pendidikan untuk belajar, berbagi praktik baik dan memperkuat kerja sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang berpihak kepada anak.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak, Ibu guru, dosen, kepala daerah, dan para penggerak pendidikan atas kontribusi yang luar biasa, karena investasi pendidikanlah yang membuat negara kita maju,” ujar Menteri Brian.

Mendiktisaintek juga mendorong semangat gotong royong antara pemangku kepentingan, yaitu pemerintah pusat, daerah, industri, dan komunitas sebagai kunci mengatasi tantangan dalam keberlangsungan pendidikan yang berpihak pada anak sehingga menciptakan ekosistem pendidikan yang menyeluruh, hingga mencakup daerah 3T.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) juga mengusung program-program afirmatif, seperti KIP-Kuliah, serta mendorong mahasiswa dan dosen melakukan riset relevan dengan kebutuhan daerah. Menghadapi tantangan pengembangan pendidikan saat ini, teknologi dan keberpihakan kebijakan dijadikan instrumen utama untuk menjangkau seluruh anak bangsa.

Saat ini Kemdiktisaintek mendorong Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) mengalami kemajuan agar guru bisa hadir di ruang kelas memberikan kebaruan dan kemajuan pendidikan bagi peserta didik,

“LPTK-LPTK ini juga harus memiliki satu gairah, LPTK ini bukan sesuatu yang second class. Kita ingin mendorong bahwa riset-riset di bidang itu harusnya muncul juga, salah satu topiknya itu adalah pendidikan dan keguruan, sehingga inovasi-inovasi, pemikiran-pemikiran baru, terobosan-terobosan baru itu bisa muncul dan menjadi satu hal yang berkemajuan,” ujar Menteri Brian.

Dinas Pendidikan DKI juga berharap bahwa kebutuhan dan potensi anak dalam bidang pendidikan perlu dihadapi bersama.

“Melalui sinergi ini antara pemerintah, lintas sektoral dan mitra pendidikan diharapkan bisa menghasilkan kebijakan dan praktik pendidikan yang berorientasi kepada kebutuhan dan potensi anak. Tanpa diskriminasi serta berkelanjutan sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkap Kepala Dinas DKI Jakarta, Nahdiana.

Saat ini, LDB melibatkan lebih dari 60 kabupaten/kota dan 14 provinsi. Konferensi ini dihadiri oleh kepala daerah kabupaten/kota yang tergabung dalam LDB, Kepala Dinas Pendidikan Jakarta, Nahdiana, Dewan Penasihat LDB, Najelaa Shihab, serta perwakilan dari kementerian/lembaga terkait, antara lain Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Agama, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Selain itu, turut hadir pula peserta didik, dan mahasiswa.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Khofifah Resmikan SPAM Singosari, Warga Malang Tak Lagi Krisis Air Bersih

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Singosari di Desa Klampok, Kec. Singosari, Kab. Malang, Selasa (13/5/2025). Peresmian SPAM Singosari ini menjadi kabar baik yang sangat ditunggu bagi ribuan warga Desa Klampok karena menjadi solusi masalah krisis air bersih yang selama ini mereka alami setiap musim kemarau.

Gubernur Khofifah mengatakan, masalah krisis air bersih warga Desa Klampok telah menjadi atensi Pemprov Jatim. Menjawab keluhan warga masyarakat, Pemprov Jatim telah memulai proses pembangunan SPAM Singosari ini sejak tahun 2022. Tepatnya, ground breaking telah dilaksanakan pada 27 Januari 2023 dan pembangunan fisik dimulai pada tahun 2024 lalu.

Hingga akhirnya, mulai Februari 2025 lalu, masyarakat mulai bisa memanfaatkan sumber air yang dibangun koneksitasnya melalui pipanisasi. Tak kurang, Pemprov Jatim telah mengeluarkan dana sebesar Rp11,2 miliar untuk pembangunan SPAM Singosari ini melalui sistem hibah Pemprov Jatim kepada Pemerintah Kabupaten Malang.

“SPAM Singosari ini adalah langkah strategis kami dalam upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan. Harapannya bisa memfasilitasi daerah-daerah yang sebenarnya dekat dengan sumber air namun karena topografi wilayah sehingga di musim kemarau mengalami kesulitan air bersih,” ungkap Gubernur Khofifah.

Tercatat kurang lebih 405 KK atau 1.620 jiwa di 10 RT pada 2 RW di Dusun Sumbul, Desa Klampok, Kecamatan Singosari Kabupaten Malang berhasil dialiri air bersih dengan adanya SPAM Singosari ini.

“Sebelumnya warga harus membeli dengan harga yang tinggi. 1 kubik air seharga Rp50 ribu, kalau sebulan 20 kubik maka mereka harus membayar Rp1 juta per bulannya,” tutur Khofifah.

“Insya Allah setelah ini, melalui pengelola HIPAM terkonfirmasi menjadi Rp1.000 per kubik. Yang semula Rp1 juta menjadi Rp20 ribu per bulan,” imbuhnya.

Selain mengaliri rumah masyarakat, kehadiran SPAM Singosari juga dimanfaatkan untuk berbagai fasilitas umum di wilayah Desa Klampok. Di antaranya Sekolah, Masjid, Mushola hingga Pondok Pesantren. “Harapannya ini lebih mudah diakses, sehat, aman, murah dan tidak terkontaminasi, untuk warga Desa Klampok. Bahkan sekolah, tempat ibadah juga bisa mendapatkan akses air. Mudah-mudahan besar manfaatnya,” ujar Gubernur perempuan pertama Jatim itu.

Melalui penyediaan fasilitas air bersih semacam ini diharapkan juga akan berdampak pada meningkatnya kesadaran pola hidup bersih di masyarakat. “Kalau airnya cukup, mandinya tambah sehat, air minumnya sehat, maka sekolahnya tambah semangat,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Malang H. M. Sanusi mengucapkan terima kasih atas dibangunnya SPAM di Singosari, Kab. Malang oleh Pemprov Jatim. “Atas nama masyarakat Kab. Malang kami ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya bagi Ibu Gubernur atas pengadaan SPAM Singosari. Kami sangat terbantu mengingat ketika musim kemarau, masyarakat harus sangat bersusah payah mendapatkan air,” ucap Sanusi.

Ia mengatakan, bantuan SPAM Singosari merupakan potret kecil dari kebutuhan bantuan pembangunan di Kab. Malang. Oleh sebab itu, ia berharap ke depannya akan lebih banyak bantuan semacam ini demi upaya percepatan pembangunan di daerah.

Dalam laporannya Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Cipta Karya Prov. Jatim I Nyoman Gunadi juga menyampaikan bahwa pembangunan SPAM telah dimulai pada 2022 dan pembangunan fisik 2024.

Ia juga bercerita bahwa manfaat dari SPAM Singosari ini sangat dirasakan oleh masyarakat. “Kami mendapat ucapan terima kasih dari salah seorang Guru TK disini. Jika sebelumnya para siswa harus membawa air sendiri dari rumah, sekarang mereka bahkan bisa bermain air,” tuturnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan langsung oleh Ratemun (57) warga Dusun Sumbul, desa Klampok kecamatan Singosari. Ucapan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang telah mampu menyediakan kebutuhan dasar berupa air bersih bagi warga desa Klampok.

Sebab, kata Ratemun, sebelumnya warga sekitar mengambil air dari sumber banteng. Kemudian musim kemarau dalam sebulan dikirim air bersih sebanyak 4-5 kali. “Terima kasih ibu gubernur, akhirnya warga mendapat fasilitas aliran air bersih. Memberi kehidupan baru bagi masyarakat maupun sarana dan prasarana untuk keberlangsungan hidup warga desa Klampok,” ungkapnya.

Selain itu Eka (20) warga Desa juga mengaku sangat terbantu karena biasanya mereka harus berjalan jauh untuk bisa mendapatkan air bersih bagi keluarganya. “Alhamdulillah, saya sangat terbantu. Biasanya kami harus jalan satu kilometer untuk ambil air,” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Kediri Gandeng Artis Promosikan Tenun Ikat Khas Bandar Kidul

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak para pemain film ‘Cocote Tonggo’ ke Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul yang merupakan produk unggulan Kota Kediri, Rabu (14/5/2025). Pengrajin Tenun Ikat yang dikunjungi adalah Tenun Ikat Medali Mas. Para pemain film Cocote Tonggo yang turut serta yakni Ayushita Nugraha, Dennis Adishwara, Firza Valaza, Furry Setya, dan Briliana Arfira.

Di pengrajin tenun ikat ini, Mbak Wali mengenalkan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) yang digunakan untuk membuat kain tenun Kota Kediri. Para pemain film juga turut mencoba alat tenun tersebut dan melihat berbagai tahapan proses produksinya.

“Sangat bersyukur sekali para artis ini bisa datang ke Kota Kediri. Mereka juga punya semangat yang sama dalam melestarikan potensi dan budaya yang ada di Indonesia. Harapannya semangat ini bisa terus tumbuh dan bisa terus menginspirasi semuanya khususnya masyarakat Kota Kediri,” terang Mbak Wali.

lebih lanjut, Wali Kota termuda di Indonesia ini juga menuturkan bahwa tujuan diajak ke Tenun Ikat Bandar Kidul untuk mengenalkan kepada mereka budaya dan potensi yang ada di Kota Kediri. “Siapa tahu, menginspirasi mereka sehingga bisa buat film di Kota Kediri. Selain itu, harapannya mereka bisa kangen dan ingin datang lagi ke Kota Kediri,” tutupnya.

Sementara itu, Dennis Adishwara salah satu pemain film di Cocote Tonggo menuturkan bahwa baru pertama kali datang ke Kota Kediri. Di kota ini, ternyata banyak tempat dan usaha seru yang khas seperti Tenun Ikat Bandar Kidul. Menariknya, yang menjadi penenun di sini, tidak hanya kaum yang sudah senior saja, melainkan banyak juga anak muda yang juga ikut menenun.

“Jadi saya tenang, karena dengan begitu regenerasi akan selalu ada. Mudah-mudahan pulang dari sini kami bisa mikir-mikir, kapan ya suatu hari nanti bisa syuting di Kediri,” imbuhnya.

Kenalkan Potensi Kota Kediri, Mbak Wali kota kediri vinanda Ajak Pemain Film Cocote Tonggo Ke Kampung Tenun Ikat Bandar Kidul

Dennis Adishwara juga berharap di kepemimpinan Mbak Wali Vinanda Prameswati, banyak gebrakan yang dilakukan. Dalam menjalani tugasnya sebagai kepala daerah, semoga Mbak Wali selalu diberikan kesehatan, kesuksesan dan diberikan visi-visi yang luar biasa, serta senantiasa berkolaborasi.

Turut mendampingi, Sekretaris Daerah Bagus Alit, Kepala Kesbangpol Indun Munawaroh, Kepala Disperdagin Wahyu Kusuma Wardani, Kepala Disbudparpora Zachrie Ahmad, dan Kabag Umum Miko Mardianto.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BPK Lantik Dirjen PKN VIII dan Organisasi Internasional

Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Isma Yatun secara resmi melantik Bahtiar Arif sebagai Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara VIII dan Organisasi Internasional (Dirjen PKN VIII dan OI), di Kantor Pusat BPK, Jakarta, Rabu (7/5). Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2025 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pelaksana BPK, serta langkah strategis dalam menghadapi tantangan dan dinamika perubahan zaman.

Dalam sambutannya, Ketua BPK menyampaikan harapan besar kepada Dirjen PKN VIII dan OI untuk dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, berintegritas, dan profesional.

“Sebagai pimpinan tertinggi Direktorat Jenderal PKN VIII dan Organisasi Internasional (Ditjen PKN VIII dan OI) yang baru, Saudara memiliki peran kunci dalam mengembangkan kiprah direktorat ini sebagai bagian dari transformasi kelembagaan BPK,” ujar Ketua BPK.

Ditjen PKN VIII dan OI merupakan inisiatif baru BPK yang dirancang untuk memperkuat tata kelola keuangan negara melalui perspektif global, terutama dalam pelaksanaan pemeriksaan terhadap lembaga internasional.

Satuan kerja ini juga diharapkan menjadi pilar penting dalam upaya BPK meraih kepercayaan internasional, termasuk persiapan sebagai Chair of INTOSAI Periode 2028-2031 dan proses bidding untuk menjadi anggota United Nations Board of Auditors (UN BoA).

Selain jabatan baru sebagai Dirjen PKN VIII dan OI, Bahtiar Arif juga tetap dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt. Sekjen) BPK. Ketua BPK menyampaikan apresiasi atas kinerja Bahtiar Arif selama menjabat sebagai Sekretaris Jenderal, serta berharap agar capaian tersebut dapat terus ditingkatkan.

“Besar harapan saya agar kinerja yang sudah sangat baik ini dapat terus dipertahankan dan bahkan ditingkatkan dalam menjawab tantangan-tantangan yang ada,” pintanya.

Ketua BPK juga menekankan kepada seluruh insan BPK untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai dasar BPK, yaitu independensi, integritas, dan profesionalisme, serta nilai Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK.

“Semoga seluruh kerja keras dan pengabdian kita bernilai ibadah dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara,” tutup Ketua BPK.

Pelantikan ini menjadi momen penting bagi BPK dalam menguatkan posisi strategisnya baik di tingkat nasional maupun internasional, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja BPK.

Acara pelantikan ini turut dihadiri Wakil Ketua BPK, Budi Prijono, Anggota I BPK, Nyoman Adhi Suryadyana, Anggota II BPK, Daniel Lumban Tobing, Anggota III BPK, Akhsanul Khaq, Anggota V BPK, Boby Adhityo Rizaldi, dan Anggota VII BPK, Slamet Edy Purnomo, serta para Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, dan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan BPK.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pramono Luncurkan Tiga Layanan Kesehatan Unggulan untuk Warga

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meluncurkan tiga program kesehatan unggulan untuk warga Jakarta, di Rusun Tanah Tinggi Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (14/5). Ketiga program kesehatan tersebut yakni Pasukan Putih, JakCare, dan JakAmbulans.

“Kami meluncurkan Pasukan Putih yaitu untuk memberikan layanan kesehatan yang maksimal di Jakarta. Yang kedua adalah Jakcare yaitu konseling yang dibuka 24 jam dan gratis. Dan yang ketiga adalah JakAmbulans,” ujar Pramono di lokasi acara.

Program kesehatan Pasukan Putih merupakan layanan kesehatan proaktif yang ditujukan khusus bagi warga lanjut usia dan warga dengan kondisi kesehatan tertentu seperti diabetes dan stroke. Nantinya tim Pasukan Putih akan memberikan layanan kesehatan langsung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan.

Sedangkan program JakCare adalah layanan konseling 24 jam yang dirancang untuk membantu warga yang mengalami gangguan kesehatan mental akibat tekanan hidup. Layanan ini dapat diakses melalui aplikasi JAKI atau melalui nomor telepon 0800-1500-119 tanpa biaya konsultasi.

Sementara program JakAmbulans menyediakan 86 mobil ambulans dan 17 motor ambulans untuk memberikan respons cepat terhadap kebutuhan medis darurat warga Jakarta. Layanan ambulans dapat diakses melalui nomor darurat 112 atau 119, serta melalui aplikasi JAKI.

“Ini mudah-mudahan bisa membantu masyarakat yang ada di Jakarta,” kata Pramono.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menjelaskan, layanan JakCare didukung oleh call center yang diisi oleh tenaga psikolog klinis yang siap melayani masyarakat selama 24 jam. Call center ini terhubung dengan rumah sakit khusus jiwa dan layanan kesehatan jiwa di puskesmas serta rumah sakit umum daerah (RSUD).

“28 dari 44 Puskesmas yang ada di DKI semuanya sudah memiliki tenaga psikolog, begitu juga 31 RSUD semuanya yang sudah menyediakan layanan kesehatan jiwa,” kata dia.

Selain itu, Ani mengatakan, layanan kesehatan JakCare juga diperuntukkan bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi upaya Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya melakukan promosi kesehatan dan pencegahan penyakit.

“Yang penting masyarakat itu tahu gimana cara hidup sehat, bahasa kesehatannya promotif. Yang kedua, masyarakat itu melakukan cek kesehatan gratis. Itu namanya preventif,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Benyamin Lepas 10 Pelajar Terbaik Tangsel untuk Seleksi Paskibraka Provinsi dan Nasional

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie dengan penuh semangat melepas sepuluh pelajar terbaik yang akan mewakili Kota Tangerang Selatan dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat provinsi dan nasional.

Dalam kegiatan pelepasan di Aula Puspemkot Tangsel, pada Rabu (14/5/2025), Benyamin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada lima putra dan lima putri terpilih.

Dari total 559 pendaftar yang mengikuti seleksi awal, hanya 106 peserta yang lolos ke tahap lanjutan. Dari jumlah itu, sepuluh siswa kini melangkah lebih jauh untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi dan nasional.

“Kalian adalah anak-anak terbaik. Kalian sudah melewati proses yang ketat, bukan hanya dari sisi fisik, tapi juga mental, sikap dan kedisiplinan. Kalian ini bukan anak biasa, dan kita semua patut berbangga,” ujar Benyamin di hadapan para siswa dan orang tua.

Dalam kesempatan itu, Benyamin menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan semata soal mengibarkan bendera di upacara 17 Agustus 2025, tetapi membentuk karakter yang kuat untuk masa depan.

Ia juga mengingatkan para siswa untuk terus menjaga semangat dan fokus meski harus melewati berbagai tantangan, termasuk godaan dari lingkungan dan media sosial.

“Keberhasilan kalian bukan hanya di tanggal 17 Agustus nanti, tapi lihat 10 tahun, 15 tahun, atau 20 tahun ke depan. Saat kalian jadi dokter, tentara, pengusaha, atau bahkan ibu rumah tangga yang berkarakter-itulah keberhasilan sesungguhnya,” kata dia.

Orang tua dan para guru yang hadir juga tidak bida menyembunyikan rasa haru. Mereka bangga anak-anak mereka bisa melangkah sejauh ini.

Benyamin meminta para siswa untuk terus menyebarkan semangat Paskibraka ke teman-temannya.

“Jadilah sinar buat yang lainnya. Ceritakan pengalaman-pengalaman kamu selama mengikuti seleksi ini, dan ini harus jadi pengetahuan bagi yang lain,” ucapnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Minat Pasar Rajungan Tinggi, KKP Gencarkan Budidaya di Masyarakat

Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP terus berupaya mengembangkan budidaya rajungan di Indonesia. Minat pasar yang begitu tinggi dikhawatirkan memacu terjadinya penangkapan rajungan di alam secara berlebihan, sehingga penting melakukan restocking, serta mendorong kegiatan budidaya di masyarakat.

Minat terhadap rajungan di pasar ekspor, seperti Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, dan Uni Eropa, terus meningkat. Pada tahun 2024, rajungan-kepiting tercatat sebagai komoditas ekspor utama Indonesia keempat setelah udang, tuna-cakalang, dan cumi-sotong-gurita, dengan nilai mencapai USD 513,35 juta atau sekitar 8,6% dari total ekspor perikanan Indonesia.

“Budidaya rajungan adalah langkah strategis agar ekosistem rajungan tetap terjaga, sekaligus menjaga stabilitas perekonomian bagi masyarakat pesisir secara berkelanjutan,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Senin (12/5).

Salah satu upaya KKP yakni melalui kerja sama dengan Asosiasi Pengelolaan Rajungan Indonesia (APRI). Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara milik KKP selama setahun terakhir telah melakukan kolaborasi pendampingan teknis terkait teknologi pembenihan rajungan dengan APRI.

Selama periode tersebut, APRI bersama BBPBAP Jepara berhasil melewati tahap kritis dalam pembenihan, yakni dari fase zoea menjadi megalopa dengan penanganan maksimal dari sisi kualitas air, pakan, dan nutrisi. Setelah menjadi crablet, rajungan memasuki tahap grading untuk memastikan tingkat keberhasilan benihnya.

Kolaborasi ini menghasilkan sekitar 250 ribu ekor crablet yang telah di restocking di perairan Situbondo. “Budidaya rajungan dengan pengembangan teknologi pembenihannya menjadi peluang menjanjikan untuk keberlanjutan menuju ekonomi biru,” kata Wita Setioko, Board of Director (BOD) APRI.

“Target dari kolaborasi ini adalah agar unit hatchery milik APRI dapat menghasilkan crablet rajungan secara rutin dan berkelanjutan,” Kata Kepala BBPBAP Supito.

BBPBAP Jepara telah berhasil melakukan pembenihan rajungan hingga menghasilkan crablet mulai tahun 2004. Sejak 2016, BBPBAP telah memproduksi sekitar 3,5 juta ekor crablet yang didistribusikan kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di Jepara, Demak, Pati, Lamongan, Pangandaran, Cilacap, Brebes, Pekalongan, dan Semarang.

Sebelumnya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendorong pengembangan budidaya perikanan, khususnya pada lima komoditas unggulan ekspor yang salah satunya adalah rajungan. Pengembangan budidaya untuk memaksimalkan peluang pasar sekaligus menjaga keberlanjutan habitat perikanan di alam.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Wabup Syaefudin Ungkap Petani Indramayu Siap Gunakan Teknologi Pertanian dengan Tepat

Kabupaten Indramayu terus menjadi perhatian nasional untuk ketahanan pangan. Panen Raya yang baru mencapai 40 persen terus dimaksimalkan dengan menggunakan teknologi pertanian agar mendapatkan hasil maksimal.

Kementerian Pertanian RI memberikan support terhadap daerah yang memiliki luas lahan baku sawah (LBS) mencapai 125.442 hektare ini dengan melaksanakan Panen Raya dan Percepatan Tanam di Desa Wanasari Kecamatan Bangodua, Selasa (13/5/2025).

Melalui panen raya dan percepatan tanam ini diharapkan memenuhi target produksi nasional yang telah ditetapkan Presiden RI Prabowo Subianto yakni produksi beras 32 juta ton. Namun demikian Kementerian Pertanian target tersebut optimis terlampaui hingga 34 juta ton dengan memberikan perhatian ektra terhadap daerah-daerah yang menjadi simpul Pertanian termasuk Kabupaten Indramayu.

Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menjelaskan, alih teknologi pertanian merupakan hal yang tidak bisa dihindari seiring dengan makin berkurangnya para pekerja di bidang pertanian. Dengan memanfaatkan teknologi ini, diharapkan kualitas pertanian Indramayu makin meningkat dan menciptakan petani-petani milenial yang akrab dengan teknologi yang akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan para petani.

Syaefudin menambahkan, dengan LBS 125.442 hektare, saat ini areal sawah yang telah melakukan panen raya baru mencapai 40 persen. Sisanya masih terus dilakukan panen secara bertahap. Untuk itu pemanfaatan alat dan teknologi pertanian harus dilakukan agar proses panen bisa lebih cepat.

“Pemanfaatan teknologi pertanian ini bukan untuk menghilangkan tenaga petani, namun untuk mempercepat proses panen yang saat ini tengah dilakukan,” tegas Wabup Syaefudin.

Sementara itu Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alamsyah mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap petani di Kabupaten Indramayu. Pihaknya siap memberikan sarana dan prasarana lainnya agar proses panen dan tanam bisa dilakukan percepatan.

“Selesai panen ini petani harus langsung mengolah lahan kembali agar prosesnya bisa cepat. Kebutuhan prasarana dan sarana lainnya, Kementan siap mensupport,” kata Dirjen Andi Nur Alamsyah.

Di tempat yang sama, Staf Khusus Menteri Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh semua pihak terhadap kemajuan pertanian di Kabupaten Indramayu sangat luar biasa.

Kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah, petani, penyuluh, pengusaha, dan semua pihak telah menghantarkan Kabupaten Indramayu menjadi daerah pertanian unggulan nasional.

Menurutnya, potensi pertanian di Kabupaten Indramayu harus terus dikembangkan apalagi saat ini Pemkab Indramayu memiliki regenerasi petani milenial melalui pelatihan yang diselenggarakan setiap tahun.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Berangkat ke Amerika, Ini Empat Agenda Menag Nasaruddin

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar hari ini bertolak ke Amerika Serikat. Ada empat agenda Menag selama di negara Paman Sam, mulai dari menerima penghargaan, berdialog soal toleransi, menjalin kerja sama produk halal, hingga melakukan pembinaan bagi Warga Negara Indonesia di Amerika.

“Saya memenuhi undangan dari Amerika Serikat dan sudah minta izin ke Presiden. Agenda yang pertama, saya diberikan award Honoris Causa dari Harford di New York, di Connecticut,” ujar Menag Nasaruddin Umar, Rabu (14/5/2025).

Agenda kedua adalah memenuhi undangan dari State Department Amerika Serikat untuk berbagi pengalaman Indonesia dalam membangun suasana toleran dan damai antarumat beragama.

“Kedua, memenuhi undangan dari United States Department of State. Kami diminta untuk memberikan saran-saran bagaimana menciptakan suasana toleransi di Indonesia yang terkesan di Amerika itu sangat bagus,” tutur Menag.

Agenda ketiga adalah pertemuan dengan lembaga yang menangani kerja sama bilateral di bidang halal dan ekonomi syariah.

“Ketiga, Kami juga akan melakukan pertemuan dengan, ada satu lembaga yang menyangkut masalah hubungan bilateral, masalah halal, dan membahas kerja sama yang lebih baik nanti dalam bidang produk halal dan ekonomi syariah,” terang Menag.

Agenda keempat yaitu pembinaan komunitas Indonesia di Amerika, khususnya terkait pencatatan perkawinan WNI agar sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

“Kita akan melakukan beberapa pembinaan bagaimana perkawinan orang-orang Indonesia di Amerika. Menurut Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 bahwa catatan perkawinan itu harus ada. Di Amerika, 2 tahun lalu kita sudah pernah melakukan koordinasi dengan pihak Kedutaan Besar RI, tapi mungkin nanti ada perkembangan-perkembangan baru yang teman-teman dari Amerika perlu ketahui, pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Wabup Syaefudin Optimis Indramayu Raih WTP

Setelah melaksanakan pemeriksaan terperinci selama 35 hari atas Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2024, Tim BPK RI Perwakilan Jawa Barat berpamitan kepada Wabup Indramayu Syaefudin, Rabu (14/5/25) di ruang kerja Wakil Bupati Indramayu.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wabup Indramayu Syaefudin didampingi Inspektur Ari Risdianto dan Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Ahmad Syadali.

Ketua Tim BPK RI Perwakilan Jawa Barat R.M. Haswar Gusrian mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran Pemkab Indramayu atas proses pemeriksaan yang berjalan dengan tertib dan lancar. Pihaknya juga mengatakan, selama proses pemeriksaan, semua berjalan lancar serta proaktif dan koordinatif.

Menurutnya beberapa hal yang ditemukan yakni pengelolaan dana BOS, makan dan minum, jasa konsultasi, ATK pada kecamatan, dan lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran atas perhatian serta kerja samanya sehingga pemeriksaan berjalan dengan lancar. Kami mendapatkan beberapa hal yang harus mendapatkan perhatian serius dan diselesaikan,” kata Gusrian.

Ditambahkan, setelah melakukan pemeriksaan akan dilanjutkan dengan pelaporan dan nanti akan menghasilkan opini laporan keuangan daerah.

“Kami telah menyelesaikan pada 21 objek pemeriksaan, selanjutnya kami akan menuju pelaporan akhir di mana kami akan melakukan review berjenjang, semoga nanti apa yang kurang bisa dilengkapi dan diperbaiki,” imbuhnya.

Sementara itu Wabup Syaefudin mengatakan pemeriksaan BPK ini adalah suatu hal yang sangat positif, karena dengan ini pengelolaan keuangan Pemkab Indramayu akan selalu belajar menjadi lebih baik lagi serta berbenah di segala bidang.

Menurutnya, terkait beberapa temuan BPK pihaknya meminta kepada SKPD yang bersangkutan agar bisa menyelesaikannya sehingga tidak berdampak pada masalah hukum.

“Pemeriksaan ini merupakan momen bagi kami di Pemkab Indramayu untuk belajar lebih banyak lagi untuk berbenah di segala bidang. Saya imbau kepada seluruh SKPD agar yang menjadi temuan untuk segera menyelesaikannya. Kami optimis bisa meraih WTP pada tahun ini,” tegas Wabup Syaefudin.

Menurut Wabup Syaefudin, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Tim BPK RI Perwakilan Jawa Barat atas bimbingannya sehingga ke depan bisa lebih baik lagi dalam pengelolaan keuangan daerah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News