Beranda blog Halaman 1045

Presiden Prabowo Kunjungi Brunei Darussalam, Terima Penghargaan dari Sultan Hassanal Bolkiah

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Brunei Darussalam pada Rabu, 14 Mei 2025. Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pesawat yang membawa Presiden beserta rombongan terbatas lepas landas menuju Bandar Udara Internasional Brunei, Bandar Seri Begawan pada pukul 07.00 WIB.

Keberangkatan Presiden menuju Brunei Darussalam dilepas oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, serta Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi.

Di Brunei Darussalam, Presiden Prabowo akan menerima sambutan kenegaraan dari Yang Mulia Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah di Istana Nurul Iman, Bandar Seri Begawan. Setelahnya, Presiden Prabowo dan Sultan Hassanal Bolkiah akan mengadakan pertemuan bilateral bersama dengan para delegasi dari masing-masing negara.

Selain itu, dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo juga akan menerima penganugerahan Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam “Darjah Kerabat Laila Utama Yang Amat Dihormati” (D.K.) dari Sultan Hassanal Bolkiah. Rangkaian kunjungan ini akan ditutup dengan jamuan santap siang kenegaraan oleh Sultan Hassanal Bolkiah kepada Presiden Prabowo.

“Penganugerahan Bintang Kebesaran Negara Brunei Darussalam ini diberikan oleh Kesultanan Brunei sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada kepala negara dan pemimpin dunia yang dianggap berjasa dalam memajukan hubungan kerja sama dengan Brunei Darussalam,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana dalam keterangan tertulisnya.

Hubungan bilateral antara Indonesia dengan Brunei Darussalam telah berlangsung lama dengan terjalinnya hubungan diplomatik kedua negara lebih dari 40 tahun lamanya. Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Sultan Hassanal Bolkiah hari ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara kedua negara di berbagai bidang strategis.

Dalam Kunjungan kenegaraan ke Brunei Darussalam, Presiden Prabowo didampingi oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Perlindungan Pekerja Migran Abdul Kadir Karding, Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BMKG Prediksi Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan di Jakarta Hari Ini, 14 Mei 2025

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di wilayah DKI Jakarta akan didominasi oleh kondisi berawan hingga hujan ringan sepanjang hari ini, Rabu, 14 Mei 2025.

Berdasarkan informasi dari situs resmi BMKG, cuaca pagi hari diperkirakan akan berawan di sejumlah wilayah seperti Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. Sementara itu, wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Memasuki siang hari, cuaca berawan masih akan terjadi di Kepulauan Seribu dan Jakarta Utara. Adapun hujan ringan diperkirakan turun di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Menjelang sore hingga malam hari, BMKG memprediksi seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, akan mengalami cuaca berawan secara merata.

Suhu udara di Ibu Kota hari ini diperkirakan berada dalam rentang 24 hingga 30 derajat Celsius. Sementara tingkat kelembapan udara berkisar antara 71 hingga 95 persen, menjadikan cuaca terasa lebih lembap dari biasanya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca serta menjaga kondisi kesehatan, terutama bagi yang beraktivitas di luar ruangan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling Kembali Hadir di Jakarta Usai Libur Waisak, Ini Lokasi dan Syaratnya

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan SIM Keliling di lima titik strategis Jakarta setelah libur Hari Raya Waisak dan cuti bersama pada 12–13 Mei 2025. Layanan ini kembali beroperasi mulai Rabu, 14 Mei 2025, untuk memudahkan warga yang ingin memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).

Melalui akun resmi X @tmcpoldametro, Polda Metro Jaya mengumumkan bahwa layanan SIM Keliling beroperasi dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Warga Jakarta yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM A atau SIM C dapat mengunjungi gerai SIM Keliling di lima lokasi berikut:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Barat: Mall Citraland

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Syarat Perpanjangan SIM di Layanan SIM Keliling

Sebelum mendatangi lokasi, para pemohon diwajibkan untuk menyiapkan sejumlah dokumen dan memenuhi persyaratan administrasi. Berikut syarat-syarat perpanjangan SIM A dan SIM C:

  • Fotokopi KTP yang masih berlaku

  • SIM asli yang masih berlaku

  • Bukti pemeriksaan kesehatan

  • Bukti tes psikologi yang dapat diperoleh melalui aplikasi Simpel Pol

Perlu dicatat, layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif. Jika masa berlaku SIM telah habis, meskipun hanya satu hari, pemohon diwajibkan mengajukan permohonan SIM baru di Satpas atau gerai yang telah ditentukan.

Biaya Perpanjangan SIM

Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku untuk Kepolisian Negara Republik Indonesia, berikut adalah rincian biaya perpanjangan:

  • SIM A: Rp80.000

  • SIM C: Rp75.000

Di luar tarif tersebut, pemohon juga perlu membayar biaya tambahan untuk tes kesehatan dan tes psikologi yang dilakukan melalui aplikasi Simpel Pol.

Dengan hadirnya kembali layanan SIM Keliling ini, warga Jakarta diharapkan dapat lebih mudah dalam mengurus perpanjangan SIM tanpa harus mengunjungi kantor pelayanan utama. Pastikan untuk datang lebih awal agar proses berjalan lancar dan sesuai jadwal.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan Samsat Keliling Kembali Dibuka di 14 Titik Jadetabek Usai Libur Waisak

Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Samsat Keliling di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Rabu, 14 Mei 2025, setelah sempat diliburkan selama dua hari dalam rangka peringatan Hari Raya Waisak dan cuti bersama.

Layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling ini dihadirkan sebagai solusi praktis bagi masyarakat yang ingin membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) tahunan tanpa harus mengantre di kantor Samsat.

Syarat Pembayaran Pajak Kendaraan di Samsat Keliling

Untuk memanfaatkan layanan Samsat Keliling, warga wajib membawa dokumen asli dan fotokopi, yaitu:

  • KTP sesuai nama di STNK,

  • BPKB kendaraan,

  • STNK asli kendaraan.

Perlu diingat, layanan ini hanya berlaku untuk pembayaran PKB tahunan. Sedangkan untuk pembayaran lima tahunan atau penggantian pelat nomor kendaraan, wajib dilakukan langsung di kantor Samsat terdekat.

Selain itu, wajib pajak tidak boleh memiliki tunggakan lebih dari satu tahun, baik melalui layanan Samsat Keliling maupun aplikasi daring.

Alternatif Layanan Digital Lewat Aplikasi SIGNAL

Sebagai alternatif modern, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) untuk membayar pajak kendaraan secara online. Aplikasi ini mendukung layanan di 33 provinsi dan memungkinkan pengiriman dokumen STNK ke alamat rumah.

Namun, layanan digital ini tidak dapat digunakan oleh pemilik kendaraan dengan tunggakan pajak lebih dari satu tahun. Mereka tetap harus datang langsung ke kantor Samsat.

Lokasi Samsat Keliling di Jadetabek Hari Ini

Berdasarkan informasi dari akun resmi TMC Polda Metro Jaya di platform X (@TMCPoldaMetro), berikut daftar 14 titik layanan Samsat Keliling yang tersedia hari ini:

  1. Jakarta Pusat – Halaman parkir Samsat & Lapangan Banteng (08.00–14.00 WIB)

  2. Jakarta Utara – Halaman parkir Samsat & Masjid Al-Musyawarah Kelapa Gading (08.00–14.00 WIB)

  3. Jakarta Barat – Mall Citraland (08.00–14.00 WIB)

  4. Jakarta Selatan – Halaman Samsat & Gudang Sarinah Cikoko Pancoran (09.00–15.00 WIB)

  5. Jakarta Timur – Halaman Samsat & Pasar Induk Kramat Jati (08.00–14.00 WIB)

  6. Kota Tangerang – Halaman parkir Samsat (08.00–14.00 WIB)

  7. Serpong – Samsat Serpong & ITC BSD (08.00–14.00 WIB dan 16.00–19.00 WIB)

  8. Ciledug – Kantor Kecamatan Pinang & Metland Cyber Puri (09.00–14.00 WIB)

  9. Ciputat – Kantor Kelurahan Pondok Betung (09.00–12.00 WIB)

  10. Kelapa Dua – Pasar Modern Intermoda Cisauk & Gtown House (08.00–14.00 WIB)

  11. Kota Bekasi – Halaman parkir Samsat Kota Bekasi (08.00–14.00 WIB)

  12. Kabupaten Bekasi – Halaman Samsat Kabupaten Bekasi (09.00–14.00 WIB)

  13. Depok – Halaman parkir Samsat Depok (08.00–14.00 WIB)

  14. Cinere – Halaman parkir Samsat Cinere (08.00–14.00 WIB)

Layanan Samsat Keliling ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan kemudahan dalam pembayaran pajak kendaraan serta mendorong kepatuhan masyarakat dalam kewajiban administrasi kendaraan. Pastikan Anda membawa kelengkapan dokumen dan tidak memiliki tunggakan lebih dari satu tahun agar layanan berjalan lancar.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Hindari Kawasan DPR-MPR, Lalu Lintas Padat Selama Sidang PUIC 2025

Dalam rangka menjamin kelancaran dan keamanan penyelenggaraan Sidang Ke-19 Uni Parlemen Negara Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (Parliamentary Union of the OIC/PUIC) tahun 2025, Polda Metro Jaya mengerahkan 2.818 personel gabungan pada Rabu, 14 Mei 2025.

Kegiatan internasional ini digelar di Gedung DPR/MPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, serta di sejumlah hotel tempat para delegasi menginap.

“Untuk kegiatan pada Rabu,14 Mei 2025, Polda Metro Jaya mengerahkan 2.818 personel gabungan yang ditempatkan di Gedung DPR/MPR RI dan beberapa hotel di Jakarta,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa ribuan personel tersebut berasal dari berbagai instansi. Di antaranya, Mabes Polri mengirimkan 108 personel, Korps Brimob sebanyak 200 personel, serta 38 personel dari Pemprov DKI Jakarta. Sementara itu, sebagian besar kekuatan keamanan, yakni 2.472 personel, berasal dari Satgas Daerah (Satgasda).

“Tujuan pengerahan pasukan pengamanan tersebut untuk menjamin keamanan, ketertiban dan kelancaran selama penyelenggaraan Sidang PUIC dan rangkaian kegiatan terkait,” katanya.

Lebih lanjut, Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan. Masyarakat juga diharapkan mendukung kelancaran kegiatan internasional ini.

“Selain itu diimbau kepada masyarakat untuk menghindari kawasan Gedung DPR/MPR RI yang menjadi lokasi kegiatan guna mengurangi kepadatan lalu lintas,” kata Ade Ary.

Bagi masyarakat yang akan menyampaikan pendapat di muka umum, diimbau agar dilakukan secara damai, sesuai aturan dan tidak mengganggu kegiatan kenegaraan.

Sidang Ke-19 PUIC yang digelar pada 12–15 Mei 2025 ini mengusung tema “Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience”. Acara ini sekaligus menjadi momentum peringatan 25 tahun berdirinya PUIC sejak tahun 1999.

Sebanyak 500 peserta dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), termasuk negara peninjau (observer), dijadwalkan hadir dalam konferensi yang strategis ini.

Dengan keterlibatan seluruh pihak, diharapkan kegiatan internasional ini dapat berlangsung aman, lancar, dan memberikan citra positif bagi Indonesia di kancah global.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gus Ipul Tinjau Rumah Calon Siswa Sekolah Rakyat di Bandar Lampung, Pastikan Program Tepat Sasaran

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meninjau langsung rumah calon siswa Sekolah Rakyat di Kelurahan Gunungsulah, Kecamatan Way Halim, Kota Bandar Lampung, Senin (12/5/2025).
Kunjungan ini untuk memastikan program Sekolah Rakyat benar-benar tepat sasaran untuk anak keluarga miskin dan miskin ekstrem.
“Presiden ingin mereka-meraka yang mungkin bisa jadi putus sekolah, utamanya menyangkut ekonomi, ingin diberi kesempatan sekolah di sekolah berasrama,” ujar Gus Ipul.
Didampingi Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela dan Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Gus Ipul, dalam kunjungan kerjanya, salah satunya mengunjungi rumah Rizki Mubarok (15). Calon siswa sekolah rakyat ini tinggal bersama keluarganya di rumah sederhana yang berdiri di atas lahan sewa.
Ayah Rizki, Hamdani (31), bekerja sebagai ojek online. Sementara ibunya, Fera Oktapia (34), bekerja sebagai cleaning service di supermarket. Meski hidup dalam keterbatasan, Rizki punya mimpi besar menjadi seorang tentara.
“Impian saya setelah lulus dari Sekolah Rakyat adalah bisa mewujudkan cita-cita dan membanggakan orangtua. Saya berterima kasih atas adanya Sekolah Rakyat,” kata Rizki.
Sang ibu, Fera, memberikan dukungan penuh pada anaknya untuk mengikuti Sekolah Rakyat.
“Dengan adanya Sekolah Rakyat ini, saya berterima kasih karena membantu pendidikan anak saya. Bagi saya, pendidikan itu sangat penting,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini Gus Ipul menegaskan bahwa calon siswa Sekolah Rakyat harus berasal dari keluarga dalam desil 1 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yakni kategori miskin dan miskin ekstrem. Lantaran tujuan utama program ini untuk memutus mata rantai kemiskinan.
Sekolah berkonsep asrama ini meliputi jenjang SD, SMP, hingga SMA. Sementara proses seleksi tidak menggunakan tes akademik, melainkan berdasarkan verifikasi administrasi dan kunjungan lapangan oleh Pendamping Sosial, Dinas Sosial, dan BPS.
Menurut rencana, kegiatan belajar mengajar sekolah rakyat akan dimulai pada Juli 2025, diawali dengan masa orientasi dan matrikulasi. Para siswa akan diperkuat dalam keterampilan dasar seperti bahasa dan matematika, sebelum masuk kurikulum inti yang disusun oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Ada masa orientasi di mana siswa  diajak untuk mengenal lebih jauh tentang metode pendidikan di sekolah ini. Paling tidak nanti diperkuat bahasa Inggrisnya dan juga bahasa lain, (termasuk) matematikanya,” kata dia.
Selain akses pendidikan melalui sekolah rakyat, Gus Ipul juga menegaskan pemerintah berkomitmen mengentaskan kemiskinan melalui sejumlah program pemberdayaan yang terintegrasi dan bersinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Di antaranya bantuan rumah layak huni bagi keluarga siswa serta pemberdayaan ekonomi orang tua.
“Anaknya sekolah di sekolah rakyat. Rumahnya Insya Allah dibantu untuk (program rumah) layak huni ketika orang tuanya diberdayakan,” kata Gus Ipul. Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela menyambut baik program sekolah rakyat. Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan lokasi sementara di gedung BPSDM dan lahan di kawasan Kota Baru untuk pengembangan Sekolah Rakyat.
“Rencana satu tahun ini Sekolah Rakyat di jenjang SMA kita sediakan di BPSDM, kemudian sambil menunggu mekanismenya, kita menyediakan lahan kosong di Kota Baru,” kata dia.
Dengan adanya program Sekolah Rakyat dan sinergi pemberdayaan bagi keluarga miskin akan mempercepat terwujudnya pengentasan kemiskinan sesuai dengan program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Luncurkan Desa Siaga TBC, Ini 3 Pesan Menkes untuk Kader Kesehatan

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin resmi meluncurkan program Desa Siaga TBC sebagai upaya menanggulangi penyakit tuberkulosis (TBC) yang masih menjadi ancaman serius di Indonesia. Menkes Budi menekankan TBC telah menjadi penyakit mematikan sejak ribuan tahun lalu dan telah membunuh lebih dari satu miliar jiwa di seluruh dunia.

Setiap tahunnya, TBC masih menyebabkan lebih dari satu juta kematian secara global. Menurutnya, hal ini setara dengan dua orang meninggal setiap satu menit akibat TBC.

“Di Indonesia sendiri, estimasinya ada satu juta orang yang baru tertular setiap tahun, dan 125 ribu di antaranya meninggal dunia. Artinya, setiap empat menit ada satu warga Indonesia meninggal karena TBC,” ujarnya.

Ironisnya, lanjut Menkes, TBC merupakan penyakit yang bisa disembuhkan karena obatnya tersedia. Namun, karena penularannya melalui saluran pernapasan seperti COVID-19, pasien yang tidak segera terdeteksi bisa terus menularkan ke orang lain. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi sangat penting.

Dalam kesempatan itu, Menkes menyampaikan tiga pesan utama kepada para kader kesehatan. Pertama, menemukan seluruh pasien TBC di masyarakat.

“Tahun ini target kita satu juta kasus TBC bisa ditemukan. Saat ini sudah 800 ribuan. Kader harus bantu temukan sisanya,” katanya.

Pesan kedua, pasien yang telah terdeteksi harus segera diberikan pengobatan.

“Jangan ditunda. Jangan dirujuk ke rumah sakit, langsung diberi obat. Ini penting agar mereka tidak menularkan ke orang lain,” tegas Menkes.

Ketiga, Menkes mengingatkan pentingnya pengawasan selama masa pengobatan. Pasien TBC memerlukan waktu berbulan-bulan untuk sembuh, dan jika pengobatan dihentikan di tengah jalan, pasien bisa menjadi resisten terhadap obat.

“Kalau resisten, pengobatannya lebih susah dan lebih mahal,” katanya.

Menkes pun berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, khususnya di wilayah Jakarta, dapat memastikan ketiga tugas ini berjalan baik. Dengan begitu, Jakarta bisa menjadi wilayah pertama yang terbebas dari TBC secara total.

Senada dengan Menkes, Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) Hasan Hasbi menambahkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045.

“Jangan sampai usianya emas, tapi generasinya tidak. Maka kita harus pastikan generasi kita sehat, bebas dari penyakit seperti TBC,” katanya.

Hasbi juga menyebut tiga prioritas kesehatan yang menjadi fokus nasional, yakni cek kesehatan gratis, pembangunan rumah sakit, dan pemberantasan TBC.

“Ini program Presiden. Tapi tidak bisa jalan tanpa dukungan semua pihak dari RT, RW, Puskesmas, sampai masyarakat luas,” katanya.

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menegaskan pentingnya sinergi antara pusat dan daerah.

“Di tingkat desa, sudah ada komitmen dan anggaran. Di kelurahan juga harus ada, supaya pengendalian TBC berjalan merata,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria mengatakan Kementerian Desa (Kemendes) telah mengalokasikan dana desa sebesar Rp400 juta hingga Rp1 miliar per desa, yang sebagian bisa digunakan untuk penanggulangan masalah kesehatan termasuk TBC dan stunting.

Ia mendorong pemerintah kelurahan untuk mengusulkan program serupa bila belum tersedia anggaran.

“Mulai hari ini, kita harus pastikan tidak ada lagi TBC di Jakarta. Ini kerja bersama semua elemen,” tegasnya.

Di akhir acara, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) Hasan Hasbi, Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, dan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria secara resmi meluncurkan Gerakan Bersama Penguatan Desa dan Kelurahan Siaga Tuberkolosis secara nasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rayakan HUT Sumsel, Herman Deru Ajak Semua Pihak Bersinergi Majukan Daerah

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) menggelar Jalan Santai dan Senam Bersama di Halaman Kantor Gubernur Sumsel pada Jumat (9/5/2025) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan yang ke-79.

Meskipun diguyur hujan, antusiasme para peserta tidak surut. Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya pembagian doorprize. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, secara khusus memberikan hadiah umroh kepada dua orang pemenang doorprize yang beruntung.

Dalam momen perayaan HUT Pemprov Sumsel ini, Gubernur Herman Deru mengajak seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk terus bekerja secara konsisten sesuai dengan amanah yang diemban, tanpa terpengaruh oleh dinamika politik yang ada.

“Ayo kita melebur bekerja kembali menjadikan Sumsel Terus Maju Untuk Semua,” ujar Gubernur Herman Deru dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh pihak untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan prestasi-prestasi yang telah diraih sebelumnya. Menurutnya, prestasi yang dicapai merupakan indikator penting dalam mengukur kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

“ASN tugasnya melayani masyarakat. Oleh karena itu, saya bersama Pak Cik Ujang mengajak semua pihak berbaur menjalankan pemerintahan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Edward Candra, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi dan antusiasme para peserta yang tetap semangat mengikuti jalan santai dan senam bersama meskipun kondisi cuaca kurang mendukung.

Edward Candra juga melaporkan bahwa rangkaian perayaan HUT Pemprov Sumsel akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan sosial lainnya, seperti kunjungan ke panti sosial, donor darah, lomba kebersihan, penanaman pohon di Danau OPI Jakabaring, dan acara puncak yang akan dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2025 mendatang.

“Mari kita bersinergi mewujudkan Sumsel Terus Maju Untuk Semua,” ajaknya.

Turut hadir dalam acara ini Ketua TP PKK Sumsel, Hj Feby Herman Deru, Ketua KORMI Sumsel, Sasha Tivani Candra, Ketua DWP Sumsel, Desy Edward Candra, dan Para Kepala OPD Sumsel.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RI Punya 64 Balai Rahasia! Wamentan Sudaryono: Kita Bisa Kuasai Pangan dan Energi Dunia

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) untuk meningkatkan daya saing sektor pertanian melalui penguatan riset, inovasi, dan modernisasi. Hal ini disampaikan saat kunjungan kerja ke Taman Sains Pertanian (TSP) Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Industri dan Penyegar (BRMP TRI) di Sukabumi, Jawa Barat.

Dalam kunjungannya, Wamentan Sudaryono yang akrab disapa Mas Dar itu meninjau sejumlah fasilitas seperti area pembibitan kopi, koleksi plasma nutfah tanaman perkebunan, proses pengolahan kopi dan kakao, serta pengembangan biofuel. Ia menilai, potensi riset dari balai-balai Kementan perlu dioptimalkan sebagai kekuatan utama dalam membangun pertanian nasional yang berdaya saing global.

“Negara kita ini keren. Ada 64 balai di Kementerian Pertanian yang mengelola perbenihan, pembibitan, hingga pascapanen. Misalnya, ada balai yang bisa melakukan inseminasi buatan untuk mendukung produksi sapi nasional,” ujar Mas Dar.

Menurutnya, riset dan modernisasi sangat dibutuhkan agar sektor pertanian, khususnya komoditas perkebunan, dapat kembali menempati posisi strategis di pasar global.

“Pak Presiden Prabowo ingin komoditas perkebunan kita kembali menduduki posisi nomor satu di dunia. Insya Allah, sambil mengejar swasembada beras, kita paralel menyiapkan lompatan besar untuk komoditas lainnya, termasuk perkebunan,” tegasnya.

Wamentan Sudaryono juga mendorong penguatan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah, salah satunya melalui pengembangan biofuel berbasis tanaman perkebunan seperti sawit dan tebu.

“Ini menjanjikan. Keunggulan komparatif kita di sektor pertanian ternyata tidak hanya untuk pangan, tapi juga energi. Tebu bisa diolah jadi bioetanol, sawit bisa jadi bahan bakar ramah lingkungan. Jika kebutuhan pangan sudah tercukupi, komoditas tersebut bisa dimanfaatkan untuk energi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mas Dar juga turut menyoroti pentingnya menjembatani hasil riset pertanian dengan kebutuhan praktis dunia usaha dan agribisnis, khususnya di kalangan anak muda.

“Pekerjaan rumah kita adalah mengatasi gap antara hasil riset dengan penerapan di lapangan. Banyak anak muda belajar dari media sosial tanpa data ilmiah. Kita ingin mendekatkan riset dengan dunia usaha, sehingga anak-anak muda bisa meniru model bisnis budidaya atau pengolahan berbasis riset,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya ini, Wamentan Sudaryono mendorong kolaborasi erat antara Kementan, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengadopsi teknologi terbaik dalam memperkuat sektor pertanian nasional.

Disisi lain, Kepala BRMP TRI, Evi Savitri Iriani, menjelaskan bahwa balai yang ia pimpin berperan dalam pengembangan benih unggul dan teknologi pengolahan hasil perkebunan. Teknologi yang dihasilkan diharapkan bisa langsung diimplementasikan oleh masyarakat.

“Dengan kunjungan Pak Wamen, kami berharap masyarakat tahu bahwa balai-balai Kementan adalah sumber teknologi. Mereka bisa bertanya, belajar, dan menerapkan langsung di lapangan. Jangan hanya berhenti di jurnal atau laporan, tapi betul-betul dirasakan manfaatnya,” tutur Evi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Nevi Zuairina Soroti Keselamatan dan Transisi Energi saat Kunjungan Kerja ke RU VI Balongan dan PHE ONWJ

Dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XII DPR RI ke Refinery Unit VI Balongan dan PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ), Anggota Komisi XII dari Fraksi PKS, Nevi Zuairina, menyampaikan sejumlah catatan penting yang menekankan aspek keselamatan, tanggung jawab sosial, serta transisi energi nasional.

Politisi PKS ini mengawali kunjungan dengan memberikan apresiasi terhadap kinerja RU VI Balongan yang telah berhasil memproduksi bahan bakar berkualitas tinggi dan ramah lingkungan seperti Pertamax RON 92 dan Diesel Euro 5. Namun, ia menyoroti bahwa keberhasilan produksi tersebut harus diimbangi dengan komitmen kuat terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat.

“Kilang ini sudah mengalami beberapa kali insiden kebakaran dan ledakan. Ini tidak bisa lagi dianggap sebagai hal wajar. Evaluasi menyeluruh terhadap standar K3 dan relokasi warga yang tinggal di sekitar kilang harus menjadi prioritas nasional,” tegas Nevi.

Terkait dengan pengembangan energi masa depan, Legislator Dunbar ini juga mempertanyakan progres pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF) dan teknologi hidrogen yang tengah digarap Pertamina. Menurutnya, kebijakan transisi energi tidak boleh hanya bersifat simbolik.

“Kami ingin tahu seberapa jauh keterlibatan investor, tantangan teknologi, dan dukungan regulasi dari Kementerian ESDM untuk menjamin bahwa SAF dan hidrogen bukan hanya jargon, tapi benar-benar menjadi alternatif yang siap pakai,” ujarnya.

Dalam pertemuan dengan manajemen PHE ONWJ di Cirebon, Nevi juga memberikan perhatian khusus terhadap penurunan produksi minyak dan gas bumi dari lapangan tua yang dikelola. Ia menanyakan strategi peningkatan produksi di tengah tekanan reservoir, serta pendekatan mitigasi terhadap insiden tumpahan minyak dan emisi karbon.

“Kami ingin memastikan bahwa keberlanjutan operasi tidak mengorbankan lingkungan dan keselamatan kerja,” tambahnya.

Wakil rakyat Sumbar II ini mengharapkan, semua kilang di Indonesia perlu ditinjau kembali dari aspek keamanan, termasuk menyusun ulang tata ruang dan perizinan bagi pemukiman warga di sekitar fasilitas migas.

“Energi kita harus berdaulat, tapi juga harus berkeadilan bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkas Nevi Zuairina.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News