Beranda blog Halaman 1117

Presiden Prabowo Perintahkan Penghapusan Kuota Impor

Presiden Prabowo Subianto meminta penghapusan kuota impor terutama terhadap komoditas yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Negara mengungkapkan bahwa dirinya telah memberikan instruksi langsung kepada jajaran terkait untuk menghilangkan mekanisme kuota yang dapat menghambat kelancaran perdagangan

Pernyataan penghapusan tersebut disampaikan Presiden pada sesi dialog pada acara Sarasehan Ekonomi yang digelar di Menara Mandiri, Jakarta, pada Selasa, 8 April 2025.

“Tapi yang jelas, Menko kemarin, Menteri Keuangan, Gubernur BI ada, Ketua DEN ada. Saya sudah kasih perintah untuk hilangkan kuota-kuota impor. Terutama untuk barang-barang yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Siapa yang mampu, siapa yang mau impor, silakan, bebas. Tidak lagi kita tunjuk-tunjuk hanya ini yang boleh, itu tidak boleh,” kata Presiden.

Menurut Presiden, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah untuk merampingkan birokrasi serta memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha. Selain itu, Presiden juga menekankan pentingnya menciptakan ekosistem yang mendukung penciptaan lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Para pengusaha itu menciptakan lapangan kerja. Pengusaha itu adalah pelaku yang di depan. Oke, dia boleh cari untung, enggak ada masalah. Tapi kita juga minta para pengusaha bayar pajak yang benar,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, salah satu komoditas yang disampaikan oleh Presiden terkait kebijakan kuota impor yakni daging. Presiden menginstruksikan kepada Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan untuk membuka peluang impor bagi siapapun.

“Siapa saja boleh impor. Mau impor apa, silahkan buka saja. Rakyat kita juga pandai kok, iya kan. Bikin kuota-kuota, abis itu perusahaan A, B, C, D yang hanya ditunjuk. Hanya dia boleh impor, enak saja,” lanjutnya.

Selain isu kuota, Presiden juga memberikan perhatian serius terhadap praktik penyelundupan dan hambatan di sektor bea cukai. Ia menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan dari pelaku usaha dan menegaskan bahwa pemerintah akan segera bertindak jika ditemukan implementasi yang tidak sesuai.

“Kalau ada lagi implementasi yang kurang bagus, segera laporkan. Segera laporkan kita bertindak,” tutur Presiden.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

One Way Arus Balik Resmi Ditutup, Menhub: Jalan Tol Sudah Landai

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi secara resmi menutup pelaksanaan rekayasa lalu lintas One Way nasional dari KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah sampai dengan KM 70 GT Cikatama, Jawa Barat, Selasa (8/4).

Sistem rekayasa lalu lintas One Way ini telah diberlakukan sejak Minggu, 6 April 2025 pukul 09.30 WIB. Penutupan dilakukan mulai Selasa (8/4) pukul 08.30 WIB, setelah melihat kondisi jalan tol yang sudah cukup landai.

“Saya Menteri Perhubungan Republik Indonesia mewakili pemerintah dan seluruh stakeholder menyatakan pelaksanaan One Way nasional pada pelaksanaan pengamanan dan pelayanan arus balik lebaran 2025 dengan resmi saya nyatakan ditutup,” ujar Menhub Dudy dari Command Center Patroli Jalan Raya (PJR) Korlantas Polri di KM 29 Tol Jakarta – Cikampek.

Menhub menyatakan rekayasa lalu lintas One Way merupakan salah satu upaya strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas dan mempercepat waktu tempuh pemudik. Dengan sistem One Way, pemerintah mampu mengoptimalkan kapasitas jalan dan meminimalisasi titik kepadatan, sehingga para pemudik dapat sampai ke tujuan dengan lebih cepat, aman, dan selamat. Dengan perencanaan matang dan pelaksanaan terkoordinasi, kebijakan One Way ini telah memberikan kontribusi positif dalam menciptakan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran 2025.

Menhub mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah melaksanakan pelayanan dan pengamanan selama masa angkutan Lebaran 2025. Pelaksanaan pengamanan dan pelayanan angkutan Lebaran yang telah berjalan dengan baik ini tidak lepas dari koordinasi dan kolaborasi dari seluruh unsur terkait.

Kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya para pemudik, Menhub Dudy turut menyampaikan rasa terima kasih atas atas kepatuhannya terhadap arahan petugas dan kesadarannya akan pentingnya keselamatan selama perjalanan. Ia menyampaikan pula permohonan maaf kepada masyarakat apabila terdapat pelayanan yang masih kurang optimal. Menhub akan mengevaluasi pelaksanaan angkutan Lebaran 2025 sebagai bahan perbaikan bagi pelayanan di tahun-tahun berikutnya.

“Harapannya bahwa apa yang selama ini kita siapkan dengan baik, kerja sama dengan kepolisian, BUMN, Jasa Marga, Jasa Raharja dan seluruh stakeholder bisa melayani masyarakat dengan baik dalam pelaksanaan arus mudik maupun arus balik tahun 2025. Kami memohon maaf apabila ada layanan yang masih kurang dan akan kami perbaiki di tahun depan,” lanjut Menhub.

Kepala Korlantas Polri Irjen Polisi Agus Suryonugroho menyampaikan terima kasih atas kolaborasi, kerjasama, komunikasi dan sinergitas bersama Kementerian Perhubungan serta pemangku kepentingan terkait dalam mengoptimalkan pelayanan masyarakat pada Lebaran 2025.

“Terima kasih atas kolaborasi yang baik dengan Bapak Menhub. Terima kasih atas waktunya, sejak arus mudik hingga balik Pak Menhub selalu bersama dengan kami. Sebagai tuan rumah kami ucapkan terima kasih atas penutupan One Way ini,” tutur Irjen Polisi Agus.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur dan Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cuaca Jakarta Hari Ini, Rabu 9 April 2025: Cerah hingga Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca bervariasi di wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Rabu, 9 April 2025. Mulai dari cuaca cerah, berawan, hingga hujan ringan diperkirakan akan terjadi di beberapa wilayah ibu kota sepanjang hari.

Menurut informasi resmi dari situs BMKG, pagi hari akan diawali dengan cuaca cerah di hampir seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Kondisi ini menjadi waktu ideal bagi warga yang hendak memulai aktivitas luar ruangan.

Memasuki siang hari, BMKG memperkirakan cuaca akan berubah menjadi berawan di wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. Sementara itu, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diprediksi akan diguyur hujan ringan. Masyarakat di dua wilayah ini diimbau untuk menyiapkan payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar.

Pada sore hari, sebagian besar wilayah kembali mengalami cuaca berawan, meliputi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Menariknya, Jakarta Selatan diperkirakan akan mengalami cuaca cerah berawan, memberikan sedikit jeda dari hujan yang turun di siang hari.

Malam hari, seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur, diprediksi akan mengalami cuaca cerah berawan, memberikan ketenangan bagi warga yang hendak beristirahat.

BMKG juga mencatat bahwa suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 62 hingga 95 persen. Kondisi ini masih tergolong normal untuk wilayah Jakarta pada bulan April.

Warga Jakarta disarankan untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG agar tetap waspada dan dapat mengantisipasi perubahan cuaca secara tepat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Layanan SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Cek Lokasi dan Syaratnya

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan SIM Keliling di lima titik strategis wilayah DKI Jakarta pada Rabu (9/4). Program ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C tanpa harus datang langsung ke kantor Satpas.

Layanan ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, dengan lokasi sebagai berikut:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung

  • Jakarta Utara: LTC Glodok

  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata

  • Jakarta Barat: Mall Citraland

  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Syarat Perpanjangan SIM

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, berikut dokumen yang perlu disiapkan:

  • KTP asli dan fotokopi

  • SIM asli yang masih berlaku dan fotokopi

  • Bukti keanggotaan aktif BPJS Kesehatan atau Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

  • Formulir permohonan yang dapat diisi di lokasi

  • Mengikuti tes kesehatan dan tes psikologi di tempat

Penting untuk diingat bahwa layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang belum melewati masa berlaku. Jika masa berlaku SIM sudah habis, pemilik harus melakukan proses pembuatan ulang di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Biaya Perpanjangan SIM

Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), biaya resmi perpanjangan adalah:

  • SIM A: Rp80.000

  • SIM C: Rp75.000

Selain itu, pemohon juga akan dikenai biaya tambahan:

  • Tes psikologi: Rp60.000

  • Tes kesehatan: Rp35.000

Masa Berlaku SIM Kini Berlaku Lima Tahun Sejak Tanggal Penerbitan

Perlu diketahui, masa berlaku SIM kini dihitung selama lima tahun sejak tanggal penerbitan, bukan lagi berdasarkan tanggal lahir pemilik. Hal ini bertujuan untuk menyederhanakan sistem administrasi dan meminimalisir kebingungan terkait masa berlaku dokumen.

Sanksi bagi Pengendara yang Tidak Memiliki SIM Berlaku

Bagi pengendara yang tidak dapat menunjukkan SIM yang masih berlaku saat berkendara, dapat dikenakan sanksi sesuai dengan Pasal 288 ayat 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Sanksi maksimal berupa pidana kurungan satu bulan atau denda hingga Rp250.000.

Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan lokasi layanan SIM Keliling, masyarakat dapat memantau akun resmi Ditlantas Polda Metro Jaya di Instagram melalui @tmcpoldametro.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gunakan Aset Pemkot, Wattimena Minta PT.DSA Kosongkan Kantor

Guna melaksanakan rekomendasi BPK terkait penataan Aset, Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena menegaskan akan melakukan penarikan kembali aset Pemerintah Kota (Pemkot) yang masih digunakan pihak lain.

“Lewat BPKAD asetaset tersebut segera di tertibkan, termasuk kantor PT. DSA yang merupakan milik Pemkot,” kata Wattimena dalam arahannya pada apel Perdana ASN, Selasa (8/4/25).

Wattimena mengakui, kebijakan sepert ini diambil sebab PT. Dream Sukses Airindo (DSA) telah melayangkan gugatan kepada pemerintah, dan disisi lain pelayanan air bersih yang dilakukan perusahaan ini sering dikeluhkan oleh masyarakat

“Kami mendapatkan komplain dari masyarakat di wilayah konsesi PT. DSA, jadi mereka harusnya ada untuk melayani masyarakat, kalau tidak mampu jangan paksa diri, geramnya.

Wattimena tegaskan, pasca gugatan dilayangkan, maka PT. DSA tidak lagi bermitra dengan Pemkot. Olehnya itu, kantor yang ditempati harus segera dikosongkan dalam kurun waktu satu bulan.

Silahkan PT, DSA mencari bangunan lain untuk digunakan sebagai kantor,” tandasnya.

Diaukui Wattimena, masih ada sejumlah bangunan yang merupakan aset Pemkot yang masih dikuasai pihak lain. Semuanya ini akan didata ulang oleh BPKAD, agar dapat dimanfaatkan oleh OPD yang selama ini belum memiliki kantor yang representatif.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Kediri Gelar Halal Bihalal Bersama Jajaran Pemkot

Hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Hari Raya Idulfitri, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin halal bihalal bersama jajaran Pemerintah Kota Kediri. Kegiatan diawali apel pagi di Halaman Balai Kota Kediri, Selasa (08/04/2025). Wali Kota Kediri dan Wakil Wali Kota Kediri bersalaman dengan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kediri.

“Selamat Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga segala amal ibadah kita selama Ramadan diterima dan berjumpa lagi tahun depan,” ujarnya.

Hari Pertama Masuk Kerja, wali kota kediri Vinanda dan Gus Qowim Halal Bihalal Bersama Jajaran Pemerintah Kota Kediri

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengungkapkan apel bersama ini meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawan dan juga rasa kebersamaan. Lalu momen Idulfitri ini menjadi sarana untuk menyatukan hati, mempererat silaturahmi, serta membuka lembaran baru. Agar memiliki semangat baru untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. “Semoga pasca lebaran dan libur panjang semangat kerja kita tetap menyala. Kita harus terus bisa memberikan inovasi terbaik kita untuk memajukan Kota Kediri,” ungkapnya.

Mbak Wali Vinanda juga mengingatkan sebagai ASN, wajib untuk meningkatkan kedisipilinan dan etos kerja. Sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah harus terus dijaga. Apabila sinergi antar perangkat daerah berjalan baik, maka mewujudkan Kota Kediri lebih baik lagi dapat terwujud. “Tidak lupa akuntabilitas dan integritas sebagai ASN harus dijaga. Selalu ingat tujuan yang harus dicapai adalah mewujudkan cita-cita dan visi misi Kota Kediri yang lebih MAPAN,” tegasnya.

Hari Pertama Masuk Kerja, wali kota kediri Vinanda dan Gus Qowim Halal Bihalal Bersama Jajaran Pemerintah Kota Kediri

Dalam kegiatan ini, Mbak Wali juga menyerahkan hadiah kepada pemenang Festival Musik Patrol Malam Takbir 1446 Hijriah. Juara I diraih Kelurahan Jagalan, juara II Kelurahan Pakelan, juara III diraih Kelurahan Pakunden, juara IV diraih Kelurahan Setonopande dan juara V Kelurahan Tamanan. Sementara untuk Nominator Terbaik diraih Kelurahan Tinalan, Kelurahan Campurejo, Kelurahan Rejomulyo, dan Kelurahan Gayam. Lalu ada juga hadiah bagi partisipan.

A group of people in brown uniforms stands in a line indoors, with a colorful mural in the background.

Turut hadir, Sekretaris Daerah Bagus Alit, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Direktur BUMD, Lurah, dan tamu undangan lainnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Luthfi Optimis Jateng Mampu Penuhi Target 11,8 Juta Ton Padi di 2025

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi optimistis dapat memenuhi target produksi padi sebesar 11,8 juta ton pada 2025. Target tersebut berasal dari lahan dengan luas tanam sebanyak 2.311.660 hektare.

“Jawa Tengah diberikan target (dari pemerintah pusat) 11,8 juta ton. Terhitung bulan Januari-April ini, kita sudah mampu mengelola penanaman padi di wilayah Jawa Tengah seluas 716 ribu hektare, dengan hasil panen 4,09 juta ton. Dari target 11,8 juta ton, apabila kita hitung, maka Jawa Tengah mampu,” kata Luthfi, di sela acara panen raya di Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Senin (7/4/2025).

Panen raya di Kabupaten Sukoharjo tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Panen Raya Serentak 14 Provinsi, bersama Presiden RI Prabowo Subianto, yang dipusatkan di Jawa Barat.

Ahmad Luthfi bersama Bupati Sukoharjo memimpin langsung panen di Sukoharjo, menggunakan combine harvester.

Menurut gubernur, luas panen padi Provinsi Jawa Tengah pada 2024 mencapai 1.554.777 hektare, dengan produksi sebanyak 8.891.297 ton gabah kering giling (GKG). Jumlah tersebut berkontribusi nasional sebesar 16,73 persen, atau terbesar kedua setelah Provinsi Jawa Timur. Pada 2025, target yang dipatok lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Khusus di Kabupaten Sukoharjo, luas tanam pada 2024 mencapai 42.441 hektare, dengan produksi sebanyak 319.661 ton GKG. Jumlah itu berkontribusi pada produktivitas provinsi sebesar 3,60.persen. Potensi luas panen padi Kabupaten Sukoharjo pada 2025 diperkirakan mencapai 60 ribuan hektare. Untuk Januari-April 2025, potensi luas panen padi sejumpah 17.056 hektare, dengan prediksi produksi sebanyak 109.571 ton GKG.

Luthfi menjelaskan, dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah, Provinsi Jawa Tengah diproyeksikan menjadi penumpu pangan dan industri nasional. Untuk merealisasikan itu, pemprov tidak dapat berjalan sendiri. Membutuhkan kolaborasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota, Kodam IV/Diponegoro, Polda Jateng, dan stakeholder terkait lainnya

“Jawa Tengah merupakan lumbung pangan nasional, ini selaras dengan kebijakan Presiden RI. Pemprov dan pemda tidak mampu berdiri sendiri. Ada Kodam, Polda, Bulog, BPS, dan seluruh stakeholder, yang mendukung kegiatan swasembada pangan ini. Saya yakin kita mampu,” jelas Luthfi.

Dia mengakui, ada banyak tantangan dalam merealisasikan target menjadi lumbung pangan dan swasembada pangan tersebut. Mulai dari alih fungsi lahan pertanian, perubahan iklim, organisme pengganggu tanaman, gejolak harga pangan, hingga harga beli hasil petani.

Terkait hal itu, mitigasi sudah mulai dilakukan secara bersama-sama. Misalnya, untuk stabilisasi harga panen dari petani, harganya sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat. Bulog selama 2025 juga ikut menyerap hasil produksi petani.

Adapun terkait gangguan terkait hama, menurutnya, juga sudah ditangani dengan inovasi dan teknologi baru. Begitu halnya dengan pemenuhan air untuk pertanian.

Presiden RI Prabowo Subianto mengapresiasi hasil panen Jawa Tengah pada Januari-April 2025. Capaian dan upaya Jawa Tengah untuk memenuhi target dan mewujudkan lumbung pangan nasional, akan menjadi semangat bagi daerah lain.

“Luar biasa kalau bisa mencapai target. Saya percaya ini menjadi semangat bagi kita semua. Kalau kita punya kemampuan mengamankan panen kita, apa pun yang terjadi di luar negeri, kita tidak terlalu terpengaruh,” katanya, menanggapi laporan hasil panen dari Gubernur Ahmad Luthfi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Khofifah Ajak Ibu Hamil Manfaatkan Aplikasi e-Detik dan BUAIAN untuk Tekan Angka Kematian

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak masyarakat khususnya bagi ibu hamil (bumil) untuk memanfaatkan aplikasi inovatif milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, elektronik Deteksi Risiko Tinggi Ibu Hamil (e-Detik) dan Bunda Anak Impian (BUAIAN). Ajakan ini disampaikan bertepatan pada Peringatan Hari Kesehatan Sedunia (World Health Day) setiap tanggal 7 April.

“Dengan aplikasi e-Detik dan BUAIAN, keduanya dapat mendeteksi ibu hamil dengan risiko tinggi dan dapat digunakan secara mandiri oleh ibu hamil. Sebab berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) bahwa hampir 300.000 ibu kehilangan nyawanya akibat kehamilan atau persalinan setiap tahunnya,” kata Gubernur Khofifah di Surabaya, Senin (7/4)

Gubernur Khofifah menjelaskan, e-Detik merupakan salah satu inovasi terbaru Dinkes Jatim untuk percepatan penurunan angka kematian ibu di Jawa Timur. Kelebihan Aplikasi e-Detik dapat digunakan untuk memantau kondisi perkembangan dan keluhan yang dirasakan merupakan tanda bahaya pada ibu hamil dan dapat diisikan oleh ibu hamil secara mandiri serta bisa dipantau kondisi ibu hamil tersebut oleh pendampingnya baik itu kader atau tenaga kesehatan sehingga jika ada tanda bahaya dapat langsung dideteksi dan diedukasi untuk segera periksa ke tenaga kesehatan.

“Sampai saat ini 1.026 ibu hamil telah memanfaatkan aplikasi e-Detik, 20% terdeteksi berisiko tinggi dengan keluhan terbanyak ibu saat hamil adalah batuk, nyeri dada dan cemas,” jelasnya.

Sedangkan BUAIAN merupakan aplikasi yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menekan angka kematian ibu hamil. BUAIAN kelebihannya adalah dapat digunakan untuk skrining awal kondisi ibu hamil maupun Pasangan Usia Subur (PUS) yang berencana untuk hamil, dapat diketahui apakah termasuk berisiko tinggi atau tidak, jika berisiko tinggi maka bisa segera menghubungi fasilitas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sampai saat ini masyarakat yang sudah mengakses aplikasi BUAIAN sebanyak 6.713, dan terdeteksi 26,5% berisiko tinggi salah satu faktor risiko tertinggi karena kondisi berat badan yang kurang ideal,” katanya.

Untuk itu, Gubernur Khofifah mengajak seluruh pihak mengampanyekan bersama untuk memutus mata rantai kematian tersebut. Mengingat tingginya angka kematian ibu masih menjadi perhatian serius di Indonesia.

Data Angka Kematian Ibu (AKI) di Jawa Timur, lanjut Khofifah, menunjukkan AKI tahun 2024 mencapai 82,56 per 100.000 LH. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan tahun 2023 yang mencapai 93,73 per 100.000 LH dan dibawah target AKI Jatim tahun 2024 93,34 per 100.000 LH.

“Jumlah kematian Ibu tahun 2024 menurun dibanding tahun 2023. Namun jangan sampai kita terlena. Kita harus maksimalkan ikhtiar untuk percepatan penurunan AKI,” jelasnya.

“Oleh karena itu, Pemprov Jatim melalui Dinas Kesehatan berupaya menerapkan kebijakan strategis salah satunya inovasi aplikasi e-Detik dan BUAIAN,” imbuhnya.

Aplikasi ini, lanjut Khofifah, merupakan inovasi terbaru dalam upaya percepatan penurunan angka kematian ibu di Jawa Timur. Karena dirancang untuk memberikan kemudahan bagi ibu hamil dalam memantau perkembangan kondisi kehamilannya terutama bagi mereka yang masuk kategori risiko tinggi.

“Dengan aplikasi ini, ibu hamil dapat mengetahui kondisi kesehatannya setiap minggu tanpa harus bolak balik ke fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Selain aplikasi e-Detik dan BUAIAN, Gubernur Khofifah menjelaskan, Dinkes Jatim lewat BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan pemeriksaan kehamilan minimal 6 x dengan 2 kali USG dengan dokter.

“Nantinya disediakan rujukan ke Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKTRL) jika ada risti (kondisi beresiko tinggi). Layanan ini diutamakan bagi peserta aktif BPJS Kesehatan,” tuturnya.

“Ada juga kunjungan nifas setelah melahirkan yang di tanggung oleh BPJS Kesehatan,” paparnya menambahkan.

Khofifah berharap, inovasi ini dapat mendeteksi dan mengidentifikasi ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus. kesehatan ibu menjadi hal yang utama. Mengingat peran ibu merupakan pondasi terbentuknya keluarga dan masyarakat yang sehat.

“Kita optimis dengan deteksi dini, tindakan pencegahan dan penanganan yang tepat dapat segera dilakukan sehingga risiko terjadinya komplikasi kehamilan dapat diminimalisir,” kata Khofifah.

“Al ummu madrasatul ula. Artinya ibu itu sekolah pertama dan utama bagi anak. Ibu punya banyak peran dalam keluarga seperti melahirkan, menyusui, mendidik, dan mendampingi keluarga. Maka untuk menegakkan pondasi keluarga bersama ayah tentunya, kita harus prioritaskan kesehatan bagi ibu,” lanjutnya.

Di akhir, Khofifah mengajak masyarakat di Hari Kesehatan Sedunia ini untuk mengutamakan kesehatan jangka panjang ibu hamil dengan mendukung mereka secara fisik maupun emosi sebelum, selama dan sesudah persalinan.

“Semoga ikhtiar kita bisa mewujudkan salah satu dari sembilan prioritas Nawa Bhakti Satya yakni Jatim Sehat. Mari kita doakan agar semua ibu didunia bisa menjalani kehamilan dan persalinan yang sehat serta kesehatan pasca-persalinan yang optimal,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Respons Tarif Resiprokal AS, Libatkan Pelaku Usaha Jaga Daya Saing Ekspor

Sejalan dengan upaya Indonesia melakukan koordinasi lintas Kementerian dan Lembaga, Pemerintah juga berdialog dengan asosiasi pelaku usaha untuk merespons Kebijakan Tarif Resiprokal dari Amerika Serikat. Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga daya saing produk Indonesia di pasar global dan melindungi kepentingan nasional.

“Pemerintah akan terus monitor secara berkala dan cepat, dan juga dengan seluruh pengusaha. We have been doing this before, and we can do it. Jadi, tidak semuanya gelap. Perekonomian dunia itu 83% non-Amerika. Jadi, kita mesti speed up perekonomian dengan yang 83%,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kegiatan Sosialisasi dan Masukan Asosiasi Pelaku Usaha terkait Kebijakan Tarif Resiprokal Amerika Serikat yang digelar secara hybrid, Senin (7/04).

Forum sosialisasi tersebut digelar untuk menghimpun masukan dari para pelaku usaha dan sejalan dengan upaya Indonesia dalam proses negosiasi. Kebijakan Tarif Resiprokal Amerika Serikat akan cukup berpengaruh terhadap sejumlah produk ekspor Indonesia salah satunya yakni komoditas padat karya.

“Terhadap perusahaan yang padat karya, kita sudah memberikan fasilitas. Bapak Presiden sudah menanyakan realisasinya seperti apa. Dan yang kedua, terhadap pekerja yang gajinya di bawah 10 juta, PPh ditanggung Pemerintah. Jadi, kita tidak ingin ini dijadikan momentum untuk PHK. Jadi, jangan ada PHK,” tegas Menko Airlangga.

Sejumlah langkah strategis telah ditempuh Pemerintah mulai dari menghitung dampak pengenaan tarif baru Amerika Serikat terhadap ekonomi Indonesia secara keseluruhan, menjaga stabilitas yield Surat Berharga Negara (SBN) ditengah gejolak pasar keuangan global paska pengumuman tarif resiprokal Amerika Serikat, hingga melakukan upaya bersama Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan memastikan likuiditas valas tetap terjaga agar tetap mendukung kebutuhan pelaku dunia usaha serta memelihara stabilitas ekonomi.

Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga telah menginstruksikan melakukan perbaikan struktural serta kebijakan deregulasi yaitu penyederhaan regulasi dan penghapusan regulasi yang menghambat, khususnya terkait dengan Non-Tariff Measures (NTMs). Hal tersebut juga sejalan dalam upaya meningkatkan daya saing, menjaga kepercayaan pelaku pasar dan menarik investasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah juga telah berkoordinasi secara intensif dengan Amerika Serikat melalui tim lintas Kementerian dan Lembaga, melakukan pertemuan United States Trade Representative (USTR), dan U.S. Chamber of Commerce. Menko Airlangga juga bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia untuk menjaga kepentingan ekonomi dan memperkuat kerja sama ASEAN yang memilih upaya diplomasi dan negosiasi dibanding mengambil langkah retaliasi. Pemerintah juga merevitalisasi Trade and Investment Framework Agreement (TIFA) dengan menambahkan isu sektor keuangan.

Dalam forum yang dihadiri oleh tidak kurang dari 100 asosiasi pelaku usaha dan lebih dari 1.000 peserta secara hybrid tersebut, perwakilan asosiasi pelaku usaha menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebijakan baru yang diterapkan oleh Amerika Serikat diantaranya mendorong business to business talk dan penguatan industri dalam negeri.

Dalam sesi konferensi pers seusai forum, Menko Airlangga menyampaikan kepada awak media bahwa komunikasi intensif antara Indonesia dan Amerika Serikat terus dilakukan. Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa hasil rapat koordinasi dengan para pelaku usaha tersebut akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Indonesia sendiri akan mendorong beberapa kesepakatan dan dengan beberapa negara ASEAN untuk mengkalibrasi sikap bersama ASEAN, dan ASEAN akan mengutamakan negosiasi. Jadi, ASEAN tidak mengambil langkah retaliasi, tetapi Indonesia dan Malaysia akan mendorong TIFA karena TIFA sendiri secara bilateral ditandatangan di tahun 1996 dan banyak isunya sudah tidak relevan lagi sehingga kita akan mendorong berbagai kebijakan itu masuk dalam TIFA,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain yakni Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Wakil Menteri Luar Negeri Arif Havas Oegroseno, Kepala BKF Febrio Kacaribu, para perwakilan Kementerian/Lembaga, dan sejumlah perwakilan asosiasi pelaku usaha.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Magelang Panen Raya Padi Serentak di 14 Provinsi

Bupati Magelang Grengseng Pamuji bersama jajaran Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait melaksanakan panen raya padi secara serentak di 14 provinsi. Di Kabupaten Magelang, panen raya padi dilakukan di Desa Deyangan, Mertoyudan, Senin (7/4/2025).

Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengatakan, panen raya untuk standar di Kabupaten Magelang sudah bagus, kendati demikian ia menginginkan hasil yang lebih optimal.

Menurutnya masih terdapat beberapa kendala biasa di sektor pertanian, terutama masalah pupuk, tenaga kerja, dan ketersediaan air. Dalam hal ini, Grengseng terus mendorong agar Pemerintah Daerah melalui OPD terkait dapat segera mencarikan solusi.

“Salah satu upayanya seperti tadi kita harus turun langsung ke lapangan untuk mengetahui permasalahannya. Contohnya kita belum tahu kondisi tanahnya seperti apa, biar nanti dinas pertanian melakukan uji lab dulu,” kata Grengseng.

Dari uji lab tersebut, lanjut Grengseng, tentang kondisi tanah pertanian di wilayah Kabupaten Magelang maka barulah Pemerintah Daerah dapat melakukan intervensi yang sesuai.

“Karena di setiap wilayah pertanian kandungannya berbeda-beda. Maka nanti dinas akan memetakan dulu,” ungkap Grengseng.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Magelang, Romza Ernawan menjelaskan gerakan panen padi di Kabupaten Magelang bersama 14 provinsi secara serentak digagas oleh Presiden Prabowo Subianto melalui program pembelian gabah para petani dengan harga Rp6.500/kg.

Menurutnya, kegiatan ini juga sebagai wahana untuk mensosialisasikan agar harga pembelian gabah para petani yang sudah ditetapkan ini bisa dinikmati oleh petani di Kabupaten Magelang.

“Kita sudah bersinergi dengan TNI (Kodim 0705/Magelang), Bulog dan lintas sektor untuk bergerak bersama agar petani memperoleh harga yang signifikan kenaikannya dalam rangka untuk kesejahteraan,” jelas Romza.

Romza mengatakan, di wilayah Kabupaten Magelang pada April ini sudah memasuki masa panen raya padi. Namun demikian untuk mendorong hasil panen padi di masa yang akan datang, Dinas Pertanian bersama stakeholder terkait akan terus berupaya mendorong para petani agar mampu meningkatkan hasil panen padinya.

Namun demikian, menurut Romza, ada beberapa kendala terkait hasil pertanian yaitu kondisi curah hujan yang tidak dapat diprediksi sehingga menimbulkan potensi serangan OPT (Organisme Pangganggu Tanaman) yang harus diantisipasi.

“Kemudian kita harus melakukan intensifikasi pertanian dengan olah lahan, penggunaan pupuk tepat waktu, tepat sasaran dan tepat harga,” ujarnya.

Jumlah pupuk, Romza mengatakan di Kabupaten Magelang saat ini dalam jumlah yang cukup. Sementara pasokan pupuk sekarang ini telah dipermudah selama petani harus terdata dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) petani.

“Untuk menebus pupuk tidak harus menggunakan kartu tani, tetapi bisa menggunakan KTP khususnya untuk 9 komoditas ditambah 1 yaitu ketela pohon,” beber Romza.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News