Beranda blog Halaman 1176

Hasto Wardoyo Beberkan Program 100 Hari Kerja sebagai Wali Kota Yogya

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Yogya, Wawan Harmawan terus membuktikan komitmennya untuk selalu menjangkau dan menyapa masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan safari tarawih. Kali ini mereka menggelar safari tarawih di Masjid Al-Hidayah Wirobrajan, Minggu (9/3/25).

Pada kesempatan tersebut Hasto Wardoyo membeberkan berbagai program 100 hari kerjanya bersama Wawan Harmawan. Salah satu yang menjadi fokusnya adalah penanganan permasalahan sampah.

“Kami fokus membersihkan sampah terutama sampah yang berada di seluruh depo. Depo-depo yang berada di Kota Yogya akan kami bersihkan,” ujarnya.

Hasto Wardoyo mengungkapkan salah satu cara untuk mengurangi sampah yang ada di depo ini adalah dengan skema pengangkutan sampah dari rumah tangga menuju depo melalui penggerobak atau transporter.

“Jadi yang boleh membuang sampah ke depo hanya transporter saja. Hal ini kami lakukan untuk memudahkan mengindentikasi sampah-sampah yang diangkut oleh transporter ini adalah sampah warga masyarakat Kota Yogya, bukan berasal dari daerah lain,” beber Hasto Wardoyo.

Selain permasalahan sampah, Hasto Wawan juga memiliki program peningkatan ekonomi kerakyatan. Pihaknya berencana akan meminta seluruh satuan pendidikan di Kota Yogya untuk memberdayaan masyarakat di sekitar sekolah.

“Jadi misal seragam batik untuk sekolah saya wajibkan harus beli di para pelaku UMKM Kota Yogya, jangan sampai beli dari luar Kota Yogya,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya pun meminta dukungan serta bantuan kepada masyarakat untuk mengakselerasi sekaligus memaksimalkan berbagai program kerjanya tersebut.

Dengan dukungan dari masyarakat Hasto dan Wawan optimistis dapat menyukseskan program-program tersebut dan membawa perubahan yang signifikan untuk Kota Yogya.

“Kami mohon bantuanya karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Tanpa dukungan dari masyarakat program kami akan sulit berjalan,” ungkap Hasto Wardoyo.

Berbagai program tersebut mendapat dukungan dari jamaah Masjid Al-Hidayah. Ketua Takmir Masjid Al-Hidayah, Hartono mengungkapkan bahwa kegiatan di masjid tersebut sudah sejalan dengan program 100 kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Yogya.

Dari pengolahan sampah misalnya, para Remaja Masjid (Remais) Al-Hidayah selalu mengelompokkan sampah sesuai jenisnya.

Pihaknya pun telah bekerjasama dengan bank sampah yang berada di RW 04 Wirobrajan yang nantinya akan menampung seluruh hasil sampah dari masjid tersebut.

“Jadi misal setelah kegiatan di masjid, mereka langsung membersihkan sampah-sampah ini lalu mereka pilah-pilah sesuai jenisnya, kemudian mereka bawa ke bank sampah. Sampah yang bisa di daur ulang akan di daur ulang, sebagian juga ada yang di jual. Hasil jualnnya untuk kegiatan masyarakat sekitar” ujarnya.

Sementara untuk ekonomi kerakyatan, Hartono mengungkapkan setiap kegiatan masjid selalu memberdayaan masyarakat sekitar.

“Misal jamuan makan minum, kami menggunakan usaha dari warga sekitar,” bebernya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Wali Kota Hasto Wardoyo Dorong Warga Yogya Larisi Produk Lokal

Memasuki hari kedelapan di bulan Ramadan Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo kembali sambangi masjid di wilayah. Kali ini giliran Masjid Nurul Hidayah Purwokinanti yang dikunjungi pada Sabtu (8/3/25).

Pihaknya berkunjung ke masjid-masjid di wilayah untuk bersilaturahmi dan berdialog dengan warga masyarakat. Mendengarkan secara langsung aspirasi maupun masukan untuk pembangunan Kota Yogya.

“Selain melalui forum seperti hari ini, kami juga sudah memulai kegiatan Open House yang digelar setiap hari Rabu pagi mulai pukul 05.30 WIB hingga 09.00 WIB di Kantor Wali Kota. Monggo ibu bapak kalau mau diskusi atau ada keluhan silakan datang,” ujar Wali Kota Hasto Wardoyo.

Pada kesempatan itu Hasto Wardoyo juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menumbuhkan perekonomian lokal. Dimulai dengan belanja produk UMKM yang ada di Kota Yogya.

“Sebanyak mungkin kita mengonsumsi produk sendiri, supaya keuntungannya juga bisa dinikmati orang-orang kita sendiri. Dengan catatan UMKM itu juga produk dan pasarnya sudah jelas,” tuturnya.

Menurutnya salah satu potensi yang bisa dikembangkan untuk memberdayakan pelaku UMKM adalah produk batik. Melalui batik Segoro Amarto yang sudah ada di Kota Yogya.

“Saya akan coba mulai dengan pengembangan produk batik, sudah ada batik Segoro Amarto. Ini akan saya pelajari, dengan harapan nantinya siswa yang jumlahnya 65 ribu di Kota Yogya bisa menggunakan batik dari Kota Yogya sendiri,” kata Hasto Wardoyo.

Hasto Wardoyo juga menambahkan nantinya skema yang akan dikembangkan adalah produk batik cap. Dengan memberdayakan UMKM yang sudah ada di setiap wilayah kemantren.

“Ibu bapak kalau ada UMKM yang bisa produksi batik cap monggo mulai didata. Supaya kita itu di Kota Yogya beli produk punya tetangga kita sendiri,” tutur Hasto Wardoyo.

Sementara itu salah satu warga yang juga merupakan pelaku UMKM bernama Dara berharap, agar ke depannya semakin banyak program pemberdayaan usaha mikro dan kecil di Kota Yogya.

“Pastinya kami sebagai pelaku UMKM juga ingin didukung supaya bisa semakin berkembang dan naik kelas. Supaya perekonomian juga semakin meningkat dan sejahtera,” katanya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Wagub Seno: TC Online Jadi Langkah Kaltim Raih Juara STQH 2025

Wagub Kaltim, Seno Aji, membuka Training Center (TC) Online bagi calon peserta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat Nasional 2025.

Pembukaan TC ini dilakukan dalam rangkaian acara silaturahmi, buka bersama, dan pemberian santunan kepada anak yatim di Sekretariat Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kaltim, Minggu (9/3/25).

“Harapan kami sangat tinggi agar TC ini dapat mengantarkan Kaltim meraih juara di tingkat nasional dan internasional,” ujar Wagub Seno Aji.

Beliau berharap TC ini dapat menghasilkan peserta yang mampu berprestasi di tingkat nasional dan internasional, serta membanggakan masyarakat Kaltim.

“Meskipun kita sudah memiliki juara MTQ Nasional dan Internasional, melalui TC ini diharapkan prestasi kita dapat lebih ditingkatkan,” kata Wagub Seno.

Wagub Seno juga meminta LPTQ Kaltim untuk lebih aktif dalam menyelenggarakan kegiatan pembinaan dan pengembangan baca tulis Al-Qur’an dan Hadits.

“Saya tantang Sekretariat LPTQ Provinsi Kalimantan Timur untuk semakin aktif. Jika sepi, saya akan ambil alih,” ucapnya

TC ini diikuti oleh 65 peserta dan akan berlangsung selama 4 hingga 9 hari ke depan. Tujuannya adalah untuk menjaring calon peserta yang akan berlaga di STQH Nasional pada Oktober 2025 mendatang.

Nampak hadir saat itu anggota DPRD Kaltim Sapto Setyo Pramono, Ketua Umum LPTQ Sri Wahyuni, Ketua Harian LPTQ M Sirajuddin, Ketua I LPTQ Abdul Khaliq, Ketua II LPTQ Dasmiah, Ketua III LPTQ Moh Jauhar Efendi, dan unsur pengurus LPTQ lainnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pemkab Pekalongan Siapkan Langkah Antisipasi Lonjakan Harga Jelang Lebaran

Pemkab Pekalongan mengambil langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025. Wakil Bupati Pekalongan, H. Sukirman, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan harga secara nasional dan regional.

“Kita akan memantau harga dari situasi nasional dan regional, lalu pasti kita akan lakukan operasi pasar,” ujarnya pada 7 Maret 2025.

Operasi pasar ini bertujuan untuk mencegah penimbunan barang yang berlebihan dan menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan pasokan di masyarakat. Selain itu, pemerintah juga merencanakan gerakan pasar murah yang akan melibatkan Bupati untuk turun langsung ke pasar tradisional.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, menambahkan bahwa ketersediaan bahan pokok saat ini masih aman dan harganya wajar.

“Seperti tadi yang dikatakan oleh pak wakil melaksanakan gerakan pangan murah, tapi yang paling penting adalah ketersediaan bahan pokok, itu masih tetap tersedia dan untuk harganya saat ini masih wajar,” ungkapnya.

Pihaknya juga telah mengajukan penambahan pasokan gas 3 kg kepada Pertamina untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadan hingga Lebaran.

Winarti, pedagang di Pasar Kajen, membenarkan bahwa ketersediaan bahan pokok cukup memadai.

“Ketersediaan bahan-bahan tetap ada cuman karena untuk sekarang mungkin karena bulan puasa konsumennya menurun, jadi sepi,” ujarnya.

Ia juga melaporkan bahwa harga beberapa komoditas, seperti cabai rawit, mengalami penurunan, sementara harga tomat stabil.

Mak Nuryah, pedagang beras, menyatakan bahwa harga beras masih stabil.

“Harga beras masih masih utuh dari awal 13.000 sekarang jadi 13.500, masih utuh lah aman,” katanya.

Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah dan kondisi pasar yang relatif stabil, diharapkan masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa khawatir akan lonjakan harga dan kelangkaan bahan pokok.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Gubernur Rudy Mas’ud Tekankan Pentingnya Transformasi SDM Unggul

Gubernur Kaltim, H. Rudy Mas’ud (Harum) mengajak semua pihak untuk bersama berakselerasi membangun daerah. Provinsi Kalimantan Timur yang kaya akan sumber daya alam (SDA) dan kini menjadi mitra Ibu Kota Negara, harus bertransformasi menjadi kawasan maju yang sejajar dengan kota-kota besar di dunia.

“Kita harus segera berakselerasi membenahi Kaltim. Wajib kita sejajarkan Kaltim, minimal dengan Jakarta. Dan negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Korea dan Jepang,” kata Gubernur Rudy Mas’ud.

Hal itu ia sampaikan dalam momen Pisah Sambut Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim masa jabatan tahun 2023-2025 dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim masa jabatan tahun 2025-2030 di Gedung Olah Bebaya Komplek Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gadjah Mada Samarinda, Jumat (7/3/25).

“Untuk menuju Kaltim sukses, perlu terobosan-terobosan inovatif yang out of the box. Memimpin Kaltim tidak bisa dengan cara biasa, kalau standar-standar saja kerjanya, hasil juga standar. Harus excellent!” lanjutnya.

Gubernur Rudy Mas’ud juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Kaltim yang menurutnya belum maksimal. Jika dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi Kaltim tahun 2024, sebesar 6,17 persen berada di urutan keempat secara nasional.

Masih kalah dari Papua Barat di urutan pertama dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 20,8 persen. Disusul Maluku Utara dengan pertumbuhan ekonomi 13,73 persen dan Sulawesi Tengah 9,89 persen.

“Padahal dengan potensi kekayaan SDA, kita seharusnya bisa memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan. Kami harapkan dukungan dan sinergi membangun Kaltim secara inklusif. Tidak memandang suku, agama, etnis, dan gender. Bersama-sama semuanya,” ajak Gubernur Rudy Mas’ud.

Pihaknya berkomitmen dalam upaya pembangunan Kalimantan Timur menjadi daerah yang maju, tidak hanya dengan mengandalkan SDA. Tetapi membangun Kaltim dengan kualitas sumber daya manusia (SDM). Itulah mengapa salah satu program kerjanya sebagai Gubernur, memberikan pendidikan gratis bagi putra-putri daerah hingga ke jenjang perguruan tinggi.

“Untuk membangun suatu bangsa jangan hanya mengandalkan SDA. Akan habis. Tapi harus bertranformasi dengan menyiapkan SDM unggul. Jangan sampai seperti dinosaurus. Mereka punah bukan karena tidak ada makanan. Tapi karena tidak mampu bertransformasi dan beradaptasi dengan perubahan,” pesannya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

ESDM Pastikan Pasokan Energi Aman Selama Ramadan dan Idul Fitri 2025

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan dan distribusi energi tetap berjalan lancar selama bulan Ramadan 2025 dan jelang Idul Fitri 1446 Hijriah di seluruh Indonesia. Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Sulawesi Tenggara dalam kondisi aman dengan kapasitas mencukupi.

“Alhamdulillah, kapasitas (BBM) cukup sampai 17-21 hari. Jadi tidak ada masalah, baik dari minyak, pertalite, pertamax, maupun dari sisi solar, itu clear, Alhamdulillah,” ujar Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai meninjau sejumlah infrastruktur energi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Minggu (9/3). Pada kesempatan ini, ia turun langsung mengecek Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina 74.937.23, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Baubau berkapasitas 30 Mega Watt (MW), serta Fuel Terminal BBM Baubau.

Saat berada di SPBU Pertamina 74.937.23, Menteri ESDM bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), PT Pertamina (Persero), dan Balai Pengujian Minyak dan Gas Bumi Lemigas melakukan pengecekan langsung terhadap perbedaan kualitas antara BBM beroktan RON 90 dan RON 92. Pengujian ini bertujuan untuk memastikan masyarakat mendapatkan BBM berkualitas baik.

Sebagai bentuk edukasi, Bahlil meminta Pertamina Patra Niaga untuk menyediakan contoh BBM RON 90 dan RON 92 di setiap SPBU. Dengan begitu, masyarakat bisa membedakan spesifikasi kedua jenis BBM tersebut.

“Insyaallah tidak perlu ada kekhawatiran terkait dengan kualitas BBM yang dijual. RON 90 ini sebenarnya yang disubsidi, sementara RON 92 itu harganya harga pasar, tidak disubsidi,” jelasnya.

Terkait pasokan B40 dan solar, Bahlil menegaskan ketersediaannya cukup hingga Idul Fitri. Bahkan, Terminal BBM Baubau berperan penting dalam memasok 54% kebutuhan BBM di wilayah Sulawesi. Selain melayani Sulawesi, terminal ini juga menyuplai BBM ke Maluku dan menjadi cadangan bagi Nusa Tenggara Timur, Bima, serta beberapa daerah lainnya.

Pemerintah sendiri telah menetapkan kuota BBM bersubsidi untuk Sulawesi Tenggara pada 2025. Kuota BBM jenis JBKP (Pertalite) mencapai 356.464 KL, dengan realisasi hingga Januari 2025 sebesar 25.919 KL atau 7,23% dari kuota. Sementara itu, kuota BBM JBT (Biosolar) ditetapkan sebesar 153.227 KL, dengan realisasi hingga Januari 2025 sebesar 12.592 KL atau 8,22% dari kuota.

Selain memastikan stok BBM, Bahlil juga meninjau kondisi ketenagalistrikan dengan mengunjungi PLTMG Baubau yang memiliki kapasitas 30 MW. Pembangkit ini menjadi tulang punggung sistem kelistrikan Baubau, menyumbang 62,17% dari total beban puncak di wilayah tersebut.

Berdasarkan data per 6 Maret 2024, sistem kelistrikan Baubau mencatat beban puncak sebesar 51 MW dengan daya mampu pasok mencapai 63 MW. Hal ini menunjukkan adanya cadangan daya sebesar 11 MW atau sekitar 23%.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem kelistrikan Baubau dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama Idul Fitri 2025,” tegas Bahlil.

Namun, ia menyoroti masih adanya kendala kelistrikan di beberapa pulau terluar Sulawesi Tenggara, seperti di Wakatobi. Di Pulau Kaledupa, misalnya, masih terdapat wilayah yang belum menikmati listrik, sementara di Tomia, suplai listrik sering mengalami pemadaman akibat beban yang melebihi kapasitas terpasang.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Bahlil telah meminta PT PLN (Persero) untuk segera mempercepat elektrifikasi di wilayah tersebut.

“Tadi sudah sepakat Pak Dirut PLN dan beberapa direksi, mereka akan melakukan percepatan dalam rangka memenuhi kebutuhan. Karena masyarakat di sana itu memang mata pencariannya adalah perikanan. Jadi kalau listrik mati, storage-nya bisa nggak jalan,” ujarnya.

Sebagai langkah antisipatif, Kementerian ESDM akan membentuk Tim Posko Nasional Sektor ESDM yang bertugas mengawasi penyediaan dan distribusi BBM, LPG, serta listrik. Posko ini juga akan bertanggung jawab dalam mitigasi bencana geologi dan akan beroperasi mulai 17 Maret hingga 11 April 2025.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menhub Dudy Pimpin Rapat Persiapan Angkutan Lebaran 2025: Keselamatan Pemudik Jadi Prioritas

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Angkutan Lebaran 2025 dengan kementerian, operator/stakeholder BUMN, serta swasta sektor transportasi, di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta, Minggu (9/3). Menhub Dudy menekankan keselamatan pemudik adalah prioritas.

“Kita semua memiliki tanggung jawab yang besar untuk memastikan kelancaran, keamanan, kenyamanan, dan keselamatan. Kita adalah pengelola transportasi sehingga saya menekankan keselamatan menjadi prioritas dalam mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan penyelenggaraan Angkutan Lebaran tahun ini,” ujar Menhub Dudy.

Untuk menjamin kelancaran, keselamatan, peningkatan kualitas pelayanan, layanan yang memadai, serta pengoptimalan distribusi penumpang ke berbagai tujuan, Menhub meminta dilakukan koordinasi dan kerja sama antarstakeholder, peningkatan keselamatan dan keamanan angkutan lebaran, penyediaan informasi mudik dan sosialisasi keselamatan, serta penyediaan data traffic, CCTV, dan mudik gratis.

“Kemenhub melakukan rangkaian kegiatan koordinasi di tingkat pusat dan daerah, juga dengan stakeholder pelaksana angkutan Lebaran. Angkutan Lebaran 2025 merupakan salah satu kegiatan strategis Kemenhub yang menjadi tolok ukur keberhasilan sektor transportasi. Memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat menjadi prioritas Kemenhub,” kata Menhub Dudy.

Melalui pertemuan ini Menhub berharap sinergi serta kerja sama antara regulator dan operator dalam menghadapi dan menjalani angkutan Lebaran 2025 dapat berjalan lancar. Pada kegiatan ini juga masing-masing stakeholder memaparkan rencana operasi angkutan Lebaran 2025 pada instansinya.

Salah satu yang turut dibahas yakni penerapan kebijakan work from anywhere (WFA) yang berpotensi mengurai kepadatan angkutan Lebaran 2025. Hal tersebut berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan.

Menhub Dudy memaparkan, survei dilakukan sebanyak dua kali yaitu tanpa memasukan kemungkinan pemberlakuan WFA dan dengan memasukan kemungkinan pemberlakuan WFA. Hasilnya, dengan penerapan WFA, lonjakan pemudik yang terjadi tidak sedrastis saat tidak diberlakukan WFA.

“Survei awal sebelum WFA, kami melihat terjadi lonjakan di H-3. Dengan diberlakukan WFA, maka terjadi persebaran keberangkatan masyarakat. Terjadi lonjakan pada H-3 juga, tapi tidak sedrastis jika tidak WFA. Tanpa WFA, pada H-3 terdapat 16,8 juta orang yang berpergian, sedangkan dengan WFA menjadi 12,1 juta orang,” kata Menhub Dudy.

Adapun potensi moda transportasi utama yang dipilih masyarakat antara lain: mobil pribadi 23% atau 33,69 juta orang, bus 16,9% atau 24,76 juta, kereta api antarkota 16,1% atau 23,58 juta, pesawat 13,5% atau 19,77 juta, serta sepeda motor 8,7% atau 12,74 juta.

Turut hadir pada rapat koordinasi tersebut Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kemenhub, Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, serta pimpinan operator dan stakeholder BUMN dan swasta sektor transportasi termasuk PT Pelindo, PT Pelni, PT KAI, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Jasa Marga, InJourney Airport, Garuda Indonesia, AirNav Indonesia, dan lainnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jadwal SIM Keliling di Jakarta Hari Ini, Cek Lokasi dan Persyaratannya!

Polda Metro Jaya telah merilis jadwal layanan SIM Keliling yang akan beroperasi di lima wilayah Jakarta pada Senin, 10 Maret 2025. Layanan ini disediakan untuk memfasilitasi masyarakat dalam melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan C tanpa harus mengunjungi kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).

Layanan SIM Keliling menjadi solusi praktis bagi warga yang ingin memperpanjang masa berlaku SIM dengan lebih mudah dan cepat. Berbeda dengan kantor Satpas yang sering ramai, antrean di layanan ini biasanya lebih sedikit, sehingga proses perpanjangan dapat dilakukan lebih efisien. Meski begitu, masyarakat tetap diwajibkan mengikuti prosedur antrean yang telah ditetapkan.

Lokasi dan Jadwal SIM Keliling di Jakarta

Mengutip informasi dari akun media sosial TMC Polda Metro Jaya, layanan SIM Keliling akan tersedia di lima titik berikut mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
  • Jakarta Utara: LTC Glodok
  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
  • Jakarta Barat: Mall Citraland
  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Syarat dan Biaya Perpanjangan SIM

Layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan C yang masih dalam masa berlaku. Jika masa berlaku sudah habis, pemohon harus melakukan penerbitan SIM baru dengan prosedur yang berbeda.

Adapun biaya perpanjangan SIM telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak, yaitu:

  • SIM A: Rp 80.000
  • SIM C: Rp 75.000

Selain itu, pemohon juga harus membayar biaya tambahan untuk tes kesehatan sebesar Rp 25.000 dan tes psikologi sebesar Rp 27.500.

Berikut adalah persyaratan perpanjangan SIM yang harus disiapkan sebelum mengunjungi layanan SIM Keliling:

  1. Fotokopi KTP yang masih berlaku
  2. Fotokopi dan SIM asli yang akan diperpanjang
  3. Bukti cek kesehatan dari fasilitas kesehatan resmi
  4. Bukti tes psikologi

Pentingnya Memiliki SIM yang Sah

Setiap pengendara wajib memiliki SIM sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan, sebagaimana diatur dalam Pasal 281 Undang-Undang Lalu Lintas. Pengendara yang tidak memiliki SIM dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Untuk itu, masyarakat yang ingin memperpanjang SIM disarankan untuk datang sesuai jadwal dan membawa dokumen lengkap. Dengan adanya layanan SIM Keliling, proses perpanjangan SIM menjadi lebih mudah, praktis, dan efisien.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Sebagian Besar Wilayah Indonesia Diprediksi Berawan dan Diguyur Hujan Hari Ini

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di mayoritas kota besar di Indonesia pada Senin ini akan didominasi oleh kondisi berawan serta hujan dengan berbagai intensitas.

Dalam siaran resmi yang disampaikan di Jakarta, Prakirawan BMKG Idhan Abu Bakar menyebutkan bahwa wilayah Sumatera umumnya akan mengalami hujan ringan hingga sedang. Kota Banda Aceh diperkirakan berawan tebal, sementara Medan, Padang, dan Tanjung Pinang akan diguyur hujan ringan. Sedangkan Pekanbaru diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang.

“Masih di wilayah Sumatera, Kota Bengkulu, Jambi, Pangkal Pinang, dan Kota Bandar Lampung diprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas ringan. Waspadai hujan yang dapat disertai dengan petir untuk Kota Palembang,” katanya.

Baca juga: BMKG Prakirakan Hujan Ringan Guyur Jakarta dan Kepulauan Seribu Hari Ini

Di Pulau Jawa, Jakarta diprakirakan berawan tebal, sementara Serang, Semarang, dan Surabaya berpotensi mengalami hujan ringan. Adapun Kota Bandung dan Yogyakarta diprediksi mengalami hujan sedang.

Sementara itu, di wilayah Bali dan sekitarnya, Kota Denpasar dan Mataram diperkirakan akan diguyur hujan ringan. Namun, Kota Kupang berpotensi mengalami hujan yang disertai petir.

Untuk wilayah Kalimantan, BMKG memperkirakan hujan ringan akan turun di Pontianak, Tanjung Selor, dan Samarinda. Sedangkan Banjarmasin diprediksi mengalami hujan sedang, dan Palangka Raya berpotensi hujan lebat disertai petir.

Di Sulawesi, cuaca di Kendari diprediksi berawan tebal, sementara Makassar, Gorontalo, dan Manado akan mengalami hujan ringan. Kota Mamuju dan Palu berpotensi hujan sedang.

Sementara untuk wilayah Maluku dan Papua, Kota Ternate, Ambon, Manokwari, Kota Jayapura diprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas ringan. Adapun untuk Kota Sorong dan Merauke diprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas sedang.

“Waspadai hujan yang dapat disertai petir untuk Kota Nabire dan Kota Jayawijaya,” ucapnya.

Idhan mengimbau bahwa informasi yang disampaikan merupakan gambaran umum cuaca di wilayah masing-masing. Adapun untuk mendapatkan informasi cuaca yang lebih spesifik dan terkini setiap 3 jam, masyarakat dapat mengaksesnya melalui aplikasi Info BMKG yang tersedia di App Store maupun Play Store atau kunjungi laman web resmi BMKG di www.bmkg.go.id serta media sosial di @infobmkg.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Polri Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas Jalur Puncak: One Way & Buka Tutup

Setelah meninjau fungsional Tol Jakarta-Cikampek Selatan, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum., melanjutkan peninjauan di kawasan Gadog, Bogor, untuk memastikan rekayasa lalu lintas dan skenario menjelang Lebaran Idul Fitri 2025, Sabtu (8/3/2025).

“Saat ini kami ada di Gadog, kami pastikan rekayasa lalu lintas di Gadog untuk skenario pada saat Lebaran ini sudah cukup matang,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho S.H, M.Hum.

Rekayasa lalu lintas berupa one way dan buka tutup sudah diprediksi, melihat kondisi H-7, H-2, hingga H+2 dan H+5 libur Idul Fitri 2025, serta pergerakan yang ada di Pasar Cisarua dan pertigaan Megamendung.

“Tadi saya sudah mendapat pemaparan tentang kondisi H-7, H-2, hingga H+2 dan H+5. Kondisi lalu lintas sudah diprediksi, kapan akan dilakukan buka tutup, kapan akan dilakukan one way, dan nanti kondisi puncak arus sudah bisa dihitung di Pasar Cisarua dan pertigaan Megamendung,” tambahnya.

Korlantas Polri dan Polres Bogor sudah siap mengamankan jika terjadi puncak arus di arah Gadog hingga menuju Puncak.

“Jadi, hari Sabtu ini kondisi cukup lenggang karena bulan suci Ramadhan. Namun, Korlantas Polri dan Polres Bogor sudah siap ketika nanti terjadi puncak arus di arah Gadog sampai ke Puncak,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News