Beranda blog Halaman 1197

Hujan Ringan Diprediksi Guyur Sebagian Wilayah Indonesia

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia akan didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan pada Jumat (tanggal tertentu). Beberapa daerah juga berpotensi mengalami hujan sedang hingga hujan disertai petir.

Hujan di Pulau Sumatra
Menurut Prakirawan BMKG, Ranti Kurniati, hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di beberapa kota besar di Pulau Sumatra, seperti Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, dan Tanjung Pinang. Kota Jambi, Bengkulu, dan Bandar Lampung juga diprediksi mengalami hujan ringan.

Namun, BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap hujan petir yang berpotensi terjadi di Kota Palembang dan Pangkal Pinang.

Pulau Jawa Berpotensi Hujan
Di Pulau Jawa, hujan ringan diperkirakan turun di Jakarta, Serang, Semarang, dan Surabaya. Sementara itu, Kota Yogyakarta diprediksi mengalami hujan dengan intensitas sedang. BMKG juga mengingatkan warga Kota Bandung untuk berhati-hati terhadap potensi hujan disertai petir.

Kondisi Cuaca di Bali dan Nusa Tenggara
Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Bali dan Nusa Tenggara, seperti Denpasar, Mataram, dan Kupang.

Hujan di Pulau Kalimantan
BMKG memperkirakan hujan ringan akan turun di Kota Tanjung Selor, Samarinda, dan Palangkaraya. Sementara itu, warga di Pontianak dan Banjarmasin diimbau untuk waspada terhadap hujan yang disertai petir.

Cuaca di Pulau Sulawesi
Di Pulau Sulawesi, hujan ringan berpotensi terjadi di Kota Manado, Palu, dan Makassar. Kota Gorontalo dan Mamuju diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang. Sementara itu, hujan disertai petir berpotensi terjadi di Kota Kendari.

Wilayah Timur Indonesia Berpotensi Hujan
Di wilayah Indonesia bagian timur, hujan ringan diprediksi terjadi di Kota Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, dan Jayapura. Kota Merauke berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang, sedangkan hujan disertai petir diperkirakan turun di Kota Nabire dan Jayawijaya.

Imbauan BMKG kepada Masyarakat
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, terutama di daerah dengan potensi hujan petir, diharapkan untuk menghindari tempat terbuka dan berteduh di lokasi yang aman.

Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan cuaca terkini, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG atau melalui kanal YouTube dan media sosial resmi BMKG.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Jumat 28 Februari 2025

Bagi masyarakat yang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM)-nya hampir habis, hari ini, Jumat 28 Februari 2025, adalah kesempatan terakhir untuk memperpanjang SIM di bulan Februari. Jika masa berlaku SIM sudah berakhir, pemilik harus mengurus pembuatan SIM baru dengan biaya yang lebih tinggi dibandingkan perpanjangan.

Namun, perlu diperhatikan bahwa syarat perpanjangan SIM di Jakarta telah mengalami perubahan. Mulai 1 Juli 2024, pemohon SIM A, B, dan C wajib menunjukkan kepesertaan BPJS Kesehatan sebagai salah satu persyaratan administrasi. Kebijakan ini diterapkan berdasarkan Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 2 Tahun 2023, yang merupakan perubahan dari Perpol Nomor 5 Tahun 2021 tentang penerbitan dan penandaan SIM.

Kebijakan tersebut berlaku di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. Meski demikian, biaya perpanjangan SIM tetap mengacu pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), di luar biaya tes kesehatan dan psikologi yang berlaku di masing-masing daerah.

Bagi pemilik SIM yang telah habis masa berlakunya, sesuai dengan PERPU No. 5 Tahun 2021, proses perpanjangan tidak lagi berlaku. Pemilik harus membuat SIM baru dengan datang langsung ke kantor Satpas.

Jadwal & Lokasi Layanan SIM Keliling Jakarta Hari Ini

Layanan SIM keliling di Jakarta pada hari ini, Jumat 28 Februari 2025, tersedia di lima lokasi yang tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat. Masyarakat dapat memilih lokasi terdekat untuk menghindari kemacetan.

Berikut lokasi layanan SIM keliling Jakarta hari ini:
✅ Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
✅ Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
✅ Jakarta Barat: Mall Citraland & LTC Glodok
✅ Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Layanan SIM keliling ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Keuntungan Perpanjang SIM di Layanan Keliling

Layanan SIM keliling menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin memperpanjang SIM tanpa harus datang ke kantor Satpas. Beberapa keuntungan menggunakan layanan ini, antara lain:
✔ Lebih cepat & praktis dibandingkan mengurus di kantor Satpas.
✔ Antrian lebih sedikit, sehingga menghemat waktu.
✔ Lokasi strategis, tersebar di berbagai wilayah untuk kemudahan akses.

Bagi warga Jakarta yang ingin memperpanjang SIM, manfaatkan kesempatan ini sebelum masa berlaku habis. Jangan lupa untuk membawa dokumen yang diperlukan, termasuk KTP asli dan SIM lama yang masih berlaku.

Untuk informasi terbaru seputar layanan SIM keliling dan kebijakan terkait, pantau terus akun media sosial TMC Polda Metro Jaya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini akan bervariasi, mulai dari cerah berawan hingga hujan dengan intensitas ringan.

Berdasarkan laporan dari laman resmi BMKG, pada pagi hari, hujan ringan diperkirakan akan turun di seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Memasuki siang hari, cuaca di sebagian besar wilayah Jakarta diprediksi cerah berawan, khususnya di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Selatan. Sementara itu, Jakarta Timur diperkirakan akan berawan.

Pada sore hari, Kepulauan Seribu masih akan mengalami cuaca berawan, sedangkan hujan ringan berpotensi turun di Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

Menjelang malam, BMKG memprakirakan cuaca berawan akan menyelimuti seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.

Suhu udara di Jakarta hari ini diperkirakan berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara berada di rentang 73 hingga 98 persen.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dan mempersiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan guna mengantisipasi perubahan cuaca yang terjadi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo Pimpin Upacara Parade Senja di Akmil Magelang

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Parade Senja dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis, 27 Februari 2025. Upacara ini menjadi bagian dari rangkaian Magelang Retreat, yang merupakan Pembekalan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025.

Upacara dimulai sekitar pukul 18.10 WIB diawali dengan Salam Kebangsaan dan Penghormatan Kebesaran. Komandan Upacara kemudian menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo selaku Inspektur Upacara sebelum pemeriksaan pasukan dilakukan.

Dalam momen pemeriksaan pasukan yang sarat makna, Presiden Prabowo menaiki kendaraan taktis Maung bersama Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Tampak pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut serta dalam kendaraan tersebut. Kebersamaan para pemimpin dalam satu kendaraan ini menjadi simbol kuat kesinambungan kepemimpinan nasional dan semangat persatuan.

Baca juga: Prabowo Tunjuk AHY untuk Bangun Tanggul Raksasa di Pantai Utara Jawa

Di belakangnya, Maung kedua diisi oleh Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin. Sementara itu, Maung ketiga membawa Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Setelah pemeriksaan pasukan, Presiden Prabowo kemudian memimpin mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi bangsa dan negara. “Mengenang arwah dan jasa para pahlawan kita, mengheningkan cipta mulai,” ucap Presiden Prabowo.

Puncak upacara berlangsung ketika Bendera Sang Merah Putih diturunkan dengan khidmat. Seluruh peserta upacara berdiri tegak dalam suasana penuh nasionalisme, menyaksikan prosesi yang sarat akan penghormatan kepada simbol negara.

Setelah penurunan Bendera Sang Merah Putih, Komandan Upacara kembali memberikan laporan kepada Presiden Prabowo, yang kemudian disusul dengan Penghormatan Kebesaran. Prosesi resmi berakhir saat Presiden Prabowo kembali ke Mimbar Kehormatan, menandai selesainya upacara yang berlangsung dengan tertib dan penuh kehormatan.

Selain menjadi penghormatan bagi Sang Merah Putih, Upacara Parade Senja ini juga menjadi momentum refleksi bagi para kepala daerah yang hadir dalam retreat. Acara ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan bangsa, termasuk stabilitas keamanan, pembangunan daerah, dan kesejahteraan rakyat.

Dengan kehadiran para pemimpin nasional dan daerah, upacara ini diharapkan akan semakin meneguhkan semangat kebangsaan serta kebersamaan dalam menjaga keutuhan dan kemajuan Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mentrans Tinjau PSN Rempang, Sampaikan Paradigma Baru Transmigrasi

Menteri Transmigrasi atau Mentrans Iftitah Sulaiman Suryanagara menyampaikan bahwa transmigrasi bukanlah sekedar memindahkan penduduk, melainkan juga menciptakan pusat perekonomian baru.

Demikian disampaikan Mentrans Iftitah saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, dalam rangka meninjau perkembangan tahap pertama Proyek Strategis Nasional (PSN) Rempang Eco-City pada Rabu, 26 Februari 2025.

Dalam kesempatan itu, Mentrans Iftitah memberikan solusi dan mengajak warga Rempang untuk ikut menyukseskan program baru Kementrans.

Lebih lanjut, Mentrans Iftitah mengajukan konsep transmigrasi lokal dalam upaya mendukung pembangunan Rempang, yaitu memberdayakan penduduk setempat dalam ekosistem industri yang akan dibangun.

Mentrans Iftitah menegaskan, relokasi dan transmigrasi adalah dua hal yang berbeda.

“Relokasi itu hanya memindahkan orang dan rumah. Tapi transmigrasi adalah memindahkan kehidupan. Kita bertanggung jawab pada rumah tinggal, pekerjaan, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan,” kata Mentrans Iftitah dalam keterangannya pada Kamis, 27 Februari 2025.

Ia menerangkan, transmigrasi lokal yang akan diimplementasikan bukan sekedar merelokasi warga, tapi juga meningkatkan taraf hidup serta menciptakan pusat ekonomi baru di kawasan transmigrasi. Hal ini dilakukan demi menciptakan lapangan kerja baru bagi warga setempat.

“Kita tidak ingin sekedar memindahkan masyarakat, tetapi membangun kehidupan yang lebih baik dengan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan,” tegas Mentrans Iftitah

Menurutnya, Rempang dipilih karena memiliki potensi industri yang sangat besar, termasuk dalam sektor manufaktur berbasis pasir silika untuk produksi kaca

“Keberadaan industri ini diyakini akan menyerap hingga 85 ribu tenaga kerja dalam lima tahun ke depan, yang berpotensi menghapus angka pengangguran di Kepulauan Riau yang saat ini mencapai 70 ribu orang,” lanjut Mentrans Iftitah

Dalam pengembangan Rempang, Kementrans pun mengajak kementerian/lembaga terkait berkolaborasi, termasuk BP Batam, Pemerintah Kota Batam, Pemprov Kepri, Kementerian ATR/BPN, Kementerian PU dan PR, Kementerian KKP, Kementerian Investasi, dan kementerian/lembaga lainnya.

Dengan pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis industri, diharapkan program transmigrasi ke depan dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah, khususnya di kawasan strategis seperti Rempang Eco City.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Praperadilan Pagar Laut Ditolak: KKP Sudah Sesuai Aturan

Tindakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam melakukan penyegelan dan pembongkaran pagar laut di Kabupaten Tangerang, Banten sudah sesuai aturan. Hal ini dinyatakan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada sidang praperadilan pembongkaran pagar laut di Tangerang, Senin, 24 Februari kemarin.

Hakim tunggal Guse Prayudi menyatakan bahwa permohonan praperadilan pagar laut yang sebelumnya diajukan oleh Lembaga Pengawasan, Pengawalan, dan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) pada 9 Januari 2025 silam tidak dapat diterima karena hakim berpendapat permohonan tersebut masih premature. Pemohon berpendapat bahwa KKP telah melakukan penyegelan untuk kepentingan penyidikan, namun tidak segera menetapkan tersangka yang mengakibatkan peluang terjadinya perusakan barang bukti yang telah disegel semakin terbuka. Dan dengan tidak segera ditetapkannya tersangka maka tindakan termohon dapat dikategorikan sebagai bentuk penghentian penyidikan.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono (Ipunk) menyatakan secara tegas bahwa tindakan yang diambil KKP telah berdasarkan kewenangan yang diberikan dan telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan, tidak asal-asalan apalagi menyalahgunakan wewenang.

“Komitmen kami tegas, tidak ada toleransi dan kompromi bagi pelaku pelanggaran yang mengancam keberlanjutan ekologi,” ujar Ipunk dalam siaran resmi di Jakarta, Selasa (25/2).

Kepala Biro Hukum KKP, Effin Martiana menambahkan, Hakim Pemeriksa dalam pertimbangannya menyatakan bahwa upaya yang dilakukan termohon masih dalam ranah pengawasan belum upaya penyidikan, sehingga gugatan premature. Dengan demikian permohonan praperadilan tidak dapat diterima.

Putusan praperadilan merupakan putusan akhir yang terhadapnya tidak dapat dilakukan upaya banding sehingga putusan tersebut telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht).

“Setiap tindakan tentunya ada konsekuensi gugatan dari pihak-pihak yang merasa dirugikan. Tapi kami berhasil meyakinkan Majelis Hakim, bahwa semua yang dilakukan oleh petugas di lapangan sudah sesuai prosedur berdasarkan kewenangan,” ungkap Effin.

Sebagai informasi, tindakan penyegelan yang dilakukan oleh Polisi Khusus Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (Polsus PWP3K) telah sesuai dengan kewenangannya yang tercantum pada Pasal 4 ayat (1) Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pengawasan Ruang Laut, yang menyatakan bahwa Polsus PWP3K berwenang menghentikan pelanggaran dan melakukan tindakan lain menurut hukum yang bertanggung jawab.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya dokumen KKPRL untuk setiap kegiatan menetap di ruang laut. Izin dasar itu untuk memastikan kegiatan berjalan legal, tidak menganggu keberlanjutan eksosistem, serta tidak tumpang tindih dengan aktivitas menetap lainnya di ruang laut.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menag Minta Dai Tidak Terlena Pujian dan Jangan Anti Kritik

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin umar memberi pesan khusus kepada 1.000 Dai dan Daiyah yang dikirim ke wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) dan wilayah khusus, serta imam diaspora Indonesia di Jerman, Australia, dan Selandia Baru, untuk berdakwah selama Ramadan 1446 H. Menag minta para dai dan daiyah tidak terlena pujian dan jangan anti kritik.

Pesan ini ia sampaikan Menag saat memberi sambutan pada secara Ceremony Pembekalan dan Pelepasan Dai ke Wilayah 3T, Wilayah Khusus dan Imam Diaspora Indonesia di Luar Negeri Tahun 2025, Rabu (26/2/2025).

Pengiriman dai dan daiyah rutin digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama, setiap Ramadan sejak 2022.

“Orang yang puas dengan pujian sudah selesai, tetapi mereka yang terus dikritik akan berkembang. Orang yang senang menerima kritik dan berterima kasih kepada yang mengkritiknya adalah orang besar. Tidurnya nyenyak, makannya enak, tidak ada dendam yang bermalam,” ujar Menag.

Ia juga menekankan agar para dai tidak menjadikan popularitas sebagai tujuan dalam berdakwah. “Jangan mencari popularitas di tempat tugas,” tambahnya.

Tiga pesan lainnya yang disampaikan Menag adalah menjaga wudu, mendoakan orang tua, dan memperbanyak ibadah sunnah. Menurutnya, setiap tetes air wudu mengalirkan dosa-dosa masa lampau. “Setiap tetes air wudu itu, bertengger sejumlah malaikat yang menghapus dosa-dosa,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa dalam pandangan batin, tetesan air wudu lebih hitam daripada tinta. “Di mata orang awam, air itu bening. Namun, bagi mereka yang dekat dengan Allah, bekas air wudu tampak hitam seperti tinta. Semakin sering berwudu, semakin banyak dosa yang terkikis,” ungkapnya.

Menag juga mengingatkan para dai agar tidak melupakan orang tua dalam doa mereka. “Ananda semua, tolong doakan orang tua. Anda tidak akan menjadi seperti ini tanpa mereka. (Jangan sampai) Sibuk memimpin doa untuk orang lain, tetapi lupa mendoakan orang tua sendiri. Ziarahi makam ibu dan bapak. Cium, jangan hanya tangannya, tapi juga kakinya,” pesannya.

Terakhir, ia menganjurkan para dai untuk membaca surah Al-Kahfi, Yasin, Ar-Rahman, dan Al-Mulk, serta menjalankan salat sunnah, termasuk salat tasbih di tengah malam.

“Kurangi tidur. Ramadan adalah bulannya Allah. Mudah-mudahan kita tidak hanya membersihkan orang lain, tetapi juga dibersihkan dari karat-karat dosa masa lampau yang pernah kita lakukan,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

KKP Pastikan Layanan Pelabuhan Perikanan Optimal Selama Ramadan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan pelayanan publik di pelabuhan perikanan seluruh Indonesia tetap optimal selama bulan Ramadan. Adapun pelayanan yang dilakukan mulai dari pengurusan izin sebelum kapal perikanan melaut hingga pendaratan ikan hasil tangkapan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif meminta seluruh jajarannya agar tetap memberikan pelayanan prima kepada para nelayan dan pelaku usaha pada bulan Ramadan. Hal ini dilakukannya untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan ikan untuk masyarakat.

“Kita pastikan juga kesiapan sarana prasarana, SDM, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan agar tidak ada kendala operasional selama Ramadan,” ujar Latif dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Rabu (26/2).

Pada Selasa 25 Februari kemarin, Dirjen Latif melakukan rapat koordinasi dengan kepala pelabuhan perikanan di seluruh Indonesia secara daring. Dia meminta jajarannya melakukan pengecekan aktivitas di pelabuhan perikanan agar semua layanan berjalan lancar, termasuk operasional kapal, distribusi hasil perikanan, dan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta es untuk kebutuhan nelayan.

“Aspek kebersihan dan keamanan juga harus diperhatikan, begitu pula kehigienisan produk perikanan agar kualitas dan harga jual juga tetap baik. Tak lupa agar pengawasan terhadap kapal yang masuk dan keluar area pelabuhan perikanan juga ditingkatkan,” imbuhnya.

Koordinasi lintas sektor juga terus ditingkatkan, salah satunya dengan BMKG untuk senantiasa memberikan informasi secara realtime kepada para nelayan terkait cuaca dan tinggi gelombang. Ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan cuaca buruk yang dapat menghambat aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan.

“Dengan berbagai langkah itu, kami berkomitmen untuk terus memastikan kelancaran operasional di pelabuhan perikanan demi mendukung rantai pasok sektor perikanan nasional tetap aman selama Ramadan,” tegas Latif.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono juga memastikan bahwa adanya Inpres No 1 Tahun 2025 terkait efisiensi belanja APBN tidak mempengaruhi kualitas pelayanan publik kepada masyarakat kelautan dan perikanan. Pihaknya akan berusaha maksimal dengan kreativitas baru agar seluruh target kinerja dapat tercapai dengan baik terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Terima Delegasi Rusia, Kepala BNN Bahas Penguatan Kerjasama Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba

Kepala BNN RI Marthinus Hukom menerima kunjungan Delegasi Rusia dalam rangka penguatan kerja sama di bidang pemberantasan narkotika, pada Selasa (25/2), di Gedung BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Kepala BNN RI beserta jajarannya menerima kehadiran Wakil Menteri Dalam Negeri Rusia, Zubov Igor, Kepala Kantor Sekretaris Negara Wakil Menteri Dalam Negeri Rusia, Bogatyrev Vladimir, dan Sekretaris Ketiga Kedutaan Besar Rusia di Indonesia, Gainulina Elvira.

Pertemuan antara BNN dengan Rusia bertujuan untuk memperkuat kerja sama bilateral dalam upaya pemberantasan narkoba melalui pertukaran informasi operasional dan pelatihan. Sejak tahun 2022, kedua belah pihak telah melakukan kesepakatan, seperti pertukaran informasi operasional tentang kejahatan narkoba dan program pelatihan baik dari segi investigasi, teknik pengawasan, maupun pemanfaatan teknologi.

Kepala BNN RI menyambut baik kerja sama dengan Pemerintah Rusia dan menyatakan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dengan mitra internasional dalam menghadapi ancaman narkoba.

Begitu juga dengan Delegasi Rusia yang siap memberikan bantuan berupa teknologi dan program pelatihan guna memberantas peredaran narkotika. Diharapkan bahwa audiensi ini dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan efektivitas upaya bersama dalam memerangi peredaran gelap narkotika internasional.

Di akhir pertemuan, Kepala BNN RI dan Wakil Menteri Dalam Negeri Rusia bertukar cinderamata sebagai bentuk apresiasi dan penyambung silaturahmi antara Indonesia dan Rusia.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menag Ajak Masyarakat Wujudkan Ramadan Menyenangkan dan Menenangkan

Beberapa hari lagi, umat muslim di seluruh dunia akan memasuki bulan suci Ramadan, termasuk di Indonesia. Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar mengajak seluruh elemen bangsa untuk dapat mewujudkan Ramadan yang menyenangkan dan menenangkan.

“Mari kita sambut Ramadan dengan hati lapang dan bahagia. Ramadan ini, adalah bulan mulia yang selalu dinantikan. Tugas kita bersama untuk menghidupkan hari-hari Ramadan ini. Kita sebarkan dan giatkan hal-hal positif, sehingga Ramadan kali ini menyenangkan dan menenangkan bagi seluruh bangsa,” ajak Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis (27/2/2025).

Menag mengungkapkan, Ramadan adalah bulan Istimewa. Banyak peristiwa-peristiwa penting terjadi di bulan Ramadan. “Bahkan, kemerdekaan negara kita pun terjadi saat Ramadan. Energi positif Ramadan ini, sudah kita rasakan sejak hari diproklamasikan kemerdekaan Indonesia,” tuturnya.

“Saya harap, vibrasi positif ini menyebar di Ramadan tahun ini. Seluruh umat beragama dapat membangun energi positif. Mari bersama ciptakan hal-hal positif, dan tetapkan momentumnya saat Ramadan kali ini,” imbuh Menag.

Senada dengan Menag Nasaruddin, Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyebarkan berkah Ramadan. “Kami di Kemenag juga sudah menyiapkan berbagai program yang kami kemas dalam Ramadan Menyenangkan dan Menenangkan. Kami berharap, seluruh elemen masyarakat dapat turut serta dalam program-program yang kami buat,” tutur Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin.

Sekjen Kamaruddin Amin menuturkan, ada empat subtema yang diusung dalam mewujudkan Ramadan menyenangkan dan menenangkan, yaitu: Ramadan Mengaji, Ramadan Peduli Lingkungan, Ramadan Berbagi, dan Ramadan Inklusi.

“Ramadan mengaji berisi program-program yang sifatnya penguatan kajian keislaman. Mulai dari Sidang Isbat Awal Ramadan, Pengiriman DAI ke wilayah 3T, Pesan Ramadan Menteri Agama, dan Tausiyah / Hikmah Ramadan. Kanwil dan Kankemenag Kabupaten/Kota juga kami dorong untuk membuat kajian Ramadan di masjid kantornya masing-masing,” kata Kamaruddin Amin.

“Kita juga bekerja sama dengan Majelis Hukama Muslimin untuk mengirim sejumlah dai dan qari dari Al-Azhar Al-Syarif untuk berbagi ilmu di sejumlah provinsi,” sambungnya.

Ramadan Peduli Lingkungan, lanjut Kamaruddin, berisi program-program yang menyelaraskan ibadah dengan menjaga kelestarian lingkungan. Misalnya, bersih-bersih rumah ibadah dan penanaman pohon. “Ramadan menjadi momentum untuk berlatih dan menerapkan kepedulian kita kepada lingkungan. Mulai dari rumah ibadah terdekat, mari kita pastikan kebersihan dan keasriannya,” pesan Sekjen.

Sementara, Ramadan Berbagi berisi program yang bertujuan meningkatkan kesalehan sosial bagi umat beragama. Misalnya, buka puasa bersama, serta penyaluran zakat, wakaf, dan sedekah. “Kemenag sudah memulainya bahkan sebelum Ramadan, dengan menyalurkan kurma hadiah Raja Salman untuk berbuka puasa,” papar Kamaruddin.

Ramadan Inklusi berupa sejumlah program yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Kementerian Agama membagikan takjil yang digawangi oleh seluruh unit Eselon I, termasuk Ditjen Bimas Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Pusat bimbingan dan pendidikan Khonghucu pada Setjen Kemenag juga akan ikut terlibat dalam berbagi takjil Ramadan.

“Di Kemenag sendiri, kami punya program bersama MHM untuk menggelar buka puasa bersama lintas agama. Ada juga Sema’an Al-Qur’an bersama Ikatan Tunanetra Muslim Indonesia (ITMI),” tandas Kamaruddin.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News