Beranda blog Halaman 1217

Mensos Gus Ipul Ajak Bupati Terpilih Perbarui Data Sosial Ekonomi

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menerima kunjungan empat bupati terpilih dari Jawa Timur (Jatim) di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (19/2/2025). Mereka adalah Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Bupati Jember Muhammad Fawait, Bupati Jombang Warsubi, dan Bupati Probolinggo Muhammad Haris.

Kepada para bupati terpilih yang akan dilantik di Istana Negara besok, Gus Ipul mengajak langsung tancap gas membantu memutakhirkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis acuan penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat lainnya. Kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah ini diyakini akan mengakselerasi program pengentasan kemiskinan yang menjadi prioritas Presiden Prabowo.

“Dengan provinsi dan kabupaten bersama Kementerian Sosial (Kemensos) kita bergandengan,” kata Gus Ipul di kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (19/2/2025).

Sebagai sosok yang berpengalaman menjadi kepala daerah, Gus Ipul menyebutkan standar pelayanan minimal yang harus dibuat para kepala daerah baru ini fokus pada lima hal. Yaitu bidang pendidikan, kesehatan, perumahan, ketentraman dan ketertiban, serta sosial. “Lima itu diimbangkan, tapi dimulai dari bidang sosial,” katanya.

Gus Ipul mengatakan Kemensos telah menyalurkan bantuan sosial lewat Program Keluarga Harapan (PKH), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan, dan program lainnya ke Jombang, Jember, Lamongan, dan Probolinggo. Adapun jumlahnya untuk Jember sebanyak Rp1 triliun, Lamongan sebesar Rp600 miliar, Probolinggo sebesar Rp850 miliar, dan Jombang sebesar Rp650 miliar. Namun, Gus Ipul mengingatkan semua ini akan lebih optimal jika dibarengi dengan data presisi sehingga bantuan tepat sasaran.

“Jadi, bukan masalah uangnya. Kalau kerja sendiri, tidak ada artinya. Nanti kita bareng. Ini penting mensinkronkan,” ujarnya.

Ia mengatakan Presiden Prabowo kini menekankan pemberdayaan. Sehingga, warga miskin tidak hanya menerima bantuan sosial saja. “Kita bikin proses bisnis yang bisa ditiru kabupaten/kota,” katanya.

Gus Ipul menuturkan dalam mengentaskan kemiskinan lewat bantuan sosial dan pemberdayaan, Presiden Prabowo juga meminta semua kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah bekerja berdasarkan DTSEN. Pemda juga memiliki peran untuk memutakhirkan DTSEN tersebut. “Kita punya saluran partisipasi, kita bikin mekanisme,” katanya.

Ia mengatakan DTSEN bisa dimutakhirkan lewat jalur formal. Yaitu lewat RT/RW, desa, dinas sosial, hingga bupati. Lalu, data dari bupati tersebut dikirimkan ke Kemensos dan diproses di Badan Pusat Statistik (BPS). “Tiap tiga bulan kita kembalikan ke bupati,” katanya.

Tak hanya itu, ia juga menyebutkan pemutakhiran DTSEN bisa dilakukan masyarakat melalui Aplikasi Cek Bansos. Masyarakat hanya perlu melampirkan data yang dibutuhkan agar bisa ditindaklanjuti. “Supaya penurunan kemiskinan bisa signifikan,” katanya.

Terkait hal ini, para bupati menyambut baik ajakan kerja sama Gus Ipul. “Prinsipnya, kita siap,” kata Bupati Probolinggo, Muhammad Haris.

Pj Gubernur Nana Sudjana Pamitan, Titipkan Pesan Bekerja dengan Hati

Februari 2025, genap satu tahun lima bulan Nana Sudjana memanggul tugas sebagai Penjabat (PJ) Gubernur Jawa Tengah. Selain meninggalkan berbagai legasi dan prestasi, banyak kesan yang ditinggalkan oleh Nana, satu di antaranya, bekerja dengan hati.

Hal itu diungkapkan perwakilan Forum BUMD Provinsi Jawa Tengah Mundholin, saat acara perpisahan dengan para Kepala OPD juga pengelola BUMN, di Grhadika Bhakti Praja, Rabu (19/2/2025). Ia mengingat, bagaimana Nana hadir langsung memberi arahan bagi Badan Usaha Milik Daerah untuk bekerja profesional.

“Kami pengurus BUMD dituntut selalu bekerja profesional. Artinya, jauh dari intervensi. Yang terpenting, mengelola BUMD harus dengan prinsip kehati-hatian,” tuturnya.

Selain itu, ia juga merasakan benar hadirnya pemimpin di tengah para pengelola BUMD. Nana, menurutnya selalu hadir dan membimbing juga memberi masukan yang membangun, agar perusahaan daerah optimal dalam memberi kontribusi positif bagi pendapatan daerah.

“Prinsipnya kehati-hatian, dan yang disentuh Pak Pj adalah hati, karena hati yang gerakkan manusia,” imbuhnya.

Sementara, Plh Sekda Jateng Slamet AK mengatakan, Nana Sudjana memprioritaskan penuntasan 10 program prioritas yang menjadi tugasnya. Menurutnya, hal itu menjadi landasan bagi gubernur dan wakil gubernur Jateng terpilih, Ahmad Luthfi-Taj Yasin, yang dilantik Kamis (20/2/2025).

“Kemiskinan pecah telor sampai di bawah sepuluh (persen), tadinya 10 koma, karena penurunan kemiskinan pekerjaan berat. Juga keberpihakan pendidikan, kesehatan, itu nyata yang digalakkan, juga keolahragaan dan turisme,” urainya.

Slamet berharap, pondasi yang telah dibangun oleh Nana, akan memberi arah bagi pemimpin selanjutnya.

“Saya yakini bahwa landasan itu pasti memberi bekal untuk kepemimpinan Pak Lutfhi dan Pak Yasin, yang tentu akan memakai landasan itu untuk akselerasi dan mempertajam program untuk menyejahterakan masyarakat Jateng,” ucapnya.

Perlu diketahui, selama memimpin Jateng, Nana Sudjana menorehkan sejumlah capaian. Di antaranya, menurunkan tingkat menjadi kemiskinan 9,58 persen.

Penurunan persentase penduduk miskin Jateng ini, menjadi yang tertinggi se-Jawa. Bahkan menempati urutan ke-8 se-Indonesia.

Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga turun dari 5,13% pada Agustus 2023 menjadi 4,78% pada Agustus 2024.

Tercatat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Tengah pada 2024 telah mencapai angka 73,87. Angka itu mengalami peningkatan dibandingkan pada 2023 yang mencapai 73,39.

Hal lain adalah, realisasi investasi di Jawa Tengah pada 2024 mencapai Rp88,44 triliun. Capaian ini melampaui target yang telah ditetapkan sebesar Rp80,10 triliun atau 110,42 persen.

Gelaran pilpres dan pilkada pun berjalan sukses. Ini terlihat dari partisipasi pemilih yang mencapai 82,5 persen untuk pilpres, dan 73,04 persen untuk Pilkada.

Capaian di bidang olahraga Jawa Tengah pun moncer. Pada 2024, Jateng menyabet juara umum Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII. Sementara pada ajang PON Aceh Sumut Jateng meraih peringkat 5.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Cimahi Resmi Dilantik, Siap Jalankan Amanah Rakyat

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi Periode 2025 – 2030. Letkol (Purn.) Ngatiyana dan Adhitia Yudisthira di Istana Negara Jakarta Kamis 20 Februari 2025.

Pasangan Ngatiyana Adhitia dilantik bersama ratusan kepala daerah lainnya, yang merupakan kepala daerah terpilih hasil Pilkada Tahun 2024 November silam.

Dalam arahannya presiden Prabowo menekankan bahwa seluruh kepala daerah harus mengabdi dan memenuhi amanah yang telah diberikan dari masyarakat.

“Saya ingin mengucapkan selamat atas mandat yang diberikan oleh rakyat dari daerah masing-masing, ini adalah moment bersejarah” Ungkap Presiden Prabowo.

Lebih lanjut ia juga menitipkan pesan kepada Kepala Daerah yang dilantik agar kepala daerah tetap Memegang teguh persatuan dan kesatuan.

“Bangsa kita yang demikian besar, terbesar keempat di dunia, kita memiliki demokrasi yang berjalan dan dinamis atas nama bangsa indonesia saudara dipilih, saudara harus menjaga kepentingan rakyat kita” Tutupnya

Adapun Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi dijadwalkan akan melaksanakan beberapa kegiatan usai dilantik di Jakarta.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Eri Cahyadi Janji Wujudkan Surabaya Maju dan Berkelanjutan

Eri Cahyadi segera dilantik menjadi Wali Kota Surabaya di hadapan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta pada 20 Februari 2025 besok. Setelah dilantik nanti, Eri Cahyadi berharap kepada seluruh pihak agar tak perlu repot-repot mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk ucapan selamat ke kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Eri Cahyadi ingin di momen pelantikannya nanti seluruh masyarakat Surabaya bisa merasakan manfaatnya.

“Tak perlu mengirim karangan bunga. Semua masyarakat yang ingin mengucapkan selamat bisa membagikan bantuan sembako bagi yang membutuhkan atau menyantuni anak-anak yatim piatu. Misalnya mau ada organisasi mengirim karangan bunga, diganti dengan santunan yatim di wilayah sekitar kantor organisasi tersebut. Itu jauh lebih bermanfaat,” kata Eri Cahyadi, Rabu (19/2/2025).

Selain santunan anak yatim maupun membagikan sembako ke warga yang membutuhkan, aksi nyata lainnya adalah dengan menanam satu tanaman di lingkungan sekitar atau tempat yang memungkinkan. ”Baik itu santunan anak yatim, sembako, maupun tanaman juga tidak perlu dikumpulkan di kantor Pemkot Surabaya. Langsung disalurkan atau ditanam di lingkungan sekitar pihak yang semula ingin mengirim karangan bunga,” jelas Eri yang juga ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).

Menurut Eri Cahyadi, hal tersebut lebih bernilai dan bisa dirasakan oleh orang banyak. Baginya, menjadi Wali Kota Surabaya adalah amanah dari masyarakat. Oleh sebab itu, Eri Cahyadi berharap ketika Presiden Prabowo melantiknya, seluruh warga Kota Pahlawan bisa merasakan kebahagiaan yang sama.

“Ingat saudara-saudara kita, tetangga-tetangga kita, yang mungkin lebih membutuhkan. Dan yang tidak kalah penting, saya mohon doanya untuk Surabaya agar semakin maju, warganya guyub rukun, dijauhkan dari segala marabahaya dan perpecahan,” tambahnya.

Sebagai bentuk suka cita, masyarakat bisa berswafoto dan membagikan momen berbagi santunan anak yatim, berbagi sembako, maupun menanam pohon di media sosial. Warga bisa menautkan di akun Instagram @ericahyadi_.

“InsyaAllah nanti saya re-post, mungkin tidak bisa semuanya, yang penting saya ingin 20 Februari besok menjadi perayaan bagi seluruh warga Surabaya sekaligus membuktikan bahwa kita semua bisa bergandengan untuk saling menguatkan menghadapi tantangan ke depan,” ucap Eri Cahyadi.

Eri Cahyadi berterima kasih kepada masyarakat Surabaya yang telah memberikan kepercayaan. Dia optimistis, Surabaya akan semakin hebat. “InsyaAllah semua program-program yang telah dicanangkan akan berjalan baik dan membawa Surabaya terus maju berkelanjutan, amin,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri Dody Sampaikan Kesiapan Infrastruktur Jelang Mudik Lebaran 2025

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menghadiri rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (18/2/2024). Ratas turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY) beserta para Menteri teknis di bawah koordinator Kemenko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan seperti Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, dan Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman Suryanagara.

Menko AHY mengatakan dalam ratas tersebut, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan pentingnya pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada ekonomi nasional dan lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita semua memahami bahwa pencapaian target swasembada pangan, swasembada energi, hilirisasi industri, serta penguatan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan dan kesehatan sangat bergantung pada infrastruktur yang memadai,” kata Menko AHY.

Menko AHY menambahkan dalam ratas juga dibahas terkait kesiapan transportasi maupun infrastruktur dalam menyambut arus mudik Lebaran 2025.

“Kami terus melakukan koordinasi untuk memastikan kesiapan arus mudik Lebaran. Kami berharap proses ini berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah sekaligus mudik dengan aman, nyaman, dan biaya yang terjangkau,” kata Menko AHY.

Menteri Dody mengatakan sebagai upaya mendukung kelancaran arus lalu lintas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat selama Mudik Lebaran 2025, Kementerian PU bersama BUJT akan kembali membuka ruas tol fungsional pada Masa Nataru 2024/2025.

“Tol fungsional seperti kemarin (Nataru), tetapi ada tambahan sekitar 58 Km karena ada beberapa ruas tol yang kita kebut untuk membantu mengurai kemacetan saat Mudik Lebaran,” kata Menteri Dody.

Kementerian PU bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) rencananya akan membuka ruas tol fungsional sementara untuk mendukung kelancaran Mudik Lebaran 2025 sepanjang sepanjang 58,42 Km, yakni Jalan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeun) sepanjang 24,67 Km.

Kemudian, Tol Kuala Tj– Tebing Tinggi – Parapat Sebagian Seksi 4 (Sinaksak – P. Siantar) sepanjang 12,37 Km, Tol Jakarta – Cikampek II Selatan Paket 3 (Sukabungah –Sadang Segmen Kutanegara – Sadang) sepanjang 8,50 Km, dan Tol Probolinggo – Banyuwangi Paket 1 (Gending – Kraksaan) sepanjang 12,88 Km.

Selain itu juga akan didukung ruas tol baru yang segera beroperasi yakni Tol Binjai – Langsa Seksi 3 (Tj. Pura – Pangkalan Brandan) sepanjang 19 Km, Tol Pekanbaru – Padang Seksi Sicincin – Padang sepanjang 36,60 Km, Tol Solo – Yogyakarta –NYIA Kulon Progo Paket 1.2 (Klaten – Purwomartani Segmen Klaten – Prambanan) sepanjang 8,60 Km, dan Tol Kuala Tj–Tebing Tinggi–Parapat Sebagian Seksi 2 (Kuala Tj– Indrapura) sepanjang 10,15 Km.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Muzakir Manaf Lantik Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, resmi melantik Teuku Raja Keumangan dan Raja Sayang sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya periode 2025-2030 di Kantor DPRK Nagan Raya, Rabu, 19 Februari 2025. Dalam kesempatan itu, Gubernur Muzakir Manaf mengatakan, Pilkada sudah usai dan sudah saatnya keduanya menjadi pemimpin yang adil dan merata, mengutamakan kesejahteraan seluruh masyarakat Nagan Raya tanpa membedakan kelompok tertentu.

“Saya yakin dan percaya Bapak Teuku Raja Keumangan dan Raja Sayang dapat mengemban amanah ini untuk kesejahteraan rakyat. Menjadi bupati bagi seluruh rakyat Nagan Raya,” ujar Muzakir Manaf dalam sambutannya.

Gubernur Aceh juga menekankan pentingnya kerjasama antara eksekutif dan legislatif untuk memperkuat pemerintahan Kabupaten Nagan Raya. Ia mengingatkan agar hubungan antara bupati dan ketua DPRK tetap harmonis, sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan dengan baik. Muzakir juga berharap agar Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya dapat bekerja sama dengan Pemerintah Aceh dalam membangun daerah tersebut.

“Jaga keharmonisan hubungan eksekutif dan legislatif. Ini akan memperkuat kinerja pemerintah dalam membangun Kabupaten Nagan Raya,” katanya.

Selain itu, Gubernur Muzakir Manaf juga menyampaikan pentingnya melibatkan akademisi dan pengusaha dalam setiap rancangan pembangunan, agar dapat menciptakan nilai tambah dan memperkuat pertumbuhan ekonomi di Nagan Raya. Ia menekankan bahwa kabupaten itu memiliki potensi alam yang besar, seperti perkebunan sawit yang perlu dikelola dengan bijaksana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mualem berharap dengan pelantikan ini, Nagan Raya dapat terus berkembang, berlandaskan kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan masyarakat, serta menciptakan daerah yang makmur dan sejahtera bagi seluruh warganya.

Sementara itu, Bupati Nagan Raya Teuku Raja Keumangan, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan dan kesediaan waktu Mualem datang melantik dirinya sebagai Bupati Nagan Raya. Ia mengatakan, posisi Nagan Raya berada di tengah-tengah Barat Selatan Aceh (Barsela). Oleh karena itu sangat memungkinkan menjadikan Nagan Raya sebagai poros pertumbuhan di Barat Selatan Aceh.

“Kita punya bandara yang landasan pacunya 1.800 meter. Kalau lapangan pacu bisa 2.600 meter itu sudah bisa turun (pesawat) boing, nanti naik haji dan umrah nggak perlu lagi ke Banda Aceh, wilayah Barat Selatan cukup di sini,” ujar Raja Keumangan.

Selain itu, kata Bupati, jika di Nagan Raya punya satu pelabuhan samudera atau pelabuhan ekspor-import, akan sangat menguntungkan Aceh. “Karena jarak dengan India, Andaman dan negara Asia Timur sangat dekat. Nanti kami akan menghadap secara khusus kepada Pak Gubernur.”

Bupati Raja Keumangan juga meminta pemerintah Aceh untuk mendukung pembangunan Masjid Agung Nagan Raya atau Masjid Giok. Rencananya pembangunan masjid tersebut akan dilanjutkan dan bagian luar dan dalamnya akan dilapisi dengan bebatuan giok. “Kalau ini terjadi, Masjid Giok bukan hanya ikon Aceh, tapi ikon Nusantara.”

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Generasi AI Indonesia: Meutya Hafid Tantang Anak Muda Jadi Pemain Global!

Generasi muda Indonesia telah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pengguna teknologi, tetapi inovator yang siap bersaing di panggung kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/ AI) global.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan bahwa Indonesia tidak akan tertinggal dalam revolusi AI berkat kreativitas dan semangat anak muda yang luar biasa.

“Kita tidak boleh hanya menjadi pasar bagi teknologi asing. Indonesia harus menjadi pemain utama, dan saya melihat langsung bahwa generasi muda kita siap menghadapi tantangan ini!” tegasnya dalam acara Terampil di Awan: Lomba Inovasi Generatif AI Siswa SMK Karawang dan Bekasi Tahun 2025 di BPPTIK Cikarang, Rabu (19/02/2025).

Dalam acara tersebut, Meutya Hafid tidak sekadar memberikan apresiasi, tetapi juga menantang para siswa untuk terus maju dan berinovasi.

“Siapa di sini yang sudah membuat aplikasi AI sendiri?” tanyanya kepada peserta. Spontan, beberapa tangan terangkat, membuktikan bahwa talenta digital Indonesia siap menaklukkan industri teknologi.

Salah satu peserta memperkenalkan aplikasi AI buatannya yang dirancang untuk mendeteksi pola hidup sehat. Menkomdigi pun langsung menanggapi, “Wah, ini bisa jadi solusi nyata di masyarakat. Apa tantangan terbesar yang kalian hadapi saat mengembangkan ini?”

Diskusi semakin menarik ketika para siswa berbagi pengalaman mereka, mulai dari kendala teknis hingga proses penyempurnaan algoritma. Para siswi pun turut menunjukkan kepercayaan diri dalam mempresentasikan inovasi mereka, dan Meutya Hafid menekankan pentingnya peran perempuan dalam industri teknologi.

“Lihat, semakin banyak perempuan yang mendalami AI. Ini tren yang harus kita dorong terus!” katanya, menegaskan bahwa kesetaraan di dunia teknologi adalah agenda penting yang harus didukung.

Dalam kompetisi ini, para finalis menyampaikan paparan tentang aplikasi yang mereka buat dengan menggunakan infrastruktur AWS dan teknologi AI.

Lomba ini dimenangkan oleh WMS Team dari SMKN 1 Babelan sebagai juara 1, T-Secret dari SMKN 1 Karawang sebagai juara 2, dan Locativy dari SMKN 1 Karawang sebagai juara 3.

Dari 30.000 pendaftar, hanya lima tim yang berhasil mencapai babak final. Namun, Menkomdigi menegaskan bahwa kompetisi ini bukan sekadar soal menang atau kalah.

“Karya-karya anak Indonesia tidak kalah dengan negara lain. Kita harus terus belajar, berani mencoba, dan berinovasi. Indonesia membutuhkan kreativitas dan kemampuan kalian untuk melahirkan aplikasi-aplikasi digital berbasis kecerdasan artifisial,” ungkapnya.

Meutya Hafid menutup acara dengan pesan penuh semangat. “AI bukan lagi masa depan, tapi kenyataan. Kalian adalah generasi yang akan membawa Indonesia ke era keemasan teknologi!” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Menkomdigi didampingi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital Bonifasius Wahyu Pudjianto, Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Mira Tayyiba, Staf Ahli Menteri Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya Raden Wijaya Kusumawardhana, Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Molly Prabawaty, serta Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan Antarlembaga dan Program Strategis Aida Rezalina Azhar. Tampak hadir juga Pj. Bupati Bekasi Dedy Supriyadi, serta para guru dan siswa dari berbagai SMK di wilayah Karawang dan Bekasi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mentan Amran Ingatkan Pegawai Kementan untuk Menjaga Integritas

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya dalam menerapkan sistem kerja berbasis meritokrasi di Kementerian Pertanian (Kementan). Ia menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, serta menjauhi praktik korupsi demi meningkatkan kinerja lembaga dan mewujudkan pertanian yang lebih maju.

Dalam keterangannya pada Rabu (19/2/2025), Amran menegaskan bahwa setiap pegawai yang mendapatkan jabatan harus melalui sistem meritokrasi, di mana penilaian didasarkan pada kemampuan, prestasi, dan kompetensi. Dengan sistem ini, ia memastikan bahwa semua pegawai termotivasi untuk memberikan kinerja terbaik mereka.

“Sekarang ini kita terapkan meriktokrasi. Bapak Ibu mendapatkan posisi karena memang layak di situ. Jadi, harus kerja dengan baik karena akan aku evaluasi terus,” ungkap Amran dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/2/2025).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang mencoba memperoleh jabatan dengan cara tidak etis. Ia mengingatkan agar para pegawai tidak mencari koneksi atau rekomendasi dari pejabat untuk memperoleh posisi tertentu.

“Tolong bekerja dengan baik, tidak usah cari keluarganya pejabat. Yang nitip-nitip, beri teguran. Kalau kamu mencintai jabatanmu dan mencintai keluargamu, maka kerja dengan baik,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Amran juga memberikan peringatan tegas mengenai praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang di lingkungan Kementan. Ia meminta seluruh pegawai untuk selalu menjunjung tinggi integritas serta melaporkan segala bentuk pelanggaran yang ditemukan.

“Jauhi korupsi, enggak boleh korupsi. Laporkan kalau ada yang melakukan tindakan melanggar aturan. Pemecatan kami siapkan kalau ada yang korupsi-korupsi,” ucapnya.

Amran juga berpesan agar seluruh jajaran Kementerian Pertanian siap bekerja keras dan bekerja di bawah tekanan dalam menjalankan program swasembada pangan. Menurutnya, kerja keras dan dedikasi sangat diperlukan untuk mewujudkan pertanian Indonesia yang lebih maju.

“Ini negara yang memanggil. Berlian lahir dari tekanan yang keras. Memang begitu kita melatih orang untuk mengeluarkan kinerja terbaiknya. Pertanian terhormat dan negara terhormat di tangan kalian,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Bupati Tangerang Andi Ony Pamit ke ASN

Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony berpamitan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Tangerang saat menjadi pembina Apel Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Senin (17/2).

“Saya ingin menyampaikan permohonan pamit. Barangkali ini adalah apel saya yang terakhir bersama bapak ibu sekalian, berdiri bersama bapak ibu sekalian,” ucap Pj Andi Ony.

Dia mengucapkan permohonan maaf atas hal-hal yang kurang berkenan selama mengemban amanah selama kurang lebih 1,5 tahun sebagai Pj Bupati Tangerang. Selanjutnya ia mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan dukungan solidaritas dari seluruh ASN Kabupaten Tangerang.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan dukungan serta sokongan solidaritas seluruh ASN dalam mewujudkan program pemerintah. Alhamdulillah, kita telah mencapai banyak hal berkat solidaritas dan kerja keras kita bersama,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, Kabupaten Tangerang merupakan wilayah yang luar biasa. Ia bangga bisa menjadi bagian perjalanan pembangunan di Kabupaten Tangerang. Dia berharap dan mendoakan Kabupaten Tangerang semakin baik, semakin gemilang dan semakin jaya di bawah kepemimpinan yang baru.

“Kabupaten Tangerang adalah daerah yang luar biasa, sangat luas dan sangat diperhitungkan. Saya merasa bangga pernah menjadi bagian dari perjalanan pembangunan di sini,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, juga dirangkaian dengan pemberian secara simbolis SK kenaikan pangkat dan SK pensiun ASN yang memasuki masa purnabakti per 1 Maret 2025 serta pemberian penghargaan kepada instansi lintas sektoral maupun lingkup Pemda yang telah bersama-sama mengendalikan inflasi daerah.

Sebagai penutup, Pj Andi Ony berpesan kepada seluruh ASN untuk terus melaksanakan program prioritas nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Mari kita pertahankan prestasi yang telah diraih selama ini dan terus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Tangerang,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkab Lumajang Optimalkan Strategi Pemenuhan Kebutuhan Guru

Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya mengatasi tantangan kekurangan guru ASN di sekolah-sekolah negeri, terutama di jenjang SD dan SMP. Melalui berbagai strategi, Pemkab Lumajang memastikan bahwa kualitas pendidikan tetap terjaga meskipun jumlah guru ASN berkurang setiap tahunnya akibat pensiun, mutasi, atau faktor lainnya.

Hingga akhir 2024, jumlah guru ASN di Lumajang tercatat sebanyak 2.242 orang, sementara jumlah guru PPPK mencapai 1.075 orang, serta 1.402 guru honorer yang sudah masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Dengan total 628 sekolah di bawah naungan Pemkab Lumajang, distribusi tenaga pengajar menjadi salah satu fokus utama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lumajang.

Kepala Dindikbud Lumajang, Nugraha Yudha Mudiarto, menegaskan bahwa meskipun tantangan ini nyata, Pemkab Lumajang telah melakukan berbagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran kegiatan belajar mengajar di sekolah-sekolah.

“Kami terus berupaya mengoptimalkan tenaga pengajar yang ada, termasuk memanfaatkan skema rekrutmen PPPK, redistribusi guru, serta peningkatan kompetensi guru honorer agar kualitas pendidikan tetap terjaga,” ujar dia saat dikonfirmasi, Kamis (20/2/2025).

Selain itu, Pemkab Lumajang juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk terus mengajukan tambahan formasi guru ASN melalui mekanisme CPNS dan PPPK. Meski rekrutmen ASN tidak dapat mengimbangi jumlah guru yang pensiun setiap tahun, upaya tersebut tetap dilakukan sebagai solusi jangka panjang.

Sementara itu, Plt. Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dindikbud Lumajang, Heppy Septevin Gumilang, menambahkan bahwa guru honorer memiliki peran penting dalam mengisi kekosongan tenaga pengajar di berbagai sekolah.

“Kami memastikan bahwa guru honorer yang sudah masuk dalam Dapodik dapat terus mendapatkan peningkatan kompetensi dan kesejahteraan melalui berbagai program pelatihan dan dukungan kebijakan,” jelas Heppy.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, Pemkab Lumajang tetap berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan hak pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Kami memahami bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi daerah ini. Oleh karena itu, meskipun ada tantangan dalam ketersediaan tenaga guru ASN, kami akan terus mencari solusi terbaik agar mutu pendidikan di Lumajang tetap terjaga,” tutup Nugraha Yudha.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat, diharapkan sistem pendidikan di Lumajang dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang optimal bagi generasi mendatang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News