Beranda blog Halaman 1241

Bey Machmudin: Jaga Iklim Investasi di Jabar Tetap Kondusif

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengajak semua pihak untuk menjaga iklim investasi di Jabar tetap kondusif, khususnya di kawasan industri Bekasi dan Karawang.

“Kita jaga bersama agar investor tetap berinvestasi di sini, kalau bisa bertambah terus. Jadi kita jaga agar iklim investasi tetap kondusif,” ujar Bey ditemui selepas mengikuti forum diskusi pengelola kawasan industri dan pelaku usaha di aula SMK Mitra Industri MM 2100 Kabupaten Bekasi, Senin (10/2/2025).

Terkait keluhan dari industri terhadap aksi sekelompok organisasi kemasyarakatan (ormas), Bey meminta agar aksi yang mengganggu operasional pabrik tersebut dihentikan. Pihaknya membuka pintu dialog apabila ada ormas yang ingin menyampaikan aspirasi.

“Nanti kita bisa berdiskusi, berdialog seperti apa yang diperlukan, yang pasti iklim investasi ini harus tetap kondusif,” ucapnya.

Baca juga: Hari Pers Nasional, Bey Machmudin Apresiasi Kontribusi Pers dalam Pembangunan Jabar

Dalam forum diskusi tersebut, Bey juga mendengarkan aspirasi dari para pengelola kawasan industri yang tergabung dalam Himpunan Kawasan Industri (HKI).

Mereka menyampaikan beberapa masukan kepada Pemda Provinsi Jawa Barat agar makin banyak investor yang menanamkan modalnya di Jabar.

“Tadi banyak masukan dari mereka dan kita akan akselerasi,” ucap Bey.

Ia berharap investasi di Jabar terus meningkat untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan serapan tenaga kerja. Sejauh ini investasi di Jabar masih yang tertinggi di Indonesia dengan nilai investasi sebesar Rp251 triliun pada 2024.

“Salah satu kuncinya adalah kondusivitas,” sebutnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Gubernur NTB Tinjau Pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis di Lombok Barat

Penjabat (Pj) Gubernur NTB, Hasanudin meninjau langsung salah satu sampel program cek kesehatan gratis di Puskesmas Desa Perampuan Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat (10/2/25).

Program cek kesehatan gratis merupakan Program Nasional Presiden Prabowo Subianto, yang untuk Provinsi NTB serentak dilaksanakan pada 177 puskesmas (kamis 10/2)

“Salah satu program rutin bapak presiden Prabowo Subianto, secara menyeluruh dari direncanakan 180 juta jiwa penduduk Indonesia menjadi target dan Alhamdulillah di NTB secara serentak dilakukan di sepuluh (10) kota dan kabupaten telah melaksanakan sesuai dengan kesiapan SDM, kesehatan dan Bahan Medis habis pakai yang disiapkan secara berkala” ujar Hasanudin.

Pj. Gubernur NTB mengapresiasi kesiapan salah satu puskesmas yang ada di Lombok barat yang hari ini melaksanakan program cek kesehatan gratis, dan dijelaskan telah dilakukan simulasi secara menyeluruh ke semua puskesmas se NTB, terkait kesiapan dalam melaksanakan program cek kesehatan gratis, selain itu dijelaskan bahwa puskesmas perampuan lombok barat sangat ideal baik tenaga kesehatan, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai tersedia, dan dari 20 puskesmas di Lombok Barat yang akan melaksanakan cek kesehatan gratis.

“Saya sangat senang melihat salahsatu sampel puskesmas perampuan di lombok barat yang kita kunjungi hari ini, dan sangat ideal, baik kesiapan tenaga medis, alat kesehatan dan bahan medis habis pakai tersedia, dari 177 puskesmas se NTB sudah melaksankan simulasi baik secara online terkait kesiapan pelaksanaan program cek kesehatan gratis, dan khusu dari 20 puskesmas Lombok Barat melaksanakan program cek kesehatan gratis. Ujar Pj. Gubernur NTB.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa kegiatan cek kesehatan gratis merupakan kebutuhan dasar karena menjadi indikator kesejahteraan, disampaikan bahwa kegiatan cek kesehatan gratis sangat menarik untuk terus disosialisasikan kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi NTB siap melaksanakannya.

“Untuk masyarakat NTB, saya himbau bahwa kesehatan merupakan modal dasar kita, perhatikan pola makan, pola hidup, lingkungan karena kesehatan merupakan modal dasar dan investasi kita secara bersama-sama, apalagi kita menghadapi bonus demografis sehingga SDM kita harus berkualitas, lebih baik memcegah daripada mengobati” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Sinergi BKN dan Kemendiktisaintek Tingkatkan Kualitas SDM ASN melalui Pendidikan

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrulloh bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro menggelar pertemuan untuk membahas sejumlah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN). Pertemuan ini fokus pada tiga poin utama, yaitu pengembangan Jabatan Fungsional (jabfung) seperti Guru Besar, kemudahan studi lanjut bagi ASN, serta penyederhanaan Pencantuman Gelar akademik.

Kepala BKN menegaskan, pengembangan Jabatan Fungsional perlu didukung oleh regulasi yang jelas dan mekanisme yang transparan. “Kami berkomitmen untuk menyempurnakan sistem pengangkatan Jabatan Fungsional agar lebih meritokrasi berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan instansi,” ujarnya.

Selanjutnya dalam upaya meningkatkan kompetensi ASN, BKN dan Kementerian Dikti Saintek sepakat untuk mempermudah proses studi lanjut bagi ASN, baik di jenjang S1, S2, maupun S3. Langkah ini diharapkan dapat mendorong ASN untuk terus meningkatkan kapasitas dan pengetahuannya melalui pendidikan formal.

Baca juga: Dukung Seleksi Calon ASN, BKN Apresiasi BAKTI Komdigi

“Kami ingin memastikan bahwa ASN memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan. Ini adalah bagian dari upaya kami dalam membangun ASN yang profesional dan berdaya saing,” kata Prof. Zudan.

Menteri Satryo menambahkan bahwa kolaborasi ini akan mencakup penyederhanaan administrasi dan pemberian izin studi bagi ASN. “Kami akan memastikan bahwa prosesnya lebih efisien dan tidak memberatkan ASN yang ingin melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Selain mempermudah studi lanjut, BKN dan Kementerian Dikti Saintek juga akan bekerja sama untuk mempermudah Pencantuman Gelar akademik (S1, S2, dan S3) dalam dokumen kepegawaian. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengakuan yang tepat terhadap kualifikasi akademik ASN, sehingga dapat mendukung karir dan pengembangan profesional mereka.

Kolaborasi antara BKN dan Kementerian Dikti Saintek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan SDM ASN di Indonesia. Dengan fokus pada pengembangan Jabatan Fungsional, kemudahan studi lanjut, dan pencantuman gelar akademik, langkah ini diharapkan dapat mendorong terciptanya ASN yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan di era global.

“Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama dalam meningkatkan kualitas SDM ASN, karena mereka adalah tulang punggung dalam pelayanan publik dan pembangunan nasional,” tutup Prof. Zudan.

Pj Wali Kota Malang Dukung Pengembangan Gim Lokal

Industri gim lokal bukan sekadar hiburan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah dan nasional. Melihat peluang tersebut, Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menegaskan komitmen untuk mengawal perkembangan industri gim lokal Kota Malang, baik dalam kapasitasnya sebagai Penjabat Wali Kota Malang maupun melalui perannya sebagai Direktur Perencanaan Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD) Ditjen Bina Bangda Kemendagri.

“Sebagai Pj. Wali Kota Malang saya melihat Kota Malang memiliki potensi luar biasa di industri gim lokal. Saya memiliki atensi yang kuat terhadap perkembangan sektor ini, dan saya ingin mendorong industri gim lokal bisa mendapatkan dukungan yang tepat, baik dari sisi kebijakan maupun kelembagaan,” ungkapnya dalam diskusi bersama komunitas Game Developer Malang (Gamedev Malang) di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, Senin (10/2/2025),

Ke depan, dengan kapasitasnya sebagai Direktur PEIPD Ditjen Bina Bangda Kemendagri, Iwan menyebut akan tetap memberikan atensi terhadap potensi gim lokal di Kota Malang. “Saya pelajari pemetaan pengembangan gim lokal, ini bisa jadi atensi di pusat. Nanti akan saya susun menjadi suatu bahan, sehingga potensinya bisa semakin terangkat di tingkat nasional. Kebetulan saya bertugas di Ditjen Bina Bangda yang menangani 32 urusan, salah satunya juga erat terkait gim lokal ini,” terang Iwan.

Baca juga: Pj. Wali Kota Malang Ikuti Peresmian Layanan PBG Cepat

Lebih lanjut Iwan mengungkapkan bahwa perputaran ekonomi global di sektor gim mencapai Rp70 triliun, dan Kota Malang memiliki peluang besar untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari industri ini. “Dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional, kita memiliki landasan hukum yang kuat untuk mendorong perkembangan industri gim di daerah. Ini harus dimanfaatkan dengan serius,” tutur Iwan.

Menurutnya, ekosistem industri gim di Kota Malang tidak boleh berhenti hanya pada tahap produksi. Perlu ada langkah strategis yaitu dengan menata kelembagaan agar industri ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan mendapatkan dukungan dari kebijakan daerah. “Kita punya kekuatan, ada kebijakan nasional yang mendukung. Ini menjadi landasan bagi pemerintah daerah untuk bertindak. Kota Malang harus bisa mengambil peran yang lebih besar, tidak hanya sebagai tempat produksi gim, tetapi juga dalam menata ekosistemnya,” bebernya lagi.

Iwan menegaskan ini menjadi momentum yang tepat untuk membangun ekosistem yang lebih kokoh. Adanya komunitas gim yang sudah solid, dengan anggota forum diskusi yang mencapai 600 orang, 20-an studio developer dan beberapa solo developer aktif, pemerintah harus hadir untuk memastikan ada tata kelembagaan yang baik dan kebijakan yang mendukung. “Ini bukan sekadar mimpi, ini adalah potensi nyata. Sekarang peran kita adalah memastikan bahwa industri gim ini bisa tumbuh berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat,” tutupnya.

Dengan adanya Malang Creative Center (MCC) sebagai hub/inkubator industri kreatif, komunitas gim lokal di Kota Malang juga memiliki wadah untuk berkembang lebih jauh. Pemkot Malang berkomitmen untuk terus mendukung ekosistem ini, sehingga gim buatan putra daerah dapat bersaing secara global dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian Kota Malang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Gubernur Elen Setiadi Tekankan Pentingnya Data Statistik untuk Kebijakan

Penjabat (PJ) Gubernur Sumsel Elen Setiadi hadiri pembukaan Program Praktek Kerja Lapangan LXIV angkatan 64 Politeknik Statistika STIS yang juga dihadiri secara langsung oleh Direktur Politeknik Statistika STIS Erni Tri Astuti. Griya Agung Palembang. Selasa, (11/02/2025).

Elen Setiadi menyampaikan kita sangat mengandalkan data Statistik dalam pengelolaan data baik itu Provinsi, Kab/Kota maupun Nasional sehingga memicu BPS seberapa besar bisa menangkap data-data yang diperlukan oleh pemerintah yang ada di masyarakat terkait perkambangan kemajuan teknologi saat ini yang begitu pesat baik AL dan Algortima yang dibutuhkan.

” ini tugas kedepan bagi adek-adek untuk mengCapture dan analisa dengan baik
Fungsi pentingnya dari data, fungsi pentingnya dari BPS dan fungsi pentingnya dari adek-adek sekalian untuk menyajikan data lebih uptodate, lebih realistis, lebih terfokus sehingga kami dipemerintahan bisa mengkalibrasi data yang ada sehingga kebijakan yang disiapkan bisa lebih tajam, lebih fokus sehingga lebih tepat sasaran”ungkapnya.

Dalam agenda yang sama Direktur Politeknik Statistika STIS Erni Tri Astuti mengatakan kegiatan survei yang dilaksanakan PKL tahun ini berfokus pada Ekonomi Lingkungan, Ekonomi Digital, dan Ekonomi Kreatif pada Usaha Mikro Kecil Sumatera Selatan.

Yang mana Sebanyak 492 mahasiswa PKL akan bertugas dan tersebar di empat wilayah di Provinsi Sumatera Selatan yaitu sebanyak 188 Mahasiswa di Kota Palembang, 70 Mahasiswa di Kota Prabumulih, 102
Mahasiswa di Kabupaten Ogan Ilir, dan 132 Mahasiswa di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

“Dalam mempersiapkan pelaksanaan lapangan PKL ini mahasiswa telah melaksanakan Survei pendahuluan (advance), pelatihan etika komunikasi dan wawancara oleh Narasumber dari BPS Sumatera Selatan, serta Pelatihan petugas, sehingga diharapkan bekal mereka semakin lebih baik dan tidak menemukan masalah yang berarti”ungkapnya

Ia melanjutkan bahwa saat di lapangan mahasiswa telah dibagi menjadi 98 tim dan akan didampingi oleh beberapa dosen pembimbing riset.

Turut hadir Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan Wahyu Yulianto, S.ST, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumsel Rika Efianti, SE., MM dan para Dosen Politeknik Statistika STIS

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Hasil Pengawasan Inspektorat Jawa Barat Kinerja Bupati Nina Agustina Sangat Baik

Inspektorat Daerah Provinsi Jawa Barat telah menyelesaikan pemeriksaan dalam rangka berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Indramayu periode 2021-2024. Berdasarkan Naskah Hasil Pengawasan (NHP), Bupati Indramayu Nina Agustina meraih peringkat kinerja ‘Sangat Baik’.

Pemeriksaan berlangsung sejak 2 hingga 31 Desember 2024 dengan tujuan untuk memperoleh informasi yang memadai mengenai batas tugas dan tanggung jawab kepala daerah, serta menilai capaian kinerja terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Indramayu tahun 2021-2026.

Berdasarkan hasil pengawasan, capaian kinerja pada masa kepemimpinan Bupati Nina Agustina menunjukkan hasil yang ‘Sangat Baik’ dengan capaian sebagai berikut:
1. Aspek Kesejahteraan Masyarakat
– Capaian Kinerja: 72,97%
– Skor: 25,54%

2. Aspek Daya Saing Daerah
– Capaian Kinerja: 105,45%
– Skor: 31,64%

3. Aspek Pelayanan Umum
– Capaian Kinerja: 100,29%
– Skor: 35,10%

“Secara keseluruhan, total capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Indramayu pada masa kepemimpinan Bupati Nina Agustina periode 2021-2024 mencapai 92,28%, dengan kriteria peringkat kinerja Sangat Baik,” kata Inspektur Kabupaten Indramayu Ari Risdianto kepada Diskominfo, Minggu (9/2/2025).

Ari menambahkan, dengan hasil ini mencerminkan komitmen dan upaya yang telah dilakukan dalam menjalankan pemerintahan yang efektif, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing dan kualitas pelayanan umum di Kabupaten Indramayu.

Dengan berakhirnya masa jabatan ini, hasil pengawasan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi serta bahan pertimbangan bagi pemerintahan selanjutnya dalam melanjutkan pembangunan daerah sesuai dengan RPJMD 2021-2026.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kepala Perpusnas Hadiri Pembukaan Pergelaran Seni Rupa Berbasis Budaya Nusantara

Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), E. Aminudin Aziz, menghadiri pembukaan Pergelaran Seni Rupa Berbasis Budaya Nusantara, Senin (10/2/25).

Acara ini digelar oleh Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) dalam rangka memperingati sewindu kiprah KSBN menggerakkan serta menggali potensi anak bangsa dibidang seni dan budaya Indonesia. Kegiatan bertajuk “Kontribusi Seni Fotografi, Lukisan & Karya Busana terhadap Pengembangan Peradaban dan Kesejahteraan Masyarakat” ini digelar dari tanggal 10-17 Februari 2025 di Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11, Jakarta.

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, yang memberikan sambutan sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, Menteri Fadli mengutip pasal Pasal 32 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945 yang berbunyi, “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengemangkan budayanya masing-masing”.

“Kita punya perintah konstitusi yang cukup kuat, jadi kita harus berkontribusi bagi peradaban dunia,” tuturnya.

Menteri Fadli juga menggarisbawahi dua hal yang sangat penting terkait budaya di Indonesia. Pertama, dalam hal kekayaan budaya, Indonesia memiliki beragam budaya yang luar biasa jika dibandingkan dengan negara lain. “Di negara tertentu, ekspresi budayanya lebih homogen, namun di Indonesia sungguh beragam. Seperti batik yang coraknya banyak sekali, tari-tarian, bahasa, seni pertunjukan, wayang, dan lain sebagainya yang sangat kaya,” jelasnya.

Kedua, Indonesia memiliki peradaban tertua di Indonesia. Dengan ditemukannya berbagai artefak manusia hingga lukisan purba tertua di dunia, membuktikan bahwa Indonesia adalah negara yang dibangun dari warisan peradaban purba. “Kita ingin menjadikan kekayaan budaya ini sebagai kekayaan nasional dalam rangka menemukan kembali identitas nasional kita,” ungkapnya.

Mengakhiri sambutannya, Menteri Fadli menyampaikan harapannya untuk terus berkolaborasi dan bekerja sama dengan seluruh pihak dalam membangun budaya Indonesia, sehingga tidak ada museum di Indonesia yang mangkrak dan seni budaya yang terancam punah.

“Saya menyambut baik apa yang dilakukan oleh KSBN selama 8 tahun ini, mudah-mudahan ke depan bisa terus bersinergi dan berkolaborasi, karena kerja budaya tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, namun butuh dukungan dari seluruh pihak termasuk komunitas dan masyarakat,” pungkasnya.

Acara juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, diantaranya:
– Pameran fotografi, lukisan, patung, dan karya busana;

– Demo proses pembuatan Tenun Tidore, melukis, fotografi;

– Sarasehan: Pelestarian Tenun;

– Focus Group Discussion dengan tema “Ketahanan dan Kontribusi Budaya menuju Peningkatan Peradaban dan Kesejahteraan Masyarakat”;

– Lomba melukis anak-anak;

– Awarding – Piala Ketua Umum KSBN, dan lain-lain.

Cek Artikel dan Berita lain di Google News

Diskominfo, Bappeda dan BPS Provinsi Jambi Perkuat Sinergitas Statistik Berkualitas

Pemprov Jambi menandatangani Komitmen Sinergi Menuju Statistik Berkualitas Jambi (SEMESTA JAMBI). Penandatanganan dilakukan oleh Diskominfo Provinsi Jambi pada Senin (10/02/25) di Ruang Rapat Sekda Provinsi Jambi.

Turut hadir Sekda Provinsi Jambi, H. Sudirman, Kepala Diskominfo Provinsi Jambi, Ariansyah, Kepala Bappeda Provinsi Jambi Agus Sunaryo, dan Kepala BPS Provinsi Jambi Agus Sudibyo.

Dalam komitmen disebutkan bahwa ketiga instansi ini berkomitmen untuk pertama, menjalankan fungsi sebagai Sekretariat Satu Data Indonesia, Walidata dan Pembina Data Statistik.

Kedua, menjalankan prinsip Satu Dara Indoesia, yaitu data yang dihasilkan harus memenuhi standar data, memiliki metadata, memenuhi kaidah interoperabilitas data, dan menggunakan kode refensi dan /data induk.

Ketiga, melakukan perencanaan, pengumpukan, pemeriksaan dan penyebarluasan data sesuai dengan proses bisnis yang terstandar.

Keempat, melaksanakan sinergi dalam pembinaan statistik sektoral kepada produsen data melalui program SEMESTA Jambi (Sinergi Menuju Statistik Berkualitas Jambi).

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kepala Diskominfo Kaltim Ajak Pers Bersinergi Tingkatkan Literasi Digital

Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal mengatakan, pers sebagai salah satu pilar demokrasi diharapkan dapat terus menjaga perannya sebagai penyambung lidah masyarakat kepada pemerintah, sekaligus membantu pemerintah dalam mendiseminasi informasi pembangunan dan kebijakan lainnya kepada publik.

“Fungsi pers tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai media edukasi,” ujar Kepala Diskominfo Kaltim saat menjadi pembicara pada Dialog Publika, Senin (10/2/25).

Kepala Diskominfo Kaltim juga mengajak mengajak pers untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan literasi masyarakat, terutama dalam hal digitalisasi. Percepatan transformasi digital harus diimbangi dengan percepatan literasi digital, dan media memiliki peran penting dalam hal ini.

Tantangan yang dihadapi pers saat ini semakin ketat, terutama dengan munculnya jurnalisme warga dan media sosial yang memungkinkan masyarakat untuk menyampaikan informasi lebih cepat.

“Kalau dulu isu-isu banyak digodok dan digarap di meja redaksi, tapi sekarang berbalik, masyarakat yang lempar isu, jadi isu bisa digiring oleh masyarakat,” jelasnya

Meski demikian, Kepala Diskominfo Kaltim menegaskan bahwa pemerintah tetap membutuhkan media untuk menyampaikan informasi dan hasil pembangunan kepada masyarakat. Media juga dibutuhkan untuk menangkap isu, menyampaikan pesan, kritik, dan saran dari masyarakat.

Dampak digital tidak hanya memengaruhi pertumbuhan media, tetapi juga pertumbuhan wartawan.

“Tantangan digital bagaimana kawan-kawan PWI, organisasi SMSI, AMSI, dan JMSI bisa mengedukasi masyarakat bahwa sajian informasi berkualitas sehingga masyarakat bisa bedakan ini profesional dan tidak,” katanya.

Kepala Diskominfo Kaltim juga berharap pers dapat terus menjalankan fungsinya sebagai pilar demokrasi di era digital, dengan menyampaikan informasi yang berkualitas dan edukatif kepada masyarakat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Banyak Diapresiasi, Menag Minta ASN Kemenag Makin Profesional

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar mengatakan, saat ini masyarakat menilai Kemenag telah bekerja dengan baik. Karenanya, Ia minta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag untuk semakin termotivasi serta bekerja dengan profesional.

Hal tersebut diungkapkan Menag saat menyapa ratusan Civitas Academica Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Jawa Timur, Senin (10/2/25).

Menag menegaskan, bahwa penilaian masyarakat juga merupakan harapan yang menjadi tuntutan besar yang harus dibuktikan dengan hasil yang berdampak dan berorientasi kepada masyarakat.

“Saya mengajak semua, mari kita bekerja semakin profesional. Bagaimana bekerja profesional? Caranya mencontoh sifat Tuhan. Allah tidak pernah meninggalkan pekerjaan sama sekali. Bahkan, daun jatuh pun sudah tertulis di Lauhul Mahfud,” ajak Menag.

“Mari apa yang menjadi tugas kita, kita tangani dan kerjakan dengan sungguh-sungguh dan profesional,” lanjut Menteri yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal ini.

Salah satu indikator bekerja dengan profesional adalah memiliki visi ke depan. Menurut menag itu penting, agar semua terarah dengan baik.

Ia pun kembali menegaskan bahwa ukuran keberhasilan Kemenag termasuk UIN, tidak hanya sebatas pada aspek formal saja. Namun juga pada peran dakwah yang diemban oleh Kemenag.

Artinya, seluruh ASN Kemenag bertanggungjawab kepada kesalehan umat kepada agamanya. “Indikatornya semakin berjarak umat kepada agamanya, semakin gagal Kemenag,” ujarnya.

“Sebesar apapun anggaran yang kita habiskan, tapi jika tidak berbanding lurus dengan yang dihasilkan dan dirasakan masyarakat itu jadi tidak berarti,” ungkapnya.

Menag pun meminta seluruh ASN Kemenag agar tidak cepat bangga atas capaian formal yang saat ini diraih. Meski penting, capaian tersebut menurutnya baru setengahnya dari target capaian yang seharusnya diraih.

“Karena tanggung jawabnya separuh dunia, separuh lagi dakwah, urusan agama. Karena ada huruf “I” di tengah kata UIN. Dua duanya harus kita kuasai,” ujarnya.

Ia pun berharap, agar UIN mampu menjadi universitas yang mampu menerapkan sistem pembelajaran yang terintegrasi. Mampu menciptakan para ilmuan yang tak hanya pandai dalam ilmu umum namun juga keilmuan keagamaan.

“Mari ciptakan keilmuan yang terintegrasi. Cita-cita saya adalah seperti di abad pertengahan, seperti Ibnu Rusy. Pagi seorang dokter, sorenya penulis buku, dan malamnya seorang sufi,” harapnya.

Rektor UIN Malang H.M Zainudin mengatakan, bahwa saat ini UIN Malang juga tengah menerapakan sistem pembelajaran yang terintegrasi. Ia menjelaskan, bahwa mahasiswa baru yang masuk UIN harus mengikuti pembelajaran dasar agama di Ma’had selama satu tahun.

“Izin melaporkan, kita di UIN Malang sudah menerapkan Integrated model dalam sistem pembelajarannya, harus terintegrasi ilmu agama. Jadi tidak memandang fakultasnya,” ucap Rektor.

Ada sekitar 6 ribu mahasiswa baru yang wajib tinggal di mahad selama satu tahun. Di Ma’had, para mahasiswa belajar Al Quran, kitab kuning, serta belajar bahasa Arab dan penerapan bahasa asing.

Saat ini ada 3.000 lebih mahasiswa penghafal Al-Qur’an di UIN Malang, dengan latar belakang pendidikan yang beragam, baik dari fakultas umum maupun fakultas keagamaan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News