Beranda blog Halaman 1242

KKP Cek Ke Lapangan Penyebab Kematian 100 Ton Ikan di Waduk Jatiluhur

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bergerak cepat terjun langsung ke lapangan mengecek penyebab kematian ikan massal di Waduk Jatiluhur.

Peristiwa kematian ikan massal ini merupakan fenomena alam tahunan akibat cuaca ekstrim yang memicu penurunan massa air hingga terjadinya upwelling yang menyebabkan pasokan oksigen berkurang secara drastis.

Direktur Jenderal Perikanan Budi Daya, Tb Haeru Rahayu menjelaskan fenomena tahunan seperti kematian ikan massal seharusnya tidak terjadi lagi, karena KKP setiap tahun selalu mengimbau kepada daerah yang wilayahnya memiliki perairan umum. Imbauan ini disampaikan melalui surat pemberitahuan pencegahan kematian massal ikan di perairan umum dan juga petunjuk teknis pencegahan dan penanganan kematian massal ikan budidaya di perairan umum akibat cuaca ekstrim yang terjadi seperti di Daerah Aliran Sungai Citarum yaitu Waduk Cirata, Waduk Saguling dan Waduk Jatiluhur.

“Fenomena kematian massal ini selain upwelling, berdasarkan hasil pengecekan dari tim KKP yaitu penggunaan Keramba Jaring Apung (KJA) sudah tidak sesuai dan melebih kapasitas. KKP juga selalu mengingatkan jumlah penggunaan KJA yang sesuai dengan standar dan daya dukung dengan zonasi yang telah ditentukan. Termasuk juga periode budidaya yang direkomendasikan boleh dilakukan, kami selalu ingatkan dan Penyuluh KKP juga rutin melakukan pendampingan ke masyarakat pembudidaya,” jelas Dirjen Tebe dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Senin (10/2).

Tebe menambahkan, berbagai upaya pencegahan dan pengendalian kematian massal telah dilakukan oleh KKP. Dia berharap masyarakat pembudidaya bisa mengambil langkah antisipatif agar tidak rugi.

“Peringatan cuaca ekstrim sudah kami himbau dan tanda-tanda kualitas air tidak bagus juga sudah mulai kelihatan. Kenapa tidak dilakukan panen total atau panen awal sehingga risiko kematian massal dapat dihindari,” tegas Tebe.

Panen Awal atau Panen Total

KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya telah menurunkan tim untuk mengecek penyebab terjadinya kematian massal ikan di Waduk Jatiluhur. Tercatat total kematian ikan massal di Waduk Jatiluhur sebanyak kurang lebih 100 ton atau senilai Rp 2,2 milyar. Mayoritas jenis ikan yang mengalami kematian massal adalah ikan mas. Asumsi harga ikan mas saat ini adalah Rp 22 ribu per kilogram. Lokasi kejadian kematian massal yaitu di Kampung Pasir Kole Desa Kutamanah Kecamatan Sukasari dan Kampung Citerbang Desa Panyindangan Kecamatan Sukatani.

“Mayoritas masyarakat pembudidaya sudah mengetahui adanya cuaca ekstrim dan bahaya upwelling dapat menyebabkan kematian massal ikan budidaya. Namun banyak diantaranya mereka gambling dan masih menahan panen ikan hasil budidayanya supaya bisa mencapai ukuran yang lebih besar,” jelas Direktur Ikan Air Tawar, Ujang Komarudin yang terjun langsung bersama Tim Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi dan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purwakarta.

Ujang mengimbau pembudidaya untuk melakukan panen total maupun panen awal untuk menghindari kematian ikan massal. Terlebih untuk jenis ikan yang ikan mas yang sangat bergantung hidupnya pada kestabilan pasokan oksigen terlarut (O2).

“KKP merekomendasikan untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas budidaya di Waduk Jatiluhur hingga cuaca kembali normal dan perairan bisa merecovery kondisinya dengan stabil. Segera angkat ikan yang sudah mati dari perairan dan langsung kubur supaya kondisi perairan waduk cepat kembali normal dan tidak tercemar,” kata Ujang.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengajak pembudidaya untuk mengedepankan keberlanjutan dalam setiap aktivitasnya. Kegiatan budi daya yang ramah lingkungan dengan mengedepankan keberlanjutan ekologi.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Ada Operasi Keselamatan Lalu Lintas 2025, Catat Jadwalnya

Polri akan menggelar Operasi Keselamatan Lalu Lintas selama 14 hari, dimulai pada Senin (10/2/2025) hingga 23 Februari 2025. Kakorlantas Polri Brigjen Agus Suryonugroho mengatakan, operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pengguna jalan dan menegakkan ketaatan berlalu lintas di seluruh wilayah Indonesia.

“Saya Kakorlantas Polri menyampaikan informasi mengenai operasi keselamatan lalu lintas yang akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai besok tanggal 10 sampai tanggal 23 Februari 2025,” ujar Agus saat mengecek jalur di KM 92 Tol Cipularang, Purwakarta, Jawa Barat, Minggu (9/2/2025).

Agus berharap, kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas selama Operasi Keselamatan ini dapat diteruskan hingga pelaksanaan Operasi Ketupat pada arus mudik dan balik Lebaran mendatang.

Menrutnya, operasi ini dapat menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih aman dan tertib, serta memberikan dampak positif pada keselamatan para pengguna jalan di seluruh Indonesia.

“Salah satu target dari Operasi Keselamatan ini adalah untuk memastikan agar pengguna jalan tertib berlalu lintas,” imbuhnya.

Selain itu, dalam kunjungannya ke Tol Cipularang, Agus menemukan beberapa titik rawan kecelakaan atau yang biasa disebut black spot. Ia menyebutkan bahwa titik-titik tersebut akan menjadi perhatian utama pihak terkait sebelum dimulainya Operasi Ketupat 2025.

“Hari ini kami melakukan pengecekan jalur Cipularang. Jalur ini cukup panjang, dan ada beberapa black spot yang langsung kami identifikasi di lokasi KM 93, KM 100, serta KM 92. Tentunya, kami dan stakeholder terkait akan terus turun ke lapangan untuk mempersiapkan operasi Ketupat,” papar Agus

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia Targetkan Rampungkan Initial Memorandum OECD pada 2025

Indonesia berkomitmen kuat untuk memerangi suap dan bergabung dengan anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) untuk mencapai kebijakan yang lebih baik. Pemerintah melakukan aksesi OECD sebagai transformasi strategis yang akan membawa Indonesia ke level yang lebih tinggi dalam tata kelola Pemerintahan, ekonomi, dan hubungan internasional.

“Kita berharap bahwa dengan masuk dalam OECD, kita bisa kembangkan better policy for better life. Jadi, policy yang kita ambil adalah global, dan ini untuk kepentingan masyarakat,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang juga selaku Ketua Pelaksana Tim Nasional OECD dalam Workshop and Technical Discussion Supporting Indonesia in Fightong Foreign Bribery: Towards Accession to the OECD Anti-Bribery Convention di Jakarta, Senin (10/02). Kegiatan tersebut secara virtual juga dihadiri oleh Director OECD Nicole Pino.

Saat ini proses aksesi memasuki tahap penyusunan 32 bab dokumen initial memorandum yang merupakan asesmen kesesuaian regulasi Indonesia terhadap 239 instrumen hukum OECD. Proses tersebut dilakukan oleh masing-masing bidang sesuai dengan Komite OECD, termasuk di antaranya Bidang Anti-Korupsi yang dikoordinasikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

“Jadi, bagaimana me-realign regulasi terhadap dokumen-dokumen hukum yang ada di kita dan yang ada di OECD. Oleh karena itu, beberapa negara memakan waktu yang lebih lama. Namun, kita punya jurus yang kemarin sudah pernah kita lakukan yaitu Omnibus Law. Jadi, ada dua cara, satu ratifikasi, dua kita melakukan Omnibus Law terhadap hal-hal yang dirasa penting. Kita berharap submisi initial memorandum akan selesai di triwulan pertama dan bisa dibawa dalam pertemuan Dewan Menteri OECD di bulan Juni 2025,” ungkap Menko Airlangga.

Lebih lanjut dalam kesempatan tersebut Menko Airlangga juga mengapresiasi dukungan seluruh negara OECD terhadap keikutsertaan Indonesia dalam Financial Action Task Force (FATF) yang menjadi salah satu pilar yang berpengaruh dalam multilateral agreement. Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Indonesia sendiri meneratapkan visi Indonesia Emas, menjadi salah satu negara yang memiliki ekonomi sepuluh besar.

“Sebetulnya secara PPP, Purchasing Power Parity hari ini, dari laporan yang disampaikan oleh IMF, Indonesia sebetulnya sudah masuk di dalam sepuluh besar, yaitu Indonesia nomor 8. Berdasarkan IMF report, berdasarkan PPP, Indonesia punya ekonomi itu USD4,8 triliun. Kalau memang berdasarkan G20 kita masih di ranking 16. Berdasarkan GDP, yang tahun kemarin alhamdulillah kita sudah mendekati US$5.000 GDP per kapita dan tentu ini kita berharap kita bisa tingkatkan di 2030 di atas US$12.000. Dengan PPP kita di atas beberapa negara lain, dan itu biasanya tiga kali. Jadi, kita memang US$4,8 triliun. Jadi, sudah benar Indonesia berada dalam salah satu radar yang akan masuk dalam aksesi OECD,” ungkap Menko Airlangga.

Kemudian terkait workshop tersebut, Menko Airlangga mengapresiasi KPK dan inisiatif Kedutaan Besar Jepang untuk mensupport kegiatan tersebut dan sebagai komitmen untuk memerangi korupsi, terutama penyuapan asing, dalam mendukung proses aksesi Indonesia di dalam OECD. Menko Airlangga berharap bahwa kegiatan workshop tersebut dapat menjadi momentum komitmen membangun Indonesia yang lebih bersih, transparan, berintegritas, menuju Indonesia emas. Menko Airlangga juga mengharapkan Ketua KPK Setyo Budiyanto beserta jajaran dan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra beserta jajaran dapat menjadi ujung tombak di sektor transparansi dan fair economy.

Kemudian terkait dukungan Kedutaan Jepang, Menko Airlangga mengatakan bahwa Indonesia dan Jepang telah bekerja lebih dari 10 tahun untuk mempromosikan OECD di ASEAN, sehingga memang sudah waktunya Indonesia menjadi negara pertama di ASEAN yang bisa masuk sebagai anggota OECD.

“Saya berterima kasih karena ini menjadi salah satu yang dari awal menurut Ambasador Jepang ini merupakan pilar yang terberat, bukan hanya untuk Indonesia tetapi tadi Ambasador Masaki Yasushi mengatakan Jepang pun merasa ini berat. Jadi, oleh karena itu kita melakukan ini lebih awal. Jadi, kita lakukan lebih awal dan juga komitmen Indonesia diminta lebih awal juga di bulan Maret sehingga tentu ini akan menjadi credit point untuk pertemuan di bulan Juni,” ungkap Menko Airlangga.

Selanjutnya Menko Airlangga mengatakan bahwa dengan OECD Pemerintah berharap perekonomian dapat terus meningkat sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yakni mencapai 8% yang salah satu kuncinya yaitu investasi.

“Dengan kita mempunyai iklim investasi yang baik, tidak hanya domestik tetapi internasional, kita berharap investasi bisa meningkat di Indonesia. Apalagi dengan ketidakpastian global per hari ini, maka tentu kita harus memperkuat kawan kita yang ada di Asia Pasifik, termasuk di dalamnya ASEAN, Jepang, dan berbagai kerja sama yang kita lakukan di negara-negara ASEAN. Tentu kita membutuhkan teman lebih banyak yaitu teman-teman di OECD,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain yakni Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian Edi Prio Pambudi, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Multilateral Kemenko Perekonomian Ferry Ardiyanto, dan perwakilan dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini: Berawan hingga Hujan Ringan

Buat kamu yang punya rencana keluar rumah hari ini, jangan lupa cek cuaca dulu, ya! Berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca di Jakarta sepanjang hari ini bakal didominasi oleh awan dan hujan dengan intensitas ringan. Jadi, siapkan payung atau jas hujan kalau nggak mau kebasahan!

Pagi Hari: Hujan Ringan di Beberapa Wilayah

Pagi ini, hujan ringan bakal menyapa wilayah Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Sementara itu, warga Jakarta Selatan bisa sedikit santai karena cuaca diprediksi berawan tanpa hujan.

Siang Hari: Awan Mendominasi Langit Jakarta

Saat waktu makan siang tiba, cuaca di seluruh Jakarta bakal berawan. Ini bisa jadi momen yang pas buat nongkrong di luar tanpa khawatir kepanasan, tapi tetap waspada kalau tiba-tiba hujan turun, ya!

Sore Hari: Jakarta Selatan Diguyur Hujan

Menjelang sore, cuaca di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur diprediksi masih berawan. Tapi buat kamu yang berada di Jakarta Selatan, siapkan diri karena hujan ringan berpotensi turun di wilayah ini.

Malam Hari: Berawan, Kecuali Jakarta Selatan Lebih Cerah

Malam nanti, langit Jakarta bakal kembali berawan, kecuali di Jakarta Selatan yang diprediksi cerah berawan. Jadi, kalau ada rencana keluar malam di daerah Jaksel, kamu bisa lebih tenang karena kemungkinan hujan lebih kecil.

Suhu dan Kelembapan Udara

Suhu udara di Jakarta hari ini berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 70 hingga 98 persen. Bisa jadi cukup gerah, jadi jangan lupa minum air yang cukup biar tetap segar sepanjang hari!

Itu dia update cuaca untuk hari ini. Apa pun rencanamu, selalu siap sedia dengan kondisi cuaca biar aktivitas tetap lancar. Stay safe dan jangan lupa bawa payung!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cara Mudah Perpanjang SIM di SIM Keliling Jakarta, Ini Lokasinya!

Pernah nggak sih, lupa perpanjang SIM dan baru sadar setelah masa berlakunya habis? Hati-hati, kalau sudah kedaluwarsa, SIM nggak bisa diperpanjang lagi, lho! Kamu harus bikin dari awal, lengkap dengan ujian teori dan praktik. Ribet banget, kan?

Makanya, penting buat rutin ngecek tanggal kedaluwarsa SIM. Berdasarkan aturan, SIM berlaku selama lima tahun sejak tanggal pembuatannya. Kalau sampai telat satu hari aja, siap-siap deh urus pembuatan baru di Kantor Satpas Daan Mogot, Jakarta Barat. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Kapolri No. 5 Tahun 2021 Pasal 4 dan UU No. 22 Tahun 2009 Pasal 85 Ayat 2 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

SIM Keliling Jakarta: Solusi Buat yang Sibuk

Buat kamu yang nggak punya banyak waktu buat antre di Satpas, tenang aja! Polda Metro Jaya menyediakan layanan SIM Keliling Jakarta, yang tersebar di lima titik berbeda setiap harinya. Ini solusi praktis buat kamu yang ingin memperpanjang SIM tanpa ribet.

Hari ini, Selasa (11/02), layanan SIM Keliling tersedia di lokasi berikut:
Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
Jakarta Barat: Mall Citraland
Jakarta Utara: LTC Glodok
Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Layanan ini mulai beroperasi dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Saran aja, kalau mau menghindari antrean panjang, datang lebih pagi ya!

Syarat dan Biaya Perpanjangan SIM

Biar proses perpanjangan SIM lancar, pastikan kamu membawa dokumen yang diperlukan:
📌 Fotokopi KTP yang masih berlaku
📌 SIM asli + fotokopi
📌 Hasil pemeriksaan kesehatan
📌 Bukti tes psikologi

Untuk biaya perpanjang SIM berdasarkan PP No. 60 Tahun 2016 tentang PNBP, tarifnya sebagai berikut:
💰 SIM A: Rp 80.000
💰 SIM C: Rp 75.000

Tapi ingat, masih ada biaya tambahan untuk pemeriksaan kesehatan (Rp 35.000) dan tes psikologi (Rp 60.000). Jadi, siapkan dana lebih ya!

Cara Perpanjang SIM di SIM Keliling

Nah, kalau semua syarat sudah siap, tinggal ikuti langkah-langkah ini saat datang ke lokasi SIM Keliling:

1️⃣ Daftar di loket pendaftaran
2️⃣ Isi formulir sesuai data diri
3️⃣ Serahkan formulir + berkas ke petugas
4️⃣ Tunggu antrean untuk dipanggil
5️⃣ Masuk ke kendaraan SIM Keliling untuk tes dan foto
6️⃣ SIM baru jadi dan siap digunakan!

Mudah banget, kan? Jadi, nggak ada alasan buat malas perpanjang SIM! Yuk, cek tanggal kedaluwarsa SIM kamu sekarang dan manfaatkan layanan SIM Keliling Jakarta biar lebih praktis!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Melihat Hari Pertama Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Tebet

Program cek kesehatan gratis, salah satu inisiatif unggulan Presiden Prabowo Subianto, resmi dimulai pada Senin, 10 Februari 2025. Program ini dilaksanakan serentak di seluruh Puskesmas di Indonesia, termasuk Puskesmas Tebet, dengan tujuan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan tanpa biaya.

Plt. Kepala Puskesmas Tebet, dr. Santayana, menegaskan bahwa persiapan untuk program ini telah dilakukan secara matang sejak awal tahun 2025. Mulai dari penyediaan peralatan medis yang diperlukan hingga pelatihan dan penambahan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, semua langkah telah diambil untuk memastikan kelancaran program.

“Kami sangat bersemangat menyambut program ini. Ini adalah kesempatan luar biasa bagi masyarakat untuk mengecek kesehatan mereka tanpa biaya, yang tentunya sangat bermanfaat. Puskesmas Tebet berkomitmen untuk terus mendukung setiap langkah yang diambil pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkap dr. Santayana.

Di hari pertama pelaksanaan program cek kesehatan gratis, Puskesmas Tebet telah menyiapkan layanan untuk 30 pasien dari berbagai kelompok usia, mulai dari balita hingga lansia. Puskesmas Tebet juga memastikan bahwa proses pemeriksaan kesehatan berjalan lancar dan efisien, dengan mengutamakan kenyamanan pasien dan menjaga agar tidak terjadi penumpukan.

“Kami telah menyiapkan berbagai skenario untuk memastikan agar tidak ada penumpukan pasien dan mengurangi waktu tunggu yang lama. Kami ingin memberikan pengalaman yang baik bagi setiap pasien yang datang,” tambah dr. Santayana.

Pelaksanaan perdana cek kesehatan gratis di Puskesmas Tebet juga mendapat perhatian langsung dari pemerintah. Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Muliadi, melakukan kunjungan ke Puskesmas Tebet untuk memastikan program berjalan sesuai rencana.

Viva Yoga meninjau ruang pelayanan cek kesehatan gratis yang terletak di lantai 1 dan 2, serta menyaksikan langsung masyarakat yang sedang menjalani pemeriksaan kesehatan. Selain itu, ia juga berbincang dengan beberapa pasien yang sedang menunggu giliran pemeriksaan.

Usai meninjau, Viva Yoga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program ini. “Program cek kesehatan gratis ini adalah bagian dari komitmen pemerintah untuk menyehatkan seluruh masyarakat Indonesia, mulai dari balita, anak-anak sekolah, hingga lansia. Program ini sangat penting, terutama untuk deteksi dini penyakit dan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatannya,” ujar Viva Yoga.

Wamen Viva Yoga juga mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan berharga ini. Selain itu, ia berharap agar program ini dapat diterapkan di berbagai daerah transmigrasi di seluruh Indonesia.

“Kami harap masyarakat bisa memanfaatkan program ini. Jangan takut untuk melakukan pemeriksaan pencegahan. Kita akan mengetahui apakah ada kelainan penyakit dalam tubuh kita, karena lebih baik mencegah sebelum sakit,” tambahnya.

Pelaksanaan perdana program cek kesehatan gratis ini juga mendapat sambutan hangat dari warga. Salah satu warga, Ibu Teti Hanim, seorang lansia, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas adanya program ini.

“Program ini sangat membantu kami, terutama bagi lansia seperti saya. Kami jadi bisa mengetahui kondisi kesehatan kami lebih baik, semoga program ini terus berlanjut kedepannya” ujarnya dengan penuh syukur.

Turut hadir dalam peninjauan pelaksanaan program ini, M. Isra Ramli, Deputi I Kantor Komunikasi Kepresidenan; Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Widyawati; serta Direktur Promosi Kesehatan, Ni Luh Putri Putu Kencana. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen tinggi pemerintah dalam mendukung program cek kesehatan gratis di seluruh Indonesia.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes melalui 1500-567, SMS 081281562620, atau email kontak@kemkes.go.id.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BP Haji dan Komite Nasional Muslim Filipina Jajaki Kerja Sama Perhajian

Kepala Badan Penyelenggara Haji Republik Indonesia (BP Haji) Mochammad Irfan Yusuf, didampingi Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, menerima kunjungan delegasi Komite Nasional Muslim Filipina (National Commission on Muslim Filipinos) di Kantor BP Haji, Jakarta, Senin (10/2/25).

Pertemuan ini diinisiasi oleh Kedutaan Besar Filipina dan dipimpin oleh Charge d’Affaires Kedutaan Besar Filipina sekaligus Konsul Jenderal, Gonaranao B. Musor, bersama sejumlah pejabat dari berbagai biro di Komite Nasional Muslim Filipina.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, kedua pihak berdiskusi dan menjajaki kerja sama dalam penyelenggaraan haji, termasuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik antarnegara. “Selain bersilaturahmi, kami ingin memperluas kerja sama dengan BP Haji dalam rekomendasi kebijakan serta penyelenggaraan haji tahunan,” ujar Gonaranao B. Musor.

Kepala BP Haji menyambut baik inisiatif ini, menegaskan bahwa penyelenggaraan haji di Indonesia berpegang pada visi Tri Sukses Haji, yaitu Sukses Ritual dalam kelancaran ibadah, Sukses Ekonomi dengan memaksimalkan manfaat bagi jamaah dan masyarakat, serta Sukses Peradaban dalam mewujudkan nilai-nilai keadaban dalam haji.

Dengan populasi Muslim Indonesia yang mencapai 87,2% dari total penduduk pada 2024, Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan penyelenggaraan haji berjalan dengan baik. Setiap tahunnya, jumlah jamaah haji terus meningkat, sehingga diperlukan inovasi dan kerja sama strategis, termasuk dengan negara sahabat seperti Filipina, untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.

“Cita-cita terbesar umat Muslim adalah berhaji. Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto, memberikan perhatian besar terhadap penyelenggaraan haji dan meminta kami di BP Haji untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia,” ujar Kepala BP Haji.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara Indonesia dan Filipina dalam bidang perhajian, dengan harapan dapat memberikan manfaat bagi umat Muslim di kedua negara serta meningkatkan standar pelayanan haji secara keseluruhan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Hari Pers Nasional, Bey Machmudin Apresiasi Kontribusi Pers dalam Pembangunan Jabar

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang telah berkontribusi dalam pembangunan di Jawa Barat. Apresiasi disampaikan bertepatan dengan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Ahad (9/2/2024).

“Selamat Hari Pers Nasional. Terima kasih kepada insan media, baik cetak, online, maupun radio, yang telah mengedukasi masyarakat dan membangun pola pikir yang lebih kritis serta berintegritas,” ujar Bey Machmudin.

Menurut Bey, pers memiliki peran krusial dalam mengedukasi masyarakat serta membangun sikap kritis dan berintegritas. “Tentunya semua ini tidak lepas dari peran pers,” kata Bey.

Baca juga: Bey Machmudin Apresiasi Respon Cepat BPBD Jabar Terhadap Bencana

Bey juga mengapresiasi peran media dalam mendiseminasikan informasi pembangunan. Pers tak hanya menyampaikan kabar baik, tetapi juga memiliki hak untuk memberikan kritik konstruktif terhadap pemerintah.

“Kalau ada yang perlu dikritik, silakan. Kritik itu penting bagi kami di Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” tambahnya.

Bey berharap pers tetap mengedepankan pemberitaan yang berimbang, tidak hanya mengutamakan kecepatan tetapi juga kualitas.

“Kami ingin pers terus mempertahankan berita yang berimbang, tidak hanya menyoroti satu sisi. Selain cepat, kualitasnya juga harus terjaga. Cepat, akurat, dan berimbang menjadi kunci utama pers di tengah perkembangan media sosial yang menuntut verifikasi lebih ketat,” jelasnya.

Bey juga mendorong media konvensional untuk terus memberikan berita yang tidak hanya bersifat biasa dan umum, tetapi juga yang edukatif bagi masyarakat.

“Jangan hanya menyajikan hardnews, tetapi juga berita yang memberikan edukasi. Misalnya, tips berkendara dengan baik, pentingnya membuang sampah pada tempatnya, dan sebagainya,” kata Bey.

Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) 2024 Jawa Barat berada dalam kategori ‘Cukup Bebas’ dengan nilai 73,41, yang menandakan jurnalis memiliki ruang bebas dalam menjalankan tugasnya.

Kemudian, Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2024 Jabar juga ada di angka 85,22 yang paling tinggi secara nasional, yang salah satu indikatornya adalah ketersediaan dan akses informasi.

Semakin tinggi indeks KIP semakin mudah jurnalis mendapatkan informasi dan data akurat untuk disajikan kepada publik.

HPN 2025 diperingati seluruh insan pers di Indonesia, mengambil tema ‘Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa’. HPN diperingati 7- 9 Februari dengan puncak acara berpusat di Kalimantan Selatan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tinjau Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Wamen Viva Yoga: Implementasi Amanat Konstitusi dan Realisasi Asta Cita Presiden Prabowo

Hari ini 10 Februari 2025 program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berulang tahun dimulai. Secara simbolis di beberapa titik layanan kesehatan seperti Puskesmas, program itu dibuka secara resmi. Di Puskesmas Tebet, Jakarta Selatan, Wamen Transmigrasi Viva Yoga yang didampingi Deputi I Kantor Komunikasi Kepresidenan Isra Ramli, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Drg Widiawati, MKM; Plt Kepala Puskesmas Tebet dr. Santayana, dan Camat Tebet Dyan Airlangga meninjau pelaksanaan PKG bagi warga di sana.

Saat meninjau program secara langsung, Viva Yoga memberi dukungan kepada para lansia, ibu dan anak, serta masyarakat lainnya untuk tetap semangat, menjaga kesehatan, dan menerapkan pola makanan yang bergizi dan sehat.

Viva Yoga juga mendengar langsung data medis kesehatan lansia, ibu dan anak, dan masyarakat lainnya setelah dilakukan cek kesehatan. Dirinya gembira mendapat ungkapan baik dari pasien maupun petugas kesehatan yang menyatakan kesehatan mereka baik.

Kepada puluhan wartawan yang mengikuti konferensi press di pintu masuk Puskesmas Tebet, Viva Yoga mengatakan PKG dilakukan untuk mengimplemetasikan amanat UUD NRI Tahun 1945 Pasal 28A yang berbunyi setiap orang berhak untuk hidup sehat serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.

“Juga untuk merealisasikan Asta Cita janji Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan pelayanan gratis kepada seluruh rakyat Indonesia”, ujar Viva Yoga.

Sasaran pelayanan yang diberikan disebut mencapai 281 juta jiwa.

PKG menurutnya bagian dari pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan memadukan antara PKG dan MBG diharapkan tumbuh anak-anak bangsa yang sehat, kuat, cerdas, dan pintar karena ada asupan gizi dan pencegahan penyakit.

“Kita hadir bersama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Kementerian Kesehatan, dan pemerintah daerah di sini dalam rangka menjadikan masyarakat  hidupnya sehat sesuai dengan tagline satu sehat semua sehat”, kata Viva Yoga.

Untuk mencapai hidup sehat dengan tegas Viva Yoga mengajak masyarakat berbondong-bondong datang ke Puskesmas atau rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Ini langkah untuk mengubah pandangan sakit dulu baru berobat”, ujarnya.

Menurutnya mencegah lebih baik daripada mengobati.

“Untuk mengetahui tubuh dan badan kita sehat atau sakit maka perlu dilakukan pemeriksaan”, kata Viva Yoga.

PKG dikatakan akan terus berlanjut. Ia berharap masyarakat jangan takut utuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Dengan PKG mengubah ungkapan sehat itu mahal”, pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kemenhub dan Komdigi Kolaborasikan Sebaran Informasi Angkutan Lebaran 2025

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid bertemu untuk membahas kolaborasi yang akan dilakukan terkait penyebaran informasi seputar angkutan Lebaran 2025. Pertemuan ini dilakukan di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Jakarta, Rabu (5/2).

Menhub Dudy berharap agar kerja sama baik yang sudah dilakukan pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2024/2025 dapat dilanjutkan. Menhub meminta agar Komdigi dapat terlibat aktif dalam sejumlah aksi komunikasi dan penyebaran informasi seputar angkutan Lebaran 2025 nantinya.

“Terima kasih kepada Komdigi yang telah membantu kami dalam menyebarkan informasi terkait angkutan Nataru 2024/2025 lalu. Harapan kami, kerja sama ini dapat kita tingkatkan lagi untuk menghadapi angkutan Lebaran 2025. Tentu kami berharap jauh-jauh hari kita dapat menyiapkan secara bersama-sama segala sesuatunya dalam penyelengaran Lebaran mendatang,” ucap Menhub Dudy.

Pada kesempatan ini, Menhub juga menyampaikan kemungkinan pemanfaatan Mobile Positioning Data (MPD), bekerja sama dengan para operator seluler, untuk mengukur pergerakan nasional selama masa Lebaran 2025. Kemenhub melalui Pusat Informasi Transportasi (Pusintrans) akan mengembangkan Artificial Intelligence (AI) sektor transportasi dengan memanfaatkan data trafik yang diperoleh dari CCTV, ATMS, ATCS, dan MPD (operator seluler). Kemenhub berharap adanya dukungan Komdigi dalam pemanfaatan MPD ini.

Adapun Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan sejumlah dukungan yang dilakukan Komdigi pada angkutan Nataru lalu dan yang akan kembali disiapkan untuk angkutan Lebaran 2025. Di antaranya, melakukan SMS blast sebelum hari H guna meminta masyarakat agar menjaga keselamatan dan kesehatan saat perjalanan liburan, melakukan penyebaran informasi publik seputar angkutan Nataru melalui kanal-kanal komunikasi yang dimiliki Komdigi, serta membuat konten-konten sosial media dan siaran pers terkait angkutan Nataru.

Komdigi juga terlibat aktif di pusat informasi dan komunikasi dalam memantau arus mudik dan kelancaran transportasi, serta menyampaikannya kepada masyarakat. Selain itu, juga aktif menyebarkan informasi terkait keselamatan perjalanan dan informasi rest area melalui media digital yang dimiliki Komdigi.

“Kami siap bekerja sama dengan Kemenhub untuk mendukung penyelenggaran angkutan Lebaran 2025. Kami akan usahakan penyampaian informasi yang menarik dan lebih mengena di benak masyarakat. Semoga bisa lebih baik dari sisi jangkauan dan ketajaman informasinya. Kami siap berkolaborasi untuk itu,” ujar Menkomdigi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News