Beranda blog Halaman 1253

Langkah Tegas Menteri Nusron Dapat Dukungan Berbagai Kalangan Termasuk Susno Duadji

Langkah tegas Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, dalam menyikapi polemik pagar laut yang mencuat sejak awal tahun 2025, mendapat dukungan penuh dari berbagai kelompok masyarakat maupun perorangan. Salah satu dukungan datang dari Kepala Badan Reserse Kriminal Polri periode 2008-2009, Susno Duadji.

“Pertama kita bersyukur, bahwa ini sudah semakin terang. Kita patut berterima kasih dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kementerian ATR/BPN. Karena, awal mula yang berani membukanya ya dari Kementerian ATR/BPN ini,” ungkap Susno Duadji dalam sesi telekonferensi Sindo Prime, Sindo News TV, Selasa (04/02/25).

Susno Duadji mengatakan, keterbukaan Menteri Nusron dalam memberikan informasi mengenai polemik ini kepada masyarakat perlu didukung penuh. Mulai dari proses pemeriksaan sertipikat, pembatalan sertipikat, hingga proses gelar perkara yang saat ini tengah berlangsung.

“Kita percaya kepada kementerian ini, bahwa nantinya persoalan-persoalan pertanahan di tempat lain pun akan diusut seperti ini. Tapi, tentu tidak sekaligus,” tambahnya.

Melihat kegigihan Menteri Nusron, ia juga mendorong agar semua pihak terlibat juga berani mengambil langkah tegas, terutama Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Bertindak, masa Kementerian ATR/BPN saja yang berani. Ini bukan lagi tuntutan, tapi kewajiban,” tegas Susno Duadji.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis yang juga hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut menyampaikan bahwa langkah tegas yang diambil Kementerian ATR/BPN perlu didukung semua pihak.

“Sebenarnya kalau semua bersikap kooperatif, terbuka, ini akan bisa terang-benderang. Masyarakat bisa melihat bagaimana proses ini sejak awal hingga akhirnya nanti,” tuturnya.

Mewakili Nelayan, Kholid yang juga hadir di lokasi telekonferensi berharap, polemik pagar laut bisa segera diatasi melalui proses hukum yang transparan dan adil.

“Karena, memang sudah seharusnya pihak pemerintah seperti itu (mengambil langkah tegas, red). Melakukan yang sebenar-benarnya, yang sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” pungkas Kholid.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Forum P4GN Bontang: Kepala BNN RI Bahas Strategi Penanggulangan Narkoba dan Luncurkan Aplikasi PEKA

Usai meresmikan gedung kantor baru Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang, Kepala BNN RI Marthinus Hukom menghadiri Forum Komunikasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar Pemerintah Kota Bontang bersama BNN Kota Bontang, di Pendopo Walikota Bontang, Kalimantan Timur, pada Selasa (4/2).

Dalam forum komunikasi bertajuk “Akselerasi Asta Cita dari Bontang Menuju Indonesia Bersinar” tersebut, Kepala BNN RI menjelaskan tentang Kebijakan dan Strategi BNN dalam Penanganan Permasalahan Narkoba.

Selain menjadi Keynote Speaker, Kepala BNN RI juga turut meluncurkan aplikasi PEKA (Peta Kerawanan Narkoba) bersama Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Walikota Bontang, Kepala Kantor Bea dan Cukai Bontang, serta Direktur Badan Informasi Geospasial (BIG).

PEKA berbasis informasi geospasial Kota Bontang merupakan aplikasi kolaborasi antara BNN Kota Bontang, BIG, Bea dan Cukai Bontang, Polres Bontang, dan Pemerintah Kota Bontang yang dapat berfungsi sebagai alat yang memberikan informasi geospasial tentang kerawanan narkoba dan menjadi dasar dalam menentukan langkah-langkah pencegahan narkoba serta rehabilitasi melalui layanan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) yang efektif dan tepat sasaran.

Pada momentum tersebut, Kepala BNN RI juga menyaksikan penandatanganan naskah hibah daerah antara BNN Kota Bontang dengan Walikota Bontang serta perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT Pupuk Kalimantan Timur, Polres Bontang, dan BAZNAS Kota Bontang.

Mengakhiri rangkaian Forum Komunikasi P4GN, dilakukan penandatangan Komitmen Bersama Melawan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, sebagai simbol sinergi dan kolaborasi dalam aksi P4GN di wilayah Bontang, Kalimantan Timur.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kementerian Transmigrasi Bakal Permudah Transmigran Lacak Proses Masalah Lahan

Warga transmigran kelak akan bisa melacak proses penyelesaian masalah lahannya, melalui aplikasi yang disiapkan Kementerian Transmigrasi, bekerjasama dengan Kementerian ATR/BPN.

Hal ini disampaikan Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara usai mengikuti rapat koordinasi dengan Kementerian ATR/ BPN, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kehutanan, Kementerian Sekretariat Negara dan Badan Informasi Geospasial di Jakarta (5/2).

“Salah satu persoalan besar di Kawasan Transmigrasi adalah penguasaan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi oleh badan usaha maupun pribadi-pribadi. Ke depan, Kementerian Transmigrasi akan membuat aplikasi untuk memungkinkan warga transmigran melacak sudah sampai mana persoalan lahan mereka diselesaikan,” ujar Menteri Iftitah.

Rapat koordinasi ini dilaksanakan untuk koordinasi persiapan Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASP). Proyek bertahun jamak ini merupakan hibah Bank Dunia untuk memetakan lahan-lahan di Indonesia, khususnya kawasan hutan dan kawasan transmigrasi.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Cek Kesehatan Gratis Dimulai 10 Februari di Puskesmas!

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Istana Merdeka Jakarta, pada Rabu, 5 Februari 2025. Dalam pertemuan tersebut, Menkes Budi melaporkan perkembangan program cek kesehatan gratis yang akan mulai dijalankan pada 10 Februari 2025 di puskesmas dan klinik-klinik yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
“Jadi tadi rapat mengenai update program cek kesehatan gratis. Diputuskan oleh beliau, nanti tanggal 10 Februari ini sudah bisa jalan di puskesmas-puskesmas dan juga klinik-klinik,” ujar Menkes Budi dalam keterangan persnya kepada awak media usai pertemuan.
Menkes Budi menjelaskan bahwa program tersebut dirancang untuk mencakup seluruh populasi Indonesia, dari bayi baru lahir hingga lansia. Meski demikian, pemeriksaan kesehatan gratis ini akan dilakukan secara bertahap, dengan mekanisme yang disesuaikan berdasarkan kelompok usia.
Untuk anak-anak usia di bawah 6 tahun dan di atas usia sekolah, pemeriksaan akan dilakukan saat mereka berulang tahun, ditambah waktu toleransi satu bulan. Sementara untuk anak usia sekolah, pemeriksaan akan dilakukan saat mereka masuk sekolah. “Dilakukannya di mana? Di 10.000 puskesmas dan 15.000 klinik yang sudah bekerjasama dengan BPJS,” jelas Menkes Budi.
Menkes Budi juga mengatakan bahwa jenis pemeriksaan yang dilakukan bervariasi, disesuaikan dengan tahapan usia. Untuk bayi baru lahir, terdapat 6 jenis screening, balita 8 jenis, anak usia SD hingga SMA 11 hingga 13 jenis, dewasa 19 jenis, dan lansia 19 jenis pemeriksaan.
“Mungkin yang baru-baru, misalnya screening jiwa, kan dulu kita nggak pernah screen tuh. Sekarang screening jiwa mulai anak sekolah, SD udah kita screening. Karena kita juga hasil survei kesehatan yang terakhir lihat bahwa ternyata banyak, 1 dari 10 kita punya gangguan anxiety atau depresi yang wajib jadi itu kita screening juga,” ucap Menkes Budi.
Selain itu, program ini juga mencakup screening kanker bagi kelompok usia di atas 40 tahun, dengan fokus pada kanker payudara dan serviks bagi perempuan, serta kanker paru dan kolorektal bagi laki-laki.
Menkes Budi turut mengungkapkan bahwa program ini membutuhkan anggaran besar, yang saat ini masih dalam proses penyesuaian. Anggaran awal yang disiapkan sebesar Rp4,7 triliun, namun sempat mengalami pemotongan akibat prioritas belanja negara yang beragam.

Meski demikian, Menkes Budi memastikan bahwa kebutuhan anggaran untuk tahap awal tetap tersedia, dan jika nantinya masih kurang, pihaknya akan mengajukan tambahan. “Kalau ternyata memang butuh, kita minta tambahan. Karena memang sekarang kan prioritas spending-nya beliau juga sedang banyak,” tutur Menkes Budi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Komitmen Prabowo Wujudkan Pemerintahan Bebas Korupsi dan Pro-Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari penyelewengan. Kepala Negara menekankan bahwa dirinya dan kabinetnya akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang mencoba menghalangi kebijakan pro-rakyat.

“Saya ajak semua rekan-rekan saya dalam pemerintahan, dalam kabinet Merah Putih saya mengajak mereka kita harus berani, berani mengoreksi diri, berani membangun suatu pemerintahan ke depan yang bersih, pemerintah yang bebas dari penyelewengan dan dari korupsi. Itu tekad kami,” ujar Presiden dalam sambutannya saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 Nahdlatul Ulama (NU) di Istora Senayan, Jakarta, pada Rabu, 5 Februari 2025.

Presiden Prabowo juga memberikan peringatan kepada para pejabat negara dan aparat pemerintah yang tidak mau mengikuti arah kebijakan pemerintahannya yang pro-rakyat. Presiden menyatakan bahwa ia telah memberikan waktu dan peringatan yang cukup kepada seluruh jajarannya.

“100 hari pertama ya saya sudah beri istilahnya peringatan berkali-kali, sekarang siapa yang bandel, siapa yang dableg, siapa yang tidak mau ikut dengan aliran besar ini, tuntutan rakyat pemerintahan yang bersih, siapa yang tidak patuh, saya akan tindak,” tegas Presiden.

Presiden Prabowo pun kembali menegaskan bahwa pemerintahannya memahami berbagai tantangan yang ada dan tidak akan gentar menghadapi pihak-pihak yang mencoba menghambat perubahan. Kepala Negara juga memastikan bahwa pemerintahannya akan tetap fokus pada tugas utama, yakni bekerja untuk kepentingan rakyat dan bangsa Indonesia.

“Saya pernah menyampaikan seluruh aparat, seluruh institusi, bersihkan dirimu sebelum kau dibersihkan. Dan saya ingatkan semua aparat kesetiaanmu adalah kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia,” ucap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut mengenang sosok almarhum KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai pemimpin yang menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai moderasi Islam dan keberagaman. Kepala Negara mencontohkan salah satu sikap Gus Dur yang berani dalam membela hak-hak kelompok minoritas.

“Saya kira ada satu hal yang unik bahwa di zaman Gus Dur, kalau ada kelompok minoritas yang diancam oleh kelompok-kelompok radikal, justru NU-lah yang tampil menjaga tempat-tempat ibadah itu,” ujar Presiden Prabowo.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menko PMK Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Upaya Penanggulangan Bencana

Pemerintah memastikan efisiensi anggaran yang saat ini dilakukan tidak akan berdampak pada upaya pencegahan dan penanggulangan bencana. Menko PMK Pratikno menegaskan bahwa anggaran untuk respons cepat terhadap bencana tetap tersedia dan prioritas pemerintah dalam melindungi masyarakat tidak berubah.
“Kita memang diarahkan oleh Bapak Presiden untuk melakukan efisiensi anggaran, dan itu bagus. Namun, fungsi-fungsi pemerintahan tetap berjalan seperti biasa, tidak ada yang terganggu. Justru dengan efisiensi ini, alokasi anggaran bisa lebih fokus untuk pelayanan langsung kepada masyarakat,” ujar Menko PMK saat berkunjung ke Yogyakarta, pada Selasa (4/2/2025).
Menko PMK mencontohkan, dalam penanggulangan bencana, BNPB masih memiliki Dana Siap Pakai yang dapat digunakan kapan saja untuk respons cepat. Selain itu, langkah-langkah mitigasi seperti perbaikan infrastruktur, edukasi masyarakat, dan kesiapsiagaan pemerintah daerah tetap menjadi prioritas.
“Kami tetap mengantisipasi potensi-potensi bencana. Pemerintah melalui BNPB dan Kemenko PMK terus mengoordinasikan upaya tanggap darurat, termasuk di Kalimantan Barat baru-baru ini,” tambahnya.
Dalam jangka menengah, Kemenko PMK juga telah berkoordinasi dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan untuk membangun infrastruktur yang tangguh, tidak hanya mampu bertahan terhadap bencana alam, tetapi juga berfungsi untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

“Dalam jangka menengah, kami terus berkoordinasi terutama dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Infrastruktur harus terus diperbaiki, sungai-sungai dinormalisasi, waduk juga dinormalisasi untuk mengurangi bencana,” jelas Menko PMK.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wamen Viva Yoga Bakal Kembangkan Pulau Bacan Sebagai Kawasan Transmigrasi dan Lumbung Pangan

Wamen Transmigrasi Viva Yoga menerima kunjungan kerja Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, Rabu (5/2). Audiensi ini membahas tentang pembangunan di kabupaten yang berada di Provinsi Maluku Utara, di antaranya adalah mengajukan program transmigrasi di Pulau Bacan.

Maluku Utara ada empat kawasan transmigrasi prioritas nasional dan empat kawasan transmigrasi prioritas bidang. Delapan kawasan transmigrasi tersebut tersebar di Kabupaten Sula, Pulau Morotai, Kota Tidore, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, dan Halmahera Utara.

“Di Halmahera Selatan ada kawasan transmigrasi prioritas nasional di Pulau Bacan dan ada kawasan prioritas bidang di Nusliku”, ujar Viva Yoga.

Dalam paparannya Pemda Halmahera Selatan menerangkan ada 250 kuota kepala keluarga untuk menjadi transmigran. “Calon transmigran sebanyak itu separuh dari luar dan separuhnya dari masyarakat lokal”, ujar Bupati Hasan Ali.

Viva Yoga mendengar Halmahera Selatan sudah menyediakan lahan untuk para transmigran. Selanjutnya Kementerian Transmigrasi akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan menindaklanjuti aspirasi Pemerintah Halmahera Selatan

“Kita cek persiapan teknis, alokasi anggaran, dan kalau memungkinkan direalisasikan tahun ini”, tambah Viva Yoga.

Apa yang dilakukan oleh Ali Bassam yakni mengajukan program transmigrasi diakui sebagai pengimplementasian paradigma baru transmigrasi, yakni bottom up. “Di masa lalu paradigma transmigrasi dilakukan secara top down”, ujar Wamen Viva Yoga.

Sebagai tujuan transmigrasi pada umumnya, transmigrasi di Pulau Bacan selain untuk mendistribusikan penduduk dari daerah padat, meningkatkan taraf hidup, mengentaskan kemiskinan, juga untuk membangun Halmahera Selatan sebagai sentra produksi beras dan mendukung program swasembada pangan.

Hal demikian menurut Wamen Viva Yoga penting, sebab di Halmahera Selatan dan Maluku Utara pada umumnya, mereka masih mendatangkan beras dari provinsi lain. “Dengan mengembangkan Pulau Bacan sebagai kawasan transmigrasi Kita harap Halmahera Selatan menjadi sentra produksi beras di Maluku Utara bahkan menjadi lumbung pangan nasional”, pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Daftar Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Cek Syaratnya di Sini!

Buat kamu yang SIM-nya mau habis, tapi males ribet ke kantor Satpas? Tenang, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya punya solusi gampang buat perpanjangan SIM lewat layanan SIM Keliling. Kamis ini, ada empat lokasi di Jakarta yang bisa kamu datangi.

Lokasi SIM Keliling di Jakarta

Layanan ini beroperasi dari pukul 08.00 sampai 14.00 WIB di lokasi berikut:

  • Jakarta Utara – LTC Glodok
  • Jakarta Selatan – Kampus Trilogi Kalibata
  • Jakarta Barat – Mall Citraland
  • Jakarta Pusat – Kantor Pos Lapangan Banteng

Syarat & Cara Perpanjangan SIM

Biar urusan lancar, jangan lupa bawa dokumen berikut:
📌 SIM lama yang masih berlaku
📌 KTP asli & fotokopi

Sampai di lokasi, kamu tinggal:

  1. Isi formulir yang disediakan
  2. Ikuti tes kesehatan & tes psikologi

Penting! Layanan ini hanya untuk perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku. Kalau SIM kamu sudah kedaluwarsa, kamu harus bikin SIM baru di Satpas SIM Daan Mogot, Jakarta Barat.

Biaya Perpanjangan SIM

Sesuai dengan PP Nomor 76 Tahun 2020, biaya perpanjangan SIM adalah:
💰 Rp80.000 untuk SIM A
💰 Rp75.000 untuk SIM C

Selain itu, ada tambahan biaya:
📌 Tes psikologi – Rp37.500
📌 Asuransi – Rp50.000

Jangan Sampai SIM Mati!

Kalau SIM kamu sudah mati dan kamu tetap nekat berkendara, siap-siap kena sanksi! Berdasarkan Pasal 288 ayat 2 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, pengemudi yang tidak bisa menunjukkan SIM yang masih berlaku bisa dikenakan denda hingga Rp250.000 atau kurungan satu bulan.

Jadi, jangan tunggu sampai telat! Manfaatkan layanan SIM Keliling biar tetap bisa berkendara dengan aman dan nyaman.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan dan Suhu 23-30 Derajat

Buat kamu yang berencana beraktivitas di luar rumah hari ini, jangan lupa bawa payung atau jas hujan, ya! Soalnya, menurut prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sepanjang hari ini.

Pagi Hari: Hujan Menyapa Sejak Awal

Hari diawali dengan rintik hujan yang turun di sebagian besar wilayah Jakarta. Hujan ringan diprediksi membasahi Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Sementara itu, warga Jakarta Utara harus bersiap dengan hujan yang sedikit lebih deras sejak pagi.

Siang Hari: Mendung dan Hujan di Beberapa Wilayah

Menjelang siang, langit Jakarta diprediksi lebih tenang dengan kondisi berawan di beberapa wilayah seperti Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Jakarta Timur. Tapi, buat yang ada di Jakarta Selatan, siapkan perlindungan ekstra, karena hujan dengan intensitas sedang masih akan turun di sana.

Sore Hingga Malam: Rintik Hujan Kembali Menyapa

Menjelang sore hingga malam, hujan ringan kembali turun merata di hampir seluruh wilayah Jakarta. Jadi, buat kamu yang pulang kerja atau punya rencana nongkrong malam ini, siap-siap menghadapi jalanan yang sedikit basah, ya!

Suhu dan Kelembapan Hari Ini

Suhu udara hari ini diperkirakan berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 73 hingga 94 persen. Udara terasa cukup nyaman, meskipun agak lembap karena hujan yang terus mengguyur.

Kesimpulan: Siap-siap Hujan, Jangan Lupa Bawa Payung!

Buat kamu yang punya aktivitas di luar rumah, pastikan tetap waspada dan siapkan perlengkapan hujan. Hujan memang bisa bikin suasana lebih adem dan nyaman, tapi jangan sampai mengganggu aktivitasmu. Tetap jaga kesehatan dan hati-hati di jalan, ya!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kepala BNN Ajak Masyarakat Kaltim Komitmen Perangi Narkoba

Kepala Badan Narkotika Nasional atau BNN RI Komjen Pol Marthinus Hukom mengajak masyarakat Kota Samarinda, Kalimantan Timur berkomitmen dalam memerangi peredaran narkoba di wilayah masing-masing.

“Salam Sehat Tanpa Narkoba, ini menjadi komitmen kita bahwa kita siap menghadapi ancaman narkoba di lingkungan masyarakat,” ujar Kepala BNN saat melakukan kunjungan kerja ke Kaltim dan diterima oleh Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik, di Samarinda, Rabu, (5/2/25).

Kepala BNN mengungkapkan narkoba menjadi isu yang sangat mengkhawatirkan sebab saat ini sekitar 3,33 juta anak manusia yang menjadi korban peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

“Yang kita hadapi hari ini adalah suatu bencana kemanusiaan,” tutur Kepala BNN.

Dari jumlah 3,33 juta itu, kata dia, ada sekitar 312 ribu anak manusia yang berusia 15-25 tahun, dan jumlah uang yang beredar dibelanjakan untuk narkoba sekitar Rp500 triliun.

“Pasar yang besar sekali,” kata Kepala BNN.

Menurut dia, tingginya penyalahgunaan narkoba pada usia 15-25 tahun, fenomenanya disebabkan rasa ingin tahu dan ajakan teman sebaya.

Dirinya mengkhawatirkan jika ini terus berkembang maka pasar akan semakin luas.

“Maka kita harus menekan 312 ribu anak manusia itu agar tidak berkembang. Pendidikan keluarga kuncinya, membangun moral masyarakat berbasis pada keluarga,” tuturnya.

Kepala BNN berharap perangkat daerah di Pemprov Kaltim bisa mengambil peran untuk upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba berdasarkan keahlian dan bidang masing- masing.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Kaltim Akmal Malik mengatakan Kaltim menjadi daerah rawan peredaran gelap narkoba yang masuk melalui wilayah utara, yaitu dari Malaysia melalui Kalimantan Utara.

Untuk itu, Akmal meminta jajaran BNN RI agar dapat menjadi perhatian serius terhadap kondisi ini.

“Kolaborasi antara semua Forkopimda sangat baik. Dan kita selalu mendiskusikan terkait peredaran gelap narkoba di Kaltim, termasuk bagaimana upaya pencegahannya,” ujar Akmal sembari mengapresiasi kinerja BNN Provinsi Kaltim yang terus berkoordinasi dengan Forkopimda Kaltim.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News