Beranda blog Halaman 1272

Polri Ajak Masyarakat Papua Waspada Propaganda Hoaks oleh KKB

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa informasi yang disebarkan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terkait ancaman genosida terhadap Orang Asli Papua (OAP) oleh TNI-Polri adalah hoaks. Polri menyatakan bahwa narasi tersebut merupakan propaganda yang tidak berdasar dan bertujuan untuk memprovokasi serta menimbulkan ketakutan di masyarakat.

Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, dengan tegas membantah kebenaran klaim tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi itu hanyalah upaya dari KKB untuk menciptakan keresahan dan membangun persepsi negatif terhadap aparat keamanan.

“Kami memastikan bahwa klaim ini tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta. Narasi ini adalah propaganda yang disebarkan untuk menghasut dan menimbulkan kebencian terhadap TNI-Polri,” ujar Brigjen Faizal kepada media, Jumat (24/01).

Brigjen Faizal juga menegaskan bahwa TNI dan Polri tetap konsisten dalam melindungi seluruh masyarakat Papua, termasuk Orang Asli Papua, dari segala bentuk ancaman, termasuk dari tindakan kriminal yang dilakukan oleh KKB.

“TNI-Polri bertugas melindungi setiap warga negara, tanpa membedakan suku, agama, atau golongan. Kami akan terus menjalankan operasi dengan pendekatan hukum yang terukur dan humanis untuk menciptakan keamanan di Papua,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Brigjen Faizal mengimbau masyarakat Papua untuk tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya. Ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan berkoordinasi dengan aparat jika membutuhkan bantuan keamanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh propaganda yang disebarkan KKB. Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui saluran pemerintah dan kepolisian. Jangan mudah terprovokasi oleh narasi yang bertujuan merusak persatuan,” tegas Brigjen Faizal.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, turut menyampaikan bahwa KKB sering menggunakan isu-isu sensitif untuk menciptakan konflik dan mencoreng citra aparat keamanan.

“Kami meminta masyarakat Papua untuk tetap waspada terhadap informasi palsu. Propaganda semacam ini sering kali dimanfaatkan untuk mengalihkan perhatian dari tindakan kriminal yang dilakukan KKB. Tetap tenang, dan jika ada informasi mencurigakan, segera laporkan ke pihak berwenang,” ujar Kombes Yusuf Sutejo.

Polri bersama TNI terus berkomitmen menjaga kedamaian dan stabilitas di Papua. Dengan sinergi yang kuat dan pendekatan yang humanis, Satgas Ops Damai Cartenz menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Sabtu 25 Januari

Hai, kamu yang masa berlaku SIM-nya udah hampir habis, jangan lupa buat memperpanjang hari ini, ya! Pasalnya, minggu depan Satpas SIM bakal libur panjang karena peringatan Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek. Jadi, lebih baik segera urus sekarang sebelum terlambat dan malah harus bikin baru yang biayanya lebih mahal.

Nah, untuk kamu yang tinggal di Jakarta, berikut jadwal dan lokasi layanan SIM keliling hari ini, Sabtu, 25 Januari 2025. Dengan adanya layanan SIM keliling, kamu bisa lebih hemat waktu dan menghindari antrean panjang dibanding di kantor Satpas biasa.

Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta

Layanan SIM keliling di Jakarta hari ini tersedia di 5 lokasi, tersebar di berbagai wilayah. Kamu bisa pilih lokasi terdekat supaya nggak kena macet. Berikut daftar lengkapnya:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
  • Jakarta Barat: Mall Citraland
  • Jakarta Utara: LTC Glodok
  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Jam operasionalnya mulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB. Jadi, pastikan kamu datang lebih pagi biar nggak kehabisan waktu.

Syarat Perpanjang SIM di SIM Keliling

Sebelum ke lokasi, pastikan kamu sudah mempersiapkan dokumen-dokumen berikut:

  1. Fotokopi KTP yang masih berlaku
  2. Fotokopi SIM lama beserta SIM asli
  3. Bukti cek kesehatan
  4. Bukti tes psikologi

Oh ya, sekarang ada tambahan syarat, nih! Kamu juga harus menunjukkan kartu BPJS Kesehatan aktif. Jadi, pastikan semua dokumen lengkap supaya prosesnya lancar.

Biaya Perpanjangan SIM

Biaya perpanjangan SIM sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 adalah:

  • SIM A: Rp80.000
  • SIM C: Rp75.000
    Catatan: Biaya ini belum termasuk biaya cek kesehatan dan tes psikologi, ya!

Cara Perpanjang SIM di Layanan SIM Keliling

Kalau sudah siap semua, ini langkah-langkahnya:

  1. Datang ke lokasi layanan SIM keliling dan daftar di petugas.
  2. Isi formulir yang diberikan sesuai data diri. Tips: Bawa alat tulis sendiri biar nggak repot.
  3. Serahkan formulir yang sudah diisi ke petugas, lalu tunggu antrean.
  4. Kamu akan dipanggil untuk tes kesehatan di dalam mobil layanan.
  5. Setelah itu, lanjut ke tahap pemotretan.
  6. Tinggal tunggu SIM selesai dicetak, dan voila! SIM barumu sudah siap.

Kenapa Harus Cepat Perpanjang?

Kalau masa berlaku SIM kamu habis, kamu nggak bisa sekadar memperpanjang, lho. Kamu harus bikin SIM baru dengan proses yang lebih panjang dan biaya lebih mahal. Jadi, jangan sampai nunda-nunda, ya!

Itulah informasi jadwal layanan SIM keliling di Jakarta hari ini. Jangan sampai lupa, apalagi sampai SIM-nya kedaluarsa. Yuk, segera urus biar hati tenang dan aman dari razia Polantas!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mengurus SKCK Makin Mudah! Kini Bisa Online Lewat Superapps Presisi Polri

Kabar gembira buat kamu yang butuh Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di tahun 2025! Sekarang, proses pengurusan SKCK jadi lebih simpel dengan layanan online melalui aplikasi Superapps Presisi Polri, yang bisa kamu download di Google Play Store dan App Store. Inovasi keren ini hadir untuk mempermudah kamu dalam membuat SKCK, menghemat waktu, dan tentunya bikin akses ke layanan kepolisian jadi lebih mudah.

Apa Itu SKCK dan Kenapa Penting?

SKCK adalah surat keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui bagian Intelkam. Dokumen ini sering jadi syarat penting buat berbagai keperluan, seperti melamar kerja, mengurus visa tinggal di luar negeri, atau kebutuhan administrasi lainnya. Jadi, kalau kamu lagi butuh SKCK, layanan online ini bakal sangat membantu!

Gak Perlu Antri, Urus SKCK Jadi Lebih Cepat!

Lewat layanan online ini, kamu gak perlu lagi repot mengantri lama di kantor polisi. Cukup daftar dan bayar secara online, lalu tinggal datang ke kantor polisi untuk validasi dan mencetak SKCK-mu.

Masa Berlaku dan Biaya SKCK

SKCK berlaku selama 6 bulan sejak tanggal terbit. Kalau masa berlakunya habis dan kamu masih butuh, tenang aja, kamu bisa perpanjang dengan syarat tertentu. Biayanya? Tetap ramah di kantong, cuma Rp 30.000 sesuai aturan yang berlaku.

Cara Mengurus SKCK Online

Penasaran gimana caranya? Yuk, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Download aplikasi SUPERAPPS PRESISI POLRI di ponselmu.
  2. Daftar akun dengan unggah foto KTP, foto wajah dari berbagai sisi, serta isi alamat dan data diri.
  3. Pilih menu “Ajukan SKCK” dan baca ketentuan pembuatan SKCK.
  4. Isi data lengkap sesuai keperluan.
  5. Pilih metode pembayaran sebesar Rp 30.000.
  6. Setelah pembayaran selesai, kamu akan dapat barcode pendaftaran yang dikirim ke email.
  7. Datang ke kantor polisi sesuai tingkat yang kamu pilih (Polsek, Polres, Polda, atau Mabes Polri) dengan bawa bukti pendaftaran dan dokumen pendukung.

Dokumen Pendukung yang Perlu Dipersiapkan:

  • Scan KTP dan Kartu Keluarga (KK)
  • Scan Akta Kelahiran
  • Pas foto 4×6 berwarna dengan latar belakang merah
  • Scan paspor (kalau untuk keperluan luar negeri)
  • Sidik jari (bisa dilakukan di Polsek atau Polres terdekat)

Dengan semua kemudahan ini, kamu gak perlu pusing lagi saat butuh SKCK. Yuk, manfaatkan layanan online ini dan rasakan sendiri betapa praktisnya!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mau Liburan Musim di Musim Hujan? Ini 10 Tips Aman Hadapi Cuaca Buruk

Musim hujan seringkali dianggap sebagai waktu yang kurang ideal untuk berlibur, namun bukan berarti Anda harus menunda rencana liburan Anda. Dengan persiapan yang tepat, liburan di musim hujan tetap bisa menyenankan dan aman. Berikut ini beberapa tips liburan aman yang bisa Anda terapkan saat bepergian di musim hujan:

1. Pilih Destinasi yang Tepat
Saat musim hujan, beberapa daerah bisa menjadi sangat basah dan rawan banjir. Sebaiknya pilih destinasi yang relatif tidak terlalu terpengaruh oleh curah hujan yang tinggi. Destinasi dengan cuaca yang lebih stabil atau indoor activities, seperti museum atau pusat perbelanjaan, bisa menjadi pilihan yang baik.

2. Periksa Cuaca dan Ramalan Hujan
Sebelum memulai perjalanan, pastikan untuk memeriksa ramalan cuaca terlebih dahulu. Dengan mengetahui perkiraan hujan, Anda bisa merencanakan waktu dan kegiatan yang tepat agar tidak terlalu terpengaruh cuaca buruk. Hindari berpergian dalam kondisi cuaca ekstrem, seperti badai atau hujan deras.

3. Bawa Pakaian yang Tepat
Pastikan untuk membawa pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca. Gunakan jaket tahan air, payung, atau mantel hujan untuk menjaga tubuh tetap kering. Selain itu, pilih sepatu yang nyaman dan tahan air untuk menghindari kaki basah dan licin saat berjalan di daerah yang tergenang air.

4. Pilih Transportasi yang Tepat
Selama musim hujan, transportasi umum seringkali mengalami keterlambatan akibat cuaca buruk. Pilih transportasi yang nyaman dan aman, seperti mobil pribadi atau transportasi yang dapat menjamin kenyamanan di tengah hujan. Pastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi baik, seperti rem yang berfungsi dengan baik dan ban yang tidak aus.

5. Jaga Kesehatan Tubuh
Hujan seringkali diikuti dengan suhu yang lebih dingin dan kelembapan tinggi, yang bisa mempengaruhi daya tahan tubuh. Pastikan Anda membawa obat-obatan pribadi, vitamin, dan air mineral untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terhidrasi. Hindari berlama-lama di tempat terbuka jika hujan deras untuk mencegah masuk angin atau flu.

6. Perhatikan Keselamatan di Jalan
Ketika hujan turun, jalanan menjadi licin dan berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan. Jika Anda mengemudi, pastikan untuk selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan lain dan mengurangi kecepatan. Jika menggunakan sepeda motor atau berjalan kaki, pastikan untuk memakai pelindung yang aman dan memperhatikan jalan yang licin.

7. Antisipasi Banjir dan Genangan Air
Musim hujan seringkali menyebabkan banjir atau genangan air, terutama di daerah rendah atau dekat sungai. Pilih akomodasi yang terletak di tempat yang lebih tinggi dan aman dari potensi banjir. Jika bepergian ke area yang rawan banjir, pastikan Anda tahu jalur evakuasi dan selalu waspada terhadap tanda-tanda kenaikan air.

8. Perhatikan Listrik dan Peralatan Elektronik
Hujan deras seringkali disertai dengan petir yang bisa menyebabkan pemadaman listrik atau kerusakan pada peralatan elektronik. Bawa power bank untuk menjaga perangkat elektronik Anda tetap menyala, dan hindari menggunakan barang elektronik saat petir menyambar.

9. Rencanakan Aktivitas Indoor
Untuk menghindari basah kuyup atau ketidaknyamanan saat hujan turun, pastikan untuk merencanakan beberapa aktivitas indoor. Misalnya, Anda bisa mengunjungi museum, galeri seni, atau pusat perbelanjaan yang menyediakan berbagai hiburan dan fasilitas. Dengan cara ini, Anda tetap bisa menikmati liburan meskipun cuaca tidak mendukung.

10. Bersiap untuk Perubahan Rencana
Selalu siapkan rencana cadangan jika cuaca tidak mendukung. Misalnya, jika hujan deras menggagalkan rencana Anda untuk berwisata ke luar ruangan, pertimbangkan untuk mencoba aktivitas lain yang lebih cocok dengan kondisi cuaca.

Liburan di musim hujan memang membutuhkan sedikit lebih banyak persiapan dan perhatian terhadap cuaca, namun dengan tips di atas, Anda tetap bisa menikmati perjalanan yang aman dan menyenangkan. Jangan biarkan cuaca hujan menghalangi semangat liburan Anda!

Jakarta Hari Ini: Cuaca Mendung dan Hujan Ringan, Jangan Lupa Payung!

Kalau kamu berencana keluar rumah hari ini, ada baiknya cek cuaca dulu, nih. Menurut prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu akan diguyur hujan ringan, terutama siang hingga menjelang sore. Jadi, siapkan payung atau jas hujan supaya aktivitasmu tetap lancar!

Pagi ini, suasana di sebagian besar wilayah Jakarta diprediksi bakal berawan. Cocok banget buat kamu yang suka menikmati udara pagi yang adem sebelum aktivitas padat dimulai. Tapi, jangan lengah, ya, karena hujan ringan diperkirakan akan terus berlanjut hingga malam hari.

Buat kamu yang penasaran dengan detail cuacanya, suhu udara di Jakarta hari ini diprediksi berada di kisaran 24 hingga 30 derajat Celcius, dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, yaitu 71 hingga 94 persen. Jadi, udara akan terasa cukup lembap—dan mungkin sedikit bikin gerah kalau kamu berada di luar ruangan.

Jadi, gimana? Apakah kamu sudah siap menghadapi cuaca Jakarta hari ini? Kalau mau keluar, pastikan bawa perlengkapan untuk menghadapi hujan. Kalau nggak ada urusan mendesak, momen hujan begini juga enak banget buat leyeh-leyeh di rumah sambil minum teh atau kopi hangat. Stay safe and stay dry, ya!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Catat! Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Selatan Selama Cuti Bersama dan Libur Panjang

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menerapkan Rekayasa Lalu Lintas (Lalin) di Jalan Sultan Agung – Jalan Minangkabau, Jakarta Selatan, sehubungan dengan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B (Velodrome-Manggarai).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan, rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan 27 Januari 2025 sampai 31 Agustus 2026.

“Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan,” ujar Syafrin, Jumat (24/1).

Berikut rekayasa lalu lintas di Jalan Sultan Agung – Jalan Minangkabau:

1. Lalu lintas dari arah Barat/Dukuh Atas menuju Selatan/Tebet yang semula belok kanan ke Jalan Minangkabau Timur dialihkan lurus-belok kanan-Jalan Dr. Saharjo-dan seterusnya/ke berbelok ke kiri untuk menuju Jalan Tambak/Matraman.

2. Lalu lintas dari arah Timur/Matraman menuju Barat/Dukuh Atas yang semula lurus ke Jalan Sultan Agung dialihkan melalui Jalan Dr Saharjo-putar balik di depan Toba Dream-Jalan Minangkabau Barat-Jalan Sultan Agung dan seterusnya/ke Jalan Minangkabau Timur untuk menuju ke Tambak.

3. Lalu lintas dari Selatan/Tebet menuju Timur/Matraman yang semula menggunakan Jalan Minangkabau Barat dialihkan ke Jalan Minangkabau Timur-belok kanan menuju Matraman.

4. Jalan Minangkabau Timur yang semula satu arah ke Selatan menjadi satu arah ke Utara.

Adapun pekerjaan Tahap 1 Jalan Sultan Agung sisi utara dan selatan sebagai berikut:

a. Pekerjaan tahap 1 berlangsung di P166B-P171B, mengokupansi Jalan Sultan Agung sisi Utara, sedangkan Jalan Sultan Agung sisi Selatan menyisakan lebar lajur 6 (enam) meter lalu lintas satu arah ke arah Timur.

b. Pekerjaan tahap 2 berlangsung di P172B-P173B, mengokupansi Jalan Sultan Agung sisi Utara, sedangkan Jalan Sultan Agung sisi Selatan menyisakan lebar lajur 6 (enam) meter lalu lintas satu arah ke arah Timur menggunakan area P171B.

c. Pekerjaan tahap 3 berlangsung di P171B, mengokupansi Jalan Sultan Agung sisi Utara, sedangkan Jalan Sultan Agung sisi Selatan menyisakan lebar lajur 6 (enam) meter lalu lintas satu arah ke arah Timur menggunakan area P172B-P173B.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia – Inggris Kolaborasi Kelola Kawasan Konservasi Laut Tekan Laju Perubahan Iklim

Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP mendapatkan dukungan Pemerintah Inggris dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kawasan konservasi laut. Dukungan tersebut dibuktikan melalui peluncuran program Blue Planet Fund Country Plan di Jakarta baru-baru ini.

Blue Planet Fund Country Plan merupakan dukungan Pemerintah Inggris untuk pengelolaan kawasan konservasi dan sumber daya alam perikanan secara berkelanjutan di Indonesia.

“Pengelolaan kawasan konservasi penting dilakukan bersama karena berkaitan dengan penyerapan emisi karbon yang menjadi pemicu utama perubahan iklim,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, usai meluncurkan program Blue Planet Fund Country Plan.

Menteri Trenggono menjelaskan, Indonesia memiliki Kebijakan Ekonomi Biru untuk memastikan perlindungan laut, mengurangi tekanan dari aktivitas perikanan, mengatur pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta mengatasi pencemaran laut.

Salah satu inisiatif utama dalam kebijakan ini adalah perluasan kawasan konservasi laut. Menteri Trenggono menyebut pihaknya berencana melindungi 10% wilayah laut atau setara dengan 30 juta hektar pada tahun 2030 dan 30% atau 97,5 juta hektar pada tahun 2045.

“Konsep hingga 2024, Indonesia telah melindungi 29,9 juta hektar laut. Luas ini hampir sama dengan wilayah daratan

Inggris. Namun, kami masih memiliki perjalanan panjang untuk mencapai 97,5 juta hektar,” ujarnya.

Untuk memperluas kawasan konservasi laut dan memastikan pengelolaan yang efektif, lanjut Trenggono, pihaknya menerapkan tiga kebijakan dan tindakan strategis utama, di antaranya yaitu mengintegrasikan 30% kawasan konservasi laut ke dalam rencana konsep pembangunan jangka panjang dan rencana tata ruang laut nasional dan regional. Kemudian, memperkuat regulasi pemerintah untuk pengelolaan kawasan konservasi laut. Serta mengembangkan dokumen Visi Kawasan Konservasi Laut 2045 sebagai referensi nasional bagi semua pemangku kepentingan.

Strategi ini sangat penting untuk memastikan bahwa kawasan konservasi laut mampu mempertahankan stok ikan, menjaga layanan ekosistem untuk menyerap CO2 dan menghasilkan oksigen, serta melindungi keanekaragaman hayati laut. “Untuk memperkuat keberlanjutan finansial konservasi, kami juga baru saja menetapkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 27 Tahun 2024 tentang Pembiayaan Berkelanjutan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan,” ungkapnya.

Sementara itu, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Dominic Jermey menegaskan, penguatan kerja sama di bidang kelautan dan perikanan dapat mendukung pencapaian program Blue Planet Fund Country Plan.

“Kita bicara tentang bagaimana kita memperkuat kerja sama, dalam program Planet Fund Country Plan. Bersama kita bisa,” ungkap Jermey.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

DPR Apresiasi KKP Bersama Instansi Maritim Bongkar Pagar Laut Tangerang

Komisi IV DPR RI mengapresiasi langkah Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP membongkar pagar laut di Tangerang, Banten. Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi IV Siti Hediati Soeharto pada Rapat Kerja DPR RI bersama KKP di Kantor DPR/MPR RI, Kamis (23/1).

“Komisi IV DPR RI mengapresiasi KKP dalam upaya melakukan tindakan konkret membongkar pagar laut di Kabupaten Tangerang pada tanggal 22 Januari 2025 bersama-sama instansi terkait,” ujarnya pada rapat tersebut.

Pembongkaran pagar laut di Tangerang berlangsung sejak kemarin, bersama personel TNI AL, Bakamla, Polairud, KPLP, hingga masyarakat nelayan. Sebanyak 280 lebih armada diturunkan bersama lebih dari 2.500 personel gabungan. Pembongkaran ditargetkan selesai sampai 10 hari ke depan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan bahwa KKP terus melakukan upaya penanganan permasalahan pagar laut sepanjang 30 kilometer tersebut. Untuk menyelesaikan persoalan tersebut pihaknya telah memeriksa sejumlah pihak untuk dimintai keterangan, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dengan tetap mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kita akan secepat mungkin untuk mengungkap sesuai dengan kewenangan kita, kewenangan kita adalah memeriksa dari aspek administratif,” ujar Menteri Trenggono,” ujar Menteri Trenggono.

Dalam rapat kerja itu, diantaranya disimpulkan penuntasa proses investigasi dan pemeriksaan terhadap pembangunan pagar laut yang telah dilakukan penyegelan oleh Polsus KKP dan pembongkaran sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Selain itu, Komisi IV DPR RI meminta ke depannya KKP melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan instansi lainnya untuk penegakan hukum dalam kasus pelanggaran pemanfaatan ruang laut, serta melakukan sinkronisasi peraturan perundang-undangan di bidang kelautan dan perikanan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

KKP Ungkap Alasan Kapal Perikanan Wajib Pasang VMS

Kementerian Kelautan dan Perikanan atau KKP mengungkapkan alasan setiap kapal perikanan wajib memasang Vessel Monitoring System (VMS) atau Sistem Pemantauan Kapal Perikanan (SPKP). Salah satunya adalah sebagai instrumen dalam mendukung pengelolaan sumber daya perikanan secara berkelanjutan.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Pung Nugroho Saksono (Ipunk) dalam keterangannya di Jakarta (21/1) menyebutkan bahwa di dalam Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF) atau Tata Laksana Perikanan Bertanggung Jawab, setiap negara diamanatkan untuk dapat mengelola sumber daya perikanan secara lestari dan bertanggung jawab.

“Salah satu toolsnya adalah melalui Monitoring Control and Surveillance (MCS) yang alatnya adalah VMS. Jadi dari VMS, kita dapat memastikan bahwa kapal bukan pelaku Illegal, Unreported, and Unregulated Fishing (IUUF),” terang Ipunk.

Penanganan Dini Terhadap Kecelakaan Laut

Melengkapi pernyataan Ipunk, Direktur Pengendalian dan Operasi Armada, Saiful Umam menambahkan bahwa selain memastikan kepatuhan operasional kapal di laut, SPKP atau VMS juga mampu memberikan informasi dan penanganan secara dini apabila terjadi permasalahan di laut, seperti kecelakaan, hilang kontak atau perompakan.

“Di laut kita memerlukan Near Real Time, atau data dengan akurasi tinggi berbasis satelit. Tujuannya apa? Supaya kita tahu arah, posisi, aktivitas, tujuan, dan identitas kapal. Jadi jika ada kecelakaan, hilang kontak, atau ada kapal yang menangkap ikan tidak sesuai ketentuan bisa kita telusuri. Kita tidak mungkin memantau satu per satu kapal perikanan di laut tanpa teknologi satelit,” papar Saiful.

Saiful juga menekankan bahwa SPKP atau VMS ini bermanfaat bagi pemilik kapal untuk memenuhi persyaratan ekspor hasil perikanan, yakni ketertelusuran atau traceability. Pemilik kapal juga dapat memantau seluruh aktivitas kegiatan penangkapan ikan yang dilakukan awak kapal untuk mengantisipasi kecurangan.

“Terkait harga, jika harga transmitter VMS ini sebelumnya 12-18 juta per transmiter, dengan adanya kebijakan ini, penyedia perangkat kemudian mengambil langkah untuk menurunkan harga menjadi 7-8 juta per transmiter,” ungkap Saiful.

Penerapan SPKP pada Masa Transisi Kebijakan PIT

Sementara itu, Direktur Perizinan dan Kenelayanan, Ukon Ahmad Furkon menjabarkan bahwa dalam masa transisi kebijakan Penangkapan Ikan Terukur, Menteri Kelautan dan Perikanan menerbitkan Surat Edaran terbaru Nomor B.2403/MEN-KP/XII/2024 tanggal 2 Desember 2024 tentang Transisi Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur yang di dalamnya telah mengatur terkait pemasangan SPKP.

“Terkait pemasangan SPKP, untuk kapal perikanan dengan izin daerah belum diberlakukan. Namun, untuk kapal-kapal yang akan akan beroperasi di atas 12 mil dan mengajukan atau melakukan migrasi setelah surat edaran terbit, masih diberikan kesempatan sampai dengan 31 Desember 2025. Sedangkan untuk kapal-kapal yang sudah melakukan migrasi sebelum surat edaran ini diterbitkan, sudah harus memasang dan mengaktifkan SPKP sejak 1 Januari 2025,” ungkap Ukon.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa kebijakan Penangkapan Ikan Terukur diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan setempat serta menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi dan kelestarian ekosistem. Untuk itu, pihaknya terus mengawal ketat dan mengkaji penerapan kebijakan ini demi mewujudkan transformasi perikanan tangkap yang maju, berkelanjutan dan menyejahterakan.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Bey Machmudin Apresiasi Respon Cepat BPBD Jabar Terhadap Bencana

Penjabat Gubernur Provinsi Jawa Barat, Bey Machmudin, melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar, di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (23/1/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Bey meninjau berbagai fasilitas dan kondisi kantor yang berkelir oranye, serta melakukan silaturahmi dan diskusi dengan para pegawai mengenai pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam penanganan bencana.

Bey Machmudin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh awak BPBD Jabar yang selalu siap siaga dan responsif saat bencana terjadi.

Baca juga: Bey Machmudin Lantik Pj Wali Kota Cimahi dan Pj Bupati Subang

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu. Saya melihat bahwa semua harus terkoordinasi dalam perangkat daerah. Saya yakin dengan kemampuan BPBD Jabar, dan pilihan saya tidak salah karena setiap kali ada bencana, kehadiran (seragam) warna oranye dari BPBD membuat masyarakat merasa tenang, artinya penanganan sudah dilakukan dengan baik,” ungkapnya.

Bey juga menilai bahwa koordinasi antara BPBD dengan pemerintah kabupaten/kota serta stakeholder kebencanaan lainnya telah berjalan dengan baik.

Ia menekankan pentingnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki BPBD Jabar, yang dinilai baik dan lengkap, serta telah dibekali pengetahuan yang memadai untuk menghadapi situasi bencana.

“Kita tahu bencana sering (terjadi) di Jawa Barat. Dari pengalaman di BPBD, mereka tidak hanya menolong, tetapi juga memahami aspek teknis seperti struktur tanah. Ini menunjukkan bahwa para punggawa BPBD telah dilengkapi dengan pengetahuan yang cukup,” kata Bey.

Ke depan, Bey menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai resiliensi dan kesiapsiagaan terhadap bencana. Ia mendorong agar sosialisasi dan simulasi kejadian bencana dilakukan secara lebih intensif.

“Edukasi sangat penting. Masyarakat harus lebih sering diedukasi, terutama mengenai ancaman hujan. Kadang-kadang, seperti yang terjadi di Cirebon, hujan tidak terjadi di lokasi, tetapi di hulu, seperti di Kuningan. Ini menunjukkan bahwa masyarakat harus selalu waspada karena bencana bisa terjadi kapan saja dan di mana saja,” katanya.

Bey juga menyampaikan bahwa Kepala BNPB, Suharyanto, memuji BPBD Jabar sebagai salah satu yang terbaik dalam penanganan bencana. “Meskipun bencana tidak bisa diprediksi, kita harus memastikan bahwa respons terhadap bencana dilakukan dengan cepat. Kecepatan merespons adalah yang paling utama,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kalak BPBD Jabar, Anne Heramdianne Adnan, mengungkapkan bahwa unit kerja yang dipimpinnya tidak pernah libur. “Kantor kami beroperasi 24 jam, 7 hari seminggu. Selalu ada tim yang siap memantau potensi bencana dan menangani risiko yang mungkin terjadi di lapangan,” kata Anne.

“Dengan kehadiran Bapak Bey Machmudin selama kurang lebih satu setengah tahun, BPBD semakin termotivasi untuk bergerak dalam penanganan bencana,” tambahnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News