Beranda blog Halaman 1307

Bupati Blora Harap Sektor Pariwisata dan Investasi Terus Berkembang

Di Blora Kota kini mempunyai hotel bintang 4, yakni Hotel Azzana Garden Hill Resort, tepatnya terletak di Jl Gunung Slamet, Kelurahan Kunden. Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, menyambut baik diresmikannya hotel yang terletak di pusat kota Blora, Kamis (2/1/2024) itu.

Peresmian dilakukan secara simbolis dengan pemotongan pita oleh Bupati bersama dengan Founder dan CEO Azana Hospitality, Owner Azana Garden Hill Resort Blora, dan GM Azana Garden Hill Resort Blora.

Bupati sekaligus melakukan penandatanganan prasasti peresmian tersebut. Dia berharap, kehadiran Hotel Azzana tersebut dapat mendukung berkembangnya sektor-sektor lainnya. Mulai dari pariwisata, ekonomi, dan lainnya.

Baca juga: Wakil Bupati Blora Imbau Masyarakat Waspada Bencana Musim Hujan

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Blora kami mengucapkan selamat dan sukses atas Grand Opening Azana Garden Hill,” papar Bupati Arief.

Kedepan, orang nomor satu di Blora itu berharap, kehadiran Hotel Azzana bisa mendukung sektor pariwisata dan investasi, sehingga bisa memberikan pertumbuhan ekonomi yang ada di Kabupaten Blora.

“Potensi Blora ini luar biasa baik dari sisi kebudayaan, kuliner, maupun alamnya. Kita ingin bersinergi agar pengembangan sektor pariwisata dan sektor yang lain ini bisa kita sinergikan,” ucapnya.

Disampaikannya, hadirnya Hotel bintang 4 di pusat Kota Blora tersebut tentunya menjadi kebanggaan tersendiri baginya.

Karena kehadiran hotel ini selain menjadi fasilitas akomodasi yang berkelas, juga menjadi simbol kemajuan daerah.

“Sudah banyak tamu yang menginap mulai Pak Gubernur dan beberapa tamu yang lain,” ujarnya.

Selain itu, dengan kehadirannya hotel tersebut nantinya juga akan berdampak pada pajak dari sektor perhotelan, yang mana akan berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan bagi daerah.

Untuk itu, kedepan, pihaknya akan terus mendorong agar semakin banyak event-event yang digelar di Kabupaten Blora. Sehingga dapat mendorong perekonomian maupun sektor pariwisata di Blora.

“Kuncinya kalau hunian mau bagus harus ada event. Rencana Februari mau ada event internasional nanti ada satu abad Pramoedya Ananta Toer. Kalender event ini kita susun tidak hanya sekali tapi tiap bulan dengan potensi yang kita miliki kami yakin kita bisa ciptakan event yang ada di Blora,” lanjutnya.

Terpisah, Owner Azana Garden Hill Resort Blora, Novita Indrawati berharap dengan hadirnya hotel bintang 4 tersebut dapat memberikan kontribusi positif untuk Kabupaten Blora.

“Kehadiran resort ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kota Blora, tidak hanya melalui penyediaan fasilitas yang berkualitas tetapi juga dengan menciptakan peluang kerja, serta mendukung pelaku usaha lokal Kota Blora,” tambahnya.

Lanjutnya, Resort ini dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan mulai dari rekreasi, acara keluarga, hingga pertemuan bisnis dengan lokasi yang sangat strategis dan suasana yang sangat nyaman.

“Kami berharap Azana Garden Hill Resort Blora dapat menjadi kebabggaan baru bagi Kota Blora dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi para tamu yang telah berkunjung di Kota Blora,” papar Novita.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Zainal Motivasi ASN dan Non ASN Semangat Mengabdi ke Masyarakat

Menyambut Tahun 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar apel perdana gabungan yang langsung dipimpin Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum., di Lapangan Agathis, Senin (6/1).

Sebagai pembina apel, Gubernur Zainal mengucapkan selamat tahun baru 2025 kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN Pemprov Kaltara.

“Selamat Tahun Baru 2025, semoga tahun baru ini memberikan semangat untuk kita bekerja lebih baik dan untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara dan semoga membawa keberkahan, kebahagiaan untuk masyarakat Kaltara,” kata Gubernur Zainal.

Dalam arahannya Gubernur Zainal meminta kepada ASN dan non ASN di Tahun 2025 agar bisa lebih bersemangat lagi, berinovasi dan lebih berprestasi, serta bisa mengumpulkan lebih banyak penghargaan lebih dibanding tahun 2024.

Terkait kegiatan program tahun 2024 yang belum diselesaikan diharapkan bisa tuntas ditahun 2025. Ia meminta agar semua program yang akan dilaksanakan harus sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Saya ingatkan kepada seluruh ASN dan non ASN di lingkungan Pemprov Kaltara agar jangan sampai terlibat dalam pengaruh penggunaan obat-obat terlarang dan sama juga halnya dengan judi online (judol),” tegasnya.

Diakhir amanatnya, Gubernur Zainal memberikan apresiasi kepada peserta upacara yang hadir pada pagi hari ini. “Saya apresiasi atas kehadiran dan kedisiplinan ASN dan non ASN pada pagi hari ini dan saya harap di jam kantor tidak ada yang terlihat ngopi diwarung kopi,” pungkasnya.

Menutup apel pagi ini dirangkaikan dengan kegiatan silaturahmi halal bihalal oleh seluruh ASN dan Non ASN dilingkungan Pemprov Kaltara. Tampak antrian panjang saling berjabat tangan, terlihat wajah penuh keceriaan dan keramahan dari seluruh peserta apel pagi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Resmikan Jembatan Butuh, Bupati Yuni Optimis bisa Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Jembatan rangka nan megah “Jembatan Butuh” sudah bisa dilewati masyarakat. Peresmiannya dilakukan secara langsung oleh Bupati Sragen, dr. Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Senin (6/1/2025).

Pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Pilang, Kecamatan Masaran, dengan Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan taraf hidup masyarakat di Kecamatan Masaran dan Kecamatan Plupuh. Termasuk memperlancar akses ke lokasi Wisata Religius Makam Joko Tingkir, Butuh, Kec. Plupuh.

Usai meresmikan, Bupati Yuni bersyukur jembatan yang pembangunannya berawal dari tahun 2019 itu bisa selesai sebelum masa jabatannya berakhir. Ia mengakui jika pembangunan jembatan itu penuh perjuangan. Sempat mangkrak, akibat Pandemi Covid-19 yang menyebabkan anggaran banyak yang direfocussing.

“Alhamdulillah, diawal tahun yang baik ini kita patut bersyukur. Karena proses pembangunan Jembatan Butuh ini cukup lama dari tahun 2019 ini selesai sehingga hari ini bisa langsung dilewati masyarakat,” ungkap Bupati.

Orang nomor satu di Sragen juga menceritakan awal mula Jembatan penghubung dua desa itu dibangun, yakni saat Bupati melakukan kunjungan kerja di Desa Gedongan tahun 2019 lalu.

“Waktu itu, tahun 2019 ada tokoh masyarakat yang mengatakan bahwa masyarakat butuh jembatan yang layak. Karena wisata religi menjadi unggulan di Desa Gedongan, Kecamatan Plupuh ini memerlukan rute yang lebih pendek. Jadi para peziarah yang datang dari arah Masaran tidak perlu memutar,” kata Bupati.

Setelah itu, lanjut Bupati, diusulkan dan mendapat dana dari Bakeu Provinsi Jawa Tengah yang dimulai pada tahap I dengan pembangunan 2 abutmen. Selanjutnya, setelah pembebasan lahan dari sisi Masaran dan Plupuh selesai, akhirnya pembangunan jembatan bisa dilanjutkan tahun 2024.

“InsyaAllah dengan adanya jembatan ini masyarakat yang ingin ziarah ke makam Joko Tingkir akan ramai dan akses lebih mudah. Sehingga perekonomian akan lebih bangkit bisa aja nanti setelah ziarah belanja batik di Desa Pilang (Masaran), jadi ekonomi bisa terkoneksi dengan baik,” lanjut Bupati.

Bupati telah menetapkan nama Jembatan Butuh sebagai infrastruktur penghubung Masaran dan Plupuh. Nama itu menurutnya sudah sesuai dengan filosofi dan nama tokoh yang ada di Kawasan tersebut Ki Ageng Butuh.

“Saya sudah berdoa, saya sudah dapat petunjuk Jembatan Butuh udah pokoknya itu. Sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan Makam Butuh memang untuk mendukung itu awal support sistemnya.” ujarnya.

Sementara, Kepala DPU Kabupaten Sragen, Albert Pramono Soesanto dalam laporannya menjelaskan jembatan sepanjang 150 meter dan lebar 7 meter itu dibangun tiga tahap.

Pembangunan tahap I dilaksanakan pada Tahun 2019 dengan waktu pelaksanaan selama 180 hari kalender sejak 25 Juni 2019 – 21 Desember 2019. Meliputi pekerjaan : Pembangunan 2 buah abutment.

“Kita juga mendapat hibah dari Kementerian Pekerjaan Umum yang diterima pada tahun 2024 3 unit rangka baja jembatan tipe B50 yang dipasang pada jembatan ini,” jelas Albert.

Untuk pembangunan tahap II dilaksanakan pada Tahun 2024 lalu dengan waktu pelaksanaan 315 hari kalender, sejak 21 Februari 2024 – 31 Desember 2024. Meliputi pekerjaan : pembangunan 2 buah pilar, pemasangan rangka baja, pengecoran lantai jembatan panjang 150 meter dan lebar 7 meter, pengaspalan, jalan pendekat dan bangunan pelengkap lainnya.

“Selanjutnya tahun 2025 ini kami merencanakan pekerjaan penyempurnaan fungsi jembatan ini, ada pengecatan kembali rangka baja dan perbaikan jalan akses menuju jembatan dari ruas Jalan Gedongan – Makam Butuh,” urainya.

Konstruksi jembatan dengan panjang total 150 meter ini terdiri atas bangunan bawah meliputi 2 buah bangunan abutmen, dan 2 buah pilar beton bertulang dengan pondasi tiang pancang.

Sedangkan bangunan atas menggunakan 3 bentang bangunan rangka baja tipe B50 masing-masing dengan panjang 50 meter dan lebar 7 meter. Konstruksi jembatan tipe B ini memiliki lebar layanan 6 meter 2 lajur 2 arah, trotoar lebar 50cm, dengan desain kemampuan beban ultimit hingga 50 ton.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Komisi VIII DPR RI Komitmen Turunkan Biaya Haji 2025

Komisi VIII DPR RI menegaskan komitmennya untuk menurunkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2025. Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, menyatakan bahwa upaya ini akan dilakukan dengan memaksimalkan hasil pengelolaan dana oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

“Kami berkomitmen menurunkan beban biaya haji 2025 dengan memaksimalkan hasil pengelolaan dana dari BPKH,” ujar Marwan Dasopang, di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (3/1/2025).

Ia menambahkan bahwa target nilai manfaat sebesar Rp12 triliun pada tahun lalu belum tercapai, dengan realisasi hanya Rp11,4 triliun. Oleh karena itu, Komisi VIII DPR RI akan mengevaluasi skema pembiayaan yang diusulkan pemerintah guna memastikan keseimbangan antara dana nilai manfaat dan kontribusi jemaah. Negosiasi terhadap sejumlah komponen biaya akan diupayakan agar beban jemaah bisa ditekan lebih signifikan.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mengungkapkan bahwa estimasi biaya haji 2025 telah dihitung, namun belum dapat diumumkan. Sesuai amanat Presiden, efisiensi diutamakan, termasuk mengurangi biaya manasik. Ia optimistis biaya haji 2025 akan lebih rendah dibandingkan sebelumnya, dengan pelayanan yang lebih baik.

“Hasil telaah Komisi VIII menunjukkan bahwa rata-rata BPIH tahun 2025 dapat diturunkan menjadi di bawah Rp90 juta. Ini adalah langkah konkret kami untuk memberikan keringanan bagi calon jemaah haji,” jelas Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Fokus perbaikan juga mencakup pelayanan di Mina, khususnya untuk jemaah di zona 2 dan 3, agar tidak tidur di luar tenda seperti tahun sebelumnya. Upaya komunikasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi terus dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan jemaah.

Selain itu, BPKH menyatakan bahwa saldo dana haji yang dikelola pemerintah hingga saat ini mencapai Rp170 triliun. Namun, BPKH meminta maaf karena hanya bisa menjanjikan dana manfaat atau hasil investasi dana haji sebesar Rp11,5 triliun untuk tahun ini.

Komisi VIII DPR RI berharap efisiensi dan efektivitas dalam penyelenggaraan haji dapat memberikan perubahan mendasar yang meringankan beban calon jemaah. Dengan peninjauan lebih lanjut, diharapkan biaya haji 2025 tidak hanya turun, tetapi juga tetap menjaga kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ada Jalan Santai, Gowes Fun Ride Hingga Konser Rakyat, Warga Kaltim Ayo Daftar

Pesta Rakyat Kalimantan Timur (PRK) 2025 tinggal menghitung hari akan diselenggarakan. Acara yang dihelat dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT ke-68 Kaltim ini berisi berbagai rangkaian kegiatan mulai dari Jalan Santai, Got Talent, Gowes Fun Ride, hingga Konser Rakyat dan masih banyak lagi. Warga Kaltim dapat melakukan registrasi secara digital untuk dapat berpartisipasi dalam kemeriahan event tahunan yang diselenggarakan 9-12 Januari 2025 di GOR Kadrie Oening.

Warga yang ingin ikut serta dalam kegiatan ini dapat melakukan pendaftaran secara digital melalui situs resmi:

https://myevents.id/pekanrayakaltim2025

Registrasi online memudahkan partisipasi, baik untuk menonton konser maupun mengikuti berbagai lomba menarik yang telah disiapkan.

“Kita apresiasi upaya untuk digitalisasi pendaftaran semua kegiatan juga lomba-lomba, termasuk konser yang menghadirkan grup band Slank dan Ndarboy. Saya setuju, terlebih hal ini memudahkan siapa saja, terutama petugas dan panitia untuk mengetahui jumlah peserta yang mendaftar. Pihak keamanan pun bisa mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Dengan begitu, pelaksanaan rangkaian HUT ke-68 Provinsi Kaltim berlangsung sukses dan lancar.” ujar Sekretaris Daerah Sri Wahyuni saat rapat finalisasi perisapan PRK 2025, Jum’at (3/1/2025).

Pesta Rakyat Kaltim 2025 diharapkan dapat berlangsung meriah dan diikuti oleh seluruh masyarakat.

Jadi, warga Kaltim, jangan lewatkan kesempatan dan daftar sekarang dan meriahkan Pesta Rakyat Kaltim 2025!.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Band Legendaris Slank hingga Ndarboy Genk Bakal Ramaikan HUT Kaltim ke-68

Peringatan HUT ke-68 Provinsi Kaltim Tahun 2025 dipastikan akan berlangsung meriah. Musisi ternama tanah air bakal turut meramaikan perayaan HUT ke-68 Provinsi Kaltim tahun ini. Mulai dari band rock legendaris, Slank hingga solois music pop-Jawa, Helarius Daru Indrajaya alias Ndarboy Genk.

Penampilan keduanya akan ditampilkan di panggung utama festival Pesta Rakyat Kaltim (PRK) yang menjadi rangkaian perayaan HUT Kaltim 2025. PRK digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening Sempaja, Samarinda pada 9-12 Januari 2025 mendatang.

Grup musik Slank akan tampil pada Kamis (9/1/2025) malam pukul 20.00 WITA di Halaman GOR Kadrie Oening Sempaja. Sebelum tampil di panggung utama PRK pada Kamis malam, Bimbim dkk juga dijadwalkan mendampingi Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik pada kegiatan penanaman padi di lahan bekas tambang PT BBE di Marabai Kelurahan Loa Buah Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda Kamis (9/1/2025) siang nanti.

“Di sana Slank juga akan menampilkan performance special untuk menghibur masyarakat setempat,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim saat memimpin Rapat Persiapan HUT Kaltim beberapa waktu lalu.

Sementara, Ndarboy Genk akan tampil di Malam Penutupan PRK pada Minggu 12 Januari 2025 pukul 20.00 WITA di Halaman GOR Kadrie Oening Sempaja.

Selain festival musik, PRK 2025 juga bakal menghadirkan stan Perangkat Daerah (PD) lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim, penampilan karya seni tarian dan lagu daerah, pemeriksaan kesehatan gratis, lomba marching band antar SMA, gowes, fun run, jalan santai, zumba, bazar sembako murah, hingga beragam seminar dan talkshow edukasi masyarakat.

“Harapannya seluruh masyarakat dapat turut merayakan dan menikmati pesta rakyat ini dalam rangka HUT ke-68 Provinsi Kaltim. Karena acara ini dari rakyat dan untuk rakyat,” tutup Sekda Sri.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Peringati HUT ke-68, 97 ASN Kaltim Terima Penghargaan SLKS

Memperingati HUT ke-68 Provinsi Kaltim, sebanyak 97 Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi menerima penghargaan Satya Lencana Karya Satya (SLKS) dari Presiden Republik Indonesia.

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim, pada Senin (6/1/25).

Penghargaan SLKS tahun ini diberikan kepada ASN yang telah menunjukkan dedikasi dan loyalitas tinggi selama masa pengabdiannya. Sebanyak 18 ASN menerima penghargaan atas masa kerja 30 tahun, 28 ASN atas masa kerja 20 tahun, dan 51 ASN atas masa kerja 10 tahun.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Kaltim mengucapkan selamat dan apresiasi kepada para penerima penghargaan.

“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras dan pengabdian ASN yang telah menunjukkan dedikasi terbaik kepada bangsa dan negara, khususnya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur,” ujar Akmal Malik.

Pj Gubernur berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN, baik penerima maupun yang hadir, untuk terus meningkatkan kinerja dan semangat pengabdian.

“Kami percaya, dengan semangat pengabdian yang tinggi, kita bersama dapat mewujudkan Kalimantan Timur yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing,”tambahnya.

Tampak Hadir Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim, Ujang Rachmad, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kaltim Muhammad Faisal maupun Kepala Perangkat Daerah Kaltim.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Rapat Koordinasi Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan dan Komisi Kejaksaan RI

JAKARTA – Senin 6 Januari Kejaksaan Agung RI melaksanakan Rapat Koordinasi antara Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (JAM PENGAWASAN) dengan Komisi Kejaksaan RI di Aula Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan, Jakarta, terkait dengan finalisasi Memorandum of Understanding (MoU) dan sinkronisasi data berbentuk digitalisasi laporan.

Adapun tujuan dari rapat koordinasi ini dalam rangka optimalisasi kinerja dan tata kelola di Kejaksaan. Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAM-Pengawasan) Rudi Margono dalam sambutannya mengimbau satuan kerja bidang lain untuk bersinergi dalam memberdayakan institusi secara teknis.

Terkait dengan kinerja, Kejaksaan Agung diharapkan tidak hanya menjalani proses teknis penegakan hukum, tetapi juga memaksimalkan pengawasan selama proses hukum berlangsung agar tidak terjadi penyelewengan. JAM-Pengawasan juga mengundang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas tata kelola anggaran.

“Ke depannya, sistem pengawasan Kejaksaan akan terus kami optimalkan. Hal ini sebagai upaya mitigasi risiko. Kami juga mengundang Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk pembekalan para pegawai terkait dengan tata kelola anggaran. Pengawasan secara daring juga akan kami laksanakan,” jelas JAM-Pengawasan.

JAM-Pengawasan bertindak sebagai koordinator secara struktural terhadap satuan kerja Kejaksaan Tinggi hingga Kejaksaan Negeri upaya mitigasi pelanggaran yang terjadi.

Ketua Komisi Kejaksaan RI Pujiono Suwadi merespon bahwa mitra kerja dengan JAM PENGAWASAN bersinergi dengan niat dan tujuan, yaitu peningkatan pengawasan yang sesuai dengan harapan Presiden RI dan publik. Pemantauan kinerja diharapkan tidak ada intervensi dari pihak yang berkepentingan.

Memorandum of Understanding (MoU) sudah dalam tahap penyelesaian dan menunggu penjadwalan dari JAM-Pengawasan dan Jaksa Agung.

Berkenaan dengan mitigasi, terdapat beberapa permasalahan yang perlu ditangani, antara lain:

  1. Percepatan Proses Pelaporan Pengaduan

Diharapkan adanya alur secara sistematis agar pelaporan diteruskan ke Komisi Kejaksaan dan segera ditangani.

  1. Pengawasan Kasus yang Termasuk Public Interest

Komisi Kejaksaan RI meminta adanya pengawasan khusus terhadap kasus-kasus yang menarik perhatian publik yang bebas dari pihak-pihak yang berkepentingan. Hal ini akan berpengaruh terhadap proses pengawasan.

Kejaksaan Agung RI mengajak seluruh pihak yang tergabung di Komisi Kejaksaan RI dan Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan untuk terus bersinergi dalam mengoptimalkan kinerja Kejaksaan untuk mewujudkan Kejaksaan yang adil, sistematis, dan transparan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Panduan Makan Bergizi Gratis di Lingkungan Pesantren

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 10 tahun 2024 tentang Panduan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lingkungan Pesantren.

Direktur Jenderal Pendis Abu Rokhmad menuturkan, surat edaran yang diterbitkan pada 31 Desember 2024 diperuntukkan bagi seluruh pondok pesantren di Indonesia.

“Seluruh entitas Pendidikan Islam siap menyukseskan Makan Bergizi Gratis yang merupakan program prioritas Presiden Prabowo. Edaran kali ini kami terbitkan untuk menjadi panduan implementasi MBG di pondok pesantren,” tutur Abu Rokhmad di Jakarta, Minggu (5/1/25).

Menurut Abu Rokhmad implementasi program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi tetapi juga sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik.

“Program MBG bukan sekadar inisiatif untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik tetapi juga menjadi media pembelajaran karakter,” kata Abu Rokhmad.

“Misalnya, dalam pelaksanaan MBG, ada pembiasaan bagi para santri untuk mempraktikan nilai spiritual karena diajarkan berdoa sebelum makan, mempraktikan nilai toleransi karena mereka diajarkan untuk antre, tidak saling serobot dan sebagainya,” imbuhnya.

Karenanya, lanjut Abu Rokhmad, program MBG ini harus dimanfaatkan oleh para pimpinan pondok pesantren untuk memperkuat penanaman karakter bagi para santri.

Berikut petikan SE Dirjen Pendidikan Islam No 10 tahun 2024:

SE Dirjen Pendidikan Islam
No 10 Tahun 2024
Panduan Program Makan Bergizi Gratis di Lingkungan Pesantren

1. Pimpinan Pesantren agar melaksanakan program MBG sebagai salah satu langkah strategis meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, baik dari segi kesehatan maupun moral peserta didik.

2. Program MBG dirancang untuk mengajarkan nilai karakter berikut:

a. Nilai Spiritual
Caranya, membiasakan peserta didik berdoa sebelum makan (meningkatkan rasa syukur dan menanamkan kebiasaan baik yang mendukung pembentukan karakter).

Etika makan dan minum, antara lain:

1) Berwudhu ketika hendak makan.
2) Membaca basmalah sebelum makan.
3) Membaca hamdalah setelah makan.
4) Berkumur setelah makan.
5) Makan dengan tangan kanan.
6) Makan menggunakan tiga jari.
7) Mengambil makanan yang terdekat.
8) Tidak makan sambil berbaring.
9) Tidak mencaci makanan.
10) Tidak membiarkan makanan yang jatuh.
11) Tidak berlebih-lebihan dalam makan.
12) Minum dengan tiga tegukan dan membaca basmalah.
13) Tidak bernafas dalam bejana (tempat minum).
14) Tidak makan dan minum dengan berdiri.

b. Toleransi dan Tenggang Rasa
Program MBG akan menggunakan sistem prasmanan. Peserta didik diajarkan untuk:

1) Mengantre dengan tertib.
2) Mengambil makanan secukupnya.
3) Menghormati teman-teman sekelasnya.

Kegiatan ini mengajarkan peserta didik untuk saling menghargai, berbagi, dan menjaga keharmonisan dalam lingkungan madrasah dan pesantren.

c. Nilai Tanggung Jawab
Peserta didik juga akan diajarkan untuk membawa peralatan makan dari rumah, yang kemudian mereka cuci sendiri setelah selesai digunakan. Tujuannya:

1) Meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap barang pribadi.
2) Membiasakan hidup bersih dan mandiri.

3. Jadwal Pembagian MBG

a. Peserta didik PaudQu dan Kelas 1-2 SPM/PDF/PKPPS jenjang Ula: MBG dibagikan pukul 08.00 waktu setempat

b. Peserta didik kelas 3-6 SPM/PDF/PKPPS jenjang Ula: MBG dibagikan pukul 09.30 waktu setempat

c. Peserta didik SPM/PDF/PKPPS jenjang Wustha dan Ulya: MBG dibagikan pukul 12.00 waktu setempat

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menag Minta Kabiro dan Kabag PTKN Tegas Tolak Penyimpangan

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya sikap tegas dalam menjaga integritas di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Hal ini ia sampaikan dalam pertemuan dengan Forum Kepala Biro (Kabiro) dan Kepala Bagian (Kabag) PTKN se-Indonesia.

Menurut Menag, kelemahan utama yang kerap terjadi dalam pengelolaan lembaga pendidikan tinggi adalah ketidaktegasan, terutama ketika unsur subjektivitas memengaruhi pengambilan keputusan.

“Kita sering kali goyah karena tidak tegas. Kalau iman kita bersih, kita akan mampu menegakkan kebenaran, meskipun itu pahit,” ujar Menag di Jakarta Timur, Minggu (5/1/25).

Menag juga meminta Kabiro dan Kabag PTKN menindak tegas kasus penyimpangan di lingkungan PTKN, khususnya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oknum.

“(Oknum) Dosen yang memanfaatkan posisinya untuk keuntungan pribadi, seperti meminta imbalan kepada mahasiswa demi kelulusan, itu sangat tidak pantas. Saya sudah menandatangani tujuh SK hukuman untuk kasus semacam ini. Kita harus bersikap tegas, tanpa kompromi,” tegasnya.

Selain itu, Menag menyarankan adanya pengawasan lebih ketat terhadap rumah kontrakan di sekitar kampus. Ia mencontohkan pengalamannya saat bertugas di UIN Jakarta, di mana pemilik kontrakan diberi pengarahan agar tidak mencampur penghuni laki-laki dan perempuan dalam satu bangunan.

“Intervensi ini mungkin bukan kewajiban formal kita, tetapi ini adalah panggilan moral agar tidak ada pencemaran citra kampus,” tambahnya.

Menag juga menekankan bahwa PTKN tidak hanya bertugas mencerdaskan mahasiswa, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak mulia. “PTKN bukan sekadar lembaga akademik. Ada misi dakwah di dalamnya. Kita bertanggung jawab membangun generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak mulia,” paparnya.

Menag berharap, PTKN mampu menjadi institusi yang berwibawa, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan integritas.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News