Beranda blog Halaman 1360

Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi Jakarta, Ini Rinciannya

Polda Metro Jaya melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) kembali menghadirkan layanan SIM Keliling di lima titik strategis Jakarta untuk memudahkan warga memperpanjang masa berlaku Surat Izin Mengemudi (SIM), Jumat (tanggal tidak disebutkan).

Gerai SIM Keliling ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, menawarkan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memperpanjang SIM A atau SIM C tanpa perlu datang ke kantor polisi.

Lokasi Layanan SIM Keliling:

Berdasarkan informasi dari akun X resmi @tmcpoldametro, berikut lokasi SIM Keliling yang tersedia:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
  • Jakarta Utara: Kawasan Podomoro City, Jalan Mediterania Garden
  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
  • Jakarta Barat: Mall Citraland
  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Syarat dan Biaya Perpanjangan SIM

Sebelum mendatangi lokasi, pastikan Anda telah menyiapkan persyaratan berikut:

  1. Fotokopi KTP yang masih berlaku.
  2. SIM asli yang masih berlaku.
  3. Bukti pemeriksaan kesehatan.
  4. Bukti tes psikologi yang bisa diakses melalui aplikasi Simpel Pol.

Perlu diingat, layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM yang masih aktif. Jika masa berlaku SIM Anda sudah habis, meskipun hanya satu hari, Anda diwajibkan mengajukan permohonan SIM baru di kantor polisi.

Biaya perpanjangan SIM:

  • SIM A: Rp80.000
  • SIM C: Rp75.000
    Biaya tersebut sesuai dengan PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif PNBP Polri.

Selain itu, ada biaya tambahan seperti:

  • Tes psikologi: Rp65.000
  • Tes kesehatan: Rp50.000
  • Asuransi (opsional): Rp50.000

Solusi Mudah Perpanjangan SIM

Layanan SIM Keliling ini diharapkan mempermudah masyarakat dalam memenuhi syarat legal berkendara. Jadi, jangan lupa siapkan dokumen yang diperlukan, datang tepat waktu, dan nikmati kemudahan perpanjangan SIM di lokasi yang paling dekat dengan Anda.

Tetap patuhi aturan lalu lintas dan jadilah pengendara yang bijak!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

WKU Kadin Pertanian Gelar Konsolidasi dan Finalisasi Program 2025

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri atau WKU Kadin Indonesia Bidang Pertanian menggelar acara konsolidasi dan finalisasi program-program unggulan untuk tahun 2025, yang bertujuan untuk memperkuat sektor pertanian di Indonesia, mendukung pencapaian ketahanan pangan nasional serta fokus meningkatkan kerjasama, investasi dan export import dibidang pertanian.

Acara yang berlangsung di Menara Kadin Indonesia, (11/12/24) dihadiri oleh pengurus WKU, Komtap, Wakil Komtap Kadin Indonesia Bidang Pertanian, Perwakilan dari Pupuk Indonesia, RNI, BRIN, Kemendes, Staf Ahli Kementerian Pertanian, Telkom Indonesia, Baznas, Wilmar, Buyer, Syngenta, Dinas Pertanian, Wakil Bupati Bogor, UGM, UNDIP, IPB, Udayana, Asosiasi Petani HPSMI, Lemhanas, TNI AD, PPAD, TNI Polri, Mustika Ratu, Sidomuncul, Perusahaan Startup dibidang Pertanian, Industri Pertanian, Industri Pupuk Organik, Perushaan Offtaker serta Farm Management Padi dan Jagung.

Konsolidasi ini menjadi langkah strategis dalam menyusun rencana kerja Kadin Indonesia Bidang Pertanian untuk mendukung program-program yang dapat mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan sektor pertanian Indonesia.

Dalam acara tersebut, berbagai inisiatif dan ide-ide baru dibahas, termasuk penerapan Platform Digitalisasi Distribusi Benih Unggul dan Alat Pertanian, Platform Manajemen Kerjasama Farm Management dengan BULOG, Platform Digital untuk Petani Milenial, Platform Manajemen Limbah untuk Ekonomi Sirkular, Platform Digital Urban Farming dan Platform Pameran Nasional/Internasional dan penguatan akses pasar bagi petani, serta upaya peningkatan kualitas produk pertanian lokal.

Melalui program-program yang telah dikonsolidasikan dan finalisasi, Kadin Indonesia Bidang Pertanian berharap sektor pertanian Indonesia dapat menghadapi tantangan yang semakin kompleks di masa depan, seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan kebutuhan akan teknologi yang lebih maju.

Kadin Indonesia Bidang Pertanian berkomitmen untuk berkolaborasi dengan semua pihak agar sektor ini bisa tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan manfaat besar bagi ekonomi nasional.

Selain itu, program-program yang telah disusun juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan akses terhadap pembiayaan, pelatihan keterampilan, dan fasilitas distribusi yang lebih baik.

Keberlanjutan sektor pertanian Indonesia menjadi salah satu fokus utama dalam finalisasi program ini, dengan tujuan untuk mempersiapkan sektor pertanian yang lebih adaptif dan kompetitif dalam menghadapi persaingan global.

Acara ini juga menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk berdiskusi mengenai tantangan dan peluang yang ada di sektor pertanian, serta mencari solusi bersama untuk meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar internasional.

Berikut Program Komite Tetap Pengembangan Tanaman Pangan

Komite Tetap Komoditi Beras
1. Peningkatan produktivitas (intensifikasi)
a) Sistem pemupukan
b) Smart farming
c) Teknologi digital
2. Pengembangan sistem budidaya padi DIGJAYA (ada video)
3. Perluasan areal (ekstensifikasi)

Komite Tetap Komoditi Jagung & Serealia
1. Koleksi varietas jagung produktivitas tinggi
2. Jagung pangan dan pakan
3. Madura sebagai sentra produksi jagung lokal
4. Pengembangan beras analog jagung

Komite Tetap Komoditi Kedelai & Kacang2an
1. Sistem budidaya BULE (Tebu-Kedele) di lahan milik PTPN dan petani
2. Sistem budidaya SALE (Sawit Kedele) di lahan milik PTPN dan petani
3. Sistem budidaya BUKATA (Tebu Kacang Tanah) di lahan petani sentra tebu

Komite Tetap Komoditi Singkong& Umbi2an
1. Revitalisasi tanaman singkong di sentra2 produksi
2. Pengembangan porang di kawasan hutan masyarakat
3. Pengembangan beras analog singkong, porang dan umbi-umbian

Komite Tetap Kajian Kebijakan Pangan
1. Pengembangan beras fortifikasi
2. Pelibatan penggilingan padi di desa-desa

Komite Tetap Ketahanan Pangan Urusan Input Pertanian
1. Ketersediaan input tepat waktu, jumlah, wilayah
2. Perimbangan subsidi input pemerintah pusat dan daerah
3. Pengembangan pupuk dan pestisida organik harga murah

Komite Tetap Pengembangan Tanaman Pangan
1. Pengembangan tebu dengan metode Ring-Pit
2. Pengembangan tanaman pangan pengganti gandum

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

BPBD Kota Bengkulu Imbau Wisatawan Tidak Mandi di Pantai Saat Nataru

SuaraPemerintah.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu mengimbau wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pantai Panjang untuk tidak berenang di lokasi tersebut selama libur Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Hal ini merupakan langkah preventif terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda Kota Bengkulu pada akhir tahun, serta mengingat banyaknya kasus tenggelam yang terjadi di kawasan itu sebelumnya. BPBD juga memperkirakan jumlah pengunjung ke beberapa tempat wisata, termasuk Pantai Panjang, akan meningkat selama periode Nataru.

Selain itu, BPBD akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk mendirikan posko di tempat wisata, salah satunya di Pantai Panjang, yang diprediksi akan ramai pengunjung. Beberapa petugas dari BPBD Kota Bengkulu akan disiagakan bersama pihak terkait untuk memastikan keamanan di kawasan wisata tersebut.

“Kami dari BPBD akan memantau kegiatan masyarakat dengan berkeliling di sepanjang pantai,” ujar Kepala BPBD Willhopi, Kamis (12/12).

“Saat libur Nataru nanti, kami minta agar pengunjung tidak berenang di pantai karena kondisi cuaca ekstrem yang berisiko, terutama bagi mereka yang berasal dari luar Kota Bengkulu. Kami berharap masyarakat dapat mematuhi imbauan ini agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Sebagai penutup, Willhopi juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan selama beraktivitas di luar rumah guna mengurangi risiko kejadian yang tidak diinginkan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Bupati Nina Agustina Berikan Penghargaan Kepada Para Inovator Indramayu

Di penghujung tahun 2024 Pemerintah Kabupaten Indramayu sukses selenggarakan Kompetisi Inovasi Daerah 2024. Kompetisi ini melahirkan inovator-inovator andal demi kemajuan Kabupaten Indramayu.

Sebagai apresiasi kepada para inovator, Bappeda Litbang Kabupaten Indramayu menggelar Gebyar Kompetisi Inovasi Daerah yang dilaksanakan di Pendopo Indramayu, Rabu (11/12/24).

Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Indramayu tahun 2024 yang diikuti oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) berhasil menghasilkan 54 inovasi, dari jumlah tersebut yang kemudian lolos ke final sebanyak 22 inovasi.

Kompetisi Inovasi Daerah ini dinilai oleh Tim juri dari BRIN, BP2D dan Akademisi dengan penilaian kategori implementasi dan kategori Inisiasi.

Hasil penilaian tim juri menghasilkan 15 Inovasi pemenang yang ditetapkan melalui keputusan Bupati Indramayu Nomor : 100.3.3.2/Kep.325/Bappeda-Litbang/2024.

Adapun 15 inovasi pemenang tersebut yakni, Kategori Implementasi SKPD : Juara 1 Pelatihan 1.000 Petani Muda Indramayu dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Juara 2 Talenta Ayu (Tanggap Literasi Numerasi Tetap Asyik Indramayu) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Juara 3 Dongkal (Dongeng Keliling Anak Literat) dari Dinas Perpustakaan dan Arsip.

Kategori Implementasi Puskesmas/RSUD : Juara 1 Cemilan Pare (Pencegahan Kehamilan Pada Remaja) dari Puskesmas Pondoh, Juara 2 PORS (Podcast Rumah Sakit) dari RSUD Indramayu, dan Juara 3 Harmoni Nada (Hari Mengonsumsi Makanan Bergizi dan Tablet Tambah Darah) dari Puskesmas Gantar.

Berikutnya untuk kategori Kecamatan : Juara 1 Tapak Indramayu (Tracking Pelayanan Akta Tanah) dari Kecamatan Indramayu, Juara 2 Sapu Jagat (Siap Antar Pelayanan Adminduk Warga Jatibarang Sampai Tempat) dari Kecamatan Jatibarang, dan Juara 3 Sliyeg Semangat (Sliyeg Menjaring Aspirasi Masyarakat) dari Kecamatan Sliyeg.

Berikutnya kategori Inisiasi SKPD Juara 1 Lebu Wangi (Layanan Administrasi Kependudukan Bengi Minggu Ning Alun-alun Puspa wangi Indramayu) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Discapil), Juara 2 SIMPB (Sistem Informasi Manajemen Penanggulangan Bencana) dari BPBD, dan Juara 3 Nyai (Indramayu Artificial Intelegence) dari Dinas Komunikasi dan Informatika.

Kategori inisiasi Puskesmas/RSUD Juara 1 Simas Ayu (Sistem Informasi Mobile RSUD Indramayu) dari RSUD Indramayu, Juara 2 Ngorkes Asyik (Ngobrol Bareng Promosi Kesehatan Atasi dan Edukasi Penderita Hipertensi Yuk) dari Puskesmas Gantar, dan Juara 3 Sehati (Sehat Bersama Kendalikan Hipertensi) dari Puskesmas Kertasemaya.

Sementara itu Puskesmas Gantar dinobatkan sebagai instansi pengirim inovasi terbanyak.

Kepala Bappeda-Litbang Indramayu Iin Indrayati dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Indramayu Nina Agustina dan semua pihak yang sudah mendukung sehingga penyelenggaraan kompetisi Inovasi daerah ini bisa berjalan dengan baik dan sukses.

Sementara Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina menyampaikan bahwa penyelenggaraan Gebyar Inovasi Kompetisi Daerah Kabupaten Indramayu ini diharapkan setiap tahunnya meningkat baik kualitas maupun kuantitasnya sehingga hasil inovasi daerah juga dapat lebih baik lagi bagi daerah dan masyarakat Indramayu.

“Saya sangat mengapresiasi Penyelenggaraan Kompetisi Inovasi Daerah 2024 yang dilaksanakan oleh Bappeda-Litbang ini,ungkapnya. untuk para pemenang dan sukses,” ungkapnya.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Jawa Barat Linda Al Amin secara daring menyampaikan bahwa Kegiatan Kompetisi Inovasi Daerah Kabupaten Indramayu 2024 tersebut diharapkan dapat mendorong para ASN, SKPD, dan masyarakat lainnya berinisiatif dan berinovasi untuk memajukan pelayanan publik dan kemajuan masyarakat.

Penyerahan piagam pemenang Kompetisi Inovasi Daerah Indramayu 2024 diserahkan langsung oleh Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Akmal Malik Sebut Sekda Jadi Kunci Orkestrasi Pemerintah Daerah

Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik menyebut, Sekretaris Daerah (Sekda) adalah kunci orkestrasi berjalannya sistem pemerintahan daerah. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Tahun 2024 di Balikpapan.

Sebagai penjabat gubernur, ia sendiri mengakui banyak terbantu dengan peran sekda dalam menjalankan tugas-tugas di pemerintah daerah.

“Saya ini tinggal tanda tangan. Semua sudah diurus Sekda,” katanya saat memberikan sambutan pada Malam Pembukaan Rakernas Forsesdasi di Hotel Platinum Balikpapan, Rabu (11/12/2024) malam.

Salah satu isu utama yang dibahas dalam Rakernas Forsesdasi 2024 adalah terkait optimalisasi penerapan sistem merit Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penataan tenaga non-ASN. Akmal Malik berharap, dari pembahasan ini akan ditemukan solusi penataan tenaga non-ASN daerah.

“Karena rata-rata protokoler kami termasuk sebagaian besar staf di Pemprov itu banyak yang masih non-ASN. Tapi Alhamdulillah kami bersyukur usulan formasi (P3K) Kaltim itu dipenuhi semua,” tambah Akmal Malik.

Meski demikian, ia tak menampik adanya kendala keterbatasan anggaran untuk pengangkatan tenaga non-ASN ke depan. Ia berharap, ada solusi yang dapat dihasilkan dari forum Rakernas Forsesdasi 2024 mengenai persoalan tersebut.

“Saya jujur belum terlalu paham apa yang akan kita lakukan ke depan. Karena anggaran terbatas dan disampaikan banyak daerah tidak cukup anggaranya. Tapi semoga ada pencerahan bagaimana solusinya,” ujar Dirjen Otda Kemendagri ini.

Sekda, kata Akmal Malik menjadi salah satu pion sentral dalam mengatasi masalah – masalah itu. Terutama terkait anggaran daerah, sumber daya manusia (SDM), dan kelembagaan. Karena menurutnya, Sekda adalah orkestrator pemerintah daerah.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

WKU Kadin Bidang Pertanian Hadiri Perayaan Hari Nasional Negara Qatar 2024

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri atau WKU Kadin Indonesia Bidang Pertanian di bawah kepemimpinan Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum turut menghadiri perayaan Hari Nasional Negara Qatar 2024 yang diadakan di Ballroom Hotel Raffles Jakarta, Rabu, (11/12/24).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, termasuk para pejabat pemerintah, pelaku bisnis, dan perwakilan diplomatik.

WKU Kadin Pertanian, Devi Erna Rachmawati mengatakan, kehadiran Kadin Bidang Pertanian dalam acara tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar yang semakin erat, khususnya di bidang ekonomi dan pertanian.

Qatar, sebagai salah satu negara dengan perkembangan ekonomi yang pesat di Timur Tengah, telah menunjukkan ketertarikan besar untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam pengembangan sektor pertanian berkelanjutan.

“Kadin Indonesia Bidang Pertanian menyambut baik Opportunity Kerjasama Investasi dan peningkatan Export Import Indonesia Qatar. Selama ini Qatar memiliki peranan yang sangat penting dalam menguatkan ekonomi Indonesia terutama pada pembangunan jaringan pasar non-tradisional pertanian Indonesia,” ujar Devi kepada wartawan.

Kehadiran Kadin Indonesia dalam perayaan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan diplomatik dan membuka peluang kerja sama baru di berbagai sektor, terutama pertanian. Dengan semakin kuatnya konektivitas antara kedua negara, diharapkan ekonomi kedua belah pihak dapat tumbuh secara berkelanjutan melalui investasi yang saling menguntungkan.

Sebagai salah satu sektor unggulan Indonesia, pertanian berpotensi besar untuk menjadi jembatan penguatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Qatar. Ke depan, diharapkan berbagai perjanjian kerja sama formal dapat ditindaklanjuti untuk menciptakan peluang ekspor hasil pertanian yang lebih luas ke pasar Timur Tengah.

“Qatar dapat memanfaatkan berbagai skema investasi pengembangan komoditas pertanian sebagai penopang kebutuhan pangan dan pasokan industri berbasis pertanian di Indonesia. Indonesia juga berpotensi kuat export produk pertanian ke Qatar, dari buah2an Tropis, spices/rempah rempah, bahan baku obat traditional, juga produk lahan unggas. Untuk itu Kadin Indonesia akan melakukan komunikasi intens dan pertemuan lebih lanjut dengan Duta Besar Qatar dan Pengusaha Qatar untuk peningkatan Kerjasama, Investasi dan Export Import Indonesia Qatar,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

BIG Umumkan Update Jumlah Pulau NKRI sebanyak 17.380 Pulau

Badan Informasi Geospasial (BIG) menyelenggarakan konferensi pers terkait update jumlah pulau NKRI dan Peluncuran Gazeter 2024 di Gedung Antara Herigate Center di Jakarta, Kamis (12/12/24).

Dalam kesempatan itu, Kepala BIG Muh Aris Marfai menyampaikan update jumlah pulau yang ada di NKRI. Penambahan ini terungkap melalui hasil pengkajian lapangan terbaru yang dilakukan peneliti BIG bersama kementerian teknis terkait dan pemerintah daerah dengan memanfaatkan teknologi, seperti Lidar dan citra satelit.

Sebanyak 63 pulau baru tersebut tersebar di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Kalimantan Barat. Sebelumnya, pulau-pulau tersebut berada di kawasan terluar sehingga tidak terdeteksi karena kondisi geografis yang terisolasi.

Kepala BIG memaparkan empat syarat utama untuk dikategorikan sebagai pulau sesuai dengan amanah undang-undang dan peraturan pemerintah terkait dengan penyelenggaraan penataan ruang, antara lain memiliki daratan dengan luas maksimal 2.000 kilometer persegi, pulau dibentuk secara alami bukan hasil reklamasi, dikelilingi oleh air dan selalu berada di atas permukaan air pasang tertinggi.

Lebih lanjut, Ia mengatakan bahwa pulau baru tersebut sudah memenuhi syarat sehingga secara keseluruhan jumlah pulau yang telah bernama dan memiliki koordinat resmi di Indonesia mencapai 17.380 pulau pada 2024

Ia menyebutkan penambahan jumlah pulau ini menjadi pencapaian besar bagi Indonesia, khususnya dalam pengelolaan data geospasial yang bermanfaat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam demi kepentingan masyarakat dan mencegah ancaman gangguan klaim kewilayahan dari pihak eksternal.

“Ini merupakan langkah maju yang penting bagi Indonesia untuk itu kami meminta seluruh pihak, termasuk masyarakat, pemerintah, dan akademisi ke depan dapat merujuk pada data resmi yang disediakan oleh BIG,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pesan Menteri Nusron kepada Jajaran Kanwil BPN Provinsi NTB dan Bengkulu

Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid memberikan pengarahan kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bengkulu secara daring pada Rabu (11/12/2024). Pesan yang ia tekankan kali ini terkait penataan sumber daya manusia (SDM) di daerah sesuai dengan beban kerja dan tingginya permintaan pelayanan dari masyarakat.

“Hal ini mau di review, Kantor Pertanahan yang pelayanannya sedikit akan dikurangi jumlah pegawainya. Dan kantor yang pelayanannya tinggi, pegawainya kita perbanyak supaya bisa mempercepat proses pelayanan,” terang Menteri Nusron dalam arahannya.

Penataan SDM sedang menjadi perhatian Menteri Nusron. Menurutnya, 75-80% tugas pokok Kementerian ATR/BPN berupa layanan kepada masyarakat sehingga penting dilakukan peningkatan layanan pada satuan kerja BPN di seluruh Indonesia melalui penataan SDM ini.

“Selama 51 hari saya jadi menteri, dari pengalaman dan pengamatan itu saya dapati sebanyak 75-80 persen tugas pokok kita ini adalah pelayanan publik. Isu yang mendasar di dalam setiap pelayanan itu di mana-mana adalah lama,” ungkap Menteri Nusron.

Untuk mempercepat pelayanan di Kementerian ATR/BPN, tidak hanya melalui penataan SDM, Menteri Nusron juga mengimbau jajaran untuk melakukan perbaikan dalam sistem. Salah satunya dilakukan dengan simplifikasi business process dan peningkatan infrastruktur IT.

“Mungkin business process kita sudah bagus untuk menjawab (kebutuhan masyarkat, red) hari ini dan lima tahun lalu. Ekspektasi masyarakat berkembang dan berubah terus. Jadi jangan puas dengan kondisi hari ini. Terus kita kembangkan dan fokus percepat pelayanan ke masyarkat,” pungkas Menteri Nusron.

Pengarahan yang juga bertepatan dengan momen 51 hari kerja Nusron Wahid sebagai Menteri ATR/Kepala BPN ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan (PSKP), Iljas Tedjo Prijono; Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Jonahar; Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas), Harison Mocodompis; seluruh jajaran Kanwil BPN Provinsi NTB dan Bengkulu; beserta jajaran Kantor Pertanahan yang ada di kedua provinsi tersebut.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kunjungi Kantah Kabupaten Kubu Raya, Wamen ATR/BPN Serahkan Tiga Sertipikat Wakaf

Wamen ATR/BPN, Ossy Dermawan menyerahkan tiga sertipikat wakaf di Kabupaten Kubu Raya pada Rabu (11/12/24). Menurutnya, dengan penyerahan sertipikat ini akan memberi rasa aman bagi umat yang beribadah dan menuntut ilmu di masjid dan pesantren di Kubu Raya.

“Saya selaku Wamen ATR/BPN, sangat senang dan berbahagia bisa tiba di Kabupaten Kubu Raya dan bertemu dengan Bapak-bapak. Bisa menyerahkan sertipikat, baik untuk masjid maupun untuk pesantren yang Bapak pimpin. Mudah-mudahan dengan adanya sertipikat ini maka keabsahan legalitas dari tanah yang dimiliki, baik untuk masjid maupun pesantren sudah memiliki kepastian hukum,” ucap Ossy Dermawan saat menyerahkan sertipikat dalam kunjungannya ke Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Kubu Raya.

Sertipikat yang diserahkan Wamen ATR/BPN merupakan sertipikat wakaf untuk Masjid At Taqwa dan dua milik Pesantren Darul Musabbihin yang terletak di Desa Mekar Sari, Kecamatan Sungai Raya.

Wamen ATR/BPN menyampaikan, sebagian dari sertipikat yang diserahkan sudah berupa Sertipikat Elektronik sehingga jauh lebih aman. Ia meyakinkan masyarakat tak perlu lagi khawatir kehilangan sertipikat karena seluruh data pertanahannya telah terekam secara digital.

Selain menyerahkan sertipikat, Ossy Dermawan juga meninjau ruangan kerja di Kantah Kabupaten Kubu Raya. Di momen tersebut, Wamen ATR/BPN berinteraksi dan memberi semangat kepada seluruh jajaran di Kantah untuk melayani masyarakat dengan optimal.

“Saya memberikan apresiasi penuh kepada para pegawai yang ada di sini. Saya yakin pasti juga masalahnya kompleks, tapi mudah-mudahan semua selalu ada solusi dan jalan keluarnya,” tutur Ossy Dermawan.

Mendampingi Wamen ATR/BPN, Tenaga Ahli Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis, Hendri Teja; Tenaga Ahli Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Ajie Arifuddin; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat, Andi Tenri Abeng; serta Kepala Kantah se-Provinsi Kalimantan Barat.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pj Gubernur NTB Gelar Rakor Bersama Menteri P2MI, Lindungi Pekerja Migran

Provinsi NTB menjadi daerah penyalur Pekerja Migran Indonesia (PMI) kelima terbesar di Indonesia. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi NTB terus berikhtiar untuk memberikan perlindungan dan peningkatan keterampilan maksimal kepada para pahlawan devisa negara yang dikirimkannya.

Untuk menguatkan ikhtiar tersebut, Pemprov NTB menggelar rapat koordinasi bersama Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala BP2MI, Abdul Kadir Karding yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur NTB Hassanudin, bertempat di Pendopo Gubernur NTB, Rabu 11 Desember 2024.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh perwakikan Forkopimda dan jajaran Pemerintah Provinsi NTB serta pihak-pihak terkait dalam rangka koordinasi dan mematangkan tata kelola PMI dari hulu ke hilir yang fokus pada kualitas pelindungan PMI dan memaksimalkan penempatan PMI terampil.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Gubernur Hassanudin mengungkapkan besarnya animo masyarakat NTB untuk menjadi PMI menjadi atensi khusus Pemprov NTB. Oleh karena itu, Pemprov memberikan dan melindungi hak-hak PMI melalui penguatan keterampilan, sosialisasi, pembentukan tim pencegahan PMI non prosedural dan perlindungan PMI, membuka kembali sistem penempatan satu kanal khusus Arab Saudi, serta membentuk pusat informasi di desa kantong-kantong PMI dengan melibatkan posyandu keluarga.

“Saya bahagia dan berterima kasih, karena pemerintah pusat melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia sangat atensi terhadap persoalan ini,” jelasnya.

Besarnya animo masyarakat NTB untuk menjadi PMI menjadi atensi khusus pemerintah dengan cara memberikan dan melindungi hak-hak PMI melalui penguatan keterampilan, sosialisasi, pembentukan tim pencegahan PMI non prosedural dan perlindungan PMI, membuka kembali sistem penempatan satu kanal khusus Arab Saudi, serta membentuk pusat informasi di desa kantong-kantong PMI dengan melibatkan posyandu keluarga.

PJ Gubernur berharap kasus eksploitasi, human trafficking, dan TPPO akan berkurang atau dicegah, sehingga NTB dapat mengirimkan para PMI dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, Menteri P2MI Abdul Kadir Karding mengungkapkan rapat koordinasi ini penting digelar karena Provinsi NTB termasuk provinsi dg pengirim PMI nomor 5 seluruh Indonesia 2. Selain itu, Rakor ini digelar juga dalam rangka menyambut momen migran day yang jatuh pada tangga 18 nanti.

“Kehadiran saya untuk menyampaikan dan memperkenalkan kementrian baru ini dan membangun koordinasi dengan daerah tentang apa yang bisa kita lakukan untuk membangun ekosistem pengiriman PMI ke luar negeri dengan jaminan aman, nyaman, dan terlindungi. Intinya berangkat migran pulang juragan,” jelas Abdul.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News