Beranda blog Halaman 1369

Pj Wali Kota Palangka Raya Apresiasi Kemajuan Penerapan Sistem Merit

Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu, memberikan apresiasi atas kemajuan penerapan sistem merit di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya yang kini telah mencapai nilai baik.

Hal ini disampaikan Hera dalam Apel Besar Gabungan ASN yang berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota, Senin (9/12/2024).

“Penerapan Sistem Merit kita yang dulu berada di posisi rendah, sekarang sudah meningkat menjadi baik. Ini adalah hasil kerja keras kita bersama,” kata Hera.

Hera juga mengingatkan agar ASN terus mempertahankan pencapaian tersebut. Ia meminta agar tidak ada jabatan kosong yang dibiarkan terlalu lama, sesuai arahan dari KPK dan Kemenpan RB.

Pada kesempatan itu, Hera juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi situasi tanggap darurat banjir yang melanda beberapa wilayah Kota Palangka Raya.

“Semua perangkat daerah harus tahu apa yang perlu dilakukan saat tanggap darurat. Ini adalah prioritas kita untuk membantu masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Hera berharap ASN terus bekerja keras, memberikan pelayanan terbaik, dan menjaga semangat untuk menghadapi tantangan di akhir tahun.

“Jangan berhenti berinovasi dan melayani masyarakat dengan tulus. Kita harus menjadi teladan dalam pelayanan publik,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Intensitas Hujan Tinggi, Pj Bupati Jepara Tetapkan Status Siaga Darurat

Berdasarkan prakiraan cuaca oleh BMKG dan hasil kaji cepat tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menetapkan status siaga darurat bencana hidrometereologi.

Hal itu disampaikannya pada Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana, di Pendapa RA Kartini Jepara, Senin (9/12/2024). Menurutnya, jika berdasarkan prakiraan musim hujan dari BMKG Semarang, curah hujan di Jepara pada Januari dan Februari 2025 sangat tinggi, yakni lebih dari 500 mm. Meningkat dibandingkan Desember ini yang berkisar 300-500 mm atau kategori tinggi.

“Awal musim hujan pada November, puncaknya pada Februari dan berakhir pada pertengahan April 2025,” jelas Edy.

Baca juga: Proyek Infrastruktur Jepara Capai 90%, Target Selesai Akhir 2024

Disampaikan, pada musim hujan, bencana yang biasa terjadi antara lain banjir, longsor, angin kencang, abrasi pantai, banjir rob, hingga petir.

“Untuk banjir rawan terjadi di 11 kecamatan, longsor di empat kecamatan. Sedangkan angin di enam kecamatan, abrasi pantai di tiga kecamatan, dan rob di dua kecamatan,” ujarnya.

Edy menjelaskan, hingga kini pemerintah telah melakukan upaya mitigasi bencana, di antaranya perbaikan infrastruktur seperti perbaikan tanggul-tanggul sungai. Termasuk juga melakukan penghijauan di daerah perbukitan, penanaman mangrove, sistem peringatan dini, hingga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang kesiapsiagaan bencana dan menyiapkan seluruh stakeholder yang terkait dengan kebencanaan.

“Masyarakat juga perlu bersama-sama melakukan mitigasi. Yakni, melakukan identifikasi dan antisipasi risiko bencana hidrometereologi, melakukan pencegahan dan mitigasi, dengan bergotong royong membersihkan lingkungan, membangun awareness dan kesiapan posko darurat,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, camat dan pimpinan perangkat daerah juga diminta laporan kondisi wilayahnya masing-masing.

“Saya minta para camat mulai hari ini untuk standby 24 jam, dengan buat posko kedaruratan. Identifikasi berbagai potensi bencana dan kebutuhan yang dibutuhkan,” ungkapnya.

Edy juga memerintahkan pihak Dinas Kesehatan dan RSUD RA Kartini, untuk bersiaga menghadapi potensi penyakit yang muncul pada musim penghujan, seperti demam berdarah dengue (DBD). Ia berharap, kasus DBD di Jepara pada tahun ini tidak separah akhir tahun lalu.

“Apabila dalam keadaan darurat dan terkendala anggaran, kita bisa gunakan BTT (belanja tak terduga). Nanti teknisnya bisa melalui Pak Asisten III,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Surabaya Tinjau Pengerjaan Tunnel TIJ-KBS: 10 Hari Lagi Selesai

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau pengerjaan tunnel Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Senin, (9/12/2024). Di kesempatan ini, Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan, pengerjaan tunnel TIJ-KBS sudah memasuki tahap finishing dan sedikit perbaikan minor.

Wali Kota Eri menyebutkan, sebelum memasuki tahap finishing, tunnel TIJ-KBS telah dilakukan beberapa kali uji coba untuk meminimalisir adanya kebocoran air di dalam tunnel. Setelah dilakukan uji coba, ternyata ditemukan beberapa titik yang mengalami kebocoran, sehingga harus dilakukan perbaikan cepat.

“Alhamdulillah hari ini tinggal finishing yang sudah dilakukan, karena kemarin memang ada uji coba-uji coba terkait dengan kebocoran-kebocoran. Karena ini kan berada di dalam tanah, jadi kita uji coba ada kebocoran apa tidak, tapi kemarin sudah diatasi kebocoran-kebocoran itu. Jadi, insyaallah 10 hari ke depan bangunan ini akan selesai,” kata Wali Kota Eri.

Dalam tinjauan kali ini, Wali Kota Eri turut didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, hingga jajaran Kepala Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Diantaranya ada Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Erna Purnawati, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, Direktur Operasional dan Umum KBS, Nurika Widyasanti, dan sebagainya.

Saat di lokasi, Wali Kota Eri bersama jajarannya mengecek secara langsung setiap titik tunnel TIJ-KBS yang perlu diperbaiki cepat. Mulai dari mengecek kondisi lantai, tembok bangunan, hingga melihat titik-titik yang sebelumnya mengalami kebocoran.

”Jadi, yang pertama tadi tinggal membenarkan lantainya, itu nanti akan kita poles, sehingga lantainya ada pelapisnya biar tidak baret-baret. Yang kedua, dindingnya yang tidak ada dioramanya, akan kita beri stiker, nah nanti itu (disorot) kena lampu biar nyaman. Nah yang ketiga, nanti tinggal proses pavingisasi pada bagian luar tunnel sisi KBS,” ujar Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri menjelaskan, Pemkot Surabaya akan memberikan suguhan menarik yang dapat dinikmati oleh pengunjung ketika memasuki tunnel TIJ-KBS. Mulai dari tempat parkir TIJ hingga ke arah pintu masuk KBS, pengunjung akan disuguhi video mapping bernuansa suaka margasatwa.

”Kita bisa lihat, ketika dari parkir menuju ke KBS, kita akan menikmati suasana yang baru, karena ada diorama-diorama yang terkait dengan kebun binatang. Jadi (pengunjung) akan merasakan sensasi yang baru, setelah melewati ini (tunnel) akan memasuki kebun binatang, insyaallah nanti di tahun baru khususnya masyarakat Surabaya, bisa menikmati kebun binatang dengan suasana yang berbeda,” jelasnya.

Wali Kota Eri memproyeksikan, tunnel TIJ-KBS ini bisa menunjang lebih banyak pendapatan asli daerah (PAD) Kota Surabaya ke depannya. Maka dari itu, ia berharap, proyek tunnel TIJ-KBS bisa segera diresmikan sebelum libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang. “Nah ini akan menjadi tempat wisata, sekaligus (menggenjot) PAD,” harapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni mengatakan, adanya inovasi Tunnel TIJ-KBS, diharapkan bisa membawa nama Surabaya hingga kancah dunia. “Masyarakat Surabaya alhamdulillah memiliki pemimpin yang berinovasi ya, dari KBS yang dahulunya begitu-begitu saja, kini di masa Wali Kota Eri Cahyadi bisa membuat inovasi TIJ. Ini merupakan wahana baru, adanya wahana ini, masyarakat Surabaya akan lebih tertarik lagi mengunjungi segmen hiburan baru yang ada di KBS,” kata Arif Fathoni.

Arif menyebutkan, untuk menjadi Kota Layak Dunia, Surabaya harus memenuhi beberapa syarat. Salah satunya adalah, Surabaya harus memenuhi berbagai infrastruktur, mulai dari dibidang pelayanan dasar kesehatan, transportasi, pariwisata, dan sebagainya. Menurutnya, beberapa persyaratan itu, sebagian sudah dilakukan di masa kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi.

“Ini bagian dari peneguhan komitmen Surabaya sebagai Kota Layak Dunia. Kota Kelas Dunia itu kan harus infrastruktur kesehatannya terpenuhi, bahkan beliau (Eri Cahyadi) dalam waktu dekat akan meresmikan rumah sakit Surabaya Timur (RSUD Eka Candrarini), ketika layanan dasar itu sudah terpenuhi dan Surabaya adalah kota jasa dan perdagangan, maka harus menciptakan lebih banyak lagi destinasi, seperti halnya Wisata Kota Lama dan alhamdulillah sekarang ada TIJ-KBS,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkab Purwakarta Terbitkan 36.553 NIB UMKM, Kedua Terbanyak di Jabar

Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat berada di posisi kedua pencapaian terbanyak penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM yaitu sebanyak 36.553 atau 187.16 dari target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada 2024.

Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha mengatakan target penerbitan dari Pemprov Jabar sebanyak 19.529 NIB namun Purwakarta dapat menerbitkan 36.553 NIB sejak Januari hingga 5 Desember 2024.

Hal tersebut diketahui dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Penerbitan NIB, bertempat di Aula Janaka Setda Kabupaten Purwakarta pada Senin 9 Desember 2024.

Baca juga : Pj Bupati Purwakarta Ajak Masyarakat Salurkan Hak Pilih di Pilkada 2024

“Hasil rapat evaluasi kemarin, tercatat per 5 Desember 2024, Kabupaten Purwakarta di peringkat kedua dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Di mana Purwakarta dapat melampaui target NIB yang diterbitkan sebanyak 187.16 persen atau dengan jumlah NIB sebanyak 36.553,” kata Norman Nugraha, Selasa 10 Desember 2024.

Norman menjelaskan pencapaian tersebut berkat kolaborasi dan kerja sama seluruh pihak dari petugas DPMPTSP Purwakarta, kecamatan hingga desa di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Seperti adanya pelayanan penerbitan NIB melalui gebyar pelayanan terjadwal di kecamatan, pelayanan publik terpadu, pelayanan di tingkat desa hingga pelayanan jemput bola. “Petugas DPMPTSP Purwakarta juga melakukan pelatihan kepada operator desa terkait penerbitan NIB,” ujarnya.

Norman menambahkan, jumlah penerbitan NIB di Purwakarta akan terus bertambah hingga akhir tahun nanti. “Kita optimis sampai akhir tahun jumlahnya akan bertambah,” kata Norman Nugraha.

Untuk diketahui, dalam agenda tersebut juga dilakukan pemberian reward kepada 3 kecamatan terbaik dalam penerbitan NIB per bulan November 2024. Pertama, Kecamatan Bojong dengan penerbitan NIB sebanyak 2.552, kedua Kecamatan Plered dengan jumlah 1.876 NIB dan ketiga Kecamatan Sukatani dengan penerbitan NIB sebanyak 1.777.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menag Minta Anak Jangan Dilarang Ketika di Masjid

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa masjid sebagai tidak hanya menjadi tempat ibadah. Lebih dari itu, masjid bisa berperan sebagai bengkel rohani bagi anak-anak.

“Masjid itu bengkel, service, rohani bagi anak-anak. Anak-anak jangan ditakuti, apalagi dilarang ketika berada di masjid,” kata Menag Nasaruddi Umar pada penutupan Training of Trainer (ToT) Pengelola Masjid dan Rohis Madrasah, di ruang pertemuan Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (9/12/24).

“Ubahlah paradigma kita terhadap masjid. Masjid itu bengkel rohani bagi anak. Tempat untuk mengumpulkan orang atau masyarakat. Ketika ada anak-anak, jangan takut masjid itu kotor. Ketika masjid dikelola dengan baik, pasti akan selalu bersih,” sambung Menag Nasaruddin Umar.

Menag Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa di masa Rasulullah, ada sahabat yang kencing di samping Masjid. Rasulullah tidak memarahinya, tapi menimbunnya dengan pasir. Bahkan, pada masa itu juga, Masjid menjadi tempat latihan beladiri Nabi.

“Masjid bisa juga dijadikan sebagai tempat latihan keterampilan. Tukang kayu, tukang besi, dan lain-lain, pelatihannya di masjid. Setiap kelas ada 20 orang. Masjid menjadi pusat aktivitas umat,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Pada masa Abu Khurairah, kata Menag, masjid menjadi tempat mengelola zakat, infak, sedekah, ghanimah atau harta rampasan, hibah, wasiat, barang hilang, dan lain-lain. Ada juga DAM, kafarat, aqiqah, walimah, semua dilakukan di masjid.

“Semua diatur di masjid. Masjid itu tempat memberdayakan masyarakat. Dengan begitu, dalam tempo 3 tahun, umat Islam minoritas menjadi mayoritas di Madinah,” jelas Menag Nasaruddin.

Dari hal itu, Menag Nasaruddin mengajak seluruh peserta ToT untuk menjadikan Masjid sebagai sarana mengembangkan masyarakat. Masjid sebagai bengkel memberdayakan masyarakat.

“Mari kita memberikan wawasan lain tentang Masjid. Jadikan masjid untuk memberdayakan ummat. Dan kepada anak-anakku sekalian, besar dan besarkanlah masjid. Bernaung lah didalam masjid untuk menggapai masa depan yang lebih baik,” tegas Menag Nasaruddin.

Tampak hadir, Dirjen Pendis, Abu Rokhmad, Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Sidik Sisdiyanto, dan staf khusus Menteri Agama.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pj Bupati Garut Tinjau Lokasi Terdampak Gempa di Sukaresmi

Pj Bupati Garut Barnas Adjidin, meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4.2 yang melanda wilayah Kabupaten Garut pada Sabtu pagi (7/12/2024). Salah satu lokasi yang disambangi adalah Kecamatan Sukaresmi, Minggu (8/12/2024).

Dalam kunjungannya, Barnas menyampaikan belasungkawa kepada para penyintas dan menegaskan perlunya langkah cepat dalam penanganan pascagempa. Ia meminta jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Garut untuk segera mendata kerusakan secara detail guna memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat waktu.

“Harus ada bantuan yang dibutuhkan, seperti rumah ini, yang sudah tidak layak ditempati. Jika tetap dihuni, saya khawatir akan membahayakan penghuninya. Kita akan diskusikan langkah cepat agar rumah ini aman,” katanya saat meninjau salah satu rumah yang rusak berat.

Barnas juga menjelaskan, Pemdakab Garut sedang melakukan verifikasi data untuk menentukan apakah kondisi ini perlu ditetapkan sebagai tanggap darurat. Keputusan ini penting sebagai dasar pencairan dana tak terduga (BTT).

“Untuk BTT itu ada aturannya, jadi kita akan mengikuti aturan dulu, kalau ini nanti dianggap tanggap darurat baru BTT itu bisa dikeluarkan, tapi kalau kita ada potensi-potensi anggaran yang nanti bisa menyelesaikan, BTT tidak keluar, jadi akan kita diskusikan dengan semua aparat di Kabupaten Garut,” ucapnya.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut per 7 Desember 2024 pukul 19.00 WIB, gempa ini mengakibatkan kerusakan pada 113 rumah yang tersebar di tujuh kecamatan: Bayongbong, Tarogong Kaler, Sukaresmi, Cikajang, Samarang, Pasirwangi, dan Cisurupan.

Di Kecamatan Sukaresmi, dua fasilitas pendidikan mengalami kerusakan, sementara di Kecamatan Cisurupan, satu fasilitas ibadah terdampak gempa.

Pemdakab Garut berkomitmen memberikan penanganan terbaik untuk memulihkan kondisi warga terdampak bencana ini.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pj Bupati Sumedang Tinjau Bendung Cariang Saat Musim Hujan

Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli beserta Forkopimda memantau Bendung Cariang Ujungjaya saat musim hujan ini, Senin 10 Desember 2024. Bendung Caring saat ini adalam penanganan darurat menyusul beberapa kali bendung yang mengairi 1.603 hektare sawah di Ujungjaya ini jebol.

Pj Bupati Yudia Ramli menyebutkan, penanganan sementara keadaan darurat Bendung Cariang menggunakan tanggul dengan teknologi geobag yang tidak akan tergerus arus sungai. “Ternyata ini debit airnya besar sekali ketika musim penghujan sehingga tidak mampu menahan laju air dan tanggul sementaranya tergerus air,” kata Yudia.

Yudia menyebutkan, masyarakat Ujungjaya, khususnya para petani, di musim hujan bisa terbantu dengan berfungsinya Bendung Cariang. “Alhamdulillah lahan pertanian bisa terairi. Kemudian ditambah musim penghujan, bisa aman di musim tanam di masa pertama ini. Khawatirnya ketika datang musim kemarau tanggul bendung sementara ini belum siap,” ujar Yudia.

Yudia menyebutkan, penanganan sementara Bendung Cariang sudah beberapa kali dilakukan pihak BBWS Cimanuk-Cisanggarung yang penanganannya bersifat darurat. “Rencana kita tahun ini DED-nya untuk Bendung Cariang ini telah disusun. Nilainya Rp. 33 miliar, dibangun di tahun 2025 dari Kementerian PU,” kata Yudia.

Yudia berharap penanganan yang sifatnya permanen tersebut dapat segera terealisasi. “Kalau seperti penangananan daruat ini, ketika ada air agak besar, tergerus habis. Saya yakin nanti kalau sudah beres perbaikannya, lahan petani yang 1.603 hektare itu airnya dapat dikelola nanti dari Bendung Cariang ini,” katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cara Mudah Daftar di DTKS untuk Dapatkan Bansos Pemerintah

Bantuan sosial merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk meringankan beban masyarakat, terutama mereka yang kurang mampu. Di Indonesia, sistem yang digunakan untuk memastikan bantuan sosial tepat sasaran adalah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sistem ini mengelola informasi tentang masyarakat yang berhak menerima bantuan, seperti keluarga miskin, penyandang disabilitas, serta penerima program bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Tujuan dan Manfaat DTKS

DTKS bertujuan untuk memastikan bantuan sosial dapat disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Sistem ini mengidentifikasi keluarga miskin dan mereka yang berhak menerima bantuan, sehingga distribusi bantuan dapat dilakukan secara efisien dan efektif. Data diperbarui secara berkala melalui musyawarah di tingkat desa atau kelurahan, di mana petugas akan memverifikasi kondisi keluarga yang terdaftar.

Syarat Pendaftaran DTKS

Untuk bisa terdaftar dalam DTKS, ada beberapa syarat penting yang harus dipenuhi oleh calon penerima bantuan, di antaranya:

  • Tidak memiliki sumber penghasilan atau penghasilan yang tidak mencukupi kebutuhan dasar.
  • Hanya mampu menyekolahkan anak hingga jenjang pendidikan tingkat pertama.
  • Rumah dengan kondisi kurang layak, seperti dinding dari bambu atau kayu, lantai tidak rata, dan atap yang rusak.
  • Tidak memiliki listrik atau menggunakan listrik tanpa meteran.
  • Sumber air minum dari sumur atau mata air yang tidak terlindungi.
  • Pengeluaran sebagian besar digunakan untuk konsumsi makanan pokok yang sangat sederhana.
  • Kesulitan untuk berobat ke rumah sakit, kecuali yang disubsidi pemerintah.

Cara Daftar DTKS

Bagi masyarakat yang memenuhi kriteria, pendaftaran DTKS bisa dilakukan melalui dua cara. Pertama, pendaftaran melalui desa atau kelurahan. Masyarakat dapat mendaftarkan diri dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga (KK). Selanjutnya, musyawarah desa/kelurahan akan menentukan siapa saja yang layak masuk DTKS, dan data tersebut akan diteruskan ke Dinas Sosial untuk proses lebih lanjut.

Selain itu, ada cara mandiri yang bisa dilakukan melalui aplikasi DTKS yang bisa diunduh dari Kementerian Sosial. Berikut langkah-langkah untuk mendaftar secara online:

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos milik Kemensos.
  2. Buka aplikasi dan pilih “Buat Akun Baru”.
  3. Isi data seperti nama lengkap, NIK, nomor KK, email, dan alamat sesuai KTP.
  4. Unggah foto KTP dan swafoto memegang KTP.
  5. Verifikasi email untuk aktivasi akun.
  6. Setelah berhasil, pilih menu “Daftar Usulan” dan lengkapi data diri serta pilih jenis bansos yang diinginkan.

DTKS untuk Keberlanjutan Bansos

Dengan adanya DTKS, diharapkan bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran dan efisien dalam penyalurannya. Masyarakat yang memenuhi syarat bisa mendapatkan dukungan yang sangat dibutuhkan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup mereka. Jadi, pastikan Anda terdaftar dalam DTKS agar tidak ketinggalan bantuan sosial yang sudah disiapkan pemerintah!

Jangan lupa untuk selalu memeriksa apakah Anda atau keluarga layak menerima bantuan sosial dengan menggunakan aplikasi Cek Bansos yang tersedia. Pastikan data yang Anda masukkan selalu akurat dan terbaru untuk mendapatkan manfaat yang maksimal dari berbagai program bantuan pemerintah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jadwal dan Cara Cek Pencairan Bansos PKH Desember 2024

Program Keluarga Harapan (PKH) adalah salah satu inisiatif penting pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk membantu keluarga miskin dan rentan. Diluncurkan pada tahun 2007, PKH memberikan bantuan sosial bersyarat untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menjelang akhir tahun 2024, pencairan bansos PKH menjadi sorotan, terutama bagi keluarga yang sangat bergantung pada bantuan ini. Bagi Anda yang menunggu jadwal pencairan, berikut adalah informasi penting tentang cara cek bansos PKH untuk bulan Desember 2024, agar bisa merencanakan keuangan dengan lebih baik.

Cara Cek Bansos PKH Desember 2024

Ada dua cara mudah untuk mengecek apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos PKH di bulan Desember 2024. Anda bisa menggunakan website resmi atau aplikasi Cek Bansos. Berikut adalah panduan lengkapnya:

1. Cara Cek Bansos PKH via Website

  • Kunjungi situs resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui browser.
  • Isikan data yang diminta mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa tempat tinggal.
  • Masukkan nama penerima manfaat sesuai KTP dan kode verifikasi yang tampil di halaman.
  • Klik tombol Cari Data, dan informasi terkait status penerima bansos PKH beserta jumlah bantuan yang diterima akan muncul.

2. Cara Cek Bansos PKH via Aplikasi

  • Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store.
  • Setelah aplikasi terpasang, buka dan pilih Buat Akun untuk mendaftar.
  • Lengkapi data diri seperti nama, NIK, alamat, email, dan password. Jangan lupa untuk mengunggah foto selfie dan KTP.
  • Setelah akun berhasil dibuat, buka menu Profil untuk mengetahui apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos PKH, serta status dan nominal bantuan yang diterima.

Nominal Bansos PKH Desember 2024

Penerima bansos PKH akan menerima bantuan sesuai dengan kategori mereka. Berikut adalah rincian nominal bantuan untuk bulan Desember 2024:

  • Ibu hamil/nifas: Rp 750.000/tahap atau Rp 3.000.000/tahun
  • Anak usia dini (balita): Rp 750.000/tahap atau Rp 3.000.000/tahun
  • Lansia (60 tahun ke atas): Rp 600.000/tahap atau Rp 2.400.000/tahun
  • Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000/tahap atau Rp 2.400.000/tahun
  • Anak sekolah SD: Rp 225.000/tahap atau Rp 900.000/tahun
  • Anak sekolah SMP: Rp 375.000/tahap atau Rp 1.500.000/tahun
  • Anak sekolah SMA: Rp 500.000/tahap atau Rp 2.000.000/tahun
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp 2.700.000/tahap atau Rp 10.800.000/tahun

Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga miskin dan rentan, sekaligus mendorong mereka untuk memanfaatkan layanan pendidikan dan kesehatan, guna memutus rantai kemiskinan antar-generasi.

Dengan informasi ini, Anda bisa memastikan apakah Anda atau keluarga Anda termasuk penerima bansos PKH pada Desember 2024 dan memanfaatkan bantuan ini untuk meningkatkan kualitas hidup.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Harga iPhone Turun Drastis! Cek Daftar Harga Terbaru di iBox

Bagi penggemar iPhone yang sudah menunggu-nunggu kehadiran iPhone 16 Series, sayangnya harus bersabar sedikit lebih lama. Seri terbaru Apple ini masih belum bisa dijual di Indonesia akibat larangan dari pemerintah. Hal ini disebabkan Apple belum memenuhi syarat Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) minimal 35 persen yang diwajibkan oleh Kementerian Perindustrian.

Namun, meski iPhone 16 belum bisa dinikmati, Anda tidak perlu khawatir! Anda masih bisa mendapatkan model iPhone lama dengan harga yang sudah terdiskon. Beberapa model iPhone generasi sebelumnya kini dijual dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di reseller seperti iBox.

Apa yang Membuat Harga iPhone Makin Terjangkau?

Pemerintah Indonesia memang mewajibkan Apple untuk memenuhi beberapa syarat administratif, termasuk pelunasan utang investasi yang mencapai sekitar Rp158 miliar untuk periode 2020-2023, sebelum dapat menjual produk iPhone 16 di Tanah Air. Sehingga, bagi Anda yang sudah menantikan iPhone 16, masih perlu bersabar. Sementara itu, Anda bisa memilih dari berbagai model iPhone yang harganya semakin murah!

Berikut Ini Daftar Harga iPhone Terbaru di iBox (Per 26 November 2024):

  • iPhone 13
    • 128GB: Rp8,999 juta (sebelumnya Rp15,499 juta)
    • 256GB: Rp11,499 juta (sebelumnya Rp17,949 juta)
  • iPhone 14
    • 128GB: Rp12,249 juta (sebelumnya Rp16,249 juta)
    • 256GB: Rp15,049 juta (sebelumnya Rp19,249 juta)
    • 512GB: Rp23,249 juta
  • iPhone 15
    • 128GB: Rp12,999 juta (sebelumnya Rp16,499 juta)
    • 256GB: Rp15,999 juta (sebelumnya Rp19,499 juta)
    • 512GB: Rp19,999 juta (sebelumnya Rp23,499 juta)
  • iPhone 15 Plus
    • 128GB: Rp15,999 juta (sebelumnya Rp18,499 juta)
    • 256GB: Rp18,999 juta (sebelumnya Rp21,499 juta)
    • 512GB: Rp23,249 juta (sebelumnya Rp25,499 juta)
  • iPhone 15 Pro
    • 128GB: Rp18,249 juta (sebelumnya Rp20,999 juta)
    • 256GB: Rp21,249 juta (sebelumnya Rp23,999 juta)
    • 512GB: Rp25,249 juta (sebelumnya Rp27,999 juta)
    • 1TB: Rp29,249 juta (sebelumnya Rp31,999 juta)
  • iPhone 15 Pro Max
    • 256GB: Rp22,249 juta (sebelumnya Rp24,999 juta)
    • 512GB: Rp27,249 juta (sebelumnya Rp29,999 juta)
    • 1TB: Rp31,249 juta (sebelumnya Rp33,999 juta)

Kenapa Harga iPhone Bisa Turun?

Penurunan harga ini tentu menjadi kabar baik bagi para pencinta iPhone. Selain adanya promosi dan diskon dari berbagai retailer, harga iPhone juga dipengaruhi oleh faktor peluncuran model terbaru dan peraturan pemerintah yang memengaruhi ketersediaan produk di pasar. Jadi, meski iPhone 16 belum hadir, model-model sebelumnya sudah bisa Anda bawa pulang dengan harga yang lebih terjangkau!

Jangan sampai ketinggalan, yuk, dapatkan iPhone pilihan Anda di iBox sekarang juga!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News