Beranda blog Halaman 1455

Kapolri Tegaskan Pentingnya Mediasi dan Keadilan Restoratif dalam Pendisiplinan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri mengedepankan proses mediasi dan keadilan restoratif terkait permasalahan pendisiplinan yang berujung hukum.

Hal itu diungkapkan Kapolri usai menerima kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Selasa (12/11/2024). Ia menuturkan masalah dunia pendidikan, Polri memiliki sikap yang sama yakni bagaimana mempersiapkan generasi muda untuk Indonesia Emas 2045.

“Oleh karena itu, di dalamnya tentunya ada interaksi antara murid, guru, orang tua yang tentunya harus kita jaga dengan memberikan ruang yang lebih besar manakala terjadi permasalahan-permasalahan untuk bisa dilakukan hal-hal yang bersifat restoratif atau mediasi,” kata Jenderal Sigit dalam konferensi pers.

Baca juga: Kapolri Tegaskan Dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden Prabowo

Pada audiensi tersebut juga dibahas mengenai ancaman-ancaman pada generasi muda seperti narkoba, judi online dan juga masalah kenakalan remaja lainnya seperti tawuran.

“Kita bersama-sama sepakat untuk melakukan kerjasama sehingga generasi muda kita betul-betul bisa kita persiapkan dengan baik dan beliau memberikan peran dan kerjasama terhadap Polri untuk bisa ikut di dalam pembinaan terkait dengan masalah-masalah yang berdampak terhadap Kamtibmas,” kata Jenderal Sigit.

Lebih lanjut, masalah pendidikan di Papua juga menjadi fokus utama. Dalam mendukung dunia pendidikan, Kapolri mengatakan bahwa Polri memiliki program di Papua yaitu Polisi Pi Ajar. Dengan pertemuan ini sambungnya, tentu dapat meningkatkan kemampuan bagi para anggota (Bhabinkamtibmas) dalam program polisi mengajar tersebut.

“Beliau (Mendikdasmen) juga memberikan ruang untuk skill kita bisa ditingkatkan. Sehingga kemudian program kita untuk Papua, untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan juga tentunya kejahteraan masyarakat Papua melalui program-program pemerintah bisa berjalan dengan baik,” pungkas Kapolri.

Senada dengan Kapolri, Abdul Mu’ti mengakui bahwa memiliki kesepahaman dalam menciptakan suasana pendidikan di lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan ramah. Menurutnya, masalah kekerasan di lembaga pendidikan yang masih kerap terjadi bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

“Kami memiliki kesepahaman dengan Bapak Kapolri terkait dengan bagaimana berbagai persoalan kekerasan yang masih saja terjadi di lembaga pendidikan itu dapat diselesaikan dengan pendekatan kekeluargaan, pendekatan musyawarah atau bahasa hukumnya restoratif justice,” katanya.

Selain itu untuk masalah kedisiplinan murid, Polri dan Kementerian Dikdasmen memiliki gagasan untuk melaksanakan program Pramuka Bhayangkara. Hal ini menurut Abdul Mu’ti dapat meningkatkan kedisiplinan para murid.

“Karena kepanduan pramuka dan juga kepanduan yang lainnya ini juga kita perlukan untuk membentuk jiwa Bhayangkara dan juga sikap-sikap di kalangan para pelajar ini dengan kedisiplinan dan berbagai hal yang positif untuk masa depan mereka,” imbuhnya.

Ia menambahkan dari pertemuan ini akan dilanjutkan dengan nota kesepahaman alias MoU antara Polri dengan Kemendikdasmen. Diharapkan dengan kerjasama ini dapat menyelesaikan permasalah tidak hanya dari hilir namun juga dari hulu.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Fokus pada Penanganan Pasca Bencana Gunung Lewotobi

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kantor BNPB Jakarta, pada Selasa (12/11/2024).

Wakil Presiden menekankan, pemerintah harus hadir dengan cepat untuk memastikan langkah penanganan masyarakat yang terdampak bencana erupsi. Wapres menuturkan seluruh jajaran pemangku kepentingan terkait untuk melakukan perencanaan yang matang, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

“Kita ingin pemerintah hadir di saat-saat darurat seperti ini,” tegas Wapres.

Baca juga: Prabowo Pantau Penanganan Bencana Erupsi Gunung Lewotobi dari AS

Sejumlah bantuan turut menjadi sorotan Wapres agar dapat didistribusikan dalam waktu singkat, seperti ketersediaan stok logistik, penanganan masalah kesehatan, penanganan khusus untuk balita, ibu hamil dan menyusui, lansia, serta antisipasi terhadap potensi terjadinya banjir lahar.

Menko PMK dalam kesempatan terpisah menerangkan, upaya optimalisasi pelayanan kepada para pengungsi menjadi sorotan utama yang tengah dilakukan oleh pemerintah sehingga keamanan dan kenyamanan dapat terjamin, termasuk upaya relokasi bagi para korban.

“Kita berbicara tentang kualitas pelayanan bagi pengungsi, layanan sanitasi dan kesehatan. Dan penanganan pasca bencana untuk rekonstruksi, rehabilitasi, dan relokasi,” ujar Menko PMK.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Sadikin, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Kepala BNPB Suharyanto, Kepala Badan Geologi M. Wafid, serta perwakilan TNI dan Polri.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Program Makan Bergizi Gratis, Wujudkan SDM Unggul Melalui Perbaikan Gizi

Pemerintah berkomitmen untuk mengatasi masalah gizi sebagai langkah dasar untuk menciptakan generasi penerus yang kuat dan berpotensi menjadi pilar kemajuan bangsa, untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Salah satu Asta Cita visi pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya Asta Cita ke 4 yaitu “Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Staf Ahli Bidang Koordinasi Peningkatan Sumber Daya Kemaritiman Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Budiono Subambang menyampaikan, salah satu program Quick Wins yang penting untuk mewujudkan Asta Cita ke-4 adalah memberi makanan bergizi sehat di sekolah dan pesantren serta bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil.

Baca juga: Pimpinan MPR Dukung Program Makan Siang Bergizi Gratis

Hal tersebut disampaikan Budiono mewakili Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Nunung Nuryartono dalam Rapat Koordinasi Upaya Perbaikan Gizi: Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan Makan Bergizi Gratis, di Kantor Kemenko PMK, pada Jumat (8/11/2024).

“Percepatan penurunan angka stunting ini menjadi salah satu fokus kita di dalam upaya perbaikan gizi nasional. Karenanya pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto mengupayakan program makanan bergizi gratis untuk anak-anak sekolah,” ujarnya.

Data menunjukkan, Indonesia masih memiliki tantangan serius dalam masalah gizi. Berdasarkan survei SSGI, angka prevalensi stunting pada balita Indonesia masih berada pada kisaran 21,6 persen di tahun 2022, dan di 2023 di 21,5 persen.

“Kita harapkan di tahun 2024 ini mudah-mudahan kita bisa menurun lagi secara signifikan. Hari ini dilihat dari kondisi tadi mengingat stunting ini tidak hanya menghambat pertumbuhan fisik tapi juga berdampak pada perkembangan kognitif anak yang berpengaruh pada produktivitas jangka panjang,” jelas Budiono Subambang.

Rapat Koordinasi Upaya Perbaikan Gizi: Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan Makan Bergizi Gratis dihadiri oleh perwakilan Badan Gizi Nasional, Kementerian Perencanaam Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas), Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Budiono menjelaskan, perlu strategi komprehensif dan terintegrasi guna memastikan seluruh kebijakan program perbaikan gizi berjalan efektif dan tepat sasaran. Menurutnya, seluruh program makanan bergizi gratis harus melibatkan kolaborasi pemangku kepentingan terkait untuk dikonvergensikan sehingga bisa komprehensif dan terintegrasi.

“Mulai dari penyediaan akses pangan bergizi, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak hingga program edukasi gizi kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan misi pemerintah untuk memberikan akses yang adil dan merata terhadap kesehatan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkapnya.

“Mari kita bersama-sama mendukung perbaikan gizi bisa terlaksana dengan baik. Dengan sepenuh semangat kita bersama-sama menciptakan generasi bangsa yang sehat kuat dan berdaya saing,” imbuh Budiono.

Pada kesempatan tersebut, Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan – Jelsi Natalia Marampa menyampaikan tujuan dari pertemuaan koordinasi tersebut yakni untuk mendapatkan progress terkini rencana pelaksanaan program makan bergizi gratis termasuk konsep, target, sasaran, tujuan, roadmap pelaksanaan, tata kelola, serta monitoring dan evaluasinya.

Selain itu, Jelsi juga menegaskan dukungan – dukungan dari Kemenko PMK yang dapat dilakukan dalam rangka sinkronisasi dan koordinasi pelaksanaan program tersebut dengan K/L teknis yang didalam koordinasi Kemenko PMK seperti Kemenkes terkait standar gizi sesuai kelompok usia dan pengelolaan pangan yang aman dan sehat, dan Kementerian Dikdasmen terkait sasaran pada anak sekolah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia Tembus Posisi 27 dalam Pemeringkatan Daya Saing Dunia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan capaian membanggakan dalam hal daya saing Indonesia di tingkat dunia. Dalam pemeringkatan World Competitiveness Ranking 2024 yang dirilis oleh International Institute for Management Development, Indonesia berhasil naik dari posisi 34 ke posisi 27.

Peringkat tersebut bahkan melampaui negara-negara maju seperti Inggris, Prancis, dan Jepang. Capaian ini tidak lepas dari stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dijaga dengan baik oleh Polri bersama kementerian dan lembaga negara lainnya.

Menurut Kapolri, stabilitas kamtibmas menjadi faktor penting yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan menarik minat investasi di Indonesia.

“Pertumbuhan ekonomi dapat berjalan apabila stabilitas kamtibmas bisa terjaga,” kata Jenderal Sigit dalam paparannya di rapat bersama Komisi III DPR, Jakarta, Senin (11/11/2024).

Kapolri menambahkan, realisasi investasi selama periode 2020 hingga September 2024 juga melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yang semakin memperkuat posisi daya saing Indonesia di kancah global.

“Berdasarkan hasil dari penelitian dari International Institute for Management Development, terkait dengan World Competitiveness Ranking, ini juga mengalami peningkatan dari ranking 34 menjadi 27. Kita berada di atas beberapa negara maju antara lain Inggris, Prancis, dan Jepang,” tutur Kapolri.

Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi Polri untuk terus menjaga keamanan demi mendukung pembangunan dan memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Polri Sukses Tangani 8.527 Kasus Tindak Pidana Sumber Daya Alam

Polri telah menangani sebanyak 8.527 kasus tindak pidana pada bidang sumber daya alam dari tahun 2020 hingga akhir Oktober 2024 dan hal ini sesuai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Selama periode tersebut, total kerugian negara sebesar Rp17,55 triliun,” kata Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Jakarta, Senin 11 November 2024.

Kapolri mengatakan dari total perkara tindak pidana sumber daya alam (SDA) yang ditangani Polri, sebanyak 1.007 perkara masuk P19 atau pengembalian berkas perkara dari kejaksaan untuk dilengkapi dan 7.520 perkara masuk tahap P21 atau tahap pelimpahan.

Baca juga: Polri Siap Kawal Sejumlah Agenda Nasional pada November 2024

Kapolri menjelaskan, dari jumlah perkara tersebut, kerugian negara yang berhasil diselamatkan sekitar Rp15,4 triliun dan kerugian yang berpotensi untuk diselamatkan sebesar Rp2,15 triliun.

“Perkara yang ditangani ini terdiri dari tindak pidana pertambangan, tindak pidana kehutanan, perikanan, dan karhutla (kebakaran hutan dan lahan),” tutur Kapolri.

Kapolri menambahkan Polri akan terus berusaha menyelamatkan potensi penerimaan negara dari sektor sumber daya alam dan meminimalkan kebocoran dari sektor tersebut.

Hal itu sesuai dengan program Astacita Presiden Prabowo Subianto yang ingin menyelamatkan sektor sumber daya alam agar dapat dimanfaatkan untuk seluruh rakyat Indonesia.

“Karena memang kita memiliki target pertumbuhan ekonomi 8 persen dan itu harus bisa diwujudkan dengan kerja keras. Tentunya kami, Polri, sepakat dan siap untuk mendukung program tersebut,” kata Kapolri.

Dalam rapat kerja tersebut, Komisi III DPR RI meminta penjelasan Polri terkait realisasi anggaran, penanganan perkara terkait sumber daya alam, tindak pidana narkoba, harkamtibmas, dan perkara judi daring.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wapres Pimpin Rapat Penanganan Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming memimpin rapat koordinasi di Kantor BNPB untuk membahas penanganan bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kantor BNPB, Selasa 12 November 2024.

Dihadiri oleh jajaran menteri dan kepala badan terkait, rapat berfokus pada langkah-langkah cepat untuk memastikan masyarakat terdampak merasakan kehadiran pemerintah dalam masa kedaruratan ini.

“Kita ingin pemerintah hadir di saat-saat darurat seperti ini,” tegas Wapres.

Baca juga: Prabowo Pantau Penanganan Bencana Erupsi Gunung Lewotobi dari AS

Dalam arahannya, Wapres menekankan pentingnya perencanaan yang matang, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Diantaranya stok logistik, masalah kesehatan yang timbul dari erupsi, penanganan khusus untuk balita, ibu hamil dan menyusui, lansia, serta antisipasi terhadap potensi terjadinya banjir lahar. Pada kesempatan ini Wapres juga menekankan pentingnya kesamaan data antarpemangku kepentingan agar penanganan bencana dapat tepat sasaran.

Rapat dilanjutkan dengan paparan para menteri, Kepala BNPB dan jajaran terkait tentang upaya yang sedang dan akan dilakukan ke depan. Wapres pun meminta, seluruh upaya maksimal dikerahkan untuk keselamatan warga dan hasil berkala akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Untuk selanjutnya, hasil rapat akan kita laporkan ke Pak Prabowo,” tutur Wapres.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh kementerian terkait, Wapres berharap seluruh langkah penanganan ini dapat terlaksana secara efektif dan masyarakat terdampak dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Hadir dalam rapat ini diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Dalam Negeri M. Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Kepala BNPB Suharyanto, dan Kepala Badan Geologi M. Wafid.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

APBN 2024 Salurkan Rp463,1 Triliun untuk Pendidikan, Ini Rinciannya

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melaporkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2024 untuk sektor pendidikan telah mencapai Rp463,1 triliun hingga Oktober 2024. Angka ini mengalami pertumbuhan sebesar 10,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang hanya mencapai Rp417,7 triliun.

“APBN akan terus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) Indonesia, demi mencapai cita-cita Indonesia Maju,” kata Sri Mulyani dalam akun Instagram resmi @smindrawati, seperti dikutip di Jakarta, Selasa.

Sri Mulyani menjelaskan bahwa anggaran pendidikan disalurkan melalui tiga jalur utama, yaitu belanja pemerintah pusat (BPP), transfer ke daerah (TKD), dan pembiayaan melalui Dana Abadi Pendidikan.

Bac juga: Komisi X DPR RI Soroti Efisiensi Anggaran Pemisahan Kemendikbudristek

Melalui BPP, nilai yang terealisasi sebesar Rp152,5 triliun. Anggaran ini diterima oleh 17,2 juta siswa lewat Program Indonesia Pintar (PIP) dan 889 ribu mahasiswa lewat Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Anggaran juga diterima oleh guru dan dosen, dengan rincian tunjangan profesi guru (TPG) non PNS bagi 620,6 ribu guru dan tunjangan profesi dosen (TPD) kepada 73,7 ribu dosen.

Dana itu juga turut disalurkan kepada sekolah atau kampus melalui Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada 9,3 juta siswa dan 54.551 sekolah serta Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) kepada 197 perguruan tinggi negeri (PTN).

Sementara realisasi melalui TKD tercatat sebesar Rp295,6 triliun. Penerima dari kalangan siswa mendapatkan manfaat berupa BOS kepada 43,7 juta siswa dan 46 ribu satuan pendidikan/sekolah. Kemudian, Bantuan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) kepada 6,2 juta peserta didik dan 3.611 satuan pendidikan/PAUD.

Untuk guru, anggaran disalurkan berupa gaji, tunjangan, TPG, dan Tambahan Penghasilan (Tamsil). Manfaat ini diterima oleh 1,4 juta guru. Sedangkan manfaat untuk sekolah berupa rehabilitasi 5.404 ruang kelas.

Adapun realisasi Dana Abadi Pendidikan mencapai Rp15 triliun.

Dengan realisasi itu, Menkeu memastikan komitmen Pemerintah dalam menjaga upaya penguatan SDM.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mensos Ingatkan Fenomena Ketergantungan Bansos di Indonesia

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengingatkan adanya fenomena ketergantungan terhadap bantuan sosial (bansos) di Indonesia. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta Pusat, Selasa (12/11).

“(Ada) ketergantungan penerima bansos,” kata Gus Ipul dalam Rapat Kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta Pusat, Selasa (12/11).

Gus Ipul menyatakan bahwa ketergantungan penerima bansos ini semakin terlihat akhir-akhir ini. “Belakangan ini kita lihat ada rendahnya graduasi yang terentaskan dari kerentanan (kemiskinan) dan munculnya fenomena demotivasi akibat menikmati bantuan sosial,” ungkapnya.

Hingga November 2024, realisasi penyaluran bansos oleh Kementerian Sosial telah mendekati 90 persen dari total anggaran. Program bantuan yang disalurkan meliputi program sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Program Sembako: Dianggarkan sebesar Rp45,1 triliun untuk 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan realisasi sudah mencapai Rp33,6 triliun.
PKH: Dianggarkan sebesar Rp28,7 triliun untuk 10 juta KPM, dan hingga saat ini telah terealisasi Rp21,1 triliun.

Gus Ipul optimistis bahwa penyerapan anggaran akan terus meningkat. “Sebentar lagi, insyaallah dalam bulan ini mungkin penyerapannya sudah di atas 90 persen,” harapnya.

Di sisi lain, Gus Ipul menegaskan komitmen Kementerian Sosial untuk terus memperkuat kesejahteraan sosial yang berkelanjutan dan berkeadilan. Pendekatan holistik menjadi kunci, termasuk melalui PKH, guna mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Ia menyebut perlindungan ini ditempuh melalui pendekatan holistik, termasuk melalui PKH. Harapannya bantuan tersebut bisa menjamin kesejahteraan setiap individu, mulai dari lahir hingga meninggal.

Rincian Bantuan PKH Berdasarkan Kategori

Berikut adalah rincian nominal bantuan yang diberikan melalui Program Keluarga Harapan (PKH):

  1. Ibu Hamil dan Bayi
    • Ibu Hamil: Rp750 ribu per tiga bulan atau Rp3 juta per tahun.
    • Bayi Usia 0-11 Bulan: Rp750 ribu per tiga bulan, dengan total Rp3 juta per tahun untuk kebutuhan ASI eksklusif, vitamin, dan pemeriksaan kesehatan.
  2. Anak Usia Pendidikan
    • SD: Rp225 ribu setiap tiga bulan.
    • SMP: Rp375 ribu setiap tiga bulan.
    • SMA: Rp500 ribu setiap tiga bulan.
  3. Penyandang Disabilitas dan Lansia
    • Disabilitas: Rp600 ribu per tiga bulan.
    • Lansia: Rp600 ribu per tiga bulan untuk kebutuhan pemeriksaan kesehatan dan kebutuhan lainnya.

Upaya Mengurangi Ketergantungan Bansos

Gus Ipul menekankan pentingnya program graduasi bagi penerima bansos agar tidak terjebak dalam ketergantungan. “Kami ingin mendorong agar masyarakat bisa mandiri dan tidak terus-menerus bergantung pada bantuan sosial,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo dan Biden Sepakat Perkuat Kemitraan Indonesia-AS

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, di Gedung Putih, Washington DC, pada Selasa, 12 November 2024. Pertemuan ini menandai tonggak penting dalam hubungan diplomatik antara kedua negara yang telah berjalan selama 75 tahun.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Biden atas undangannya untuk berkunjung dan melakukan pertemuan di Amerika Serikat. “Terima kasih, Presiden Biden. Terima kasih telah menerima saya. Saya juga ingin berterima kasih, Anda secara pribadi menelepon saya untuk memberi selamat atas pemilihan saya,” ucap Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasinya atas hubungan persahabatan yang kuat antara Indonesia dan Amerika Serikat, yang telah berlangsung sejak masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kepala Negara menekankan komitmen pemerintahannya untuk terus meningkatkan hubungan Indonesia-Amerika Serikat.

“Amerika Serikat bagi kami adalah teman yang sangat baik. Amerika Serikat mendukung kami dalam perjuangan kemerdekaan dan membantu kami berkali-kali saat kami membutuhkannya. Oleh karena itu, saya akan bekerja keras untuk memperkuat hubungan Indonesia-Amerika Serikat,” ucap Presiden Prabowo.

Di sisi lain, Presiden Biden menekankan pentingnya peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Indonesia. Ia juga menegaskan bahwa kemitraan kedua negara saat ini lebih kuat dari sebelumnya.

“Saya bangga bahwa kemitraan antara negara kita adalah yang terkuat yang pernah ada, dan hari ini kita akan membahas bagaimana melanjutkan kemitraan ini,” kata Presiden Biden.

Presiden Biden juga mengidentifikasi beberapa fokus kerja sama, termasuk memperkuat kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka, mendukung transisi energi bersih di mana Indonesia berperan penting, serta membangun rantai pasokan yang aman dan tangguh. Presiden Biden menegaskan pentingnya kemitraan strategis komprehensif yang mencakup pendalaman kerja sama keamanan antara kedua negara.

“Kami juga membahas tantangan global termasuk situasi di Gaza dan Laut Cina Selatan,” tutur Presiden Biden.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ini Hasil Pertemuan Bilateral Prabowo dan Biden di Washington DC

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, di Gedung Putih, Washington DC, pada Selasa, 12 November 2024. Pertemuan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja resmi Presiden Prabowo di Amerika Serikat guna memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.

Presiden Prabowo tiba di Gedung Putih melalui gerbang North West dengan iring-iringan mobil kepresidenan. Saat mobil memasuki area Gedung Putih, barisan tentara yang membawa bendera dari 50 negara bagian Amerika Serikat memberi penghormatan, menunjukkan penghargaan dan keakraban antara kedua negara. Setelah itu, mobil berhenti di depan West Wing Portico, tempat Presiden Prabowo turun dan disambut oleh Penjabat Kepala Protokol Amerika Serikat, Ethan Rosenzweig.

Baca juga: Prabowo Ajak Perusahaan AS Investasi di Indonesia

Selanjutnya, Presiden Prabowo diarahkan menuju Ruang Roosevelt, untuk mengisi buku tamu kepresidenan sebagai tanda kehormatan kunjungannya. Momen ini menandai formalitas awal dari pertemuan tingkat tinggi antara dua negara yang memiliki sejarah panjang dalam hubungan diplomatik.

Dari Ruang Roosevelt, Presiden Prabowo kemudian menuju ke Oval Office, di mana ia disambut secara langsung oleh Presiden Joe Biden. Keduanya berjabat tangan dengan hangat sebelum memulai perbincangan.

Pertemuan ini memberikan kesempatan bagi kedua pemimpin untuk membahas sejumlah isu strategis, termasuk kerja sama di sejumlah bidang dalam suasana yang bersahabat dan penuh hormat. Turut hadir mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan tersebut adalah Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sementara itu, delegasi Amerika Serikat yang hadir adalah Asisten Presiden untuk Urusan Keamanan Nasional Jake Sullivan, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Kamala Lakhdir, Asisten Menteri Luar Negeri untuk Urusan Asia Timur dan Pasifik Dan Kritenbrink, serta Asisten Khusus Presiden dan Direktur Senior untuk Asia Timur dan Oseania Mira Rapp-Hooper.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News