Beranda blog Halaman 1504

Prabowo Instruksikan Hilirisasi 26 Komoditas Utama untuk Kemandirian Ekonomi

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya program kerja yang signifikan, terukur, dan saling bersinergi antara kementerian/lembaga, sesuai dengan arah kebijakan yang disampaikan pada pidato pelantikannya di depan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Penekanan tersebut disampaikan Kepala Negara saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna perdana di Ruang Sidang Kabinet, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2024.

“Saya kira dalam waktu dekat saudara-saudara akan segera menyiapkan program kerja saudara masing-masing. Saya beri kesempatan segera, dan sewaktu-waktu terus saya akan panggil koordinasi,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menyoroti pentingnya swasembada pangan dan energi di tengah situasi global yang tidak menentu. Selain itu, Presiden turut menginstruksikan kementerian terkait untuk segera merumuskan program hilirisasi 26 komoditas utama yang harus dikejar dalam waktu dekat.

Baca juga : Prabowo: Menteri yang Tak Sejalan Silakan Angkat Kaki

“26 komoditas proyek-proyek yang vital dalam 26 komoditas tersebut yang harus dihilirisasi segera dirumuskan, bikin daftar, dan kita segera untuk mencari dana sehingga kita bisa mulai hilirisasi dengan waktu yang sesingkat-singkatnya,” ungkap Presiden.

Selain bidang pangan dan energi, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya program makan bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil. Program ini, menurut Presiden, merupakan langkah strategis yang krusial bagi kebangkitan bangsa Indonesia.

“Makan bergizi untuk anak-anak dan ibu hamil adalah strategis. Yang tidak mendukung hal ini silakan keluar dari pemerintahan yang saya pimpin,” tegas Presiden.

Pendidikan dan kesehatan juga menjadi perhatian utama Presiden Prabowo dalam sidang ini. Dia menegaskan pentingnya penggunaan teknologi untuk mempercepat akses pendidikan serta melanjutkan reformasi kesehatan guna mengatasi kekurangan tenaga medis.

“Demokratisasi yang paling cepat, yang paling dirasakan oleh rakyat adalah pendidikan dan kesehatan. Kalau kita bisa memberi pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita, kesehatan yang memadai untuk seluruh rakyat kita itu adalah demokrasi yang sebenarnya,” ujar Presiden.

Pada aspek pertahanan dan penegakan hukum, Presiden meminta penegakan hukum yang tegas terhadap berbagai ancaman seperti judi online, narkoba, penyelundupan, korupsi, serta kebocoran. Presiden meminta aparat hukum dan intelijen untuk fokus pada pengawasan serta penindakan tegas dalam upaya menjaga stabilitas nasional.

“Hanya dengan penegakan hukum yang tegas dan intelijen yang baik, bukti-bukti yang kuat bisa kita segera mitigasi hal ini semua,” tutur Presiden.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

Pjs Gubernur Sudirman Hadiri Pertemuan Ilmiah Tahunan Ke-19

Pjs Gubernur Jambi, Sudirman, menghadiri Kegiatan Pertemuan ilmiah tahunan ke 19 yang diselenggarakan oleh ikatan perawat kesehatan jiwa Indonesia (ipkji) yang bertemakan “meningkatkan kesadaran tentang kesehatan jiwa anak dan remaja dalam mempersiapkan generasi masa depan berkualitas” kegiatan ini diselenggarakan di hotel Aston Jambi pada Kamis 24 Oktober 2024.

Pjs Gubernur Sudirman menyampaikan terima kasih dan apresiasi untuk seluruh pihak yang telah mempersiapkan acara dengan sebaik mungkin.

“Apresiasi dan menyambut baik pertemuan ilmiah tahunan keperawatan kesehatan jiwa Indonesia ke-19 dan kegiatan ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Provinsi Jambi untuk mengembang amanah menjadi tuan rumah,” tuturnya.

Pjs Gubernur Sudirman berharap pertemuan ini dapat memperkuat kolaborasi antar profesional dan bersama-sama mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda.

“Melalui pertemuan tahunan ini, kita dapat merumuskan gagasan serta solusi konkret yang dapat diimplementasikan dan memperkuat kolaborasi antar profesional dan bersama-sama mewujudkan masa depan yang lebih baik bagi generasi kita,” katanya.

“Dan pemerintah provinsi Jambi siap mendukung setiap upaya untuk menciptakan generasi muda yang sehat jiwa dan raga demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat serta terwujudnya salah satu sumber daya manusia yang baik ” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pjs Gubernur Sudirman Dorong Optimalisasi Pemanfaatan Cagar Budaya Candi Muaro Jambi

Pjs Gubernur Jambi Sudirman mendorong pengoptimalisasi pemanfaatan Cagar Budaya Candi Muaro Jambi. Hal tersebut diutarakan pada Audiensi Pemanfaatan Cagar Budaya Peringkat Nasional Muaro Jambi untuk Kepentingan Agama Umat Buddha Indonesia dan Dunia bersama Direktur Urusan dan Pendidikan Kementrian Agama RI, bertempat di Ruang Kerja Rumah Dinas Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Kamis (24/10/24).

Dalam audiensi tersebut dihadiri Direktur Urusan Agama Buddha Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia, Nyoman Suriadarma, S.Pd.,M.Pd., M.Pd.B., Kepala Sub Direktorat Kelembagaan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia, Karsan, S.Ag., M.Pd., Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I., Pembimbing Masyarakat Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Wiswadas, S.Ag., M.Si.

Selain itu, dalam audiensi tersebut Pjs Gubernur Sudirman juga turut didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi Drs. Ariansyah, ME., Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Edy Kusmiran, S.STP., serta Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Dra. Luthpia.

Pjs Gubernur Sudirman mengatakan bahwa audiensi ini merupakan tindaklanjut dari MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Provinsi Jambi dengan Kementerian Agama RI dan Dirjen Pendidikan Kementerian Pendidikan dalam rangka melestarikan dan mengoptimalkan Candi Muaro Jambi.

“Pemerintah Provinsi Jambi bersama Kementerian Agama RI dalam rangka menindaklanjuti nota kesepahaman yang telah ditandatangani Bapak Gubernur beserta Kementerian Agama dan Direktur Jenderal Pendidikan. Ini merupakan upaya bersama baik itu pemerintah maupun kementerian dalam rangka melestarikan dan mengoptimalkan pemanfaatan Candi Muaro Jambi tersebut,” kata Pjs Gubernur Sudirman.

“Pemanfaatan Candi Muaro Jambi ini sudah banyak hal-hal yang perlu didorong, misalnya pemberdayaan masyarakatnya, pemanfaatan Candi Muaro Jambi untuk tempat ibadahnya rekan-rekan kita dari Agama Buddha,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut Pjs Gubernur Sudirman juga menuturkan bahwa hal yang terpenting dari kerjasama yaitu sinergitas antara Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Pemerintah Provinsi untuk memberikan manfaat yang besar dalam memajukan Candi Muaro Jambi tersebut.

“Hal terpenting dalam MoU ini adalah sinergi diantara Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan, dan juga Pemerintah Provinsi Jambi bisa memberikan manfaat yang besar bagi Candi Muaro Jambi yang perlu terus dilestarikan, baik dari sisi budayanya maupun dari sisi wisatanya. Namun, menjadi penting juga kita terus mendorong agar berperan secara optimal, masyarakat yang ada disekitar sehingga mereka juga memperoleh manfaat dari keberadaan Candi Muaro Jambi,” tutup Pjs Gubernur Sudirman.

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Buddha Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia, Nyoman Suriadarma, S.Pd.,M.Pd., M.Pd.B. menyampaikan terkait dengan MoU, yaitu pemanfaatan dari sisi agama dikawasan Candi Muaro Jambi dengan mengadakan kegiatan nasional maupun internasional dengan harapan dapat berjalan dengan nyaman dan aman.

“Tentunya saya bersama Pak Kanwil memang sudah mengkomunikasikan hal ini dengan Provinsi Jambi tadi. Sudah banyak hal yang dibicarakan memang sejak kemarin. Dalam hal ini, kami tentu dari Direktorat Jenderal Bimas sudah mengkomunikasikan terkait dengan pemanfaatan dari sisi agama terhadap kawasan Candi Muaro Jambi,” kata Nyoman.

“Kedepan, kita ingin menjamin adanya semacam kegiatan-kegiatan besar baik nasional maupun internasional agar itu dapat berjalan dengan nyaman dan aman. Kami juga mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah dan juga masyarakat profesional karena banyak hal yang. Kedepan akan kami bisa laksanakan setelah pasca MoU ini,” tambahnya.

Sementara itu juga, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I., menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerimtah Provinsi dan Kementerian Agama serta Kementerian Pendidikan.

“Kami menyampaikan ucapan terimakasih atas kerjasama yang telah dilaksanakan ini yaitu revitalisasi Candi Muaro Jambi ini menjadi sebuah situs yang tidak dipunyai semua daerah disitu. Dan kita melihat bahwa ditengah masyarakat muslim mayoritas ada situs Agama Buddha, ini kan sebuah keunikan yang mungkin bisa kita sampaikan kepada masyarakat betapa masyarakat melayu Jambi masyarakat Jambi yang muslim itu sangat toleran terhadap kebudayaan dan terhadap situs-situs yang ada di di provinsi Jambi,” ujar Mahbub.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

BNN Musnahkan Barang Bukti Narkotika Ke-9, Selamatkan 1,1 Juta Jiwa Anak Bangsa

Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia atau BNN RI menggelar pemusnahan barang bukti hasil tindak pidana Narkotika kesembilan di Lapangan Parkir BNN RI dan PT Jasa Medivest, Kamis (24/10) pada pukul 09.00 WIB. Barang bukti yang dimusnahkan 3.354.556,37 gram terdiri dari 86.303,38 gram sabu, 2.408 gram heroin, 970.864 butir PCC atau 540.771,26 gram, 2.430 gram serbuk PCC, barang bukti non narkotika seberat 2.722.643,73 gram terdiri dari cairan Kimia sebanyak 77.997,5 milliliter, berupa padatan 17.843,73 gram, parasetamol 1.400.200,00 gram, Magnesium Strearat 208.800,00 gram, Sodium Starch Glycolate 309.300,00 gram, Cellulose 309.800,00 gram, Caffeine 426.800,00 gram, Lactose 24.900,00 gram dan Povidone 25.000,00 gram, serta 2.362 gram kokain.

Pemusnahan barang bukti ini merupakan hasil pengungkapan sembilan kasus tindak pidana narkotika dengan jumlah tersangka sebanyak 29 orang. Untuk barang bukti yang akan dimusnahkan, disisihkan 294 gram sabu, 2 gram heroin, 136 butir PCC, 100 gram PCC serbuk dan 4 gram kokain guna kepentingan uji laboratorium di persidangan. Para tersangka hadir sebanyak 22 orang, 7 orang sisanya mengikuti secara daring di Lapas.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 35 2009 Pasal 91 ayat 2 menyebutkan bahwa BNN RI, dalam hal ini penyidik, wajib melakukan pemusnahan barang bukti maksimal 7 (tujuh) hari setelah barang bukti tersebut mendapatkan ketetapan dari Kejaksaan Negeri setempat. Kemudian pada Pasal 90 ayat 1 disebutkan bahwa sebagian kecil barang bukti narkotika disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium dan pembuktian perkara.

Dari sembilan laporan kasus narkotika (LKN) terdapat peredaran gelap narkotika jenis PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol) yang melibatkan satu keluarga di Serang, Banten. Selain itu, BNN menemukan juga Clandistine Lab pada sebuah villa di Bali yang melibatkan warga negara asing asal Filipina.

Ancaman Hukuman

Atas perbuatan para 29 tersangka di atas dijerat pasal 114 (2) Jo pasal 132 (1) sub pasal 113 (2) jo pasal 132 (1), lebih subsider pasal 112 (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan melakukan pemusnahan barang bukti narkotika ini, BNN RI berhasil menyelamatkan 1.150.716 jiwa orang dari potensi penyalahgunaan narkotika di Tanah Air.

Dengan melakukan pemusnahan dan pengungkapan kasus peredaran gelap narkotika, ini merupakan tindakan serius BNN untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa. Sadarilah bahwa kejahatan narkotika merupakan ancaman moral dan kemanusiaan, dimana dapat melemahkan sendi-sendi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara. Mari bersama menjaga bangsa ini, demi mewujudkan Indonesia Bersinar, Bersih dari Narkoba.

Berikut kronologis pengungkapan sembilan kasus tindak pidana narkotika dengan 29 orang tersangka:

LKN 0040

Tim BNN melakukan penyelidikan di wilayah Keliki Payangan Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali, berdasarkan informasi dari masyarakat perihal adanya Clandistine Lab di sebuah Villa Mamma Ji House. Dari sini, seorang warga negara Filipina DA diamankan karena memproduksi narkotika golongan I jenis Dimethyltryptamine (DMT) dengan bentuk cairan sebanyak 500 milliliter dan padatan seberat 26 gram.

Untuk barang bukti non narkotika/prekursor cairan kimia 77.997,5 mililiter dan padatan 17.843,73 gram. Dari hasil pengembangan, usaha DA ini disokong oleh WNA berinisial AM yang masih dalam proses pencarian (DPO).

LKN 0046

BNN menerima pelimpahan perkara kasus narkotika dengan barang bukti 9.857,95 gram sabu dari Kodam XII/Tanjungpura, Provinsi Kalimantan Barat. Sabu yang diserahterimakan merupakan hasil penyelundupan dari Malaysia melalui jalur tikus di perbatasan Kalimantan Barat, pada 12 Agustus 2024.

Anggota TNI yang berada di lokasi kejadian menyampaikan bahwa barang bukti narkotika ditemukan di dalam jok sebuah motor yang disembunyikan di balik semak-semak di wilayah Sungai Tekam. Dua orang berhasil diamankan dengan inisial A dan R.

LKN 0050

BNN menerima limpahan perkara kasus narkotika jenis sabu dengan berat 15.877,9 gram dari Kodam XII/Tanjungpura, Provinsi Kalimantan Barat. Barang haram tersebut diketahui hasil penyelundupan di wilayah perbatasan Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas pada 30 Agustus 2024. Namun hingga saat ini paket tersebut masih tak bertuan.

LKN 0051

Berdasarkan informasi dari masyarakat, BNN berhasil amankan sebanyak 29.251,54 gram atau 29,25 kilogram narkotika jenis sabu asal Thailand beserta 6 (enam) orang tersangka, di sekitar perairan Kuala Idi, Idi Rayeuk Kab. Aceh Timur, Aceh.

BNN melakukan penyidikan dengan mendeteksi sebuah kapal oskadon (kapal nelayan) di Perairan Aceh yang diduga membawa narkotika jenis sabu. Dari sini, BNN bersama Polda Aceh, serta Bea dan Cukai melakukan pemantauan, Tim Gabungan mengamankan 3 (tiga) orang anak buah kapal (ABK), masing-masing berinisial JP alias PU, SA alias BA, dan AL, serta menyita 50 bungkus narkotika jenis sabu yang dikemas di dalam tiga karung warna putih.

Di lokasi yang berbeda, Tim Gabungan mengamankan 3 (tiga) orang tersangka lainnya yakni PH alias PU yang diketahui merupakan Koordinator Kapal, diamankan di Pelabuhan Perikanan Idi, Blang Geulumpang, Aceh Timur, sedangkan tersangka MK dan MN alias NA diamankan di sebuah tambak yang berada di kawasan Gempong Kuta Lawa, Idi, Aceh Timur.

LKN 0055

Sebanyak 2.760 gram heroin disita petugas BNN bekerja sama dengan petugas Bea dan Cukai di Bandara Internasional Soekarno Hatta, pada Minggu (22/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas membongkar sebuah koper milik pria berinisial Z yang terbang dari Singapura dan menemukan narkotika golongan I jenis heroin yang disembunyikan pada dinding koper.

Petugas kemudian menangkap tersangka S yang diketahui sebagai penerima koper sekitar pukul 15.00 WIB. Berdasarkan hasil interogasi terhadap tersangka Z dan S, petugas selanjutnya menangkap tersangka AN sebagai orang yang memberikan perintah kepada Z dan S untuk mengambil barang bukti narkotika tersebut. AN diamankan petugas di Jalan Cilacap Barat, Kelurahan Belawan, Medan, Sumatera Utara.

LKN 0056

BNN bergerak berdasarkan informasi masyarakat bahwa di daerah Bengalis ada pengiriman narkoba jenis sabu oleh kelompok A. Pada 22 September 2024, tim amankan K yang mengendarai mobil, setelah digeledah, ditemukan sabu sebanyak 2 (dua) karung warna putih.

Selanjutnya dilakukan pengejaran terhadap S dan A yang berada di kawasan Deluk, Bantan, Bengalis, Riau. Dari perkara ini BNN menemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan berat 29.923,99 gram.

LKN 0058

BNN berhasil mengungkap kasus barang bukti adanya Clandestine Laboratory di sebuah rumah mewah yang berlokasi di Kota Serang, Banten, pada Jumat (27/9). Tim mengamankan 10 (sepuluh) orang tersangka dengan total barang bukti berupa 971.000 butir narkotika jenis PCC (Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol) dan 2.500 Gram atau 2,5 Kg bahan cetak yang mengandung narkotika jenis Carisoprodol.

Diketahui, bisnis pil PCC ini merupakan jaringan keluarga, BY yang merupakan napi mengendalikan usahanya dari balik jeruji, dengan dibantu keluarganya seperti istri, anak dan menantu. BNN amankan 10 tersangka dari kasus yang berada di Serang, Banten.

Adapun total barang bukti non narkotika yang dimusnahkan seberat 2.722.643,73 gram dan 117.947,50 milliliter yang terdiri dari cairan Kimia sebanyak 77.997,5 milliliter, berupa padatan 17.843,73 gram, parasetamol seberat 1.400.200,00 gram, Magnesium Strearat 208.800,00 gram, Sodium Starch Glycolate 309.300,00 gram, Cellulose 309.800,00 gram, Caffeine 426.800,00 gram, Lactose 24.900,00 gram dan Povidone 25.000,00 gram.

LKN 0061

Kerja sama BNN, Drug Enforcement Administration (DEA), serta Ditjen Bea dan Cukai berhasil mengamankan seorang wanita berinisial BR dengan barang bukti 2.366 gram kokain di Bandara Internasional Soekarno Hatta, pada Minggu (6/10).
Pengungkapan berawal dari joint analysis yang dilakukan BNN dan DEA.

Berdasarkan kejelian tim gabungan, petugas berhasil mendeteksi modus penyelundupan narkotika yang cukup kompleks dengan melarutkan dalam resin.
Tersangka BR yang telah diincar oleh petugas ditangkap saat landing di Bandara Internasional Soekarno Hatta setelah menempuh perjalanan dari Brasil dan transit di Doha, Qatar.

Petugas selanjutnya menggeledah koper milik BR dan menemukan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman jenin kokain yang disembunyikan pada dinding-dinding koper. Penyelundupan ini diketahui dilakukan oleh jaringan yang dikendalikan sindikat Black Africa di Golden Triangle, Malaysia.

LKN 0053

Posko Interdiksi BNN Bandara Soekarno Hatta menerima informasi tentang penemuan paket yang diduga berisi narkotika golongan I jenis sabu dari Jakarta menuju Luwuk Provinsi Sulawesi Tengah, pada Minggu 15 September 2024. Tim melakukan controlled delivery, akhirnya mengamankan R, yang mengaku mendapatkan suruhan dari napi Lapas Kelas IIA Jakarta Pusat yaitu W dan J. Adapun berat paket berisi sabu seberat 1.687 gram.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Kolaborasi BNN-Stakeholder Ungkap Sindikat Internasional Golden Triangle dan Golden Peacock

Badan Narkotika Nasional atau BNN berhasil melakukan ungkap kasus narkotika jaringan internasional Golden Triangle dan Golden Peacock, pada Kamis (24/10) di Kantor BNN RI. Keberhasilan ini merupakan kolaborasi bersama stakeholder seperti Polri, Bea dan Cukai, Kementerian Perhubungan dan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP).

Dua kasus pengungkapan ini merupakan kejelian tim analis BNN dalam menelusuri kasus lama dengan skema scientific investigation. Kolaborasi penindakan dilakukan Deputi Pemberantasan melalui proses intelijen, penindakan hingga penyidikan.
Kasus pertama BNN menemukan 2.366 gram kokain dari seorang Wanita berinisial BR. Kemudian Tim BNN juga menemukan 19.987 gram sabu jaringan Aceh –Sumatera Utara –Jawa dari lima tersangka.

Berikut dua kronologis pengungkapan kasus tindak pidana narkotika:

LKN 0061

Kerja sama BNN, Drug Enforcement Administration (DEA), serta Ditjen Bea dan Cukai berhasil mengamankan seorang wanita berinisial BR dengan barang bukti 2.366 gram kokain di Bandara Internasional Soekarno Hatta, pada Minggu (6/10). Pengungkapan berawal dari joint analysis yang dilakukan BNN dan DEA.
Berdasarkan kejelian tim gabungan, petugas berhasil mendeteksi modus penyelundupan narkotika yang cukup kompleks dengan melarutkan kokain dalam resin yang disembunyikan dalam dinding koper.

LKN 0063

Pengungkapan jaringan narkotika kembali dilakukan BNN dengan dukungan dan kolaborasi Ditjen Bea Cukai dan Ditjen Pemasyarakatan, pada Kamis (17/10) di Kota Bogor, Jawa Barat. Berawal dari informasi masyarakat dan hasil scientific investigation yang dilakukan petugas BNN, terdapat pengiriman narkotika jenis sabu dari wilayah Medan, Sumatera Utara ke wilayah Bogor, Jawa Barat.

Setelah cukup mengantongi informasi, petugas kemudian berkolaborasi dengan petugas Bea dan Cukai serta BNN Provinsi baik dari hulu, penyebrangan, hingga ke hilir. Petugas BNN selanjutnya melakukan penyergapan terhadap sebuah mobil berwarna merah di sebuah area SPBU di Jalan Raya Pajajaran, Bogor, Jawa Barat.

Setelah dilakukan penggeledahan di dalamnya, petugas BNN berhasil menemukan total 20 bungkus narkotika jenis sabu seberat 19.987 gram yang disembunyikan secara terpisah. 7 (tujuh) bungkus sabu disembunyikan di bawah kursi supir, 6 (enam) bungkus sabu di bawah kursi depan sebelah kiri, dan 7 (tujuh) bungkus sabu di pintu bagasi belakang.

Kemudian tiga orang tersangka berinisial M, AH, dan AS, saat penyergapan berada di tempat kejadian perkara diamankan petugas BNN bersama seluruh barang bukti. Berdasarkan hasil interogasi yang dilakukan diketahui bahwa peredaran gelap narkotika ini merupakan jaringan Aceh – Sumatera Utara – Jawa yang dikendalikan oleh MI dan inisial I.

Selanjutnya Tim BNN melakukan koordinasi dengan Direktorat Pengamanan dan intelijen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, terungkap bahwa jaringan ini dikendalikan oleh sepasang suami istri a.n Suriana dan Juliadi yang saat ini berada di Bangkok, Thailand.

Ancaman Hukuman

Atas perbuatan para 6 tersangka di atas dijerat pasal 114 (2) Jo pasal 132 (1) sub pasal 113 (2) jo pasal 132 (1), lebih subsider pasal 112 (2) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.
Sadarilah bahwa Kejahatan narkotika merupakan ancaman moral dan kemanusiaan, dimana dapat melemahkan sendi-sendi kehidupan dalam berbangsa dan bernegara. Mari bersama menjaga bangsa ini, demi mewujudkan Indonesia Bersinar, Bersih dari Narkoba.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Badan Bank Tanah Diharap Mampu Wujudkan Pemerataan Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Kementerian ATR/BPN mendorong Badan Bank Tanah untuk bersama-sama melaksanakan Reforma Agraria yang bertujuan memberikan keadilan, pemerataan ekonomi, hingga ketahanan pangan. Hal ini disampaikan oleh Sekjen Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana dalam Focus Group Discussion (FGD) “Program Pengembangan Reforma Agraria Badan Bank Tanah” yang berlangsung di Mandarin Oriental Hotel, Jakarta, Kamis (24/10/24).

“Reforma Agraria ini bagian dari tugas pemerintah dan Badan Bank Tanah, bagaimana mewujudkan keadilan sosial dan pemerataan ekonomi dan ketahanan pangan. Badan Bank Tanah diharapkan lebih aktif lagi, mendapatkan tanah bukan hanya dari pelepasan dari tanah-tanah yang tidak dimanfaatkan atau tanah telantar, tapi aktif juga mendapatkan tanah dengan berkoordinasi bersama Kementerian Kehutanan, juga dengan Kementerian Transmigrasi,” ujar Suyus Windayana.

Namun demikian, ia menyampaikan, untuk mewujudkan keadilan, Badan Bank Tanah harus mengalokasikan sebanyak 30% tanah negara yang diperuntukkan Badan Bank Tanah untuk kepentingan masyarakat. “Dua-duanya memiliki niat yang baik, mau memberikan aset kepada masyarakat, dan Bank Tanah juga mempunyai kepentingan bagaimana perkembangan ekonomi ini dilaksanakan,” tutur Sekjen Kementerian ATR/BPN.

Hadir sebagai narasumber, Direktur Jenderal (Dirjen) Penataan Agraria, Yulia Jaya Nirmawati. Ia memaparkan, sesuai Perpres Nomor 62 Tahun 2023 tentang Percepatan Pelaksanaan Reforma Agraria, Tanah Objek Reforma Agraria atau TORA terbagi dalam tiga sumber, yaitu dari kawasan hutan, non kawasan hutan, dan hasil penyelesaian konflik agraria.

“Bicara Reforma Agraria, kita harus meletakkan Penataan Aset dan Penataan Akses sebagai satu kesatuan kegiatan yang harus berjalan bersama. TORA yang dialokasikan oleh Badan Bank Tanah, yaitu minimal 30% dari tanah negara yang merupakan salah satu sumber TORA dari Non Kawasan Hutan. Sebelum ditetapkan sebagai TORA, Badan Bank Tanah harus mendapatkan persetujuan dari Komite Badan Bank Tanah yang terdiri dari Menteri ATR/Kepala BPN, Menteri Keuangan, dan Menteri PUPR,” terang Yulia Jaya Nirmawati.

Menurutnya, kehadiran Badan Bank Tanah diharapkan mampu memberikan angin segar dalam percepatan Reforma Agraria. “Badan Bank Tanah saya rasa ke depannya dapat diandalkan dan mampu membuka inovasi dalam pemberian pemberdayaan masyarakat. Bank Tanah ada untuk menjamin ketersediaan tanah, memperbaiki kualitas lingkungan hidup dan akses masyarakat, menangani konflik dan meningkatkan ketahanan pangan,” ungkap Yulia Jaya Nirmawati.

FGD ini juga menghadirkan narasumber, Deputy Director General of Operations FELDA, Izham Mustaffa; Pakar Hukum UGM, Oce Madril; dan Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Rohan Hafas. Diskusi kali ini dimoderatori oleh Deputi Pemanfaatan Tanah dan Kerjasama Usaha Badan Bank Tanah, Hakiki Sudrajat.

Turut hadir, Penasihat Utama Bidang Ekonomi Pertanahan, Himawan Arief Sugoto; Kepala Badan Bank Tanah, Parman Nataadmadja beserta jajaran Deputi Badan Bank Tanah; jajaran Direktorat Jenderal Penataan Agraria; serta para Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi dan Kepala Kantor Pertanahan yang terkait dengan program Reforma Agraria.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Pj Gubernur Kaltim Terima Apresiasi Bappenas dan PJ2GI

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, menerima Sertifikat Apresiasi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (Bappenas RI) dan Jejaring Pasca Panen untuk Gizi Indonesia (JP2GI). Penghargaan ini diberikan atas komitmen Akmal Malik dalam mengelola susut dan sisa pangan di wilayahnya.

Penerimaan apresiasi tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisyah Yana, yang menerima secara langsung di Jakarta pada Selasa (22/10/24).

“Bapak Pj Gubernur Kaltim merupakan salah satu dari delapan kepala daerah yang menerima penghargaan ini,” kata Yana.

Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Bappenas RI, Vivi Yulaswati yang juga menjabat sebagai Ketua Jejaring Pasca Panen untuk Gizi Indonesia, menyatakan bahwa apresiasi ini diberikan kepada kepala daerah yang berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan serta pengelolaan pangan berkelanjutan.

Selain memberikan penghargaan, Bappenas RI juga meluncurkan sebuah buku berjudul Teladan Bijak Kelola Susut dan Sisa Pangan. Buku ini memuat berbagai praktik terbaik dalam pengelolaan sisa pangan di Indonesia, disusun oleh JP2GI dan didukung oleh Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN).

Penghargaan ini menegaskan pentingnya komitmen daerah dalam menjaga keberlanjutan pangan demi mendukung ketahanan pangan nasional.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menag & Menko PMK Bahas Penguatan Sains dan Digitalisasi Pendidikan Keagamaan

Menteri Agama atau Menag Nasaruddin Umar menyatakan kesiapannya untuk mendukung program prioritas Presiden Prabowo yaitu penguatan pendidikan, sains, dan teknologi, serta digitalisasi.

Komitmen ini disampaikan Menag Nasaruddin saat bertemu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno di Kantor Kementerian Agama, Jakarta. “InsyaAllah kami akan segera tindak lanjuti secepatnya amanah dari Presiden Prabowo. Karena kita akan bergerak cepat,” kata Menag Nasaruddin di Jakarta, Kamis (24/10/2024).

“Pendidikan karakter yang kami bangun melalui madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya tentunya akan semakin lengkap dengan penguasaan sains, teknologi, serta digitalisasi,” tukas Menag Nasaruddin.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut para Staf Khusus Menteri Agama, Pejabat Eselon I dan II Kemenag, serta Pejabat Eselon I dan II Kemenko PMK.

Sebelumnya, Menko PMK Pratikno menyampaikan amanah Presiden Prabowo terkait program prioritas ke delapan yang akan dilakukan. Program tersebut adalah penguatan pendidikan, sains, teknologi, serta digitalisasi.

Ada tiga hal yang perlu dilakukan Kemenag untuk mendukung program prioritas tersebut. “Pertama, menyediakan platform digital bagi siswa madrasah dan pesantren khususnya untuk mata pelajaran rumpun STEM (science, technology, engineering, and mathematics),” kata Menko PMK Pratikno.

“Terutama untuk matematika, ini nanti lebih dahulu, dan juga bahasa,” sambungnya.

Kedua, penyediaan infrastruktur lainnya seperti laboratorium. “Pembelajaran ini harus dibuat menarik bagi siswa-siswa. Jadi harus disediakan infrastruktur pendukungnya,” kata Pratikno.

Ketiga, memastikan perencanaan dan penganggaran bagi program tersebut. “Kami berharap Pa Menag dapat memerintahkan Pejabat Eselon I untuk melihat kemungkinan penganggaran ini sehingga pekan depan bisa bersama-sama dengan Kementerian Dikdasmen, Dikti, juga BPKP untuk membahas kelanjutan program,” tutur Pratikno.

Cek Artikel dan Berita yang lain di Google News

Menggali Sejarah Hari Dokter Nasional 24 Oktober

HARI Dokter Nasional diperingati setiap tahun pada tanggal 24 Oktober, bertepatan dengan hari jadi Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Peringatan ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dokter dalam menjaga kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, dokter memiliki peran vital dalam mendiagnosis, merawat, dan menyembuhkan berbagai penyakit. Hari Dokter Nasional ditetapkan untuk menghormati momen penting ini, yang berawal dari berdirinya IDI pada 24 Oktober 1950. “Hari Dokter Nasional menjadi bukti bahwa profesi dokter adalah profesi mulia,” ungkap sumber dari Kemenkes RI.

IDI didirikan sebagai organisasi profesi kedokteran yang terdiri dari dokter Indonesia, tanpa kehadiran dokter asing. Ini menandai kemajuan dan kemandirian profesi kedokteran di Tanah Air.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) berfungsi sebagai organisasi profesi yang menaungi seluruh dokter di Indonesia. Tujuan utama IDI adalah:

  • Memadukan potensi dokter di Indonesia.
  • Meningkatkan harkat dan martabat profesi kedokteran.
  • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran.
  • Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Logo IDI mencerminkan komitmen organisasi dalam mencapai tujuan ini.

IDI dibentuk berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, dengan asas yang mencakup:

  • Ketuhanan Yang Maha Esa
  • Perikemanusiaan
  • Musyawarah
  • Keadilan
  • Kesejawatan
  • Profesionalisme yang dijiwai oleh sumpah dokter dan kode etik kedokteran Indonesia.

IDI mengalami beberapa perubahan nama sebelum mencapai bentuknya saat ini. Dimulai sebagai Vereniging van Indische Artsen, kemudian berganti nama menjadi Vereniging Van Indonesische Genesjkundigen (VIG) pada tahun 1926. Setelah VIG dibubarkan pada 1943, organisasi ini berubah nama lagi menjadi Jawa izi Hooko-Kai.

Pada 30 Juli 1950, Muktamar Dokter Warganegara Indonesia (PMDWNI) dibentuk, dipimpin oleh Dr. Bahder Djohan. Muktamar I IDI berlangsung pada 22-25 September 1950 di Deca Park, di mana Dr. Sarwono Prawirohardjo terpilih sebagai Ketua Umum IDI pertama dan resmi mengumumkan Hari Dokter Nasional pada 24 Oktober.

Hingga kini, IDI terus berkontribusi pada dunia kedokteran dan kesehatan, termasuk bergabung dengan World Medical Association (WMA) pada 1953. Muktamar XXXI di Banda Aceh pada Maret 2022 mengukuhkan Dr. Moh. Adib Khumaidi, Sp. OT sebagai Ketua Umum PB IDI untuk masa bakti 2022-2025.

Dengan peringatan Hari Dokter Nasional, diharapkan seluruh masyarakat dapat menghargai peran penting dokter dalam kesehatan dan kesejahteraan bangsa.

 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Merayakan Hari Informasi Pembangunan Dunia 24 Oktober

SETIAP tanggal 24 Oktober, dunia memperingati Hari Informasi Pembangunan Dunia (World Development Information Day), yang bertepatan dengan Hari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran global terhadap isu-isu pembangunan dan pentingnya kerja sama internasional.

Sejak tahun 1970-an, PBB berkomitmen untuk mencapai tujuan-tujuan dasar yang tercantum dalam Piagam PBB. Tujuan ini mencakup menciptakan stabilitas, kesejahteraan, dan standar hidup yang layak bagi semua individu. Meskipun banyak kemajuan telah dicapai, tantangan tetap ada. Menurut PBB, “Standar hidup jutaan orang di dunia masih sangat rendah, dengan kekurangan gizi, tingkat pendidikan yang rendah, dan pengangguran yang tinggi.”

PBB menekankan bahwa keberhasilan pembangunan internasional sangat bergantung pada perbaikan situasi global. “Jika hak istimewa yang tidak semestinya, kekayaan berlebihan, dan ketidakadilan sosial terus berlanjut, maka pembangunan gagal dalam tujuan utamanya.”

Tujuan utama pembangunan adalah menghasilkan peningkatan berkelanjutan dalam kesejahteraan individu dan memberikan manfaat bagi semua orang. Untuk mencapai hal ini, negara-negara berkembang diharapkan meningkatkan pengeluaran untuk penelitian dan pengembangan. “Masyarakat internasional harus bangkit menghadapi tantangan zaman sekarang,” ungkap PBB, mendorong penggunaan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pembangunan yang lebih merata.

Kerja sama internasional juga perlu diperluas untuk memperkuat penelitian ilmiah dan teknologi, sehingga dapat berkontribusi pada modernisasi ekonomi. Perhatian khusus harus diberikan untuk mengembangkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan setiap negara.

Hari Informasi Pembangunan Dunia diresmikan pada tahun 1972 oleh Majelis Umum PBB untuk menarik perhatian global terhadap masalah-masalah pembangunan. Tanggal 24 Oktober juga merupakan hari diadopsinya Strategi Pembangunan Internasional untuk Dekade Pembangunan PBB Kedua pada tahun 1970.

Majelis Umum PBB percaya bahwa penyebaran informasi dan mobilisasi opini publik, terutama di kalangan generasi muda, akan meningkatkan kesadaran terhadap masalah-masalah pembangunan. “Peningkatan penyebaran informasi akan mendorong upaya di bidang kerja sama internasional untuk pembangunan,” tambah pernyataan PBB.

Dengan merayakan Hari Informasi Pembangunan Dunia, diharapkan masyarakat global dapat lebih peka terhadap isu-isu pembangunan dan berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih sejahtera bagi semua.

 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News