Beranda blog Halaman 244

Haji 2026 Hadirkan Wajah Baru, Kartu Nusuk hingga Hotel Dekat Masjid Jadi Sorotan

Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi menghadirkan banyak perubahan bagi jemaah Indonesia. Mulai dari sistem penempatan berbasis kartu Nusuk, hotel yang lebih dekat dengan pusat ibadah, hingga pola layanan yang lebih tertib di Armuzna menjadi wajah baru pelayanan haji tahun ini.

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Abdul Wachid, menilai transformasi tersebut menjadi salah satu keberhasilan awal Kementerian Haji dan Umrah yang baru pertama kali mengelola penyelenggaraan haji secara penuh.

“Yang paling terasa sekarang penataan jemaah jauh lebih mudah. Dari mulai pemberangkatan, hotel, sampai mobilisasi semua lebih tertib,” kata Abdul Wachid dikutip dari Parlementaria, di kawasan Jamarat, Mina, Makkah, Kamis (28/5/2026).

Salah satu perubahan paling menonjol adalah penggunaan kartu Nusuk dan tasreh sebagai identitas sekaligus pengendali layanan jemaah. Sistem ini membuat jemaah mengetahui lokasi hotel, kloter, hingga kelompok layanan sejak awal kedatangan di Arab Saudi.

Menurut Abdul Wachid, dampaknya langsung terasa terutama bagi jemaah lansia dan keluarga yang sebelumnya kerap terpisah saat penempatan hotel.

“Sekarang satu kabupaten bisa satu hotel. Keluarga dan pendamping juga bisa bersama. Ini seperti kampung pindah ke Tanah Suci,” ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.

Perubahan lain yang mendapat sorotan adalah kualitas akomodasi. Tahun ini sekitar 5.000 jemaah reguler Indonesia untuk pertama kalinya ditempatkan di hotel berbintang lima di Madinah. Sementara hotel lain berada di kategori bintang tiga dan empat dengan lokasi relatif dekat dari Masjid Nabawi.

Bagi banyak jemaah, kedekatan hotel menjadi faktor penting karena mengurangi kelelahan fisik selama menjalani ibadah.

Selain penginapan, konsumsi juga disebut mengalami peningkatan kualitas. Menu makanan dinilai lebih sesuai dengan lidah Indonesia, baik dari jenis lauk hingga kualitas beras yang disajikan.

“Rasa Indonesia banget. Ada ikan, telur, daging, buah-buahan, dan gramasi makanannya juga cukup,” kata Politisi Fraksi Partai Gerindra ini.

Transformasi pelayanan juga terlihat pada fase puncak haji di Arafah. Timwas DPR menilai sistem pengaturan keberangkatan bus lebih disiplin sehingga tidak terjadi penumpukan jemaah seperti tahun lalu.

Petugas disebut baru memperbolehkan jemaah bergerak ketika armada benar-benar siap datang ke lokasi penjemputan. Kebijakan itu membuat arus mobilisasi menuju Arafah lebih lancar.

Meski demikian, Timwas DPR masih mencatat sejumlah persoalan yang perlu dibenahi. Salah satunya keterlambatan bus saat perpindahan dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina.

“Memang ada yang tidak bisa berangkat sampai pagi, tetapi akhirnya tertolong jam tujuh pagi. Ini nanti jadi bahan evaluasi,” katanya.

Selain transportasi, kepadatan tenda di Arafah dan Mina juga menjadi perhatian. DPR mendorong peningkatan kualitas paket layanan dari paket D menjadi paket C agar kapasitas dan kenyamanan jemaah lebih manusiawi.

Abdul Wachid mengatakan DPR juga mengusulkan kontrak jangka panjang untuk hotel, katering, dan syarikah selama lima tahun agar kualitas pelayanan lebih stabil dan mudah dievaluasi.

“Kalau kontraknya panjang, kualitas bisa dijaga. Kalau tidak sesuai, bisa langsung didiskualifikasi,” ujarnya.

Usulan tersebut sekaligus diproyeksikan menjadi solusi sementara sambil menunggu realisasi pembangunan Kampung Haji Indonesia yang direncanakan pemerintah Presiden.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Timwas DPR Nilai Penyelenggaraan Haji 2026 Lebih Baik, Hotel dan Layanan Jemaah Meningkat

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026, Abdul Wachid, menilai penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 menunjukkan perbaikan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pelaksanaan haji yang untuk pertama kalinya dikelola penuh oleh Kementerian Haji dan Umrah disebut lebih tertata, terutama dalam penempatan jemaah, layanan hotel, hingga mobilisasi menuju Arafah.

“Untuk pelaksanaan haji tahun 2026 ini yang pertama kali dilaksanakan oleh Kementerian Haji dan Umrah. Saya lihat lumayan bagus berhasil,” kata Abdul Wachid saat ditemui Parlementaria, di kawasan Jamarat, Mina, Makkah, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, penyederhanaan syarikah dari delapan menjadi dua perusahaan layanan membuat penataan jemaah lebih mudah. Selain itu, penggunaan kartu Nusuk dan tasreh membantu percepatan layanan sekaligus memudahkan jemaah mengetahui lokasi hotel dan kelompoknya masing-masing sejak tiba di Arab Saudi.

Ia mengatakan sistem baru tersebut membuat jemaah gelombang pertama yang tiba di Madinah tidak lagi mengalami persoalan perebutan hotel seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Jemaah bisa satu kelompok dengan keluarganya, dengan pendampingnya, bahkan satu kabupaten. Ini ibaratnya seperti kampung pindah ke Tanah Suci,” ujar Politisi Fraksi Partai Gerindra itu.

Abdul Wachid juga menyoroti peningkatan kualitas akomodasi jemaah reguler Indonesia. Untuk pertama kalinya, sekitar 5.000 jemaah reguler disebut menempati hotel berbintang lima di Madinah.

“Baru tahun ini jemaah haji reguler menempati hotel bintang lima. Selain itu banyak hotel yang dekat sekali dengan Masjid Nabawi,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.

Selain penginapan, kualitas konsumsi juga dinilai lebih baik karena menyesuaikan selera Indonesia. Menurutnya, makanan yang disediakan mencakup lauk khas Nusantara seperti ikan, telur, daging, hingga buah-buahan dengan cita rasa yang familiar bagi jemaah.

Perbaikan juga terlihat saat pergerakan jemaah menuju Arafah. Ia menyebut petugas berhasil mencegah penumpukan calon jemaah di titik keberangkatan bus sehingga proses mobilisasi berlangsung lebih tertib. “Jemaah tidak boleh turun sebelum bus datang. Jadi tidak ada penumpukan seperti tahun lalu,” tuturnya.

Meski demikian, Timwas DPR masih menemukan sejumlah catatan evaluasi, terutama saat perpindahan dari Arafah menuju Muzdalifah dan Mina. Beberapa bus disebut mengalami keterlambatan sehingga ada jemaah yang baru terangkut pada pagi hari.

“Ini nanti menjadi evaluasi untuk tahun yang akan datang,” ujar Abdul Wachid.

Ia menambahkan Timwas Hani DPR juga mendorong peningkatan kualitas tenda di Arafah dan Mina dari paket D menjadi paket C agar kenyamanan jemaah semakin baik. “Kita ingin jemaah tidak ditata sampai seperti ikan pindang,” katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo dan Presiden Macron Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan hingga IEU-CEPA di Paris

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026. Pertemuan berlangsung konstruktif dengan pembahasan yang berfokus pada penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis di berbagai sektor prioritas.

Sebelumnya dalam pernyataan pers bersama Presiden Macron, Presiden Prabowo menyebutkan sejumlah isu strategis akan menjadi prioritas pembahasan. Termasuk diantaranya terkait pelaksanaan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif Indonesia dan Uni Eropa (IEU-CEPA).

“Hari ini saya kira akan membahas beberapa isu-isu penting. Kerja sama di bidang pertahanan, energi bersih, pendidikan, research, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia European Union CEPA. Kami terima kasih dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan ini,” kata Presiden Prabowo.

Hubungan Indonesia dan Prancis, menurut Presiden Prabowo, saat ini berada pada fase terbaik sepanjang sejarah hubungan kedua negara. Kepala Negara pun menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepemimpinan Presiden Macron dalam mendorong kemitraan yang makin erat antara kedua negara.

“Yang Mulia, hubungan Indonesia dan Prancis Berada di tingkat menurut saya yang terbaik selama ini. Kami terima kasih dan kami hormat dengan kepemimpinan Yang Mulia Presiden Macron,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden Prabowo juga menilai bahwa Indonesia dan Prancis memiliki banyak kesamaan pandangan dalam menyikapi berbagai isu global dan kawasan. Menurut Presiden Prabowo, hubungan bilateral yang terus berkembang positif tidak terlepas dari dukungan langsung Presiden Macron dalam memperkuat kerja sama kedua negara.

“Dalam beberapa hal, Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama, dan saat ini hubungan bilateral kita sangat baik. Ini tidak lain adalah karena dukungan langsung dari Presiden Macron. Di bidang pertahanan hubungan kita sangat baik, di bidang kerja sama sains dan teknologi juga sangat baik, di bidang pendidikan kita ingin lebih ditingkatkan lagi,” lanjutnya.

Pertemuan bilateral tersebut menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis untuk terus memperluas kerja sama yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat kontribusi kedua negara dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan kemajuan bersama di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prabowo dan Macron Sepakat Perkuat Kemitraan Global Indonesia-Prancis di Tengah Dinamika Dunia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Istana Élysée, Paris, Prancis, pada Kamis, 28 Mei 2026. Dalam pernyataan pers bersama, Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron mengapresiasi kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo ke Paris yang berlangsung tepat satu tahun setelah dirinya melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia.

Presiden Macron pun menegaskan komitmen kedua negara untuk memperkuat hubungan strategis menjadi kemitraan global yang lebih luas dan mendalam di tengah dinamika geopolitik dunia. Presiden Macron menilai Indonesia merupakan mitra strategis penting bagi Prancis di kawasan Indo-Pasifik.

“Indonesia adalah mitra penting strategis dari Indo-Pasifik dan saya yakin ini juga bagian dari keyakinan Bapak Prabowo,” ujar Presiden Macron.

Di bidang pertahanan dan keamanan, Presiden Macron menyoroti eratnya kerja sama kedua negara yang ditandai dengan kedatangan pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia. Presiden Macron menyebut hal tersebut sebagai bukti nyata hubungan strategis yang terus berkembang.

“Kemarin ini ada pesawat tempur Rafale yang pertama yang baru tiba di Indonesia, yang menjadi bukti dari hubungan ini dan diskusi hari ini, ini juga adalah bukti keinginan untuk terus maju di jalur ini,” tutur Macron.

Tak hanya pertahanan, Presiden Macron juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dengan Prancis maupun Uni Eropa. Presiden Macron berharap perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa segera diberlakukan guna mempercepat arus perdagangan dan investasi di berbagai sektor strategis.

“Ini penting segera diberlakukan untuk menghapus hambatan untuk perdagangan dan investasi, untuk mempercepat di bidang transportasi, kesehatan, transisi energi, pertahanan,” katanya.

Presiden Macron turut menyampaikan apresiasi atas dibukanya pasar Indonesia bagi sektor peternakan sapi perah dan sapi daging asal Prancis. Selain itu, Macron menyambut baik rencana investasi Danantara sebagai bagian dari penguatan hubungan ekonomi kedua negara.

Di bidang budaya dan pendidikan, kedua pemimpin negara juga berkomitmen memperdalam kerja sama yang sebelumnya telah diperkuat melalui deklarasi bersama strategi kebudayaan di Candi Borobudur pada Mei 2025. Kerja sama tersebut mencakup sektor permuseuman, sastra, perfilman, mode, hingga penguatan kolaborasi ilmiah, teknologi, dan universitas dalam Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026.

“Prancis hendak ingin menyambut lebih banyak mahasiswa, peneliti, talenta,” ujar Presiden Macron.

Dalam pembahasan isu internasional, Presiden Macron dan Presiden Prabowo juga bertukar pandangan mengenai situasi Timur Tengah, konflik di Ukraina, hingga ketegangan di Laut Cina Selatan dan kawasan Asia Tenggara. Presiden Macron memberikan penghormatan atas posisi Indonesia yang dinilai aktif mendorong perdamaian dan dialog internasional.

“Saya ingin memberi penghormatan mengenai posisi Bapak yang sangat berani untuk perdamaian di Timur Tengah, dan juga untuk pengakuan Palestina. Saya juga ingin memberi penghormatan atas keterlibatan tentara Bapak untuk terus bertindak untuk perdamaian kedaulatan Lebanon,” kata Presiden Macron.

Terkait kawasan Asia Tenggara, Presiden Macron menegaskan bahwa ASEAN memiliki posisi penting dalam strategi Indo-Pasifik Prancis dan Uni Eropa. Karena itu, Prancis siap terus bekerja sama dengan Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global dan regional.

“Pada semua level kemitraan antara Indonesia dan Perancis, ini sangatlah relevan dan ini akan memperkuat visi kedua negara kita terhadap perdamaian tatanan dunia saat ini,” tutur Presiden Macron.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wamenkeu Juda Agung: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Gejolak Global

Di tengah ketidakpastian ekonomi global akibat perang tarif hingga kondisi geopolitik, perekomian Indonesia terbukti memiliki daya tahan yang cukup kuat untuk meredam rambatan risiko global tersebut. Ketangguhan ini didukung oleh bauran energi nasional yang berjalan baik serta eksekusi strategi fiskal yang pruden. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung dalam Kuliah Umum di Institut Pertanian Bogor pada Jumat (29/05).

“Kita menghasilkan minyak, gas, biodiesel, bioenergi, batubara. Jadi energi mix kita lebih baik sehingga kita masih mempunyai daya tahan yang baik terhadap harga minyak yang meroket di global,” ungkap Wamenkeu Juda.

Sementara itu dari sisi fiskal, Wamenkeu memaparkan tiga strategi yang secara konsisten diterapkan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga disiplin fiskal dan stabilitas makroekonomi.

Pertama, pengendalian belanja negara. Pemerintah berkomitmen menjaga daya beli masyarakat dan menjaga inflasi dengan mempertahankan harga BBM bersubsidi melalui kenaikan pengeluaran subsidi. Program Makan Bergizi Gratis juga diefisiensikan dengan pengurangan di Hari Sabtu. Di saat yang sama, belanja negara difokuskan pada sektor produktif untuk mendorong pertumbuhan, memacu produksi, dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Itu dari sisi pengeluaran yang kita bisa melakukan pengendalian. Istilahnya refocusing. Kita akan fokus pada pengeluaran yang mendorong demand, yang mendorong supply, mendorong produksi, dan juga mendorong menciptakan kata pekerjaan,” jelas Wamenkeu.

Strategi fiskal yang kedua melalui optimalisasi penerimaan negara. Momentum kenaikan harga komoditas dimanfaatkan secara maksimal. Selain itu, optimalisasi penerimaan pajak semakin diperkuat melalui implementasi sistem Coretax.

Sementara itu, strategi fiskal yang ketiga dari sisi pembiayaan. Untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS, strategi pembiayaan diarahkan pada penerbitan surat utang dengan mata uang non-USD dan tingkat bunga kompetitif seperti Samurai bonds berdenominasi mata uang Yen (JPY), Dim Sum bonds dengan mata uang Renminbi, dan Kangoroo bonds dengan mata uang Dolar Australia.

Wamenkeu menjelaskan, efektivitas dari penerapan strategi fiskal tersebut tercermin langsung pada performa ekonomi kuartal pertama tahun ini. Perekonomian Indonesia mampu tumbuh kuat di angka 5,61%. Di samping pertumbuhan yang tinggi, laju inflasi tetap berada di level yang terjaga 2,42%, defisit fiskal terkendali 0,64% pada April 2026, dan yield SBN dan spread masih terjaga.

“Jadi empat itu sebenarnya empat indikator pertumbuhan, inflasi, fiskal defisit, dan juga yield SBN ini, menentukan bagaimana fiskal kita masih kuat. Strategi kita yang kita ambil tadi, it works. Dia bekerja dengan baik,” pungkas Wamenkeu Juda.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Terima PERDISKI, Gibran Soroti Kesejahteraan dan Perlindungan Guru di Indonesia

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menerima audiensi jajaran pengurus pusat Perkumpulan Pendidik Siswa Kristen Indonesia (PERDISKI) di Istana Wapres, Jakarta, Jumat (29/05/2026). Audiensi tersebut membahas penguatan peran pendidik dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus memperkuat pendidikan karakter dan spiritualitas generasi muda.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat pembangunan SDM unggul melalui sektor pendidikan dan penguatan karakter bangsa.

Ketua Umum Panitia Musyawarah Nasional (Munas) II PERDISKI, Riovold Yulianto, menyampaikan bahwa Wapres Gibran memberikan arahan khusus agar organisasi profesi ini mengambil peran proaktif di garis depan pendidikan nasional.

“Ada pesan khusus memang yang disampaikan oleh Pak Wapres. Kita diharapkan PERDISKI ini juga menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan, selain kesejahteraan, juga perlindungan guru dan juga bagaimana peningkatan kualitas pendidikan kita,” ujar Riovold usai pertemuan.

Selain itu, menurut Riovold, Wapres Gibran juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan dan workshop yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Diharapkan kita juga harus sering-sering membuat kegiatan-kegiatan, bagaimana workshop-workshop para guru ini, kita terus melakukannya secara intens. Supaya apa, kualitas pendidik juga akan semakin maju. Di satu sisi kesejahteraan, tetapi kualitas juga harus juga dikedepankan,” jelas Riovold.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PERDISKI, Yusak, mengungkapkan apresiasi atas perhatian yang diberikan Wapres terhadap eksistensi dan dedikasi guru agama Kristen di seluruh Indonesia.

“Beliau juga konsentrasi dalam kesejahteraan guru agama Kristen se-Indonesia dan beliau men-support (mendukung) supaya guru agama Kristen layak untuk diperjuangkan kesejahteraannya dan ini menjadi bagian dari program pemerintah untuk menyukseskan pendidikan agama, khususnya pendidikan agama Kristen,” ungkap Yusak.

Turut hadir dalam audiensi tersebut jajaran pengurus pusat PERDISKI, antara lain Ketua III Lendy Sebastian, Sekretaris Umum Efraym Zefanya, dan Sekretaris Bryan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi, Prabowo Sambut Positif

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemitraan strategis dengan Republik Prancis dalam pernyataan pers bersama Presiden Republik Prancis Emmanuel Macron dalam rangkaian kunjungan kenegaraan di Istana Élysée, Kamis, 28 Mei 2026. Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menyoroti eratnya kolaborasi kedua negara dalam kerja sama bilateral, menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian, serta menegaskan pentingnya peran Indonesia dan Prancis dalam menjaga perdamaian dunia.

“Melihat perkembangan dunia ke depan, kita yakin di keadaan global yang penuh ketidakpastian, penuh ketegangan, penuh konflik, kedua negara kita bisa mainkan suatu peranan yang positif. Indonesia selalu akan mendorong semua usaha untuk memelihara perdamaian. Di dunia sekarang, di mana bumi sudah semakin kecil, karena sains dan teknologi. Perang dan konflik tidak mungkin membawa kebaikan untuk siapapun,” ujar Kepala Negara.

Presiden Prabowo juga menyambut baik penguatan kerja sama kedua negara melalui kemitraan strategis komprehensif atau Comprehensive Strategic Partnership (CEPA). Kepala Negara juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden Macron terhadap peningkatan investasi dan kerja sama ekonomi kedua negara, termasuk pembentukan France Indonesia High Level Business Council yang diharapkan mampu memperkuat hubungan bisnis Indonesia dan Prancis.

“Ini saya kira sangat penting dan kita akan sangat gembira dengan partisipasi dan kehadiran perusahaan-perusahaan Prancis terus di ekonomi Indonesia, dan Prancis sebagai pemimpin Eropa akan terus memainkan peranan yang sangat penting di kawasan Asia Tenggara,” imbuh Presiden Prabowo.

Dalam isu global, Presiden Prabowo dan Presiden Macron juga membahas pentingnya stabilitas kawasan Timur Tengah yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap kondisi energi dunia dan rantai pasok global. Kepala Negara menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian di Palestina.

“Saya juga sangat gembira bahwa Prancis salah satu pelopor yang mengajak banyak negara di Eropa dan di Barat untuk mendukung solusi dua negara, kemerdekaan Palestina. Indonesia tetap berpandangan tidak mungkin ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara, tanpa keadilan bagi rakyat Palestina,” tegas Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan penuh kehormatan yang diberikan Pemerintah Prancis kepada dirinya beserta delegasi Indonesia. Kepala Negara juga menilai hubungan bilateral Indonesia dan Prancis saat ini berada pada tingkat yang sangat baik.

“Hari ini saya diterima dengan kehormatan yang begitu besar. Terima kasih sekali lagi, semoga Indonesia dan Prancis terus melangkah maju dengan arus yang jelas, komitmen yang kuat,” imbuh Kepala Negara.

Menutup pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memandang Prancis dan Eropa sebagai mitra strategis penting dalam menciptakan tatanan dunia multipolar yang seimbang dan damai. Presiden Prabowo optimistis hubungan Indonesia dan Prancis akan terus berkembang dengan komitmen yang kuat dari kedua negara.

“Yang Mulia, sekali lagi terima kasih atas sambutan yang begitu baik untuk saya dan delegasi saya, dan diskusi kita saya yakin akan membawa hasil yang baik. Indonesia memandang Prancis dan Eropa sebagai kekuatan dunia yang penting, dan kami ingin melihat peran Prancis dan Eropa semakin kuat, semakin kokoh, sehingga kita bisa kerja sama dalam keadaan dunia yang multipolar,” pungkas Kepala Negara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden RI Disambut Upacara Kenegaraan di Paris, Prancis Berikan Penghormatan Tinggi

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri upacara kenegaraan dalam rangka kunjungan resmi kenegaraan di Republik Prancis pada Kamis, 28 Mei 2026. Upacara penyambutan kenegaraan tersebut digelar di Les Invalides, Paris, dengan rangkaian kehormatan militer.

Setibanya di Les Invalides, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Perdana Menteri Prancis, Sébastien Lecornu. Penyambutan tersebut menjadi pembuka rangkaian upacara kenegaraan yang berlangsung khidmat.

Presiden Prabowo selanjutnya memberikan penghormatan kepada bendera dalam prosesi penyambutan kenegaraan yang berlangsung khidmat. Prosesi tersebut diiringi dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan lagu kebangsaan Prancis, La Marseillaise.

Usai pengumandangan lagu kebangsaan, acara dilanjutkan dengan pengenalan delegasi masing-masing negara. Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Lecornu kemudian saling memperkenalkan delegasi Indonesia dan Prancis yang hadir dalam upacara tersebut.

Delegasi Indonesia yang hadir dalam upacara tersebut di antaranya Ragowo Hediprasetyo, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wiiava, serta Dubes RI di Paris Mohamad Oemar.

Setelah pengenalan delegasi, Presiden Prabowo menaiki mobil komando ACMAT untuk melaksanakan inspeksi pasukan kehormatan. Mobil ACMAT ini juga jenis mobil yang sama dengan yang digunakan Presiden Macron saat Bastille Day Juli tahun lalu. Kendaraan yang membawa Kepala Negara bergerak menyusuri barisan pasukan kehormatan, sebelum berputar kembali menuju titik awal.

Rangkaian upacara kenegaraan di Les Invalides tersebut berlangsung dengan penuh kehormatan dan mencerminkan penghargaan tinggi Republik Prancis atas kunjungan Presiden Prabowo. Usai mengikuti upacara kenegaraan di Les Invalides, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan perjalanan menuju Istana Élysée, Paris, Prancis, dengan rangkaian iring-iringan kenegaraan yang berlangsung megah.

Sepanjang perjalanan menuju Istana Élysée, rangkaian kendaraan Presiden Prabowo mendapat pengawalan kehormatan dari 146 pasukan berkuda serta 27 personel motoris. Tradisi kehormatan tersebut menjadi simbol penghargaan negara sahabat sekaligus mencerminkan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis yang terus semakin erat dan strategis.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kepala BPOM Taruna Ikrar Dorong Pengembangan Terapi Sel dan Gen untuk Era Baru Farmakologi

Perkembangan terapi sel dan gen (cell and gene therapy) membuka babak baru dalam dunia kesehatan global. Di tengah transformasi tersebut, Kepala BPOM Taruna Ikrar menerima penugasan akademik sebagai Adjunct Professor di bidang Advanced Cell Gene Therapy Pharmacology dari UTMSPACE Services, Malaysia pada Sabtu (23/5/2026). Penugasan akademik tersebut menjadi pengakuan atas kontribusi ilmiah Taruna Ikrar dalam bidang farmakologi modern, khususnya pengembangan terapi sel dan terapi gen yang saat ini berkembang pesat di tingkat global.

Pada kesempatan tersebut, Taruna Ikrar menyampaikan inaugural lecture bertajuk Advanced Cell & Gene Therapy: Towards a New Era of Pharmacology Medicine, yang menyoroti perubahan besar dalam paradigma farmakologi dunia. Materi yang disampaikan dalam inaugural lecture tersebut telah dituangkan dalam buku berjudul ADVANCED CELL & GENE THERAPY: Towards a New Era of Pharmacology Medicine, A Comprehensive Academic Reference.

“Farmakologi sedang memasuki era baru. Jika sebelumnya obat berfungsi mengendalikan gejala penyakit melalui molekul kimia, kini sistem biologi dalam tubuh manusia itu sendiri dapat menjadi terapi,” ujar Taruna.

Menurutnya, evolusi farmakologi menunjukkan perjalanan panjang dari penggunaan molekul kecil pada abad ke-20 yang bekerja melalui modulasi reseptor dan enzim. Lalu, berkembang menjadi terapi berbasis produk biologi, seperti antibodi monoklonal, hingga kini memasuki era living medicines atau obat berbasis sistem biologi dalam kehidupan tubuh manusia.

Konsep living medicines mengubah cara pandang terhadap obat. Tidak lagi sekadar zat kimia yang bekerja secara statis, terapi modern juga dapat memanfaatkan sel hidup, materi genetik, serta sistem biologi tubuh yang mampu beradaptasi secara dinamis di dalam tubuh manusia. “Perubahan ini merupakan pergeseran dari terapi yang bersifat simptomatik menuju terapi yang berpotensi memperbaiki akar penyebab penyakit pada tingkat molekuler dan genetik,” jelas Taruna.

Secara global, perkembangan terapi sel dan gen menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Saat ini terdapat lebih dari 3.800 uji klinik terapi sel dan gen di lebih dari 45 negara, serta puluhan produk yang telah memperoleh persetujuan regulator internasional.

Taruna Ikrar menjelaskan bahwa terapi sel dan gen memiliki mekanisme kerja yang berbeda dibandingkan pengobatan konvensional. Pada terapi sel, sel hidup direkayasa atau dimodifikasi untuk menjalankan fungsi terapeutik tertentu. Salah satu bentuk yang berkembang pesat adalah CAR-T Cell Therapy, yaitu terapi yang memodifikasi sel T pasien agar mampu mengenali dan menyerang sel kanker secara spesifik. Terapi tersebut telah menunjukkan hasil menjanjikan pada jenis kanker darah, seperti acute lymphoblastic leukemia (ALL), diffuse large B-Cell lymphoma (DLBCL), dan multiple myeloma, dengan tingkat remisi lengkap pada beberapa kasus mencapai lebih dari 70%.

Selain itu, terapi berbasis sel juga berkembang melalui pendekatan dendritic cell vaccine. Vaksin sel dendritik bekerja dengan mengaktifkan sistem imun tubuh agar mengenali dan melawan sel kanker. Pendekatan ini telah digunakan pada kanker prostat dan melanoma.

Sementara itu, terapi gen bekerja dengan memasukkan, mengganti, atau memperbaiki informasi genetik untuk mengatasi penyebab penyakit secara langsung. Beberapa penerapan terapi gen telah menunjukkan hasil signifikan, di antaranya pada kondisi spinal muscular atrophy (SMA) melalui pemberian gen pengganti yang membantu memperbaiki fungsi saraf motorik. Selain itu, terapi berbasis clustered regularly interspaced short palindromic repeats (CRISPR)-Cas9 digunakan untuk menangani kelainan darah, seperti sickle cell disease dan talasemia, yang menunjukkan potensi pengobatan fungsional pada sebagian pasien.

“Pertanyaan yang kini mulai dapat dijawab oleh ilmu pengetahuan adalah: bagaimana jika kita dapat memperbaiki blue print kehidupan untuk mengatasi penyakit yang sebelumnya dianggap tidak dapat disembuhkan?” kata Taruna.

Meski demikian, perkembangan terapi sel dan gen juga menghadirkan tantangan saintifik yang kompleks. Tantangan tersebut meliputi proses manufaktur yang sangat kompleks dan bersifat personalisasi, stabilitas produk selama penyimpanan dan distribusi, risiko respons imun tubuh, potensi off-target effect atau perubahan genetik di lokasi yang tidak diinginkan, serta kebutuhan pengawasan jangka panjang terhadap keamanan terapi. Selain tantangan ilmiah, perkembangan terapi modern juga memerlukan sistem tata kelola dan regulasi yang adaptif.

Sebagai regulator obat dan makanan di Indonesia, BPOM telah memperkuat kerangka pengawasan advanced therapy medicinal products (ATMP) melalui Peraturan BPOM Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pedoman Penilaian Produk Terapi Advanced. Peraturan tersebut mengatur mengenai seluruh siklus hidup produk ATMP, mulai dari penelitian dan pengembangan, uji nonklinik, uji klinik, registrasi, produksi, hingga pengawasan pascapemasaran. Regulasi tersebut mencakup persyaratan evaluasi keamanan, efikasi, dan mutu produk, termasuk penerapan risk management plan untuk mengantisipasi risiko, seperti imunogenisitas, tumorigenisitas, infeksi, dan efek jangka panjang lainnya.

“Perkembangan inovasi harus berjalan berdampingan dengan penguatan tata kelola. Tujuannya agar inovasi dapat berkembang secara bertanggung jawab dengan tetap mengutamakan perlindungan masyarakat,” tegas Taruna.

Taruna menambahkan bahwa terapi sel dan terapi gen juga diperkirakan akan membawa dampak sosial ekonomi yang besar pada masa mendatang. Berbeda dengan pengobatan konvensional yang umumnya diberikan secara berulang dalam jangka panjang, terapi berbasis gen berpotensi dilakukan melalui satu kali intervensi dengan manfaat terapeutik jangka panjang.

Transformasi tersebut diperkirakan dapat mengubah model layanan kesehatan dari pendekatan pengobatan kronis menjadi sistem kesehatan berbasis terapi presisi. Namun demikian, kompleksitas proses produksi, kebutuhan fasilitas khusus, serta biaya pengembangan yang tinggi masih menjadi tantangan dalam memastikan akses yang merata bagi masyarakat.

Taruna menegaskan bahwa masa depan farmakologi tidak hanya ditentukan oleh kecepatan inovasi teknologi, tetapi juga kemampuan membangun ekosistem kolaboratif yang melibatkan regulator, akademisi, industri, dan institusi riset. “Farmakologi masa depan memerlukan keseimbangan antara inovasi ilmiah, tanggung jawab etik, perlindungan pasien, dan akses yang adil bagi masyarakat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Taruna juga menekankan bahwa pengembangan ATMP tidak dapat berjalan hanya mengandalkan satu sektor. Menurutnya, penguatan ekosistem terapi sel dan terapi gen memerlukan model kolaborasi multipihak yang menghubungkan dunia akademik, industri, dan pemerintah. “Pengembangan terapi ini memerlukan pendekatan kolaboratif. Inovasi di laboratorium harus dapat diterjemahkan menjadi produk yang aman, efektif, dan dapat diakses masyarakat melalui sinergi berbagai pihak,” ujar Taruna lagi.

Untuk itu, konsep sinergi academia–business–government (ABG) menjadi salah satu pendekatan penting dalam mempercepat implementasi ATMP di Indonesia. Perguruan tinggi dan lembaga riset berperan menghasilkan inovasi serta bukti ilmiah melalui penelitian dasar maupun translational research. Industri berperan melakukan hilirisasi hasil riset, memperkuat kapasitas produksi, dan membangun infrastruktur manufaktur yang memenuhi standar mutu. Sementara pemerintah dan regulator bertugas menciptakan iklim kebijakan yang mendukung inovasi sekaligus memastikan aspek keamanan, mutu, dan efektivitas produk tetap terjaga.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu mempercepat perjalanan inovasi dari laboratorium menuju penerapan klinis (bench-to-bedside), sekaligus mendorong kemandirian nasional dalam pengembangan terapi sel dan terapi gen. “Kolaborasi ini juga penting untuk mendukung visi Indonesia menjadi salah satu pusat pengembangan terapi sel dan terapi gen di kawasan,” tutup Taruna.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal SPPG dan UMKM di Garut

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan Baras, secara resmi membuka Sosialisasi Sertifikasi Halal bagi SPPG Kabupaten Garut yang diselenggarakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (25/5/2026).

Kepala BPJPH mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Garut yang dinilai progresif dalam mendorong implementasi sertifikasi halal. Menurutnya, Kabupaten Garut menjadi salah satu daerah yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan produk halal.

“Jadi kedatangan kami adalah untuk memberikan semangat dan apresiasi kepada Bupati yang luar biasa, karena Pak Bupati sangat konsen dengan masalah halal,” ujar Haikal Hassan Baras.

Kepala BPJPH menegaskan bahwa konsep halal tidak dapat dimaknai secara sempit. Sertifikasi halal merupakan instrumen penting dalam membangun budaya bersih, sehat, dan menghasilkan produk pangan berkualitas tinggi.

Sertifikasi halal juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Halal itu untuk meningkatkan daya saing para pelaku UMKM, sebab banyak UMKM dari negara luar seperti China, Korea, dan Jepang yang masuk ke Indonesia dengan label halal. Kalau UMKM lokal kita tidak bebenah, kita tidak akan dipilih oleh masyarakat.

Secara psikologis, masyarakat pasti akan memilih makanan yang ada label halal, apalagi Garut dikenal sebagai Kota Santri,” jelasnya.

BPJPH menghadirkan 100 penyelia halal SPPG di Kabupaten Garut sebagai upaya mendukung percepatan sertifikasi halal. Langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait pemenuhan tiga aspek utama produk konsumsi, yaitu sertifikat laik higienis, sertifikat gizi bermutu, dan sertifikat halal.

“Hal ini sangat perlu, sehingga halal, bermutu, bergizi, dan higenis itu makanan yang mesti dimakan oleh anak-anak kita serta generasi mendatang,” tambah Haikal.

Kepala BPJPH juga mengingatkan para pelaku UMKM untuk memanfaatkan program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) yang disediakan pemerintah tanpa dipungut biaya.

Sementara itu Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menyambut baik kehadiran Kepala BPJPH dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat memberikan dorongan positif dalam penguatan ekosistem produk halal yang berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi daerah.

“Di sebagian besar negara, bahkan hampir 90 persen konsumen itu mempertimbangkan halal sebagai salah satu kriteria utama untuk membeli sebuah produk. Ini akan memberikan peluang besar kepada produk lokal kita, jangan sampai kita kalah dengan produk orang luar,” ungkap Bupati Garut.

Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi bersama BPJPH dalam memperluas implementasi sertifikasi halal. Terkait SPPG, Bupati berharap seluruh unit mampu memenuhi standar yang telah ditetapkan pemerintah pusat agar pelaksanaan program nasional berjalan secara efektif dan efisien.

Bupati Garut juga mengapresiasi kontribusi UMKM lokal yang telah terlibat dalam ekosistem SPPG. Pemerintah Kabupaten Garut akan terus mendorong penyesuaian regulasi agar SPPG dapat menyerap lebih banyak produk lokal asal Garut.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News