Beranda blog Halaman 388

Arus Balik Mulai Meningkat, One Way Nasional Diberlakukan Pukul 14.00 WIB

Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 menyampaikan update situasi kamtibmas dan lalu lintas pada hari ke-12 pelaksanaan operasi, Selasa (24/3/2026).
Juru Bicara Polri Ops Ketupat 2026, Kombes Pol. Jansen Avitus Panjaitan, menyampaikan bahwa secara umum kondisi kamtibmas terpantau aman dan kondusif, serta tidak terdapat kejadian menonjol dalam periode Senin (23/3) pukul 18.00 WIB hingga Selasa (24/3) pukul 06.00 WIB.
“Secara umum situasi kamtibmas aman dan kondusif, serta tidak terdapat kejadian menonjol,” ujar Kombes Pol. Jansen.
“Pada periode ini terdapat 198 kasus kecelakaan lalu lintas dengan rincian meninggal dunia 18 orang, luka berat 52 orang, dan luka ringan 468 orang. Dan atas kejadian ini menimbulkan kerugian materiil hingga Rp. 534.150.051,- Polri terus mengimbau masyarakat untuk menjaga keselamatan dalam berkendara.” jelasnya.
Lalu tercatat sebanyak 497 pelanggaran lalu lintas, dengan rincian 133 pelanggaran terekam ETLE, 47 pelanggaran non-ETLE, serta 317 teguran.
Sementara itu, arus lalu lintas menunjukkan adanya peningkatan signifikan, khususnya kendaraan yang kembali menuju Jakarta. Volume kendaraan keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama tercatat sebanyak 167.939 kendaraan atau naik 28,55 persen dibandingkan kondisi normal. Sedangkan kendaraan yang masuk Jakarta mencapai 225.293 kendaraan atau meningkat 73,71 persen dari kondisi normal.
“Hal ini menunjukkan bahwa arus balik Lebaran sudah mulai meningkat, sehingga diperlukan langkah-langkah rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan,” ungkapnya.
Pada sektor transportasi umum, pergerakan masyarakat juga mengalami peningkatan. Tercatat penumpang kapal penyeberangan mencapai 273 ribu orang, penumpang kereta api sekitar 1,5 juta orang, serta penumpang pesawat sebanyak 189 ribu orang.
Dalam rangka mengurai kepadatan arus balik, Polri akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way nasional yang dimulai pukul 14.00 WIB dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 menuju Jakarta.
“Kami akan memberlakukan one way nasional mulai pukul 14.00 WIB dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 menuju Jakarta sebagai langkah mengurai kepadatan arus balik,” tegasnya.
Polri juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi rekayasa lalu lintas yang diterapkan, serta tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik tidak prima.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere atau WFA, serta tidak memaksakan diri apabila lelah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” katanya.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026 guna menghindari penumpukan kendaraan pada puncak arus balik.
“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan diskon tarif tol pada 26 hingga 27 Maret 2026 agar perjalanan lebih fleksibel dan tidak menumpuk pada satu waktu,” tambahnya.
Polri juga mengimbau masyarakat yang berwisata agar tetap mengutamakan keselamatan, serta selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.
Apabila masyarakat membutuhkan bantuan atau mengalami kondisi darurat, dapat menghubungi layanan kepolisian melalui nomor 110 yang aktif selama 24 jam.
“Layanan 110 siap melayani masyarakat selama 24 jam untuk membantu berbagai kebutuhan dan kondisi darurat di perjalanan,” tutupnya.

Polri bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik demi memastikan arus balik Lebaran 2026 berjalan aman, tertib, dan lancar.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rabu Dini Hari, Seskab Teddy dan Menhub Dudy Sambut Pemudik dan Pantau Arus Balik di Pulo Gebang

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memantau langsung situasi puncak arus balik Lebaran gelombang I (pertama) di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Rabu (25/3) dini hari. Dalam kesempatan tersebut, keduanya juga menyambut kedatangan peserta mudik gratis dan pemudik balik lainnya dari berbagai daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Sumatera.

Menhub Dudy menyampaikan, diperkirakan puncak arus balik angkutan darat tidak hanya terjadi pada 24–25 Maret (gelombang I) saja, tetapi juga berpotensi kembali meningkat pada 28–29 Maret (gelombang II). Hal ini seiring dengan adanya pekerja yang memanfaatkan kebijakan flexible working arrangement (FWA) sebagaimana imbauan pemerintah.

“Ada masyarakat yang menggunakan FWA sebagaimana yang kita imbau, supaya mereka bisa merencanakan perjalanan dengan baik, sehingga kita juga dapat mendistribusikan pengangkutan Lebaran dengan baik. Bisa kita lihat dari jalan tol yang tidak terlalu padat, kemudian tadi arusnya masuk perlahan-lahan, itu menunjukkan bahwa situasi ini berjalan sudah lebih baik,” ujar Menhub Dudy.

Untuk menjaga kelancaran dan keselamatan arus balik, Kementerian Perhubungan telah menerapkan sejumlah kebijakan, di antaranya pemberlakuan one way nasional dan pengaturan di titik-titik tertentu seperti rest area melalui skema buka tutup. Selain itu, kendaraan berat sumbu tiga juga diimbau untuk tidak beroperasi selama periode arus balik.

Seskab Teddy Indra Wijaya menyatakan, angkutan Lebaran 1447 Hijriah berjalan lancar dan sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto, menyusul hasil pemantauan langsung di lapangan.

“Tahun ini harapan kita semua, harapan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), (angkutan Lebaran) berjalan lebih baik. Dan ya alhamdulillah sejauh ini terbukti (berjalan lebih baik),” kata Seskab Teddy disela meninjau arus balik Lebaran di Terminal Pulo Gebang Jakarta, Rabu dini hari.

Seskab menilai, penanganan angkutan Lebaran baik arus mudik dan balik menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan sebelumnya, dengan kondisi perjalanan yang tetap lancar meski terjadi peningkatan mobilitas masyarakat.

Seskab Teddy pun mengapresiasi seluruh petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan mudik 2026. Menurutnya, secara umum pelaksanaan puncak arus mudik 24–25 Maret berjalan lancar.

“Harapan kita semua, harapan pemerintah, pelaksanaan mudik Lebaran 2026 ini harus lebih baik dari tahun lalu,” ujar Seskab Teddy.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono, serta Kepala Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang Christianto.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menhub Dudy: Arus Balik Lebaran 2026 Naik 12,37 Persen, Keselamatan Jadi Prioritas

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa momentum puncak arus balik perlu dihadapi dengan kewaspadaan dan perencanaan perjalanan yang matang, baik oleh pengguna kendaraan pribadi maupun masyarakat yang menggunakan angkutan umum. Menhub Dudy mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan kembali dari kampung halaman untuk menyiapkan perjalanan dengan baik, menjaga kondisi fisik, mematuhi arahan petugas, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Saya mengimbau seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik agar mengutamakan keselamatan, mengatur waktu perjalanan dengan baik, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Jangan memaksakan diri apabila lelah, karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Menhub Dudy di Semarang, Selasa (24/3).

Tingginya mobilitas masyarakat pada arus balik mulai menunjukkan peningkatan. Hal ini tercermin dari data Posko Harian Angkutan Lebaran 2026 pada H+2 (23 Maret 2026). Jumlah pergerakan keberangkatan penumpang angkutan umum tercatat mencapai 1.448.306 orang, atau naik 12,37 persen dibandingkan periode yang sama pada Angkutan Lebaran 2025 sebanyak 1.288.869 orang.

Dari jumlah tersebut, moda perkeretaapian mencatat total 505.297 penumpang, terdiri atas 267.432 penumpang antar kota dan 237.865 penumpang perkotaan regional, atau naik 6,07 persen dibandingkan tahun lalu. Moda udara mencatat total 277.937 penumpang, yang terdiri atas 224.893 penumpang domestik dan 53.044 penumpang internasional, atau naik 17,93 persen. Selanjutnya, moda laut tercatat sebanyak 106.920 penumpang, turun 2,79 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, moda penyeberangan mencatat 315.277 penumpang, atau naik 19,78 persen, dan moda darat mencatat 242.875 penumpang, terdiri atas 230.401 penumpang bus dan 12.474 penumpang travel, atau naik 19,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Tingginya pergerakan masyarakat pada masa arus balik harus disikapi dengan kesiapan yang baik. Saya mengajak para pemudik untuk memilih waktu perjalanan dengan bijak, memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima, Keselamatan jauh lebih penting daripada kecepatan sampai tujuan,” kata Menhub Dudy.

Kementerian Perhubungan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran arus balik di berbagai simpul transportasi, baik di jalan tol dan jalan nasional, terminal, stasiun, pelabuhan, maupun bandara. Berbagai langkah pengaturan lalu lintas dan pelayanan transportasi terus dilakukan guna mendukung perjalanan masyarakat yang aman, tertib, dan lancar.

Kemenhub juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi perjalanan dari kanal resmi pemerintah dan operator transportasi, datang lebih awal ke titik keberangkatan, serta menyiapkan seluruh kebutuhan perjalanan dengan baik. Bagi pengguna kendaraan pribadi, masyarakat diminta beristirahat secara berkala di tempat istirahat terdekat apabila merasa lelah. Adapun pengguna angkutan umum diimbau mengikuti ketentuan yang berlaku dan menjaga ketertiban selama berada di simpul-simpul transportasi.

“Arus balik yang aman dan lancar memerlukan dukungan semua pihak. Patuhi aturan, ikuti arahan petugas, dan utamakan keselamatan agar seluruh masyarakat dapat kembali ke tempat tujuan dengan selamat, aman, dan nyaman,” tutur Menhub Dudy.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Hindari Puncak Arus Balik, Menhub Minta Masyarakat Maksimalkan Waktu WFA Guna Urai Kepadatan

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan kembali usai merayakan Idul Fitri untuk menghindari puncak arus balik Lebaran yang diprediksi tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Menhub meminta masyarakat memaksimalkan waktu Work from Anywhere (WFA) yang telah diberlakukan oleh pemerintah, guna mengurai kepadatan lalu lintas.
“Kami mengimbau masyarakat yang kembali dari kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan dengan menghindari puncak arus balik pada tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026. Masyarakat dapat memaksimalkan waktu WFA yang diberlakukan oleh pemerintah pada 25, 26 dan 27 Maret 2026 guna menghindari penumpukan kendaraan di jalur Tol Trans Jawa,” ujar Menhub Dudy saat memberlakukan one way nasional bersama Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno dan sejumlah pejabat lain di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/3).
Adapun kendaraan yang mengarah ke Jakarta pada tanggal 24 Maret 2026 diprediksi mencapai angka 285 ribu kendaraan. Karena itu, atas diskresi pihak Kepolisian, one way nasional diberlakukan dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.
“Volume kendaraan yang menuju arah Jakarta menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pemberlakuan rekayasa lalu lintas one way nasional diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk kembali ke kota asal,” ungkap Menhub.
Menhub juga menyampaikan, untuk mengurai kepadatan di ruas Tol Trans Jawa, saat ini Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek telah ditutup sementara atas diskresi Kepolisian. Sebagai alternatif, Menhub mengimbau para pemudik untuk memanfaatkan rest area lainnya seperti Rest Area KM 42B dan KM 19B.
“Sebelum melakukan perjalanan, saya mengimbau masyarakat untuk mengecek waktu dan rute pemberlakuan rekayasa lalu lintas yang dinamis dari pihak Kepolisian. Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Travoy atau melalui Call Center Jasa Marga,” tutur Menhub.
Menhub Dudy kembali mengingatkan para pengusaha angkutan logistik untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) Pengaturan Lalu Lintas dan Penyeberangan selama Angkutan Lebaran 2026 yang ditanda tangani oleh Kementerian Perhubungan, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kementerian Pekerjaan Umum. Menurutnya, langkah ini penting untuk menjaga kelancaran arus balik serta keselamatan para pengguna jalan.
“Tak bosan-bosan saya menyerukan kepada para pengusaha angkutan logistik untuk tetap patuh pada ketentuan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama periode Angkutan Lebaran 2026. Hal ini sangat penting untuk memastikan mobilitas masyarakat pada masa arus balik berlangsung aman, tertib, dan juga lancar,” imbuhnya.
Menhub menyatakan apresiasinya kepada seluruh stakeholder, mulai dari Kepolisian, Pemda, Pengelola Jalan Tol, hingga Jasa Raharja, yang telah bekerja keras dalam menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026. Ia berharap koordinasi dan kolaborasi ini dapat terus terjalin dengan baik hingga masa Angkutan Lebaran 2026 berakhir.

Turut hadir dalam kegiatan ini Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan, Dirjen Perkeretaapian Allan Tandiono, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, serta Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Daftar Lengkap Lokasi Samsat Keliling Jadetabek: Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi

Polda Metro Jaya kembali membuka layanan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Keliling yang tersebar di 14 titik wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek). Layanan ini memudahkan masyarakat untuk melakukan pengesahan STNK tahunan, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta Santunan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Melalui informasi yang dibagikan akun X resmi TMC Polda Metro Jaya, layanan Samsat Keliling beroperasi dengan durasi waktu berbeda di setiap lokasi.

Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini

Berikut daftar titik pelayanannya:

Jakarta

  • Jakarta Pusat: Lapangan Banteng, 08.00–14.00 WIB
  • Jakarta Utara: Halaman parkir Samsat Jakarta Utara & Italy Mall Artha Kelapa Gading, 08.00–14.00 WIB
  • Jakarta Barat: Mal Citraland, 08.00–14.00 WIB
  • Jakarta Selatan: Halaman parkir Samsat Jakarta Selatan, 09.00–14.00 WIB
  • Jakarta Timur: Halaman parkir Samsat Jakarta Timur & Pasar Induk Kramat Jati, 08.00–14.00 WIB

Tangerang Raya

  • Kota Tangerang: Alun-alun Cibodas & parkiran Busway Foodmosphere, 08.00–13.00 WIB
  • Serpong: Halaman parkir Samsat Serpong, 08.00–14.00 WIB dan ITC BSD, 16.00–19.00 WIB
  • Ciledug: Pasar Modern Banjar Wijaya Cipondoh & Metland Cyber Puri, 09.00–14.00 WIB
  • Ciputat: Halaman parkir Samsat Ciputat & Kantor Kelurahan Pondok Betung, 09.00–12.00 WIB
  • Kelapa Dua: Gtown House Square Gading Serpong, 08.00–14.00 WIB

Bekasi dan Depok

  • Kota Bekasi: Danau Duta Harapan, 09.00–13.00 WIB
  • Kabupaten Bekasi: Ruko Robson Lippo Cikarang, 09.00–12.00 WIB & halaman Kantor Samsat, 17.00–18.00 WIB
  • Depok: Halaman parkir Samsat Depok, 08.00–14.00 WIB & Kantor Kecamatan Tajur Halang, 09.00–12.00 WIB
  • Cinere: Halaman Kelurahan Pondok Petir, 08.00–12.00 WIB

Syarat Mengurus Pajak di Samsat Keliling

Masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan Samsat Keliling wajib membawa dokumen berikut:

  • KTP asli pemilik kendaraan dan fotokopi
  • BPKB asli dan fotokopi
  • STNK asli dan fotokopi
  • Tidak memiliki tunggakan pajak lebih dari satu tahun

Polda Metro Jaya menegaskan bahwa Samsat Keliling hanya melayani pembayaran PKB tahunan. Untuk pembayaran pajak lima tahunan atau penggantian pelat nomor, pemilik kendaraan tetap harus datang langsung ke kantor Samsat terdekat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Lokasi SIM Keliling Jakarta Setelah Lebaran: Cek Jadwal, Syarat, dan Tarif Perpanjangan

Ditlantas Polda Metro Jaya kembali membuka layanan SIM Keliling di lima titik Jakarta pada Rabu (25/3). Layanan ini disiapkan untuk memudahkan masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) tanpa harus datang ke kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).

Melalui akun X resmi @tmcppoldametro, Ditlantas mengumumkan bahwa operasional SIM Keliling berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB di lima lokasi berikut:

  • Jakarta Timur: Mall Grand Cakung
  • Jakarta Utara: LTC Glodok
  • Jakarta Selatan: Kampus Trilogi Kalibata
  • Jakarta Barat: Lobby Selatan Mall Ciputra
  • Jakarta Pusat: Kantor Pos Lapangan Banteng

Layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku atau mendekati masa habis. Sementara untuk pemohon SIM B atau pemilik SIM yang telah kedaluwarsa, proses perpanjangan tetap harus dilakukan di Satpas karena memerlukan dokumen tambahan.

Pemohon yang akan memperpanjang SIM diwajibkan membawa SIM lama dan KTP, masing-masing disertai fotokopi. Di gerai SIM Keliling, pemohon juga perlu mengisi formulir, mengikuti tes kesehatan, dan menjalani tes psikologi.

Untuk biaya perpanjangan, Ditlantas mengacu pada PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Tarif PNBP Polri. Perpanjangan SIM A dikenakan biaya Rp80.000, sedangkan SIM C Rp75.000. Selain itu, terdapat biaya tambahan berupa tes psikologi sebesar Rp37.500 dan asuransi Rp50.000.

Dengan adanya layanan SIM Keliling ini, masyarakat diharapkan dapat memperpanjang SIM dengan lebih mudah dan cepat tanpa antre panjang di kantor Satpas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Petir Mengancam Jaksel, Jakut Berawan

BMKG memprakirakan cuaca beragam di wilayah DKI Jakarta pada Rabu (25/3). Pada pagi hari, kondisi cerah berawan diprediksi menyelimuti Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Barat. Sementara itu, Kepulauan Seribu diperkirakan diguyur hujan ringan.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprediksi mulai tidak stabil. Jakarta Selatan berpotensi mengalami hujan disertai petir, sedangkan Jakarta Timur menghadapi hujan berintensitas sedang. Adapun Jakarta Pusat dan Jakarta Barat diprakirakan hanya mengalami hujan ringan, sementara Jakarta Utara tetap berawan.

Pada malam hari, cuaca di sebagian besar wilayah ibu kota kembali berawan. Namun, hujan ringan masih berpotensi turun di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

BMKG menyampaikan bahwa suhu udara hari ini berkisar antara 24–33 derajat Celcius dengan kelembapan mencapai 95 persen.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemprov DKI Terapkan Kebijakan WFA Proporsional Usai Libur Lebaran

Pemerintah Atur WFA ASN saat Perayaan Lebaran 2026

Pemerintah Provinsi (Pemprov) menerapkan kebijakan Work from Anywhere (WFA) maksimal 50 persen pegawai usai masa libur Lebaran.

Kebijakan ini memungkinkan ASN bekerja lebih fleksibel, baik dari kantor maupun dari lokasi lain tanpa menganggu prioritas pelayanan publik.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara di Instansi Pemerintah Pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Mengacu beleid tersebut, kepala perangkat daerah atau biro sekretariat daerah diberikan kewenangan untuk mengatur sistem kerja pegawai melalui skema Work from Office (WFO) dan WFA.

Penyesuaian berlaku pada dua hari menjelang Nyepi, yakni 16 dan 17 Maret 2026, serta tiga hari setelah cuti bersama Lebaran, yaitu 25 hingga 27 Maret 2026.

Meski demikian, penerapan WFA tidak bisa dilakukan secara penuh. Pemerintah membatasi maksimal hanya 50 persen ASN dalam satu unit kerja yang dapat bekerja dari luar kantor.

Pemberian izin juga dilakukan secara selektif, dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan kondisi pegawai.

Dalam Surat Edaran Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatur ASN yang bekerja dari luar kantor tetap wajib menjalankan disiplin kerja, termasuk presensi secara daring dua kali sehari.

“ASN yang menjalankan tugas dari luar kantor tetap diwajibkan melakukan presensi secara daring melalui aplikasi resmi pemerintah sebanyak dua kali sehari, yakni pagi pukul 06.00-08.00 WIB dan sore pukul 16.00-18.00 WIB,” demikian dikutip dari edaran tersebut, Senin (23/3).

Selain itu, aturan jam kerja juga tetap diberlakukan. Untuk periode 16-17 Maret, akumulasi jam kerja ditetapkan 7,5 jam per hari. Sementara pada 25–27 Maret, jam kerja menjadi 8,5 jam per hari.

Bagi ASN yang menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berbasis beban kerja, capaian jam kerja tetap menjadi dasar perhitungan kinerja. Atasan langsung diwajibkan melakukan verifikasi kehadiran pegawai melalui sistem presensi yang tersedia.

Pemerintah menegaskan, fleksibilitas kerja ini tidak boleh mengganggu kualitas pelayanan publik. Seluruh perangkat daerah diminta memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, sekaligus menjaga pencapaian target kinerja secara efektif dan efisien.

Adapun kebijakan WFA tidak berlaku bagi unit kerja yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat yang tidak dapat dilakukan secara digital, termasuk layanan publik yang beroperasi selama 24 jam.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap mobilitas ASN selama periode libur panjang dapat lebih terkelola, tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Idulfitri 1447 H, Presiden Prabowo Pererat Silaturahmi dan Persaudaraan dengan Pemimpin Negara Muslim

Presiden Prabowo Subianto merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dengan kegiatan yang sarat makna kebersamaan dan persaudaraan. Tidak hanya mengikuti malam takbiran di Sumatra Utara, salat Idulfitri di Aceh, dan melakukan halal bihalal bersama masyarakat di Jakarta, Presiden turut melakukan silaturahmi dengan para pemimpin negara Muslim melalui sambungan telepon.

“Setelah bermalam takbiran di Sumatra Utara, Salat Idulfitri di Aceh, serta halal bihalal bersama masyarakat di Istana Merdeka, Jakarta, dalam beberapa hari di suasana Idulfitri ini Presiden Prabowo juga melaksanakan silaturahmi melalui sambungan telepon dengan para pemimpin negara Muslim,” ujar Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya, pada Minggu, 22 Maret 2026.

Adapun sejumlah pemimpin negara yang telah dihubungi Presiden dalam beberapa hari ini, yakni:

  1. Presiden Republik Turkiye, Recep Tayyip Erdoğan;
  2. Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif;
  3. Raja Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II; dan
  4. Perdana Menteri Arab Saudi, Mohammed bin Salman.

Selain itu, Seskab Teddy juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo masih akan melanjutkan komunikasi dengan sejumlah Kepala Negara lainnya dalam waktu dekat. “Beberapa Kepala Negara lainnya juga akan dihubungi dalam waktu dekat, menunggu konfirmasi dari masing-masing negara,” katanya.

Momen silaturahmi ini, menurut Seskab Teddy tidak hanya menjadi tradisi Idulfitri, tetapi juga memiliki makna strategis dalam hubungan internasional Indonesia. “Silaturahmi ini menjadi wujud eratnya persaudaraan dan kerja sama antar negara-negara Muslim, sekaligus memperkuat hubungan bilateral di tengah suasana penuh keberkahan,” tulis Seskab Teddy.

Momen ini menjadi penegasan bahwa Indonesia tidak hanya hadir sebagai negara muslim terbesar, tetapi juga sebagai jembatan persatuan yang membawa pesan damai, kerja sama, dan harapan bagi dunia Islam. Idulfitri pun menjadi lebih dari sekadar perayaan, tetapi sekaligus sebagai ruang diplomasi, penguat ukhuwah, dan simbol komitmen Indonesia untuk terus merajut persatuan global.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Telepon Presiden Palestina, Sampaikan Ucapan Idulfitri dan Perkuat Solidaritas

Presiden Prabowo Subianto melakukan komunikasi melalui sambungan telepon dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas dalam rangka menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 23 Maret 2026.

Dalam keterangan tertulis Sekretaris Kabinet, disebutkan bahwa komunikasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi Presiden Prabowo dengan para pemimpin negara sahabat, sekaligus upaya mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Palestina.

“Presiden Prabowo Subianto kembali melanjutkan komunikasi mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri melalui sambungan telepon dengan para pemimpin muslim negara sahabat, di antaranya Presiden Palestina, Mahmoud Abbas,” tulis Seskab.

Selain Presiden Palestina, Presiden Prabowo juga melakukan komunikasi serupa dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed Al Nahyan, serta Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga telah menyampaikan ucapan Idulfitri melalui sambungan telepon kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Raja Yordania Abdullah II, serta Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman.

“Silaturahmi ini menjadi doa dan harapan baik dalam menjaga kedekatan, dukungan dan memperkuat kerja sama antarnegara, khususnya di momentum Hari Raya yang penuh makna,” lanjut Seskab.

Presiden Prabowo memanfaatkan momentum Idulfitri sebagai ruang untuk meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, dan persaudaraan antarbangsa. Dalam konteks ini, komunikasi Presiden Prabowo dengan Presiden Mahmoud Abbas juga menjadi simbol konsistensi Indonesia dalam memberikan dukungan abadi kepada rakyat Palestina.

Indonesia, sejak awal kemerdekaannya, senantiasa menempatkan Palestina sebagai sahabat dekat dengan ikatan historis dan emosional yang kuat. Dalam berbagai forum internasional, Indonesia terus berdiri di garis depan dalam mendorong perdamaian yang adil dan bermartabat bagi Palestina.

Melalui komunikasi hangat ini, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina, memperkuat kerja sama bilateral, serta mendorong terciptanya perdamaian dan stabilitas di kawasan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News