Beranda blog Halaman 387

Stok Cukup, Harga Stabil, Lebaran 2026/1447 H Dilalui dengan Kemenangan untuk Semua

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan stok komoditas pangan nasional dalam kondisi cukup dan harga tetap stabil menjelang dan pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kondisi ini membuat momentum Lebaran 2026 menjadi kebahagiaan bagi seluruh pihak, mulai dari petani sebagai produsen, pedagang sebagai pelaku distribusi, hingga konsumen sebagai masyarakat luas.

Dari pantauan di berbagai pasar tradisional dan modern, harga berbagai kebutuhan pokok terpantau stabil dan stok tersedia cukup.

Menurut Mentan Amran, keberhasilan menjaga stok dan stabilitas harga pangan merupakan hasil kerja bersama dari peningkatan produksi, penguatan cadangan pangan, pengawasan distribusi, serta pengendalian harga di pasar.

“Kita ingin semua tersenyum. Petani tersenyum karena harga hasil panennya baik, pedagang tersenyum karena barang tersedia dan bisa dijual, dan masyarakat juga tersenyum karena harga pangan terjangkau. Itulah tujuan pemerintah menjaga pangan,” ujar Mentan Amran.

Mengulas komoditas beras, Mentan Amran menjelaskan bahwa posisi stok nasional sangat kuat. Cadangan Beras Pemerintah di gudang Bulog saat ini sekitar 4,09 juta ton, beras yang beredar di masyarakat sekitar 11–12 juta ton, serta potensi panen dalam waktu dekat sekitar 12 juta ton.

Secara total, kekuatan stok beras nasional mencapai sekitar 28 juta ton atau setara ketahanan pangan hingga sekitar 11 bulan ke depan.

Produksi beras nasional juga menunjukkan tren peningkatan. Panen raya di berbagai daerah sedang menunjukkan geliat hasil yang menggembirakan mengingat Maret 2026 merupakan saat di mana panen raya terjadi. Peningkatan produksi ini memperkuat stok nasional sekaligus menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani.

“Produksi kita meningkat, panen raya terjadi di banyak daerah, Februari Maret dan April banyak panen di berbagai daerah, sehingga stok beras nasional sangat kuat. Produksi kita sudah berada di atas kebutuhan konsumsi nasional,” ujar Mentan Amran.

Dengan kebutuhan beras nasional sekitar 2,59 juta ton per bulan dan produksi bulanan berada di kisaran 2,6 hingga 5,7 juta ton, kondisi beras nasional berada dalam posisi surplus.

Mentan Amran juga menyampaikan bahwa berdasarkan neraca pangan nasional hingga April 2026, sejumlah komoditas strategis berada dalam kondisi surplus. Tercatat Beras dengan ketersediaan 27,5 juta ton, kebutuhan 10,3 juta ton, maka neracarnya surplus 17,2 juta ton.

Untuk cabai rawit, ketersediaan 409 ribu ton, kebutuhan 304 ribu ton, maka kondisi surplus 105 ribu ton. Begitupun untuk daging ayam, dengan ketersediaan 2,07 juta ton, kebutuhan 1,34 juta ton, angka surplus 727 ribu ton. Komoditas bawang merah ketersediaannya 479 ribu ton, kebutuhan 422 ribu ton kondisi surplus 57 ribu ton. Selain itu, neraca cabai nasional pada Maret juga mengalami surplus produksi, dengan cabai rawit merah surplus sekitar 46.868 ton dan cabai besar surplus sekitar 8.282 ton. Kondisi ini membuat harga cabai mulai stabil dan cenderung menurun di pasar.

“Kalau produksi surplus dan distribusi lancar, maka harga akan stabil. Itu yang kita jaga terus, dari hulu sampai hilir,” kata Mentan Amran.

Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah terus menjaga keseimbangan harga agar petani tidak rugi dan masyarakat tetap mendapatkan harga pangan yang terjangkau.

“Harga pangan tidak boleh terlalu tinggi karena memberatkan masyarakat, tetapi juga tidak boleh terlalu rendah karena merugikan petani. Pemerintah harus menjaga keseimbangan itu,” tegasnya.

Pengawasan harga dilakukan bersama lintas sektor untuk mencegah penimbunan dan permainan harga, khususnya pada momentum Ramadan dan Idulfitri.

Mentan Amran menyampaikan bahwa kondisi pangan nasional yang kuat dan harga yang stabil membuat Idulfitri 1447 H menjadi kebahagiaan bagi seluruh pihak dalam rantai pangan nasional.

“Lebaran tahun ini kita syukuri bersama. Produksi baik, stok cukup, harga stabil. Petani tetap berproduksi, pedagang bisa berdagang, masyarakat bisa membeli dengan harga terjangkau. Lebaran tahun ini adalah kemenangan untuk semua, selamat merayakan hari nanti fitri, berkah untuk semua” tutup Mentan Amran.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Libur Lebaran Usai, Gubernur Jateng Minta ASN Tak Kendur Layani Masyarakat

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerjanya, agar tidak kendur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mengingat waktu libur Idulfitri telah selesai.

Hal itu disampaikan Luthfi saat apel kerja bersama jajaran ASN, di halaman kantor Gubernur Jateng, Rabu (25/3/2026). Luthfi menekankan, momentum Lebaran tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga memperkuat soliditas antarlembaga di lingkungan Pemprov Jateng.

Dia menegaskan, seluruh unsur pemerintahan harus bekerja dalam satu irama. Sebab, pelayanan publik tidak bisa dijalankan sendiri-sendiri, melainkan harus ditopang kolaborasi seluruh stakeholder, termasuk dengan pemerintah kabupaten/ kota.

Semangat kebersamaan itu, lanjut Luthfi, penting untuk terus dijaga, mengingat pelayanan masyarakat di Jawa Tengah cakupannya luas, baik dari sisi wilayah maupun jumlah penduduk. Karena itu, setiap perangkat daerah dituntut saling menopang dalam menjalankan tugas.

“Saat kita melaksanakan tugas dan kewajiban, apa pun bagian yang kita laksanakan, tentu harus ada kolaborasi satu dengan yang lain,” tegasnya.

Dalam apel tersebut, Luthfi juga menyinggung penanganan arus mudik dan balik Lebaran di Jawa Tengah. Dia menyebut, provinsi ini kembali menjadi salah satu pusat perlintasan pemudik terbesar di Indonesia.

“Mudik merupakan suatu tradisi, khususnya Jawa Tengah, menjadi sentral terbesar di seluruh Indonesia,” ujar gubernur.

Menurut dia, kelancaran arus mudik dan balik tak lepas dari kerja bersama lintas sektor, mulai dari kesiapan jalan, transportasi gratis, hingga pengamanan dan pelayanan publik selama masa libur Lebaran. Luthfi mengapresiasi seluruh jajaran yang dinilai mampu menjaga layanan tetap berjalan, serta meminimalkan keluhan masyarakat.

“Tidak ada satu pun public complaint (komplain publik) terkait dengan jalan kita,” katanya.

Luthfi juga memastikan pengendalian bahan pokok penting selama masa Lebaran berjalan aman. Ketersediaan kebutuhan masyarakat, termasuk bahan bakar, tetap terjaga berkat kerja bersama seluruh pihak.

Atas capaian itu, Luthfi menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN yang dinilainya telah bekerja dengan tulus untuk masyarakat. Semangat pengabdian itu diharapkan tetap dijaga setelah cuti bersama berakhir.

Dia menegaskan, ASN harus peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjadikan tugas pelayanan sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar rutinitas birokrasi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Ribuan Warga Antusias Hadiri Open House di Kediaman Gubernur Khofifah

Ribuan warga antusias menghadiri tradisi riyayan open house di kediaman Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Jalan Jemursari, Surabaya, Minggu (22/3/2026). Acara ini menjadi ruang pertemuan langsung antara masyarakat dengan pemimpinnya dalam suasana tanpa sekat.

Gubernur Khofifah menuturkan, tradisi riyayan merupakan ikhtiar memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan energi kebersamaan di momen Idulfitri.

“Tradisi Riyayan ini kita maksimalkan dengan silaturahim. Rasulullah mengajarkan bahwa silaturahim dapat memanjangkan umur, meluaskan rezeki, dan menguatkan seduluran,” ujarnya.

Menurutnya, menghadirkan ruang silaturahmi lintas kalangan merupakan bagian dari ikhtiar membangun harmoni sosial di Jawa Timur. Selain itu berbagi kebahagiaan antara pemimpin dan warganya, dalam suasana hangat.

“Kita berbahagia bisa menerima tamu dari berbagai kalangan. Semoga setiap sapaan yang terjalin membawa kebahagiaan. Ketika kita membahagiakan yang di bumi, maka yang di langit akan membahagiakan kita semua,” ucapnya.

Gubernur khofifah menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk terus membangun suasana positif. Ia berharap energi positif dari perayaan Idul Fitri dapat terus ditransformasikan menjadi semangat gotong royong dalam membangun Jawa Timur yang lebih sejahtera.

“Harapannya, tradisi silaturahmi semacam ini bisa terus dipererat dan dilestarikan oleh seluruh lapisan masyarakat di masa mendatang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan ini digelar selama dua hari, yakni 22–23 Maret 2026, dengan dua sesi setiap harinya, pukul 10.00–13.00 WIB dan 19.00–21.00 WIB.

Seperti diberitakan sebelumnya gubernur Khofifah juga menggelar open house bersama masyarakat di gedung negara Grahadi pada, Sabtu (21/3). Dalam open house tersebut ribuan masyarakat juga hadir.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemerintah Siapkan 19.668 Unit BSPS di Sumut 2026, Menteri PKP Tinjau Langsung Calon Penerima

Pemerintah terus mempercepat upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui alokasi besar program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Di Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 19.668 unit BSPS disiapkan pada Tahun Anggaran 2026. Untuk memastikan ketepatan sasaran, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) turun langsung meninjau calon penerima bantuan di Kabupaten Toba.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri PKP melihat langsung kondisi rumah warga yang diusulkan sebagai penerima bantuan, sekaligus berdialog dengan masyarakat.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan program BSPS benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, turut disosialisasikan mekanisme Pemilihan Terbuka Toko sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program.

Di Kabupaten Toba, terdapat 46 unit rumah yang diusulkan sebagai calon penerima BSPS. Jumlah tersebut tersebar di Kecamatan Balige sebanyak 20 unit, Kecamatan Porsea 14 unit, dan Kecamatan Bonatua Lunasi 12 unit. Verifikasi langsung di lapangan ini menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran.

Secara keseluruhan, alokasi BSPS di Sumatera Utara tahun 2026 terdiri dari 8.825 unit untuk wilayah perdesaan, 5.525 unit di kawasan pesisir, dan 5.285 unit di wilayah perkotaan. Distribusi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjangkau berbagai karakter wilayah, termasuk daerah terpencil dan pesisir.

Menteri PKP menegaskan bahwa setiap anggaran negara yang digunakan dalam program ini harus dimanfaatkan secara benar dan sesuai peruntukannya. “Masyarakat juga diimbau untuk aktif mengawasi serta segera melaporkan apabila ditemukan pungutan liar, dengan disertai bukti yang jelas seperti videokan dan foto serta laporkan segera ke kementerian PKP”ujar menteri PKP.

Pelaksanaan program BSPS di Sumatera Utara direncanakan mulai berjalan pada minggu kedua April 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah agar lebih layak huni, sehat, dan aman.

Secara nasional, program BSPS menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dengan target mencapai 400.000 unit di seluruh Indonesia, sebagai langkah percepatan penanganan rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.z

Pemerintah terus mempercepat upaya peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui alokasi besar program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Di Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 19.668 unit BSPS disiapkan pada Tahun Anggaran 2026. Untuk memastikan ketepatan sasaran, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) turun langsung meninjau calon penerima bantuan di Kabupaten Toba.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri PKP melihat langsung kondisi rumah warga yang diusulkan sebagai penerima bantuan, sekaligus berdialog dengan masyarakat.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan program BSPS benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, turut disosialisasikan mekanisme Pemilihan Terbuka Toko sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program.

Di Kabupaten Toba, terdapat 46 unit rumah yang diusulkan sebagai calon penerima BSPS. Jumlah tersebut tersebar di Kecamatan Balige sebanyak 20 unit, Kecamatan Porsea 14 unit, dan Kecamatan Bonatua Lunasi 12 unit. Verifikasi langsung di lapangan ini menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran.

Secara keseluruhan, alokasi BSPS di Sumatera Utara tahun 2026 terdiri dari 8.825 unit untuk wilayah perdesaan, 5.525 unit di kawasan pesisir, dan 5.285 unit di wilayah perkotaan. Distribusi ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjangkau berbagai karakter wilayah, termasuk daerah terpencil dan pesisir.

Menteri PKP menegaskan bahwa setiap anggaran negara yang digunakan dalam program ini harus dimanfaatkan secara benar dan sesuai peruntukannya. “Masyarakat juga diimbau untuk aktif mengawasi serta segera melaporkan apabila ditemukan pungutan liar, dengan disertai bukti yang jelas seperti videokan dan foto serta laporkan segera ke kementerian PKP”ujar menteri PKP.

Pelaksanaan program BSPS di Sumatera Utara direncanakan mulai berjalan pada minggu kedua April 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas rumah masyarakat berpenghasilan rendah agar lebih layak huni, sehat, dan aman.

Secara nasional, program BSPS menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dengan target mencapai 400.000 unit di seluruh Indonesia, sebagai langkah percepatan penanganan rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Arus Balik Jakarta-Cikampek Lancar, Korlantas Polri Pastikan Keamanan Pemudik

Kondisi lalu lintas arus balik menuju Jakarta terpantau lancar dan terkendali dari Selasa sore (24/3) hingga Rabu dini hari (25/3) pukul 02.15 WIB. Meski sempat terjadi peningkatan volume kendaraan pada siang hari sebelumnya, situasi saat ini dilaporkan telah melandai berkat rekayasa lalu lintas yang efektif.
Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Faizal, menyatakan bahwa kelancaran ini didukung oleh pemberlakuan skema one way nasional yang telah dibuka sejak Selasa 24 Maret 2026 siang.
“Pada Selasa 24 Maret 2026 pukul 14.00 WIB, Bapak Kapolri bersama beberapa Kabinet Merah Putih melakukan flag off (arus) balik, jadi one way nasional dari Kalikangkung sampai dengan KM 70,” ujar Brigjen Pol Faizal selaku Kasatgas Kamseltibcarlantas.
Berdasarkan pantauan di lapangan, arus kendaraan sempat mengalami kenaikan signifikan di Tol Cipali KM 188 yang menyentuh angka 5.000 kendaraan per jam.
Namun, seiring dengan menurunnya volume kendaraan, petugas mulai melakukan normalisasi pada jalur rekayasa.
“Setelah itu mengalami penurunan dan sampai dengan saat ini sudah cukup landai. Salah satunya kita lakukan rekayasa adalah contraflow, kita gulung atau kita tutup hanya satu lajur,” jelasnya.
Kelancaran juga terlihat pada arus dari arah Bandung yang melintasi Cipularang.
Brigjen Pol Faizal menjelaskan bahwa sempat dilakukan pengalihan arus ke Tol Fungsional Japek Selatan untuk mengurai kepadatan, sebelum akhirnya ditutup pada dini hari ini untuk dialihkan sepenuhnya melalui Kalihurip menuju Cikampek.
Hingga saat ini, Brigjen Pol Faizal menegaskan tidak ada kemacetan atau perlambatan yang berarti di jalur utama.
“Pada prinsipnya tidak ada kemacetan, ya, tidak ada perlambatan. Mungkin kalau ada perlambatan hanya pada saat ada hambatan samping, yaitu ada yang mogok, kemudian ada yang terlibat laka (kecelakaan) material, dan mungkin juga ada parkir-parkir di bahu jalan,” tambahnya.
Guna menjamin keamanan pengendara yang melakukan perjalanan di malam hari, Korlantas Polri telah menyiagakan personel di berbagai titik strategis.

“Kami jamin sesuai dengan perintah Bapak Kapolri, Bapak Zebra 1 Bapak Kakorlantas (Irjen Pol Agus Suryonugroho), seluruh anggota pada malam hari ini melakukan kegiatan patroli, strong point, semua kendaraan ditempatkan di gerbang tol maupun di exit, dan juga menggunakan blue light patrol untuk memberikan kenyamanan dan keamanan kepada pengguna jalan,” pungkas Brigjen Pol Faizal.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Arus Balik Meningkat, Korlantas Berlakukan One Way hingga Contraflow

Arus balik Lebaran 2026 menuju Jakarta mulai mengalami peningkatan sejak Senin (23/3). Korlantas Polri memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa one way hingga contraflow di sejumlah ruas Tol Trans Jawa untuk mengantisipasi kepadatan.

Kasatgas Kamseltibcarlantas Operasi Ketupat 2026 Brigjen Pol. Faizal mengatakan, volume kendaraan sudah mengalami peningkatan sejak Senin (23/3) hingga Selasa (24/3) dini hari.

“Arus balik terutama yang dari arah timur jauh maupun dari arah Bandung sudah terlihat, dan dari tadi Senin (23/3/2026) siang ke Senin (23/3) sore sudah dilakukan rekayasa-rekayasa lalu lintas berupa one way,” ujar Brigjen Pol. Faizal.

Ia menjelaskan, one way lokal sudah diberlakukan mulai dari KM 263 Tol Brebes, Jawa Tengah, hingga KM 70 Gerbang Tol Cikampek Utama.

Selain itu, contraflow juga diterapkan dari KM 70 hingga KM 47 untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.

“Untuk contraflow sendiri dibuka dari KM 70 sampai dengan KM 47, dan sampai dengan dini hari ini masih terlihat kondusif,” katanya.

Kemudian, guna mengurai kepadatan dari arah Bandung kendaraan dialihkan melalui Tol Fungsional Jakarta–Cikampek (Japek) II Selatan.

Lebih lanjut, menurutnya puncak arus balik terjadi pada 24–25 Maret 2026 seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dari berbagai daerah.

“Prediksi kami mungkin Selasa (24/3/2026) atau Rabu (25/3/2026) itu puncak arus balik yang mengarah dari selatan maupun dari arah timur,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan, Korlantas Polri akan menerapkan one way nasional dari KM 414 Kalikangkung hingga KM 70 Cikarang Utama.

Brigjen Pol Faizal mengimbau para pemudik untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik.

“Hindari pada saat mengemudi sudah lelah, capek, untuk tetap memaksakan, karena itu rawan sekali microsleep,” tutupnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

One Way Nasional KM 414 Kalikangkung Berjalan Efektif, Arus Balik Tetap Terkendali

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. mengungkapkan bahwa situasi arus lalu lintas masih terkendali pascadiberlakukannya manajemen rekayasa lalu lintas one way nasional di KM 414 Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/3).

Meski terjadi kepadatan, namun volume arus kendaraan masih dapat dikendalikan berdasarkan pemantauan teknologi dan traffic counting yang dilakukan secara real time.

“Hingga saat ini kondisi arus lalu lintas memang cukup padat, sesuai dengan prediksi bahwa tanggal 24 Maret 2026 merupakan puncak arus balik. Namun demikian, berbagai skenario manajemen lalu lintas telah disiapkan dan dijalankan,” kata Kakorlantas.

Sejak sehari sebelumnya, jajaran kepolisian di wilayah Jawa Tengah telah lebih dulu mengambil langkah antisipasi dengan menerapkan one way lokal di ruas tol dari KM 459 Tol Salatiga hingga KM 414 Tol Kalikangkung, Jawa Tengah.

Langkah ini dilanjutkan oleh Korlantas Polri dengan penerapan skema one way bertahap atau “One Way Sepenggal Presisi” dari Kilometer 263 Tol Pejagan hingga kilometer 70 Cikampek.

“Korlantas Polri juga menerapkan skema one way lokal bertahap atau ‘one way sepenggal presisi’, dimulai dari kilometer 263 hingga kilometer 70. Selanjutnya, dari kilometer 70 menuju kilometer 55 hingga kilometer 36 dipersiapkan contraflow dua lajur untuk mengurai kepadatan arus dari arah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Berdasarkan evaluasi dan analisa di lapangan, dilakukan pula perpanjangan one way arus balik dari kilometer 459 hingga kilometer 414 Kalikangkung,” ujar dia.

Selain jalur tol, pengamanan juga dilakukan di jalan arteri dan jalur nasional. Seluruh jajaran kepolisian di berbagai wilayah, termasuk jalur Pantura, disiagakan untuk mengantisipasi dampak rekayasa lalu lintas serta mengatur pergerakan kendaraan.

“Selain di jalan tol, pengamanan juga dilakukan di jalur arteri dan jalan nasional. Seluruh jajaran kepolisian di daerah seperti Banyumas, Brebes, hingga jalur Pantura disiagakan untuk mengantisipasi dampak rekayasa lalu lintas di tol,” ucap Irjen Pol. Agus.

“Pergerakan aglomerasi serta kunjungan ke tempat wisata juga masih cukup tinggi, sehingga menjadi perhatian dalam pengamanan,” kata Kakorlantas.

Polri juga mengingatkan masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan arus balik guna menghindari kepadatan pada puncak arus. Kebijakan work from anywhere (WFA) diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendistribusikan waktu perjalanan secara lebih merata.

Di samping itu, pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga tetap diberlakukan. Polri mengimbau para pengusaha logistik untuk mematuhi aturan tersebut demi menjaga kelancaran arus balik. Penindakan terhadap pelanggaran juga telah dilakukan di lapangan.

“Pemerintah juga mengimbau agar masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere untuk mengurai kepadatan arus mudik dan balik. Selain itu, pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga juga diberlakukan,” tutur Irjen Pol Agus Suryo.

“Korlantas mengimbau para pengusaha logistik untuk mematuhi aturan tersebut, dan telah dilakukan penindakan terhadap kendaraan yang melanggar demi mengutamakan kelancaran dan keselamatan pemudik,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pimpin One Way Nasional Arus Balik Lebaran, Kapolri ke Pemudik: Utamakan Keselamatan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung Flag Off pembukaan rekayasa lalu lintas (lalin) One Way nasional arus balik Lebaran di Gerbang Tol Kalikangkung, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (24/3/2026).

One Way bakal dilaksanakan dari Km 414 hingga Km 70 Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Hal ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang terjadi akibat lonjakan volume kendaraan.

Ia mengingatkan kepada seluruh pemudik untuk mengutamakan keselamatan daripada kecepatan. Sigit juga mengimbau agar dapat memanfaatkan rest area ataupun posko pelayanan untuk beristirahat sejenak apabila merasa kelelahan dalam perjalanan.

Tentunya yang menjadi harapan kita bahwa masyarakat yang akan melaksanakan balik, kita harapkan untuk tetap menjaga keamanan dan keselamatan, kata Sigit.

Lebih dalam, Sigit memastikan bahwa, Pemerintah dan seluruh stakeholder terkait terus memberikan pelayanan dan pengamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik Lebaran 2026. Karenanya, Ia meminta agar dimanfaatkan dengan optimal oleh pemudik.

Oleh karena itu manfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, apakah itu fasilitas yang di rest area, apakah itu fasilitas yang ada di pos pelayanan maupun pos terpadu, sehingga yang kecapean tentunya kita harapkan untuk bisa beristirahat dan jangan memaksakan diri, ucap Sigit.

Sigit juga mengungkapkan bahwa, pihaknya melakukan pengaturan agar tidak terjadi kemacetan parah akibat Bottleneck. Strategi yang dilakukan adalah dengan mengaktifkan tol fungsional hingga rekayasa lalin lainnya.

Kita membagi agar tidak terjadi bottleneck pada saat sampai di arah Jakarta, oleh karena itu tentunya ada penggunaan-penggunaan tol fungsional, kemudian rekayasa lalu lintas yang akan dilaksanakan, ucap Sigit.

Sigit memprediksi bahwa, puncak arus balik terjadi pada hari ini. Namun sore ini kita laksanakan One Way Nasional yang kita perkirakan puncak arus balik terjadi di hari ini, ujar Sigit.

Dalam kesempatan ini, Sigit juga menyapa para pemudik yang kembali dari kampung halamannya dan memberikan bingkisan kepada pengendara dan keluarga.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Arus Balik Lebaran 2026, Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan Kebijakan WFA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta masyarakat memanfaatkan kebijakan work from anywhere (WFA) terkait arus balik Lebaran 2026. Hal ini disampaikan saat secara resmi membuka rekayasa lalu lintas one way nasional arus balik lebaran 2026 di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Jawa Tengah, Selasa (24/3/2026).

Kapolri menuturkan, kebijakan tersebut WFA dilakukan guna mengurai kepadatan di saat puncak arus balik Lebaran 2026.

Jadi kalau ada masyarakat yang ingin memilih balik bisa memanfaatkan besok tanggal 25, 26, 27, tadi sudah saya sampaikan dan ini saya sampaikan sekali lagi sehingga kemudian puncak arus mudik ini bisa terurai, kata Sigit.

Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan pihaknya bersama stakeholders lainnya telah menyiapkan sejumlah strategi guna menghadapi arus balik pada hari ini. Salah satunya pemberlakuan one way nasional yang resmi dibuka dari GT Kalikangkung KM 414 hingga KM 70 Tol Jakarta-Cikampek.

Kami membagi agar tidak terjadi bottleneck pada saat sampai di arah Jakarta. Oleh karena itu tentunya ada penggunaan-penggunaan tol fungsional, kemudian rekayasa lalu lintas yang akan dilaksanakan, katanya.

Dalam kesempatan ini, Sigit meminta masyarakat tetap menjaga menjaga keamanan dan keselamatan. Untuk itu, pemudik diimbau agar memanfaatkan seluruh fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, apakah itu fasilitas yang di rest area, di pos pelayanan maupun pos terpadu.

Sehingga pemudik yang kecapean tentunya kita harapkan untuk bisa beristirahat dan jangan memaksakan diri, katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kapolri Minta Jajaran Mitigasi Cuaca Buruk Selama Arus Balik Lebaran

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta seluruh jajarannya untuk memitigasi potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi selama arus balik Lebaran. Khususnya, kata dia, untuk wilayah Timur dan titik-titik penyeberangan yang rentan terganggu cuaca buruk.

Kami minta untuk semua anggota betul-betul mempersiapkan diri menghadapi apabila terjadi cuaca yang tidak baik, khususnya di wilayah penyeberangan, kata Sigit usai meninjau pusat wisata dan persiapan arus balik Lebaran di Command Center ITDC, Nusa Dua, Bali, Selasa (24/3).

Menurut Sigit, mitigasi cuaca memudahkan untuk melakukan rekayasa dan pengaturan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Rekayasa dan pengaturannya juga bisa menjadi lebih baik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena cuaca esktre, imbuhnya.

Disisi lain, Sigit juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026.

Dia menyebut puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi pada Selasa (24/3) hari ini. Meski begitu, kata dia, diperkirakan akan terjadi penyebaran jumlah pemudik hingga Jumat (27/3) besok, seiring penerapan kebijakan Work From Anywhere.

Ini juga bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk tidak semuanya memilih balik pada hari ini, sehingga ini juga bisa mengurai puncak arus balik yang diperkirakan terjadi hari ini, jelasnya.

Secara khusus, Kapolri menyebut di sejumlah daerah-daerah wisata seperti Bali, Yogyakarta, Pangandaran, Cianjur dan Puncak juga terdapat peningkatan wisatawan selama periode libur Lebaran.

Karenanya, ia meminta hal itu menjadi perhatian serius bagi seluruh petugas di lapangan untuk mempersiapkan langkah-langkah pengamanan dan pelayanan arus balik Lebaran. Mulai dari skema rekayasa lalu lintas hingga penyeberangan laut.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News