Beranda blog Halaman 394

Pentingnya Mengetahui Rest Area Terdekat Saat Mudik, Ini Cara Cek Lokasi

SuaraPemerintah.ID – Mudik menjadi sebuah tradisi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya di Indonesia. Setiap tahun, ribuan orang mempersiapkan diri untuk melakukan perjalanan jauh menuju kampung halaman mereka, baik untuk merayakan hari raya atau sekadar berkumpul dengan keluarga.

Namun, dalam perjalanan yang panjang tersebut, penting bagi para pengemudi untuk memperhatikan dan mengetahui lokasi rest area yang ada di sepanjang jalan. Hal ini bukan hanya tentang kenyamanan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan dan keamanan selama perjalanan.

Perjalanan mudik seringkali melibatkan waktu yang lama di jalan, terkadang bahkan berjam-jam atau bahkan beberapa hari. Oleh karena itu, penting bagi pengemudi untuk mengambil istirahat yang cukup selama perjalanan.

Rest area merupakan tempat yang dirancang khusus untuk memberikan fasilitas bagi para pengemudi untuk beristirahat sejenak, merilekskan tubuh, dan mengisi energi sebelum melanjutkan perjalanan.

Rest area adalah tempat istirahat yang terletak di ruas jalan tol. Rest area dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum (fasum), seperti tempat ibadah, pom bensin, ATM, minimarket, area makan (food court), dan toilet umum.

Masyarakat yang bepergian jarak jauh atau yang sedang mudik, bisa mengecek lokasi rest area terdekat melalui gadget. Berikut informasinya.

Cara Cek Lokasi Rest Area Terdekat
Pemudik bisa mengecek lokasi rest area terdekat sebagai tempat beristirahat. Berikut empat cara mengecek rest area terdekat dari lokasi Anda lewat Google Maps, aplikasi Travoy, via Bina Marga, dan via Tol Kita.

1. Cara Cek Lokasi Rest Area Terdekat Lewat Google Maps

  • Buka website atau aplikasi Google Maps
  • Ketik ‘rest area terdekat’ di kolom pencarian
  • Kemudian, akan muncul lokasi dan rute rest area dari lokasi Anda.

2. Cara Cek Lokasi Rest Area Terdekat Lewat Travoy

  • Unduh aplikasi Travoy dari Jasa Marga di PlayStore atau AppStore
  • Buka aplikasi Travoy, lalu daftar/login akun (opsional)
  • Berikutnya, klik menu ‘Rest Area’
  • Klik opsi ruas tol sesuai lokasi Anda berada atau yang ingin dituju
  • Informasi lokasi rest area terdekat akan ditampilkan.

3. Cara Cek Lokasi Rest Area Terdekat Lewat via Bina Marga

  • Buka situs Bina Marga
  • Pada menu informasi pilih menu ‘Peta’
  • Lalu, klik pilihan ‘Rest Area’
  • Kemudian, akan muncul peta rest area tol.

4. Cara Cek Lokasi Rest Area Terdekat Lewat via Tol Kita

  • Unduh aplikasi Tol Kita dari BPJT di PlayStore atau AppStore
  • Buka aplikasi Tol Kita, lalu klik menu ‘Rest Area’
  • Masukkan lokasi Anda dan tujuan yang ingin dicari
  • Kemudian, lokasi rest area terdekat akan muncul secara otomatis.

Jenis-jenis Rest Area
Ada tiga tipe rest area di jalan tol, yaitu Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) tipe A, B, dan C. Apa bedanya?

1. Fasilitas Rest Area tipe A:

  • Toilet pria dan wanita
  • Parkir mobil dan truk
  • ATM center
  • Mushola
  • SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum)
  • Warung/kios
  • Restoran
  • Bengkel
  • Klinik kesehatan
  • Ruang terbuka hijau

2. Fasilitas Rest Area tipe B:

  • Toilet pria dan wanita
  • Parkir mobil dan truk
  • ATM center
  • Mushola
  • Warung/kios
  • Restoran
  • Ruang terbuka hijau

3. Fasilitas Rest Area tipe C:

  • Toilet pria dan wanita
  • Parkir mobil dan truk
  • Mushola
  • Warung/kios
  • Rest area tipe C hanya dioperasikan pada masa libur panjang, libur lebaran atau libur natal, dan tahun baru.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

Tips Mudik Aman dan Nyaman Saat Lebaran, Yuk Cari tahu!

SuaraPemerintah.ID – Mudik adalah salah satu tradisi yang sangat ditunggu-tunggu bagi masyarakat Indonesia, terutama menjelang hari raya seperti Lebaran. Pulang ke kampung halaman menjadi momen berharga untuk berkumpul dengan keluarga dan merayakan kebersamaan.

Namun, perjalanan mudik bisa menjadi tantangan tersendiri, terutama jika tidak dipersiapkan dengan baik. Agar perjalanan lancar, maka mengetahui tips mudik aman dan nyaman sangat penting buat Anda. Walaupun terlihat sepele, tetapi proses mudik tidak boleh dilakukan secara asal dan harus dilakukan dengan persiapan yang matang.

Terlebih lagi kalau Anda akan menempuh perjalanan selama berjam-jam maka diperlukan persiapan ekstra terlebih dahulu. Sebab mudik bukan hanya menguras waktu saja, tetapi juga tenaga serta pengeluaran lho.

Tidak heran kalau banyak sebagian besar orang harus melakukan persiapan beberapa hari sebelum perjalanan dimulai. Apabila ingin nantinya kegiatan mudik ini dapat berlangsung dengan aman dan nyaman, kami sudah mempunyai sejumlah tips untuk Anda.

Meskipun terlihat cukup simpel tetapi perjalanan mudik sebaiknya harus dilakukan dengan persiapan yang matang. Jangan sampai Anda tidak melakukan persiapan dahulu tetapi langsung nekat untuk memulai perjalanan.

Ada banyak hal yang harus disiapkan dengan baik supaya proses pulang kampung bisa lancar sampai ke tempat tujuan. Agar tidak sampai salah dalam melangkah, berikut sejumlah tips yang perlu diketahui untuk persiapan mudik lebaran:

1. Rencanakan Perjalanan dengan Matang
Sebelum memulai perjalanan, pastikan Anda telah merencanakan segala sesuatunya dengan matang. Tentukan rute yang akan Anda ambil, perkiraan waktu tempuh, serta tempat-tempat istirahat yang akan Anda singgahi. Memiliki rencana yang jelas akan membantu mengurangi risiko tersesat atau kelelahan di jalan.

2. Mengecek Kondisi Kendaraan Dahulu
Jika Anda hendak melakukan perjalanan ini menggunakan mobil sendiri, maka sebaiknya harus melakukan pemeriksaan kondisinya terlebih dahulu. Ada beberapa komponen penting yang harus memperoleh pemeriksaan terutama pada bagian mesinnya.

Jika Anda bingung dalam melakukan pengecekan, maka mintalah bantuan kepada teknisi profesional untuk menanganinya. Perhatikan juga pergantian oli, sediakan ban cadangan hingga sejumlah perlengkapan seperti pompa, kunci pas hingga dongkrak.

Semua itu harus diperhatikan dengan baik karena dapat membantu meminimalisir jika terjadi masalah di perjalanan. Tetapi jika Anda menggunakan motor, maka jangan lupa siapkan jas hujan serta perhatikan kondisi mesin.

3. Persiapkan Barang Bawaan dengan Cermat
Selalu siapkan barang-barang penting seperti peta, GPS, ponsel, charger, air minum, makanan ringan, serta obat-obatan darurat. Pastikan juga Anda membawa perlengkapan darurat seperti ban serep, segitiga pengaman, dan alat pemadam kebakaran.

4. Hindari Perjalanan pada Jam Sibuk
Usahakan untuk menghindari waktu-waktu sibuk seperti malam hari atau saat menjelang hari raya. Perjalanan pada jam-jam tersebut cenderung lebih padat dan berisiko tinggi terjadi kemacetan atau kecelakaan.

5. Cek Kondisi Rumah dan Berikan Pengamanan Ekstra
Setelah melakukan pengecekan pada kondisi kendaraan, maka langkah berikutnya adalah mengecek kondisi rumah juga. Itulah mengapa Anda harus memastikan keamanan rumah selama ditinggal dalam waktu lama.

Anda bisa mengecek perkabelan listrik di rumah, regulator gas, aliran air hingga memastikan jendela dan pintu terkunci dengan benar. Jika perlu beritahu kepada pihak keamanan di area Anda jika akan pergi mudik dalam beberapa waktu.

Untuk meningkatkan keamanan pada rumah, tidak ada salahnya buat memasang kamera CCTV juga di sejumlah titik. Meskipun Anda berada di tempat jauh, tetapi melihat bagaimana kondisi rumah melalui layanan CCTV tersebut.

6. Siapkan Kesehatan juga Penting
Perlu diketahui bahwa proses mudik terkadang membutuhkan akan menghabiskan waktu lama terutama untuk jarak jauh. Disinilah penting juga akan mempersiapkan tubuh agar selalu dalam kondisi fit atau prima.

Untuk menjaga tubuh agar tetap sehat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Misalnya saja mulai rutin berolahraga seperti jogging atau yoga serta memperhatikan pola makan yang dikonsumsi hingga konsumsi suplemen kesehatan.

7. Bawa Obat untuk Bekal Perjalanan
Meskipun Anda sudah menjaga kesehatan tubuh sebelum perjalanan, tetapi tidak akan pernah ada yang tahu bagaimana kondisi selama berada di perjalanan. Itulah mengapa pentingnya agar membawa obat darurat untuk perjalanan.

Obat tersebut dapat berisi obat buat kondisi darurat, berbagai jenis vitamin hingga P3K yang sangat berguna. Jika terdapat anggota dengan penyakit tertentu, jangan lupa untuk menyiapkan obat khusus untuk mereka.

8. Bawalah Bekal Secukupnya
Selama berada di perjalanan, mungkin Anda juga akan merasa haus dan lapar bukan. Oleh sebab itulah penting agar membawa perbekalan berupa makanan atau minuman secukupnya.

Untuk makanan dan minuman ini sebaiknya harus disiapkan dengan ekstra terutama kalau Anda juga membawa anak kecil. Dimana Anda mungkin harus menyiapkan susu ataupun makanan khusus untuk si kecil.

9. Bawa Powerbank dan Kuota Internet
Agar perjalanan tetap nyaman, sebaiknya Anda juga harus mempersiapkan powerbank dan kuota internet yang cukup. Dengan menggunakan powerbank maka dapat dijadikan sebagai sumber tenaga cadangan apabila ingin mengisi daya ulang gadget.

Selain itu, jangan lupa bekali dengan kuota internet yang memadai agar tidak sampai ketinggalan informasi terbaru selama berada di perjalanan. Dengan memiliki kuota yang cukup juga dapat mengetahui hotel atau rest area, rute perjalanan ataupun untuk keperluan tambahan

10. Hindari Membawa Perhiasan dan Uang Tunai Terlalu Banyak
Baik menggunakan kendaraan pribadi ataupun umum, sebaiknya juga hindari membawa perhiasan terlalu berlebihan. Sebab perhiasan cukup mencolok ternyata mampu menarik perhatian orang jahat dan kriminal.

Selain menghindari membawa perhiasan terlalu banyak, jangan pula membawa uang tunai terlalu banyak. Sebab ketika membawa uang tunai terlalu banyak akan membuat Anda bisa lebih boros serta sulit mengendalikan pengeluaran.

Jangan lupa juga untuk menyiapkan sejumlah dokumen tambahan yang penting untuk menunjang perjalanan seperti kartu identitas, ATM, STNK dan lainnya harus ada di dompet. Catat juga sejumlah nomor penting seperti nomor ambulans dan polisi.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

BMKG Perkuat Dukungan Pengamatan Hilal Awal Syawal 1447 H di 37 Lokasi

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkuat dukungan dalam pelaksanaan pengamatan hilal awal Syawal 1447 Hijriah yang dilaksanakan secara serentak di 37 lokasi di seluruh Indonesia, Kamis (19/3/2026).

Deputi Bidang Geofisika, Nelly Florida Riama, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi BMKG dalam penyediaan layanan informasi astronomi, khususnya terkait posisi Bulan dan Matahari, guna mendukung penentuan awal bulan Hijriah.

Pelaksanaan pengamatan melibatkan Tim BMKG Pusat, Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG di daerah, serta Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG). Dalam pelaksanaannya, BMKG bersinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama, perguruan tinggi, serta organisasi masyarakat Islam di berbagai daerah.

Selain melaksanakan rukyat hilal, BMKG juga menyediakan data hisab berupa parameter astronomis yang menjadi acuan teknis bagi para pengamat di lapangan. Nelly menegaskan bahwa BMKG memastikan seluruh proses pengamatan didukung dengan data dan informasi yang terukur serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. “BMKG berkomitmen menghadirkan data posisi Bulan dan Matahari yang akurat sebagai referensi dalam pelaksanaan rukyat hilal di berbagai wilayah Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nelly menegaskan bahwa hasil pengamatan dari seluruh lokasi akan dihimpun dan disampaikan kepada Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat. “Integrasi antara data hisab dan hasil rukyat dari berbagai titik pengamatan diharapkan dapat memperkuat dasar penetapan awal Syawal secara komprehensif,” tegasnya.

Berdasarkan hasil pengamatan hilal serta didukung oleh data hisab yang telah dihimpun, 1 Syawal 1447 Hijriah ditetapkan jatuh pada Sabtu (21/3/2026). Penetapan ini menjadi hasil dari proses verifikasi dan koordinasi lintas instansi yang dilakukan secara nasional.

BMKG berharap, melalui dukungan teknis dan kolaborasi lintas sektor ini, proses penetapan awal Syawal 1447 Hijriah dapat berlangsung secara akurat, transparan, dan kredibel.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri ESDM Pastikan Pasokan Energi Nasional Aman di Tengah Dinamika Global

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan jaminan kepada masyarakat mengenai ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global. Pemerintah memastikan bahwa ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga pasokan listrik tetap berada dalam level aman dan terkendali sesuai dengan standar nasional.

Menteri ESDM menjelaskan bahwa meskipun kondisi ekonomi dan geopolitik dunia masih dibayangi ketidakpastian, Indonesia mulai mendapatkan indikasi positif terkait jalur distribusi energi global di Selat Hormuz.

“Kita sedikit mendapat angin segar, dengan Selat Hormuz, itu sudah mulai ada kebijakan tutup-buka. Artinya, bagi kapal-kapal, bagi negara-negara yang bukan Israel dan Amerika, itu bisa sekarang untuk terjadi komunikasi. Dan ini sebenarnya adalah sebuah perkembangan yang positif,” ujar Menteri ESDM di Jakarta, pada Selasa (17/3).

Terkait kondisi di dalam negeri, Kementerian ESDM bersama badan usaha terkait terus memantau pergerakan stok secara harian. Untuk sektor kelistrikan dan bahan bakar rumah tangga, dipastikan tidak ada kendala pasokan yang berarti.

“Ketersediaan BBM, LPG, listrik untuk Indonesia, semuanya masih dalam keadaan terkendali, aman, sesuai dengan standar minimal stok nasional kita. Nah, untuk menyangkut dengan LPG, kita juga sekarang di akhir bulan ini akan ada yang masuk juga. Jadi relatif oke. Yang Hari Raya, nggak ada masalah. Batu Bara juga untuk PLN, rata-rata di 14-15 hari itu memang batas minimal standar nasional kita,” jelasnya.

Selain itu Bahlil juga menepis kekhawatiran masyarakat mengenai potensi kenaikan harga BBM subsidi dalam waktu dekat dengan menekankan bahwa pemerintah memiliki skema perhitungan sendiri dan berkomitmen menjaga daya beli pasca-Hari Raya. Beliau mengimbau agar kebijakan negara lain tidak dijadikan sebagai referensi mutlak karena Indonesia memiliki aturan dasar yang berbeda dengan pembagian jenis BBM subsidi dan harga pasar.

Lebih lanjut, Menteri menegaskan bahwa subsidi BBM akan tetap berada dalam kendali pemerintah setidaknya hingga masa Hari Raya berakhir, sebagai bentuk perhatian besar negara agar beban ekonomi tidak langsung memberatkan masyarakat. Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga selama kondisi harga minyak dunia masih berada dalam koridor asumsi yang dapat dikelola oleh APBN. Menteri ESDM menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir di tengah tantangan energi yang ada.

“Tugas pemerintah, tugas pemimpin, itu menyelesaikan masalah. Bukan menghindari masalah. Masalah rakyat adalah tanggung jawab utamanya pemerintah dan rakyat sendiri. Kita sama-sama menyelesaikan,” pungkas Bahlil.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Cadangan BBM Cukup 28 Hari, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Tenang

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung meminta masyarakat tetap tenang menjelang lebaran Idulfitri 2026 karena pemerintah telah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan pasokan listrik berada dalam kondisi aman. Saat ini, cadangan BBM nasional tercatat berada pada kisaran 27-28 hari, sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan masih dapat terpenuhi dengan baik.

“Hari ini saya melakukan pengecekan ketersediaan BBM dan juga kehandalan kelistrikan untuk sistem Jawa Tengah. jadi, untuk ketersediaan BBM, cadang mnimal itu justru jauh sudah terlewati. Masyarakat bisa dengan aman menikmati mudik lebaran 2026 ini,” kata Yuliot saat mengecek ketersediaan BBM di Rest Area KM 379A Batang, Rabu (18/3).

Yuliot menjelaskan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasokan energi, baik untuk kebutuhan transportasi maupun kelistrikan, masih berada pada tingkat yang aman. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir, termasuk menghindari pembelian secara berlebihan atau panic buying.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak memberlakukan pembatasan pembelian BBM selama periode libur Lebaran. Kebijakan ini berlaku baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM sesuai kebutuhan.

“Kita belum ada pembatasan. Itu baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat, juga oleh pemerintah daerah,” jelas Yuliot.

Meski demikian, Yuliot mengimbau masyarakat untuk tetap tertib saat mengisi BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), terutama jika terjadi antrean.

“Jadi, untuk masyarakat yang mengantre di SPBU, tolong bersabar, jangan ada kericuhan. Tentu kita melayani secepat mungkin,” ungkapnya.

Selain BBM, Yuliot juga memastikan bahwa pasokan listrik dalam kondisi terkendali. Ia menyebut daya mampu sistem kelistrikan saat ini mencapai 52 gigawatt, sementara beban puncak berada di angka 35 persen. Dengan demikian, masih tersedia cadangan atau risk margin sekitar 48 persen dari rata-rata kebutuhan harian.

“Jadi, kita memiliki cadangan atau risk margin sekitar 48 persen. Jadi, masyarakat yang perlu khawatir,” jelasnya.

Menurut Yuliot, pemerintah terus bekerja keras menjaga kestabilan pasokan energi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dari Sabang hingga Merauke, termasuk dalam mendukung kelancaran mudik dan perayaan Idulfitri. Ia menegaskan bahwa ketersediaan energi menjadi perhatian utama pemerintah, terutama pada periode meningkatnya kebutuhan seperti menjelang hari raya.

“Jadi, kita mengharapkan ketersediaan BBM bagi masyarakat itu bisa terpenuhi dari Sabang sampai dengan Merauke, bagi masyarakat yang merayakan Idulfidri. Ini kita bekerja keras untuk menjaga ketersediaan energi,” tuturnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Diplomasi Energi Menteri Bahlil, Perkuat Indonesia Demi Wujudkan Swasembada Energi

Pemerintah terus memperkuat posisi sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia dalam lanskap energi global, demi memperkuat ketahanan energi nasional dan mewujudkan swasembada energi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, pada kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang, benar-benar memanfaatkan forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum (IPEM) dan sejumlah pertemuan bilateral dengan petinggi negara sahabat untuk berdiplomasi mendorong kerja sama yang konkret dan saling menguntungkan.

“Di tengah ketidakpastian pasokan energi dunia saat ini, kita perlu memperkuat kolaborasi yang saling mengangkat satu sama lain bukan justru saling menjatuhkan satu sama lain,” kata Bahlil di hadapan para delegasi forum IPEM, Tokyo, Minggu (15/3) lalu.

Diplomasi energi yang dilakukan Bahlil diwujudkan melalui sejumlah kesepakatan strategis. Bersama negara tuan rumah, Jepang, Indonesia menandatangani kerja sama di bidang mineral kritis dan energi nuklir yang ditargetkan untuk memperkuat rantai pasok energi masa depan sekaligus mendukung mendukung pengembangan teknologi energi masa depan di kawasan Asia-Pasifik.

Salah satu hasil utama dari pertemuan tersebut Adalah penandatanganan Memorandum of Cooperation (MoC) di dua bidang strategis, yaitu mineral kritis dan energi nuklir. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sistem energi yang lebih terintegrasi, tangguh, dan berkelanjutan.

“Saya sangat menyambut baik tentang memorandum yang kita hari ini tandatangani, khususnya di bidang mineral kritis, kami sangat terbuka, kami dengan senang hati untuk meminta kepada pemerintah Jepang maupun teman-teman pengusaha Jepang untuk bisa mengelola bersama-sama mineral kritis kami yang ada di Indonesia,” ungkap Bahlil di sela pertemuan bilateral.

Di kawasan ASEAN, Indonesia juga mencatat kemajuan signifikan dalam pembahasan kerja sama energi dengan Singapura. Bertemu dengan Minister for Manpower sekaligus penanggung jawab energi Singapura Tan See Leng, Bahlil mematangkan rencana pengembangan Kepulauan Riau menjadi hub industri teknologi hijau.

“Saya sudah mendapat laporan bahwa kawasan industri sudah hampir final. Nanti kita akan bangun di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Dan ini saya lagi meng-clear-kan. Kalau itu sudah selesai, maka saya pikir ini salah satu kemajuan dalam persiapan,” sebutnya dalam pertemuan itu.

Tidak hanya dengan Singapura, bersama Deputy Minister (Energy) at the Prime Minister’s Office Brunei Darussalam, Dato Seri Paduka Awang Haji Mohamad Azmi Bin Haji Mohd Hanifah, Bahlil membahas langkah konkret kerja sama energi, mulai dari penguatan ketahanan pasokan minyak hingga peluang kolaborasi pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

Memperkuat kerja sama dengan Amerika Serikat (AS), pada Forum IPEM, Bahlil juga menyaksikan kesepakatan kerja sama antara PT Geo Dipa Energi dan perusahaan Amerika Serikat Lilac Solutions dalam pengembangan teknologi ekstraksi lithium dari geothermal brine. Inisiatif ini mencerminkan potensi besar integrasi antara pengembangan energi panas bumi dan pemanfaatan mineral strategis yang mendukung ekosistem energi bersih, termasuk rantai pasok baterai global.

Melalui pendekatan diplomasi yang aktif dan berbasis kepentingan nasional, Indonesia menegaskan perannya sebagai mitra strategis dari negara-negara sahabat dalam menjaga stabilitas energi global, sekaligus sebagai pusat pertumbuhan energi bersih dan industri hijau.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menaker Pastikan Posko THR-BHR Tetap Siaga Saat Libur, Aduan THR Jadi Prioritas Pengawasan

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, memastikan Posko Tunjangan Hari Raya (THR) dan Bonus Hari Raya (BHR) Keagamaan Tahun 2026 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tetap siaga selama libur nasional dan cuti bersama Nyepi serta Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan agar pekerja/buruh, pengemudi ojek online (ojol), dan kurir online (kurol) tetap dapat mengakses layanan konsultasi maupun menyampaikan aduan terkait THR dan BHR.

Yassierli menegaskan, kehadiran Posko THR dan BHR selama masa libur penting untuk memastikan persoalan pembayaran hak keagamaan pekerja tidak berlarut-larut, terlebih pada saat kebutuhan pekerja dan keluarganya meningkat menjelang dan sesudah Lebaran.

“Meski dalam masa libur nasional dan cuti bersama, pemerintah tetap hadir untuk memastikan layanan Posko THR dan BHR tetap dapat diakses masyarakat. Jadi, pekerja/buruh yang ingin mengadukan THR maupun pengemudi dan kurir online yang ingin berkonsultasi seputar BHR tetap bisa menggunakan layanan yang kami sediakan, baik secara tatap muka maupun daring,” kata Yassierli melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Kamis (19/3/2026).

Ia menambahkan, Kemnaker juga menyiagakan Pengawas Ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti setiap aduan THR yang masuk agar penanganannya dapat dilakukan secara cepat dan sesuai ketentuan.

“Khusus untuk aduan THR, kami juga menyiagakan Pengawas Ketenagakerjaan agar setiap laporan yang masuk dapat segera ditindaklanjuti. Kami juga akan koordinasi dengan pengawas ketenagakerjaan di tingkat provinsi, jadi penanganannya akan lebih cepat,” ujarnya.

Layanan tatap muka Posko THR dan BHR keagamaan 2026 dibuka setiap hari pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB di Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) Kemnaker. Sementara itu, layanan daring dapat diakses melalui situs poskothr.kemnaker.go.id dan WhatsApp di nomor 081280001112. Posko THR dan BHR Keagamaan 2026 Kemnaker direncanakan tetap dibuka hingga H+7 Idulfitri.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri mengungkapkan bahwa selama periode 4-17 Maret 2026, Posko THR dan BHR Kemnaker telah menerima 2.488 layanan konsultasi. Dari jumlah tersebut, 1.993 konsultasi terkait THR dan 495 konsultasi terkait BHR.

Menurut Indah, kanal live chat pada situs poskothr.kemnaker.go.id menjadi layanan yang paling banyak digunakan masyarakat, yakni sebanyak 2.246 layanan, terdiri atas 1.752 konsultasi THR dan 494 konsultasi BHR. Selain itu, Pusat Bantuan Kemnaker pada situs bantuan.kemnaker.go.id menerima 222 konsultasi yang seluruhnya terkait THR, sedangkan layanan tatap muka mencatat 20 layanan.

Lebih lanjut, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kemnaker, Ismail Pakaya menyampaikan, selama periode 13-18 Maret 2026 sampai dengan pukul 15.00 WIB, Posko THR dan BHR telah menerima 2.113 aduan yang melibatkan 1.388 perusahaan.

Dari jumlah tersebut, aduan terbanyak adalah THR tidak dibayarkan sebanyak 1.273 laporan, disusul THR tidak sesuai ketentuan sebanyak 474 laporan, dan THR terlambat dibayar sebanyak 366 laporan.

Secara wilayah, tiga provinsi dengan jumlah aduan tertinggi adalah DKI Jakarta sebanyak 573 aduan dari 461 perusahaan, Jawa Barat sebanyak 461 aduan dari 173 perusahaan, serta Banten sebanyak 173 aduan.

Ismail mengimbau perusahaan agar memenuhi kewajiban pembayaran THR sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak menunggu hingga batas akhir pembayaran.

“Kami tegaskan, setiap aduan yang masuk, terutama terkait THR yang tidak dibayarkan, menjadi prioritas pengawasan kami. Kami minta perusahaan memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan agar hak pekerja dapat diterima tepat waktu,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Asal Usul Sejarah Mudik di Setiap Perayaan Idul Fitri di Indonesia

Muslim family travel by car during eid mubarak celebration. asian people going back to their hometown

SuaraPemerintah.ID – Mudik, sebuah tradisi yang merayakan kebersamaan keluarga, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Indonesia. Sebelum menjadi fenomena modern yang terkait dengan arus transportasi yang padat menjelang Hari Raya Idul Fitri, tradisi ini memiliki akar yang dalam dalam sejarah dan budaya Indonesia. Mari kita telusuri jejak sejarah serta asal usul dari tradisi mudik di Indonesia.

Istilah mudik berasal dari kata udik. Diambil dari bahasa melayu udik yang artinya hulu atau ujung. Sebab, pada masyarakat Melayu yang tinggal di hulu sungai pada masa lampau sering bepergian ke hilir sungai menggunakan perahu atau biduk. Setelah selesai urusannya, maka kembali pulang ke hulu pada sore harinya.

Tradisi mudik di Indonesia telah berakar sejak zaman kuno, jauh sebelum kemajuan transportasi modern. Pada zaman dahulu, masyarakat Indonesia yang mayoritas sebagai petani atau nelayan sering melakukan perjalanan jauh untuk berkunjung ke kampung halaman mereka. Perjalanan ini tidak hanya sebagai sarana rekreasi, tetapi juga sebagai momen untuk merayakan panen atau perayaan budaya lokal.

Meskipun tradisi mudik sudah ada sejak zaman kuno, perkembangan transportasi modern seperti kereta api, bus, dan pesawat terbang telah memperluas jangkauan dan memudahkan akses bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik. Hal ini terutama terjadi setelah kemerdekaan Indonesia, ketika infrastruktur transportasi mulai dibangun dan diperluas di seluruh negeri.

Dalam beberapa dekade terakhir, tradisi mudik telah mengalami perubahan signifikan sebagai akibat dari modernisasi dan urbanisasi. Banyak orang yang bermigrasi ke kota-kota besar untuk mencari pekerjaan atau pendidikan, sehingga membuat mudik menjadi lebih kompleks dan menantang. Kemacetan lalu lintas, tingginya harga tiket transportasi, dan faktor ekonomi lainnya sering kali menjadi kendala bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan mudik.

Sejak zaman Majapahit
Tidak ada catatan pasti, tapi diperkirakan kebiasaan ini sudah sejak zaman Majapahit dan Mataram Islam. Pada masa itu wilayah kekuasaan kerajaan Majapahit sangat luas. Mulai dari pulau Jawa sampai ke Semenanjung Malaya dan Sri Lanka.

Untuk menjaga daerah kekuasaannya, Majapahit menempatkan pejabatnya di daerah kekuasaan tersebut. Secara berkala pejabat ini akan kembali ke kampung halaman. Tujuan utamanya untuk melaporkan kondisi daerah kekuasaannya pada raja. Dari situlah tradisi mudik muncul.

Setelah kerajaan Majapahit tidak ada, kekuasaan berganti dipegang kerajaan Mataram Islam. Tidak berbeda dengan Majapahit yang punya daerah kekuasaan yang luas. Kerajaan Mataram pun menempatkan pejabatnya ke daerah kekuasaan di sepanjang pulau Jawa.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

Lia Istifhama Soroti Lonjakan Investasi Jatim, 347 Ribu Tenaga Kerja Terserap di Tengah Geopolitik Global

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menyoroti capaian positif investasi di Jawa Timur yang tetap tumbuh di tengah dinamika geopolitik global. Ia menilai, keberhasilan tersebut menjadi bukti ketahanan ekonomi daerah sekaligus kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.

Menurut Lia, peningkatan investasi di Jawa Timur tidak hanya melampaui target, tetapi juga berhasil menyerap sekitar 347 ribu tenaga kerja. Capaian ini dinilai sebagai indikator kuat bahwa aktivitas ekonomi tetap berjalan stabil di tengah ketidakpastian global.

“Alhamdulillah dengan kenaikan investasi yang melebihi target dan penyerapan 347.000 tenaga kerja, ini merupakan kabar baik. Jawa Timur mampu menunjukkan diri sebagai bagian penting dalam perdagangan global,” ujar Lia Istifhama, pada Rabu (18/03/2026).

Ia menegaskan, tingginya realisasi investasi mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap Jawa Timur. Baik investor dalam negeri maupun luar negeri dinilai melihat potensi besar yang dimiliki provinsi tersebut.

Dalam pandangannya, momentum Ramadan hingga Syawal turut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Ia berharap suasana tersebut mampu menjadi pendorong keberlanjutan investasi sekaligus menekan angka pengangguran.

“Momentum Ramadan dan Syawal ini semoga membawa berkah, termasuk dalam menurunkan angka pengangguran dan menciptakan investasi yang sehat,” lanjut Lia Istifhama.

Lia yang akrab disapa Ning Lia juga menyoroti peran masyarakat Jawa Timur yang dinilai kreatif dan adaptif dalam menghadapi tantangan global. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Di tengah geopolitik yang menghangat, Jawa Timur tetap cerdas dan adaptif. Insyaallah, kekuatan ini akan menopang ekonomi global Indonesia,” tegas Lia Istifhama.

Lebih lanjut, Lia Istifhama berharap tren positif ini dapat terus dipertahankan melalui penguatan investasi yang berkualitas dan berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Menurutnya, peningkatan investasi harus terus diarahkan pada penciptaan lapangan kerja yang luas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Momentum Lebaran yang sarat makna kebersamaan pun diharapkan menjadi titik awal kebangkitan ekonomi yang lebih kuat dan inklusif bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tips Mudik Lebaran 2026 Hemat BBM, Senator Lia Istifhama: Manfaatkan Mudik Gratis dan Transportasi Massal

Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 diimbau untuk memanfaatkan transportasi massal guna menghemat biaya sekaligus menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menilai program mudik gratis yang disediakan pemerintah menjadi solusi paling efektif di tengah fluktuasi harga energi global.

Dalam dialog interaktif bertema Mudik Gratis: Solusi Hemat di Tengah Gejolak Energi yang digelar di Radio Republik Indonesia Surabaya, Selasa (17/3/2026), Lia Istifhama mengatakan masyarakat perlu mulai beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum agar perjalanan mudik lebih efisien dan aman.

Menurutnya, fasilitas mudik gratis bukan hanya bentuk layanan pemerintah, tetapi juga upaya nyata untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi ekonomi yang tidak menentu akibat gejolak harga energi dunia.

“Sebagai wakil masyarakat Jawa Timur, saya mendorong warga untuk memanfaatkan program mudik gratis yang telah disediakan pemerintah. Ini bukan sekadar fasilitas, tapi wujud hadirnya negara untuk meringankan beban masyarakat di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu akibat gejolak energi global,” ujar Ning Lia sapaan akrabnya dalam dialog interaktif bertema Mudik Gratis: Solusi Hemat di Tengah Gejolak Energi yang digelar di Radio Republik Indonesia (RRI) Surabaya, Selasa (17/3/2026).

Lia menjelaskan, secara teori efisiensi energi, penggunaan transportasi massal jauh lebih hemat dibanding kendaraan pribadi. Satu unit bus berkapasitas sekitar 50 penumpang dapat menggantikan puluhan mobil pribadi yang rata-rata hanya diisi dua hingga tiga orang.

“Ketika ribuan pemudik memilih menggunakan bus, kapal laut, atau kereta api yang disediakan pemerintah, kita secara kolektif menghemat konsumsi BBM dalam jumlah besar. Selain itu, tingkat keselamatan perjalanan juga jauh lebih terjamin karena armada dikemudikan oleh sopir profesional yang telah melalui berbagai uji kelayakan dan pemeriksaan kesehatan,” papar wanita yang juga dikenal sebagai aktivis pemberdayaan masyarakat itu.

Lia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah pada 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026. Kebijakan tersebut dinilai memberi fleksibilitas bagi pekerja untuk mengatur waktu perjalanan sehingga tidak terjadi penumpukan arus mudik.

“Kebijakan WFA ini memberikan fleksibilitas waktu. Masyarakat bisa mengatur jadwal keberangkatan lebih awal atau lebih akhir, sehingga tekanan pada infrastruktur jalan bisa berkurang. Ini penting karena kemacetan panjang adalah salah satu biang keladi pemborosan BBM,” tutur Ning Lia yang juga tercatat sebagai anggota Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Surabaya itu.

Selain mendorong penggunaan transportasi massal, Lia juga membagikan sejumlah tips bagi masyarakat yang tetap menggunakan kendaraan pribadi saat mudik.

Pertama, menerapkan teknik eco-driving dengan menjaga kecepatan stabil dan menghindari akselerasi serta pengereman mendadak. Cara ini disebut dapat menghemat BBM hingga 30 persen.

Kedua, melakukan pengecekan kendaraan sebelum perjalanan, termasuk memastikan tekanan ban sesuai standar, mengganti oli jika diperlukan, dan membersihkan filter udara agar pembakaran mesin lebih sempurna.

Ketiga, mengatur beban kendaraan dan penggunaan AC. Ia mengingatkan bahwa kelebihan beban dapat meningkatkan konsumsi BBM, sementara penggunaan AC berlebihan juga membuat mesin bekerja lebih berat.

“Jangan lupa cek ketersediaan BBM di sepanjang jalur mudik. Isi tangki saat masih setengah untuk antisipasi antrean panjang di SPBU. Ini pengalaman berharga dari tahun-tahun sebelumnya yang harus kita antisipasi,” pesan Ning Lia.

Di akhir dialog, Lia Istifhama mengapresiasi berbagai pihak yang telah menyediakan program mudik gratis, termasuk kepolisian, BUMN, dan perusahaan swasta. Ia berharap program tersebut terus diperluas karena dinilai berdampak positif terhadap efisiensi energi nasional dan keselamatan perjalanan masyarakat.

“Ke depan, saya berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan swasta dalam menyediakan mudik gratis terus diperluas. Ini investasi jangka panjang untuk efisiensi energi nasional dan pengurangan kemacetan. Manfaatkan fasilitas ini, karena selain hemat, mudik gratis juga menjamin keselamatan dan kenyamanan perjalanan kita bersama keluarga,” pungkas Ning Lia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News