Beranda blog Halaman 393

Di Penghujung Ramadan, Presiden Prabowo dan Presiden ke-5 Megawati Pererat Silaturahmi Kebangsaan

Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Presiden Prabowo Subianto bersilaturahmi dengan Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3). Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

“Di hari ke-29 bulan Ramadan menjelang Idulfitri 1447 H, Presiden Prabowo Subianto menerima kedatangan Presiden ke-5, Ibu Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka,” tulisnya.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan mencerminkan nilai kebersamaan dan persatuan di antara para pemimpin bangsa.

Turut hadir mendampingi dalam pertemuan tersebut yakni putri Presiden Megawati yang juga Ketua DPR RI Puan Maharani, serta putra Presiden Prabowo, Didit Hediprasetyo.

Momen ini menjadi simbol kuat bahwa harmoni dan persatuan nasional harus terus dijaga, terlebih di saat bangsa Indonesia menyambut hari kemenangan Idulfitri yang membawa pesan kembali ke fitrah, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan semangat kebangsaan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mensesneg Imbau Anggota Kabinet Rayakan Idulfitri Secara Sederhana

Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna beberapa waktu lalu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengimbau para anggota Kabinet Merah Putih untuk merayakan Idulfitri 1447 H/2026 M dengan penuh kesederhanaan.

“Kami mengimbau untuk tidak terlalu berlebihan manakala menyelenggarakan kegiatan open house atau halalbihalal,” ujar Mensesneg dalam pernyataannya, di Jakarta, Selasa (17/3).

Bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air telah membawa dampak bagi kehidupan masyarakat. Selain itu, dinamika global yang terjadi saat ini juga berpotensi berdampak ke dalam negeri. 

“Sesuai dengan petunjuk beliau [Presiden Prabowo Subianto], kemarin kami sudah menyampaikan surat edaran kepada seluruh kementerian dan lembaga untuk kami imbau untuk tidak berlebihan di dalam menyelenggarakan open house maupun halalbihalal karena bagaimanapun masih banyak saudara-saudara kita pada kondisi yang belum baik,” ujar Mensesneg.

Sebelumnya di dalam Sidang Kabinet Paripurna, Jumat (13/03/2026), Presiden Prabowo mengingatkan jajarannya agar merayakan Idulfitri secara sederhana. Menurut Kepala Negara, kegiatan seperti open house sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan agar pemerintah dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

“Kita juga, saya kira harus memberi contoh, open house atau apa, jangan terlalu mewah-mewahan. Sudah lah kita di dalam bencana dan juga di suasana ini kita kasih contoh ke rakyat. Tapi kita juga jangan total istilahnya tutup semua acara kita, karena kalau tidak ekonomi kita juga enggak jalan nanti,” ujar Presiden.

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik

Di dalam pernyataannya Mensesneg juga menyampaikan bahwa pemerintah terus bekerja keras untuk mengantisipasi dan memastikan kelancaran arus mudik di berbagai wilayah di tanah air. 

“Memang ada beberapa kejadian yang kami mohon maaf ada penumpukan oleh karena traffic yang cukup luar biasa di penyeberangan Ketapang dan Gilimanuk, tapi sepenuhnya kita melakukan terus monitoring dan petugas-petugas di lapangan bekerja keras untuk mencari solusi supaya bisa mengurangi kemacetan-kemacetan dan antrian-antrian,” ujar Mensesneg.

Lebih lanjut, Mensesneg juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memanfaatkan kebijakan work from anywhere dan melakukan mudik lebih awal sehingga dapat mengurangi kepadatan arus mudik di waktu tertentu. 

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memanfaatkan masa rentang liburan ini dengan memilih pulang kampung sesuai dengan yang kita harapkan, sehingga tidak terjadi penumpukan di satu hari tertentu,” ujarnya.

Selain itu, Mensesneg juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman dan nyaman pada libur Lebaran tahun 2026 ini.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran yang bertugas di lapangan; Kepolisian, Kementerian Perhubungan, Danantara dengan seluruh BUMN-nya, Pelindo, ASDP, dan yang lain-lainnya yang telah bekerja keras, termasuk TNI juga diminta oleh Bapak Presiden manakala diperlukan untuk menyediakan transportasi-transportasi yang dimiliki termasuk kapal-kapal laut kita untuk membantu kelancaran arus mudik maupun nanti arus balik ke daerah masing-masing,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri PKP Bersama Kasal Bagikan 2.000 Sembako Bagi Warga MBR di Sekitar Menteng

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Ali Muhammad, tokoh nasional Boy Thohir, dan Lawrence Barki melaksanakan kegiatan sosial “Berbagi untuk Negeri dari Menteng untuk Menteng” dengan menyalurkan 2.000 paket sembako kepada masyarakat di kawasan Menteng, Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi lintas sektor dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat perkotaan.

Menteri PKP Maruarar Sirait, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran berbagai elemen bangsa untuk saling membantu dan berbagi.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kita bersama. Kita ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara dan seluruh elemen bangsa, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Menteri Ara.
Ia juga mengungkapkan rencana penataan kawasan di sekitar Menteng Tenggulun sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas lingkungan dan ekonomi masyarakat.

“Dalam waktu dekat, kami akan menata kawasan Menteng Tenggulun dan merenovasi beberapa rumah di sana. Kita ingin mengubah Menteng Tenggulun menjadi pusat kuliner yang hidup, tertata, dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Kepala Staf Angkatan Laut, Ali Muhammad, menyampaikan bahwa TNI Angkatan Laut siap mendukung berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat.

“Kami mendukung  penuh kegiatan seperti ini karena sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat harus terus diperkuat,” ujarnya.

Sebanyak 2.000 paket sembako disalurkan kepada warga yang membutuhkan di kawasan Menteng dan sekitarnya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.

Melalui kegiatan “Berbagi untuk Negeri dari Menteng untuk Menteng”, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama dalam membantu masyarakat di berbagai daerah.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemantauan Hilal IKN di Atas 2 Derajat, Nusantara Jadi Salah Satu Titik Penentuan Idulfitri 1447 H

Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi salah satu lokasi pemantauan hilal dalam penentuan 1 Syawal 1447 H, dengan posisi hilal tercatat berada di atas 2 derajat dan elongasi sekitar 4,51 derajat pada Kamis (19/3/2026). Pengamatan rukyatul hilal dilakukan di Rusun ASN 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara oleh tim dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Pemilihan lokasi ini didasarkan pada kondisi pandangan ke ufuk barat yang cukup baik (relatif terbuka) sehingga mendukung proses pengamatan hilal. Namun demikian, hasil pemantauan tersebut menunjukkan bahwa hilal belum dapat terlihat karena posisinya masih berada di bawah kriteria yang ditetapkan oleh MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

Sebagai informasi, kriteria MABIMS menetapkan batas minimal visibilitas hilal pada ketinggian minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, menyampaikan bahwa hasil perhitungan rukyatul hilal ini akan dilaporkan sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat penetapan 1 Syawal 1447 H.

“Kita tidak dapat memberikan keputusan, harus tetap menunggu hasil sidang isbat di Jakarta. Harapannya, momentum Ramadan ini untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan yang terpenting kita tetap menjaga keutuhan,” ujarnya.

Hasilnya, sidang Isbat yang digelar di Kantor Layanan Kementerian Agama menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H bertepatan pada Sabtu, 21 Maret 2026. Penetapan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam konferensi pers yang digelar usai sidang.

“Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya laporan rukyat hilal, disepakati bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 21 Maret 2026,” ujar Menag pada Kamis (19/3/2026) di Jakarta.

Pelaksanaan rukyat hilal di Ibu Kota Nusantara ini sekaligus menegaskan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara sebagai salah satu titik pemantauan hilal dalam penentuan awal 1 Syawal 1447 H di Indonesia. Kegiatan ini memperkuat fungsi kawasan Nusantara, bukan hanya sebagai pusat pemerintahan masa depan, tetapi juga sebagai ruang aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat.

Menjelang penetapan Hari Raya Idulfitri 1447 H, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, hadir dalam pemantauan hilal yang berlangsung di puncak atap hunian ASN 1 di KIPP Nusantara. Basuki menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat yang akan merayakan hari kemenangan ini.

“Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita IKN, mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri 1447, dengan doa tentunya segala ibadah kita di selama bulan Ramadhan bisa diterima oleh Allah SWT. Semoga, kita akan dipertemukan lagi nanti di Ramadhan selanjutnya,” sambutnya.

Kegiatan pemantauan hilal ini kian menegaskan bahwa Otorita IKN terus mendukung pelaksanaan aktivitas keagamaan sebagai bagian dari pembangunan ekosistem kehidupan di Nusantara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pastikan Pelindungan, Kemenhaj Kawal Kepulangan 2.190 Jemaah Umrah dalam Dua Hari Terakhir

Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah terus melakukan pengawalan ketat terhadap proses kepulangan jemaah umrah Indonesia di tengah dinamika situasi di wilayah Timur Tengah.

Staf Teknis Urusan Haji KJRI Jeddah, Muhammad Ilham Effendy, mengatakan proses pemulangan jemaah terus berjalan melalui Bandara King Abdulaziz Jeddah dan Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah dalam dua hari terakhir.

Dalam laporannya, sebanyak 2.190 jemaah umrah telah kembali ke Tanah Air menggunakan maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, dengan rincian 985 jemaah pada tanggal 17 Maret 2026 dan 1.205 jemaah pada tanggal 18 Maret 2026.

Sejumlah jemaah juga dilaporkan terdampak pembatalan penerbangan oleh beberapa maskapai, yang mengakibatkan ketidakpastian tiket pulang serta meningkatnya beban biaya akomodasi dan konsumsi secara mandiri.

Menanggapi hal ini, Ilham menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap jemaah mendapatkan hak dan pelindungannya hingga dapat kembali ke Tanah Air dengan aman dan lancar.

“Kami terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi para jemaah dan berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengupayakan solusi terbaik bagi percepatan kepulangan mereka di tengah situasi yang dinamis ini,” tegasnya.

Seiring proses pemulangan yang terus berjalan, jumlah jemaah umrah Indonesia yang dilaporkan telah kembali ke Tanah Air pada periode 28 Februari hingga 18 Maret 2026 mencapai 30.360 orang.

Kementerian Haji dan Umrah RI mengimbau seluruh jemaah untuk tetap tenang dan terus menjalin komunikasi dengan petugas lapangan. Pemerintah juga mengingatkan Pihak Penyelenggara Ibadah Umrah (PPIU) untuk tetap bertanggung jawab penuh atas akomodasi dan tiket kepulangan jemaah sesuai kontrak yang telah disepakati.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tanpa APBN, Kementerian PKP Tata Jalan Menteng Tenggulun dan Renovasi 131 Rumah

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan penataan jalan di kawasan Menteng Tenggulun, Jakarta, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas lingkungan permukiman dan penguatan ekonomi masyarakat. Penataan ini direncanakan dilaksanakan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui skema kolaborasi dengan berbagai pihak, Rabu (18/3/2026).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, menegaskan bahwa penataan kawasan tidak harus selalu bergantung pada anggaran pemerintah, melainkan dapat dilakukan melalui sinergi dan gotong royong lintas sektor.

“Kita ingin penataan kawasan Menteng Tenggulun ini bisa berjalan cepat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dan ini kita lakukan tanpa APBN, melalui kolaborasi dan gotong royong bersama berbagai pihak,” ujar Menteri Ara.

Penataan yang dilakukan meliputi pembangunan jalan sepanjang 300 meter yang akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain 5 titik parkir motor, 3 titik parkir mobil, 4 taman, serta 1 unit kamar mandi umum guna menunjang kenyamanan dan aktivitas masyarakat.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan total anggaran sebesar Rp784 juta yang berasal dari dukungan Ibu Shinta Sirait, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan berbasis kolaborasi. Pelaksanaan pekerjaan direncanakan dimulai pada 26 Maret 2026 dan ditargetkan selesai pada 22 Jumi 2026.

Selain penataan jalan, Menteri Ara juga menyampaikan bahwa akan dilakukan renovasi rumah warga melalui skema gotong royong bersama dukungan CSR dari berbagai pihak.

“Selain penataan jalan, kita juga akan melakukan renovasi rumah warga melalui gotong royong bersama dukungan CSR. Ada 81 rumah dari Astra, serta 50 rumah dari Pak Boy Thohir dan Pak Lenlen. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi untuk membantu masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, penataan jalan menjadi langkah awal dalam mengubah wajah kawasan agar lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi warga. “Jalan yang baik akan membuka akses, meningkatkan mobilitas, dan mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi. Kita ingin kawasan ini ke depan menjadi lebih hidup dan produktif,” tambahnya.

Penataan jalan di Menteng Tenggulun juga merupakan bagian dari rencana besar pemerintah untuk menata kawasan tersebut secara menyeluruh, termasuk renovasi rumah warga dan pengembangan kawasan menjadi pusat kuliner. “Kita tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun ekosistem ekonomi masyarakat. Menteng Tenggulun kita dorong menjadi kawasan yang tertata dan memiliki nilai ekonomi,” tegas Menteri Ara.

Kementerian PKP berharap penataan ini dapat menjadi contoh model pembangunan berbasis kolaborasi tanpa APBN yang tetap memberikan dampak signifikan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam pembangunan kawasan permukiman.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Matangkan Kepmen PKP Tentang Rusun Subsidi, Menteri PKP Ajak Ekosistem Perumahan Beri Masukan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan rumah susun (rusun) subsidi yang berpihak pada rakyat melalui proses yang inklusif dan partisipatif. Hal tersebut disampaikan dalam acara Sosialisasi Rancangan Keputusan Menteri PKP tentang Rumah Susun (Rusun) Subsidi pada Selasa malam (17/3/2026).

Menteri PKP menyatakan bahwa sebelum penandatanganan kebijakan, pemerintah secara aktif menyerap masukan dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari masyarakat, perbankan, pengembang, kontraktor, hingga lembaga seperti Danantara dan Kantor Staf Presiden (KSP). “Saya tidak mau menjadi Menteri yang tidak mendengar suara ekosistem. Rakyat harus kita tempatkan sebagai subjek, bukan objek dalam setiap kebijakan publik,” tegasnya.

Dalam rancangan kebijakan tersebut, pemerintah memastikan sejumlah terobosan penting untuk mempermudah akses masyarakat terhadap hunian vertikal bersubsidi. Salah satu poin utama adalah kepastian tenor pembiayaan hingga 30 tahun dengan suku bunga yang diupayakan sebesar 6 persen.

Selain itu, sistem pembangunan rusun subsidi akan menggunakan skema inden yang telah mendapat dukungan dari perbankan, pengembang, serta lembaga terkait.

Tidak hanya dari sisi pembiayaan, pemerintah juga menghadirkan inovasi dalam aspek desain dan kelayakan hunian. Luas unit rusun subsidi akan diperluas hingga maksimal 45 meter persegi, dari sebelumnya hanya berkisar 21 hingga 36 meter persegi. Dengan skema ini, unit rusun dimungkinkan memiliki dua hingga tiga kamar, sehingga lebih layak bagi keluarga.

Menteri PKP juga menekankan pentingnya mendengar langsung suara penghuni rusun, khususnya terkait biaya pengelolaan seperti Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL), tarif listrik, dan air. “Kita tidak boleh hanya bicara dari atas. Kita harus turun, mendengar langsung kebutuhan warga agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam acara tersebut, Menteri PKP juga menerima berbagai usulan dari perbankan terkait skema lanjutan seperti rent to own dan pengembangan secondary market untuk rusun subsidi guna memperluas akses kepemilikan hunian bagi masyarakat.

Sebagai target awal, pemerintah melalui BP Tapera menargetkan realisasi akad untuk sekitar 10.000 unit rusun subsidi pada tahun 2026. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengurangi backlog perumahan, khususnya di wilayah perkotaan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan terobosan signifikan dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat. “Perluasan luas rusun subsidi hingga 45 meter persegi akan meningkatkan kelayakan hunian, mengingat standar minimal kebutuhan ruang adalah 7,2 meter persegi per kapita,” jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa backlog perumahan di perkotaan saat ini tercatat tiga kali lebih tinggi dibandingkan di pedesaan.

Sementara itu, perwakilan Persatuan Penghuni Rumah Susun, Erlan Kalo, menyambut baik langkah pemerintah tersebut. Ia menyatakan bahwa perhatian yang diberikan pemerintah membuat masyarakat merasa lebih dihargai. “Kami merasa dimanusiakan. Dari sisi harga dan kebijakan, warga sangat senang dengan arah kebijakan ini,” ujarnya.
Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap ekosistem penyediaan hunian vertikal dapat berjalan lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, sekaligus menjawab kebutuhan nyata masyarakat perkotaan akan hunian yang layak dan terjangkau.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional, Pemerintah Siapkan Langkah Antisipasi dan Efisiensi di Berbagai Sektor

Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah dinamika global, termasuk kenaikan harga energi dan komoditas. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/03).

“Kita menjaga APBN agar defisit tetap di bawah 3 persen dan sesuai dengan arahan pada saat Sidang Kabinet Paripurna dan sudah dirapatkan dengan kementerian teknis, itu dilakukan efisiensi dari berbagai K/L. Dan dengan efisiensi berbagai K/L itu defisit 3 persen bisa dijaga,” ujar Menko Airlangga.

Selain itu, Pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif terhadap dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan komoditas lainnya. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah meningkatkan volume produksi batu bara melalui penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Pemerintah tengah mengkaji penyesuaian kebijakan terkait pajak ekspor batu bara guna meningkatkan penerimaan negara, seiring dengan tren kenaikan harga komoditas tersebut.

Di sektor energi, Pemerintah mendorong percepatan konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sebagai langkah efisiensi di tengah tingginya harga minyak. Penugasan tersebut diberikan kepada Badan Pengelola Investasi Danantara untuk segera ditindaklanjuti.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa Pemerintah tengah mengkaji kebijakan fleksibilitas kerja melalui skema Work From Home (WFH) satu hari dalam lima hari kerja.

“Ada penghematan dari segi penggunaan mobilitas dari bensin penghematannya cukup signifikan, seperlima dari apa yang biasa kita keluarkan,” ungkap Menko Airlangga.

Pemerintah saat ini tengah mematangkan aspek teknis pelaksanaan kebijakan tersebut. Penerapan WFH diharapkan tidak hanya berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga dapat diadopsi oleh sektor Swasta serta Pemerintah Daerah.

Rencana implementasi kebijakan ini dijadwalkan mulai diberlakukan setelah Hari Raya Idulfitri 2026. Namun demikian, waktu pasti pelaksanaannya masih akan ditentukan lebih lanjut.

“Nanti kita lihat situasinya. Situasi harga minyak, situasi perang. Kita ikuti situasi yang berkembang,” pungkas Menko Airlangga.

Berbagai langkah ini mencerminkan respons Pemerintah yang adaptif dan terukur dalam menjaga stabilitas ekonomi, sekaligus memperkuat arah menuju kemandirian energi dan ketahanan nasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Sederet Makanan Ini Mampu Redakan Sakit Kepala saat Perjalanan Mudik Loh!

Shot of a uncomfortable looking woman holding her head in discomfort due to pain at home during the day

SuaraPemerintah.ID – Mudik, sebuah tradisi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Indonesia. Namun, di balik kegembiraan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta, seringkali terdapat tantangan kesehatan yang mungkin timbul, salah satunya adalah sakit kepala.

Sakit kepala saat mudik bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari lelah perjalanan, stres, hingga perubahan pola makan. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena ada beberapa makanan yang dapat membantu meredakan sakit kepala saat mudik.

Berikut ini adalah sederet makanan yang dapat menjadi teman Anda dalam mengatasi masalah tersebut:

  1. Jahe
    Jahe memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, yang mana dapat membantu meredakan sakit kepala. Minuman jahe hangat bisa menjadi pilihan yang baik untuk diminum saat merasa sakit kepala datang.
  2. Pisang
    Jika sakit kepala Anda disebabkan rasa lapar, Anda bisa mencoba untuk konsumsi pisang yang mengandung banyak serat. Melansir dari Real Simple, serat memperlambat pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, dan membuat Anda kenyang lebih lama. Serat juga berperan mengatur sistem pencernaan, berkontribusi terhadap kesehatan poros usus-otak dan mungkin mengurangi risiko gangguan tertentu pada sistem saraf pusat, termasuk migrain.
  3. Almond
    Kacang almond adalah salah satu makanan sehat untuk sakit kepala. Ini karena almond kaya akan magnesium sehingga mampu merileksasikan pembuluh darah. Terutama, bagi mereka yang menderita migrain. Cobalah untuk memakan tiga hingga empat almond setiap hari. Bisa saat sahur atau buka puasa.
  4. Yogurt
    Beberapa kasus sakit kepala barangkali disebabkan oleh kurangnya kalsium, sehingga menyebabkan otak memicu sakit kepala. Mengonsumsi makanan sarat kalsium seperti yoghurt tanpa lemak dan tanpa tambahan gula serta mengandung manfaat probiotik akan bermanfaat untuk usus Anda. Yoghurt adalah pilihan tepat dan efektif untuk meredakan sakit kepala.
  5. Sayuran Berdaun Hijau
    Sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, dan sawi mengandung riboflavin (vitamin B2) yang dapat membantu mencegah serangan sakit kepala. Vitamin B2 juga dapat membantu mengurangi intensitas dan durasi sakit kepala.
  6. Semangka
    Spesialis pengobatan integratif, Casey Kelley mengatakan, semangka mengandung 90 persen air yang bermanfaat untuk memulihkan keseimbangan cairan tubuh dan meredakan dehidrasi. Tentu saja, makan semangka bukanlah pengganti air minum atau cairan elektrolit, namun semangka tentunya dapat membantu meningkatkan kadar cairan tubuh Anda.

Tak hanya itu, jika Anda mengalami sakit kepala yang terus-menerus atau menyebabkan kekhawatiran, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Cek Artikel dan Berita yang lainnya di Google News

8 Langkah Wajib Cek Kendaraan Sebelum Perjalanan Jauh Saat Mudik

Mudik Lebaran adalah tradisi tahunan yang dinanti banyak orang untuk berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Agar perjalanan lancar dan aman, penting untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum menempuh perjalanan jauh. Berikut adalah beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mempersiapkan kendaraan sebelum mudik.

1. Periksa Kondisi Mesin

Pastikan mesin kendaraan dalam kondisi baik agar tidak mengalami masalah di tengah perjalanan. Beberapa hal yang perlu diperiksa:

  • Oli Mesin: Cek level oli dan lakukan penggantian jika sudah waktunya.
  • Filter Udara: Bersihkan atau ganti jika sudah kotor untuk menjaga performa mesin.
  • Sistem Pendinginan: Pastikan air radiator cukup dan tidak ada kebocoran.

2. Pastikan Rem Berfungsi Optimal

Rem adalah komponen vital untuk keselamatan. Periksa ketebalan kampas rem, pastikan tidak aus, dan cek minyak rem agar tidak habis. Jika rem terasa kurang pakem, segera lakukan perawatan di bengkel.

3. Cek Ban dan Tekanan Udara

Ban yang baik akan memastikan perjalanan lebih nyaman dan aman. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Tekanan Udara: Sesuaikan dengan rekomendasi pabrikan.
  • Kondisi Ban: Pastikan tidak ada retakan atau benjolan.
  • Ban Cadangan: Siapkan ban serep yang layak pakai serta dongkrak dan kunci roda.

4. Periksa Lampu dan Kelistrikan

Pastikan semua lampu kendaraan, seperti lampu utama, sein, dan rem, berfungsi dengan baik. Selain itu, periksa juga kondisi aki agar tidak bermasalah selama perjalanan.

5. Pastikan Wiper dan Cairan Pembersih Kaca Berfungsi

Jika berkendara saat hujan, wiper sangat penting untuk menjaga visibilitas. Pastikan karet wiper masih elastis dan cairan pembersih kaca tersedia.

6. Lengkapi Surat-Surat Kendaraan

Pastikan membawa dokumen penting seperti:

  • SIM (Surat Izin Mengemudi)
  • STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan)
  • Asuransi kendaraan (jika ada)

7. Siapkan Peralatan Darurat

Bawa perlengkapan darurat seperti segitiga pengaman, kotak P3K, senter, dan peralatan dasar lainnya untuk berjaga-jaga jika terjadi kendala di jalan.

8. Pastikan Tangki BBM Terisi Penuh

Hindari kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan dengan mengisi penuh sebelum berangkat.

Kesimpulan

Persiapan kendaraan sebelum mudik sangat penting untuk memastikan perjalanan aman dan nyaman. Jangan lupa untuk melakukan servis kendaraan sebelum berangkat agar terhindar dari masalah di jalan. Dengan persiapan yang matang, perjalanan mudik bisa lebih lancar dan menyenangkan!

Selamat mudik dan hati-hati di jalan!

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News