Beranda blog Halaman 396

Kementerian PU Pastikan Kesiapan Jalur Mudik Sumatera Barat, Lembah Anai Dibuka 24 Jam

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan ruas jalan nasional di Provinsi Sumatera Barat dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Salah saru koridor utama mobilitas masyarakat, yaitu jalur Padang–Bukittinggi, dipastikan siap melayani perjalanan pemudik, termasuk melalui pengoperasian jalur Lembah Anai selama 24 jam pada periode mudik.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pemerintah berkomitmen menjaga konektivitas jalan nasional di Sumatera Barat, termasuk pada sejumlah titik yang sebelumnya terdampak bencana.

“Jalur Padang–Bukittinggi merupakan salah satu jalur utama pergerakan masyarakat di Sumatera Barat. Kami pastikan penanganan pada titik-titik rawan, seperti Lembah Anai dan Sitinjau Lauik, terus dipercepat agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman,” kata Menteri Dody.

Secara umum, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat menargetkan seluruh ruas jalan nasional berada dalam kondisi mantap dan bebas lubang (zero pothole) pada H-10 Lebaran. Upaya pemeliharaan rutin, penambalan, serta peningkatan kualitas perkerasan jalan terus dilakukan untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Khusus pada ruas Padang–Bukittinggi, penanganan difokuskan pada beberapa titik strategis yang sebelumnya terdampak bencana, termasuk kawasan Lembah Anai. Pada periode H-10 hingga H+10 Lebaran, ruas tersebut difungsionalkan dengan pengoperasian selama 24 jam guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik.

Saat ini progres penanganan di kawasan Lembah Anai mencapai sekitar 44 persen, dengan pekerjaan pondasi bore pile sekitar 78%. Selama periode mudik lebaran, jalur tersebut tetap difungsikan untuk melayani pergerakan lalu lintas masyarakat.

Selain itu, Jembatan Kembar Margayasa juga akan difungsikan secara optimal selama periode mudik guna mendukung kelancaran arus lalu lintas pada koridor Padang–Bukittingi.

Pada jalur Sitinjau Lauik yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan flyover, BPJN Sumatera Barat melakukan rekayasa teknis melalui penyesuaian posisi barrier ke arah drainase agar ruang lalu lintas tetap optimal sehingga kapasitas ja;ur tetap dapat menampung pergerakan kendaraan selama periode mudik.

Untuk mendukung kesiapsiagaan di lapangan, Kementerian PU juga menyiapkan 13 Posko Mudik Lebaran yang tersebar di sepanjang ruas jalan nasional di Sumatera Barat. Posko-posko tersebut akan beroperasi selama masa libur Lebaran dan dilengkapi dengan petugas yang bersiaga selama 24 jam.

Selain itu, sebanyak 40 unit alat berat juga disiagakan untuk mengantisipasi potensi gangguan di jalan nasional, seperti longsor, pohon tumbang, maupun kondisi darurat lainnya yang dapat menghambat perjalanan pemudik.

Melalui berbagai langkah tersebut, Kementerian PU berkomitmen memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional di Sumatera Barat sehingga perjalanan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan nyaman.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkot Yogya Gelar Pasar Murah Berikan Harga Terjangkau Bagi Warga

Pemerintah Kota Yogyakarta didukung Bank Indonesia, Bulog dan distributor pangan menggelar pasar murah Ramadan di kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin (16/3). Kegiatan itu untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang Lebaran dengan harga yang terjangkau. Pasar murah juga menjadi salah satu upaya Pemkot Yogyakarta dalam mengendalikan inflasi daerah.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengatakan kegiatan pasar murah Ramadan di Balai Kota Yogyakarta menjadi salah satu cara mencegah maupun mengendalikan inflasi daerah. Kebutuhan pangan di pasar murah itu dijual lebih murah dibandingkan harga di pasar-pasar, sehingga masyarakat mendapatkan harga pangan terjangkau

“Biar mereka tidak mengeroyok pasar semua, maka di Balai Kota kita adakan pasar murah. Selisih dua ribu, tiga ribu lebih rendah daripada (harga) yang di pasar,” kata Hasto ditemui saat memantau giat Pasar Murah di Balai Kota Yogyakarta.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudidyo dan dari dinas -dinas terkait saat memantau giat pasar murah di Balai Kota Yogyakarta.
Pihaknya menegaskan kegiatan pasar murah juga untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Hasto menyatakan menjelang Lebaran, kondisi bahan pangan tersedia. Hanya saja daya beli masyarakat sedikit agak menurun karena angka inflasi meningkat. Oleh karena itu, Pemkot Yogyakarta mengadakan pasar murah dengan menyediakan pangan-pangan yang sensitif terhadap inflasi seperti telur, gula tepung beras dengan harga terjangkau.

“Menjelang Lebaran tidak usah panic buying. Jadi nggak usah ngeroyok pasar terus berlomba-lomba borong tidak usah karena bahan itu tersedia. Tidak akan kehabisan stok, sehingga kami akan membantu untuk menjaga stok yang ada di pasar ataupun di mana saja agar tidak ada kekurangan bahan. Tidak usah boros-boros, cintai produk nonimpor dan kemudian kalau bisa nglarisi tetangga sendiri,” terang Hasto.

Masyarakat antusias membeli kebutuhan pangan dalam giat pasar muah di Balai Kota Yogyakarta.
Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani menjelaskan dalam Pasar Murah itu disediakan komoditas sebanyak 5 ton antara lain, beras, telur, gula pasir dan minyak goreng. Bank Indonesia memberikan bantuan biaya distribusi komoditas bekerja sama dengan Bulog dan distributor, sehingga harganya bisa lebih murah berkisar Rp 2.000-Rp 3.000. Kegiatan itu diperuntukan bagi warga Kota Yogyakarta dengan menunjukan identitas KTP.

“Ini merupakan sebuah penutupan dari pasar murah yang selama ini diselenggarakan di Kota Yogyakarta. Selama ini kita sudah melaksanakan pasar murah di 14 Kemantren. Kemudian kita tutup dengan pasar murah di Balai Kota,” papar Vero.

Dia menyatakan intervensi Pemkot Yogyakarta sudah luar biasa dalam pengendalian inflasi dan menyediakan bahan pangan terjangkau untuk masyarakat. Menurutnya menjelang Lebaran, harga kebutuhan pangan masih seperti minggu lalu. Beberapa harga pangan yang masih tinggi antara lain daging sapi Rp 145.000/kg, daging ayam ras Rp 40.000-Rp 42.000/kg, telur ayam Rp 30.000/kg. Meskipun masih tinggi, dipastikan bahan pangan itu tersedia.

Sedangkan Sekda Pemkot Yogyakarta Dedi Budiono menuturkankegiatan pasar murah itu menunjukkan ketersediaan bahan pangan dan mengontrol harga. Ketika barang-barang bisa dijaga pasokannya, kendalikan harganya, maka memasuki libur Hari Besar Idulfitri bisa dilaksanakan dengan sukses. Dalam kegiatan itu juga diserahkan bantuan sembako dari PT Manna Kampus kepada 100 petugas kebersihan di Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta.

Salah satu warga yang membeli di pasar murah di Balai Kota Yogyakarta, Agung Kusuma Ambarwati merasa terbantu dengan adanya kegiatan itu karena harganya lebih murah dibandingkan di pasar. Dicontohkan untuk telur ayam ras dijual Rp 25.000/kg, sedangkan di pasar mencapai Rp 30.000/kg dan beras 5 kg dijual Rp 60.000/kg sedangkan di pasar harganya Rp 65.000/kg. “Harganya terjangkau sekali ya, sangat membantu. Harapannya semoga kegiatan seperti ini banyak di tempat-tempat yang lain juga ada,” ucap Ambarwati warga Pandeyan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Hormati Nyepi 2026, Wali Kota Eri Cahyadi Imbau Takbiran di Sekitar Pura Tak Gunakan Pengeras Suara Luar

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengimbau seluruh warga Kota Pahlawan untuk memperkuat toleransi dan saling menghormati antarumat beragama. Hal ini menyusul momentum Hari Raya Nyepi 2026 dan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah yang berlangsung dalam waktu berdekatan.

Wali Kota Eri Cahyadi menekankan pentingnya menjaga kekhusyukan umat Hindu yang sedang menjalani prosesi Nyepi, terutama saat umat Islam merayakan malam takbiran. Ia meminta agar pelaksanaan takbir di wilayah yang berdekatan dengan tempat ibadah umat Hindu dilakukan dengan penyesuaian.

“Maka saya juga berharap ketika ada takbir, di titik-titik tertentu yang ada warga Surabaya beragama Hindu, saya nyuwun tolong seperti di Kenjeran, agar yang melakukan takbir tidak keliling di sekitar Pura,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi, Selasa (17/3).

Lebih lanjut, Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri ini meminta pengelola masjid atau musala yang lokasinya berdekatan dengan Pura untuk tidak menggunakan pengeras suara luar saat mengumandangkan takbir. Hal ini bertujuan agar tidak mengganggu keheningan yang menjadi bagian utama dari ibadah Nyepi.

“Jikalau itu berdekatan dengan Pura, mohon tidak menggunakan pengeras suara (luar). Cukup di dalam saja pengeras suaranya, tidak keluar dari masjid. Karena kita menghormati saudara-saudara kita umat Hindu yang memang sedang memperingati Hari Nyepi,” tegasnya.

Menurutnya, langkah ini diambil sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam menjaga kerukunan dan harmoni di tengah keberagaman masyarakat. Wali Kota Eri meyakini bahwa semangat gotong royong dan rasa saling menghargai akan menjadikan Surabaya sebagai kota yang sejuk dan toleran bagi seluruh penganut kepercayaan.

Tak ketinggalan, Wali Kota Eri juga mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat di tingkat kecamatan serta kelurahan untuk aktif memantau dan mensosialisasikan imbauan ini demi kenyamanan bersama selama hari besar keagamaan berlangsung.“Mari kita bersama menjaga kerukunan dan keharmonisan di Kota Surabaya,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Usai Sidak Wali Kota Bandung, Pengembang Kebut Pengecoran Proyek BRT

Proyek pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Bandung terus dikebut menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah. Pihak pelaksana memastikan perapihan pekerjaan dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya pejalan kaki.

Leader Proyek BRT, Gerry mengaku sempat terjadi miskomunikasi terkait instruksi penghentian sementara pekerjaan yang sebelumnya disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.

“Memang ada sedikit ‘miss’. Saat edaran keluar untuk menghentikan pekerjaan tanggal 12 Maret, kondisi di lapangan galian sudah terbuka semua. Tidak mungkin kami tinggalkan begitu saja,” kata Gerry saat ditemui Humas di depan Hotel The 101 Dago, Selasa 17 Maret 2026.

Pihaknya kemudian mengajukan permohonan tambahan waktu hingga 17 Maret untuk menyelesaikan pekerjaan dasar seperti penutupan galian dan pengecoran.

Menurutnya, inspeksi mendadak yang dilakukan Wali Kota sebelumnya terjadi saat lokasi proyek sedang dalam tahap pemasangan besi sebagai persiapan pengecoran.

“Setelah sidak itu, pagi harinya langsung kami lakukan pengecoran,” jelasnya.

Saat ini, pengerjaan proyek disebut telah rampung secara struktur di lima titik lokasi di Kota Bandung. Dua titik di antaranya bahkan telah memasuki tahap pemasangan batu andesit, sementara titik lainnya tinggal proses perapian.

Gerry menuturkan, fokus utama saat ini adalah memastikan jalur pedestrian tetap dapat digunakan masyarakat selama periode Lebaran. Ia memastikan tidak akan ada pagar proyek yang menghalangi akses warga.

“Pesannya Pak Wali Kota jelas, jangan sampai pedestrian tertutup. Jadi masyarakat tetap bisa lewat tanpa harus memutar atau turun ke jalan,” ujarnya.

Selain itu, pihak proyek juga akan memasang rambu-rambu serta menyediakan jalur sementara demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

Gerry pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama proses pengerjaan berlangsung.

“Kami mohon maaf, khususnya kepada pengguna pedestrian yang mungkin terganggu. Kami upayakan secepatnya selesai dan tetap menyediakan akses yang aman,” tuturnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Stok Menipis Selama Ramadan, Farhan Ajak ASN Bandung Donor Darah

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk aktif melakukan donor darah selama bulan Ramadan. Ajakan tersebut disampaikan saat Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (16/3).

Farhan mengatakan, kebutuhan darah di Kota Bandung tetap tinggi meskipun sedang menjalani bulan puasa. Namun stok darah di PMI Kota Bandung biasanya mengalami penurunan selama Ramadan.

“Saya mengimbau Bapak Ibu semua yang berbadan sehat agar menyumbangkan darahnya ke PMI,” ujarnya.

Ia menjelaskan, stok darah PMI Kota Bandung sering menurun drastis pada bulan Ramadan. Padahal kebutuhan darah untuk pasien di rumah sakit tetap tinggi.

“Sepanjang bulan Ramadan stok darah di PMI Kota Bandung menurun drastis. Kita memerlukan hal itu,” katanya.

Farhan mengaku telah terlebih dahulu melakukan donor darah beberapa hari sebelumnya. Ia berharap langkah tersebut dapat diikuti oleh para pegawai lainnya.

“Saya sudah memulainya pada hari Rabu minggu lalu. Saya yakin Anda juga bisa,” ujarnya.

Menurut Farhan, donor darah tidak akan membahayakan kesehatan selama dilakukan oleh orang yang sehat. Prosedur donor darah juga cukup sederhana dan aman.

“Syaratnya tidak berat dan tidak akan membuat kita sakit sepanjang Anda tidak menghidap penyakit berbahaya,” tuturnya.

Ia berharap semakin banyak ASN yang ikut berdonor darah selama Ramadan. Partisipasi tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Manfaatkan Libur Lebaran, Mutakhirkan Data Sertipikat Tanah di Kantor Pertanahan

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momentum libur Lebaran dengan melakukan pemutakhiran data sertipikat tanah di Kantor Pertanahan (Kantah) setempat. Langkah ini penting, terutama bagi masyarakat yang memiliki sertipikat tanah terbitan sebelum tahun 1997.

“Kementerian ATR/BPN mengimbau masyarakat yang memiliki sertipikat tanah terbitan sebelum tahun 1997 untuk datang ke Kantah setempat dan melakukan pemutakhiran data. Melalui proses ini, kami akan mengecek sertipikat serta memastikan apakah bidang tanah tersebut telah tercantum dalam peta pertanahan nasional. Manfaatkan momentum libur Lebaran karena Kantah di daerah tujuan mudik tetap membuka pelayanan,” ujar Shamy Ardian, Selasa (17/03/2026).

Shamy Ardian menjelaskan, pembukaan pelayanan tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Nomor B/KP.06/331-100/111/2026. Berdasarkan SE tersebut, Kantah yang menjalankan Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) serta Kantah yang berpotensi menerima permohonan layanan selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, tetap memberikan pelayanan pertanahan terbatas.

Pelayanan terbatas tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat pada tanggal 18, 19, 20, 23, dan 24 Maret 2026, pukul 09.00 s.d. 12.00 waktu setempat. Beberapa layanan yang tersedia antara lain informasi dan konsultasi pertanahan; penerimaan berkas layanan pertanahan; penyerahan produk layanan pertanahan yang diajukan langsung oleh pemilik tanah tanpa melalui kuasa; serta pemutakhiran data digital terhadap sertipikat lama.

Shamy Ardian lanjut menjelaskan alasan mengapa pemutakhiran terhadap data sertipikat lama penting dilakukan. Sebelum tahun 1997, sistem administrasi pertanahan masih menggunakan metode analog, baik dalam pencatatan dokumen maupun proses pemetaan bidang tanah. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian data pertanahan masih berbasis dokumen fisik dan belum sepenuhnya terintegrasi dengan sistem pemetaan digital yang saat ini digunakan oleh Kementerian ATR/BPN.

Pemutakhiran data bisa mencegah potensi permasalahan pertanahan di kemudian hari, seperti tumpang tindih bidang tanah. Melalui data yang telah dimutakhirkan, setiap kegiatan pengukuran maupun pemetaan bidang tanah baru dapat mengacu pada data digital yang sudah tersedia.

Shamy Ardian menambahkan, masyarakat yang belum sempat datang langsung ke Kantah dapat terlebih dahulu memeriksa keberadaan bidang tanahnya melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk melihat apakah bidang tanah yang dimiliki telah tercatat dalam peta digital.

“Aplikasi ini dapat diunduh dan digunakan untuk mencari bidang tanah melalui menu pencarian. Masyarakat cukup memasukkan kelurahan atau desa serta nomor sertipikat. Nanti akan kelihatan kalau bidang tanah sudah ditampilkan, berarti aman. Kalau belum, ayo kita lakukan pemutakhiran data. Datangi Kantah setempat,” imbau Shamy Ardian.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tinjau Ruas Jalan Rusak di Kutai Barat, Wagub Seno Aji Usulkan Peningkatan Kelas Jalan Nasional

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus berkomitmen memperkuat konektivitas wilayah sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan mendorong peningkatan kelas jalan nasional di sejumlah wilayah Kaltim, khususnya di Kabupaten Kutai Barat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim) Seno Aji saat meninjau langsung kondisi ruas jalan nasional dari Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, hingga Sendawar, Kabupaten Kutai Barat, dalam rangkaian Safari Ramadan, Sabtu (14/3/2026).

Menurut Wagub Seno Aji, peningkatan kelas jalan nasional menjadi kebutuhan mendesak mengingat tingginya intensitas kendaraan berat yang melintas di jalur tersebut, terutama truk pengangkut komoditas kelapa sawit dan crude palm oil (CPO).

“Usulan ini akan kita sampaikan kepada Menteri Pekerjaan Umum agar kelas jalan nasional di Kaltim, terutama di Kutai Barat yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah, dapat ditingkatkan,” ujarnya.

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Seno Aji melihat langsung tingginya aktivitas kendaraan berat yang melintas di ruas jalan nasional tersebut. Truk pengangkut sawit dan CPO, termasuk kendaraan over dimension over load (ODOL), kerap melintasi jalur tersebut dan menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan jalan.

Meski demikian, Wagub Seno Aji menegaskan aktivitas kendaraan pengangkut komoditas tersebut tidak dapat dihentikan begitu saja karena memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Kutai Barat.

Untuk itu, Pemprov Kaltim akan mengagendakan pertemuan bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur guna membahas langkah penanganan yang lebih komprehensif, termasuk usulan peningkatan kelas jalan nasional di wilayah tersebut.

Dari hasil peninjauan di lapangan, sejumlah ruas jalan nasional di Kutai Barat saat ini telah mulai mendapatkan penanganan. Perbaikan dilakukan pada ruas Nayan–Simpang Blusuh hingga Simpang Tiga Damai–Barong Tongkok–Sendawar.

“Alhamdulillah, dari batas Kutai Kartanegara–Kutai Barat hingga Simpang Blusuh sepanjang 111 kilometer sudah mulai dilakukan perbaikan dengan nilai kontrak sekitar Rp73 miliar,” jelasnya.

Perbaikan tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026. Melalui peningkatan kualitas infrastruktur jalan, Pemprov Kaltim berharap mobilitas masyarakat semakin lancar, keselamatan pengguna jalan meningkat, serta konektivitas antarwilayah semakin kuat dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah.

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Seno Aji turut didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Ujang Rachmat, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Jelang Idul Fitri, Pemprov Kaltim Hadirkan Gerakan Pangan Murah Serentak

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Kaltim dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Idul Fitri 1447 H. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kalimantan Timur, Selasa (17/3/2026).

Kepala DPTPH Kaltim, Fahmi Himawan, dalam sambutan mewakili Gubernur Kalimantan Timur mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta pemerintah kabupaten/kota dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memastikan keterjangkauan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Menurutnya, sektor pangan memiliki peran yang sangat strategis. Stabilitas harga pangan tidak hanya berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi faktor penting dalam pengendalian inflasi daerah serta menjaga stabilitas ekonomi regional.

Terlebih saat ini masyarakat tengah menjalankan ibadah Ramadan dan dalam waktu dekat akan memasuki Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Pada momentum tersebut biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

“Karena itu pemerintah harus memastikan pasokan pangan tetap tersedia serta harga tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah menyediakan berbagai komoditas kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, sehingga diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga kestabilan harga di pasaran menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya serta tetap berbelanja secara bijak agar ketersediaan pangan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Rangkaian Kegiatan Ramadan, Nevi Zuairina Perkuat Kepedulian Sosial dan Pelayanan kepada Masyarakat

Bulan suci Ramadan dimaknai Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, sebagai momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui berbagai kegiatan di sejumlah daerah di Sumatera Barat, Nevi bersama relawan dan kader PKS melaksanakan rangkaian aktivitas sosial dan keagamaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah penyerahan bantuan ambulans kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Payakumbuh. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan layanan kesehatan dan kemanusiaan bagi masyarakat.

“Ambulans ini diharapkan dapat membantu PMI Kota Payakumbuh dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam situasi darurat dan kegiatan kemanusiaan,” ujar Nevi.

Selain itu, Anggota DPR yang kini duduk di komisi VI ini juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat melalui DPD PKS Kabupaten Lima Puluh Kota. Bantuan ini diberikan untuk membantu meringankan kebutuhan warga selama menjalani ibadah Ramadan.

Menurut Nevi, Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat solidaritas sosial dan saling berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.

“Semangat berbagi di bulan Ramadan harus terus kita hidupkan. Kepedulian sosial menjadi bagian penting dari nilai-nilai kebersamaan yang harus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat,” kata legislator dari daerah pemilihan Sumatera Barat II tersebut.

Kegiatan berbagi juga dilakukan melalui pembagian takjil kepada para pengendara yang melintas di depan Rumah Aspirasi Hj. Nevi Zuairina di Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Aksi berbagi ini disambut antusias oleh masyarakat yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.

Tidak hanya kegiatan sosial, Nevi juga menghadiri kegiatan keagamaan seperti dauroh Al-Qur’an di Kota Padang yang diikuti oleh para generasi muda dan masyarakat umum sebagai bagian dari upaya memperkuat nilai-nilai spiritual di bulan Ramadan.

Di Kota Pariaman, kader PKS bersama relawan juga melaksanakan kegiatan pembagian takjil di empat kecamatan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Selain itu, Nevi turut menghadiri rangkaian kegiatan remaja masjid di Masjid Baiturrahman Kalampaian, Pasar Kambang, Kota Padang, sekaligus meninjau kesiapan Posko Mudik PKS yang disiapkan untuk membantu masyarakat selama arus mudik Lebaran.

Nevi berharap berbagai kegiatan Ramadan ini dapat mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat nilai ibadah sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” tutup Nevi Zuairina.

Kemenag Ingatkan ASN Tolak Gratifikasi Jelang Lebaran

Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag untuk menjaga integritas serta menolak segala bentuk gratifikasi menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Imbauan ini disampaikan melalui surat Inspektorat Jenderal Kemenag yang ditujukan kepada para pimpinan satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama.

Inspektur Jenderal Kementerian Agama Khairunnas menegaskan bahwa ASN Kemenag harus menjadi teladan bagi masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai integritas, profesionalitas, serta etika dalam menjalankan tugas.

“ASN Kementerian Agama harus menjadi contoh dan teladan yang baik bagi masyarakat dengan tidak memberi ataupun menerima gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan dan bertentangan dengan tugasnya,” ujar Khairunnas dalam imbauan yang diterbitkan di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Ia menegaskan bahwa praktik meminta dana atau hadiah dengan alasan Tunjangan Hari Raya (THR), baik secara individu maupun mengatasnamakan institusi kepada masyarakat, perusahaan, maupun sesama ASN, merupakan tindakan yang dilarang.

“Permintaan dana atau hadiah, seperti THR atau sebutan lain, baik secara pribadi maupun mengatasnamakan institusi, tidak diperbolehkan karena dapat berimplikasi pada tindak pidana korupsi,” tegasnya.

Khairunnas juga mengingatkan agar ASN tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi, termasuk kendaraan dinas untuk mudik Lebaran atau aktivitas di luar kedinasan.

“Fasilitas dinas hanya digunakan untuk kepentingan kedinasan. Penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi seperti mudik Lebaran tidak diperkenankan,” kata dia.

Selain itu, ASN Kemenag diminta tetap menjalankan tugas secara disiplin dan profesional selama masa penyesuaian pelaksanaan tugas kedinasan menjelang dan setelah libur hari raya.

Penyesuaian tersebut berlaku pada 16–17 Maret 2026 serta 25–27 Maret 2026, sesuai kebijakan penyesuaian kerja ASN pada masa libur nasional dan cuti bersama Nyepi dan Idulfitri.

Khairunnas juga mengingatkan bahwa apabila ASN menerima gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan dan bertentangan dengan kewajibannya, maka penerimaan tersebut wajib dilaporkan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) paling lambat 30 hari kerja sejak diterima.

Adapun gratifikasi berupa makanan atau minuman yang mudah rusak dapat disalurkan sebagai bantuan sosial kepada panti asuhan, panti jompo, atau pihak yang membutuhkan dengan tetap melaporkannya kepada UPG disertai dokumentasi penyerahan.

“Momentum hari raya harus tetap dijaga sebagai ruang memperkuat integritas dan kepercayaan publik kepada aparatur negara,” kata Khairunnas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News