Beranda blog Halaman 399

Sambut Idulfitri, Gubernur Pramono Gratiskan Transportasi Publik dan Tempat Wisata

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menggratiskan seluruh transportasi publik yang dikelola pemerintah daerah selama dua hari pada momentum Idulfitri. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan mobilitas sekaligus menghadirkan suasana Lebaran yang lebih meriah bagi warga Jakarta.
“Saya sudah memutuskan, untuk menyambut Idulfitri ini selama dua hari semua transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta digratiskan. Apakah itu MRT, LRT, TransJakarta, TransJabodetabek, JakLingko, maupun Mikrotrans, semuanya gratis,” ujarnya saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama tokoh masyarakat dan warga Jakarta Barat di Gedung Olahraga (GOR) Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pada Senin (16/3).
Kebijakan transportasi publik gratis tersebut berlaku pada hari H dan H+1 Idulfitri. Meski digratiskan, pengguna tetap diwajibkan melakukan tap menggunakan kartu uang elektronik (e-money) dengan tarif sebesar Rp1 sebagai bagian dari mekanisme pencatatan perjalanan dalam sistem transportasi publik.
Selain transportasi publik, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan akses gratis ke sejumlah destinasi wisata bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) sebagai bagian dari upaya memberikan ruang rekreasi yang terjangkau bagi masyarakat. “Bahkan bagi ibu-ibu yang anaknya memegang KJP, masuk Ancol, masuk Ragunan, masuk Monas, kami gratiskan,” tambahnya.
Gubernur Pramono juga menyampaikan, Pemprov DKI Jakarta mengusung konsep “Mudik ke Jakarta” pada Idulfitri tahun ini. Program ini bertujuan memberikan alternatif bagi masyarakat yang tidak mudik agar tetap dapat menikmati suasana Lebaran di Jakarta. Sebagai bagian dari program tersebut, pemerintah daerah bekerja sama dengan pusat perbelanjaan dan sektor perhotelan untuk menghadirkan festival diskon hingga 70 persen guna mendorong aktivitas ekonomi selama periode libur Lebaran.
“Pemprov DKI Jakarta sudah membebaskan sebagian pajak pusat perbelanjaan dan perhotelan. Nantinya kita akan menggelar pesta diskon hingga 70 persen,” jelasnya.
Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta tetap menyelenggarakan program mudik gratis bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman. Tahun ini, jumlah peserta mudik gratis meningkat menjadi lebih dari 30.000 pemudik yang akan diberangkatkan menggunakan lebih dari 750 bus.
Pemprov DKI Jakarta juga akan menggelar Car Free Night pada malam takbiran serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaksanakan pawai obor sebagai bagian dari tradisi menyambut Idulfitri.
“Kita memberikan ruang seluas-luasnya. Mudah-mudahan Idulfitri ini memberikan kesan yang mendalam bagi siapa pun yang merayakannya,” harap Gubernur Pramono.
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan, kegiatan buka puasa bersama bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi ruang komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat di bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Acara tersebut juga diisi penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan selama bulan Ramadan.
Pemprov DKI Jakarta menyampaikan apresiasi kepada para tokoh masyarakat, unsur DPRD Provinsi DKI Jakarta, serta warga Jakarta Barat atas peran aktif mereka dalam menjaga kerukunan, ketenteraman, dan kehidupan sosial yang harmonis di wilayah Jakarta.
Di akhir acara, Gubernur Pramono mengimbau masyarakat tetap bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang di tengah dinamika global. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat persatuan.

“Kami mengajak masyarakat Jakarta tetap tenang dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi, terutama di tengah dinamika global yang sedang terjadi. Dengan suasana kota yang aman dan kondusif, kita berharap Jakarta menjadi kota yang tertib, rukun, dan nyaman bagi seluruh warganya,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menaker Tinjau Posko Peduli K3 Mudik, Pastikan Awak Angkutan Sehat demi Mudik Aman

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, meninjau Posko Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Mudik Aman: Pos Layanan Pemeriksaan Awak Angkutan (pengemudi dan kernet) pada masa mudik Lebaran 2026 di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta, Senin (16/3). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pengemudi dan kernet yang membawa masyarakat mudik berada dalam kondisi sehat, bugar, dan siap bekerja, sehingga perjalanan Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat.

Bagi masyarakat, langkah ini penting karena keselamatan mudik tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan dan jalan, tetapi juga oleh kesiapan fisik serta kewaspadaan awak angkutan. Oleh karena itu, pemeriksaan K3 awak angkutan menjadi bagian penting dari upaya pencegahan risiko selama masa mudik.

Kegiatan pemeriksaan awak angkutan ini dilaksanakan di enam titik wilayah pemantauan mudik, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Samarinda, Medan, dan Makassar. Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Ketenagakerjaan, Perhimpunan Ergonomi Indonesia, serta sejumlah perguruan tinggi di Indonesia. Melalui kolaborasi tersebut, dilakukan pengecekan kesiapan para pengemudi mulai dari pemeriksaan kesehatan, wawancara, hingga pengujian berbasis komputer untuk mengukur kesiapan kerja, termasuk waktu reaksi.

Menaker menekankan bahwa kondisi fisik pengemudi sangat menentukan tingkat kewaspadaan saat berkendara, terutama ketika beban kerja meningkat pada periode mudik.

“Program pengujian K3 bagi awak angkutan umum ini merupakan program terbaru dari Kemnaker dan ini sangat penting. Kita tau pada masa mudik beban kerja pengemudi cukup berat. Dengan adanya pengujian K3 bagi awak angkutan ini, kami mengharapkan pengemudi yang berada dalam kondisi fit akan lebih waspada dalam menjalankan tugasnya,” kata Yassierli.

Ia menjelaskan, penurunan kewaspadaan juga dapat terdeteksi melalui aplikasi yang dikembangkan tim, sehingga kecukupan waktu istirahat sebelum mengemudi menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan. Dalam peninjauan tersebut, Menaker menemukan masih ada pengemudi yang waktu istirahatnya belum optimal.

“Tadi saya lihat ada pengemudi yang akan membawa bus tetapi baru beristirahat sekitar dua jam. Ada juga yang tekanan darahnya cukup tinggi. Pemeriksaan ini dapat menjadi masukan bagi pengemudi dan perusahaan angkutan. Jika istirahatnya kurang, maka harus diminta beristirahat terlebih dahulu atau diganti dengan pengemudi cadangan,” kata Yassierli.

Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan pelaksanaan mudik Lebaran tahun ini berjalan aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat dengan memastikan para pengemudi berada dalam kondisi sehat dan cukup beristirahat.

“Kita harus pastikan pengemudi memiliki kesehatan yang prima serta istirahat yang cukup. Jangan sampai pengemudi dipaksakan bekerja saat kondisi tubuh tidak fit, karena keselamatan penumpang dan pengguna jalan lainnya adalah yang utama,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari para pengemudi. Salah seorang pengemudi bus, Saktiawan (43), mengaku sangat mendukung penyelenggaraan Posko Peduli K3 Mudik Aman dan berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Menurutnya, pemeriksaan seperti ini membantu memastikan awak angkutan yang melayani masyarakat benar-benar berada dalam kondisi siap bertugas.

“Sebaiknya sering diadakan. Ini sangat bermanfaat. Kami sebagai pengemudi yang melayani masyarakat, khususnya bus umum yang membawa banyak penumpang, wajib dalam kondisi sehat agar bisa memberikan keselamatan bagi masyarakat,” ujar Saktiawan.

Saktiawan mengatakan dirinya telah mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan di posko tersebut dan hasilnya menunjukkan ia dalam kondisi siap untuk mengemudikan bus.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini, Cek 14 Lokasi dan Jadwal Lengkap Selasa

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan Samsat Keliling bagi masyarakat di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Selasa (17/3). Layanan ini tersebar di 14 titik strategis untuk memudahkan wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya tanpa harus datang ke kantor Samsat.

Melalui layanan Samsat Keliling, masyarakat dapat melakukan pengesahan STNK tahunan, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), serta pembayaran Santunan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ). Kehadiran layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus memberikan kemudahan akses layanan publik.

Berdasarkan informasi dari akun resmi TMC Polda Metro Jaya, berikut lokasi dan jadwal Samsat Keliling di Jadetabek:

Di Jakarta Pusat, layanan tersedia di halaman parkir Samsat Jakarta Pusat dan Lapangan Banteng mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB. Sementara di Jakarta Utara, layanan hadir di halaman parkir Samsat Jakarta Utara dan Masjid Al Musyawarah Kelapa Gading pukul 08.00–14.00 WIB.

Untuk wilayah Jakarta Barat, masyarakat dapat mengakses layanan di Mal Citraland pukul 08.00–14.30 WIB. Adapun di Jakarta Selatan, Samsat Keliling beroperasi di halaman parkir Samsat Jakarta Selatan dan TMP Kalibata pukul 08.00–14.00 WIB. Sementara di Jakarta Timur, layanan tersedia di halaman parkir Samsat Jakarta Timur dan Pasar Induk Kramat Jati pukul 08.00–14.30 WIB.

Di wilayah Tangerang, layanan hadir di Alun-alun Cibodas dan Parkiran Busway Foodmosphere pukul 09.00–13.00 WIB. Untuk Serpong, layanan tersedia di Samsat Serpong pukul 08.00–14.00 WIB serta ITC BSD pada pukul 15.30–17.30 WIB.

Sementara itu, di Ciledug, layanan tersedia di Giant Poris Gaga Indah dan Matland Cyber Cipondoh Ceper pukul 08.00–14.00 WIB. Di Ciputat, masyarakat dapat mengakses layanan di Kantor Kelurahan Pondok Betung dan Pasar Gintung Ciputat Timur pukul 09.00–12.00 WIB.

Untuk wilayah lainnya, layanan juga tersedia di Kelapa Dua (Gtown House) pukul 08.00–14.00 WIB, Kota Bekasi (KFC Zamrud) pukul 09.00–11.00 WIB, Kabupaten Bekasi (Pasar Bersih Cikarang Baru) pukul 09.00–12.00 WIB, Depok (Samsat Depok dan RS Bhayangkara Brimob) mulai pukul 08.00 WIB, serta Cinere di Kantor Kelurahan Pondok Petir pukul 08.00–12.00 WIB.

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, diwajibkan membawa sejumlah dokumen seperti KTP asli pemilik kendaraan, BPKB, dan STNK, masing-masing disertai fotokopi. Selain itu, kendaraan tidak boleh memiliki tunggakan pajak lebih dari satu tahun.

Perlu diperhatikan, layanan Samsat Keliling hanya melayani pembayaran pajak kendaraan tahunan. Untuk pembayaran pajak lima tahunan maupun penggantian pelat nomor kendaraan, wajib pajak tetap harus datang langsung ke kantor Samsat terdekat.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

SIM Keliling Jakarta Hari Ini, Cek 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan Selasa Ini

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali menghadirkan layanan SIM Keliling di lima titik wilayah Jakarta pada Selasa (17/3) guna memudahkan masyarakat dalam melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Berdasarkan informasi dari akun resmi @tmcppoldametro, layanan ini beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Adapun lokasi SIM Keliling tersebar di beberapa wilayah strategis, yakni Mall Grand Cakung untuk Jakarta Timur, LTC Glodok di Jakarta Utara, Kampus Trilogi Kalibata di Jakarta Selatan, Lobby Selatan Mall Ciputra di Jakarta Barat, serta Kantor Pos Lapangan Banteng di Jakarta Pusat.

Untuk mengakses layanan ini, masyarakat diwajibkan membawa SIM yang masih berlaku dan akan diperpanjang, serta Kartu Tanda Penduduk (KTP), lengkap dengan masing-masing fotokopi. Selain itu, pemohon juga perlu mengisi formulir yang tersedia di lokasi serta mengikuti tes kesehatan dan tes psikologi sebagai bagian dari persyaratan administrasi.

Perlu diketahui, layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih aktif atau belum melewati masa berlaku. Jika masa berlaku SIM telah habis, pemohon diwajibkan mengurus penerbitan baru di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).

Terkait biaya, perpanjangan SIM mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 76 Tahun 2020 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Biaya yang dikenakan sebesar Rp80.000 untuk SIM A dan Rp75.000 untuk SIM C. Di luar itu, pemohon juga dikenakan biaya tambahan untuk tes psikologi sebesar Rp37.500 serta asuransi sebesar Rp50.000.

Dengan adanya layanan SIM Keliling ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah dan cepat dalam memperpanjang masa berlaku SIM tanpa harus datang ke kantor Satpas.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini 17 Maret: Cerah Seharian, Berawan di Malam Hari

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Jakarta akan didominasi kondisi cerah sepanjang hari pada Selasa (17/3), sebelum beralih menjadi cerah berawan pada malam hari.

Berdasarkan informasi resmi BMKG, cuaca cerah diprediksi terjadi sejak pagi hari dan merata di seluruh wilayah Jakarta, mulai dari Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, hingga Jakarta Timur.

Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cerah tersebut diperkirakan masih bertahan dan menyelimuti seluruh kawasan ibu kota tanpa perubahan signifikan.

Sementara itu, pada malam hari, cuaca di Jakarta diprediksi mengalami perubahan menjadi cerah berawan, termasuk di wilayah Kepulauan Seribu dan sekitarnya.

BMKG juga mencatat suhu udara di Jakarta hari ini berada pada kisaran 22 hingga 35 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara berkisar antara 37 hingga 87 persen.

Kondisi cuaca yang relatif cerah ini dinilai mendukung berbagai aktivitas masyarakat di luar ruangan, meski warga tetap diimbau untuk memperhatikan perubahan cuaca, terutama pada malam hari.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menteri PPPA Tinjau Kesiapan Fasilitas Mudik Ramah Perempuan dan Anak di Pelabuhan Merak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA), Arifah Fauzi melakukan peninjauan persiapan arus mudik Lebaran Tahun 2026 di Pelabuhan Merak, Banten bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal Lodewijk Freidrich Paulus, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo serta sejumlah pimpinan lembaga terkait.

Menteri PPPA mengungkapkan bahwa peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi serta fasilitas layanan bagi para pemudik agar perjalanan selama periode Lebaran dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh masyarakat, khususnya perempuan dan anak. Dalam peninjauan tersebut, Menteri PPPA menyoroti pentingnya penyediaan fasilitas yang responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak pada simpul-simpul transportasi publik yang menjadi titik mobilitas tinggi selama arus mudik.

“Kami melihat berbagai fasilitas yang sudah disiapkan untuk mendukung mudik yang ramah perempuan dan anak, mulai dari ketersediaan toilet khusus bagi perempuan dan anak, sistem informasi perjalanan yang jelas dan mudah diakses, ruang bermain yang ramah anak, hingga ruang laktasi yang layak bagi ibu menyusui. Selain itu, tersedia pula Pos SAPA 129 sebagai ruang pengaduan apabila terdapat indikasi kekerasan atau pelecehan,” ujar Menteri PPPA.

Menteri PPPA juga menekankan pentingnya keberadaan petugas layanan yang responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak, serta sistem keamanan dan pengawasan yang memadai guna mencegah potensi kekerasan, pelecehan, maupun situasi darurat selama perjalanan mudik.

“Saya juga sangat mengapresiasi fasilitas ruang bermain yang tersedia di kapal. Tadi kami melihat langsung anak-anak yang berada di kapal tidak lagi sibuk dengan gadget, tetapi dapat bermain dan bercengkerama bersama orang tua mereka. Ini menjadi hal yang sangat positif karena menciptakan suasana perjalanan yang lebih hangat dan memperkuat kebersamaan antara orang tua dan anak. Ketika fasilitasnya nyaman, keluarga dapat menikmati perjalanan dengan lebih harmonis,” tegas Menteri PPPA.

Dalam kesempatan yang sama, Menko PMK, Pratikno menegaskan bahwa pemerintah terus memastikan kesiapan seluruh simpul transportasi nasional untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran.

“Pemerintah memprediksi sekitar 143 juta masyarakat akan melakukan perjalanan mudik tahun ini. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar seluruh layanan transportasi dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memanfaatkan informasi resmi agar perjalanan mudik dapat berlangsung dengan tertib dan nyaman,” ujar Menko PMK.

Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.

“Periode Angkutan Lebaran merupakan momentum penting bagi layanan penyeberangan karena mobilitas masyarakat meningkat signifikan. Oleh karena itu, kami memastikan seluruh elemen operasional telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari kesiapan armada, penguatan personel, hingga peningkatan fasilitas layanan di pelabuhan agar perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujar Dirut PT ASDP.

Peninjauan ini diharapkan dapat memastikan bahwa seluruh fasilitas transportasi dan layanan bagi pemudik selama periode Lebaran dapat berjalan optimal. Pemerintah terus mendorong agar setiap simpul transportasi publik semakin memperhatikan kebutuhan kelompok rentan, sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung dengan aman, nyaman, serta ramah bagi perempuan dan anak.

Kemen PPPA juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada selama perjalanan mudik. Apabila melihat, mengalami, atau mengetahui adanya tindakan kekerasan maupun pelecehan terhadap perempuan dan anak, masyarakat dapat segera melapor melalui Layanan SAPA 129 dengan menghubungi hotline 129 atau melalui WhatsApp 08111-129-129.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Mudik Gratis Sejumlah Anggota DPR RI Bantu Masyarakat Rayakan Lebaran di Kampung Halaman

Sejumlah Anggota DPR RI lintas fraksi menggelar program mudik gratis bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Program tersebut menjadi salah satu bentuk upaya membantu masyarakat, khususnya para perantau, untuk pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.

Fraksi PAN DPR RI misalnya, dipimpin oleh Ketua Fraksi PAN, Putri Zulkifli Hasan dan jajaran Anggota Fraksi PAN DPR RI ikut melepas keberangkatan peserta program Mudik Ceria PAN yang mengusung semangat “Bantu Rakyat Mudik Gratis”. Program tersebut disiapkan untuk membantu masyarakat agar dapat pulang ke daerah asal dengan lebih tenang dan berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya.

Menurut Putri, perjalanan mudik yang difasilitasi oleh PAN tahun ini menjangkau sekitar delapan provinsi dengan total 28 kabupaten dan kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera. Para peserta diberangkatkan menggunakan dua moda transportasi, yakni kereta api dan bus, dengan seluruh biaya perjalanan ditanggung oleh partai.

“Melalui program Mudik Ceria PAN dengan semangat Bantu Rakyat Mudik Gratis, kami ingin membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih tenang, aman, dan nyaman untuk berkumpul bersama keluarga di Hari Raya,” ujar Putri saat melepas keberangkatan pemudik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3).

Ia juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi. Dari data panitia, sekitar 2,3 juta orang tercatat mengunjungi laman pendaftaran daring yang disediakan, menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas mudik yang terjangkau.

Sementara itu, program serupa juga digelar oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Fauzi Amro. Ia mengatakan kegiatan mudik bersama yang digagasnya telah menjadi tradisi tahunan selama tujuh tahun terakhir untuk membantu para perantau di wilayah Jabodetabek pulang ke kampung halaman.

Pada tahun ini, sekitar 20 bus disiapkan untuk mengangkut hampir seribu pemudik menuju berbagai kota tujuan, seperti Palembang, Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Muratara di Sumatera Selatan, serta sejumlah kota di Pulau Jawa seperti Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.

“Kegiatan mudik bersama ini sudah tahun ke-7. Tahun ini kami memberangkatkan kurang lebih 20 bus dengan tujuan Palembang, Lubuklinggau, Muratara, Bandung, Jogja, Solo, dan Surabaya,” kata Fauzi.

Ia menambahkan, pelaksanaan program tersebut juga didukung oleh berbagai pihak, termasuk bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri, serta komunitas daerah dan mahasiswa yang terlibat dalam kepanitiaan. Antusiasme masyarakat pun terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 2.500 orang, jauh melebihi kuota yang tersedia.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade juga kembali menggelar program mudik gratis “Pulang Basamo” bagi perantau asal Sumatera Barat. Pada tahun 2026 ini, sebanyak 250 bus disiapkan untuk mengangkut ribuan pemudik menuju kampung halaman mereka di provinsi tersebut.

Pada Minggu (15/3), kembali diberangkatkan sebanyak 150 bus dan total 6000 pemudik yang bertujuan ke Sumatera Barat di Gelombang II Pulang Basamo 2026. Pada prosesi pelepasan Gelombang I sebelumnya, Andre menjelaskan program tersebut telah memasuki tahun keempat pelaksanaan dan terus mengalami peningkatan jumlah armada sejak pertama kali digelar.

Ia menegaskan seluruh perjalanan diberikan secara gratis bagi peserta, sebagai bentuk komitmen membantu para perantau agar dapat merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Selain itu, Andre juga Andre menyebut, program ini terbukti menggerakkan ekonomi di Sumbar. Warga Sumbar yang bekerja di Jakarta dan sekitar membantu pertumbuhan ekonomi di sana.

“Setiap tahun perantau Minang itu mengirimkan anggaran 20 triliun setiap tahun ke kampung halaman. Sehingga uang perantau Minang ini membantu pertumbuhan ekonomi Sumbar,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Tinjau Terminal Purabaya, Kapolri ke Sopir Bus: Hati-Hati dan Jaga Keselamatan Pemudik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/3) terkait pengamanan dan pelayanan masyarakat dalam rangka arus mudik Lebaran 2026.

Dalam tinjauan ini, Kapolri mengatakan mulai ada peningkatan jumlah penumpang untuk melaksanakan mudik. Ia pun memprediksi akan terus terjadi penambahan hingga puncaknya tanggal 17-20 Maret mendatang.

Tadi kami berinteraksi baik dengan masyarakat yang akan menggunakan kendaraan bus untuk mudik, apakah di sekitar kota, namun juga tadi kami tanya ada juga yang melaksanakan mudik nasional karena memang pelayanan di Purabaya ini melayani antar kota antar provinsi dan juga antar pulau, sampai dengan Bali, kata Sigit.

Lebih lanjut, Sigit menuturkan, dalam pelayanan mudik di Terminal Purabaya dilakukan pemeriksaan ramp check bus dan tes urine para sopir. Hal ini menurutnya sangat penting dilakukan agar keselamatan penumpang terjaga.

Karena kami selalu berpesan bahwa tolong untuk mudik kali ini bagaimana caranya agar kita bisa menurunkan angka kecelakaan. Karena harapan kita tentunya pemudik bisa sampai di rumah masing-masing, bertemu keluarga, berbagi kebahagiaan, itu harapan kami, uacpnya.

Untuk itu, ia meminta seluruh anggota yang bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, ia juga meminta yang terkait dengan keselamatan penumpang, termasuk keluhan-keluhan yang selama ini mungkin terjadi untuk direspons cepat.

Hal ini dilakukan agar betul-betul bisa memberikan layanan sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat, katanya.

Menurutnya, sinergitas seluruh lintas sektoral menjadi sangat penting untuk pelayanan mudik secara maksimal. Ia pun menitipkan pesan untuk para sopir agar berhati-hati dan menjaga keselamatan para penumpang yang akan pulang ke kampung halaman.

Hati-hati di jalan, kalau capek istirahat. Yang jauh, saya minta untuk disiapkan juga ada supir cadangan ya, sehingga kemudian kita menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan di tengah jalan, ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Buka Mudik Gratis Presisi 2026, Polri Sediakan 2.500 Kuota

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menggelar program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 guna membantu masyarakat pulang ke kampung halaman saat Lebaran. Program ini menyediakan kuota bagi 2.500 peserta dengan tujuan sejumlah kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pendaftaran mudik gratis dijadwalkan dibuka pada Senin (16/3/2026) mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi @tmcpoldametro pada Minggu (15/3/2026).

Masyarakat yang ingin mengikuti program ini dapat melakukan pendaftaran langsung di beberapa titik yang telah disediakan di wilayah DKI Jakarta, yakni di empat kantor Samsat dan satu Satpas Polda Metro Jaya. Lokasi tersebut meliputi Samsat Jakarta Pusat dan Samsat Jakarta Utara di Jalan Gunung Sahari No. 13, Samsat Jakarta Barat di Jalan Daan Mogot KM 13 Cengkareng, Samsat Jakarta Timur di Jalan DI Panjaitan No. 22 By Pass Kebon Nanas, serta Satpas Polda Metro Jaya di Jalan Daan Mogot KM 11 Jakarta Barat.

Setiap lokasi pendaftaran disediakan kuota sekitar 500 peserta. Para pemudik yang telah terdaftar dijadwalkan diberangkatkan pada Rabu (18/3/2026) pukul 10.00 WIB dari Lapangan Polda Metro Jaya.

Program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 melayani sejumlah kota tujuan di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Untuk wilayah Jawa Tengah, tujuan perjalanan antara lain Purwokerto, Batang, Purwodadi, Karanganyar, Klaten, Wonogiri, Jepara, Rembang, hingga Temanggung. Sementara untuk wilayah DIY, tujuan meliputi Kulonprogo dan Gunungkidul.

Untuk mengikuti program ini, masyarakat diwajibkan membawa fotokopi KTP dan fotokopi Kartu Keluarga (KK) masing-masing satu lembar. Proses pendaftaran juga dapat diwakilkan oleh anggota keluarga yang masih berada dalam satu Kartu Keluarga dengan menyertakan fotokopi KK.

Program ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran sekaligus membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan terjangkau.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Resmikan Program Bedah Rumah, Gubernur Pramono Targetkan 633 Unit Hunian pada 2026

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Program Bedah Rumah yang diinisiasi Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta di Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (16/3). Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu dengan target 633 unit rumah sepanjang 2026.

Gubernur Pramono menyampaikan Program Bedah Rumah merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Baznas (Bazis), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), hingga sektor swasta. Program ini menjadi wujud nyata pemanfaatan dana sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus meningkatkan kualitas hunian warga Jakarta.

“Hari ini secara resmi saya meresmikan program bedah rumah di Jakarta. Untuk tahun 2026, kita menargetkan lebih dari 600 rumah akan direnovasi. Program pada 2025 juga telah terlaksana seluruhnya. Dana yang terkumpul di Baznas Bazis harus benar-benar dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang kurang beruntung,” ujar Gubernur Pramono.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program bedah rumah dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan di berbagai wilayah Jakarta.

“Saya meminta Baznas (Bazis) terus berkolaborasi dengan BUMD, BUMN, dan pihak swasta agar program ini dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Program ini juga terbuka bagi seluruh warga tanpa memandang latar belakang agama,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Pramono secara simbolis menyerahkan 24 unit rumah yang telah selesai direnovasi. Rinciannya terdiri dari 10 unit di Jakarta Pusat, 11 unit di Jakarta Selatan, dua unit di Jakarta Barat, dan satu unit di Jakarta Utara.

Sementara itu, Ketua Baznas (Bazis) Provinsi DKI Jakarta, Abu Bakar, menjelaskan masyarakat yang ingin mengajukan program bedah rumah dapat melapor melalui RT dan RW, kemudian diteruskan ke kelurahan untuk dilakukan verifikasi.

“Selama proses renovasi berlangsung, pemilik rumah juga difasilitasi tempat tinggal sementara. Seluruh biaya renovasi ditanggung Baznas Bazis yang bersumber dari dana umat,” ungkapnya.

Salah satu penerima manfaat program bedah rumah, Atun, mengaku rumahnya kini jauh lebih layak dihuni setelah direnovasi. “Sebelumnya rumah sering bocor dan air menggenang saat hujan. Ventilasi juga tidak ada. Sekarang rumahnya sudah jauh lebih baik dan layak untuk dihuni,” tutur Atun.

Program bedah rumah turut didukung PAM Jaya, Perumda Dharma Jaya, Pertamina, dan Pegadaian. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program perbaikan rumah bagi masyarakat di Jakarta.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News