Beranda blog Halaman 4

Karnaval Budaya Cianjur Fest 2026 Semarak, Kendaraan Hias dan Atraksi Budaya Jadi Sorotan

Kemilau Cianjur Fest 2026 bertajuk “Rahayat Raksa Raharja” berlangsung meriah, Sabtu (22/8/2026). Ribuan warga Cianjur tumpah ke sejumlah ruas jalan pusat kota untuk menyaksikan kemeriahan Karnaval Budaya Cianjur Fest 2026.

 

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, didampingi Wakil Bupati Cianjur Ramzi. Kemeriahan karnaval semakin semarak dengan keikutsertaan unsur Forkopimda Kabupaten Cianjur, masyarakat, komunitas, serta berbagai instansi.

 

Parade karnaval dimulai dari Jl. Perintis Kemerdekaan, tepatnya kawasan Toko Nuhun, dan berakhir di Jl. Siliwangi Cianjur. Sepanjang perjalanan, masyarakat disuguhkan beragam penampilan budaya dan kendaraan hias yang berasal dari berbagai dinas, instansi, serta kecamatan se-Kabupaten Cianjur.

 

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Ribuan masyarakat memadati sisi jalan untuk menyaksikan langsung parade kendaraan hias, atraksi budaya, serta kreativitas para peserta yang membawa semarak Cianjur Fest ke tengah masyarakat.

 

Kehadiran Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat turut memperkuat suasana kebersamaan dalam perhelatan budaya tersebut.

 

Cianjur Fest 2026 menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus merawat kekayaan budaya daerah, mempererat kebersamaan masyarakat, serta menghadirkan ruang hiburan yang positif bagi warga Cianjur.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Alumni Angkatan ’82 UPN Veteran Yogyakarta Siapkan Silahturahmi Akbar 2026

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menerima para alumni Angkatan ’82 Fakultas Ekonomi UPN ‘Veteran’ Yogyakarta pada Kamis (20/08) di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Kedatangan para alumni ini untuk mengundang Sri Paduka, yang juga menjadi bagian dari alumni, turut hadir dalam Silahturahmi Akbar 2026.

Ketua Alumni Angkatan ’82 Fakultas Ekonomi UPN ‘Veteran’ Yogyakarta, Didit Raditya mengatakan, setiap dua tahun sekali, mereka akan menggelar reuni yang bertajuk Silahturahmi Akbar. Dan tahun 2026 ini, reuni akan digelar di Hotel Grand Diamond Yogyakarta pada 19-20 September 2026.

“Sebagai bagian dari alumni Angkatan ’82 Fakultas Ekonomi UPN ‘Veteran’ Yogyakarta, kami datang uintuk mengundang beliau, sekaligus melaporkan rencana kegiatan pada reuni nanti. Tentu kami juga mohon arahan, agar reuni yang kami adakan nanti berjalan lancar,” ungkapnya.

Dikatakan Didit, hingga saat ini telah terdaftar 110 alumni yang memastikan diri hadir saat Silahturahmi Akbar nanti. Dan alumni terjauh yang telah mengkonfirmasi hadir, berasal dari Melbourne, Australia. “Kami tentu senang dan menanti pelaksanaan acara ini. Karena yang terpenting tentu kebersamaannya. DI masa kuliah mungkin kami hanya teman, tapi sekarang bagi kami semua keluarga,” imbuhnya.

Saat pertemuan, Sri Paduka sempat mengusulkan agar acara reuni ini dibuat sederhana saja. Dan yang terpenting ialah menentukan jadwal yang memungkinkan untuk semakin banyak alumni bisa ikut hadir. “Sederhana saja, yang penting kan ketemunya. Selama tidak kekurangan minum dan camilan, pasti meriah,” imbuhnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kedungsoko Culture Carnival 2026, Jalan Desa Disulap Jadi Panggung Budaya Meriahkan HUT ke-81 RI

Jalanan Desa Kedungsoko, Kecamatan Plumpang, diubah menjadi panggung budaya ketika warga berbusana kolosal dan menampilkan beragam kreasi dalam Kedungsoko Culture Carnival 2026, Minggu (23/8). Dari anak-anak hingga pemuda, mereka tampil membawa tema masing-masing untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sejak parade dimulai, warga yang berada di sepanjang rute mulai memadati sisi jalan. Beragam kostum, ornamen, dan gerak tari yang dibawakan peserta membuat suasana desa semakin semarak. Di tengah parade tersebut, dentuman sistem tata suara turut mengiringi langkah para peserta.

Meski dikemas dengan konsep modern, karnaval tetap memberi ruang bagi warga untuk menampilkan kreativitas dan identitas budaya. Karena itu, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi warga, khususnya generasi muda, untuk berkarya.

Terkait peragaan tersebut, Plt. Kepala Desa Kedungsoko, Supiyah, S.H., mengatakan bahwa karnaval tersebut memang dirancang sebagai ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas. Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan menjadi kesempatan untuk mendorong warga, terutama pemuda, agar terus menghasilkan kegiatan positif.

“Selain memperingati HUT RI ke-81, karnaval budaya ini kami gelar untuk menumbuhkan serta memacu daya kreativitas masyarakat Desa Kedungsoko, terutama para pemudanya agar terus berkarya secara positif,” ungkap Supiyah.

Semangat warga tersebut juga mendapat apresiasi dari Kapolsek Plumpang Iptu Danny Rhakasiwi, S.H., M.H. Ia menilai kemeriahan yang ditampilkan masyarakat Kedungsoko menunjukkan tingginya semangat kebangsaan sekaligus kreativitas warga.

Namun, agar kemeriahan tetap berjalan aman, Danny mengingatkan seluruh peserta dan masyarakat untuk menjaga ketertiban selama parade berlangsung.

“Acara hari ini begitu megah dan memperlihatkan kreativitas yang sangat tinggi dari masyarakat. Agar seluruh prosesi parade berjalan lancar hingga selesai, pengendalian diri dan kesadaran bersama untuk menjaga keamanan sangat dibutuhkan,” imbaunya.

Sementara itu, keberagaman tampilan terlihat dari 10 kontingen yang berasal dari berbagai elemen RT, RW, dan pemuda desa. Masing-masing kontingen membawa konsep berbeda melalui kostum dan ornamen bernuansa kolosal. Selain itu, beragam tema budaya Nusantara dihadirkan dalam parade, mulai dari mitologi dan legenda daerah hingga kisah pewayangan serta sejarah. Berbagai konsep tersebut diterjemahkan melalui kostum, ornamen, dan penampilan peserta yang membuat parade berlangsung semarak.

Berbagai tema tersebut kemudian diterjemahkan peserta melalui kostum, tarian, dan tata suara. Kreativitas itu membuat setiap kontingen memiliki daya tarik tersendiri ketika melintas di hadapan warga.

Bagi masyarakat Kedungsoko, keterlibatan dalam karnaval menjadi bagian dari cara mereka mengisi kemerdekaan. Warga tidak sekadar datang sebagai penonton, tetapi ikut mengambil peran dengan menyiapkan kostum, membentuk kontingen, dan menampilkan kreasi yang telah dipersiapkan bersama.

Dengan demikian, Kedungsoko Culture Carnival 2026 menjadi ruang perjumpaan warga sekaligus panggung kreativitas masyarakat desa. Dari jalanan Kedungsoko, semangat kemerdekaan hadir melalui kebersamaan, karya warga, dan kecintaan terhadap budaya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pemkab Sumedang Tegaskan Penataan KJA di Bendungan Jatigede, Ini Alasannya

Pemerintah Kabupaten Sumedang menegaskan komitmennya untuk menata aktivitas Keramba Jaring Apung (KJA) di kawasan Bendungan Jatigede. Penataan dilakukan untuk memastikan pemanfaatan perairan tetap tertib, tidak mengganggu fungsi utama bendungan, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Aktivitas KJA masih ditemukan di sejumlah kawasan perairan Bendungan Jatigede. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah karena pemanfaatan bendungan harus mengacu pada ketentuan tata ruang dan mempertimbangkan keberlanjutan fungsi bendungan yang memiliki peran strategis bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sumedang memiliki landasan hukum yang jelas dalam melakukan penataan KJA, salah satunya Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sumedang Nomor 4 Tahun 2018 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sumedang Tahun 2018-2038. Perda tersebut terdapat ketentuan yang melarang aktivitas KJA di wilayah Bendungan Jatigede. “Perda harus menjadi rujukan utama pemerintah dalam mengambil kebijakan dan melakukan penataan di lapangan,” kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda dalam rangka meningkatkan koordinasi dan sinergi lintas sektor terkait KJA di Ruang Rapat Bupati, Senin (24/8/2026).

Menurutnya,  Perda ini menjadi patokan kita dalam membuat keputusan. Kewajiban pemerintah daerah di dalam undang-undang adalah menjalankan peraturan perundang-undangan, termasuk menjalankan peraturan daerah. “Itu sudah pasti menjadi kewajiban Bupati, Pemda, dan DPRD untuk secara konsisten menjalankan peraturan daerah ini,” kata Bupati Dony

Bendungan Jatigede memiliki kepentingan yang jauh lebih besar sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara hati-hati dan berkelanjutan. Bendungan tersebut dibangun melalui proses panjang dengan anggaran yang sangat besar serta memiliki fungsi strategis yang harus dijaga.

Ia menyebutkan, berdasarkan laporan yang diterima pemerintah, keberadaan KJA berpotensi menimbulkan dampak terhadap keberlangsungan fungsi bendungan. Di antaranya korosi pada bagian badan bendungan, sedimentasi yang berasal dari sisa pakan ikan, hingga material yang menempel pada saringan pendingin. “Menurut hasil laporan, dampak dari adanya KJA saat ini adalah korosi ke badan bendungan, ada sedimentasi dari pakan, dan lengket pada saringan pendingin. Inilah alasan Pemprov dan Pemda membuat perda, karena di antaranya dampaknya seperti itu. Sekarang dampak itu nyata adanya,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gubernur Fakhiri: Keamanan dan Pembangunan Papua Harus Berjalan Beriringan

Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat komunikasi, sinergi, dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan Papua.
Hal itu disampaikan Fakhiri saat menghadiri Coffee Morning dan olahraga bersama Forkopimda Provinsi Papua di Markas Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Kota Jayapura, Jumat (21/8/2026).
Fakhiri mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas olahraga atau pertemuan informal, tetapi menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan membangun kepercayaan antarlembaga.
“Olahraga bukan hanya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Dalam konteks pemerintahan dan pembangunan Papua, olahraga bersama juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi, memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan rasa saling percaya,” katanya.
Menurut dia, komunikasi yang terjalin secara informal dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas serta membantu setiap pihak memahami tantangan yang dihadapi dalam menjalankan tugas.
Fakhiri menegaskan, pembangunan Papua membutuhkan kolaborasi sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi. Soliditas Forkopimda dinilai menjadi salah satu modal penting untuk mewujudkan visi “Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmoni – Papua CERAH.”
“Kita ingin memastikan bahwa keamanan dan pembangunan berjalan beriringan. Papua yang aman akan memberikan ruang yang lebih luas bagi investasi, pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas perekonomian serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen, termasuk pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, akademisi dan masyarakat, bergerak bersama dalam semangat gotong royong.
“Jadikan momentum ini sebagai energi baru untuk memperkuat koordinasi, membangun kepercayaan dan meningkatkan soliditas kita dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” katanya.
Gubernur Fakhiri berharap kebersamaan tersebut terus dijaga untuk menghadirkan Papua yang aman, damai, cerdas, sejahtera, dan harmoni.
Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih,  Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang  mengatakan dengan melihat geografis Papua, memang memerlukan koordinasi yang erat antara seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan kedamaian, keamanan, dan kemajuan Tanah Papua.
“Jadi bukan hanya tanggung jawab kami (TNI) saja, tapi juga tanggung jawab bersama dengan pemerintah daerah, kepolisian, lembaga negara, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen masyarakat,” kata Pangdam.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Wali Kota Bogor Dedie Rachim Ajak Warga Perkuat Toleransi dan Persaudaraan

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan pentingnya menjaga nilai toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan di tengah masyarakat. Menurutnya, toleransi menjadi salah satu kunci dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, termasuk di lingkungan umat Islam

 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Haul Almarhum K.H. Rd. Abdullah bin Nuh ke-40, serta Haul Almarhumah Ibu Ajengan Hj. Mursyidah binti K.H. Abdullah Sayuti ke-16 di Yayasan Islamic Centre Al Ghazaly Bogor, Minggu (23/8/2026).

 

Ia mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berupaya meningkatkan indeks toleransi di Kota Bogor. Namun, upaya tersebut harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk bagaimana sesama umat Islam dapat menjaga sikap saling menghargai dan menghormati.

 

“Yang namanya toleransi dan kebersamaan itu dibutuhkan oleh umat Islam. Kota Bogor sedang berupaya untuk meningkatkan indeks toleransi,” ujar Dedie Rachim.

 

Menurut Dedie Rachim, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk memperkuat keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti kasih sayang, persatuan, dan kepedulian terhadap sesama perlu terus diimplementasikan oleh seluruh masyarakat.

 

Ia berharap, melalui kegiatan keagamaan seperti ini, hubungan silaturahmi antarwarga semakin kuat dan mampu menciptakan Kota Bogor yang guyub, rukun, serta penuh kebersamaan.

 

“Semangat kebersamaan ini yang harus terus kita jaga. Karena dengan masyarakat yang rukun dan saling menghargai, Kota Bogor akan semakin maju,” katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Dua Paskibraka Nasional Asal Maluku Kembali ke Sekolah, Bawa Semangat Baru untuk Generasi Muda

Dua putra-putri terbaik Maluku yang bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Jakarta, kini kembali ke daerah dan diserahkan kepada sekolah masing-masing.

Kedua Paskibraka nasional utusan Provinsi Maluku tersebut yakni Cinzia Christiovani Marantika dari SMA Siwalima Ambon dan Louise Adriano Hutasoit dari SMA Negeri 2 Ambon. Setelah menyelesaikan tugas kenegaraan sekaligus mengikuti pendidikan dan pelatihan selama kurang lebih 40 hari di Jakarta, keduanya kembali ke Ambon dan selanjutnya melanjutkan pendidikan di sekolah masing-masing.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku, Daniel E. Indey, mengatakan pengalaman dan pembinaan yang diperoleh selama mengikuti pendidikan dan pelatihan Paskibraka nasional diharapkan menjadi bekal penting bagi keduanya dalam membangun karakter, disiplin, kepemimpinan dan semangat pengabdian.

“Kami berharap dengan bekal pelajaran dan pelatihan yang mereka ikuti selama kurang lebih 40 hari di Jakarta, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi mereka ke depan. Kami juga berharap mereka dapat memotivasi adik-adiknya, terutama siswa kelas 10, untuk mengikuti seleksi Paskibraka pada tahun 2027 mendatang,” ujar Indey saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, keberhasilan Cinzia dan Louise menjadi Paskibraka nasional merupakan kebanggaan bagi Maluku sekaligus momentum untuk mendorong semakin banyak generasi muda dari berbagai sekolah di Maluku mengambil bagian dalam proses seleksi Paskibraka.

Indey menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Kesbangpol terus berkomitmen memberikan kesempatan yang luas dan setara kepada generasi muda dari seluruh wilayah Maluku.

“Bukan hanya dari SMA Siwalima maupun SMA Negeri 2 Ambon. Kami berharap adik-adik dari SMA negeri lainnya, SMK, maupun Madrasah Aliyah yang ada di 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku dapat turut berpartisipasi sebagai Paskibraka pada tahun 2027,” katanya.

Ia menambahkan, keikutsertaan generasi muda dalam Paskibraka bukan sekadar menjadi bagian dari upacara kenegaraan, tetapi juga merupakan ruang pembentukan karakter dan kesempatan untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.

“Kami ingin adik-adik memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan dan memberikan kontribusi terbaik kepada bangsa, negara, dan khususnya Provinsi Maluku,” tegasnya.

Lebih lanjut, Indey menyampaikan bahwa Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, sejak awal telah memberikan perhatian dan dukungan kepada kedua Paskibraka tersebut. Saat pelepasan pada 14 Juli 2026 untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan di Jakarta, Gubernur secara langsung menyampaikan harapan agar keduanya mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

“Bapak Gubernur sangat menaruh harapan agar kedua adik kita ini dapat memberikan yang terbaik untuk Provinsi Maluku, pemerintah daerah, sekolah, dan keluarga. Mereka adalah utusan Pemerintah Provinsi Maluku, sehingga kami berharap mereka dapat mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional,” ungkap Indey.

Kembalinya Cinzia dan Louise ke sekolah masing-masing diharapkan tidak menjadi akhir dari perjalanan mereka sebagai Paskibraka, tetapi menjadi awal untuk menularkan nilai-nilai disiplin, nasionalisme, kepemimpinan dan semangat berprestasi kepada lingkungan sekolah serta generasi muda Maluku lainnya.

Pemerintah Provinsi Maluku juga mengajak seluruh pelajar di 11 kabupaten/kota untuk memanfaatkan kesempatan seleksi Paskibraka tahun 2027 sebagai wadah mengembangkan potensi diri sekaligus mengukir prestasi dan mengharumkan nama Maluku di tingkat nasional.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemensos Salurkan Bantuan untuk 95 Warga Terdampak Kebakaran di Paseban Jakarta

Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan kedaruratan berupa logistik untuk korban kebakaran di Jalan Kramat Sawah 10, Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat (Jakpus).
Kebakaran yang terjadi pada Kamis (20/8) sekitar pukul 20.02 WIB tersebut menghanguskan 15 rumah dan menyebabkan 2 rumah lainnya mengalami kerusakan ringan. Sebanyak 35 Kepala Keluarga (KK) atau 95 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka-luka.
Proses pemadaman selesai pada pukul 22.49 WIB. Sebanyak 32 unit mobil pemadam kebakaran dengan 160 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran hingga situasi dinyatakan aman.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kementerian Sosial berkoordinasi dengan posko penanganan bencana dan unsur pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan warga terdampak terpenuhi, terutama kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
“Untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi, Kementerian Sosial memberikan dukungan dengan mendistribusikan bantuan logistik,” kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam keterangannya, Jakarta, Jum’at (21/8/2026).
Bantuan logistik kedaruratan dikirim melalui Gudang Induk Kemensos di Bekasi. Terdiri dari 200 paket makanan siap saji, 160 paket makanan anak, 16 paket kidsware, 50 paket shower kit, 50 lembar kasur, 75 lembar selimut, dan 50 lembar tenda gulung.
Selain itu, terdapat 30 paket pakaian dalam pria, 30 paket pakaian dalam wanita, 30 paket daster, 50 paket sandang anak, 30 paket perlengkapan ibadah laki-laki, 30 paket perlengkapan ibadah wanita, serta 20 paket peralatan sekolah.
Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp 114.044.040.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga yang terdampak saat ini sebagian mengungsi di posko yang berlokasi di SDN 05 Pagi Paseban dan sebagian lainnya tinggal sementara di rumah kerabat terdekat.
Kemensos terus melakukan koordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak kebakaran dapat terpenuhi selama berada di pengungsian maupun dalam proses pemulihan pascabencana.
Penanganan bencana kebakaran ini juga melibatkan Dinas Sosial Jakarta Pusat, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pordam DKI Jakarta, Kecamatan Senen, Kelurahan Paseban, Karang Taruna, serta unsur relawan lainnya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pasar Murah Riau Digelar 4 Hari di Pekanbaru, Cek Daftar Harga Beras hingga Telur

Pemerintah Provinsi Riau menggelar Operasi Pasar Murah di empat titik yang dipusatkan di Kota Pekanbaru sepanjang pekan ini untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas pasokan pangan. Kegiatan yang diinisiasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah tersebut disesuaikan menjadi empat hari karena adanya libur nasional Maulid Nabi.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengonfirmasi bahwa pelaksanaan intervensi pasar pekan ini difokuskan di ibu kota provinsi.

“Berhubung pada Selasa, 25 Agustus merupakan Hari Libur Maulid Nabi, makanya untuk pekan ini hanya digelar empat kali dan semuanya difokuskan di Kota Pekanbaru,” kata Tetty di Pekanbaru, Senin (24/8/2026).

Selain berbelanja kebutuhan pokok, masyarakat yang mendatangi lokasi kegiatan diimbau tetap menggunakan masker guna mengantisipasi dampak penurunan kualitas udara akibat kabut asap. Imbauan tersebut selaras dengan arahan Pelaksana Tugas Gubernur Riau agar warga meningkatkan kewaspadaan kesehatan saat beraktivitas di luar ruangan.

Mengenai jadwal pelaksanaan, pasar murah dimulai pada Senin (24/8/2026) di Halaman Kantor Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai. Operasi pasar tersebut kemudian dilanjutkan pada Rabu (26/8/2026) di Halaman Kantor Lurah Palas pada kecamatan yang sama.

Selanjutnya, lokasi kegiatan bergeser ke Halaman Kantor Kelurahan Industri, Kecamatan Tenayan Raya pada Kamis (27/8/2026). Rangkaian kegiatan pekan ini akan ditutup di Halaman Kantor Lurah Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai pada Jumat (28/8/2026).

Tetty menjelaskan bahwa operasi pasar ini bertujuan memastikan kelancaran distribusi komoditas pangan pokok dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat. Komoditas yang disediakan meliputi beras SPHP seharga Rp60.000 per 5 kilogram, beras Anak Daro dan Sokan Rp84.500 per 5 kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, serta minyak goreng Minyakita Rp15.500 per bungkus.

Selain beras dan minyak, pasokan garam krista dijual seharga Rp2.000 per 200 gram, garam nusantara Rp2.000 per 250 gram, serta telur ayam Rp49.000 per papan. Seluruh bahan pangan tersebut dijual sesuai patokan harga terjangkau guna membantu pemenuhan kebutuhan harian warga.

Pemerintah Provinsi Riau mengimbau para pembeli untuk mengantre secara tertib sesuai waktu yang telah ditentukan di masing-masing lokasi kelurahan. “Kami harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib, dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” tutur Tetty.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gebyar Kemerdekaan Pemko Medan Digelar Meriah, 13 Lomba Bikin Suasana Taman Cadika Semarak

Ribuan jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan larut dalam suasana penuh kegembiraan dan kebersamaan saat mengikuti Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (22/8/2026). Beragam perlombaan yang digelar sukses menghadirkan suasana meriah sekaligus mempererat kekompakan antarpegawai.

Antusiasme dan semangat para pegawai terlihat sejak kegiatan dimulai. Dengan mengenakan berbagai atribut bernuansa kemerdekaan, peserta tampil penuh semangat mengikuti sebanyak 13 jenis perlombaan yang telah disiapkan panitia.

Berbagai perlombaan tersebut di antaranya Futsal Gembira (pria memakai sarung), Tarik Tambang (pria), Pukul Guling di Atas Danau, Lomba Pidato POV Wali Kota, Fashion Show bertema Kemerdekaan, Menghias Wajah/Make Up dengan Penutup Mata, Kartu Domino (pria), Kartu Truf Gembira (pria), Balap Karung dengan Helm, Lomba Bakiak, Tenis Meja Ganda Putra, Catur, serta Lomba Memasak Nasi Goreng.

Keseruan dan keceriaan tampak jelas dari para peserta yang mengikuti setiap perlombaan. Tak hanya mengejar kemenangan, para pegawai juga menunjukkan kekompakan, sportivitas dan semangat kebersamaan. Sorak-sorai serta dukungan rekan kerja membuat suasana di kawasan Taman Cadika semakin semarak.

Kemeriahan kegiatan semakin terasa dengan hadirnya Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas. Keduanya turut menyaksikan sejumlah perlombaan yang berlangsung dan menikmati keseruan yang ditampilkan para peserta. Bahkan Rico Waas juga mencoba salah satu perlombaan yakni tenis meja.

Kehadiran pimpinan daerah tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan yang tidak hanya bertujuan memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga membangun kebersamaan di lingkungan Pemko Medan.

Melalui Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan ini, semangat persaudaraan dan solidaritas antarjajaran Pemko Medan diharapkan semakin kuat. Kekompakan yang terbangun diharapkan menjadi modal penting bagi seluruh aparatur untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta bersama-sama membangun Kota Medan menjadi lebih baik ke depannya.

Salah seorang peserta Thoriq dari Dinas Kominfo Kota Medan yang mengikuti lomba kartu Truf Gembira mengaku senang dan seru bisa mengikuti lomba tersebut. Menurutnya selain mengasah kemampuan mengikuti lomba di momentum Kemerdekaan Republik Indonesia ini juga dapat mempererat silaturahmi dan kekompakan antara pegawai.

“Perlombaan Gebyar Kemerdekaan Republik Indonesia ini seru. Saya mengikuti lomba kartu Truf Gembira. Harapannya bisa raih juara”, katanya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News