Beranda blog Halaman 4336

Luhut Kunjungi Apple Academy Tekankan Pentingnya Percepat Digitalisasi Indonesia Semua Sektor

Luhut Kunjungi Apple Academy Tekankan Pentingnya Percepat Digitalisasi Indonesia Semua Sektor

SuaraPemerintah.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengunjungi Apple Academy yang berlokasi di Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, untuk melihat fasilitas pendidikan gratis dari Apple untuk mengembangkan pengembang (developer) teknologi dan aplikasi di Indonesia. Kebutuhan untuk digitalisasi sangatlah tinggi sehingga tempat seperti Apple Academy dinilai Luhut penting untuk membantu mempercepat proses digitalisasi di Indonesia di semua sektor.

Hal ini diungkapkan Luhut dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 21 Mei 2021. Dia menekankan tingginya kebutuhan digitalisasi, terutama di masa pandemi seperti saat ini.

“Saat ini semua kementerian dan lembaga wajib hukumnya untuk melaksanakan digitalisasi dan artinya para pemangku kepentingan semua harus paham caranya. Jadi, pendidikan seperti ini akan jadi sangat penting. Apple Academy ini sangat strategis posisinya supaya semua bisa digitalized (terdigitalisasi),” katanya.

Kendati ia mengakui kemungkinan hambatan sumber daya pengajar atau infrastruktur, menurutnya dengan pengalaman digitalisasi selama pandemi ini diharapkan bukanlah masalah besar.

“Tentu akan ada hambatan seperti SDM pengajar atau infrastruktur. Kalau kurikulum sudah ada dari Apple, tapi dengan pengalaman digitalisasi selama pandemi ini tidak akan menjadi masalah dan malah menghemat biaya dan waktu. Proses pengambilan keputusan sekarang bisa lewat Zoom dan prosesnya jadi cepat, tidak terbayang ini sebelum pandemi COVID-19,” katanya.

Luhut berharap ke depan akan terus tumbuh lembaga pendidikan seperti Apple Academy guna mendorong digitalisasi di Indonesia.

“Kita butuh orang yang paham dan mendukung digitalisasi. Jadi, kita butuh tempat macam ini. Jangan hanya buat di kota-kota besar, tapi juga mencerdaskan di daerah-daerah juga agar terjadi keseimbangan,” kata Luhut.

Dalam kesempatan yang sama, Manager Government Affairs Apple Indonesia Mirza Natadisastra menjelaskan pengembangan Apple Academy merupakan komitmen investasi Apple di Indonesia dan fokus pada pengembangan sumber daya manusia.

Saat ini, Apple Academy hanya ada tiga negara, yaitu Brazil, Italia, dan Indonesia yang menjadi satu-satunya negara di Asia. Apple Academy memiliki kapasitas Jakarta 200 orang, di Batam 100 orang, dan Surabaya 100 orang dan total 400 orang setiap batch-nya.

“Saat ini Apple Academy sudah berjalan selama empat tahun ini dan kita melihat bahwa saat ini tengah populer tren teknologi dan digital. Apple Academy bukan hanya sekedar training school, sertifikasi, atau coding school. Apa yang kita bawa adalah sama dengan Research and Development (RnD) seperti di California. Kita ingin mulai dari seperti apa tempat yang bisa melahirkan inovasi-inovasi yang di luar biasa,” jelasnya.

Mirza menjelaskan jika RnD akan dikolaborasikan dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), hubungan dan programnya akan berfokus pada pengembangan sumber daya manusia dan inovasi yang bisa diukur dan ada nilai kontribusinya.

“Kita membuka mindset bahwa TKDN tidak hanya membicarakan manufaktur tapi juga bisa terkait ekosistem untuk menghasilkan inovasi. Untuk inovasi diperlukan infrastruktur fisiknya dulu dan kita buktikan bahwa kita punya desain yang sudah kita research itu terkait dengan inovasi dan bisa dilihat elemen-elemen apa saja yang ada di Apple Academy ini,” kata Mirza.

Dampak industri dan output yang diharapkan dari Apple Academy ini yaitu mengenai terciptanya lapangan kerja di Indonesia. Saat ini Indonesia menjadi patokan dari Apple Academy yang sudah ada. Dari sisi dampak industri, Apple Academy terbuka untuk umum meski tidak memiliki dasar coding. (red/pen)

Kemenhub Bersama Akademisi Kaji Transportasi di Ibu Kota Negara Baru

SuaraPemerintah.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memastikan, semua kebijakan dibidang transportasi yang dikeluarkan merujuk pada kajian ilmiah. Karena itu Kemenhub menjalin kolaborasi dengan universitas atau akademisi terbaik Indonesia.

Kolaborasi itu ditunjukkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan (Balitbanghub) melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara, yang menggelar courtesy call ke Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Kamis lalu, dalam rangka pengembangan riset.

Menurut Kepala Balitbanghub, Umar Aris, kemajuan pelayanan transportasi membutuhkan adanya inovasi dan sinergi antar stakeholders terkait. Sehingga perlu adanya kolaborasi antara akademisi, pebisnis, komunitas, Pemerintah dan media.

“Dalam penetapan kebijakan ini perlu didasarkan kepada kajian ilmiah yang melibatkan unsur-unsur tersebut,” tegas Umar Aris dikutip dari keterangannya, Sabtu, 22 Mei 2021.

Dalam kunjungan Kemenhub dan balitbanghub kali ini, dibahas mengenai isu strategis dan rencana riset transportasi terutama transportasi udara dengan mempertimbangkan potensi kedirgantaraan di Indonesia. Terdapat 15 judul penelitian yang dikerjasamakan pada tahun ini.

“Di antaranya keselamatan dan keamanan, konektivitas dan aksesibilitias, pelayanan transportasi, pengembangan transportasi di kawasan strategis pariwisata nasional, dan sistem transportasi Ibu Kota negara. Kemudian, pengembangan transportasi di kawasan terluar, terdepan, tertinggal dan perbatasan, pengembangan sistem transportasi pendukung logistic, serta SDM dan kelembagaan,” jelas Umar Aris.

Sementara itu, Rektor ITB, Prof Reini Wirahadikusumah dalam pertemuan tersebut mengatakan, dalam kolaborasi dengan Kemenhub ini ITB mencoba untuk menjawab masalah yang sudah diidentifikasi oleh Kemenhub. Hal itu dilakukan melalui penajaman studi serta membantu peneliti untuk bersama-sama menyelesaikannya.

Lebih lanjut Umar menegaskan, saat ini yang harusnya menjadi fokus utama Menteri Perhubungan adalah pengoperasian drone dan seaplane yang mengikuti kemajuan zaman. Khususnya termasuk peluang pemanfaatan pesawat N-219 untuk penerbangan seaplane.

Sedangkan, menurut Ketua Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Sigit P Santosa mengatakan peluang pengembangan seaplane di Indonesia cukup besar.

Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) ITB bersama PT Dirgantara Indonesia dan Badan Litbang Perhubungan berencana melakukan kerja sama penelitian terkait pengembangan seaplane di Indonesia.

Kemenag Luncurkan Kartu Nikah Digital, Ini Manfaatnya

SuaraPemerintah.idKementerian Agama (Kemenag) akan meluncurkan kartu nikah digital pada akhir Mei mendatang. Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kemenag, Muharam Marzuki mengatakan, kartu nikah digital memiliki banyak manfaat.

“Ada banyak manfaat Kartu Nikah Digital. Pertama, kecepatan mengakses data diri dari pasangan suami istri sebagaimana tertera dalam kartu tersebut,” ujar Muharam dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, 21 Mei 2021.

Kedua, dengan kartu nikah digital akan mempermudah pengecekan keabsahan pernikahan pasangan suami istri.

“Kita juga bisa mengecek benarkah mereka berdua benar-benar pasangan suami istri. Kemudian kita juga bisa mengecek secara cepat kapan menikahnya,” katanya.

Ketiga, keberadaan kartu nikah digital merupakan upaya Kemenag untuk menghindari pemalsuan dokumen pernikahan.

Selain itu, kata Muharam, kartu nikah digital juga menghindarkan dari praktik penipuan yang dilakukan oleh salah satu pasangan. “Jadi susah mau nipu-nipu, oh saya belum nikah, nanti ketahuan dari kartu tersebut,” tegasnya.

“Jadi ini juga memudahkan bagi pasangan pengantin atau suami istri untuk berpergian tanpa harus khawatir dicurigai apabila mereka pergi bersama. Jadi sudah bisa dicek melalui Kartu Nikah Digital tadi. Biasanya pada hotel atau tempat berlogo syariah pasti mereka bertanya,” sambungnya.

Menurut Muharam, kehadiran Kartu Nikah Digital juga mempercepat layanan bagi pasangan pengantin.

Sebab, kata dia, pasangan pengantin yang baru saja melangsungkan pernikahannya bisa menerima kartu nikah digital secara online yang dikirim pihak KUA kepada pasangan pengantin melalui nomor WhatsApp maupun alamat email.

“Begitu selesai melakukan akad nikah, maka pihak KUA bisa mengeksekusi kartu nikah digital yang kemudian dikirim kepada pasangan pengantin melalui layanan online seperti WhatsApp atau melalui email,” ujarnya.

“Itu sudah terakses dari pihak KUA bisa langsung mengirim ke nomor telepon atau email yang didaftarkan. Itu sudah mengurangi waktu, biaya. Dari sisi kecepatan pun cepat,” sambungnya.

Presiden Jokowi: Kesenjangan Vaksin Covid-19 Harus Diatasi Bersama

SuaraPemerintah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan, pandemi Covid-19 hanya dapat ditangani secara global apabila seluruh negara dapat pulih sepenuhnya dari penyebaran pandemi.

Kendati demikian, negara-negara dunia masih harus menghadapi tantangan terhadap akses vaksin yang adil dan merata bagi semua negara. Oleh karena itu, Presiden Jokowi mengajak para pemimpin negara dunia untuk melakukan langkah nyata.

“Saya harus kembali mengingatkan kita semua bahwa kita hanya akan betul-betul pulih dan aman dari Covid-19 jika semua negara juga telah pulih. No one is safe until everyone is,” ujarnya saat berpidato secara virtual dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kesehatan Global, pada Jumat (21/5/2021) malam, melansir laman presidenri.go.id.

Kepala Negara mengungkapkan, di saat beberapa negara mulai melakukan vaksinasi bagi kelompok berisiko rendah, yakni anak-anak dan usia belia, hanya sebanyak 0,3 persen pasokan vaksin global yang tersedia bagi negara berpenghasilan rendah.

Kesenjangan tampak menjadi semakin nyata saat 83 persen pasokan vaksin global telah diterima negara-negara kaya, sementara 17 persen sisanya diterima negara-negara berkembang di mana terdapat di dalamnya 47 persen populasi dunia.

“Untuk itu kita harus melakukan langkah nyata yaitu, dalam jangka pendek, kita harus mendorong lebih kuat lagi doses-sharing melalui skema Covax Facility. Ini merupakan bentuk solidaritas yang harus didorong dan dilipatgandakan khususnya dalam mengatasi masalah rintangan suplai,” kata Presiden Jokowi.

Adapun dalam jangka panjang, masyarakat global harus dapat melipatgandakan produksi vaksin untuk memenuhi kebutuhan global dan membangun ketahanan kesehatan.

Hal tersebut tentunya memerlukan peningkatan kapasitas produksi secara kolektif melalui alih teknologi dan investasi.

“Jika isu kapasitas produksi dan distribusi vaksin tidak segera ditangani saya khawatir akan semakin lama kita dapat menyelesaikan pandemi ini,” ucapnya.

Kepala Negara menyebut bahwa negara-negara anggota G-20 harus memberikan dukungan bagi peningkatan produksi dan kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.

Berkaitan dengan hal tersebut, Indonesia mendukung penuh proposal TRIPS Waiver yang mengusulkan untuk sementara waktu melepaskan kewajiban dalam melindungi hak kekayaan intelektual terkait pencegahan, penanganan, atau pengobatan Covid-19.

Ekspor Kelautan dan Perikanan dari Semarang Capai Rp 323 Miliar

SuaraPemerintah.id – Ekspor produk kelautan dan perikanan dari Semarang, Jawa Tengah mengalami peningkatan. Selama April 2021, nilai ekspor ikan mencapai Rp323 miliar.

Sepanjang April 2021, Balai KIPM Semarang menerbitkan 423 health certificate (HC), lebih tinggi dibanding Maret yang mencapai 380 HC. Dari sisi volume, ekspor April menyentuh angka 4.305 ton dibanding Maret 3.231 ton.

“Ini bukti bahwa kita terus bergerak dan memberikan pelayanan optimal di tengah pandemi dan bulan ramadan kemarin,” kata Kepala Balai KIPM Semarang, Raden Gatot Perdana, Jumat (21/5/2021).

Peningkatan dari sisi volume, berdampak pada peningkatan nilai ekspor perikanan dari Semarang.

Gatot menyebut selama April lalu, nilai ekspor komoditas kelautan dan perikanan mencapai Rp323 miliar dibanding Maret Rp260 miliar. Produk-produk tersebut dikirim ke 19 negara tujuan. “Ada 47 komoditas yang dikirim ke 19 negara tujuan,” sambungnya.

Ekspor selama April lalu juga menjadi yang tertinggi selama 4 bulan kuartal pertama 2021. Jika Januari ada 3.914 ton, Februari sempat turun menjadi 2.850 ton dan meningkat menjadi 3.231 ton di bulan Maret. “Nah April ini yang tertinggi selama 2021,” tuturnya.

Dari sisi komoditas, Gatot menyebut 5 besar yang menjadi favorit ekspor di antaranya surimi, cumi-cumi, udang, layur dan daging rajungan.

Tiongkok menjadi pasar utama produk perikanan dari Jawa Tengah dengan 1.514 ton, disusul Jepang 610 ton, Korea Selatan 448 ton, Malaysia 402 ton dan Amerika Serikat 368 ton.

“Melihat tren ini, kita optimis sektor kelautan dan perikanan bisa menjadi penggerak perekonomian Jawa Tengah. Semoga tren ini terus berlanjut,” tutup Gatot.

Hasil ini tentunya selaras dengan misi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). KKP beberapa waktu lalu telah menargetkan peningkatan kualitas produk hasil perikanan untuk menggenjot volume dan nilai ekspor di tahun 2021.

Salah satu upayanya melalui pembaruan alat uji, pengembangan sumber daya manusia, hingga penguatan pengawasan.

“Kita siapkan yang terbaik, kita beli kalau perlu,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat rapat bersama para pejabat Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Kelautan dan Perikanan (BKIPM) di Jakarta, Selasa (12/1).

Dengan pemutakhiran alat uji laboratorium, Menteri Trenggono ingin produk perikanan yang diekspor bebas virus dan patogen bahaya lainnya yang dapat mengganggu kesehatan pengonsumsi. Tentunya alat tersebut juga bisa dipakai untuk menguji produk perikanan yang masuk ke Indonesia.

Sinergi Kemdikbudristek- LPDP Siapkan 10.000 Beasiswa Pendidikan Vokasi

SuaraPemerintah.idKementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyiapkan sekitar 10.000 beasiswa gelar dan non-gelar untuk pendidikan vokasi.

Program tersebut ditujukan untuk guru, dosen, siswa, dan mahasiswa.

“Kami belum bisa menyebut spesifik (kuota beasiswa), tetapi ini kurang lebih 10.000 di seluruh program,” kata Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) Kemdikbudristek, Ahmad Saufi, dalam diskusi media di Jakarta, Jumat (21/5/2021).

Saufi mengatakan beasiswa pendidikan vokasi diharapkan menjadi pengungkit untuk sumber daya manusia (SDM) vokasi bisa meningkatkan keunggulan. Kemajuan teknologi dan industrialisasi menjadi tantangan bagi pendidikan pada umumnya termasuk vokasi.

“Bagaimana menciptakan insan vokasi yang sesuai kebutuhan DUDI dan akses yang selama ini belum terlihat, melalui program beasiswa vokasi dapat menjawab janji presiden untuk meningkatkan SDM vokasi agar lebih unggul,” ujar Saufi.

Saufi menjelaskan beasiswa pendidikan vokasi tahun 2021 ini terdiri atas program gelar dan non-gelar.

Untuk program gelar, beasiswa yang disediakan yaitu Beasiswa S-1/D-4 Calon Guru SMK. Skema pembiayaan ini bertujuan meningkatkan kuantitas dan kualitas guru SMK yang memiliki kualifikasi, khususnya pada mata pelajaran produktif.

“Melalui program ini diharapkan terjadi percepatan dalam pemenuhan guru SMK yang relevan dengan dinamika industri masa depan,” kata Saufi.

Dia menambahkan beasiswa pendidikan bergelar bagi dosen dan calon dosen Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) terbagi atas beasiswa studi lanjut jenjang S-2, jenjang S-3, serta joint/dual degree S-3 bagi dosen PTPPV.

Skema beasiswa ini merupakan terobosan pada pendidikan vokasi karena selama ini belum pernah ada beasiswa khusus yang ditujukan untuk dosen vokasi.

“Beasiswa ini diharapkan mampu menjadi jawaban mengatasi masalah regenerasi dosen PTPPV dengan kualifikasi mumpuni, memiliki daya saing internasional, serta relevan dengan kebutuhan pembangunan industri,” lanjut Saufi.

Informasi beserta pendaftaran program beasiswa pendidikan vokasi untuk program beasiswa calon guru SMK, beasiswa S-2/S-3 dosen/calon dosen, bridging courseproject based learning bagi siswa dan guru SMK, dan riset keilmuan terapan, dapat diakses calon peserta melalui laman https://beasiswa.vokasi.kemdikbud.go.id/.

Jajaki Kerjasama Perusahaan Logistik Panama, Indonesia Pasarkan Produk ke Kawasan Amerika Latin dan Karibia

Jajaki Kerjasama Perusahaan Logistik Panama, Indonesia Pasarkan Produk ke Kawasan Amerika Latin dan Karibia

SuaraPemerintah.id – Duta Besar (Dubes) RI untuk Panama mengunjungi perusahaan Logistik Panama, Farmazona S.A yang berada di provinsi Colon untuk menjajaki kerja sama pemasaran produk Indonesia. Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut untuk menjajaki upaya pemasaran produk Indonesia di kawasan Amerika Latin dan Karibia melalui kerja sama antara perusahaan Indonesia dengan Farmazona.

Dalam kunjungan tersebut, Dubes Sukmo Harsono diterima oleh Presiden Direktur Farmazona, Carmen Ferrari, demikian disampaikan dalam keterangan tertulis KBRI Panama City yang diterima di Jakarta, Jumat, 21 Mei 2021.

Perlu diketahui Farmazona merupakan perusahaan logistik Panama yang telah memiliki pengalaman selama 50 tahun lebih. Perusahaan itu beroperasi tidak hanya di Panama namun juga di negara-negara Amerika Latin dan Karibia.

Selain logistik, perusahaan itu juga dapat melakukan kegiatan ekspor impor sebagai perusahaan perwakilan dan pedagang, serta memasarkan dan menyalurkan barang, termasuk melakukan pendaftaran produk dengan fokus produk farmasi.

Farmazona juga tengah mengembangkan usaha ke arah produksi yaitu produk masker bekerja sama dengan perusahaan China. Kedepannya perusahaan ini diharapkan dapat memproduksi alat pelindung diri (APD) seperti jas, penutup kepala, dan pelindung sepatu medis.

Dalam pertemuan di Farmazona, Dubes Sukmo berdiskusi dengan Carmen mengenai hal-hal teknis untuk langkah ke depan yang harus dilakukan guna merealisasikan upaya kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Dalam hal itu, kedua pihak sepakat untuk segera menyusun daftar perusahaan Indonesia yang tertarik bekerja sama dengan Farmazona dan daftar informasi tentang detail produk yang akan dipasarkan.

KBRI Panama City akan bertindak sebagai fasilitator untuk mempertemukan perusahaan-perusahaan Indonesia dengan Farmazona secara virtual guna membicarakan kemungkinan kerja sama lebih lanjut.

Selain melakukan diskusi, Dubes Sukmo juga meninjau fasilitas gudang dan transportasi logistik yang dimiliki perusahaan tersebut. Farmazona memiliki lima gudang yang dibagi berdasarkan jenis produknya.

Beberapa perusahaan farmasi besar yang bekerja sama dengan Farmazona, di antaranya P&G, Sanofi, Boehringer Ingelheim, Novartis. Selain ke Farmazona, Dubes Sukmo juga bertemu dengan Presiden Kamar Dagang provinsi Colon, Gilberto Mena dan Direktur Eksekutif Kamar Dagang Colon, Josimar Ortiz.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Sukmo menyampaikan harapan untuk dapat melakukan kerja sama lebih erat dengan Kamar Dagang Colon serta para pengusaha di provinsi Colon.

“Pengetahuan pengusaha di Colon tentang potensi Indonesia maupun pengetahuan pengusaha Indonesia tentang potensi kerja sama dengan Panama, khususnya Colon sebagai pusat kegiatan perdagangan di Amerika Latin dan Karibia masih terbatas,” ujar Sukmo.

“Untuk itu perlu dilakukan berbagai upaya promosi misalnya melalui seminar yang menghadirkan kamar dagang atau asosiasi dan pengusaha kedua pihak guna menyampaikan informasi tentang berbagai potensi kerja sama yang ada,” lanjutnya.

Sementara itu, presiden kamar dagang Colon juga menyampaikan kesiapan untuk menjadi fasilitator dalam menghubungkan Kamar Dagang
Indonesia dengan Federasi Kamar Dagang Amerika Tengah (FECAMCO).

Pada kesempatan tersebut, Dubes Sukmo juga mempromosikan berbagai produk ekspor unggulan Indonesia, antara lain minyak kelapa sawit; tekstil; masker dan peralatan medis lainnya; suku cadang kendaraan; perabotan dan kerajinan; serta produk-produk industri strategis, seperti pesawat, kereta api, kapal, dan senjata. (red/pen)

Nadiem Makarim Luncurkan Program Proses Belajar KIHAJAR bagi Siswa dan Guru

Nadiem Makarim Luncurkan Program Proses Belajar KIHAJAR bagi Siswa dan Guru

SuaraPemerintah.id – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meluncurkan program Kita Harus Belajar (KIHAJAR) 2021 untuk memberi ruang kemerdekaan bagi siswa dan guru dalam proses belajar.

KIHAJAR adalah wadah eksplorasi digital bagi siswa seluruh jenjang lewat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berbasis science, technology, engineering, and mathematics (STEM) untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, pendayagunaan TIK dan pendidikan karakter.

Hal ini diungkapkan oleh Nadiem dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, 21 Mei 2021.

“Digitalisasi sekolah adalah salah satu prioritas kami dalam Merdeka Belajar agar anak-anak Indonesia bisa meningkatkan prestasinya dengan dukungan teknologi. KIHAJAR adalah salah satu program peningkatan kompetensi siswa dalam memanfaatkan teknologi,” katanya.

Dia mengatakan bahwa bangsa Indonesia bangga karena pendidikan Indonesia dibangun dalam pemikiran yang maju, yaitu Merdeka dalam Belajar.

“Ini telah dicetuskan Ki Hajar Dewantara puluhan tahun lalu, dan tugas kita sekarang adalah bersama-sama mewujudkannya,” ucapnya.

Nadiem menyampaikan, program KIHAJAR terbuka bagi semua peserta didik dan guru semua jenjang seluruh Indonesia. Peminatnya dapat mengakses laman kihajar.kemdikbud.go.id dan mengikuti informasi terbaru melalui akun Instagram @tvedukasi_kemdikbud.

Disebutkan, program KIHAJAR yang pertama, yakni KIHAJAR STEM. Program ini memiliki tiga fase, yakni basic, intermediate, dan final.

Pendaftaran peserta KIHAJAR STEM dibuka pada Kamis, 20 Mei 2021, bersamaan dengan peluncuran KIHAJAR, dan akan ditutup pada 6 Agustus 2021.

Mendikbudristek menjelaskan, program KIHAJAR dikembangkan sejak 2006 dan dilanjutkan pada 2021 dengan tiga varian program.

Pertama, KIHAJAR STEM yang merupakan wadah eksplorasi bagi siswa SD, SMP, SMA, dan SMK, juga sekolah Indonesia luar negeri (SILN).

“Varian ini untuk meningkatkan berpikir kritis dan kreatif serta berkolaborasi menyelesaikan masalah berbasis STEM. Pembelajarannya berbasis proyek,” tutur Mendikbudristek.

Pihaknya menyampaikan, salah satu inovasi yang diangkat pada kesempatan ini berasal dari bidang kesehatan yang dikembangkan oleh siswi SMAN 1 Godean, Yogyakarta. Perangkat berupa sensor hand sanitizer tanpa sentuh (SEHAT) ini diciptakan untuk membantu penanganan pandemi Covid-19.

“Dengan teknologi yang ada sekarang, kita harus makin kreatif dan kritis karena banyak peluang yang terbuka. Jangan sampai teknologi menurunkan minat belajar dan prestasi kita,” pesan Nadiem.

Varian kedua adalah KIHAJAR Explorer. Dijelaskan Mendikbudristek, program ini dikembangkan dengan memanfaatkan TV edukasi, suara edukasi, rumah belajar, dan belajar dari rumah.

“Para siswa bisa ikut kuis harian lewat media sosial Suara Edukasi yang kontennya diambil dari kanal-kanal pembelajaran ini,” ujar Nadiem.

KIHAJAR Explorer mulai digelar 1 April 2021 bersamaan dengan siaran perdana program “Belajar Dari Rumah” di TV Edukasi. KIHAJAR Explorer Hadir setiap hari hingga Oktober 2021.

KIHAJAR Explorer terbuka bagi siswa semua jenjang pendidikan, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Berikutnya, Menteri Nadiem menjelaskan varian ketiga KIHAJAR yaitu KIHAJAR TIK Talks yang ditujukan bagi para guru.

“KIHAJAR TIK Talks bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi teknologi guru dalam pembelajaran. Khusus program ini, kami tekankan peran teknologi untuk membantu guru menemukan solusi atas masalah yang ada di daerah masing-masing dengan menghadirkan narasumber ahli,” ujarnya.

KIHAJAR TIK Talks akan dimulai pada minggu kedua bulan Mei 2021 dan berkolaborasi dengan Balai Teknologi Komunikasi (Balai Tekkom), Dinas Pendidikan Provinsi, serta Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) yang berada di 34 provinsi seluruh Indonesia.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kemendikbudristek Mohamad Hasan Chabibie menyampaikan bahwa program ini dikemas menyesuaikan dengan karakteristik generasi milenial.

Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, dan pendidikan karakter melalui pemanfaatan konten-konten Televisi Edukasi, Radio Suara Edukasi dan tentunya Portal Rumah Belajar.

“Tahun lalu kita mendapatkan lebih dari 65 ribu siswa mendaftar. Tahun ini, kami targetkan 70 ribu peserta berpartisipasi,” ucap Hasan. (red/pen)

Gencatan Senjata Tercapai, RI Tetap Serukan Pendudukan Israel Harus Berakhir

SuaraPemerintah.idGenjata senjata antara Israel dan Hamas telah tercapai, tetapi Indonesia bersama sejumlah menteri luar negeri, tetap menekankan perlunya dilangsungkan perundingan untuk menjawab isu utama yang memicu aksi kekerasan sebelas hari terakhir ini, yaitu pendudukan Israel.

Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi menyatakan hal itu dalam konferensi pers virtual dari New York, Kamis (20/5) malam.

“Dalam pertemuan para menteri luar negeri dengan Presiden Majelis Umum yang dipegang oleh Turki, semua menteri luar negeri menekankan pentingnya tekanan diberikan agar negosiasi dapat segera dilakukan, untuk meng-address core issue (menangani masalah utama), yaitu pengakhiran pendudukan,” ujar Retno.

Retno menegaskan setelah gencatan senjata dilakukan, harus diberi tekanan agar negosiasi segera dilakukan untuk menyelesaikan isu mendasarnya.

Meski tidak menyebut nama menteri-menteri luar negeri yang sepakat dengannya, Retno mengatakan “Jika core issue tidak dapat diselesaikan, para menteri luar negeri yakin situasi serupa akan terulang lagi dan terulang lagi.

“Dalam kesempatan itu, saya sampaikan pentingnya semua negara yang hadir agar menggunakan pengaruhnya agar isu mendasarnya, yaitu penjajahan, dapat diselesaikan,” tegasnya.

Israel pada Kamis (20/5) sore telah menyepakati gencatan senjata bersama, tanpa syarat dengan kelompok militan Hamas. Gencatan senjata yang dijadwalkan dimulai pada Jumat (21/5) pukul 02.00 waktu setempat ini, akan mengembalikan ketenangan di Israel dan Gaza.

Diketahui, Hamas meluncurkan ratusan roket ke arah Israel sejak 10 Mei lalu sebagai pembalasan atas pengusiran 28 keluarga Palestina di permukiman Sheikh Jarrah, penutupan salah satu gerbang utama menuju ke Masjid Al Aqsa, dan serangan brutal terhadap jemaah masjid pada bulan suci Ramadhan.

Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh menyampaikan alasan ini dalam surat tertanggal 18 Mei yang dikirimnya pada Presiden Joko Widodo.

Israel membalas serangan itu dengan melakukan serangan udara ke infrastruktur Hamas. Namun, Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan sedkitnya 230 orang tewas, termasuk 65 anak-anak dan 39 perempuan. Lebih dari 1.700 lainnya luka-luka.

Menurut badan advokasi Save the Children, sedikitnya 50 sekolah rusak dan enam lainnya hancur total. Hampir 42 ribu anak kini tidak lagi bersekolah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan serangan Israel juga merusak sedikitnya 18 rumah sakit dan klinik, dan menghancurkan sebuah fasilitas kesehatan. Hampir separuh obat-obatan esensial juga telah habis.

Sementara di pihak Israel, sedikitnya 12 orang tewas, termasuk seorang anak laki-laki berusia lima tahu, seorang anak perempuan berusia 16 tahun dan seorang tentara.

Kempupera Sukses Rampungkan Jalan Lingkar Brebes-Tegal

SuaraPemerintah.idKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga telah menyelesaikan pembangunan Jalan Lingkar Brebes – Tegal di Provinsi Jawa Tengah sepanjang 17,4 km.

Selesainya pembangunan jalan nasional ini akan mendukung konektivitas dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah Brebes dan Tegal yang saat ini tengah didorong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi wilayah di koridor Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah.

“Konektivitas antarwilayah diperlukan agar mobilitas logistik (barang dan jasa) dan manusia lebih efisien. Dengan konektivitas yang semakin baik, diharapkan perekonomian wilayah meningkat,” kata Staf Ahli Menpupera Bidang Teknologi Industri dan Lingkungan sekaligus Juru Bicara Kempupera Endra S Atmawidjaja dalam keterangan resminya, Jumat (21/5/2021).

Pembangunan jalan arteri ini dimulai sejak tanggal kontrak 19 Desember 2019 dan telah selesai pada bulan Mei 2021 dengan dilengkapi penerangan dan marka jalan.

Saat ini Jalan Lingkar Brebes – Tegal masih menunggu hasil uji layak fungsi sebagai syarat pengoperasian jalan baru (open traffic).

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah Satrio Sugeng Prayitno menyampaikan, secara fisik Jalan Lingkar Brebes – Tegal sudah dapat digunakan, namun untuk pengoperasiannya harus dilakukan uji laik fungsi agar aman bagi pengguna jalan.

“Saat ini sudah dilakukan audit keselamatan dan sedang menunggu hasil agar segera dapat dilalui oleh masyarakat,” ujar Satrio.

Satrio melanjutkan konstruksi jalan arteri terebut juga akan mengedepankan konsep hijau dengan menanam bibit di sepanjan koridor jalan.

Selain mengikuti arahan pembangunan infrastruktur hijau, Satrio menilai kegiatan tersebut dapat memperkuat timbunan di samping badan Jalan Lingkat Brebes-Tegal. Satrio menyampaikan konstrusi Jalan Lingkar Brebes – Tegal mayoritas dibangun di atas lahan dengan struktur rawa.

Alhasil, konstruksi jalan arteri tersebut harus menerapkan teknologi Prefabricated Vertical Drain (PVD) dan Prefabricated Horizontal Drain (PHD) untuk mempercepat waktu pelaksanaan.

Kementerian PUPR mendata konstruksi Jalan Lingkar Brebes-Tegal menelan anggaran senilai Rp 223 miliar. Adapun, konstruksi jalan nasional tersebut dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Satrio berharap jalan tersebut dapat mendukung kelancaraan arus lalu lintas di Kota Brebes. Pasalnya, jalur pantai utara (Pantura) yang masuk dalam Kota brebes akan memiliki jalur alternatif.

Dengan demikian, jalan dalam kota Kota Brebes diharapkan lebih awet karena tidak dilintasi kendaraan besar. Selain itu, jalan arteri tersebut dinilai dapat menekan angka kecelakaan di Jalan Nasional Kota Brebes