Beranda blog Halaman 435

KBRI Abu Dhabi Terus Upayakan Pencarian ABK WNI yang Hilang pada Insiden Kapal di Selat Hormuz, Iran

KBRI Abu Dhabi memantau secara intensif perkembangan insiden meledaknya kapal Musaffah 2 di sekitar Selat Hormuz yang mengakibatkan sejumlah awak kapal menjadi korban, termasuk warga negara Indonesia (WNI). Menindaklanjuti laporan yang diterima pada 6 Maret 2026, pada 7 Maret 2026 pukul 20.00 waktu setempat, KBRI Abu Dhabi telah menerima keterangan dari salah satu WNI yang selamat, Sdr. AEN, yang merupakan penumpang sekaligus engineer di kapal Musaffah 2.
Dari keterangan tersebut diketahui bahwa insiden bermula dari kapal kontainer Safeen Prestige yang mengalami kerusakan di perairan Oman dekat Selat Hormuz. Perusahaan Safeen Provider kemudian menugaskan kapal Musaffah 2 yang membawa 7 awak kapal dan 6 teknisi untuk melakukan pemeriksaan serta upaya perbaikan. Kapal Musaffah 2 berangkat dari Ras Al Khaimah, Persatuan Emirat Arab (PEA) pada 5 Maret 2026 sore hari dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.00 waktu setempat.
Setelah dilakukan pemeriksaan, kapal Safeen Prestige dinilai tidak dapat diperbaiki di lokasi karena tidak memiliki suplai listrik sehingga diputuskan untuk dilakukan penarikan (towing). Enam teknisi, termasuk Sdr. AEN, kemudian naik ke kapal Safeen Prestige untuk membantu persiapan tersebut.
Sekitar pukul 02.00 dini hari pada 6 Maret 2026, saat proses persiapan penarikan hampir selesai, kapal Musaffah 2 dilaporkan mengalami ledakan yang menyebabkan kebakaran pada kapal, termasuk pada bagian anjungan. Penyebab pasti ledakan tersebut hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh otoritas terkait. Dalam insiden tersebut, beberapa awak kapal berhasil selamat, termasuk satu WNI (Sdr. YRJ), sementara tiga WNI lainnya (Sdr. MP, Sdr. SR, dan Sdr. AS) yang merupakan awak kapal Musaffah 2, hingga saat ini masih dinyatakan hilang. Selain itu, terdapat satu warga negara asing yang juga dilaporkan hilang.
Saat ini KBRI Abu Dhabi terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk dengan KBRI Muskat dan otoritas setempat, guna memperoleh informasi lebih lanjut mengenai penyebab insiden serta perkembangan proses pencarian korban. KBRI Abu Dhabi juga tengah memfasilitasi penanganan terhadap WNI yang menjadi korban selamat dan memastikan pemenuhan hak-hak dan perlindungan bagi WNI yang terdampak dalam insiden tersebut.

Memperhatikan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah, KBRI Abu Dhabi kembali mengimbau seluruh WNI di wilayah PEA, termasuk ABK WNI yang bekerja di kapal laut, untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat. WNI juga diimbau untuk melakukan lapor diri guna memastikan respons cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Abu Dhabi di nomor +971566156259.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia Teguhkan Politik Luar Negeri Bebas Aktif di Tengah Ketegangan Global

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia terus memegang teguh prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamika konflik global yang makin kompleks. Penegasan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam peresmian 218 jembatan yang dilakukan secara hybrid melalui konferensi video di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (9/3).

“Bangsa kita, negara kita berada dalam jalur yang sudah benar. Kita berada di jalur tidak memihak. Kita selalu berada di jalur bebas aktif, nonblok. Kita tidak ingin ikut blok mana pun. Kita menghormati semua kekuatan. Kita menghormati semua negara. Itulah Indonesia,” ucap Presiden.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian akibat berbagai konflik yang terjadi di sejumlah kawasan. Menurutnya, eskalasi ketegangan di kawasan menjadi contoh nyata bahwa situasi global saat ini berada dalam kondisi yang penuh tantangan.

“Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah. Beberapa saat yang lalu kita menyadari ada perang yang besar di Eropa, di Ukraina. Sekarang hampir seluruh Timur Tengah terkena. Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil,” katanya. 

Sikap Indonesia yang tidak memihak blok manapun, menurut Presiden merupakan cerminan dari nilai kebangsaan Indonesia yang menjunjung tinggi keberagaman dan persatuan. Prinsip Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi fondasi kehidupan nasional juga tercermin dalam cara Indonesia membangun hubungan dengan negara-negara lain di dunia.

“Kita menghormati semua bangsa, menghormati semua agama, menghormati semua ras, menghormati semua kelompok etnis. Inilah yang membuat Indonesia sekarang menikmati kondisi yang damai. Kita bisa hidup berdampingan ratusan kelompok etnis, tapi kita bisa rukun,” ujarnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo: Jembatan untuk Rakyat, Harapan bagi Anak-Anak Indonesia

Presiden Prabowo Subianto melakukan dialog langsung dengan para kepala daerah, aparat, dan masyarakat dari berbagai wilayah saat meresmikan 218 jembatan di Indonesia. Melalui konferensi video dari kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/3), Kepala Negara mendengarkan laporan pembangunan jembatan sekaligus berbincang dengan warga yang kini merasakan langsung manfaat infrastruktur tersebut, terutama anak-anak sekolah di daerah terpencil.

Dalam dialog tersebut, Kepala Negara menerima laporan perkembangan pembangunan jembatan di sejumlah wilayah, mulai dari Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, hingga Nias Selatan. Infrastruktur tersebut dibangun untuk mempermudah mobilitas warga, terutama anak-anak sekolah yang sebelumnya harus menempuh perjalanan panjang dan berisiko.

“Terima kasih semua pejabat yang hadir. Pejabat Pemerintah Daerah, pejabat Kepolisian, militer, terima kasih. Saya titip saja teruskan pekerjaan ini. Ini sangat penting untuk rakyat kita dan ini juga membuktikan kepedulian negara, kepedulian pemerintah pusat terhadap kondisi rakyat di mana pun,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga berdialog dengan sejumlah siswa dari Nias Selatan yang sebelumnya viral di media sosial karena harus menyeberangi sungai untuk pergi ke sekolah. Kini, setelah jembatan selesai dibangun, para siswa dapat bersekolah dengan lebih aman.

Ketika seorang siswa bernama Yamisa Zebua menyampaikan cita-citanya untuk melanjutkan studi di bidang kedokteran namun terkendala biaya, Presiden Prabowo langsung merespons dengan memberikan dukungan.

“Ya sudah, nanti kamu dites ya,” ujar Presiden kepada siswa tersebut.

Kepala Negara menekankan bahwa pembangunan jembatan bukan sekadar proyek fisik, tetapi bagian dari upaya memastikan masa depan generasi muda Indonesia. Presiden Prabowo menilai akses yang lebih aman dan cepat menuju sekolah akan membantu anak-anak memperoleh pendidikan yang lebih baik.

“Anak-anak kita adalah kekayaan kita yang paling berharga. Kita harus jamin mereka bisa sekolah dengan baik, kondisi mereka baik. Jembatan-jembatan ini akan membantu kehidupan masyarakat dan meringankan beban hidup mereka,” kata Presiden Prabowo.

Di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, jembatan gantung yang telah selesai dibangun memungkinkan anak-anak sekolah yang sebelumnya harus berjalan memutar hingga satu jam kini dapat mencapai sekolah hanya dalam waktu sekitar lima menit. Mendengar laporan tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pembangunan.

Lebih lanjut, Presiden juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparatur sipil negara, TNI, dan kepolisian dalam menjalankan program pembangunan. Menurutnya, kerja sama yang kuat merupakan kunci untuk menjangkau masyarakat di berbagai pelosok tanah air.

“Kita harus jadi satu, kita adalah satu bangsa Indonesia, kita adalah satu keluarga besar. Tidak boleh ada yang merasa lebih dari yang lain. Tidak ada yang boleh merasa bisa menang sendiri. Tidak, kita semua satu keluarga. Seluruh bangsa Indonesia adalah satu keluarga besar. Kalau ada satu yang susah, semua merasakan. Kalau ada satu desa yang menderita, seluruh rakyat merasakan,” tegas Kepala Negara.

Menutup dialog, Presiden menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang bekerja keras di lapangan. Kepala Negara berharap pembangunan jembatan di berbagai daerah dapat terus dilanjutkan agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

“Sampaikan penghormatan saya kepada semua unsur yang bekerja keras. Mudah-mudahan pada saat selesai, nanti saudara-saudara juga akan melaporkan kepada saya pada saat selesai. Terima kasih,” tutur Presiden Prabowo. 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Danantara Indonesia Umumkan Mitra Operator Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bekasi dan Denpasar

Danantara Indonesia hari ini mengumumkan mitra terpilih untuk fasilitas Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bekasi dan Denpasar.

Melalui proses pemilihan mitra yang komprehensif dan diikuti oleh berbagai perusahaan internasional berpengalaman, Danantara Indonesia telah menetapkan Wangneng Environment Co., Ltd. sebagai operator untuk pembangkit di Bekasi dan Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. sebagai operator untuk pembangkit di Denpasar.

Selaras dengan Peraturan Presiden No. 109/2025, penetapan ini merupakan bagian dari program WtE/PSEL Danantara Indonesia yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan sampah dengan memperkuat pengelolaan sampah perkotaan, mengurangi ketergantungan pada pembuangan ke TPA, serta mendukung pembangkit energi yang berkelanjutan.

Sejalan dengan dual mandate Danantara Indonesia, mitra operator diwajibkan membentuk konsorsium guna mendorong transfer teknologi, termasuk dengan badan usaha milik pemerintah daerah dan perusahaan lokal Indonesia. Danantara Indonesia juga menekankan tata kelola yang kuat sejak tahap awal, termasuk proses seleksi yang transparan dan berbasis mitigasi risiko.

Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia mengatakan, “Pengumuman hari ini menandai langkah penting dalam memastikan fasilitas Waste-to-Energy dikelola dengan standar tertinggi dalam keandalan operasional, keselamatan, dan akuntabilitas. Kami akan terus bekerja sama erat dengan para mitra, Pemerintah Daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait untuk menghadirkan kemajuan yang terukur dalam pengurangan sampah dan pembangkitan energi bersih.”

“Mitra operator terpilih diharapkan mampu menjaga kinerja operasional yang konsisten, memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku, serta mendorong keterlibatan yang berkelanjutan dengan masyarakat.” imbuhnya.

Danantara Indonesia berkomitmen untuk mendorong solusi pengelolaan sampah terpadu yang menciptakan dampak positif bagi lingkungan serta seluruh masyarakat Indonesia.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kemenhaj Kawal Pemulangan Jemaah Umrah Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus melakukan pemantauan dan koordinasi terkait kepulangan sejumlah jemaah umrah Indonesia yang mengalami penjadwalan ulang penerbangan di Arab Saudi. Melalui Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah, pemerintah memfasilitasi komunikasi dan koordinasi dengan pihak maskapai, penyelenggara perjalanan, serta otoritas terkait guna membantu kelancaran proses kepulangan jemaah.

Berdasarkan laporan pengawasan lapangan Staf Teknis Urusan Haji Jeddah pada 8 Maret 2026, tercatat 17 jemaah dari PT BMA mengalami penjadwalan ulang kepulangan dan saat ini berada di Makkah. Jemaah tersebut dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 10 dan 14 Maret 2026.

Staf Teknis Urusan Haji Jeddah, M. Ilham Effendy mengatakan tim di lapangan terus melakukan pemantauan serta menjembatani komunikasi antara jemaah, maskapai, dan penyelenggara perjalanan.

“Tim di lapangan terus melakukan koordinasi dengan maskapai, penyelenggara perjalanan, serta pihak terkait untuk membantu memastikan proses pemulangan jemaah dapat berjalan sesuai jadwal penerbangan yang tersedia,” ujar Ilham.

Selain itu, terdapat 67 jemaah dari PT RLW yang juga mengalami kendala kepulangan. Proses penjadwalan ulang penerbangan tengah dilakukan oleh pihak terkait, dengan sebagian jemaah dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 9 Maret 2026 menggunakan Ethiopian Airlines dan Garuda Indonesia.

Tim di lapangan juga memfasilitasi komunikasi bagi lima jemaah umrah mandiri yang terdampak pembatalan penerbangan rute Madinah–Mumbai. Saat ini proses pengurusan refund tiket serta penjadwalan penerbangan pengganti sedang dilakukan oleh pihak maskapai dengan jadwal keberangkatan menggunakan Saudia Airlines pada 15 Maret 2026.

Dalam periode pemantauan yang sama, KJRI Jeddah juga memonitor kepulangan 2.062 jemaah umrah Indonesia, sehingga total kepulangan jemaah mencapai 19.509 orang sejak 28 Februari hingga 8 Maret 2026. Pada 8 Maret tercatat 434 jemaah baru tiba di Arab Saudi dari Indonesia.

Ilham menegaskan bahwa tim akan terus melakukan pemantauan serta koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan proses perjalanan jemaah dapat berjalan dengan baik.

“Koordinasi dan pemantauan akan terus kami lakukan bersama pihak terkait agar proses kepulangan jemaah dapat berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Pernyataan Pemerintah Indonesia atas Situasi di Timur Tengah

Setelah menerima laporan dari berbagai Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah mengenai situasi keamanan yang semakin mengkhawatirkan di kawasan, Pemerintah Indonesia kembali menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya dan meluasnya ketegangan serta dampaknya di Timur Tengah.

Pemerintah Indonesia menyerukan kepada Amerika Serikat dan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Iran, serta menyerukan kepada Iran untuk menghentikan serangan yang menargetkan negara-negara tetangga di kawasan, termasuk Perserikatan Emirat Arab, Arab Saudi, Qatar, Oman, Bahrain, Kuwait dan Yordania.

Indonesia menegaskan kembali kewajiban semua pihak untuk menegakkan prinsip-prinsip hukum internasional, khususnya mengenai larangan penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara.

Indonesia mendorong para pihak untuk menahan diri secara maksimal, meredakan ketegangan, serta kembali ke meja perundingan melalui dialog dan diplomasi.

Pemerintah Indonesia terus memantau secara dekat dampak konflik terhadap WNI yang berada di kawasan dan telah siapkan langkah kontijensi jika kondisi mengharuskan dilakukan repatriasi dari berbagai negara.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Nevi Zuairina Soroti Kesiapan BUMN Transportasi Hadapi Arus Mudik Lebaran 2026

Anggota Komisi VI DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh sektor transportasi nasional dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026.

Hal tersebut disampaikan Nevi dalam rangkaian Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI ke Makassar, Sulawesi Selatan, pada awal Maret 2026.

Menurut wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Sumatera Barat II ini, pergerakan masyarakat pada musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 143,9 juta orang berdasarkan survei Kementerian Perhubungan. Jumlah tersebut menuntut kesiapan yang matang dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya BUMN yang bergerak di sektor transportasi darat, laut, dan udara.

“Momentum mudik adalah peristiwa mobilitas terbesar masyarakat Indonesia setiap tahunnya. Karena itu, kesiapan armada, keselamatan perjalanan, serta kualitas pelayanan harus benar-benar dipastikan sejak jauh hari,” ujar Nevi.

Politisi perempuan Fraksi PKS ini menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut Komisi VI DPR RI melakukan dialog dan pendalaman bersama sejumlah mitra kerja strategis, antara lain Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Badan Pengelola BUMN, PT DAM, PT PELNI, PT ASDP Indonesia Ferry, PT Garuda Indonesia, PT Citilink Indonesia, PT Pelita Air, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney), PT IAS, PT Angkasa Pura, PT Pertamina, serta Perum Bulog.

Pertemuan tersebut membahas secara komprehensif kesiapan sektor transportasi, energi, dan pangan dalam menghadapi momentum Idul Fitri 2026 yang diperkirakan akan meningkatkan mobilitas masyarakat serta kebutuhan logistik secara signifikan.

Nevi menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting agar tidak terjadi penumpukan penumpang pada titik-titik tertentu yang berpotensi menjadi bottleneck transportasi nasional.

“Kita tidak hanya bicara jumlah armada, tetapi juga bagaimana sistem koordinasi antar moda berjalan dengan baik. Integrasi informasi jadwal, pengaturan arus penumpang, dan manajemen operasional harus dilakukan secara terpadu,” jelasnya.

Selain aspek operasional transportasi, Nevi juga menyoroti pentingnya menjaga kelancaran distribusi energi dan ketersediaan pangan selama periode Lebaran. Menurutnya, kesiapan pasokan BBM serta stabilitas stok bahan pokok menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan libur Idul Fitri.

Legislator PKS yang dikenal aktif memperjuangkan kepentingan masyarakat di sektor ekonomi dan pelayanan publik ini juga menilai pentingnya penguatan sistem pemantauan secara real-time selama periode puncak mudik melalui dashboard monitoring terpadu antar BUMN.

“Dengan sistem monitoring yang terintegrasi, setiap potensi kendala dapat segera diidentifikasi dan ditangani secara cepat. Ini penting untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan masyarakat,” tambahnya.

Nevi juga mengingatkan agar seluruh operator transportasi memastikan standar keselamatan sebelum armada dioperasikan, termasuk melalui pemeriksaan kelaikan operasional secara menyeluruh.

“Saya berharap sinergi antara pemerintah, BUMN, serta seluruh pemangku kepentingan dapat memastikan penyelenggaraan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026 berjalan aman, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Nevi Zuairina.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Gus Ipul dan Gubernur NTB Sinkronkan Pemutakhiran Data Tunggal dan Sekolah Rakyat

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menerima audiensi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal di Café Selalu Ada, Kantor Kementerian Sosial Republik Indonesia, Jakarta, Senin (9/3). Pertemuan tersebut membahas penguatan kualitas data sosial melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta kesiapan pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Provinsi NTB.

Dalam pertemuan tersebut, Mensos yang akrab disapa Gus Ipul menjelaskan bahwa pemerintah terus memperbaiki kualitas data DTSEN melalui berbagai kanal partisipasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa data sosial bersifat dinamis sehingga proses pemutakhiran harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Perbaikan kualitas data DTSEN dilakukan melalui berbagai kanal, mulai dari SIKS-NG, Cek Bansos, ground check, call center 021-171, hingga WhatsApp Lapor Bansos 08877 171 171,” ujar Gus Ipul.

Menurutnya, beragam kanal tersebut disediakan agar masyarakat dapat berpartisipasi langsung dalam proses pemutakhiran data.

“Bagi masyarakat yang tidak terbiasa menggunakan aplikasi, kami siapkan layanan call center dan WhatsApp agar tetap bisa menyampaikan laporan atau perbaikan data,” tambahnya.

Gus Ipul menegaskan bahwa perbaikan data ini menjadi bagian dari target nasional yang diarahkan melalui Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah ingin memastikan bantuan sosial benar-benar diberikan kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Dalam paparannya, Gus Ipul juga menjelaskan bahwa instrumen pengumpulan data telah distandardisasi oleh Badan Pusat Statistik, dengan puluhan variabel kesejahteraan yang menjadi dasar pengukuran. Data tersebut kemudian divalidasi dan dimonitor secara berkala agar akurasinya terus meningkat.

Ia mengakui bahwa proses penyempurnaan data masih berjalan. Berdasarkan pemetaan awal DTSEN, masih terdapat sebagian penduduk pada desil kesejahteraan terendah yang belum menerima bantuan iuran jaminan kesehatan (PBI-JK), sementara sebagian penerima bantuan justru berasal dari kelompok kesejahteraan yang lebih tinggi.

“Ini bukan kesalahan siapa-siapa. Ini konsekuensi dari data yang dinamis dan memang harus terus kita perbaiki. Prinsipnya, bantuan negara harus diberikan kepada mereka yang paling membutuhkan, bukan kepada yang paling dulu tercatat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan perkembangan mekanisme pengaktifan kembali peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Dari sekitar 11 juta peserta yang sebelumnya dinonaktifkan, sekitar 869 ribu peserta telah kembali aktif melalui berbagai skema, antara lain reaktivasi PBI-JK, peralihan ke skema pembiayaan pemerintah daerah, perusahaan, maupun peserta mandiri.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyambut baik upaya digitalisasi dan integrasi data yang dilakukan pemerintah pusat.

“Digitalisasi ini penting agar data bisa terintegrasi dengan berbagai sistem yang lain. Dulu belum ada pengintegrasian sehingga masing-masing berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB juga secara rutin melakukan verifikasi dan validasi data kemiskinan setiap tahun melalui pendamping di lapangan.

“Kami melakukan orkestrasi agar seluruh pihak, baik instansi pemerintah maupun lembaga seperti kampus, memiliki satu data yang sama dalam proses pemadanan,” kata Iqbal.

Selain perbaikan data, Pemprov NTB juga memperkuat intervensi pengentasan kemiskinan ekstrem melalui program pemberdayaan ekonomi keluarga. Bantuan diberikan dalam bentuk modal usaha produktif seperti ayam petelur maupun usaha pertanian skala rumah tangga.

“Setiap desa kami alokasikan sekitar Rp500 juta untuk intervensi level desa. Kami juga mendorong pemerintah pusat dan CSR untuk ikut mengintervensi keluarga dengan kategori kemiskinan ekstrem,” jelasnya.

Di sela pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas kesiapan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Provinsi NTB sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi keluarga miskin dan rentan.

Audiensi ini turut dihadiri oleh jajaran Kementerian Sosial, antara lain Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Direktur Pemberdayaan Sosial Daerah Tertinggal, serta delegasi Pemerintah Provinsi NTB yang terdiri dari Kepala Bappeda Baiq Nelly Yuniarti, Kepala Dinas Kominfo Akhsanul Khalik, Kepala Badan Penghubung Lalu Achmad Sukarman, dan Kepala Bidang P2M Bappeda Herry Agustiadi.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kapolri Ajak Masyarakat Dukung Presiden Prabowo Jaga Perdamaian Dunia

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung upaya Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga perdamaian dunia di tengah konflik global yang sedang terjadi.

Hal itu disampaikan Kapolri dalam sambutannya dalam acara safari Ramadan di Polda Sumsel, pada Sabtu (7/3) sore.

Sigit mengatakan dalam beberapa waktu terakhir Presiden Prabowo Subianto secara khusus mengundang tokoh-tokoh elite politik, mantan Menteri Luar Negeri hingga pemuka agama untuk berdiskusi tentang situasi yang terjadi saat ini.

Beberapa waktu yang lalu Bapak Presiden mengundang tokoh-tokoh elit, mengundang para tokoh-tokoh agama untuk kemudian berembuk bersama apa yang harus kita lakukan dan salah satu kuncinya kita harus solid dalam menghadapi situasi saat ini, tuturnya.

Ia mengatakan secara diplomatik, Presiden Prabowo juga terus berkomunikasi dengan negara lain dalam rangka mencari jalan keluar untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.

Di sisi lain, Sigit menyebut pemerintah juga melakukan mitigasi agar perekonomian masyarakat tetap dapat terjaga dan tidak terdampak begitu besar akibat eskalasi antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Oleh karena itu, dalam kesempatan ini tentunya mari kita bersama-sama menghadapi situasi yang ada dengan semangat yang sama. Yakinlah bahwa pemerintah tentu akan melakukan langkah-langkah yang terbaik, jelasnya.

Kapolri menambahkan dalam banyak kesempatan Presiden Prabowo juga berjanji akan melindungi seluruh rakyat sesuai dengan amanah Konstitusi. Karenanya, ia meminta agar seluruh rakyat dapat bersatu mendukung penuh langkah yang diambil pemerintah.

Mari kita berdoa bersama, kita berikhtiar bersama agar semua tantangan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui dan kita bisa mendukung, kita bisa mandiri, pungkasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Kapolri Minta Ojol Manfaatkan Layanan 110 untuk Tekan Angka Kejahatan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh driver ojek online (ojol) untuk memanfaatkan dengan maksimal layanan Hotline 110. Hal itu untuk menekan angka kejahatan jalanan.

Sigit menjelaskan, ojol merupakan mitra stategis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Mengingat, mobilitas ojol yang tinggi di jalanan bisa mengetahui lebih cepat apabila terjadinya gangguan yang membutuhkan penanganan dari kepolisian.

Di satu sisi, ojek online diharapkan bisa menjadi mitra Kamtibmas strategis dalam memberikan informasi secara cepat ke Kepolisian dengan memanfaatkan layanan 110 ketika terjadi peristiwa kejahatan di jalan atau kejadian-kejadian yang membutuhkan kehadiran Polri secara cepat di lokasi, kata Sigit.

Hal itu disampaikan Sigit dalam apel ojek online (ojol) dan buruh kamtibmas ‘Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae’ di Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Minggu (8/3/2026).

Dengan adanya informasi yang cepat, Sigit menyebut, hal itu bisa menekan angka kejahatan yang merugikan masyarakat.

Dengan kemitraan ini, diharapkan bisa menekan angka kejahatan dan meningkatkan pengungkapan kejahatan yang terjadi di lapangan, ujar Sigit.

Di sisi lain, Sigit juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Kapolda untuk menyiapkan aplikasi Panic Button bagi seluruh pengendara ojek online.

Selanjutnya, dalam rangka melindungi ojek online yang potensial menjadi korban curas (begal), saya meminta Kapolda segera mempersiapkan aplikasi panic button, ucap Sigit.

Sigit menekankan, aplikasi Panic Button tersebut dalam rangka Polri berkomitmen untuk terus memastikan keselamatan ojol dari segala potensi kejahatan jalanan.

Untuk melindungi dan menjaga rekan-rekan ojek online agar tidak menjadi korban kejahatan di jalanan, tutup Sigit.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News