Beranda blog Halaman 4374

OJK Catat Aset Industri Asuransi Jiwa capai Rp 550 Triliun per Februari 2021

OJK Catat Aset Industri Asuransi Jiwa capai Rp 550 Triliun per Februari 2021

SuaraPemerintah.idOtoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan aset industri asuransi jiwa sebesar Rp 550 triliun per Februari 2021. Adapun cakupan aset ini meliputi industri asuransi umum sebesar Rp 207 triliun, asuransi wajib Rp 136,28 triliun, dan BPJS Kesehatan Rp 45,18 triliun.

“Di tengah kondisi yang masih berupaya bangkit dari pandemi, sektor asuransi termasuk kena dampak tapi kalau bicara aset, masih naik meski tidak sebesar tahun sebelumnya,” ujar Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2A OJK Ahmad Nasrullah saat konferensi pers virtual, Rabu (21/4).

Selain itu, tercatat asuransi jiwa, pendapatan preminya sebesar Rp 34,61 triliun. Kemudian, asuransi umum dan reasuransi Rp 18,59 triliun, asuransi wajib Rp 1,87 triliun dan BPJS Kesehatan Rp 22,32 triliun.

Sedangkan portofolio investasi asuransi komersial asetnya sebesar Rp 761,46 triliun, terdiri dari deposito (termasuk sertifikat deposito) Rp 61,6 triliun, saham Rp 153,14 triliun, SBN Rp 97,97 triliun, reksadana (termasuk REPO) Rp 188,43 triliun, obligasi dan sukuk (termasuk MTN) Rp 46,74 triliun serta lainnya Rp 42,81 triliun.

Kemudian portofolio investasi asuransi wajib dan BPJS Kesehatan asetnya sebesar Rp 181,4 triliun, terdiri dari deposito Rp 21,61 triliun, saham Rp 12,12 triliun, SBN Rp 36,15 triliun, reksadana (termasuk REPO) Rp 26,75 triliun, obligasi dan sukuk (termasuk MTN) Rp 34,96 triliun, dan lainnya Rp 7,98 triliun.

Kembangkan Sistem Transportasi Cerdas di Indonesia, ITS Luncurkan Program ITS Media Fellowship 2021

Kembangkan Sistem Transportasi Cerdas di Indonesia, ITS Luncurkan Program ITS Media Fellowship 2021

SuaraPemerintah.idITS Indonesia melaksanakan kegiatan Media Gathering untuk pertama kalinya, dimana pada acara tersebut juga terdapat Launching Website ITS Indonesia dan talkshow tema “Perempuan Untuk Mobilitas yang Berkelanjutan”.

Dalam kesempatan tersebut, William Sabandar selaku Presiden ITS Indonesia mengajak berbagai sektor untuk berkolaborasi dalam mengembangkan sistem transportasi cerdas di Indonesia. ITS Indonesia aktif connecting-the-dots dan menjembatani kolaborasi antara sektor publik, swasta, akademisi, untuk pengembangan Sistem Transportasi Cerdas di Indonesia,” imbuh William.

Tiga program utama ITS Indonesia untuk tahun 2021 yang pertama Electric Mobility yaitu
pengembangan mobilitas ramah lingkungan dengan penggunaan sarana transportasi baru
diantaranya Bis Listrik, Mobil Listrik (untuk taksI) dan Motor Listrik. Program kedua adalah Integration yaitu pengembangan Mobility as a Service (MaaS) dengan integrasi tarif dan pembayaran. Dan yang terakhir Post-Pandemic dimana berfokus pada pengembangan prosedur transportasi publik untuk pencegahan penularan COVID-19 dengan simulasi Agent Based Modeling (ABM).

Hal tersebut dilakukan untuk mendukung terpilihnya ITS Indonesia sebagai tuan rumah ITS
Asia-Pacific Forum pada tahun 2024. Pada kesempatan Media Gathering tersebut juga, William Sabandar mengajak kolaborasi dari rekanrekan media dan berperan serta dalam pengembangan Sistem Transportasi Cerdas di Indonesia dengan membuka kesempatan ITS Indonesia Media Fellowship 2021, bagi jurnalis dengan karya jurnalistik tentang ITS terbaik akan diberikan kesempatan untuk turut hadir di ITS World Congress di Hamburg October 2021 Pada kepengurusan ITS Indonesia periode tahun 2020 – 2023, ITS Indonesia melakukan banyak pembaharuan khususnya saluran media komunikasi.

Bersama dengan Xendit sebagai partner digital payment, ITS Indonesia meluncurkan Website pada situs its-indonesia.org yang merupakan sumber informasi dan referensi terkait perkembangan dan penerapan ITS di Indonesia.

“Menu knowledge center berisikan Grand Design ITS Indonesia, materi pembicara pada kegiatan webinar ITS Indonesia dan kajian terkait transportasi. Pengunjung website yang sudah terdaftar sebagai member ITS Indonesia dapat mengakses menu knowledge center tersebut. Membership dibuka baik untuk

pelajar, perorangan maupun instansi” jelas Ghassani Herstanti, Communication Departement Head ITS Indonesia. Pada kesempatan yang sama juga ITS Indonesia menggelar talkshow untuk memperingati hari Kartini, dimana mengangkat tema yaitu “Perempuan Untuk Mobilitas yang Berkelanjutan”.

Dilatarbelakangi oleh Visi dari ITS Indonesia untuk mendukung mobilitas berkeadilan, dimana hal tersebut merupakan sebuah konsep yang dapat menciptakan ekosistem transportasi yang aman, nyaman, mudah diakses, serta ramah bagi perempuan.

Oleh karena itu ITS Indonesia berkeinginan untuk dapat meningkatkan kontribusi perempuan khususnya di sektor transportasi. Hal ini dikarenakan transportasi memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi dan sosial serta menjadi penyedia interkoneksi yang merupakan elemen penting untuk pemberdayaan perempuan
serta kelompok sosial marginal lainnya.

Pada talkshow “Perempuan Untuk Mobilitas yang Berkelanjutan”, ITS Indonesia menghadirkan pembicara dengan latar belakang pelaku usaha di bidang transportasi dan pelaku industri aplikasi digital yaitu Direktur Utama Blue Bird Noni Purnomo, Direktur Utama DAMRI Setia Milatia Moemin, Direktur Asia Tenggara ITDP Faela Sufa dan Vice President of Marketing Transport & Financial Service Traveloka Andhini Putri.

Direktur DAMRI dalam kesempatan ini menjelaskan kebijakan yang dibuat untuk mendorong kesetaraan gender di perusahaannya, “Saya percaya perempuan dalam transportasi bisa memberikan efek yang signifikan, karena perempuan itu dapat bertindak multitasking. Untuk mendorong peran serta perempuan tersebut khususnya pada level structural DAMRI juga berkoordinasi dengan ITDP dalam hal penerapan policy,” tegas Setia Milatia Moemin.

Dalam kesempatan ini Andhini Putri menjelaskan tentang gaya kepemimpinan peremuan, “Sebagai pelaku di sektor mobilitas yaitu Traveloka, contoh kelebihan yang dimiliki oleh perempuan adalah empati. Hal tersebut membantu saya melihat kebutuhan konsumen untuk dunia transportasi. Leadership gaya perempuan ini harus ditanamkan pada masing-masing perempuan. Khususnya bagi para perempuan yang telah berada di posisi leader, harus berani untuk menunjukkan gaya kepemimpinan perempuan itu seperti apa, untuk memberikan contoh bagi generasi perempuan di bawah kita.”

Dari sisi implementasi ekosistem yang ramah bagi perempuan ITDP dan Blue Bird juga menjelaskan upaya-upaya yang telah dilakukan untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi perempuan dalam menggunakan fasilitas publik khususnya transportasi.

“Kami melakukan survei ke masyarakat, saya dibantu oleh tim mencari tahu apa saja kebutuhan dari perempuan khususnya sebagai pengguna. Sehingga terwujudnya gender equality dan social inclusion untuk dapat mengakses layanan publik yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka,” tanggap Faela Sufa.

“Dalam membangun ekosistem yang ideal khususnya bagi perempuan, berdasarkan pada visi Blue Bird adalah memikirkan kesejahteraan bagi stakeholder dan shareholder, Blue Bird goes beyond everyday business, tidak hanya menciptakan sarana transportasi yang aman dan nyaman tetapi juga memikirkan integrasi dengan transportasi lain,” tambah Noni Purnomo.

Pada kesempatan Media Gathering tersebut, terdapat sesi perkenalan pengurus ITS Indonesia yang dijelaskan oleh Muhammad Kamaluddin selaku General Secretary ITS Indonesia.

Berikut beberapa nama pengurus ITS Indonesia:

  • Noni Purnomo, Direktur Utama Blue Bird sebagai Ketua Dewan Penasihat
  • William Sabandar, Direktur Utama PT MRT Jakarta sebagai Presiden ITS Indonesia
  • Muhammad Kamaluddin, Direktur Utama PT JakLingko Indonesia sebagai General Secretary
  • Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia sebagai Treasurer & VP of Finance and Strategy
  • Haryati Lawidjaja, CEO Link Aja sebagai Vice President of Institutional Development & Data Management
  • Yos Sunitiyoso, Professor SBM ITB sebagai Vice President of Research, Development & Training
  • Resdiansyah, Ph.D, Dekan Fakultas Teknologi dan Desain Universitas Pembangunan Jaya sebagai Vice President of Standardization and Monitoring Evaluation
  • Yoga Adiwinarto, Direktur Teknik dan Fasilitas PT Transportasi Jakarta sebagai Vice President of Policy, Advocacy and Stakeholder Engagement
  • Rama Raditya, Founder dan CEO Qlue sebagai Vice President of Industry and Marketplace “Pengurus ITS Indonesia berasal dari berbagai latar belakang organisasi yang merupakan simbol kolaborasi untuk bersama-sama mengembangkan system transportasi cerdas di Indonesia” jelas Muhammad Kamaluddin.

Dengan adanya kolaborasi dari berbagai pihak pemerintah, sektor swasta dan juga media diharapkan dapat mendorong penerapan serta pengembangan Sistem Transportasi Cerdas di Indonesia dan membawa manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Kemenko PMK Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi UMKM Penyandang Disabilitas

SuaraPemerintah.id – Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Pusat Rehabilitasi Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (PR YAKKUM) mengadakan Rapat DIseminasi Hasil Survei Dampak Covid-19 pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Pemulihan Ekonomi bagi Penyandang Disabilitas.

Diseminasi hasil Survei Dampak Covid-19 pada UMKM sebagai inisiatif pemulihan ekonomi penyandang disabilitas bertujuan untuk mendorong ekosistem ekonomi yang inklusif dengan melakukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha penyandang disabilitas, ekonomi kreatif, serta jasa keuangan.

Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Disabilitas dan Lanjut Usia Kemenko PMK Togap Simangunsong mengatakan, tujuan dari survei tersebut yaitu untuk menganalisa dan memberikan rekomendasi terkait rencana kegiatan dalam pemberdayaan disabilitas.

“Hasil survei tersebut bertujuan untuk menganalisa dan memberikan rekomendasi terkait payung hukum dalam kegiatan pemberdayaan disabilitas. Selain itu, memberikan kemudahan kepada berbagai aspek perizinan usaha agar peluang permodalan dan berbagai mekanisme kerjasama usaha dapat mendukung keberlangsungan UMKM Penyandang Disabillitas,” ucapnya saat membuka Rapat secara daring, Rabu (21/4).

Asdep Togap juga menambahkan bahwa Kemenko PMK mendorong dan mengajak Kementerian dan Lembaga terkait untuk ikut berpartisipasi dalam memberikan akses dukungan kepada para pelaku UMKM Penyandang Disabilitas.

“Kemenko PMK mendorong Kementerian/Lembaga dan Stakeholder terkait untuk berkolaborasi memberikan dukungan akses bagi penyandang disabilitas dalam pemanfaatan teknologi informasi, pelatihan dan pendampingan usaha, pemasaran serta jaringan distribusi, kemitraan berjejaring, peningkatan produksi dan upaya adanya dashboard produk dan jasa penyandang disabillitas,” ujarnya.

Perwakilan dari Pusat Rehabilitasi Yayasan Kristen untuk Kesehatan Umum (YAKKUM) Sari menjelaskan, hasil survei tersebut menjabarkan besarnya dampak yang dirasakan oleh para pelaku UMKM Penyandang Disabiilitas serta peluang usaha yang dapat dimanfaatkan pada masa pandemi Covid-19.

“Hasil dari suvei tersebut meperlihatkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM Penyandang Disabilitas belum pernah mengakses atau memperoleh bantuan usaha saat pandemi. Mereka juga meminta untuk diadakannya pelatihan dan pendampingan dalam memasarkan produk yang dijual. Peluang usaha saat pandemi ini lebih besar di sektor makanan yang dengan melakukan pengelolaan dan pemanfaatan toko secara online,” jelasnya.

Lebih lanjut sari menambahkan, “survei yang dilakukan sebagai upaya dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat khususnya penyandang disabilitas melalui pemberian rekomendasi yang nantinya dapat dibuat kebijakan-kebijakan pemulihan dan percepatan ekonomi di masa pandemi,” pungkasnya.

Pada rapat tersebut menghasilkan beberapa rekomendasi untuk pemulihan dan percepatan ekonomi para pelaku UMKM Penyandang Disabilitas di masa pandemi Covid-19. Rekomendasi tersebut antara lain dukungan dari K/L serta pemangku kepetingan lainnya untuk memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM Penyandang Disabilitas di berbagai akses dalam bidang perizinan usaha, pemanfaatan teknologi informasi, dan pelatihan serta pendampingan usaha.

Partisipasi pelaku UMKM Penyandang Disabilitas dalam perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi atas berbagai kebijakan dan program terhadap dampak Covid-19 sebagai wujud partisipasi aktif yang berujung pada kontribusi dan resiliensi pada kehidupan normal baru.

LRT City Kenalkan Tagline Baru “Connecting Life”

LRT City brand properti milik PT Adhi Commuter Properti (ACP) mengenalkan tagline barunya yaitu ‘Connecting Life’ menggantikan tagline lamanya ‘It’s about quality time’.

SuaraPemerintah.id – LRT City brand properti milik PT Adhi Commuter Properti (ACP) mengenalkan tagline barunya yaitu ‘Connecting Life’ menggantikan tagline lamanya ‘It’s about quality time’. Tagline baru tersebut dikenalkan untuk membangun brand awareness LRT City sebagai hunian yang terhubung, baik secara mobilitas dan juga andil dalam menghubungkan kehidupan para penghuninya.

Direktur Pemasaran PT Adhi Commuter Properti (LRT City) Indra Syahruzza menjelaskan bahwa LRT City tengah menyosialisasikan tagline barunya yaitu ‘Connecting Life’ menggantikan tagline lamanya ‘It’s about quality time’. Esensi dari tagline terbaru LRT City yaitu ‘Connecting Life’ terdapat pada kata ‘menghubungkan’.

Permasalahan yang umumnya dihadapi penghuni di sebuah apartemen adalah keterbatasan sosial antar penghuni dan sulitnya akses ke berbagai fasilitas sehingga penghuni tidak bisa membangun koneksi. Ada juga alasan dimana keterbatasan sosial tersebut disebabkan oleh sulitnya akses komersial sehingga penghuni tidak bisa pula membangun koneksi.

Indra menambahkan bahwa masalah akses tersebut menyebabkan penghuni menjadi tidak memiliki banyak waktu untuk melakukan aktivitas, hobi dan kesempatan bergabung di dalam komunitas. Penghuni juga sulit melakukan aktivitas kesehatan karena tidak tersedianya fasilitas untuk menunjang kegiatan tersebut. Kawasan hunian kebanyakan juga tidak memberikan perhatian terhadap lingkungan hidup dengan tidak menyediakan ruang terbuka hijau.

“Menghubungkan adalah sifat dasar dari produk hunian LRT City. Namun, kontek menghubungkan ini tidak hanya berbicara tentang mobilitas, LRT City juga turut mengambil andil dalam menghubungkan kehidupan para penghuninya,” jelas Indra.

Indra menambahkan penjelasannya bahwa makna filosofis dari kata ‘menghubung’ yaitu kehidupan yang terhubung dengan makna luas, yang lebih dari sekedar kantor dan rumah, tetapi juga berbicara kesempatan, pengalaman, cinta, pertemanan dan bahkan rejeki.

Melalui pembaruan tagline ini, LRT City ingin memberikan solusi berdasarkan atas lima (5) dasar Connecting Life, yaitu sosial, karir, passion, kesehatan, dan lingkungan.

Secara singkat, penjelasan dari kelima dasar tersebut adalah:

  1. Sosial, LRT City memiliki akses menuju mall, shopping area dan communal area sehingga masalah dalam bersosialisasi akan dapat lebih teratasi dengan tinggal di LRT City.
  2. Karir, LRT City yang terintegrasi langsung dengan berbagai moda transportasi umum khususnya LRT Jabodebek pastinya mempermudah akses dari tempat tinggal menuju ke tempat kerja. Selain itu, LRT City juga menyediakan co-working space dan office building sebagai sarana bekerja.
  3. Passion, LRT City memberikan akses menuju area publik dan juga memiliki fasilitas communal area yang mempermudah penghuni LRT City dalam menyalurkan passionnya, selain itu dengan tersedianya kemudahan akses, tentu kita akan dapat lebih menghemat waktu dalam perjalanan, sehingga akan lebih banyak waktu yang dapat digunakan untuk melakukan hobi kita.
  4. Kesehatan, LRT City menyediakan fasilitas sport center yang memudahkan penghuni untuk menjaga kesehatan dengan berolahraga. Kesehatan para penghuni LRT City juga didukung oleh desain lingkungan hijau LRT City yang tidak hanya membantu kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan batin.
  5. Lingkungan, LRT City mengusung pendekatan konsep TOD yang membantu mengurangi emisi dan menyediakan ruang terbuka hijau.

Salah satu alasan LRT City untuk memperbarui tagline, yaitu berangkat dari tindakan LRT City untuk  menjawab rintangan yang dihadapi oleh masyarakat. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, terdapat lima tantangan, yaitu sosial, karir, passion, kesehatan, dan lingkungan.

Tagline “Connecting Life” menjadi relevan dengan kondisi kehidupan publik saat ini, karena LRT City berkomitmen untuk mengambil andil menegakan lima (5) dasar Connecting Life.

“Bukan ingin melebih-lebihkan. Tetapi publik harus ingat dan sadar, kalau sampai masyarakat menghadapi masalah ini berlarut-larut, akibatnya akan berdampak buruk bagi kesehatan  mental dan jasmani. Di situlah LRT City hadir. Sebagai pembawa angin segar sekaligus pemberi solusi,  agar kelak seluruh publik secara umum, dapat tinggal di kawasan hunian LRT City yang mampu mewujudkan kehidupan yang lebih baik,” ujar Indra.

Buka Sentra Vaksinasi Covid-19, Pemda DIY Kolaborasi dengan Traveloka Percepat Vaksinasi Lansia

SuaraPemerintah.id – Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) dan Dinas Kesehatan DIY, Traveloka, perusahaan lifestyle super app terkemuka di Asia Tenggara, akan segera membuka “Sentra Vaksinasi COVID-19 Traveloka” di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sebuah inisiatif yang juga didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) ini merupakan bagian dari gerakan “#JalanBersama Lawan COVID-19”. Gerakan tersebut diusung Traveloka sebagai bentuk dukungan akan upaya pemerintah dalam distribusi vaksinasi Covid-19 untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Adapun agenda vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama akan dilakukan di Grha Pradipta (Jogja Expo Center), Bantul, selama lima hari berturut-turut sejak tanggal 26-30 April 2021 mulai pukul 07.30-12.00 WIB. Sentra Vaksinasi COVID-19 Traveloka ini terbuka untuk lansia secara umum, tenaga pengajar, dan pekerja pariwisata.

Peserta vaksinasi yang sudah terdaftar akan mendapatkan undangan resmi dari Traveloka. Traveloka dan Pemda DIY juga berharap undangan ini dapat disebarluaskan dewasa dan remaja yang belum mendaftarkan orang tuanya atau masyarakat di sekitarnya yang berusia lanjut (di atas 60 tahun) untuk mendapatkan vaksinasi.

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, mengatakan bahwa agenda ini merupakan langkah yang baik, mengingat adanya ketersediaan sekaligus keterbatasan sumber daya dan sumber dana maupun hal-hal lain yang terkait dengan percepatan vaksinasi. “Traveloka sebagai pihak ketiga dapat membantu kita melaksanakan vaksinasi massal. Saya kira ini merupakan suatu hal yang bisa kita kembangkan. Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada Traveloka,” ujar Aji.

Aji menambahkan, pelaksanaan vaksinasi kolaborasi ini diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan. “Harapan ke depannya, setelah puasa, dapat terjalin kembali, meneruskan Kerjasama ini tidak hanya sekali ini saja,” imbuhnya.

Sebagai upaya untuk dapat tetap mematuhi protokol kesehatan, para calon penerima vaksin diimbau untuk melakukan registrasi online.

Hal ini juga bertujuan untuk memberikan kemudahan akses serta mengurangi kepadatan antrian pada hari pelaksanaan vaksinasi. Meski demikian, pada lokasi pelaksanaan juga akan tetap disediakan fasilitas pendaftaran offline (walk-in) secara terbatas. Adapun syarat-syarat lansia penerima vaksinasi meliputi:

  • Usia di atas 60 tahun ke atas
  • Merupakan Warga Negara Indonesia
  • Berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menunjukkan KTP atau Surat Keterangan Domisili
  • Memenuhi kriteria kondisi kesehatan saat dilakukan pengecekan di lokasi

Bagi tenaga pengajar dan pekerja pariwisata yang sudah terdaftar dan mendapatkan undangan khusus dari Traveloka, dianjurkan untuk dapat melakukan registrasi lanjutan secara online melalui aplikasi Traveloka atau website (https://www.traveloka.com/id-id/promotion/vaksin-yogyakarta) sejak 20 April 2021. Syarat-syarat penerima vaksin untuk tenaga pengajar dan pekerja pariwisata sebagai berikut:

  • Berusia minimal 17 tahun (khusus untuk guru/tenaga pengajar)
  • Merupakan Warga Negara Indonesia
  • Tidak sedang hamil atau menyusui
  • Lokasi bekerja di Daerah Istimewa Yogyakarta
  • Berdomisili di Daerah Istimewa Yogyakarta (khusus untuk guru/tenaga pengajar)
  • Membawa surat keterangan kerja atau bukti kepegawaian

Calon penerima vaksin dapat mengetahui informasi selengkapnya mengenai produk vaksin dan mendaftarkan diri melalui aplikasi Traveloka. Silakan klik banner khusus Program Vaksinasi yang tersedia pada laman depan di aplikasi atau melalui produk Traveloka Xperience.

Mereka yang dinyatakan berhak menerima vaksin akan mendapatkan kode kupon untuk mengonfirmasi transaksi serta memilih jadwal vaksinasi.

Untuk dapat melanjutkan proses validasi secara online, pendaftar akan mendapatkan konfirmasi berupa form skrining serta sebuah voucher melalui email dan akan tertera pada section My Booking di aplikasi Traveloka.

Setelahnya, calon peserta vaksinasi akan menerima QR Code pada voucher tersebut. Kode tersebut harus dibawa  pada saat jadwal menerima vaksin untuk dipindai petugas.

 

Terapkan Konsep Ramah Lingkungan, IKM Tekstil Gunakan Bahan Baku Alam

SuaraPemerintah.id – Politeknik STTT Bandung sebagai salah satu perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memiliki tanggung jawab dan peran penting terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri kompeten di bidang pertekstilan.

Langkah ini diwujudkan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat) serta program-program lain yang mendukung terwujudnya SDM industri yang kompeten dan berdaya saing global.

Politeknik STTT Bandung menyelenggarakan webinar dengan tema “Sustainable Textile”, yang merupakan bagian dari rangkaian acara Grand Launching 100 tahun Pendidikan Tekstil Indonesia.

Bertepatan juga dengan peringatan hari Kartini 21 April 2021, acara talkshow interaktif di webinar ini, menghadirkan para narasumber dan moderator yang merupakan representasi Kartini di bidang tekstil yang telah banyak menginspirasi, terutama di bidang sustainable textile.

Mereka antara lain Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih dan Aryenda Atma selaku Founder & Creative Director of Pable.id, dan dipandu oleh Pipit F. Hayati (GM for Indonesia PT. Testex) selaku moderator.

Industri tekstil merupakan salah satu industri yang memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan negara. Namun di sisi lain, proses tekstil kerap diminta untuk menerapkan konsep ramah lingkungan oleh banyak pihak. Sustainable textile atau tekstil berkelanjutan merupakan salah satu upaya untuk menciptakan industri hijau yang ramah lingkungan. Penerapan sustainable textile sendiri telah banyak dilakukan di ranah industri kecil dan menengah (IKM).

“Kami menerapkan langkah strategis guna mendukung sustainable textile di sektor IKM, di antaranya dengan melakukan pembinaan dan sosialisasi di IKM tekstil mengenai serat alam sebagai bahan baku tekstil berkelanjutan,” ujar Dirjen IKMA Kemenperin.

Upaya ini sejalan dengan tujuan dari pembangunan industi hijau, yaitu untuk mewujudkan industri yang berkelanjutan, dalam rangka efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya alam secara berkelanjutan, menjaga kelestarian lingkungan dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Lebih lanjut, Kemenperin dalam upaya mendorong industri menuju industri hijau melakukan kolaborasi pentahelix, yaitu kolaborasi lima unsur pemangku kepentingan (stakeholder), yang meliputi pemerintah, akademisi, pebisnis, komunitas dan media, yang berperan penting dalam pengembangan industri, terutama dalam industri perwarnaan alam.

“Kami juga telah bekerja sama melalui Nota kesepahaman antara Ditjen IKMA Kemenperin dengan Ditjen Perkebunan dan Badan Litbang Kementerain Pertanian, serta Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), sebagai salah satu langkah strategi untuk pengembangan sektor IKM tenun melalui penyediaan bahan baku serat kapas. Masing-masing pihak mempunyai tugas dan tanggung jawab sesuai dengan tupoksi dari masing-masing Direktorat dan Pemerintah Daerah,” papar Gati.

Daur ulang limbah

Aryenda Atma menyampaikan, bersama Pable, dirinya telah menerapkan konsep ekonomi sirkular dengan mendaur ulang limbah kain dan pakaian bekas menjadi kain tenun yang memiliki ciri khas  #wearecircular.

“Untuk menerapkan Closed Loop System pada Ekonomi Sirkular, Pable mengekstrak nilai maksimum dari potensi limbah tekstil dengan mendaur ulang dan memprosesnya kembali menjadi material terbarukan (secondary material), sehingga dapat digunakan kembali menjadi bahan siap olah berupa kain tanpa harus mengeksploitasi material baru (virgin material),” ujar Atma.

Ia juga menjelaskan mengenai prinsip recycle-reduce-reuse yang dilakukan di Pable. “Proses ini dimulai dari proses sortir berdasarkan jenis bahan dan warna tekstil, proses pemotongan atau pencacahan secara manual maupun otomatis, proses pelembaban untuk mempekuat serat, pembuatan fiber sebagai output pertama dari olahan daur ulang, pemintalan fiber, pemintalan fiber ke benang, untuk kemudian dilakukan proses pertenunan untuk menjadi kain,” jelasnya.

Selain mendorong menuju industri hijau, sustainable textile juga memiliki potensi ekonomi yang perlu dimaksimalkan dengan rencana dan strategi yang baik. “Potensi pengolahan limbah tekstil ini masih sangat luas, dan ini memerlukan upaya serta kerjasama dari banyak pihak untuk dapat membantu serta memanfaatkan potensi dari limbah-limbah tekstil menjadi produk baru yang memiliki nilai lebih serta ciri khas tersendiri,” Atma menambahkan.

Ia menjelaskan, pihaknya menyiapkan rencana dan strategi ke depan untuk berkontribusi dalam ekonomi sirkular, mulai dari pengembangan produk, pemberian edukasi tentang ekonomi sirkular, serta melalukan pendekatan kepada korporasi. “Untuk itu, kami membutuhkan dukungan pemerintah, pelaku industri, dan juga masyarakat,” pungkasnya.

Berkoordinasi dengan Penegak Hukum, Kementerian Sosial “Tidurkan” 21,156 Juta Data Ganda

Berkoordinasi dengan Penegak Hukum, Kementerian Sosial “Tidurkan” 21,156 Juta Data Ganda

SuaraPemerintah.idKementerian Sosial telah memutuskan “menidurkan” sebanyak 21,156 juta data ganda. Keputusan tersebut dilakukan dengan terlebih dulu berkoordinasi dengan lembaga terkait, termasuk penegak hukum.

“Kami telah ‘menidurkan’ data ganda sebanyak 21, 156 juta. Jadi kami meminta agar daerah segera mengusulan nama-nama penerima bantuan. Masukan data baru kami buka karena kan ada yang meninggal, ada yang pindah, dan sebagainya,” kata Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam jumpa pers peluncuran “New DTKS” di Kantor Kemensos, Jakarta (21/04).

Data ganda yang dimaksud dalam temuan Kemensos adalah namanya ganda, atau mendapat bantuan ganda. Untuk mengatasinya, kata Mensos, dilakukan dengan cara menghilangkan nama-nama ganda, sehingga tersisa satu nama.

“Ini untuk Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT),” katanya. Untuk memastikan akuntabilitasnya tentu saja proses tersebut  melalui mekanisme dan  prosedur yang ditetapkan termasuk dengan  menyertakan berita acara.

Mensos memastikan, keputusan tersebut dilakukan dengan terlebih dulu berkoordinasi dengan lembaga terkait. Yakni Kepolisian RI, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Kejaksaan Agung RI.

“Sebelumnya kami sudah melakukan koordinasi dengan Polri, KPK, BPKP, kejaksaan, dan OJK,” kata Mensos. Dalam upaya pemutakhiran data dan penguatan integritas DTKS, Mensos memastikan prosesnya dilakukan dengan melibatkan  stakeholeder terkait.

“Hal ini sebagai bentuk transparansi memastikan prosesnya berjalan sesuai dengan ketentuan berlaku,” katanya. Dalam rapat bulanan, Kemensos melibatkan juga Bank Indonesia (BI), Bank Himbara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sebagainya.

Terkait dengan hal tersebut, Mensos menyerukan kepada pemerintah daerah untuk aktif melakukan pemutakhiran data. Termasuk menyerahkan data  baru sesuai dengan siklus pemutakhiran data yang diterapkan Kemensos.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos menyatakan, Kemensos mempersilakan daerah untuk menyerahkan data baru atau perbaikan data pada pekan pertama dan kedua setiap bulan. Adapun pekan ketiga dan keempat digunakan untuk mematangkan persiapan penyaluran bantuan dengan berkoordinasi dengan  bank.

Kementerian Sosial mengelola DTKS yang meliputi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Penerima Bantuan dan Pemberdayaan Sosial serta Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS).

DTKS memuat 40% penduduk dengan status kesejahteraan sosial terendah. Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor: 146/HUK/2020 yang ditetapkan pada bulan Oktober 2020 terdapat sekitar 96 juta individu atau 27 juta rumah tangga dengan status kesejahteraan terendah di Indonesia.

Selanjutnya, DTKS digunakan untuk memperbaiki kualitas penetapan sasaran program-program perlindungan sosial. DTKS membantu perencanaan program, memperbaiki penggunaan anggaran, dan sumber daya program perlindungan sosial.

Dengan menggunakan data dari DTKS maka jumlah dan sasaran penerima manfaat program dapat dianalisa sejak awal pada saat perencanaan program, sehingga diharapkan membantu mengurangi kesalahan dalam penetapan sasaran program perlindungan sosial.

 

Sambut Hari Kartini, Pertamina Gelar Promo LPG Bright Gas

SuaraPemerintah.idPT Pertamina (Persero) menggelar promo spesial pembelian bahan bakar LPG jenis Bright Gas dalam menyambut Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2021.

“Dalam rangka memperingati Hari Kartini pada 21 April 2021 ini, Pertamina menggelar pesta spesial untuk pembelian Bright Gas,” kata Sales Branch Manager VII Semarang Mochammad Abdillah Rorke Ilyasa, Rabu (21/4/2021) di Pendopo Pengayoman, Setda Kabupaten Temanggung.

Promo potongan tukar satu tabung 3kg kosong ke tabung isi Bright Gas 5,5kg hanya Rp65.000 hemat Rp123.000 dan tukar dua tabung 3kg kosong ke tabung isi Bright Gas 12kg hanya Rp139.000 hemat Rp135.000 tersebut secara nasional, baik untuk pembelian tabung perdana, isi ulang, maupun pertukaran (perdagangan) LPG jenis Bright Gas.

“Secara nasional program ini akan dilaksanakan sampai akhir April dan jumlah tabung yang disediakan sebanyak 300 tabung per hari di seluruh Indonesia. Dan satu KTP maksimal untuk dua pemesanan, ”lanjutnya.

Untuk mendapatkan Promo Bright Gas Hari Kartini, konsumen bisa menukarkan langsung di booth Trade In Bright Gas di Pendopo Pengayoman.

Konsumen hanya perlu siap untuk Aplikasi MyPertamina yang dapat diunduh di Apps Store dan Kartu Tanda Penduduk, atau juga dapat memesan melalui Pertamina Call Center 135 atau Contact Pertamina 1-500-000, dengan subjek Promo Bright Gas Kartini.

Konsumen akan mendapatkan pengungkit dari lembaga LPG Pertamina yang akan melakukan pengantaran. Selanjutnya produk Keluarga Bright Gas akan diantar ke rumah.

Abdil berharap dengan adanya program ini masyarakat tertarik dan mudah menukarkan LPG tabung 3kg ke tabung nonsubsidi 5,5kg maupun 12kg. Program ini juga merupakan upaya Pertamina untuk melakukan penyaluran LPG 3kg tepat sasaran

“Jadi pada hakikatnya LPG 3kg ini diperuntukan bagi masyarakat yang berhak. Keberadaan masyarakat yang mampu memanfaatkan program ini, ”pungkasnya.

Kementerian BUMN Rombak Direksi PT PAL Indonesia

Kementerian BUMN Rombak Direksi PT PAL Indonesia (Persero)

SuaraPemerintah.idKementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengadakan perombakan pada susunan dan perubahan nomenklatur jabatan Direksi PT PAL Indonesia (Persero) – BUMN di bidang industri pertahanan dan manufaktur yang terletak di Surabaya.

Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-123/MBU/04/2021 tanggal 21 April 2021 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT PAL Indonesia (Persero).

Dalam Surat keputusan tersebut, Kementerian BUMN memutuskan untuk memberhentikan Direktur Utama Bapak Budiman Saleh. Disamping itu, Direktur Rekayasa Umum & Harkan Bapak Sutrisno beserta Direktur Pembangunan Kapal Bapak Turitan diberhentikan dengan hormat dengan periode masa tugas yang telah usai.

“Jadi kepada Bapak Budiman Saleh, Bapak Sutrisno dan Bapak Turitan Indaryo Kami sampaikan ucapan terima kasih atas sumbangan pikiran dan tenaga selama menjabat sebagai direksi perseroan. Kami berharap dengan adanya penunjukan posisi Direksi ini akan membuat PAL menjadi perusahaan berkelas dunia yang mampu bersaing di pasar global.,” ujar Sekretaris Perusahaan, Bapak Rariya Budi Harta.

Bapak Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang ditunjuk sebagai Direktur Utama melalui Surat Keputusan yang disampaikan oleh Plh. Asisten Deputi Bidang Industri Pertahanan dan Manufaktur, Bapak Abdi Mustakim. Penunjukan tersebut dilaksanakan secara daring dari Kantor Pusat Kementrian BUMN dan kantor pusat PT PAL Indonesia (Persero) di Surabaya.

Dalam sambutannya, Direktur Utama menyampaikan tantangan ke depan yang dihadapi PAL adalah kesiapan menyembut era industri 4.0 dan Beliau berharap agar PAL dapat selalu membawa kontribusi yang terbaik kepada negara.

Kementrian BUMN juga memutuskan untuk mengubah nomenklatur jabatan Direktur Rekayasa Umum, Pemeliharaan, dan Perbaikan menjadi Direktur Pemeliharaan dan Perbaikan yang kini dijabat oleh Bapak Kuntjoro Pinardi. Sementara itu, nomenklatur Direktur Pembangunan Kapal dirubah menjadi Direktur Produksi, yang kini dijabat Bapak Iqbal Fikri.

Sekretaris Perusahaan menambahkan, “Atas nama keluarga besar PT PAL Indonesia (Persero) Kami mengucapkan terima kasih kepada Dewan Direksi yang telah menjabat atas dedikasi untuk memberikan kontribusi dan integritas yang tinggi sehingga dapat membawa perusahaan trend positif selama tiga tahun belakangan.”

Tingkatkan Produktivitas Petani, Pemkab Pidie Jaya Bangun Penggilingan Modern

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, Aceh berencana akan membangun penggilingan modern. Untuk itu, pemkab membutuhkan anggaran lebih dari Rp100 miliar.

Wakil Bupati Pidie Jaya, Said Mulyadi mengatakan, keberadaan penggilingan padi modern tersebut untuk mencegah gabah petani dijual keluar daerah.

Selama ini, sebagian besar gabah petani dijual keluar daerah karena keterbatasan penggilingan padi di Pidie Jaya.

“Karena keterbatasan penggilingan padi, pendapatan petani lebih rendah jika yang dijual gabah bukan beras,” katanya, Rabu (21/4/2021). Dia mengatakan, Pemkab Pidie Jaya sudah membuat perencanaan pembangunan penggilingan padi modern tersebut. Proposalnya akan diajukan ke pemerintah pusat.

“Kami berharap pemerintah pusat menyetujui dan membiayai pembangunan penggilingan padi modern. Untuk membangun dengan anggaran sendiri, Pemkab Pidie Jaya tentu tidak sanggup karena keuangan yang terbatas,” katanya.

Selama ini Pidie Jaya termasuk kabupaten di Provinsi Aceh yang mengalami surplus padi. Produksi padi di Pidie Jaya mencapai 115.000 ton per tahun.

Sementara, kebutuhan masyarakat hanya berkisar 15.000-20.000 ton per tahun.  “Kami terus berupaya meningkatkan produktivitas petani dengan meningkatkan musim panen. Selama ini, musim panen dua kali setahun, ke depan diupayakan lima kali dalam setahun,” katanya.

Menurut dia, peningkatan produktivitas padi tersebut harus sejalan dengan kehadiran penggilingan dengan teknologi modern, sehingga hasil jual berasnya lebih meningkat. Bukan seperti selama ini, yang dijual gabah, bukan beras.

“Karena itu, kami berharap pemerintah pusat membangun penggilingan padi modern di Pidie Jaya guna meningkatkan kesejahteraan petani di kabupaten pemekaran Pidie tersebut,” kata Said.