Beranda blog Halaman 4412

Bertemu Dubes Ceko, Gubernur DIY Diskusikan Kerja Sama Pengembangan Konektivitas dan Sister City

Dubes Ceko Temui Gubernur DIY

SuaraPemerintah.id – Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Ceko untuk Republik Indonesia, Jaroslav Doleček, dengan didampingi istri, beraudiensi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Pertemuan yang digelar di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Jumat (26/03) siang ini membahas seputar potensi kerjasama yang bisa dilakukan dengan Republik Ceko.

Jaroslav Doleček saat ditemui usai audiensi mengatakan selama diskusi dilakukan, banyak dibahas seputar pengembangan transportasi, konektivitas, dan kelistrikan. Termasuk di dalamnya adalah kerja sama sister city dua wilayah.

“We talked about potential program like tranSr sportation, and also connectivity, and about electricity, we also have purpose about boutique tourist, I mean that we could establish sister province cooperation, a mutual benefit between Czech and Yogyakarta Province,” ujarnya.

Adapun Jaroslav juga mengatakan bahwa kerja sama yang dilakukan, harus memberikan keuntungan yang sama besar bagi kedua belah pihak. Ia bertutur bahwa Sri Sultan terkesan dan senang dengan rencana kerja sama yang mungkin dilakukan kedua belah pihak. “He impressed and very happy,” jelasnya.

Sementara, Kepala DPPM DIY, Agus Priyono, yang mendampingi sang duta besar, mengutarakan bahwa kunjungan ini utamanya membahas soal konektivitas.

“Konektivitas di era Presiden Jokowi ini kan besar sekali ya, dibangun tak hanya sepetak, baik itu di Jawa maupun di luar Jawa. Sebut Manado, Sulawesi, di Kalimantan juga ada. Ini untuk memudahkan konektivitas, tak hanya untuk kepentingan transportasi saja namun juga sumber daya alam. Kebetulan Republik Ceko juga memiliki kelebihan di bidang teknologi perkeratapian, termasuk untuk nanti maintenance, sparepart, baik itu di Jawa  maupun luar Jawa,” tukas Agus.

Selanjutnya, hal lain yang dibahas adalah pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Ngarsa Dalem menawarkan agar Ceko bisa investasi kerja sama di Jogja melalui KEK. “Ini kan sedang dikembangkan kawasan aerotropolis, ini kesempatan besar bagi Ceko untuk menanamkan modal,” ujarnya.

“Lainnya, lanjut Agus, tentang sister province. His excellency akan cari provinsi di Ceko yang mirip Jogja, yang sekiranya kedua belah pihak bisa kerja sama, jadi bisa benar-benar bermanfaat kedua belah pihak. Ada juga nanti namanya pusat informasi pariwisata Ceko dan Eropa di Yogyakarta. Ini yang akan kita lihat update-nya, perkembangannya seperti apa,” tukas Agus.

Agus menambahkan bahwa potensi kerja sama yang akan dilakukan masih terus dicari. “Mana yang kira-kiranya silver step yang bisa diimplementasikan, jadi sifatnya masih diusahakan. Sebetulnya proyek Ceko di Jogja sudah cukup lama, misalnya Kulon Progo, Ceko ada di sana juga, jadi mana kira-kira dari sekian banyak yang bisa dikerjasamakan,” tukas Agus.

Adapun Jaroslav, menurut Agus, juga memberikan kesan yang baik terhadap penanganan Covid-19 di DIY. “Menurut beliau, Jogja itu hebat. Tadi dijelaskan Ngarsa Dalem, ini kerja kita bersama, kesadaran masyarakat memberlakukan protokol kesehatan. Mungkin akan ada exchange bagaimana untuk mengatasi pandemi, itu susah kayanya di Ceko, meningkatkan kesadaran masyarakat yang berasal dari family, teman-temannya, bukan dari pimpinannya,” katanya.

Agus melanjutkan, bahwa Jaroslav sempat kagum dengan orang Indonesia semuanya mengenakan masker. “Berbeda dengan yang beliau lihat di Praha, di negaranya, karena di sana kenaikan kasus di Ceko juga cukup tinggi yakni 8.000 per hari dengan penduduk 9 juta jiwa, bayangkan,” tukasnya. Dalam pandangan Jaroslav, dengan penduduk sekitar 3,6 juta jiwa, DIY dinilai mampu menekan laju penambahan kasus Covid-19.

Di samping itu, seusai bertemu dengan Gubernur DIY di Kompleks Kepatihan, Jaroslav dan istri selanjutnya berkunjung ke Keraton Yogyakarta dan tiba pukul 11.45 WIB. Jaroslav disambut oleh putri Gubernur DIY GKR Condrokirono dan menantu Gubernur DIY, KPH Purbodiningrat.

“Tadi dijelaskan sejarah keraton, menerangkan beberapa bangunan di keraton seperti Bangsal Srimanganti, Bangsal Kencana, Museum HB IX, Museum Batik,” jelas GKR Condrokirono, yang juga menjabat sebagai Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta ini.

Adapun menurut penuturan GKR Condrokirono, Jaroslav juga sangat terkesan dengan budaya Jawa. “Senang banget beliau karena kebudayaan Jogja masih terpelihara. Tadi juga sempat mengobrol menanyakan tentang latar belakang dan pengalaman pendidikan putra Gubernur DIY yang semuanya memiliki pengalaman hidup dan studi di luar negeri. Tujuannya kunjungan ini murni sebagai lawatan wisata,” tutup GKR Condrokirono.

PPKM Mikro Diperpanjang, Pelaku UMKM Surabaya Minta Pemkot Izinkan Penambahan Jam Operasional

PPKM Mikro Diperpanjang, Pelaku UMKM Surabaya Minta Pemkot Izinkan Penambahan Jam Operasional

SuaraPemerintah.id – Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) makanan di Kota Surabaya, Jawa Timur meminta penambahan jam operasional selama perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro hingga 5 April 2021. Pelaku UMKM mendorong Pemkot Surabaya agar membuat kebijakan pelonggaran pemberlakuan jam malam saat berjualan.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Paguyuban UMKM Pedagang Makanan, Kusnan Hadi di Surabaya, Jumat, 26 Maret 2021. Pihaknya mengatakan, para pelaku usaha UMKM seperti warung, warkop, angkringan dan lainnya di luar binaan Pemkot Surabaya menginginkan adanya penambahan jam operasional.

“Sebenarnya kami hanya menginginkan penambahan jam saja dan prokes sudah kita taati,” katanya.

Menurut Kusnan, ada beberapa pedagang makanan yang berjualan saat malam hari yakni mulai pukul 20.00 WIB. Namun karena diberlakukan harus tutup pukul 22.00 WIB, maka waktunya sangat pendek dan merugikan pedagang.

“Kondisi itu harus diketahui oleh pihak Pemkot Surabaya. Mereka pedagang kecil yang menggantungkan hidupnya dari situ,” katanya.

Kusnan juga menambahkan, para pedagang selama pandemi COVID-19 atau sudah setahun lebih berusaha bertahan hidup. Tentunya, lanjut dia, dalam hal ini sudah bagus karena mereka tidak pernah meminta bantuan dari pemkot. Pihaknya meminta kepada DPRD Surabaya agar mendorong Pemkot Surabaya agar membuat kebijakan pelonggaran pemberlakuan jam malam saat berjualan.

Sementara pelaku UMKM lainnya, Wahyu Darmawan, pemilik Kedai Ketan Punel ini mengatakan agar tidak diberlakukan penutupan Jalan Darmo Surabaya selama PMKM. Pihaknya berharap ada kebijakan pemkot yang berpihak kepada pelaku usaha UMKM.

“Kami minta kebijakan penutupan Jalan Darmo ditiadakan. Usaha kami menjadi sepi terkana dampak penutupan jalan. Kami berharap ada kebijakan pemkot yang berpihak kepada pelaku usaha UMKM seperti saya ini,” katanya.

Di sis lain Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Surabaya Luthfiyah sebelumnya mengatakan Pemkot Surabaya perlu jembut bola melakukan pendataan UMKM di Surabaya.

“Dengan adanya pendataan itu, mereka (UMKM) bisa dibina untuk diberikan akses pemasaran, permodalan dan pelatihan. Bagaimana caranya membuat produksi dan packagingnya yang lebih baik kalau masakannya enak maka pemasarannya lebih strategi,” katanya.

Begitu juga pihak Kabid Usaha Mikro Dinas Koperasi Kota Surabaya Vivi Lailufa mengatakan pihaknya memfasilitasi para UMKM di Surabaya agar mengajukan perizinan.

“Kami juga ikut membantu kualitas produk dan pemasaran. Nantinya untuk pemasaran diarahkan melalui gojek dan lain lainya,” pungkasnya. (red/pen)

Digital Branding Jadi Strategi Efektif Membangun Brand Awarness di Era New Normal

SuaraPemerintah.id – Penggunaan media digital semakin signifikan di era new normal. Kondisi tersebut memberikan peluang seluas-luasnya bagi pelaku bisnis dan brand untuk meningkatkan brand awarenes, brand image, brand choice dan brand recommended secara digital.

Kondisi tersebut telah disadari oleh pelaku brand di Indonesia. Aqua Japan misalnya, memaksimalkan aktivitas digital marketing. Aqua Japan memanfaatkan media sosial untuk mengedukasi customer tentang produk dan kegunaannya.

“Dengan strategi digital yang dilakukan, customer yang datang untuk membeli produk rata-rata sudah mengenal produk yang akan dibeli, sehingga ketika datang ke toko tinggal memilih produk yang diinginkan,” ungkap Sapto Adi Putro, selaku Produk Manager Aqua Japan.

Efektifnya digital branding juga disadari oleh brand handle pintu seperti Dekkson. Lucky Nugroho, selaku Marketing Direktor PT Fajar Lerstari Sejati (Dekkson), mengatakan, selama masa pandemi penjualan handle pintu ikut terdampak, untuk memperbaikinya, brand yang memulai bisnisnya sejak tahun 1994 ini memaksimalkan pemasaran digital, termasuk menggunakan media sosial.

“Sebelumnya saya kira baru akan terjadi tahun 2025 untuk menggunakan digital, tapi tidak, ini gara-gara pandemi sangat masif menggunakan teknologi digital,” ujar Lucky.

Media sosial semakin diakui menjadi salah satu sarana promosi digital yang sangat efektif. Untuk memanfaatkannya tidak sedikit brand yang membuat official account untuk brand, yang kemudian memanfaatkannya untuk membuat postingan yang dapat mempengaruhi customer tentang sebuah produk. Brand es krim Aice misalnya, akun instagrammnya memiliki 180 ribu followers dan telah memposting lebih dari 800 konten yang sangat menarik.

Saskia Damanik, Digital Manager Aice Group Holding Pte. Ltd mengatakan, brand yang hadir di Indonesia di awal 2015 itu, untuk memaksimalkan pemasaran digital melalui instagram, di tahun 2019 mulai mengubah inovasi pemasaran dengan menggaet talent di bidangnya untuk memproduksi konten yang menarik.

Konten apa yang akan disuguhkan dan bagaimana membuatnya, Aice menggandeng agency untuk melakukan riset, kemudian melakukan mapping konten, yang bertujuan untuk mencari dan membuat konten yang sesuai dengan permintaan netizen. Dengan demikian konten yang disuguhkan relevan dengan keinginan customer.

Pemasaran digital juga tidak menutup kemungkinan dilakukan oleh produk bangunan, Citicon misalnya, yang dikenal sebagai brand bata ringan, memanfaatkan platform digital seperti instagram, hingga platform webinar untuk memberikan edukasi kepada para pelanggannya, mulai dari end user, distributor dan pemilik toko.

“Kami mengisi dengan edukasi seperti meletakan bata, membagun rumah, selama pandemic kan banyak yang stay at home kami juga  mentutorialkan cara mengeset ruangan seperti ruang dapur dan lain-lain,” jelas Dini Sari, Marketing Manager, PT Citicon Nusantara Industries.

Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia mengatakan, berbagai aktivitas digital yang dilakukan sejumlah brand tersebut menjadi poin penting, bahwa semakin meningkatkan aktvitas digital di kalangan masyarakat menuntut sebuah brand untuk hadir di ranah digital, dan melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan brand awarenes di ranah digital. Kuncinya adalah brand harus beradaptasi dengan melakukan promosi di ranah digital, kreatif dalam membuat konten, dan mengembangkan teknologi untuk mempermudah dalam melayani customer.

Lebih lanjut Tri menjelaskan, TRAS N CO Indonesia, sebagai perusahaan yang mendedikasikan pada penelitian dan perkembangan brand di Indonesia, sejak awal kehadirannya berfokus pada merket digital telah merekam digital activities brand di dunia digital. Untuk mengakomodir perkembangan tersebut, TRAS N CO menghadirkan Indonesia Digital Popular Brand Award setiap tahunnya. Adapun parameter penilaian yang digunakan yakni, Social Media Aspect, Search Engine Aspect, dan Website Aspect.

Dalam penyelenggaraan survei ke 21 ini, Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 Fase 1 kali ini, dilakukan kepada 150 kategori produk dan lebih dari 1.000 brand tersurvei di Indonesia pada bulan Desember 2020 – Februari 2021.

Adapun brand-brand yang berhasil menjadi juara digital dan meraih penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 antara lain; Aice (Es Krim), Aqua Japan (Lemari Es), Dekkson (Handle Pintu), Richeese Nabati (Wafer), Prudential (Perusahaan Asuransi, Asuransi Jiwa, dan Asuransi Kesehatan), Fitbar (Snack Bar), Citicon (Bata Ringan), Nusabess dan Nusaboard (Calsium Silicate), Campina (Es Krim), Softex (Pembalut Wanita), Fatigon (Multivitamin), BTN (KPR), Oxone (Hand Blender), BAF (Leasing Mobil).

“Selain brand-brand tersebut, masih banyak brand-brand lain yang berhasil menjadi pemenang dalam Indonesia Digital Popular Brand Award 2021 ini,” tutup Tri.

 

 

 

Kementan Pastikan Stok Pupuk Subsidi Musim Tanam April-Mei 2021 Sangat Cukup

Kementan Pastikan Stok Pupuk Subsidi Musim Tanam April-Mei 2021 Sangat Cukup

SuaraPemerintah.id – Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok pupuk subsidi sangat cukup dan segera disalurkan berdasarkan alokasi yang telah ditetapkan untuk memasuki musim tanam kedua bulan April-Mei 2021. Di mana stok pupuk subsidi pada musim tanam dari Pupuk Indonesia, yakni sebesar 1,9 juta ton, dapat terus ditingkatkan.

Wakil Menteri PertanianHarvick dalam kunjungan kerjanya ke PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC), Kamis (25/3), menyatakan bahwa stok pupuk subsidi sangat cukup. Harvick berharap agar kedepan stok pupuk subsidi pada musim tanam dari Pupuk Indonesia, yakni sebesar 1,9 juta ton, dapat terus ditingkatkan. Namun Harvick juga berpesan agar jangan sampai overstock, karena juga akan menimbulkan masalah.

Hal ini diungkapkan oleh Wamentan Harvick Hasnul Qolbi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, 26 Maret 2021.

“Saya mengecek stok pupuk kita, alhamdulillah saya lihat sendiri stok pupuk cukup,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto menyatakan Pupuk Indonesia Grup menyiapkan stok pupuk subsidi sekitar 1,9 juta ton untuk menghadapi musim tanam periode April-Mei. Jumlah ini lebih banyak tiga kali lipat dari ketentuan stok minimum pemerintah. Rinciannya, pupuk Urea 1,1 juta ton, NPK Phonska 367 ribu ton, SP-36 156 ribu ton, ZA 185 ribu ton, dan Petroganik 135 ribu ton.

“Dari jumlah tersebut, stok pupuk subsidi untuk Jawa Barat mencapai sekitar 153 ribu ton. Rinciannya, pupuk Urea 92,4 ribu ton, NPK Phonska 29,4 ribu ton, SP-36 15,1 ribu ton, ZA 8,6 ribu ton, dan Petroganik 7,8 ribu ton,” jelas Nugroho.

Untuk fasilitas distribusi, Pupuk Indonesia saat ini memiliki sembilan unit pengantongan, enam unit Distribution Center (DC), 203 kapal laut, 6.000 lebih truk, 595 gudang dengan kapasitas 3,1 juta ton, dan memiliki jaringan distributor sebanyak 1.200 dengan 29.000 lebih kios resmi.

“Semua fasilitas dan jaringan distribusi Pupuk Indonesia group, kami pastikan berjalan optimal untuk menyambut musim tanan kedua ini,” tegas Nugroho.

Sebagai produsen, lanjut Nugroho, Pupuk Indonesia berkewajiban untuk menyalurkan pupuk subsidi sesuai alokasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Dimana pada tahun 2021 alokasi pupuk subsidi dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 49 Tahun 2020 sebesar 9,04 juta ton dan 1,5 juta liter pupuk organik cair.

Selain kewajiban menyalurkan pupuk subsidi, kata Nugroho, Pupuk Indonesia juga menyediakan stok pupuk non-subsidi yang saat ini berjumlah 754 ribu ton. “Upaya ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan petani yang belum ter-cover dalam skema pupuk subsidi,” ujar Nugroho.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Pertanian juga melakukan kegiatan Tanam Perdana Program Agrosolution Pupuk Indonesia Grup di Kecamatan Tempuran, Karawang. Pupuk Indonesia menginisiasi program Agro Solution sejak tahun lalu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas petanian melalui penyediaan input pertanian non-subsidi (pupuk, benih, dan pestisida), akses permodalan, kepastian pengambilan hasil panen (off take), hingga asuransi pertanian.

Seperti yang dilakukan oleh anggota holding Pupuk Indonesia, yaitu Pupuk Kujang Cikampek di Dusun Bengle, Desa Pancakarya, Kec. Tempuran, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Lahan uji coba program Agro Solution seluas 210 hektar disini melibatkan Koperasi Prima Agro, permodalan dari PT Bank BJB, pembeli gabah (off taker) dari PT Panca, asuransi pertanian dari PT Jasindo, serta kawalan budidaya dan teknolgi pertanian dari Pupuk Kujang Cikampek.

“Pola ini yang kami sedang kembangkan, melibatkan banyak pihak, dan pada tahun ini kami menargetkan program Agro Solution di lahan pertanian total seluas 50 ribu hektar,” jelas Nugroho.

Berdasarkan hasil uji coba pada tanaman padi di Jember, Banyuwangi, Bima, Dompu, Ponorogo, Magetan, dan Madiun, petani binaan program Agro Solution berhasil meningkatkan produktivitas tanamannya, dari rata-rata 6,28 ton menjadi 9,73 ton per hektar, atau meningkat sekitar 55persen.

Dengan demikian, walaupun ada tambahan sedikit biaya untuk menggunakan pupuk non-subsidi, namun hasil produktivitas yang didapat juga cukup signifikan. Sehingga tambahan biaya operasional input pertanian dapat tertutupi dengan tambahan pendapatan dari peningkatan hasil panen.

“Jadi melalui program ini kami ingin mendukung program ketahanan pangan nasional, meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani, sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk subsidi,” tutup Nugroho. (red/pen)

Lewat Pameran Batik Bordir, Ketua Dekranasda Arumi Jadikan Produk Batik Semakin Mendunia

Lewat Pameran Batik Bordir, Ketua Dekranasda Arumi Jadikan Produk Batik Semakin Mendunia

SuaraPemerintah.idDewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Timur terus bertekad untuk menjadikan produk kerajinan batik, bordir, dan aksesoris Jawa Timur semakin mendunia.

Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin Emil Elistianto Dardak, mengatakan, dengan mengangkat kekayaan desain dan motif produk kerajinan dan ditunjang dengan keberadaan asosiasi maupun paguyuban yang dapat berperan secara aktif sebagai wadah bagi pengembangan industri kerajinan, maka Dekranasda Jawa Timur memiliki optimisme yang sangat tinggi bahwa produk-produk produk batik bordir tenun dan  aksesoris dapat bersaing di pasar global.

Pameran batik bordir dan aksesoris ini merupakan cerminan dari rasa nasionalisme di mana semua masyarakat Jawa Timur memiliki kebanggaan terhadap produk kerajinan karya anak bangsa. Selain itu bersedia untuk mencintai membeli dan juga menggunakan produk dalam negeri guna untuk kedaulatan ekonomi.

“Dengan pameran ini maka produk batik bordir tenun dan juga aksesoris Jawa Timur akan semakin eksis baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” ujar Arumi Bachsin Emil Elistianto Dardak dalam sambutannya pada Pembukaan Pameran Batik Bordir dan Asesoris Fair ke 16 Tahun 2021 di Grend City, Surabaya, Rabu (24/03/2021).

Menurut Arumi Bachsin, Jawa Timur dengan 38 kabupaten kota memiliki keanekaragaman adat istiadat seni yang khas dan merupakan sumber untuk tumbuh dan berkembangnya kreativitas. Salah satunya dari cabang budaya yang tumbuh dan berkembang secara kreatif dan juga dinamis adalah seni kriya atau seni kerajinan

Selain dapat memperkuat citra dan identitas daerah produk kerajinan ini dalam perjalanannya juga telah berperan secara nyata dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Sesuai yang diamanatkan Nawa Bhakti Satya, yaitu Jatim berkah, batik tulis Jawa Timur yang merupakan produk warisan budaya leluhur. Apabila ditelusuri maka sejarahnya itu adalah dari masa kerajaan Majapahit yang lebih tepatnya pada abad ke-17 Masehi.

Batik tulis sendiri khususnya di Jawa Timur, kata Arumi, dikenal dengan berbagai motif yang dinamis dan juga beragam. Di setiap kabupaten/ kota masing-masing memiliki motif batik khas yang nilai filosofisnya sangatlah tinggi. Biasanya disesuaikan dengan adat istiadat daerah tempatnya topografi atau geografis dari kabupaten/kota masing-masing

Paling umum biasanya adalah Buah apa yang paling terkenal dari kabupaten ataupun kota tersebut. “Kalau katanya penghasil durian, biasanya durian pasti ada di motif batiknya dan begitu pula yang lainnya,” pungkasnya.

Penuhi Kebutuhan Energi di Pulau Buru, KSP Percepat Pembangunan PLTMG dan Bendungan Waeapo

Penuhi Kebutuhan Energi di Pulau Buru, KSP Percepat Pembangunan PLTMG dan Bendungan Waeapo

SuaraPemerintah.id – Kantor Staf Presiden (KSP) mendorong percepatan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minyak dan Gas (PLTMG) 10 Megawatt (MW) dan Bendungan Waeapo, di Maluku. Dengan begitu, pemenuhan kebutuhan energi bagi masyarakat di Pulau Buru bisa terpenuhi.

“Dalam pertemuan dengan kami, para tokoh masyarakat di Kabupaten Buru dan Buru Selatan sepakat kebutuhan energi ini sangat bermanfaat bagi kehidupan dan kesejahteraan masyarakat di daerah itu,” ujar Deputi I KSP Bidang Infrastruktur, Energi dan Investasi Febry Calvin Tetelepta saat meninjau pembangunan PLTMG dan Bendungan Waeapo di Maluku, Kamis (25/3).

Menurut Febry, monitoring yang dilakukan terhadap PLTMG 10 MW ini harus secepatnya diselesaikan. Karena itu, kata dia, jika terjadi hambatan dalam proses pembangunan tersebut, maka pihaknya akan menguraikan hal tersebut.

Jika PLTMG 10 MW ini bisa terpenuhi, maka tentunya listrik bisa menjadi sumber energi bagi kehidupan masyarakat yang lebih baik lagi. “Karena itu, kami putuskan untuk tetap mendorong untuk secepatnya pembangunannya diselesaikan,” tandasnya.

Dari hasil monitoring, Febry menguraikan bahwa pembangunan terhadap PLTMG 10 MW ini akan selesai paling lambat Mei atau Juli 2021.

Dengan demikian, setelah kembali ke Jakarta pihaknya mengaku akan melakukan konsolidasi lanjutan terkait pembangunan proyek tersebut.

Adapun jika tidak selesai pada 2021, maka paling lambat pada Februari tahun 2022 proses pembangunan proyek ini akan diselesaikan.

“Prinsipnya, kami tetap mendorong kontraktor dan PLN agar tetap menyelesaikan proyek pembangunan ini karena anggaran sudah ada. Kalau ada masalah internal dengan kontraktor, harus diselesaikan dengan baik,” katanya.

Sementara itu, percepatan proyek Bendungan Waeapo, juga penting untuk diselesaikan.

Febry bilang, bendungan ini berfungsi untuk mengairi sekitar 10.000 hektare persawahan, pengendalian banjir, dan menghasilkan 8 MW listrik yang bisa menyinari masyarakat di Buru dan Buru Selatan serta untuk pariwisata.

“Sekarang kan proses pembangunan nya sudah 30 persen. Kami mendorong agar progresnya naik menjadi 50 persen pada Desember 2021, sehingga pada akhir tahun 2022 sudah mencapai 100 persen dan pada 2023 sudah dapat digenangi bendungan utamanya,” jelas Febry.

Febry pun berharap tidak ada hambatan dalam pembangunan bendungan Waeapo maupun PLTMG 10 MW, sehingga proses pemanfaatannya berjalan dengan baik.

Untuk itu, Febry menyampaikan, KSP akan memfasilitasi PLN akan difasilitasi oleh untuk bertemu dengan Kementerian PUPR dalam mempersiapkan Stack Over pelaksanaan ini menjadi sumber energi bagi masyarakat di dua Kabupaten tersebut.

“Nah, kalau ini terjadi, maka tentu industri akan masuk ke dua Kabupaten ini. Terutama industri perikanan. Sehingga dapat memberikan dampak perekonomian bagi masyarakat apalagi jika bandara didorong untuk membuat perpanjangan maka dinamika ekonomi akan berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Fakta Menarik Pulau Lombok Hingga Disebut Wisata Halal Terbaik

Fakta Menarik Pulau Lombok Hingga sebagai Wisata Halal Terbaik

SuaraPemerintah.idPulau Lombok, Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu pulau yang memiliki ragam wisata terkhusus dengan kekayaan alamnya yang mengagumkan, mulai dari wisata ekstrim seperti wisata Gunung Rinjani, hingga wisata halal yang terkenal religi seperti wisata masjid Islamic Center.

Pulau yang bersebelahan dengan Pulau Bali ini, tak kalah menarik karena pulau ini akan memanjakan siapa saja yang dating. Tak kalah dengan Bali, pulau Lombok juga memiliki pantai-pantai yang indah seperti Pantai Pink, Pantai Senggigi, juga pantai lain yang tersbar di pinggiran area Pulau Lombok.

Lombok juga akan meningkatkan pamor nya dengan akan adanya pegelaran pesta akbar Moto GP tahun ini di Mandalika. Sirkuit yang akan mendatangkan pembalap-pembalap kelas dunia tersebut kini sudah hampir menyelesaikan proses pembangunnya sebesar 60%.

Masih banyak lagi fakta-fakta menarik terkait Pulau Lombok, dilansir dari berbagai sumber, berikut fakta beberapa fakta menarik Pulau Lombok.

1. Makna Lombok

Banyak yang mengira pulau kecil Lombok ini diartikan sebagai Cabai sesuai dengan tuturan Bahasa Jawa. Namun anggapan ini salah, Lombok sebenarnya berasal dari Bahasa sasak yang disebut “Lomboq” dimana artinya Lurus.

Konon Nama ini diberikan untuk memperingati perjalanan panjang leluhur masyarakat Lombok saat emenemukan pulau ini. Siring berjalannya waktu, kata “Lomboq” diubah menjadi Lombok. Hingga sampai saat ini kata tersebut lebih popular dan dikenal oleh banyak orang.

2. Suku Asli Lombok

Penduduk asli Pulau Lombok adalah suku Sasak yang mayoritasnya menganut agama Islam. Selain suku sasak yang populasinya mencapai 80%, Pulau Lombok juga terdiri dari beragam etnis seperti imigran pulau Jawa, Etnis Tionghoa, dll.

3. Memiliki Gunung Tertinggi Berapi Kedua di Indonesia

Rinjani, merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif di Indonesia, adalh salah satu gunung berapi tertinggi kedua yang terletak di tiga kabupaten seperti Lombok Timur. Lombok Tengah, dan Lombok Barat.

Dari puncak Rinjani pendaki ataupun wisatawan dapat melihat pemandangan hampir seluruh dari pulua Lombok, karena ketinggian RInjani ini dapat Mencapai 3.726 mdpl. Tak heran jika Rinjani merpakan salah satu Destinasi favorit wisatawan dari luar Pulau Lombok.

4. Terdapat kawasan bebas kendaraan bermotor

Di beberapa daerah di belahan dunia, terdapat beberapa daerah yang bebas kendaraan bermotor seperti Giethoorn Belanda. Namun Lombok juga memiliki kawasan seperti itu tepatnya di Gili Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Peraturan adat menekankan bahwasanya disana tidak boleh terdapat kendaraan bermotor, kemudian peraturan tersebut diadopsi oleh pemerintah setempat sehingga penduduk setempat harus berjalan kaki atau menggunakan sepedauntuk beraktifitas di sehari-hari.

5. Wisata Halal Terbaik

Dengan mayoritasnya masyarakat beragama islam, maka Lombok menjadi destinasi halal terbaik di Indonesia, bahkan di dunia. Melalui penganugrahan World Halal Tourism Award di Dubai 2017 dan muslim Travel Index pada 2019 (GMTI) Indonesia menjadi wisata halal terbaik.

Di Lombok wisatawan dapat menemukan banyak nya masjid yang terdapat di setiap dusun maupun ditengah kota. Dengan julukannya sebaga Negeri Seribu Masjid, dan juga wisata religi masjid Agung Islamic Center, Lombok mendapat dukungan besar sebagai wisata halal terbaik.

Ketua DPD LaNyalla Ajak Warga NTT Dukung Program Pemerintah Bangun Sejuta Rumah

Ketua DPD LaNyalla Ajak Warga NTT Dukung Program Pemerintah Bangun Sejuta Rumah

SuaraPemerintah.id – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengajak warga Nusa Tenggara Timur (NTT) agar mendukung program pembangunan sejuta rumah yang dilaksanakan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Di antaranya sebanyak 100 unit rumah yang akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Hal ini ungkapkan oleh LaNyalla dalam keterangan yang diterima di Kupang, Jumat, 26 Maret 2021.

“Program pembangunan rumah layak huni harus didukung karena ini diberikan kepada warga yang membutuhkan agar taraf hidup masyarakat terus bergerak maju,” katanya.

LaNyalla mengatakan hal tersebut berkaitan dengan pelaksanaan program sejuta rumah. Di antaranya sebanyak 100 unit rumah yang akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Nusa Tenggara II di Kabupaten Belu, NTT.

Untuk pembangunan 100 unit rumah ini, pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp11,53 miliar untuk pekerjaan fisik bangunan rumah tipe 28 dan supervisi pekerjaan di lapangan.

Oleh karena itu ia mengajak warga NTT khususnya di daerah sasaran yang masuk dalam kategori wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) agar mendukung pelaksanaan program ini. Di mana program 100 unit rumah layak huni dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belu yang berbatasan dengan Timor Leste.

“Tentu kita berharap program 100 unit rumah layak huni tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belu yang berbatasan dengan Timor Leste ini,” katanya.

LaNyalla dalam rangka kunjungan kerja juga meminta pemerintah daerah memberikan dukungan berupa penyiapan regulasi dan ketentuan serta data yang diperlukan untuk tujuan program ini. Harmonisasi dan sinkronisasi diperlukan untuk meminimalisir kendala yang mungkin terjadi di lapangan.

LaNyalla menambahkan penyediaan rumah layak huni seyogyanya memang merupakan tanggung jawab pemerintah. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, masyarakat harus mendapatkan pelayanan yang baik dalam hal pemenuhan hak atas kebutuhan mendasar mereka.

Oleh karena itu Senator asal Jawa Timur itu mengatakan rencana pembangunan ini merupakan bagian dari implementasi penyediaan sejuta rumah dari Presiden Joko Widodo

“Tentu persoalan rumah ini menjadi kebutuhan mendasar masyarakat dan pemerintah wajib mengupayakan agar taraf hidup masyarakat bergerak maju,” tegasnya. (red/pen)

 

Sektor Perdagangan Besar & Eceran di Kendal Jadi Target Menkeu Dalam Penyaluran Dana UMi Rp152,39 Miliar

Sektor Perdagangan Besar & Eceran di Kendal Jadi Target Menkeu Dalam Penyaluran Dana UMi Rp152,39 Miliar

SuaraPemerintah.id – Seusai melakukan acara Temu Stakeholder di Semarang, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati bertolak ke Kabupaten Kendal bersama Ketua Komisi XI DPR RI Dito Ganinduto. Menkeu menyatakan kunjungan tersebut merupakan bentuk pengawasan dan dukungan kebijakan pemerintah kepada Kabupaten Kendal.

Tahun 2021 Kabupaten kendal mendapatkan penyaluran dana pembiayaan Ultra Mikro (UMi) sebesar Rp152,39 miliar, dimana dana pembiayaan UMi paling banyak tersalurkan pada sektor perdagangan besar dan eceran.

“Saya berharap mungkin karena Pak Dico selaku Bupati Kendal yang berasal dari generasi milenial yang akan memimpin generasi muda, juga punya pemikiran-pemikiran yang pasti akan sangat kreatif dan banyak untuk bisa melihat semua instrumen ini dan kemudian mengombinasikan di dalam rangka untuk membangun Kabupaten Kendal secara baik,” tutup Menkeu.

Sebagai informasi, pada kesempatan tersebut dilakukan juga penandatanganan Nota Kesepakatan antara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dengan Pemerintah Kabupaten Kendal disaksikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu).

Penandatanganan Nota Kesepakatan ini sebagai wujud semangat pemerintah untuk mendukung pengembangan kapasitas Industri Kecil dan Menengah (IKM), Koperasi serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di daerah.

Kemenkeu melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) pun secara simbolik menyerahkan penyaluran dana pembiayaan UMi kepada beberapa Debitur UMi di Kendal.

Kerja sama ini telah dilakukan Kemenkeu dengan Pemerintah Kabupaten Kendal dari Tahun 2017. Dalam kerja sama tersebut, LPEI berkomitmen untuk membuka Program Pelatihan Tematik Ekspor untuk IKM dan UMKM di Kendal dengan tujuan meningkatkan kemampuan para pelaku usaha untuk dapat menghasilkan produk berorientasi ekspor yang unggul dan berdaya saing. Kerja sama ini akan berlaku hingga 25 Maret 2022 dan dapat diperpanjang.

“Terima kasih atas seluruh penyambutannya. Semoga melalui acara hari ini kita terus akan membangun dan memulihkan ekonomi Indonesia mulai tahun 2021 untuk kembali memberikan kesejahteraan bagi masyarakat” tutup Menkeu.

 

Menperin Agus Prediksikan Sektor Industri Logam Dasar Tumbuh 3,54 % Pada 2021

Menperin Agus Prediksikan Sektor Industri Logam Dasar Tumbuh 3,54 % Pada 2021

SuaraPemerintah.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memprediksikan pada 2021, sektor industri logam dasar tumbuh 3,54 persen. Hal tersebut menunjukkan industri baja merupakan industri high resilience yang mampu bertahan di tengah pandemi COVID-19 dan siap untuk kembali meningkatkan kemampuan dan kinerjanya pada tahun ini.

Hal ini ungkapkan oleh Agus lewat keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2021.

“Pada masa pandemi COVID-19, sektor industri logam dasar tetap bertumbuh dengan baik. Pada tahun 2020 industri logam mengalami pertumbuhan positif,” katanya.

Hal ini didukung dengan nilai realisasi investasi yang tinggi dan neraca perdagangan surplus di industri logam, khususnya untuk logam dasar serta upaya pengendalian impor besi baja nasional.

Agus menambahkan dalam rangka mendorong industri logam nasional yang berdaya saing tinggi, perlu diciptakan iklim usaha yang kondusif dan kompetitif guna mendongkrak utilisasi serta kemampuan inovatif pada sektor tersebut. Di antaranya dengan kebijakan yang membuat industri bisa tetap menjalankan kegiatan usahanya sehingga bisa bertahan dalam kondisi sulit ini.

“Untuk menciptakan iklim usaha industri logam yang kondusif di masa pandemi ini, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian menjalankan beberapa kebijakan bagi industri agar bisa tetap menjalankan kegiatan usahanya sehingga bisa bertahan dalam kondisi sulit ini. Bahkan, diharapkan berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional dari ancaman resesi di masa pandemi,” paparnya.

Dalam menetapkan kebijakan tersebut, Agus telah menempatkan industri baja sebagai salah satu mitra strategis yang merupakan mother of industry bagi sektor manufaktur.

Sebagai komponen utama pembangunan ekonomi nasional, sektor industri logam berpotensi memberikan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi melalui nilai tambah serta akan menjadi efek berantai bagi aktivitas sosial ekonomi, penyerapan tenaga kerja, penghasil devisa dan pada akhirnya akan menjadi faktor pendorong bagi peningkatan daya saing ekonomi bangsa.

Di masa yang penuh tantangan bagi industri saat ini, Kemenperin terus berupaya menerbitkan berbagai kebijakan yang mendukung eksistensi sektor manufaktur nasional, termasuk industri baja.

Kebijakan tersebut di antaranya regulasi impor baja berdasarkan supply-demand, fasilitas harga gas bumi bagi sektor industri sebesar enam dolar AS per MMBtu, penerbitan izin operasional mobilitas dan kegiatan industri (IOMKI), serta pengaturan tata niaga besi baja.

“Kebijakan-kebijakan tersebut dirumuskan dengan maksud memberikan jaminan dan kesempatan bagi industri nasional, khususnya industri baja, agar dapat bersaing di pasar nasional maupun mancanegara,” tegas Agus. (red/pen)