Beranda blog Halaman 4431

Menko Airlangga Perpanjang dan Perluas PPKM Mikro Sampai 5 April ke 5 Provinsi

Menko Airlangga Perpanjang dan Perluas PPKM Mikro Sampai 5 April ke 5 Provinsi

SuaraPemerintah.id – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro diperpanjang dan diperluas ke lima provinsi selama dua minggu ke depan. PPKM Mikro diperpanjang 23 Maret sampai 5 April dan ke lima daerah tambahan.

Hal ini diungkapkan oleh Airlangga yang juga sebagai Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) saat konferensi pers daring mengenai Perpanjangan dan Perluasan PPKM Mikro di Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021

.“Untuk efektivitas dari penanganan COVID sambil kita menjalankan vaksinasi secara paralel, maka tadi kami sampaikan ini (PPKM Mikro) diperpanjang 23 Maret sampai 5 April dan lima daerah tambahan adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur,” katanya.

Airlangga menjelaskan keputusan untuk memperpanjang PPKM Mikro karena terbukti efektif menekan laju penambahan kasus aktif, baik dari segi jumlah maupun persentase. Terbukti kasus aktif turun sebesar 25,42 persen atau turun sebesar 44.919 kasus.
.
“PPKM telah menekan laju penambahan kasus aktif jumlah dan persentase turun secara signifikan sejak kasus aktif tertinggi di 5 Februari 2021, kasus aktif turun sebesar 25,42 persen atau turun sebesar 44.919 kasus,” katanya.

Menurut Airlangga, indikator pengendalian COVID-19 seperti bad occupancy rate/ICU, tingkat kesembuhan dan tingkat kematian di 10 provinsi pelaksana PPKM Mikro terjadi perbaikan seiring dengan kedisiplinan protokol kesehatan.

Airlangga menjelaskan bahwa parameter perluasan PPKM Mikro ke lima provinsi masih sama dengan sebelumnya, yakni tingkat kasus aktif di atas rata-rata nasional, tingkat kesembuhan di bawah rata-rata nasional, tingkat kematian di atas rata-rata nasional, dan tingkat keterisian rumah sakit atau ruang isolasi di atas 70 persen.

Adapun perkembangan COVID-19 di Tanah Air selama satu bulan terakhir konsisten menunjukkan tren penurunan di sisi kasus aktif dan kasus kematian. Hingga 18 Maret, kasus aktif turun sebanyak 3,83 persen dibandingkan 15 Februari dan kasus kematian turun 0,02 persen. Sedangkan kasus kesembuhan juga tercatat konsisten menunjukkan tren kenaikan yakni bertambah 3,84 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Hingga kini terdapat total 15 provinsi yang menerapkan PPKM Mikro yakni Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan, beserta lima provinsi tambahan yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, NTB, dan NTT. (red/pen)

DKI Siapkan 25 Bus Sekolah Angkut Lansia Divaksinasi

Pasien OTG (Orang Tanpa Gejala) Covid-19 bersiap untuk diantar dengan bus sekolah, dari Puskesmas Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (24/9/2020). Pemprov DKI Jakarta menyediakan 7 unit bis sekolah untuk evakuasi pasien OTG Covid-19 dari puskesmas-puskesmas di Jakarta menuju Wisma Atlet Kemayoran. SP/Joanito De Saojoao.

SuaraPemerintah.id – Proses vaksinasi untuk golongan lanjut usia (lansia) terus dikebut. Untuk itu Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyediakan 25 unit bus sekolah untuk mengangkut lansia ke fasilitas kesehatan yang jauh dari tempat tinggalnya.

Puluhan bus tersebut juga akan dijaga sebanyak 55 personel untuk membantu lansia saat didalam bus.

“Unit bus sekolah itu akan ditempatkan masing-masing lima unit armada bus di lima wilayah kota administrasi,” kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Lupito di Jakarta, Jumat (19/3).

Operasionalnya, kata Syafrin, akan mengikuti kebutuhan dari masing-masing wilayah kota administrasi. “Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dishub DKI Jakarta akan terus berkoordinasi baik tingkat kota dan dinas kesehatan, kami akan menambah armada jika kurang,” tutur Syafrin.

Sementara, Kepala UPAS Provinsi DKI Jakarta Ali Murtadho menerangkan pihaknya telah menyediakan bus ukuran medium yang bisa mengangkut 22 orang serta bus jenis mikro dengan kapasitas 20 orang.

Bus akan membawa lansia yang telah terdata oleh pihak kota atau Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk dilakukan vaksinasi.

“Bus sekolah akan mengangkut berdasarkan titik jemput yang telah ditentukan. Lansia tidak bisa mengajukan perorangan, melainkan harus melalui puskesmas setempat. Sebab sistem pengangkutannya sesuai titik jemput yang diajukan puskesmas maupun kecamatan setempat. Lansia kemudian akan diantarkan kembali ke titik jemput usai divaksinasi,” ujar Ali.

Dengan upaya tersebut, diharapkan mampu meringankan warga, khususnya lansia yang terkendala dalam hal transportasi saat akan dilakukan vaksinasi.

“Kami akan berupaya memfasilitasi dan merespons dengan cepat dalam upaya memobilisasi warga, sehingga masyarakat dapat terbantu dari sisi transportasi, program vaksinasi pun bisa berjalan lancar,” ucap Ali.

Ali Murtadho mengatakan layanan ini sudah dijalankan sejak Rabu (17/3) lalu. Selama ini titik penjemputan dilakukan di kantor kelurahan setempat dan diantar ke lokasi layanan vaksinasi, kemudian diantarkan kembali ke kantor kelurahan.

“Kalau masih kurang, armada kita tambah lagi sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Ali, seperti dikutip dari situs resmi PPID Jakarta, Jumat (19/3/2021).

Ali mengatakan 25 armada ini disebar ke lima wilayah Ibu Kota dengan masing-masing wilayah mendapatkan kuota lima armada. Setiap armada memiliki kapasitas 23 tempat duduk.

Layanan ini akan diberikan sampai program vaksinasi ini tuntas pada saat layanan vaksinasi dosis kedua nanti. Khusus Jakarta Timur, layanan hari ini dilakukan di Kelurahan Cipinang Melayu.

BPOM : Vaksin Astrazeneca Aman dan Bisa Mulai Digunakan

SuaraPemerintah.id – Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Lucia Rizka Andalusia mengatakan, BPOM telah melakukan proses evaluasi terkait keamanan, khasiat, dan mutu vaksin Astrazeneca.

Proses evaluasi dilakukan bersama tim ahli komite nasional penilaian obat, dan ahli lainnya.

“Pemberian vaksin Astrazeneca dua dosis dengan interval 8-12 minggu pada total 23.745 subjek aman dan dapat ditoleransi dengan baik,” kata Lucia pada konferensi pers daring tentang “Perkembangan Terkini Terkait Vaksin Covid-19 dari Astrazeneca” pada Jumat (19/3/2021).

Lucia menyebutkan, kejadian efek samping yang dilaporkan dalam studi klinik Astrazeneca umumnya ringan dan sedang atau grade satu dan dua.

Gejala paling sering dilaporkan adalah reaksi lokal seperti nyeri saat ditekan, panas kemerahan, dan gatal pada pembengkakan. Adapun reaksi sistemik seperti kelelahan, sakit kepala, panas, meriang, dan nyeri sendi. “Hasil evaluasi khasiat menunjukkan vaksin Astrazeneca dapat merangsang pembentukan antibodi baik pada populasi dewasa maupun lansia (lanjut usia),” ucapnya.

Lucia menyebutkan, rata-rata titer antibodi setelah dosis kedua, bagi dewasa sebanyak 32 kali dan lansia di atas usia 65 tahun sebanyak 21 kali. Selain itu, efikasi vaksin dua dosis standar yang dihitung sejak 15 hari pemberian dosis kedua hingga pemantauan sekitar 2 bulan menunjukkan efikasi sebesar 62,1%. “Hasil ini sudah sesuai dengan standar vaksin penerima Emergency Use of Authorization yang ditetapkan oleh WHO yaitu minimal 50%,” kata Lucia.

Sementara untuk evaluasi mutu, Lucia mengatakan, BPOM melakukan secara menyeluruh mulai kontrol bahan awal proses pembuatan antigen dan produk vaksin, metode pengujian, hasil pengujian antigen, formula tambahan, bahan kemasan, serta stabilitas antigen dan produk vaksin. Adapun hasil secara umumnya memenuhi syarat.

Kendati demikian, terdapat beberapa syarat yang perlu di diperbarui terkait stabilitas data yang lebih panjang.

Berdasarkan evaluasi keamanan khasiat dan mutu vaksin Astrazeneca, BPOM telah menerbitkan persetujuan penggunaaan pada masa darurat atau EUA pada 22 Februari 2021 dengan nomor EUA 2158100143A1.

Lucia menyebutkan, vaksin Astrazeneca yang telah mendapat izin EUA ini merupakan vaksin skema Covax. Vaskin ini dikemas dalam dus berisi 10 file dengan volume 5 mili dan tiap file untuk 10 dosis vaksin.

Vaksin ini tiba di Indonesia pada 8 Maret 2021 dan telah disetujui oleh BPOM dengan surat penerbitan persetujuan impor license. Tercatat jumlah vaksin Astrazeneca yang sudah didatangkan ada 111.360 file atau 1.113.600 dosis.

Sebagaimana vaksin Covid-19 sebelumnya yang telah memperoleh EUA, Lucia menyebutkan, sebelum produk tersebut siap digunakan, BPOM melakukan proses pelulusan produk atau lot release dan telah diberikan sertifikat rilis pada 12 Maret 2021.

Selanjutnya, vaksin Astrazeneca didaftarkan di BPOM melalui dua jalur yaitu bilateral oleh Astrazeneca, sedangkan jalur multilateral dengan skema Covax yang didaftarkan Bio Farma.

Sebagai informasi, vaksin Astrazeneca sudah disetujui di beberapa negara antara lain, Inggris, Arab Saudi, Mesir, Maroko, Malaysia, Uni Emiret Arab, Paksitan, dan beberapa negara Eropa. Vaksin Astrazeneca yang diproduksi di Korea Selatan sudah masuk dalam daftar vaksin dalam WHO Emergency Use Listing (UEL).

Ayo Ikut 1 Juta Petisi Gerakan Indonesia Lebih Sehat, Sasa Siapkan 200 Juta Untuk Donasi

SuaraPemerintah.id – PT Sasa Inti mengadakan gerakan 1 juta petisi Gerakan Indonesia Lebih Sehat sebagai bagian dari rangkaian kampanye Sasa Tepung Bumbu Bervitamin. Setiap orang bisa mendukung kampanye ini dengan menandatangani petisi melalui website www.gerakanindonesialebihsehat.com.

Setiap dukungan yang diberikan akan sangat berharga karena Sasa akan memberikan donasi Rp 200 juta jika petisi mencapai 1 juta suara. Selain mendukung petisi, masyarakat juga bisa mengusulkan lembaga yang layak mendapatkan donasi tersebut.

“Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk turut mewujudkan Indonesia yang Lebih Sehat dengan cara yang sangat mudah. Setiap satu dukungan suara pada petisi ini, secara otomatis akan disalurkan dana untuk membantu perbaikan gizi Indonesia. Masyarakat juga dapat mengusulkan lembaga yang akan menerima donasi tersebut untuk peningkatan gizi dan pencegahan stunting. Satu suara untuk sebuah perubahan besar? #ApaSihYangGaBisa,” ujar GM Marketing PT Sasa Inti Albert Dinata.

Sebagai bagian dari kampanye Sasa Tepung Bumbu Bervitamin dan juga sebagai brand Seasoning favorit milenials, SASA percaya bahwa masyarakat akan mendukung petisi ini hingga mencapai 1 juta suara. Konsumen yang berpartisipasi dalam petisi Gerakan Indonesia Sehat juga berkesempatan mengikuti undian dengan hadiah menarik berupa 1 buah TV Samsung, 1 buah kompor Modena, 1 buah handphone Iphone 12 Pro, dan 3 buah penggorengan Minka Frying Pan Set.

Gerakan Indonesia Lebih Sehat ini diselenggarakan untuk mendukung upaya mengakhiri kondisi malnutrisi pada masyarakat Indonesia dalam upaya pencapaian Indonesia Emas 2045. Sasa mengambil peran dalam edukasi masyarakat ini mengenai pentingnya proses olah dan pemilihan kandungan nutrisi yang baik pada makanan, khususnya dengan penggunaan tepung bumbu yang bervitamin untuk hasil gorengan yang lebih sehat.

Fakta di lapangan mengatakan bahwa sebagian penduduk Indonesia hingga saat ini masih mengalami gizi buruk, stunting dan obesitas. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 prevalensi kurang gizi di Indonesia mencapai 17,7 persen (bappenas.go.id)

Kenyataan ini dipersulit lagi dengan masa pandemi yang mengharuskan seseorang untuk menjaga kesehatan, salah satunya dengan mengkonsumsi asupan makanan yang bergizi dan bervitamin. Hal ini mudah dilakukan bagi masyarakat yang mampu, sementara beberapa kalangan masyarakat masih kesulitan dalam memenuhinya.

Makan Gorengan Tetap Sehat

Upaya PT Sasa Inti untuk menghadirkan kebahagiaan melalui makanan lezat yang mudah disajikan didukung oleh kecintaan masyarakat Indonesia akan gorengan. Albert menuturkan, makanan sehari-hari berbagai kalangan masyarakat ini mudah ditemui dimana saja, mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran atau café ternama.

Bagi sebagian orang hidangan gorengan seringkali dihindari karena proses masak yang dipercaya menghilangkan menghilangkan kandungan nutrisi dari hidangan. Hal ini menjadi perhatian dari Sasa agar masyarakat tetap bisa menikmati makanan favorit, namun dengan kandungan yang baik.

Sasa Tepung Bumbu Bervitamin merupakan pertama dan satu-satunya tepung bumbu bervitamin di Indonesia. Setelah riset mendalam, dan pembuktian dari lembaga riset independen, Sasa Tepung Bumbu mendapat sertifikasi dari BPOM sehingga produk sehat ini bisa dipasarkan ke konsumen Indonesia.

“Hasil dari riset menunjukkan bahwa dengan penggunaan teknologi yang tepat, kandungan zat besi, zink, vitamin B2 dan B9, serta serat pangan pada Sasa Tepung Bumbu Bervitamin tidak hilang sekalipun melalui proses penggorengan. Masyarakat Indonesia tetap bisa menyantap hidangan favorit mereka sekaligus mendapat kelengkapan gizi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh serta manfaat lainnya,” lanjut Albert.

Penuh dengan kebaikan manfaat, Sasa Tepung Bumbu Bervitamin tetap dijual dengan nilai yang sama. Hal ini sesuai dengan misi Sasa ‘Menghadirkan Kebahagiaan melalui Makanan Lezat yang Mudah Disajikan’. Bersama petisi Gerakan Indonesia Lebih Sehat ini, bersama-sama kita wujudkan masa depan Indonesia dengan berbagi pada sesama.

Kemenperin Dorong Pembangunan Kawasan Industri (KI) Modern Cikande ‘Modern Halal Valley’

Kemenperin Dorong Pembangunan Kawasan Industri (KI) Modern Cikande 'Modern Halal Valley'

SuaraPemerintah.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong pembangunan kawasan industri halal sebagai salah satu upaya mengoptimalkan potensi produk dan jasa industri halal di tanah air. Selain itu menciptakan rantai nilai yang terintegrasi dari hulu sampai hilir yang akan memacu daya saing.

Hal ini diungkapkan oleh kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Eko SA Cahyanto, lewat keterangan resmi di Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021.

Oleh karenanya itu, Kemenperin mendukung Kawasan Industri (KI) Modern Cikande yang siap dijadikan Kawasan Industri Halal dengan tajuk Modern Halal Valley. KI Modern Cikande dikelola oleh PT. Modern Industrial Estate sejak tahun 1991 dengan luas 3.175 hektare.

Eko mengemukakan, kawasan industri halal di KI Modern Cikande adalah klaster area yang di desain dengan sistem dan fasilitas untuk mengembangkan industri yang memproduksi produk halal sesuai prinsip syariah.

“Klaster industri halal ini akan menjadi yang terintegrasi pertama dan terbesar se-Indonesia dengan luas mencapai 500 hektare,” ungkapnya.

Modern Halal Valley tersebut nantinya merangkum halal integrated supply chain, standard factory building, industrial land dan logistic park.

“Klaster ini juga ditujukan sebagai tempat bagi industri kecil, yang dalam keberadaan industri halal memiliki peran strategis sebagai sektor pendukung bagi penyediaan bahan baku serta produsen produk konsumen hingga ke pasar internasional,” tutur Eko.

Guna mengakselerasi pembangunannya, Kemenperin telah menerbitkan Surat Keterangan Kawasan Industri Halal bagi KI Modern Cikande pada 2 September 2020 lalu, yang diverifikasi oleh Kemenperin, Kementerian Agama, dan Majelis Ulama Indonesia sesuai Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 17 Tahun 2020 tentang Tata Cara Memperoleh Surat Keterangan dalam Rangka Pembentukan Kawasan Industri Halal.

“Ke depan, kami berupaya menjadikan pilot project KI Modern Cikande untuk investasi calon tenant yang akan memproduksi produk halal sehingga dapat menjadi role model kawasan industri halal yang memiliki market besar di tanah air,” papar Eko.

Pemerintah juga telah menyediakan fasilitas insentif fiskal maupun nonfiskal sebagai daya tarik bagi investor.

“Pada prinsipnya, semua kawasan industri memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan fasilitas insentif fiskal atau nonfiskal selama komitmen dokumen persyaratan terpenuhi. Contohnya, Modern Halal Valley sebagai kawasan industri halal pertama di Indonesia yang telah mendapat Surat Keterangan Industri Halal,” imbuhnya.

Di dalam Modern Halal Valley, seluruh layanan yang berhubungan dengan kehalalan produk berada dalam satu atap atau one stop service. Termasuk di dalamnya sistem dan fasilitas pendukung industri halal yang sesuai dengan sistem jaminan produk halal seperti SDM (halal center), laboratorium, dan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH).

Selain itu, Modern Halal Valley memiliki jenis pembatas zona halal berupa jalan dan drainase, dengan jenis industri produk halal berupa industri makanan, farmasi dan kosmetika.

“Saat ini, Kawasan Industri Cikande memiliki 190 tenant dengan mempekerjakan tenaga kerja mencapai kurang lebih 57.000 orang,” sebut Eko.

Modern Halal Valley telah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan jaringan global internasional, yaitu Cordoba Halal Park (Spanyol), Iskandar Halal Park (Johor) dan Penang International Halal Hub (Penang) untuk berkolaborasi sebagai pelaku industri halal dalam rangka mengembangkan rantai pasok dan inovasi. (red/pen)

Airlangga Sebut KBM Tatap Muka Boleh Selama PPKM Mikro Terbaru

Airlangga Sebut KBM Tatap Muka Boleh Selama PPKM Mikro Terbaru

SuaraPemerintah.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan kegiatan belajar mengajar (kbm) secara tatap muka dan kegiatan seni/budaya diperbolehkan pada penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro terbaru. Kegiatan belajar secara tatap muka tentunya akan diiringi dengan vaksinasi kepada pengajar dan dosen.

Hal ini dipaparkan oleh Airlangga saat konferensi pers daring mengenai Perpanjangan dan Perluasan PPKM Mikro di Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021.

“Kegiatan belajar mengajar mulai dapat dilakukan secara tatap muka untuk perguruan tinggi/akademi yang dibuka bertahap dengan proyek percontohan berbasis peraturan daerah atau peraturan kepala daerah dengan protokol kesehatan,” katanya.

Airlangga menyebutkan kegiatan belajar secara tatap muka tentunya akan diiringi dengan vaksinasi kepada pengajar dan dosen. Sedangkan untuk tingkat SMA setara hingga di bawahnya masih menerapkan kegiatan belajar mengajar secara daring.

Menurut Airlangga yang juga sebagai Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), terkait kegiatan seni budaya diizinkan untuk dibuka dengan kapasitas maksimal 25 persen.

“Kegiatan seni budaya dapat dimulai dengan diawali 25 persen maksimum dengan prokes dan jam operasional diatur,” ujarnya.

Sedangkan peraturan sektor lainnya masih sama dengan sebelumnya yakni sektor perkantoran dengan kapasitas 50 persen dan instansi pemerintah sesuai dengan SE Menpan RB.

Kemudian sektor esensial dan konstruksi tetap diizinkan beroperasi 100 persen dengan penerapan protokol kesehatan. Begitu juga dengan pusat perbelanjaan yang diizinkan buka hingga pukul 21.00 dengan kapasitas restoran untuk makan di tempat sebanyak 50 persen.

Lalu tempat ibadah dan fasilitas umum diizinkan beroperasi dengan kapasitas maksimal 50 persen dan menerapkan protokol kesehatan.

Adapun PPKM Mikro kembali diperpanjang selama dua pekan ke depan dari 23 Maret sampai 5 April dengan tambahan lima provinsi. Sehingga total terdapat 15 provinsi yang menerapkan PPKM Mikro yakni Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Bali, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan beserta lima provinsi tambahan yakni Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Selama penerapan PPKM Mikro dalam 10 minggu terakhir, jumlah kasus aktif turun 25,42 persen atau 44.919 kasus dibandingkan kasus tertinggi pada 5 Februari 2021.(red/pen)

 

Mendag Jamin Tak Lakukan Impor Beras Di Saat Petani Lokal Panen Raya

Mendag Jamin Tak Lakukan Impor Beras Di Saat Petani Lokal Panen Raya

SuaraPemerintah.id – Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menjamin tak akan ada impor beras saat petani lokal memasuki panen raya, sehingga harga beras petani lokal akan aman. Bila pengadaan Bulog di dalam masa panen berjalan baik, maka Mendag tidak masalah untuk tidak impor beras

Hal diungkapkan oleh Lutfi saat menggelar konferensi pers secara virtual yang ditayangkan di Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021.

“Saya jamin tidak ada impor ketika panen raya. Dan hari ini tidak ada beras impor yang menghancurkan harga petani,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut Lutfi menyampaikan data harga beras  stabil di angka Rp11.000 per kilogram selama sepekan terakhir. Adapun impor yang dimaksud adalah kebijakan impor sebagai pemenuhan stok di Bulog untuk berjaga-jaga.

Hal itu dipilih mengingat rendahnya daya serap gabah oleh Bulog pada Maret, di mana faktor musim hujan yang berdampak pada basahnya gabah, menjadi sebab Bulog hanya bisa menyerap 85 ribu ton gabah.

“Jadi hitungan saya stok akhir Bulog yang 800 ribu, dikurangi stok impor 300 ribu ton. Berarti stok itu tidak mencapai 500 ribu ton, ini yang paling rendah dalam sejarah Bulog,” ujar Lutfi.

Lutfi menegaskan bila pengadaan Bulog di dalam masa panen berjalan baik, maka Mendag tidak masalah untuk tidak impor beras.

“Jadi anda bisa tahu bagaimana rasanya hati saya. Kalau pengadaan Bulog di dalam masa panen ini berjalan dengan baik, saya tidak masalah kita tidak impor selama stok Bulog mencapai satu juta,” tegas Lutfi.

Sementara menurut pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati mengatakan rencana impor beras akan lebih baik dilakukan kalau kebutuhan dalam negeri tidak cukup.

Enny dalam pernyataan di Jakarta, Senin, mengatakan impor beras saat ini belum diperlukan mengingat ketersediaan beras mencukupi, bahkan sektor pertanian masih tumbuh selama pandemi COVID-19.

“Impor pangan itu bukan sesuatu yang haram, diperbolehkan di Undang-Undang Pangan, tapi ada prasyaratnya, kalau kebutuhan dalam negeri tidak mencukupi. Sementara BPS menyatakan ketersediaan beras cukup,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menegaskan pihaknya akan mengutamakan menyerap produksi beras dalam negeri untuk kebutuhan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebelum melaksanakan penugasan impor beras sebanyak satu juta ton.

“Prinsipnya kami utamakan produksi dalam negeri untuk penyerapan CBP,” kata Budi Waseso dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI.(red/pen)

 

Menristek Sebut Pengembangan Vaksin Merah Putih Diarahkan Semua Umur

Menristek Sebut Pengembangan Vaksin Merah Putih Diarahkan Semua Umur

SuaraPemerintah.id – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengatakan pengembangan vaksin Merah Putih diarahkan untuk bisa diberikan sebagai vaksin COVID-19 kepada berbagai kelompok umur penduduk Indonesia. Untuk memastikan efikasi dan keamanan vaksin Merah Putih bagi para pengguna nantinya, harus dipantau proses dan hasil uji klinis vaksin tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Bambang di Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021. Pada saat ini, vaksin COVID-19 yang ada belum bisa diberikan untuk anak atau remaja usia kurang dari 18 tahun. Padahal, kelompok umur tersebut juga merupakan penduduk Indonesia yang rentan COVID-19 dan harus dilindungi dari penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2

“Pasti ke arah sana, tentunya harus dipantau uji klinisnya,” katanya.

Selain itu, vaksin COVID-19 yang ada juga bisa diberikan kepada orang lanjut usia (lansia) dengan kondisi tertentu, sehingga tidak semua lansia bisa mendapatkan vaksin itu.

Bambang menuturkan untuk memastikan efikasi dan keamanan vaksin Merah Putih bagi para pengguna nantinya, harus dipantau proses dan hasil uji klinis vaksin tersebut. Keamanan vaksin yang diharapkan adalah yang maksimal dan sudah terbukti di uji klinis.

Vaksin Merah Putih merupakan upaya untuk mendorong kemandirian bangsa Indonesia terhadap vaksin dimana ketersediaan vaksin COVID-19 di dunia atau di pasar internasional saat ini masih terbatas

Sementara menururt ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan seluruh masyarakat Indonesia di berbagai umur rentan terhadap infeksi COVID-19, sehingga diharapkan vaksinasi ke depan bisa diberikan kepada semua warga.

Yunis menuturkan masih ada masyarakat Indonesia di bawah usia 18 tahun belum disuntik vaksin COVID-19, yakni puluhan juta jiwa.

Dia berharap vaksin Merah Putih dapat menjadi terobosan untuk bisa menjadi vaksin yang dapat merangsang timbulnya kekebalan tubuh terhadap infeksi virus SARS-CoV-2 bagi anak-anak usia di bawah 18 tahun.

“Belum ada vaksin yang diberikan untuk masyarakat itu (di bawah usia 18 tahun). Jadi kita menunggu vaksin Merah Putih,” ujar Yunis.

Sementara Lembaga Biologi Molekuler Eijkman pada akhir Maret 2021 akan menyerahkan bibit vaksin Merah Putih ke PT Bio Farma selaku mitra yang akan menguji serta memproduksi vaksin COVID-19 tersebut.

Batch pertama bibit vaksin akan diserahkan akhir Maret 2021,” kata Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio di Jakarta, Senin.

Lembaga Eijkman menyatakan bahwa pengembangan bibit vaksin Merah Putih berjalan sesuai rencana dan bibit vaksin bisa diserahkan kepada PT Bio Farma sesuai jadwal yang direncanakan.(red/pen)

Singgung Ketidakprofesional All England Menpora Suarakan Reformasi BWF

Singgung Ketidakprofesional All England Menpora Suarakan Reformasi BWF

SuaraPemerintah.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyuarakan reformasi organisasi dalam tubuh Federari Bulu Tangkis Dunia (BWF) menyusul ketidakprofesionalan mereka dalam menyelenggarakan salah satu turnamen bergengsi di dunia, All England 2021. BWF tidak boleh buang badan berlindung pada aturan Pemerintah Inggris.

Hal ini dipaparkan oleh Zainudin dalam jumpa pers daring di Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021. BWF bersikap tidak profesional setelah memperlakukan tim bulu tangkis Indonesia secara tidak adil dalam All England 2021. Mereka selaku penyelenggara juga dinilai tak bertanggung jawab mengatasi permasalahan yang terjadi.

“BWF tidak profesional, tidak transparan dan diskriminatif karena cukup bukti saya berani mengatakan itu. Oleh karena itu kami sangat kecewa atas perlakuan ini, BWF tidak boleh buang badan berlindung pada aturan Pemerintah Inggris,” kata Zainudin.

Zainudin juga meminta ke pada Komite Olimpiade Indonesia dan PBSI untuk meyuarakan reformasi di tubuh BWF. BWF dinilai gagal menyelenggarakan kompetisi karena tidak dapat mengantisipasi kejadian tak terduga seperti yang harus dialami tim Indonesia.

“Saya meminta NOC (Komite Olimpiade Indonesia) dan PBSI untuk menyuarakan reformasi di BWF. Ini bukan suatu hal yang terjadi tanpa ketidaksengajaan. Saya melihat ini ada unsur kesengajaan untuk menyingkirkan Indonesia,” katanya.

Dia juga menyinggung bagaimana atlet Indonesia yang sudah bertanding dipaksa mundur di tengah jalan. Sikap tidak profesional BWF semakin jelas saat para atlet dilarang menggunakan lift untuk meninggalkan arena dan harus kembali ke hotel dengan berjalan kaki.

Hingga kini, pemerintah Indonesia masih mencari kejelasan duduk perkara kasus yang menimpa tim Indonesia di Birmingham.

Kasus ini juga sudah ditanggapi Duta Besar Indonesia untuk Inggris Desra Percaya. Dia meminta turnamen All England 2021 dihentikan sementara guna memastikan seluruh tim peserta mendapatkan perlakuan adil.

Tim Indonesia diharuskan mundur dari turnamen BWF World Tour level Super 1000 itu setelah 20 dari 24 anggota menerima surat elektronik dari otoritas kesehatan Inggris (NHS) yang mengabarkan bahwa salah satu penumpang dalam pesawat yang mereka tumpangi dari Istanbul ke Birmingham dinyatakan positif COVID-19.

Mereka diwajibkan menjalani isolasi mandiri di hotel selama 10 hari terhitung mulai 13 sampai 23 Maret.

Skuad Merah Putih sebelumnya telah menjalani tes COVID-19 setiba di Birmingham, Sabtu 13 Maret dan seluruhnya mendapati hasil negatif. Namun sesuai dengan regulasi Pemerintah Inggris tentang penelusuran kontak erat positif COVID-19, perjuangan timnas Indonesia pun harus berhenti di tengah jalan. (red/pen)

Menkes Susun Prokes Baru Transportasi dan Konser Pakai Sertifikat Vaksin

SuaraPemerintah.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan sertifikat vaksin nantinya bisa digunakan untuk transportasi dan beberapa aktivitas sosial budaya seperti konser musik dengan berpedoman pada regulasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Budi mengatakan protokol kesehatan baru pasca vaksinasi Covid-19 untuk beberapa aktivitas masyarakat.

“CDC sudah mengeluarkan guideline yang cukup lengkap untuk protokol kesehatan kegiatan tertentu seperti acara keluarga, makan bersama, transportasi, acara konser, berbasis sertifikat vaksinasi ini,” kata Menkes Budi dalam jumpa pers KPCPEN, Jumat (19/3/2021).

Namun, realisasinya masih harus menunggu program vaksinasi Covid-19 mencapai angka yang cukup tinggi, sementara saat ini vaksinasi di Indonesia baru berjalan 10 persen.

“Nanti bagitu jumlahnya sudah cukup banyak kita sekarang sudah mulai mempersiapkan protokol-protokol kesehatan yang baru untuk masing-masing aktivitas ini, gunanya nanti akan ke sana,” ucap Menkes.

“Jadi memang sertifikat vaksinasi ini akan digunakan sebagai salah satu instrumen dalam implementasi protokol kesehatan yang baru untuk setiap aktivitas,” sambung Budi.

Untuk sementara, syarat perjalanan masih menggunakan aturan lama yakni swab test PCR atau rapid swab test antigen untuk perjalanan udara, dan tes Genose atau rapid swab test antigen untuk perjalanan laut dan darat.

Data Kementerian Kesehatan per (18/3) mencatat sebanyak 4.959.063 orang menerima suntikan dosis pertama, sementara 2.068.400 rampung menerima dua dosis vaksin Covid-19.

Suntikan itu diberikan kepada tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, dan warga lanjut usia, dari target program vaksinasi nasional yang menyasar sebanyak 181.554.465 penduduk Indonesia.

Menurutnya, hal itu merujuk pada upaya Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS yang tengah menggodok regulasi baru yang mengatur penggunaan sertifikat vaksin untuk kegiatan di beberapa sektor tertentu.

“CDC sudah mengeluarkan guide line cukup lengkap. Transportasi, acara konser, berbasis sertifikat vaksinasi ini,” kata dia.

Budi menjelaskan, rencana sertifikat vaksin ini akan digunakan menjadi salah satu syarat atau instrumen dalam protokol kesehatan yang baru untuk setiap kegiatan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, saat ini protokol kesehatan yang digunakan dalam masa pandemi ini adalah protokol kesehatan 3M yang meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.