Beranda blog Halaman 4459

Groundbreaking Pasar Senen, Gubernur Anies : Jadi Ikon Sentra Perdagangan Ibu Kota

SuaraPemerintah.id – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, menghadiri kegiatan groundbreaking atau peletakan batu pertama di area blok VI Pasar Senen, Jakarta Pusat, pada Rabu 10 Maret 2021.

Pembangunan ini diharapkan dapat menghadirkan ikon baru sentra perdagangan di Ibu Kota, selain pasar Tanah Abang.

Anies mengatakan, groundbreaking tersebut merupakan rencana yang telah diupayakan Pemprov DKI Jakarta dan baru bisa direalisasikan saat ini. Adapun target penyelesaian pembangunan pada kuartal kedua tahun 2022.

Ia menyebutkan bahwa kawasan ini sangat vital karena berada dalam area transit oriented development.

“Jadi, insya Allah tahun depan kita bisa berkumpul kembali di sini untuk sama-sama menghadiri proses peresmiannya. Tadi, ada satu yang disampaikan tentang ini sebuah konsep transit oriented development, dan kita di Jakarta sedang menggeser pola pembangunan yang awalnya hanya berbasis car oriented development,” ujar Anies di lokasi, Rabu (10/3/2021).

Alasan Anies menjelaskan hal tersebut dilatarbelakangi bahwa sistem pembangunan car oriented development selama ini hanya mengandalkan kendaraan pribadi sebagai media untuk mobilitas.

Sementara itu, untuk transit oriented development bisa memanfaatkan aspek transportasi umum yang memungkinkan siapapun untuk bergerak menggunakan fasilitas umum, dimulai dari trotoar, halte, stasiun, hingga transportasi umum itu sendiri.

Kemudian, mantan Mendikbud itu pun menilai, lokasi Pasar Senen Blok VI ini punya cerita masa lalu yang tak lekang oleh waktu dan tercatat dalam sejarah. Melalui rencana pembangunan yang akan dikerjakan tersebut, Anies berharap, bangunan ini nantinya memiliki banyak fungsi untuk kegiatan masyarakat, bahkan menjadi tempat yang bisa disandingkan dengan Pasar Tanah Abang.

“Kawasan Pasar Senen adalah tempat yang punya sejarah panjang. Jika kita pelajari, tempat ini dibangun pada tahun 1735, hingga kini sudah mengalami periode yang sangat panjang. Dari awalnya dibuka aktivitasnya yang dimulai pada hari Senin, karena itu disebut dengan istilah Pasar Senen, bahkan di Jakarta ada pasar harian. Oleh karena itu, saya berharap lokasi ini kelak menjadi multifungsi serta bisa menjadi salah satu ikon sentra perdagangan di Jakarta,” tambah Anies.

Di samping itu, Direktur Umum Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, menambahkan bahwa proses pembangunan kawasan Blok VI di Pasar Senen harus dijalankan dengan serius, mengingat pesan Anies yang ingin dikerjakan dengan tepat waktu, betkualitas bagus, serta memanfaatkan anggaran secara efisien. Arief berharap, kawasan Blok VI tersebut bisa menumbuhkan gairah roda perekonomian setelah ditempa masa pandemi Covid-19.

Lokasi pembangunan juga dinilai sangat strategis karena dikelilingin banyak fasilitas umum. Di antaranya, terminal bus, stasiun KRL, hingga halte Transjakarta. Sehingga, harapannya, arus perekonomian sangat berpotensi berkembang pesat di kawasan ini, melihat mobilitas kegiatan masyarakat yang juga tinggi.

“Jadi, luas lokasi pasar yang akan kita bangun ada sekitar 14.860 meter persegi, sehingga bisa menampung 2.511 unit tempat usaha. Para pedagang di sini juga sangat kooperatif dengan kami untuk membantu wujudkan pembangunan dan kami sangat senang dengan kolaborasi tersebut. Kita berharap proses pembangunan berjalan dengan lancar, sehingga target pada kuartal tahun 2022 bisa terwujud,” pungkas Arief Nasrudin.

Untuk diketahui, bangunan baru Pasar Senen Blok VI direncanakan dengan pengembangan mixed use yang terdiri dari 40 lantai, di mana 5 lantai digunakan untuk pasar, 3 lantai gedung parkir, dan 32 lantai digunakan untuk hunian, dengan luas bangunan keseluruhan 88.065,35 meter persegi.

Pada lantai pasar, akan digunakan sebagai tempat usaha bagi pedagang eksisting dan pedagang baru. Sedangkan, untuk hunian, rencananya akan dibangun sebanyak 574 unit. Namun, di tahap awal pembangunan difokuskan ke bangunan pasar dan parkir setinggi 8 lantai agar pedagang bisa segera menggunakannya untuk berdagang.

Untuk proses konstruksi pembangunan (groundbreaking) dimulai menggunakan alat pancang jenis Hydraulic Static Pile Driver (HSPD Hidraulik Jack) demi mengurangi polusi lingkungan, polusi udara, dan gangguan terhadap lingkungan sekitar.

Adapun fasilitas yang terdapat di bangunan baru Pasar Senen Blok VI berupa: Sarana parkir untuk mobil, motor, dan sepeda yang luas dan memadai; Eskalator dan lift di setiap sudut bangunan; Fasilitas ibadah; Ruang pertemuan dan pelatihan bagi pedagang; Ruang laktasi; Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD); Poliklinik; dan pengawasan CCTV 24 jam.

Kegiatan groundbreaking ini turut dihadiri Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria; Dirut Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin; Ketua Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta, Muhamad bin Salim Alatas; Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati; dan Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Dhany Sukma beserta jajaran; serta perwakilan pedagang Blok VI Pasar Senen, Usdin Nainggolan.

Tahapan dan Persyaratan Seleksi Penyelenggara Multipleksing di Tahun 2021 

Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial Tahun 2021

SuaraPemerintah.id – Untuk melaksanakan ketentuan Pasal 78 ayat (7), ayat (9), ayat (10) dan ayat (11) Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran, perlu dilakukan seleksi penyelenggara multipleksing siaran televisi digital terestrial.

Seleksi penyelenggara multipleksing siaran televisi digital terestrial bertujuan untuk menetapkan Lembaga Penyiaran Swasta sebagai penyelenggara multipleksing di 22 provinsi dalam rangka pembangunan infrastruktur multipleksing untuk persiapan penghentian siaran televisi analog.

Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informatika telah menetapkan Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 88 Tahun 2021 Tentang Pedoman Evaluasi Dan Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Digital Terestrial, serta Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 90 Tahun 2021 Tentang Tim Evaluasi dan Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial.

Berdasarkan Keputusan Menteri tersebut diatas, Tim Evaluasi dan Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial dengan ini mengumumkan:

(1) Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial dinyatakan DIBUKA.
(2) Seleksi dilaksanakan pada objek seleksi yang terdiri dari 22 (dua puluh dua) wilayah layanan yang berada pada 22 (dua puluh dua) provinsi dengan rincian sebagai berikut:

No Provinsi Wilayah Layanan Cakupan Kabupaten/Kota Jumlah Penyelenggara Multipleksing

yang dibutuhkan

1 Sumatera Barat Sumatera Barat-1
  1. Kabupaten Solok
  2. Kabupaten Sijunjung
  3. Kabupaten Tanah Datar
  4. Kabupaten Padang  Pariaman
  5. Kabupaten Agam
  6. Kota Padang
  7. Kota Solok
  8. Kota Sawahlunto
  9. Kota Padang Panjang
  10. Kota Bukittinggi
  11. Kota Pariaman
2
2 Riau Riau -1 1. Kabupaten Kampar

2. Kota Pekanbaru

2
3 Jambi Jambi-1
  1. Kabupaten Batanghari
  2. Kabupaten Muaro Jambi
  3. Kota Jambi
  4. Kabupaten Sarolangun
2
4 Sumatera Selatan Sumatera Selatan-1
  1. Kabupaten Ogan Komering Ilir
  2. Kabupaten Banyuasin
  3. Kabupaten Ogan Ilir
  4. Kota Palembang
2
5 Bengkulu Bengkulu-1
  1. Kabupaten Bengkulu Tengah
  2. Kota Bengkulu
2
6 Lampung Lampung-1
  1. Kabupaten Lampung Selatan
  2. Kabupaten Lampung Tengah
  3. Kabupaten Lampung Timur
  4. Kabupaten Pesawaran
  5. Kabupaten Pringsewu
  6. Kota Bandar Lampung
  7. Kota Metro
3
7 Kepulauan Bangka Belitung Kepulauan Bangka Belitung-1
  1. Kabupaten Bangka Tengah
  2. Kota Pangkal Pinang
2
8 Bali Bali
  1. Kabupaten Jembrana
  2. Kabupaten Tabanan
  3. Kabupaten Badung
  4. Kabupaten Gianyar
  5. Kabupaten Klungkung
  6. Kabupaten Bangli
  7. Kabupaten Karangasem
  8. Kabupaten Buleleng
  9. Kota Denpasar
3
9 Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Barat-1
  1. Kabupaten Lombok Barat
  2. Kabupaten Lombok Tengah
  1. Kabupaten Lombok Timur
  2. Kota Mataram
2
10 Nusa Tenggara Timur Nusa Tenggara Timur-1 1. Kabupaten Kupang

2. Kota Kupang

2
11 Kalimantan Barat Kalimantan Barat-1 1. Kabupaten Mempawah

2. Kabupaten Kubu Raya

3. Kota Pontianak

2
12 Kalimantan Tengah Kalimantan Tengah-1 1. Kabupaten Pulang Pisau

2. Kota Palangkaraya

 

2
13 Sulawesi Utara Sulawesi Utara-1
  1. Kabupaten Minahasa
  2. Kabupaten Minahasa Utara
  1. Kota Manado
  2. Kota Bitung
  3. Kota Tomohon
2
14 Sulawesi Tengah Sulawesi Tengah-1 1. Kabupaten Sigi

2. Kota Palu

2
15 Sulawesi Selatan Sulawesi Selatan-1
  1. Kabupaten Takalar
  2. Kabupaten Gowa
  3. Kabupaten Maros
  4. Kabupaten Pangkajene Kepulauan
  5. Kota Makassar
2
16 Sulawesi Tenggara Sulawesi Tenggara-1
  1. Kabupaten Konawe
  2. Kabupaten Konawe Selatan
  1. Kabupaten Konawe Utara
  1. Kabupaten Kepulauan
  2. Kota Kendari
  3. Konawe
2
17 Gorontalo Gorontalo-1
  1. Kabupaten Gorontalo
  2. Kabupaten Bone Bolango
  3. Kabupaten Gorontalo Utara
  1. Kota Gorontalo
  2. Kabupaten Boalemo
2
18 Sulawesi Barat Sulawesi Barat-1 Kabupaten Mamuju

 

1
19 Maluku Maluku-1

 

1. Kabupaten Seram Bagian Barat

2. Kota Ambon

2
20 Maluku Utara Maluku Utara- 1
  1. Kabupaten Halmahera Barat
  2. Kota Ternate
1
21 Papua Papua-1 1. Kabupaten Jayapura

2. Kabupaten Keerom

3. Kota Jayapura

2
22 Papua Barat Papua Barat-4
  1. Kabupaten Manokwari
  2. Kabupaten Manokwari Selatan
  1. Kabupaten Pegunungan Arfak
1

(3)  Seleksi hanya dapat diikuti oleh Lembaga Penyiaran Swasta yang memegang Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) jasa penyiaran televisi yang masih berlaku efektif.

(4)  Ketentuan lebih lanjut terkait dengan Seleksi dimaksud mengacu pada Dokumen Seleksi Lembaga Penyiaran Swasta sebagai penyelenggara multipleksing siaran televisi digital terestrial tahun 2021.

(5)  Dokumen Seleksi berisi penjelasan waktu pelaksanaan, persyaratan, prosedur, formulir dan aspek-aspek lain yang berkaitan dengan Seleksi untuk dipatuhi oleh Peserta Seleksi.

(6)  Pendaftaran sebagai peserta seleksi dan pengunduhan Dokumen Seleksi dapat dilakukan pada:

Hari, tanggal :  Selasa, 9 Maret 2021 – Senin, 5 April 2021

Waktu : Pukul 09.00 – 14.00 WIB

Situs web : https://seleksimux.kominfo.go.id

(7) Pendaftaran sebagai peserta seleksi wajib menyertakan:

    • mendaftar dengan menggunakan nama akun dan alamat email akun Sistem
    • Informasi Manajemen Perizinan Penyelenggaraan Penyiaran (SIMP3);
    • mengunggah salinan surat kuasa pengambilan Dokumen Seleksi dan perwakilan untuk menghadiri Rapat Pemberian Penjelasan (Aanwijzing) berkop perusahaan calon peserta Seleksi yang ditandatangani di atas meterai oleh direktur utama atau direktur yang diberikan kewenangan berdasarkan anggaran dasar perusahaan (maksimal 3 orang);
    • mengunggah salinan halaman pertama IPP jasa penyiaran televisi yang masih berlaku efektif;
    • menyampaikan alamat email resmi dan nomor kontak dari perwakilan perusahaan;
    • mengunggah salinan kartu identitas (KTP atau SIM) pihak yang memberikan kuasa dan pihak yang diberikan kuasa; dan
    • melakukan aktivasi akun pendaftaran melalui tautan konfirmasi yang dikirim panitia ke alamat email akun SIMP3.

Kominfo Buka Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Teresterial

Kominfo Buka Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Teresterial

SuaraPemerintah.id – Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plat pernyataan penyiaran televisi terestrial dari teknologi analog ke digital dan penghentian siaran analog atau analog switch off (ASO) dilakukan paling lambat pada 2 November 2022. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo membuka seleksi penyelenggaraan multipleksing siaran televisi digital teresterial.

“Sesuai amanat Pasal 72 Angka 9 Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Hari ini saya mengumumkan kepada publik tentang pembukaan seleksi penyelenggaraan multipleksing siaran televisi terrestrial digital. Untuk itu, persiapan yang serius agar transisi ini dapat menjadi proses yang lancar bagi industri pertelevisian dan masyarakat luas, ”ungkap Menteri Kominfo dalam Konferensi Pers secara virtual dari Ruang Media Center Kominfo, Jakarta, Rabu (10 / 03/2021).

Menteri Kominfo menjelaskan seleksi seleksi untuk memilih Lembaga Penyiaran Swasta (LPS) sebagai penyelenggara multipleksing tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi dan Penyiaran (Postelsiar).

“Tindak lanjut dari PP dimaksud, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah baru seleksi melalui Keputusan Menteri Kominfo Nomor 88 Tahun 2021 tentang Pedoman Evaluasi dan Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial,” jelasnya.

Menurut Menteri Johnny, Kementerian Kominfo juga membentuk tim pelaksana seleksi melalui Keputusan Menteri Kominfo Nomor 90 Tahun 2021 tentang Tim Evaluasi dan Seleksi Penyelenggara Multipleksing Siaran Televisi Digital Terestrial. “Tim seleksi akan bekerja secara profesional, kredibel, dan akuntabel sesuai peraturan-undangan yang tepat,” tegasnya.

Menteri Kominfo menyatakan tim seleksi yang telah dibentuk ditugaskan untuk menyiapkan tata cara pelaksanaan seleksi paling baru yang telah ditetapkan ke dalam dokumen seleksi dan untuk mengatur seluruh tahapan seleksi sampai penetapan pemenang penyelenggara multipleksing.

“Selain itu, Lembaga Penyiaran Swasta dapat mempersiapkan diri untuk pendaftaran dan pemasukan dokumen sampai dengan 5 April 2021 mendatang,” jelasnya.

Mengenai pelaksanaan seleksi, Menteri Johnny menyatakan akan berlangsung di dalam jaringan melalui situs seleksimux.kominfo.go.id . “Dokumen seleksi dapat diakses dengan mudah bagi semua, sehingga proses seleksi ini dapat dijalankan secara transparan,” tegasnya.

Langkah Penting

Menteri Kominfo penting proses seleksi penyelenggara multipleksing ini merupakan langkah terbaik untuk persiapan menuju analog switch off sesuai jadwal yang ditetapkan dalam Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Undang-undang Cipta Kerja mengamanatkan analog switch off paling lambat pada 2 November 2022 sebagai mana tadi referensi,” tegasnya.

Menteri Johnny menyatakan berdasarkan hasil laporan Kementerian Kominfo, terdapat 22 wilayah layanan yang akan menjadi obyek seleksi terkenal di 22 provinsi yaitu Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Bali, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua.

“Pemilihan wilayah yang menjadi obyek seleksi ini dilakukan berdasarkan kajian perhitungan jumlah kebutuhan slot multipleksing untuk peralihan bagi seluruh lembaga penyiaran di daerah-daerah tersebut,” tuturnya.

Seleksi ini bertujuan untuk memilih LPS yang didukung oleh kemampuan untuk menyelenggarakan multipleksing dan kesiapan pelaksanaan analog switch off.

“Semoga Proses seleksi ini menghasilkan penyelenggara penyelenggara multiplexing terbaik yang bisa diandalkan untuk persiapan menuju sakelar analog sesuai jadwal yang ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta kerja dan tentunya demi kemajuan pertelevisian Indonesia dan tentunya demi kemajuan pertelevisian Indonesia dan dalam rangka pertelevisian nasional digital untuk kepentingan siaran yang lebih baik bagi masyarakat, ”ungkap Menteri Kominfo.

Dalam penyesuaian pers itu, Menteri Johnny didampingi oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli, Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi, Direktur Penyiaran Geryantika Kurnia dan Direktur Pengembangan Pita Lebar, Marvel P. Situmorang.

Pengumuman tentang tahapan dan persyaratan seleksi yang dapat diakses di sini.

 

Sambangi DIY, Presiden Tinjau Vaksinasi Seniman dan Budayawan

SuaraPemerintah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (10/3/2021) bertolak menuju Daerah Istimewa Yogyakarta untuk kunjungan kerja (kunker) sekaligus melihat pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 bagi para seniman dan budayawan di daerah itu.

Bersama rombongan terbatas, pesawat kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden Jokowi lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta bertolak menunju Pangkalan TNI AU Adi Sucipto, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Rencananya, setiba di Kabupaten Sleman, Presiden Jokowi akan langsung menuju Padepokan Seni Bagong Kussudiarja (PSBK) di Dusun Kembaran, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul.

Di lokasi itu, Kepala Negara meninjau pelaksanaan vaksinasi massal para seniman dan budayawan Yogyakarta.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menyaksikan langsung para seniman dan budayawan yang menjalani proses vaksinasi, di antaranya Anter Asmorotejo, Paranditya Wintarni, Sumisih Yuningsih, Landung Simatupang, dan Susilo Nugroho.

Butet Kartaredjasa selaku pemilik Padepokan Seni Bagong Kussudiarja menyambut kedatangan Presiden Jokowi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden atas vaksinasi yang diberikan kepada para seniman dan budayawan.

“Terima kasih sudah dolan ke padepokan untuk bertemu kawan-kawan seniman dan budayawan yang hari ini menerima vaksin. Ini suatu peristiwa yang menurut kami sangat penting dan bersejarah,” ucapnya.

Ia mengaku sangat gembira dan bangga pemerintah memiliki komitmen kuat dengan semua elemen bangsa untuk menyelamatkan kehidupan bersama.

“Ini sangat menyenangkan dan membanggakan karena memang kita punya komitmen bersama untuk menyelamatkan kehidupan bersama dan merelakan diri disuntik vaksin. Kita juga tetap menjalankan protokol kesehatan. Ini kegembiraan kawan-kawan seniman, saya mewakili seniman mengucapkan terima kasih,” kata Butet.

Pada siang harinya, Presiden Jokowi beserta rombongan akan kembali menuju Pangkalan TNI AU Adisutjipto untuk kemudian lepas landas menuju Pangkalan Udara Utama TNI AD Ahmad Yani di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Di Semarang, Presiden Jokowi juga akan meninjau kegiatan vaksinasi massal ulama, tokoh lintas agama, dan para santri Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Convention Hall, Masjid Agung Jawa Tengah.

Setelah itu, Presiden Jokowi diagendakan untuk menuju Gedung Gradhika Bhakti Praja, Komplek Kantor Gubernur Jawa Tengah untuk meninjau vaksinasi massal lainnya bagi petugas pelayan publik Provinsi Jawa Tengah.

Presiden Jokowi dan rombongan diagendakan untuk kembali ke Jakarta pada sore hari.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam penerbangan menuju Daerah Istimewa Yogyakarta antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Menteri Tjahjo Sebut Pelayanan Prima Penggerak Perekonomian Daerah

Menteri Tjahjo: Pelayanan Prima Penggerak Perekonomian Daerah

SuaraPemerintah.id – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menyerahkan penghargaan hasil evaluasi penyelenggara pelayanan publik di lingkup pemerintah daerah yang berhasil meraih predikat A atau Pelayanan Prima.

Dikatakan bahwa, melalui pelayanan prima tersebut dapat menggerakkan perekonomian di daerah.

“Layanan publik yang prima ini menjadi titik utama untuk bisa menggerakkan perekonomian daerah dan mempercepat proses investasi,” ujar Menteri Tjahjo saat memberikan sambutan dan arahan dalam acara Penyampaian Apresiasi dan Hasil Evaluasi Pelayanan Publik Tingkat Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun 2020, di Jakarta, Selasa (09/03).

Lebih lanjut, ia mengatakan kunci utama dalam meningkatkan pelayanan publik berkaitan dengan manajemen perubahan, penataan organisasi dan tata laksana, sumber daya manusia aparatur, serta penguatan akuntabilitas dan penguatan pengawasan.

“Semangat perbaikan yang kontinu perlu dijaga, karena kedepan tantangan akan semakin berat dan semakin komprehensif. Percepatan perbaikan pelayanan publik menjadi salah satu kunci untuk dapat bangkit dari kondisi saat ini,” tuturnya.

Berdasarkan hasil evaluasi tahun 2020, sebanyak 25 Unit Penyelenggara Pelayanan Publik (UPP) di tingkat pemerintah daerah mendapatkan predikat pelayanan prima. Di tingkat provinsi, evaluasi ini dilakukan pada 33 UPP, sementara di tingkat kabupaten/kota pada 221 UPP.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Tjahjo mengapresiasi pencapaian pemerintah daerah atas hasil evaluasi pelayanan publik.

“Yang penting tolong dipertahankan prestasi ini. Mudah-mudahan akan ada hikmah dari semua kepala daerah, semua instansi di kementerian/lembaga untuk bisa cepat mengambil keputusan mengutamakan melayani masyarakat dan mempercepat perizinan,” ungkap Menteri Tjahjo.

Sementara itu, Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB menyampaikan bahwa Indeks Pelayanan Publik pemerintah daerah meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya, yakni dari 3,43 menjadi 3,68 atau termasuk pada kategori B (Baik).

Menurut Diah, hasil evaluasi pelayanan publik tahun 2020 menunjukkan bahwa penyelenggara pelayanan publik terus melakukan perbaikan dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Kegiatan evaluasi tersebut dilakukan sejak bulan Juni hingga November tahun 2020. Diah menyampaikan terdapat enam aspek penilaian pada pelaksanaan evaluasi ini yaitu kebijakan pelayanan, profesionalisme SDM, sarana prasarana, Sistem Informasi Pelayanan Publik, konsultasi dan pengaduan serta inovasi.

Dalam kesempatan tersebut, penghargaan juga diberikan kepada empat kepala daerah sebagai Pembina Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima. Kepala daerah yang meraih penghargaan tersebut ialah Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Wali Kota Bandung Oded M Danial, serta Wali Kota Pekanbaru Firdaus.

Daftar Unit Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima

  1. DPMPTSP Provinsi Riau
  2. DPMPTSP Provinsi Jawa Barat
  3. DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta
  4. DPMPTSP Kota Pekanbaru
  5. DPMPTSP Kabupaten Musi Banyuasin
  6. DPMPTSP Kota Bandung
  7. DPMPTSP Kota Bogor
  8. DPMPTSP Kabupaten Badung
  9. DPMPTSP Kabupaten Cilacap
  10. DPMPTSP Kabupaten Kulonprogo
  11. DPMPTSP Kabupaten Sleman
  12. DPMPTSP Kabupaten Gunung Kidul
  13. DPMPTSP Kabupaten Siak
  14. DPMPTSP Kota Palembang
  15. DPMPTSP Kabupaten Pandeglang
  16. DPPTSP Kota Bekasi
  17. DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo
  18. DPMPTSP Kota Kendari
  19. Disdukcapil Kabupaten Padang Pariaman
  20. Disdukcapil Kota Pekanbaru
  21. Disdukcapil Kota Bandung
  22. Disdukcapil Kabupaten Badung
  23. Disdukcapil Kota Surakarta
  24. Disdukcapil Kabupaten Cilacap
  25. Disdukcapil Kabupaten Bantul

 

Persiapan Menuju SEA Games 2021, 5 Atlet Dayung Jalani Vaksinasi di Kemenpora

SuaraPemerintah.id – Sebanyak 5 atlet dayung menjalani vaksinasi di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Mereka pun antusias dan semakin percaya diri dalam mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di Jawa Barat serta menatap SEA GAMES 2021.

Proses vaksinasi atlet dayung ini berlangsung di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta, Rabu (10/3). Ini merupakan hari ketiga pelaksanaan vaksin. Adapun kelima atlet dayung yang disuntik vaksin adalah Mugi Harjito (30), Dedi Saputra (32), Spenstuber (31), Ramla (22), dan Sutrisno (33).

“Kita dari atlet dayung, kebetulan menjalani vaksin di Kemenpora. Senang bisa ikut vaksin, tentu tambah percaya diri ya saat nanti latihan siap untuk mengikuti event olahraga kedepan,” kata Mugi.

Mugi mengungkapkan dirinya bersama empat rekannya itu tidak mengikuti proses vaksinasi di Istora, Senayan beberapa waktu lalu. Di menyebut, atlet dayung yang mengikuti vaksin di Istora merupakan atlet yang akan berangkat untuk mengikuti pra olimpiade. Sedangkan mereka dipersiapkan untuk SEA Games 2021.

“Yang vaksin pertama di Istora, GBK itu kebetulan anak-anak yang mau berangkat untuk pra olimpiade. Kalau kita (dipersiapkan) SEA Games,” ujarnya.

“Nah, mengapa sekarang berkesempatan ikut vaksin disini, karena kita persiapan mau try out bulan Mei, rencana ada dua tempat di Turki atau Thailand. Misalnya kita dipanggil untuk try out itu, kita sudah siap karena sudah di vaksin,” sambung Mugi.

Sementara itu, atlet dayung lainnya, Ramla mengatakan hal yang sama. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah terkait program vaksinasi ini. “Terima kasih, tadi berjalan dengan lancar. Sebelum divaksin, mungkin persiapannya cukup istirahat. Setelah ini, akan kembali ke Pelatnas dan latihan,” jelasnya.

Pertama Kali, SEAMOLEC Bersama Universitas di Asia Tenggara dan Eropa Gelar Kompetisi Sales Terbesar 

SEAMOLEC Bersama Universitas di Asia Tenggara dan Eropa Gelar Kompetisi Sales Terbesar 

SuaraPemerintah.id – Dalam rangka meningkatkan kompetensi global lulusan perguruan tinggi di wilayah Asia Tenggara, SEAMEO Regional Open Learning Centre (SEAMOLEC) sebagai salah satu partner aktif dari proyek the South-East Asian Sales Competition (SEASAC) memfasilitasi pelaksanaan SEASAC 2021.

Sebanyak lebih dari 170 peserta yang terdiri atas lebih dari 80 mahasiswa dan lebih dari 90 orang praktisi dan pengajar di perguruan tinggi dari 15 negara di Asia dan Eropa, telah mencatatkan sejarah baru pelaksanaan kompetisi penjualan internasional terbesar yang pernah dilaksanakan di Asia Tenggara, dan bahkan di seluruh dunia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam sambutannya mengatakan kerja sama antarnegara di bidang pendidikan, terutama pada masa pandemi merupakan salah satu upaya yang sangat penting untuk dilakukan.

“Kompetisi penjualan SEASAC 2021 membangun kompetensi global karena mahasiswa dibina untuk belajar dan berlatih meningkatkan kapasitas diri, serta berinteraksi dengan mahasiswa dari negara lain,” ujar Mendikbud melalui daring di Jakarta, pada Selasa (09/03).

Kegiatan yang didanai oleh Erasmus+ dan European Union ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga profesional Business to Business (B2B) sales di masa datang sejak di perguruan tinggi. Konsorsium SEASAC beranggotakan empat perguruan tinggi di Eropa, lima perguruan tinggi di Indonesia, dua perguruan tinggi di Thailand, dan SEAMOLEC.

Dalam kompetisi ini peserta berperan sebagai penjual berhadapan dengan seorang praktisi/pengajar/mahasiswa tingkat atas yang berperan sebagai pembeli dalam sebuah simulasi sales meeting.

Bertindak sebagai juri pada kompetisi ini adalah para ahli dari seluruh dunia yang memiliki pengalaman beragam di bidang bisnis dan pedagogi. Konsep kompetisi penjualan yang diadopsi oleh Asia Tenggara ini telah dikembangkan dan dicoba selama bertahun-tahun oleh sejumlah universitas di Eropa.

Setelah berhasil dengan penyelenggaraan SEASAC 2020 yang diselenggarakan oleh Mahasarakham University, Thailand, kompetisi tahun ini dilangsungkan di Indonesia secara dalam jaringan (daring) pada 3-5 Maret 2021 dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Bandung, sebagai tuan rumah.

Direktur Kompetisi dari Unpar, Margaretha Banowati Talim menyampaikan, perwakilan dari perusahaan memiliki kesempatan untuk bertindak sebagai juri bahkan menyiapkan perusahaannya sebagai contoh kasus.

“Dengan demikian dapat memperoleh peluang perekrutan yang lebih hemat biaya, dan pada beberapa kasus dapat mempelajari bagaimana mereka dapat menjual produk dan layanan mereka secara lebih efektif,” ujar Margaretha.

Sementara itu, Harri Lappalainen dari Turku University of Applied Sciences (Finlandia) sebagai koordinator utama proyek SEASAC mengatakan hasil penelitian SEASAC menunjukkan bahwa metode pendidikan sales ini memiliki banyak keuntungan bagi mahasiswa.

Termasuk di dalamnya mengembangkan rasa percaya diri dan kemampuan melakukan pendekatan positif sebagai tenaga penjualan sebagai keahlian utama bagi sales.

“Tampil dalam simulasi sales meeting memang cukup menegangkan, namun bisa menjadi pengalaman yang sangat berharga,” kata Harri.

Di samping itu, Cahya Kusuma Ratih dari SEAMOLEC sekaligus koordinator publikasi dan diseminasi SEASAC di Asia Tenggara mengatakan pelaksanaan SEASAC 2021 yang dilaksanakan secara virtual untuk pertama kalinya ini, akan menginisiasi community of practices secara daring maupun luring dalam bidang B2B sales di Asia Tenggara.

Dengan demikian akan terkoneksi antara penyelenggara dan praktisi dalam lingkup European Sales Competition maupun di dunia. Sponsor utama SEASAC 2021 adalah Salesforce, yang juga menjadi kasus dalam kompetisi tahun ini.

SEASAC 2021 diselenggarakan dalam empat babak; yakni babak kualifikasi 1 dan 2, babak semi final, dan babak final. Di babak pertama, 81 peserta dibagi dalam 14 ruang meeting virtual secara paralel, di mana dua terbaik dari tiap ruang pertemuan dipilih oleh juri untuk meneruskan ke babak kedua.

Selanjutnya, kembali dipilih 12 semi finalis, dan empat finalis. Juara pertama diraih oleh Tan Zhong Yue, Sean dari Nanyang Technological University (NTU), Singapura. Juara kedua dan ke tiga diraih oleh Gabriella Stephanie Siregar, dan Noel Steven Limbong. Keduanya berasal dari Politeknik Negeri Batam, Indonesia. Sementara juara keempat adalah Sim Ding Hao, Ivan dari NTU, Singapura.

Dukung Rencana Penambahan Modal Pemprov Banten, Bank bjb Sambut Positif Dukungan Dewan

Bank bjb SAmput Positif Dukungan Dewan

SuaraPemerintah.idbank bjb menyambut positif dukungan yang dilayangkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten terkait rencana penambahan modal kepada perusahaan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Dilansir dari ANTARA, Komisi III DPRD Provinsi Banten mendukung rencana penambahan modal Pemprov Banten di bank bjb mengingat bank bjb mampu membukukan kinerja yang sangat sehat dan terus memberikan dividen ke Provinsi Banten.

“Saya berharap agar Pemprov Banten dapat menambah modal investasinya di bjb mengingat bank bjb dalam kondisi yang sangat baik,” kata Anggota Komisi III DPRD Banten Neng Siti Julaeha.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan dukungan dari anggota dewan tersebut merupakan hal yang perlu disambut positif.

Dukungan ini juga mencerminkan persepsi kepuasan legislator sebagai pengawas terhadap kinerja dan kontribusi bank bjb terhadap perekonomian daerah.

“Pemprov Banten merupakan salah satu pemegang saham sekaligus mitra strategis bank bjb dalam mendongkrak kemajuan ekonomi daerah. Kami akan terus memberikan kontribusi terbaik kepada pemerintah-pemerintah daerah yang menjadi mitra kerja, termasuk Pemprov Banten, sebagai wujud komitmen perusahaan dalam berpartisipasi aktif mendukung pembangunan,” kata Widi.

Widi memastikan bank bjb juga akan terus mempertahankan kinerja apik dengan menjaga tren pertumbuhan sebagai perbankan yang sehat dan berkualitas.

Seperti diketahui, banj bjb merupakan bank nasional yang sanggup menorehkan pertumbuhan positif di tengah situasi pandemi COVID-19. Di tengah tren penyusutan yang merata terjadi di industri perbankan nasional, bank bjb sanggup keluar dari himpitan krisis COVID-19.

Hingga Triwulan IV 2020, perseroan secara konsolidasi berhasil mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebagai profit driver sebesar 9% year-on-year (y-o-y) dengan nilai Rp95,2 triliun.

Pertumbuhan signifikan juga terjadi dalam perolehan dana pihak ketiga (DPK) di mana bank bjb tumbuh 19% dari Rp89,4 triliun pada 2019 menjadi Rp106,5 triliun pada 2020.

Peluang Investasi Bidang Air Minum Kian Terbuka

Peluang Investasi Bidang Air Minum Kian Terbuka

SuaraPemerintah.id –  Investasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) kian digaungkan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/APBD) dan menguntungkan bagi swasta yang bekerjasama.

Dikutip dari situs KemenPUPR, berdasarkan Rencana Strategis Direktorat Air Minum Tahun 2020-2024, kebutuhan dana untuk mencapai Program 10 Juta Sambungan Rumah sebesar Rp 108,9 triliun.

Target ini dapat dipenuhi bila Pemerintah membuka peluang alternatif pendanaan dengan melibatkan badan usaha swasta.

“Masih banyak peluang kerja sama investasi bidang air minum yang bisa dikembangkan seperti penurunan kehilangan air (NRW), penerapan teknologi automasi pada bisnis proses PDAM, peningkatan efektivitas penagihan dengan aplikasi billing payment dan peningkatkan efisiensi dalam proses PDAM,” ujar Direktur Air dan Minum, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Yudha Mediawan.

Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015 tentang SPAM, mengatur bentuk kerja sama investasi bidang air minum seperti investasi pengembangan SPAM dan/atau pengelolaan SPAM terhadap unit air baku dan unit produksi, investasi unit distribusi, dan investasi teknologi pengoperasian dan pemeliharaan SPAM yang efektif dan efisien dengan mekanisme kontrak berbasis kinerja.

Saat ini terdapat 22 proyek SPAM skema KPBU dengan kebutuhan investasi sebesar Rp39,8 triliun. Dari 22 proyek SPAM tersebut, 12 diantaranya masih dalam tahap penyiapan dengan kebutuhan investasi sebesar Rp29,7 triliun.

Empat proyek tahap transaksi dengan biaya Rp5,2 triliun, 4 proyek SPAM sudah beroperasi dengan nilai investasi sebesar Rp4,9 triliun, dan 2 proyek SPAM masih tahap perencanaan.

Melonjak Drastis, 79 Ton Rumput Laut Kering Berhasil Diekspor ke Tiongkok

Melonjak Drastis, 79,5 Ton Rumput Laut Kering Berhasil Diekspor ke Tiongkok

SuaraPemerintah.id – Sebanyak 79,5 ton rumput laut kering asal Batam, Kepulauan Riau diekspor ke Tiongkok. Pelepasan ekspor senilai lebih dari Rp307 juta ini dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono di PT. Kencana Bumi Sukses Pulau Nipah Jembatan II Kelurahan Setokok Kecamatan Bulang Kota Batam pada Senin (9/3/2021).

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina mengungkapkan, ekspor rumput laut dari Batam mengalami peningkatan yang signifikan di awal 2021.

Sebagai gambaran, sejak Januari hingga 9 Maret, ekspor rumput laut mencapai 506 ton. Angka ini hampir setengah volume ekspor rumput laut selama tahun 2020, yakni 1.149,92 ton.

“Ini peningkatan yang luar biasa, baru awal tahun sudah hampir setengah dari total ekspor tahun lalu,” jelas Rina, Selasa (10/3/2021).

Sementara itu, Kepala Stasiun KIPM Batam, Anak Agung Gede Eka Susila menambahkan peningkatan ini menjadi bukti bahwa masyarakat Batam mulai tertarik dan menjadikan rumput laut sebagai mata pencaharian alternatif.

Jika semula dianggap sampah yang mengotori tepi pantai, kini masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari rumput laut jenis Sargassum ini.

“Bahkan menghasilkan devisa negara setelah bisa diekspor. Saat ini rumput laut menjadi primadona masyarakat pulau-pulau di Kota Batam,” urainya.

SKIPM Batam mencatat saat ini ada sekira 150 masyarakat nelayan yang menggeluti usaha rumput laut. Dari usaha tersebut, penghasilan rata-rata mereka mencapai Rp5-6 juta per bulan.

Sebagai informasi, selain melepas ekspor rumput laut kering, pada Selasa, kemarin, Menteri Trenggono juga melepas ekspor hasil perikanan Batam ke Jepang dan Singapura. Ekspor tersebut terdiri dari 10 ton komoditi beku senilai Rp1,09 miliar, 10.139 kg untuk komoditi segar dan 2.057 ekor komoditi hidup dengan total nilai ekspor hari ini Rp 2,39 miliar.

Adapun komoditi beku diantaranya value-added breaded shrimp (tempura) yang dikirim ke negeri Sakura. Kemudian ikan segar seperti Kerapu, Tenggiri, Kakap Merah, Ekor Kuning, Kaci, Dingkis, Talang-talang, Selar, Kurisi, Ikan Kembung, Ikan Sebelah dan Udang Vaname dikirim ke Singapura.

Selanjutnya komoditi hidup di antaranya Lobster, Kepiting Bakau, Rajungan, Kerang, Gong gong, Betutu dan Lobster Air Tawar dikirim ke Singapura.

“Ini semua hasil perikanan dari Unit Pengolah Ikan (UPI) di Batam,” tandas Agung.

Seperti diketahui, Indonesia merupakan produsen rumput laut terbesar kedua setelah Tiongkok, dan rumput laut menjadi salah satu ekspor komoditas unggulan Indonesia karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

“KKP fokus pada ekspor komoditas unggulan Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi, yaitu udang, lobster dan rumput laut,” ucap Menteri Trenggono.

Stasiun KIPM Batam senantiasa berkomitmen penuh untuk mendukung ekspor hasil perikanan Indonesia guna menggerakkan roda perekonomian bangsa dan mendukung pemulihan ekonomi nasional.