Beranda blog Halaman 4460

KAI Beri Aturan Baru Naik Kereta Api Jarak Jauh Khusus Libur Isra Miraj dan Nyepi

KAI Beri Aturan Baru Naik Kereta Api Jarak Jauh Khusus Libur Isra Miraj dan Nyepi

SuaraPemerintah.id – Pelanggan yang hendak menggunakan Kereta Api Jarak Jauh untuk keberangkatan pada hari libur keagamaan Isra Mikraj tanggal 11 Maret 2021 dan Hari Raya Nyepi 14 Maret 2021 diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

“Aturan kereta api jarak jauh sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 7 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 20 Tahun 2021,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Dalam aturan kereta api jarak jauh, khusus untuk keberangkatan selama libur keagamaan atau libur panjang, wajib telah melakukan pemeriksaan GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

“Adapun untuk keberangkatan di luar tanggal tersebut, pelanggan dapat menunjukkan surat bebas Covid-19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan,” ujar Joni.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama 3 Menteri (Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) pada 22 Februari 2021 yang menghapus Cuti Bersama Isra Mikraj tanggal 12 Maret 2021.

Saat ini KAI telah menyediakan layanan pemeriksaan GeNose C19 seharga Rp20.000 di 12 stasiun yaitu Stasiun Pasar Senen, Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, dan Malang.

Di samping itu KAI juga masih menyediakan rapid tes antigen seharga Rp105.000 di 45 stasiun.

Ke-45 stasiun tersebut adalah Gambir, Pasar Senen, Bandung, Kiaracondong, Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Cirebon Prujakan, Jatibarang, Semarang Poncol, Semarang Tawang, Tegal, Pekalongan, Cepu, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Kroya, Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan, Purwosari, Klaten, Madiun, Blitar, Jombang, Kediri, Kertosono, Tulungagung, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jember, Ketapang, Kertapati, Lahat, Lubuk Linggau, Muara Enim, Prabumulih, Tebing Tinggi, Tanjungkarang, Kotabumi, Baturaja.

Dalam menggunakan layanan kereta api, pelanggan harus dalam kondisi sehat, mematuhi protokol kesehatan, dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“KAI tetap berkomitmen untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam perjalanan kereta api dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 pada moda transportasi kereta api,” tutup Joni.

Untuk info selengkapnya terkait aturan menggunakan KA Jarak Jauh, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Dukung Ketahanan Pangan Indonesia, Pertani Kirim Benih Padi Hingga ke Perbatasan Wilayah

Dukung Ketahanan Pangan Indonesia, Petani Kirim Benih Padi Hingga ke Perbatasan Wilayah

SuaraPemerintah.idPT Pertani (Persero) menyampaikan komitmennya mendukung ketahanan pangan di Indonesia dengan memastikan distribusi benih unggul dapat menjangkau seluruh pelosok negeri, termasuk di perbatasan Indonesia paling luar.

Direktur Utama Pertani Maryono mengatakan perusahaan melalui cabang Kalimantan Barat telah menjangkau desa di wilayah Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, yang merupakan jalur perbatasan darat dengan negara Malaysia, khususnya Sarawak.

Saat ini, ucap Maryono, belasan hektare di kabupaten yang berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia itu dapat memperoleh benih unggul dari Pertani dari penugasan melalui permintaan Kementerian Pertanian (e-katalog).

”Sesuai komitmen kami, Insya Allah, Pertani mendukung daerah perbatasan dapat memenuhi ketahanan pangannya sendiri serta bisa menjadi penyangga kota besar di sekitarnya, khususnya dalam kebutuhan akan beras,” ujar Maryono dalam keterangan tertulisnya Senin (1/2).

Maryono menyampaikan distribusi benih unggul di wilayah perbatasan merupakan bentuk dukungan Pertani agar menjadi lumbung pangan dan pintu gerbang ekspor ke negara tetangga. Maryoni menyebut Malaysia atau Filipina selama ini senang terhadap hasil pertanian dari Indonesia.

“Tentu hal tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal karena bernilai ekonomi yang cukup tinggi,” lanjut Maryono.

Di sisi lain, sambung Maryono, Pertani juga terus berkomiten menjalankan penugasan benih padi bantuan pemerintah melalui e-katalog Kementerian Pertanian. Maryono mengatakan Pertani tidak mendapatkan penugasan khusus atau privilege dalam proses distribusi benih.

Hal itu, dia katakan, membuat Pertani harus bersaing dengan produsen yang terdaftar pada E-Kataog Benih Padi Kementerian Pertanian, baik dari sisi harga, kualitas, pelayanan dan kemampuan distribusi ke titik bagi kelompok tani.

Kata Maryono, Pertani juga telah membuktikan kerja keras dan komitmen setelah selama 2020 telah memasok benih padi untuk 1 juta lebih bakal sawah.

”Ke depannya Pertani akan memperkuat jaringan usaha agar dapat meningkatkan penjualan secara ritel serta tidak lupa dapat memenuhi kebutuhan benih padi hingga ke pelosok negeri untuk mendukung ketahanan pangan di daerah perbatasan,” kata Maryono.

Kartu Kredit BNI JCB Raih Dua Penghargaan JCB Indonesia Award 2020

Kartu Kredit BNI JCB Raih Dua Penghargaan JCB Indonesia Award 2020

SuaraPemerintah.idKartu Kredit BNI JCB, hasil kerjasama antara PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT. JCB International Indonesia, perusahaan merk pembayaran terkemuka internasional yang berkantor pusat di Jepang, meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang JCB Indonesia Award 2020, yang digelar secara daring di Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Kartu Kredit BNI JCB memenangkan penghargaan untuk kategori Internasional yakni The 3rd Best of Issuing Sales Volume in Southeast Asian Countries 2020 dan kategori Indonesia sebagai Best Total Number of Cards in Circulation in Indonesia 2020.

Direktur Bisnis Konsumer BNI Corina Leyla Karnalies mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada Kartu Kredit BNI JCB.

Corina mengungkapkan, penghargaan tersebut menjadi lebih istimewa karena diraih di tengah kondisi perekonomian global yang menantang akibat pandemi Covid-19.

Kendati menghadapi tantangan berat, pada 2020, Outstanding Kartu Kredit BNI JCB mencatat pertumbuhan sebesar 2,15% dibandingkan pencapaian di periode yang sama tahun 2019.

“Sejak kerja sama dilakukan tahun 2014, BNI dan JCB telah banyak melakukan kolaborasi program untuk akuisisi maupun usage yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah kartu dan sales volume, termasuk salah satunya melakukan event Japan Travel Fair,” jelas Corina.

Corina menambahkan, Jepang merupakan salah satu negara favorit tujuan wisatawan Indonesia. Itulah yang menjadi alasan BNI bekerja sama dengan JCB, karena melihat adanya potensi yang dapat digarap dari segmen tersebut.

“Kartu kredit BNI JCB yang memiliki program khusus bagi pemegang kartu yang bertandang ke Jepang seperti Airport Limousine Special Offers, program di JCB Plaza Tokyo dan diskon di merchant-merchant Jepang yang bisa menjadi daya tarik tersendiri,” tambah Corina.

Kerjasama antara BNI dan PT. JCB International Indonesia dimulai pada tahun 2014 dengan mengeluarkan produk Kartu Kredit BNI JCB Platinum yang kemudian berubah menjadi BNI JCB Precious.

Pada tahun 2017, BNI dan JCB menerbitkan varian Kartu Kredit BNI JCB Gold. Corina mengungkapkan, untuk tahun 2021, kerja sama dengan JCB selaras dengan fokus bisnis Kartu Kredit BNI yaitu menyasar segmen premium, dimana JCB memiliki Kartu Kredit BNI JCB Precious.

Sementara itu, Direktur Utama PT. JCB International Indonesia Koichiro Wada mengatakan, sejak adanya pandemi, gaya hidup masyarakat dan pasar mulai berubah dengan cepat.

Melalui teknologi serta layanan terkini hasil kerjasama dengan berbagai mitra perusahaan, kami akan menyediakan layanan baru yang menarik dan bernilai sebagai perusahaan merek pembayaran yang terus aktif dipilih oleh pelanggan, tuturnya.

Ia menjelaskan, JCB Indonesia sangat mengapresiasi kerjasama yang terjalin erat dengan seluruh mitra bisnis, khususnya para rekan-rekan bank. Sehingga, Perusahaan dapat secara konsisten mengembangkan bisnisnya di Indonesia dan meraih pencapaian yang baik pada tahun 2020.

JCB Indonesia Award telah diselenggarakan sejak tahun 2020. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja dan kerjasama bisnis yang telah tercapai di tahun sebelumnya.

Pada tahun 2021, acara ini diadakan secara virtual sebagai bentuk pencegahan terhadap penyebaran virus Covid-19.

Sebanyak 9 kategori penghargaan dibagikan. Acara JCB Indonesia Award akan dihadiri oleh perwakilan enam bank penerbit Kartu JCB.

Selain itu, JCB Indonesia juga mengundang berbagai rekanan di bidang keuangan lainnya dengan total undangan mencapai 100 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya Jakarta.

Natural Aesthetic Jadi Daya Tarik Pekanbaru dengan Tumbuhan dan Ikan Hias

Natural Aesthetic Jadi Daya Tarik Pekanbaru dengan Tumbuhan dan Ikan Hias

SuaraPemerintah.idPekanbaru Natural Aesthetic merupakan kumpulan komunitas unik yang gemar dengan tumbuhan dan ikan hias. Komunitas ini mulai berkembang di Riau, termasuk Pekanbaru.

Komunitas ini muncul saat pandemi Corona pada pertengahan tahun lalu. Komunitas ini makin besar sehingga bisa membuat sebuah kegiatan besar di Mal Pekanbaru, Selasa (9/3).

“Saya baru membuka kegiatan Pekanbaru Natural Aesthetic. Ini kumpulan komunitas ikan cupang, kelapa bonsai, tanaman hias,” kata Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru Ayat Cahyadi di Mal Pekanbaru.

Kegiatan seperti ini bagus sekali. Ternyata pandemi Corona menumbuhkan dan memotivasi para pelaku ekonomi kreatif.

“Kepada seluruh peserta dan pengunjung Mal Pekanbaru untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Dukung program pemerintah dalam meminimalisir penyebaran virus Corona,” ucap Ayat.

Selain itu juga, kegiatan kreatif ini bisa dikolaborasikan antara dunia usaha dengan pemerintah. Diharapkan, Pekanbaru Natural Aesthetic ini menjadi daya tarik tersendiri.

“Bisa dibuat Festival Ikan Cupang Nasional, misalnya. Tentu akan terjadi perputaran ekonomi,” ujar Ayat

 

Pemkot Tangerang Hadirkan Tempat Isolasi Mandiri Berkonsep Glamping

SuaraPemerintah.id – Konsep glamour camping (glamping) dihadirkan bagi pasien isolasi mandiri di Tangerang Selatan. Konsep tersebut merupakan area baru yang ada di rumah lawan covid-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan dengan kapasitas 160 tempat tidur.

“Alasan kami satu tahun berkecimpung, berkiprah menangani Covid-19, salah satu faktor kecepatan sembuh adalah membentuk imun tubuh. Salah satunya membuat orang bahagia, tidak strees,” kata Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diani di RLC, Kecamatan Serpong, Selasa, 9 Maret 2021.

Airin beralasan dengan penataan ruang tempat tidur yang menyenangkan berkonsep glamping itu, maka imunitas pasien menjadi lebih baik. Pasien diharapkan lebih cepat pulih dan memiliki daya tahan tubuh lebih baik.

“Jadi dengan suasana seperti ini membuat orang bergejala ringan bisa isolasi mandiri dengan kebahagiaan. Itu target kami,” jelas Airin.

Namun begitu dia mengaku konsep glamping yang dihadirkan tersebut bukan untuk membuat pasien betah berlama-lama di rumah isolasi. “Jangan betah lah, kan sebetah-betahnya sama orang lain lebih betah sama keluarga di rumah,” jelas.

Dalam konsep yang dihadirkan tersebut, terdapat 16 tenda glamping. Pada setiap tendanya berkapasitas 10 orang. Di dalamnya dilengkapi penyejuk udara (AC), mesin cuci, setrika, dan televisi.

Koordinator Rumah Lawan Covid-19, Suhara Manullang, mengungkapkan kosep glamping tersebut, sengaja dibuat untuk memberi kesan liburan bagi yang pasien yang menjalani karantina.

“Kita menyadari, bahwa penderita covid-19 ini yang OTG dan gejala ringan harus dibuat gembira jangan berfikir sakit. Makannya kita buat konsep glamping, suasananya dibuat santai dan terasa seperti camping di mana gitu,” ujarnya.

Pemprov DKI: PLTSa Merah Putih Ubah 9.879 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

SuaraPemerintah.id – Pilot project pembangkit listrik tenaga sampah ( PLTSa) garapan Pemprov DKI Jakarta disebut berhasil mengubah ribuan ton sampah menjadi energi listrik.

Progam untuk menanggulangi tumpukan sampah dan memperpanjang umur manfaat TPST Bantar Gebang merupakan salah satu prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pada tahun 2019 melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan Pusat Teknologi Lingkungan (PTL) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam pilot project Pembangkit Listrik Tenaga Sampah di TPST Bantar Gebang dan telah meresmikan PLTSa tersebut dengan nama PLTSa Merah Putih.

Selain menanggulangi tumpukan sampah dan memperpanjang umur manfaat TPST Bantar Gebang, upaya ini juga bertujuan mendorong penggunaan dan pengembangan inovasi pengelolaan sampah untuk menghasilkan energi listrik.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Syaripudin menyampaikan, sepanjang tahun 2020, PLTSa Merah Putih telah beroperasi selama 221 hari dan mengolah 9.879 ton sampah dengan Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) yang dihasilkan sejumlah 1.918 ton.

“Berdasarkan jumlah hari operasional sinkronisasi dengan turbin, total energi listrik yang dihasilkan mencapai 783,63 MWh atau sekitar 110,59 kWh/ton sampah yang dibakar. Tahun 2020 diproduksi 29,263 paving block dan produksi rata-rata per bulan sebesar 3,658 buah/bulan sebagai pemanfaatan FABA,” ujar Syaripudin di Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Menurut Kepala Unit Pengelolaan Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Asep Kuswanto, diharapkan akan tersedianya alternatif pengolahan sampah yang mampu mereduksi sampah secara signifikan, cepat, ramah lingkungan, serta dapat menghasilkan listrik.

Selain itu, kata Asep masyarakat juga bisa memperoleh pembelajaran dalam pengolahan sampah secara termal guna implementasi pada fasilitas pengolahan sampah sejenis skala besar di masa mendatang.

“Hal tersebut sejalan dengan visi TPST Bantar Gebang, sebagai pusat riset dan studi persampahan,” pungkas Asep.

Menilik sejarah kebelakang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkolaborasi dengan Pusat Teknologi Lingkungan (PTL) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dalam proyek percontohan pembangkit PLTSa di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang pada 2019.

Proyek ini diinisiasi untuk menanggulangi tumpukan sampah dan memperpanjang umur manfaat TPST Bantar Gebang.

PLTSa Merah Putih tersebut dibangun untuk mendorong penggunaan dan pengembangan inovasi pengelolaan sampah untuk menghasilkan energi listrik.

PLTSa Merah Putih merupakan PLTSa pertama di Indonesia yang dirancang dengan waktu operasi 24 jam per hari dan 250-300 hari per tahun. PLTSa tersebut menggunakan bahan bakar sampah berkapasitas 100 ton per hari.

Kemendag Dukung Perempuan Pelaku UKM Rambah Pasar Internasional

SuaraPemerintah.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bekerja sama dengan Trade Facilitation Office (TFO) Canada meluncurkan program Woman in Trade for Inclusive & Sustainable Growth (WIT).

Program ini bertujuan untuk mendorong pengusaha wanita untuk dapat memasarkan dan mengekspor produknya ke Kanada.

Program ini juga merupakan bagian dari strategi Kemendag untuk meningkatkan kinerja ekspor Indonesia tahun ini melalui ekspor produk makanan dan jasa teknologi informasi ke Kanada.

“Indonesia dan Kanada bekerja sama untuk meningkatkan kemampuan eksportir utama khususnya pelaku usaha wanita Indonesia agar memahami dan dapat memenuhi permintaan Kanada dari sektor makanan dan jasa IT,” kata Kasan dalam webinar, Senin, 8 Maret 2021.

Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Kasan menjelaskan sektor pangan khususnya makanan olahan merupakan produk yang prospektif untuk mendukung pertumbuhan ekspor Indonesia.

Tahun lalu, ekspor makanan olahan tercatat meningkat sangat signifikan. Hal itu juga yang menjadi dasar optimisme bahwa ekspor makanan olahan akan lebih banyak di masa mendatang.

Sementara untuk sektor IT, Kasan mengungkapkan sektor tersebut juga tidak kalah menarik lantaran dapat dikategorikan dalam industri kreatif yaitu di bidang animasi, pemrograman, desain grafis dan game, serta intelegensi buatan.

Menurutnya, sektor ini perlu dikembangkan, diperhatikan, dan didukung agar lebih ekspansif menjangkau pasar di luar negeri.

Adapun salah satu potensi dalam sektor IT adalah bidang animasi. Saat ini Indonesia memiliki 155 studio animasi yang tersebar di 23 kota. Pendapatan studio animasi Indonesia mengalami peningkatan rata-rata 26 persen selama lima tahun.

“Sehingga Kanada merupakan salah satu negara tujuan ekspor industri animasi Indonesia bersama dengan Amerika Serikat, Korea Selatan, Singapura, dan Malaysia. Dengan cara itulah saya percaya bahwa dukungan TFO Canada untuk perspektif bisnis global,” jelasnya.

“Jadi akan ada peningkatan kemampuan pada usaha-usaha yang dipimpin dan dimiliki oleh pengusaha wanita untuk memenuhi permintaan pembeli dari Kanada untuk produk dan jasa tertentu,” ujar Zaki Munshi, Program Director-Asia, TFO Canada dalam Webinar ‘Pendampingan Ekspor Sektor Makanan dan Jasa IT ke Pasar Kanada’, Senin (8/3).

Program ini dibawahi langsung oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) dan melibatkan beberapa lembaga diantaranya IWAPI, GAPMMI, IOA, AINAKI, AGI, dan Indonesia Digital Comics Association.

Dalam pelaksanaannya, program ini harus melalui lima tahap sebelum para pengusaha bisa terjun langsung ke pasar Kanada. Project Manager Asia & Middle East Region, Mahmud Hossain mengatakan tahap pertama adalah Market Research atau riset pasar untuk mengetahui potensi pasar terhadap produk makanan olahan dan jasa IT.

“Kami ingin lebih memahami apa saja tantangan yang dihadapi pengusaha wanita pada  dua sektor ini (makanan olahan dan jasa IT),” ujar Mahmud.

Kedua, akan dilakukan pelatihan Gender Equality & Social Inclusion (GESI). Pelatihan ini merupakan sesi interaktif di dalam lembaga yang terlibat, untuk menyatukan pendapat mengenai cara agar isu gender sensitive services tidak mempengaruhi para pelaku usaha khususnya wanita untuk melakukan ekspor produknya.

Lewat WUBI, Bank Indonesia NTB Terus Cetak UMKM Berkualitas

Lewat WUBI, Bank Indonesia NTB Terus Cetak UMKM Berkualitas

SuaraPemerintah.id – Bank Indonesia terus merealisasikan komitmennya dalam membina pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Selama ini, UMKM menjadi salah satu elemen dalam pemulihan ekonomi nasional.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, misalnya, berkomitmen terus mencetak pelaku UMKM berkualitas melalui program Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI) yang dijalankan setiap tahun.

“Program WUBI merupakan program rutin yang diadakan BI setiap tahun untuk mencari bibit-bibit baru wirausaha potensial yang bisa dikembangkan untuk naik kelas,” kata Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB Heru Saptaji, di Mataram seperti dikutip dari Antara, Selasa (9/3/2021).

Heru menjelaskan, dalam pengembangan UMKM, BI mengimplementasikan melalui empat level, yaitu UMKM potensial, sukses, siap digitalisasi dan potensial ekspor. Para pelaku UMKM yang masuk dalam program WUBI merupakan hasil seleksi secara ketat.

Setelah seleksi, kata Heru, pelaku UMKM tersebut diberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan manajerial usaha dan mengubah pola pikir melalui kegiatan Bootcamp WUBI selama tiga bulan.

Setelah itu ada pendampingan dengan jangka waktu hingga enam bulan sehingga proses pembinaan yang dilakukan hampir setahun lamanya.

“Proses pembinaan tersebut melibatkan tenaga pendamping UMKM yang memang dipilih dan ahli di bidangnya. Ada yang dari Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera, dan Bali,” ujar Heru.

Ia mengatakan tujuan peningkatan kapasitas pelaku UMKM unggulan tersebut tidak hanya sebatas ekspor saja, tapi ujung akhirnya yang didorong adalah harus mampu naik kelas.
Hal itu tentunya tidak bisa dilakukan sendiri oleh Bank Indonesia, tapi harus bersama-sama dengan pemerintah daerah dan dinas terkait.

“Harus bersama-sama dikeroyok agar kita punya calon wirusaha UMKM baru yang berkualitas tinggi dan bisa dikembangkan menjadi regenerasi baru. Bukan sekedar hanya berusaha tapi punya keinginan untuk maju dan mengembangkan daerahnya,” kata Heru.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB Iwan Kurniawan menyebutkan program WUBI dilaksanakan sejak 2014, di mana jumlah angkatan setiap tahunnya 15-20 UMKM unggulan.

Menurut dia, pembinaan para pelaku usaha kecil tersebut tidak hanya sebatas pada manajemen usaha, tapi sudah mengarah pada bisnis digital sesuai dengan perkembangan zaman. Terlebih di saat pandemi COVID-19 saat ini.

“Kita dorong bagaimana mengembangkan usaha secara virtual, masuk dalam e-commerce dan menjadi UMKM on boarding sesuai tujuan gelaran Karya Kreatif Indonesia (KKI),” katanya.

Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Insan Mandiri, Mahuni (40), mengaku banyak mendapatkan manfaat setelah mengikuti program WUBI pada 2018, terutama dari pola pikir dan bagaimana membangun mental kuat menjalani proses wirausaha.

“Dulu sukanya mengeluh, tapi setelah dapat pelatihan saya dituntut harus selalu semangat karena Tuhan yang menentukan hasilnya. Alhamdulillah ilmu yang saya dapatkan dibagi juga kepada anggota kelompok saya,” tutur Mahuni, ketika ditemuidi Desa Karang Sidemen, Kabupaten Lombok Tengah.

KWT Insan Mandiri memproduksi kerajinan dari bambu berupa set alat makan, sedotan, dan jenis lainnya. Produknya sudah bisa menembus pasar di berbagai negara di kawasan Eropa, Asia, dan Timur Tengah. (red/ami)

Menkes: 4 Pasien yang Terinfeksi Varian Baru Corona B117 Sudah Sembuh

Menkes: 4 Pasien yang Terinfeksi Varian Baru Corona B117 Sudah Sembuh

SuaraPemerintah.id – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, empat pasien yang positif terinfeksi varian baru virus Corona atau Covid-19 asal Inggris B117 sudah dinyatakan sembuh. Mereka juga dikatakan sudah keluar dari tempat isolasi.

“Keempatnya ini sudah di tes positif genome sequencing, strain baru dari UK. Mereka sudah sembuh dan sudah keluar,” jelas Budi Gunadi dalam konferensi pers, Senin (8/3/2021).

Adapun empat kasus varian baru virus Corona ini ditemukan di empat daerah berbeda yakni, Palembang Sumatera Selatan pada 11 Januari, Kalimantan Selatan pada 6 Januari. Kemudian, Balikpapan, Kalimantan Timur dari 12 Februari dan Medan, Sumatera Utara pada 28 Januari.

Budi mengatakan saat ini pemerintah melakukan penulusuran terhadap kontak erat dari empat kasus tersebut. Dia berharap pihak-pihak yang berkontak langsung dengan empat pasien terpapar Corona B117 tersebut dapat segera dites.

“Kita sedang melalukan surveilans terhadap kontak erat mereka dan sedang kita kejar agar bisa segera dites dan di genome sequencing,” kata dia.

Sebelumnya, Kasus pertama yakni M, warga Kecamatan Lemah Abang, mendarat di Bandara Soetta pada 28 Januari 2021. Kemudian kasus kedua A yang berasal dari Kecamatan Pedes mendarat pada 31 Januari 2021.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana mengungkapkan kronologi dua warga Karawang terpapar mutasi virus corona B117. Pekerja Migran Indonesia (PMI) itu kini sudah dinyatakan negatif Covid-19.

Fitra mengatakan dua orang pekerja migran asal Karawang tersebut pulang ke Indonesia menggunakan pesawat berbeda, namun sama-sama mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Fitra menyebut mereka langsung menjalani tes swab PCR begitu tiba di Bandara Seotta. Hasil tes keduanya positif dan langsung menjalani isolasi di Jakarta.

“Setelah menjalani isolasi, hasil tes swab mereka negatif dan sudah diizinkan pulang ke Karawang. Jadi keduanya pulang ke Karawang dengan hasil negatif,” kata Fitra dalam keterangan tertulis, Rabu (3/3).

Fitra menyebut keduanya terdeteksi terpapar corona varian baru asal Inggris itu berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan terhadap sampel mereka. Pihaknya pun langsung melakukan tracing dan testing kepada keluarga mereka berdua.

“Atas dasar itu, dua tim dari Dinkes Karawang, Dinkes Provinsi Jabar, dan Balitbang Kemenkes langsung bergerak cepat, untuk sampel langsung dilaksanakan Whole Genom Sequencing di Kemenkes,” ujarnya.

Mutasi virus yang diketahui pertama kali ditemukan di Inggris itu kini telah menyebar di 33 negara. Virus SARS-CoV-2 B117 dinilai lebih cepat menyebar.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah telah membangun sistem ketahanan kesehatan nasional untuk menekan penyebaran mutasi virus SARS-CoV-2 B117 yang sudah terdeteksi di Indonesia.

Salah satu ketahanan tersebut adalah dengan memperkuat pengamanan protokol kesehatan di pintu masuk bandara dan pelabuhan. Upaya itu juga dilakukan guna mengantisipasi sebaran virus mutasi covid-19 lainnya seperti yang berasal dari Brasil, hingga Afrika Selatan.

Adapun Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta masyarakat tak khawatir dengan ditemukannya varian baru virus corona B117 asal Inggris. Menurut dia, belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa varian baru ini lebih mematikan daripada Covid-19. (red/pen)

Program Kendaraan Listrik, Jasa Marga Gandeng PLN Bangun SPKLU Di Rest Area

Program Kendaraan Listrik, Jasa Marga Gandeng PLN Bangun SPKLU Di Rest Area

SuaraPemerintah.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan menghadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di rest area dalam upaya mendukung percepatan program kendaraan listrik. SPKLU rencananya akan tersebar di seluruh rest area yang dikelola oleh PT JMRB.

Hal ini dipaparkan oleh Direktur Bisnis Komersial PT JMRB, Imad Zaky Mubarak dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa, 9 Maret 2021. Melalui anak usahanya PT Jasamarga Related Business (JMRB) akan menyediakan (SPKLU) di empat Tempat Istirahat dan Pelayanan atau rest area implementasi Perpres No. 55 Tahun 2019.

“Penyediaan SPKLU di rest area bertujuan untuk menyiapkan sarana guna mendukung implementasi Perpres No. 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan,” kata Imad Zaky Mubarak.

Menurut Zaky, untuk merealisasikan SPKLU yang rencananya akan tersebar di seluruh rest area yang dikelola oleh PT JMRB, pihaknya bersinergi dengan PT PLN (Persero) untuk membangun infrastruktur dan sarana SPKLU. Pihaknya akan menghadirkan SPKLU di rest area seluruh Indonesia ke depannya.

“Kami terus berkoordinasi dengan PLN untuk menghadirkan SPKLU di rest area yang kami kelola di seluruh Indonesia. Dengan begitu, kami berharap masyarakat tidak ragu untuk memiliki kendaraan berbasis listrik,” ujarnya

Tersedianya SPKLU di rest area merupakan bentuk dari komitmen PT JMRB untuk memaksimalkan pelayanan bagi pengguna jalan tol, terutama pengguna kendaraan listrik. Sebelumnya, PT JMRB juga telah melakukan digitalisasi sistem pembayaran di rest area, sehingga memungkinkan pengunjung untuk melakukan transaksi non-tunai.

Sementara sat ini, total sudah ada empat SPKLU yang terdapat di rest area yang dikelola oleh PT JMRB  Yaitu di Rest Area KM 207 A Ruas Palikanci, Rest Area KM 379 A Ruas Batang-Semarang, serta Rest Area KM 519 A dan KM 519 B Ruas Solo-Ngawi.

Zaky mengatakan akan terus menambah jumlah SPKLU di rest area yang dikelola oleh PT JMRB atau oleh kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dalam waktu dekat, SPKLU akan hadir di Rest Area KM 389 B Ruas Batang-Semarang.(rede/pen)