Beranda blog Halaman 4467

Jokowi Minta BBPT Lakukan Inovasi Teknologi dan Menjadi Motor Penggerak Pemulihan Ekonomi Nasional

Jokowi Minta BBPT Lakukan Inovasi Teknologi dan Menjadi Motor Penggerak Pemulihan Ekonomi Nasional

SuaraPemerintah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) terus melakukan inovasi dan teknologi untuk dikembangkan dan diterapkan di kehidupan masyarakat. Jokowi juga mengapresiasi temuan dan inovasi lain di masa pandemi.

Hal ini diungkapkan oleh Jokowi dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Penguatan Ekosistem Inovasi Teknologi BPPT 2021 dari Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 Maret 2021. Jokowi mengatakan selama pandemi Covid-19 sudah banyak inovasi dan teknologi yang ditemukan.

Contoh inovasi yang ditemukan itu, seperti ventilator dan respirator untuk perawatan pasien Covid-19, teknologi untuk penapisan gejala Covid-19. seperti GeNose, dan juga Rapid Diagnostic Test RI-GHA 19 untuk mendeteksi antibodi Covid-19.

“Teknologi screening penderita Covid-19, seperti GeNose, sangat murah, sangat mudah dan sangat cepat. Ini sudah mulai dipasang di semua stasiun kita, dan beberapa lokasi penting yang padat dan banyak interaksi serta mobilitas orang,” ujar Jokowi.

Jokowi meyakini banyak peneliti, lembaga riset dan inovator lainnya yang juga memiliki temuan dan sedang dalam proses mengembangkan temuan tersebut.

Selain untuk penanganan pandemi Covid-19, Jokowi juga mengapresiasi temuan dan inovasi lain di bidang pangan, energi dan UMKM.

“Mempermudah sinergi antara usaha kecil dan besar dan meningkatkan kualitas hidup rakyat banyak,” ujarnya.

Dengan terus mengembangkan inovasi dan teknologi, BPPT dapat menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi nasional.

Jokowi juga mengajak para peneliti, lembaga riset dan inovator untuk terus mengembangkan kapasitas diri sebagai produsen teknologi.

“Para peneliti, para inovator, industriawan Indonesia semuanya harus bekerja bersama mengembangkan teknologi masa depan, teknologi berbasis revolusi industri 4.0, teknologi hijau yang ramah lingkungan teknologi yang mensejahterakan masyarakat kita,” kata kepala negara.

Jokowi juga menambahkan bahwa BPPT dapat melakukan akuisisi teknologi maju demi mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

“BPPT harus menjadi lembaga akuisisi teknologi maju dari manapun, sekali lagi BPPT harus menjadi lembaga akuisisi teknologi maju dari mana pun,” lanjutnya.

BPPT, menurut Presiden Jokowi, harus mempersiapkan strategi akuisisi teknologi dari luar yang sangat bermanfaat dan bisa diimplementasikan secara cepat.

“Kita harus memulai agar tidak sekadar membeli teknologi, ini penting sekali. Sering kita hanya terima kunci, terima jadi, akhirnya berpuluh-puluh tahun kita tidak bisa membuat teknologi itu, jadi jangan sekadar membeli mesin jadi dan sekaligus bersama seluruh ahlinya,” tegasnya.

Namun BPPT harus membuat kerja sama produksi teknologi di Indonesia.(red/pen)

 

 

PPKM Mikro Tunjukan Tren Positif, Pemkot Kembali Membuka Bioskop & Fasilitas Olahraga

PPKM Mikro di Solo Tunjukan Tren Positif, Pemkot Kembali Membuka Bioskop, Fasilitas Olahraga & Wayang Orang

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah melonggarkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Bioskop, fasilitas olahraga, dan wayang orang diperbolehkan buka pada Selasa (9/3/2021) dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat.

“Ada beberapa aturan yang memang kami longgarkan. Karena berita baiknya di Solo itu sudah tidak ada zona merah, zona oranye,” kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ditemui seusai memimpin Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 di Solo, Jawa Tengah, Senin (8/3/2021).

“Salah satunya pembukaan bioskop, wayang orang, ketoprak. Yang jelas ini semuanya sudah terkendali, tapi prokes kita perketat,” sambung dia.

Sekretaris Daerah Solo Ahyani mengatakan pertimbangan membuka kembali bioskop dan tempat olahraga karena kasus harian Covid-19 di Solo sudah mulai menurun.

Meskipun demikian, pengelola bioskop harus menerapkan prokes ketat. Setelah acara selesai ruangan harus disemprot disinfektan dan dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas.

“Bagaimana pengelola menyiapkan ruangan untuk studio (bioskop) bisa tetap prokes. Satu kursi harus dilipat. Jadi satu kursi kosong,” kata dia.

Begitu juga dengan kegiatan olahraga dan kompetisi diperbolehkan buka namun tanpa ada penonton.

“Mekanismenya sama harus minta izin. Sama tempat olahraga harus minta izin. Olahraga, kompetisi bisa dijalankan tapi tanpa penonton,” kata Ahyani.

Lebih lanjut, Ahyani mengatakan, kebijakan ini akan dievaluasi setelah dua pekan. Jika muncul klaster baru Covid-19 maka akan ditutup kembali operasional bioskop dan tempat olahraga.

“Nanti kita evaluasi. Tiba-tiba muncul klaster kita hentikan. Sekarang kan sudah melandai (kasusnya),” terang Ahyani.

Erick Thohir Ingin Lebih Banyak Perempuan Menjadi Direksi BUMN

SuaraPemerintah.id – Dalam memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret 2021 ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, turut mengucapkan apresiasinya kepada kaum perempuan sedunia.

Melalui unggahan di laman pribadi Instagramnya, @erickthohir, dia memastikan bahwa dari berbagai ‘legacy’ yang ingin diwujudkannya untuk kemajuan fundamental BUMN saat ini dan nanti, adalah dari generasi muda khususnya kalangan milenial.

Supaya nantinya generasi muda milenial itu juga bisa duduk dalam jajaran direksi BUMN, dengan target lima persen dari seluruh direksi yang ada di perusahaan-perusahaan pelat merah tersebut.

Erick menegaskan, langkah pihaknya terkait persentase keterwakilan generasi muda dan perempuan di BUMN ini, bukan sekadar mendorong agar wacana tersebut bisa terealisasi.

Atas dasar itu, lanjut Erick Thohir, dirinya menargetkan tiap perusahaan pelat merah harus memiliki direksi perempuan di dalam struktur organisasinya.

“Karenanya saya menargetkan keterwakilan perempuan minimal 15 persen di tingkat BoC, BoD dan BoD-1 di BUMN. Ini adalah KPI bagi direksi BUMN, sekaligus kesempatan bagi perempuan untuk maju dan memajukan Indonesia,” kata mantan bos Inter Milan itu.

Pendiri Mahaka Media ini percaya, meningkatkan peran perempuan dalam sebuah perusahaan dapat menimbulkan kemajuan.

“Saya percaya, membuka pintu kemajuan, daya dan peran lebih besar bagi perempuan akan membuka pintu-pintu kemajuan, daya dan peran yang fundamental dan lebih besar bagi perusahaan dan bangsa,” ungkapnya.

Sebelumnya, tahun lalu ia sudah menlontarkan wacana BUMN harus lebih banyak dipimpin oleh kaum hawa.

“Kementerian BUMN mendorong para perempuan menancapkan eksistensinya sebagai perempuan karier dengan membentuk Srikandi BUMN. Dengan adanya Srikandi BUMN diharapkan akan ada peningkatan keterwakilan perempuan untuk meningkatkan kesetaraan gender di lingkungan BUMN,” ujar Erick dalam perayaan Hari Ibu seluruh BUMN yang diselenggarakan secara daring di Jakarta, Selasa, 22 Desember 2020 silam.

Menteri BUMN menyampaikan apresiasi kepada perempuan hebat yang menjalankan kekuatan super sebagai pribadi yang yang menjalankan multiprofesi setiap harinya.

Peran ibu, lanjut dia, sangat strategis tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga orang sekitar. Selain bekerja, seorang ibu harus bisa menerapkan komunikasi yang baik di rumah, mengelola keuangan secara sehat, menjadi guru, hingga menjamin nutrisi keluarga agar terhindar dari virus Covid-19.

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Empat Ribu Pegawai Kemnaker Ikuti Vaksinasi

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Empat Ribu Pegawai Kemnaker Ikuti Vaksinasi

SuaraPemerintah.id – Sebanyak 4.422 pegawai Kementerian Ketenagakerjaan mengikuti vaksinasi covid-19. Vaksinasi bagi ASN Kemnaker di pusat dan daerah ini dilakukan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam situasi darurat COVID-19.

Selain untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, kegiatan vaksinasi ini bertujuan mendukung pemerintah mencapai kelompok ( kekebalan kelompok ), karena semakin banyak pegawai divaksin maka semakin banyak yang terlindungi.

“Kegiatan vaksinasi ini sebagai salah satu upaya Kemnaker untuk memberikan perlindungan bagi seluruh pegawai Kemnaker dan keluarganya dari potensi penularan COVID-19,” kata Menteri ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat membuka pelaksanaan Vaksinasi Virus COVID-19 di Lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan RI di Ruang Serba Guna Kemnaker Jakarta, Senin (8/3/3021).

Menaker Ida mengatakan, vaksinasi dilakukan sebagai langkah proaktif Kemnaker menanggapi kebijakan penanganan pandemi COVID-19, kebijakan pelaksanaan vaksinasi. Vaksinasi bagi ASN Kemnaker ini digelar setelah Kemnaker berkoordinasi dengan Kemenkes dan Dinas Kesehatan di seluruh Provinsi yang terdapat Satuan Kerja (Satker) dan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker.

Menaker Ida berharap, dengan diadakannya kegiatan vaksinasi, seluruh pegawai Kemnaker dan seluruh masyarakat Indonesia dapat terbebas dari pandemi Covid-19. Sehingga, dapat bekerja dan beraktivas kembali secara normal dan sehat walafiat. “Jadi dengan adanya vaksinasi ini diharapkan kita bisa memaksa semaksimal mungkin penyebaran COVID-19,” katanya.

Menaker Ida mengungkapkan, pihaknya telah mengirimkan data calon peserta vaksinasi COVID-19 pegawai Kemnaker, baik yang ada di pusat maupun di UPTP kepada Sekjen Kemenkes melalui Pusdatin Kemenkes pada tanggal 3 Maret 2021 lalu.

Total sebanyak 4.422 pegawai Kemnaker yang terdiri dari ASN dan PPNPN mengikuti vaksinasi. Rinciannya 2.165 pegawai di Kantor Pusat Kemnaker Jakarta (termasuk Balai K3 Jakarta), terdiri dari 1.387 ASN dan 778 PPNPN.

Selain pegawai yang bertempat di pusat, terdapat 2.257 pegawai UPTP yang turut divaksinasi. Mereka terdiri dari 1.410 ASN dan 847 PPNPN.

Menaker Ida pun berharap diadakannya kegiatan vaksinasi bagi seluruh pegawai Kemnaker dapat membantu membuat ASN bisa bekerja dan beraktivitas kembali secara normal, meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, dan membantu Indonesia terbebas dari pandemi COVID-19.

 

Pos Indonesia Rampungkan 11 Tahap Penyaluran BST

SuaraPemerintah.id – PT Pos Indonesia (Persero) memainkan peran penting sebagai mitra Kemensos dalam penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) ke seluruh wilayah Indonesia di tengah pandemi. Total sudah 11 tahapan penyaluran bantuan sosial tunai di masa krisis Covid-19.

Ketua Tim Pelaksana Penyaluran BST Pos Indonesia Haris mengatakan, bantuan sudah diberikan kepada 94,6 juta penerima sejak BST tahap pertama digulirkan.

“Total Bantuan sosial tunai yang sudah digulirkan berjumlah Rp 34,7 triliun untuk 94,6 juta penerima bantuan sampai dengan saat ini. Persentasi penyaluran BST secara keseluruhan mencapai 99 persen,” ujar Haris dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (8/3).

Terkait proses distribusi dan penyesuaian data penerima terbaru, ucap Haris, Pos Indonesia selalu berkoordinasi dengan Kemensos apabila terjadi perubahan data penerima.

Dia menjelaskan Pos Indonesia tetap melakukan penyesuaian data yang dimiliki kemensos untuk penyaluran BST tahap III 2021.

“Distribusi BST juga harus mengikuti pedoman teknis yang dikeluarkan oleh Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos agar penyaluran BST berjalan sesuai yang diharapkan,” ucap Haris.

Haris mengatakan, Pos Indonesia terus mendukung dan bekerja sama membantu program pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional.

“Kami selalu siap bekerja sama dan membangun sinergi dalam rangka memulihkan perekonomian nasional,” ujarnya.

Diakui Haris, terdapat kesulitan dan kompleksitas dari penyaluran bantuan di seluruh wilayah di Indonesia. Namun, Pos Indonesia berusaha optimal dengan efektivitas manajemen distribusi BST di lapangan.

Faizal R. Djoemadi Selaku Dirut Pos Indonesia menambahkan tidak ada kendala yang berarti dalam proses penyaluran BST pada tahapan sebelumnya.

Dengan segala sumber daya yang dimiliki, Faizal memastikan penyaluran BST tepat jumlah dan tepat sasaran.

“Kita maksimalkan pada jaringan dan pola kerja yang tersistematis, sehingga penyaluran BST berjalan baik. Kita harus pastikan Bantuan Sosial Tunai dari pemerintah harus sampai ke seluruh wilayah Indonesia yang terdiri dari 524 wilayah kabupaten kota, lebih dari 83.447 wilyah kelurahan dan desa”, lanjut Faizal.

PT Pos Indonesia (Persero) menegaskan tidak akan menyalurkan dana BST apabila data penerima tidak sesuai dengan basis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos).

“Misalnya, nama penerima berbeda dengan data yang terdaftar, alamat salah atau tidak bisa ditemukan” tutur Faizal.

Ia juga berpesan kepada seluruh Insan Pos yang berada dilapangan agar tetap menerapkan protokol kesehatan saat melakukan penyaluran BST.

“Saya mengingatkan kepada seluruh petugas, untuk tetap mengantisipasi agar tidak ada kerumunan di Kantor Pos. Pembagian harus diberikan kuota dan terjadwal serta selalu memperhatikan protokol kesehatannya”, tutupnya

Aplikasi Tangerang Live, Permudah Warga Belanja di Pasar Tradisional

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Perusahaan Daerah (PD) Pasar menghadirkan aplikasi pasar daring berupaya layanan mengantar langsung bernama Tangerang Live.

Aplikasi tersebut nantinya digunakan di pasar-pasar tradisional di Kota Tangerang.

Tujuan dari dihadirkannya aplikasi tersebut untuk menunjang kebutuhan berbelanja di pasar tradisional selama masa pandemi. Kepala Bidang Pengembangan E-Government Diskominfo, Kota Tangerang Adhi Zulkifli menuturkan, pengoperasian Tangerang Live dimulai sejak Senin (8/3).

Nantinya, aplikasi itu dikelola langsung PD Pasar Jaya, sementara Diskominfo Kota Tangerang hanya menfasilitasi pembangunan aplikasinya.

Menurut Adhi, untuk saat ini, aplikasi tersebut baru melayani pembelian secaradaring di dua pasar yang ada di Kota Tangerang.

“Yakni Pasar Poris dan Pasar Anyar,” ujar Adhi di Kota Tangerang, Banten, Senin.

Pemanfaatan layanan daring di pasar tradisional tersebut relatif sama dengan layanan online lainnya.

Metodenya, dengan melakukan pembelian melalui aplikasi di ponsel, kemudian dilakukan pengantaran oleh ojek pasar menuju alamat pemesanan.

Adhi menjelaskan, mengakses Portal Tangerang cukup mudah. Para calon pembeli yang ingin berbelanja secara daring, terlebih dahulu harus memasang aplikasi Tangerang Live yang bisa didownload secara gratis di Play Store maupun App Store.

“Kemudian di menu Layanan Ekonomi, klik Portal Tangerang, pilih nama pasar, lanjut klik barang yang akan dibeli beserta kuantitasnya, klik keranjang, dan terakhir tentukan cara pembayarannya,” paparnya.

Pembeli tinggal menunggu barangnya diantar oleh Ojek Pasar.  Progres pengantarannya juga bisa dipantau melalui aplikasi Portal Tangerang.

Adapun terkait pembayarannya, saat ini pihaknya baru melayani sistem pembayaran Cash On Delivery (COD) atau pembayaran yang dilakukan ketika barang sudah sampai tujuan.

Hanya saja, pembayarannya baru bisa melayani sistem pembayaran cash on delivery (cod) atau bayar ketika barang sudah sampai tujuan.

“Sementara baru COD, sekarang lagi diproses pake virtual akun sama Gopay,” kata Adhi.

Dia berharap, adanya sistem belanja daring di pasar tradisional tersebut, perekonomian di pasar lainnya di Kota Tangerang bisa semakin tumbuh.

Terlebih, dalam kondisi pandemi Covid-19, ekonomi pasar ditargetkan semakin menggeliat. Ke depan, Adhi menargetkan, layanan tersebut bisa menjangkau seluruh pasar tradisional lainnya di Kota Tangerang.

Menyusuri Pantai Wates Dengan Keelokan Pemandangan Pulau Gede & Pepohonan Cemara

Menyusuri Wisata Pantai Wates dengan Keelokan Pemandangan Pulau Gede & Pepohonan Cemara

SuaraPemerintah.idPantai Wates, Kecamatan Kaliori Rembang juga menjadi salah satu magnet wisatawan. Pasir putih dan pemandangan pulau Gede menjadi salah satu suguhan yang mampu memanjakan mata. Selain itu, di pantai ini juga terdapat spot rindang dari jajaran pohon Cemara pantai.

Pantai Wates sekarang sudah dibuka kembali. Setelah beberapa waktu lalu sempat ditutup sementara karena pandemi. Penampilannya kini berbeda telah dilengkapi dengan sarana prasarana penerapan protokol kesehatan.

Jika hendak masuk ke pantai tersebut harus melewati jalan desa. Dari jalan Pantura Rembang-Tuban sudah diberi petunjuk arah. Di beberapa titik jalan desa itu sudah diberi himbauan agar wisatawan memakai masker.

Sampai pintu masuk, wisatawan harus melewati bilik disinfektan dan pemeriksaan suhu terlebih dahulu. Jangan lupa, membayar karcis. Biaya masuk cukup Rp 5 ribu. Setelah itu baru menikmati suguhan kemolekan pantai Wates.

Suasana tenang langsung terasa ketika memasuki pantai. Semilir angin, dan pemandangan ombak yang tenang langsung menyambut. Dan terdapat dermaga. Di tempat itu tampak wisatawan yang duduk bersantai di ujung dermaga memandang pantai.

Warung-warung jajanan juga sudah buka. Terlihat cerah. Karena di depan warung-warung dipasang payung warna-warni. Dan juga terlihat rindang karena disekitarnya terdapat pepohonan Cemara pantai.

Wisatawan bisa berjalan santai menyusuri pepohonan Cemara pantai itu. Yang berdiri berhimpitan. Jarak antar pohon sekitar dua meter. Area itu juga dipasang pernak-pernik dari ban bekas yang dicat warna-warni cerah.

Ditengahnya, diberi papan lalu diberi tusan-tulisan. Seperti : Aku Ndak Papa, Ora Wedi Susah, dan Santuy. Di area ini terasa adem. Selain itu, juga terdapat slot-spot foto. Mislanya spot yang terlihat seperti halte mini.

Selain di area pepohonan Cemara pantai, di bibir pantai juga dipasang berbagai spot-spot foto. Ada pohon kering, perahu, hingga bangunan rumah pohon.

Di sebrang sana, jika di lihat pantai Wates juga tampak pulau kecil berpasir putih. Namanya pulau gede. Di pulau itu juga terlihat pepohonan.

Kata warga sekitar, jika hendak ke Pulau Gede bisa diakses menggunakan perahu dari pantai Wates. “Kalau hari libur biasanya ramai. Ada beberapa rombongan,” kata salah satu warga.

Pantai Wates ini sudah dikenal oleh para wisatawan dari luar kota Rembang. Biasanya, sebelum pandemi, ketika hari libur pantai ini ramai.

Pantai Wates memang cocok untuk bersantai. Sembari mendengar riuh ombak dan menikmati semilir angin. Atau berteduh di bawah rindangnya pepohonan Cemara pantai tadi.

Percepat Program Vaksinasi, Kementerian BUMN Hadirkan Sentra Vaksinasi Covid-19

SuaraPemerintah.id – Untuk mendorong percepatan program vaksinasi nasional, Menteri BUMN, Erick Thohir akan menghadirkan Sentra Vaksinasi Covid-19. Rencananya program yang memprioritaskan kaum lansia tersebut akan dihelat di Istora Senayan, Jakarta.

Erick Thohir mengatakan kegiatan yang dilakukan tersebut untuk mendorong percepatan program vaksinasi nasional demi mencapai target satu juta vaksin per bulan akan dimulai pada Senin (8/3).

Erick menyampaikan kegiatan yang merupakan hasil kolaboratif antara Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, Pemda DKI, dan Indonesia Healthcare Corporation akan difokuskan terlebih dahulu bagi para lansia.

“Sinergi antarlembaga pemerintahan dan daerah ini dilakukan untuk mendukung tahap kedua vaksinasi nasional yang menyasar kalangan lanjut usia di DKI Jakarta,” ujar Erick.

Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada tenaga kesehatan saat kegiatan vaksinasi massal di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2).

Percepatan vaksinasi nasional harus dilakukan demi mewujudkan Indonesia Sehat segera mungkin. Dalam kondisi seperti ini, kolaborasi dan sinergi antar lembaga pemerintah dan daerah harus berjalan cepat dan strategis.

“Ini momen krusial agar kita semua mempercepat program Indonesia Sehat demi mendukung Indonesia Bekerja. Lansia sebagai yang paling rentan, harus didahulukan,” ungkap Erick.

Erick menyebut Kementerian BUMN menjadi lokomotif hadirnya Sentra Vaksinasi Bersama ini demi mempermudah akses bagi publik, serta mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi program pemerintah. Erick berencana membuat Sentra Vaksinasi Covid-19 berlangsung juga di kota-kota lain yang membutuhkan percepatan.

“Sama seperti dengan apa yang kami lakukan di DKI Jakarta, kami juga akan bekerja sama dengan pemerintah daerah yang membutuhkan percepatan dan tentunya Kementerian Kesehatan,” tambah Erick.

Erick mengatakan Sentra Vaksinasi Covid-19 Bersama ini menargetkan setiap harinya tak kurang dari 5.000 pendaftar akan divaksin dan akan dilakukan secara berturut-turut selama sekitar empat bulan.

Untuk mengakomodasi peserta vaksinasi, baik kalangan lansia data peserta akan diperoleh melalui pendaftaran dan pendataan berbasis teknologi dari Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, dan dari peserta umum yang berbasis komunitas.

“Kami bersyukur, perusahaan-perusahaan BUMN sejak Covid-19 merebak sudah saling bersinergi dan kolaborasi untuk mengatasi pandemi. Kini dengan program vaksinasi nasional, saya juga ajak semua BUMN untuk saling bahu-membahu mempercepat vaksinasi nasional,” kata Erick.

Kementerian BUMN dan BUMN telah mengambil peran penting dalam penanganan Covid-19 dan program vaksinasi Covid-19 nasional. Mulai dari pengadaan PCR, persiapan Wisma Atlet sebagai Rumah Sakit Darurat, diplomasi vaksin secara bilateral dan multilateral.

BCA Minta Pemegang Kartu ATM Segera Gantikan ke Kartu Berbasis Chip, Ini Alasannya

BCA Minta Pemegang Kartu ATM atau Paspor Segera Gantikan ke Kartu Berbasis Chip, Ini Alasannya

SuaraPemerintah.id – Mendukung program yang dilakukan Bank Indonesia (BI), PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendorong nasabah pemegang kartu ATM BCA atau kartu Paspor BCA untuk segera menggantinya ke kartu ATM berbasis chip sebelum 31 Desember 2021. 

“Kenyamanan dan kemanan nasabah dalam bertransaksi merupakan prioritas utama BCA. Untuk itu, kami mendorong nasabah BCA di Tanah Air untuk segera mengganti kartu ATM nya dengan kartu ATM berbasis chip sebelum 31 Desember 2021. Kami berharap penggantian kartu ini dapat mencapai hasil optimal di tahun ini,” papar Santoso, Direktur BCA.

BCA menegaskan, nasabah tak perlu ragu untuk mengganti pemegang kartu ATM ke kartu berbasis chip. Ada tiga alasan yang mendasari hal tersebut:

Pertama, kewajiban dari Bank Indonesia 

Sejak tahun 2015, Bank Indonesia sudah mencanangkan implementasi Standard Nasional Teknologi Chip dan penggunaan 6 Digit PIN untuk kartu ATM /Kartu Debet yang diterbitkan di Indonesia. 

Oleh karena itu, penggantian ke kartu Paspor BCA ber-chip wajib dilakukan agar tidak kesulitan saat ingin bertransaksi di bank maupun merchant-merchant yang telah mengganti mesin EDC-nya.

Kedua, mengurangi risiko kejahatan kartu

Saat ini, tidak sedikit kejahatan yang terjadi dengan modus pencurian data melalui magnetic strip pada kartu atau skimming. Magnetic strip secara teknologi lebih mudah untuk disalin datanya jika dibandingkan dengan kartu chip yang secara teknologi lebih maju. 

Maka dari itu, dengan mengganti kartu Paspor BCA ke yang ber-chip akan meningkatkan keamanan saat bertransaksi perbankan.

Ketiga, kartu debit chip memiliki lebih banyak keuntungan

Bukan hanya bisa melakukan transaksi di ATM dan mesin EDC, nasabah juga dapat memanfaatkan fasilitas transaksi Debit Online jika menggunakan Kartu Debit BCA Mastercard ber-chip. 

Nasabah harus mengaktifkan fitur Debit Online melalui BCA mobile terlebih dahulu. Setelah itu, nasabah dapat leluasa menggunakannya untuk berbagai kebutuhan, antara lain membayar belanja online, berlangganan streaming musik/film, hingga membeli voucher game di berbagai platform yang menyediakan pembayaran dengan mastercard.

“Dari tiga alasan tersebut, tentu terlihat jelas bahwa penggantian kartu ke Paspor BCA ber-chip perlu untuk segera dilakukan,” demikian penjelasan manajemen BCA seperti yang dilansir dari siaran pers resminya, Sabtu (6/3/2021). 

Terkait dengan pertukaran kartu, nasabah dapat melakukannya di hampir 900 mesin CS Digital BCA yang tersebar di seluruh Indonesia ataupun di kantor cabang BCA. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di https://www.bca.co.id/id/edukatips/pasporchip.

Sebagai informasi, hingga Desember 2020, jumlah Kartu Debit BCA tercatat sekitar 22,5 juta dimana sekitar 18,5 juta (sekitar 80%) sudah menggunakan chip.

 

Pulihkan Ekonomi Nasional, Kemenperin Lakukan Upaya Strategis Tingkatkan Sektor Industri

SuaraPemerintah.id – Pemerintah memberikan perhatian terhadap sektor industri agar bisa menjalankan aktivitas sekaligus meningkatkan kinerjanya di saat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, berbagai kebijakan dan stimulus diluncurkan sesuai kebutuhan pelaku usaha guna mengakselerasi pemulihan ekonomi nasional.

Kementerian Perindustrian telah melakukan berbagai upaya strategis dalam rangka meningkatkan daya saing sektor industri agar bisa membangkitkan kembali pertumbuhan ekonomi nasional di tengah masa pandemi,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, Minggu (7/3).

Bukti nyata sektor industri berperan penting terhadap jalannya roda perekonomian, antara lain adalah konsistensi sumbangsihnya yang terbesar pada PDB nasional. Pada tahun 2020, kontribusi sektor industri pengolahan mencapai 17,89%. Selain itu, kinerja gemilang sektor industri tercemin pada capaian nilai ekspor dan investasi.

“Tahun 2020, ekspor sektor industri mencapai USD131,13 miliar atau berkontribusi sebesar 80,30% dari total ekspor nasional. Sedangkan, nilai investasi sektor industri pada tahun 2020 sebesar Rp272,9 triliun, meningkat dibanding tahun 2019 yang mencapai Rp216 triliun,” papar Eko.

Adapun berbagai jurus jitu yang telah dikeluarkan Kemenperin dalam memacu pembangunan industri di tanah air, misalnya memfasilitasi pembangunan kawasan industri. Hingga saat ini, terdapat 128 kawasan industri yang sudah memiliki Izin Usaha Kawasan Industri dan telah beroperasi. Sementara itu, ada 38 kawasan industri yang saat ini masih dalam tahap konstruksi.

“Pengembangan kawasan industri (KI) prioritas dalam RPJMN 2020-2024, sebanyak 27 KI yang sebagian besar di luar Pulau Jawa, yaitu 14 KI di Sumatera, 6 KI di Kalimantan, 1 KI di Madura, 1 KI di Jawa, 3 KI di Sulawesi dan Maluku, 1 KI di Papua, serta 1 KI di Nusa Tenggara,” sebut Eko.

Bahkan, Kemenperin turut aktif mendorong percepatan pengembangan kawasan industri halal. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 17 Tahun 2020 tentang Tata Cara Memperoleh Surat Keterangan dalam Rangka Pembentukan Kawasan Industri Halal.

Dirjen KPAII menambahkan, upaya mendongkrak daya saing industri nasional, juga dilakukan melalui penerapan peta jalan Making Indonesia. Program ini untuk memprioritaskan pengembangan terhadap tujuh sektor industri dalam mengimplementasikan teknologi digital pada proses produksinya agar lebih efisien dan kompetitif.

“Ketujuh sektor prioritas itu adalah industri makanan dan minuman, kimia, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, farmasi, serta alat kesehatan. Sektor tersebut mampu memberikan lebih dari 60 persen pada PDB nasional, sehingga diharapkan target besarnya Indonesia menjadi negara 10 besar ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2030,” ungkapnya.

Guna mendorong akselerasi penerapan teknologi industri 4.0 pada sektor manufaktur di tanah air, Kemenperin juga telah menginisiasi pembangunan Pusat Inovasi dan Pengembangan SDM Industri 4.0. Selanjutnya, di sektor industri kecil menengah (IKM), Kemenperin meluncurkan program e-Smart IKM.

Berikutnya, dalam rangka menarik investasi global dan perluasan pasar ekspor bagi sektor industri, Kemenperin mengupayakan keikutsertaan Indonesia sebagai partner country Hannover Messe 2021. Ajang ini juga akan menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam memacu branding nasional sekaligus mendorong peningkatan kapabilitas manufaktur dan pembangunan infrastruktur digital di tanah air.

“Selain itu, keikutsertaan pada Hannover Messe 2021 diharapkan turut berkontribusi pada percepatan digitalisasi lintas sektor, di samping bersama komunitas manufaktur global mendorong upaya pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19,” tutur Eko. Hannover Messe 2021 Digital Edition akan berlangsung pada 12-16 April 2021 yang dilaksanakan sepenuhnya secara digital.

Kebijakan lainnya yang dipacu Kemenperin adalah program substitusi impor 35% pada tahun 2022, yang dijalankan secara simultan dengan peningkatan utilisasi produksi, mendorong pendalaman struktur industri, dan peningkatan investasi. Instrumen untuk melaksanakan program substitusi impor ini antara lain penerapan tariff measures, trade remedies, non-tariff measures, dan tata niaga impor.

Pemerintah juga mendorong sektor industri untuk melakukan perluasan pasar ekspor, khususnya pasar-pasar nontradisional seperti ke Afrika, Asia Selatan, dan Eropa Timur. Di samping itu, perlu dilakukan percepatan penyelesaian perundingan dengan negara-negara potensial sebagai agenda prioritas. Saat ini, Indonesia telah menjalin kerja sama ekonomi komprehensif dengan Australia, Korea, dan Uni Eropa.

Implementasi 23 perjanjian perdagangan bilateral dan regional yang sudah ditandatangani juga harus benar-benar dimanfaatkan oleh para pelaku industri di Indonesia. Misalnya melalui IA-CEPA, salah satu peluangnya adalah meningkatkan ekspor sektor otomotif.