Beranda blog Halaman 4466

Tingkatkan Konsumsi Produk Dalam Negeri, Presiden Minta Kurangi Impor dan Perbesar TKDN

Tingkatkan Konsumsi Produk Dalam Negeri, Presiden Minta Kurangi Impor dan Perbesar TKDN

SuaraPemerintah.id – Presiden Jokowi menegaskan jajarannya agar meningkatkan konsumsi produk dalam negeri. Hal ini, menurutnya, dengan meningkatkan produk dalam negeri, akan mampu menciptakan efek domino yang besar bagi gerak roda ekonomi dalam negeri di masa pandemi ini. Ia juga meminta jajarannya agar memberikan ruang lebih bagi produk-produk dalam negeri tersebut dalam upaya pemulihan ekonomi nasional yang didukung dari sisi permintaan.

“Saya juga selalu menyampaikan kepada kementerian/lembaga dan semua BUMN untuk memperbesar tingkat komponen dalam negeri (TKDN). Ini harus terus, jangan sampai proyek-proyek-proyek pemerintah, proyeknya BUMN, masih memakai barang-barang impor. Kalau itu bisa dikunci, itu akan menaikkan sebuah permintaan produk dalam negeri yang tidak kecil,” ujarnya, Jumat, (5/4/2021)

Ia menyampaikan, melalui upaya pemberian ruang yang lebih besar bagi produk-produk dalam negeri tersebut, akan mampu bersaing dengan produk-produk serupa dari mancanegara. Namun upaya tersebut harus disertai dengan peningkatan kualitas produk itu sendiri beserta harga yang kompetitif.

Pada kesempatan tersebut, Presiden menuturkan bahwa Indonesia menganut keterbukaan ekonomi. Indonesia juga bukan bangsa yang menyukai proteksionisme karena sejarah membuktikan bahwa proteksionisme itu justru merugikan.

“Tetapi kita juga tidak boleh menjadi korban unfair practices dari perdagangan dunia. Kita juga enggak mau itu,” sambungnya.

Menurutnya, Indonesia juga harus mampu memanfaatkan secara optimal pasar dalam negeri dan daya beli yang sangat besar untuk mendongkrak ekonomi nasional. Presiden tidak ingin jika Indonesia hanya menjadi penonton di negerinya sendiri. Karena itu, ia menekankan bahwa Indonesia selalu mengundang investasi dan teknologi maju untuk dapat masuk ke Indonesia untuk membuka seluas-luasnya lapangan kerja dan alih teknologi.

“Jangan mereka dapat untung, kita hanya menjadi penonton. Enggak boleh seperti itu lagi. Oleh sebab itu, selalu tadi saya sampaikan, partnerkan dengan swasta kita, partnerkan dengan pengusaha daerah, partnerkan dengan BUMN,” tegasnya.

Presiden berharap, bahwa praktik-praktik perdagangan yang tidak sehat dan tidak adil di dalam negeri, apalagi bila sampai membahayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam negeri, tidak boleh dibiarkan. (red/rifki)

Menteri Luhut Jalin Kerjasama UAE, Siap Sejahterakan Ekonomi

Menteri Luhut Jalin Kerjasama UAE, Siap Sejahterakan Ekonomi

SuaraPemerintah.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan dan Menteri Energi Infrastruktur UAE Suhael Al Mazrouei menghadiri pergelaran acara Indonesia Emirates Amazing Week 2021 di Jakarta, Jum’at (5/4/2021). Salah satu agenda dalam even tersebut adalah Business Forum, di mana para pebisnis dari kedua negara hadir untuk membuka potensi kerjasama ekonomi serta mempereratnya.

Menko Luhut dalam sambutannya mengapresiasi inisiasi acara tersebut. Ia mengucapkan terimakasih terhadap peran Menteri Suhail yang berperan dalam memajukan hubungan kerjasama antara UAE dan Indonesia.

“Kami sangat berterima kasih atas peran Menteri Suhail dalam memajukan kerja sama bilateral antara UAE dan Indonesia seperti yang telah ditugaskan oleh kedua kepala negara kami,” ujar Menko Luhut .

Luhut menilai, UAE merupakan negara yang telah mengalami transisi luar biasa dan memiliki ekonomi produktif yang inovatif. Ia lantas mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo untuk menjadikan UEA sebagai negara teladan.

“Sejak berdiri, UAE telah mengalami transisi yang luar biasa hingga menjadi sebuah negara yang memiliki ekonomi produktif yang berlandaskan pengetahuan masa depan, inovasi dan energi,” kata Menko Luhut.

Menurutnya, UAE telah berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakat sehingga mampu menjadi salah satu negara yang memiliki pendapatan rata-rata paling tinggi di dunia. Ia juga memuji UAE sebagai salah satau pusat keuangan dan ekonomi dunia.

“UAE kini juga telah menjadi salah satu pusat keuangan dan ekonomi dunia,” puji Menko Luhut.

Di sisi lain, Menteri Suhail menegaskan bahwa kini pemerintah kedua negara sedang duduk bersama untuk mengidentifikasi area-area investasi yang tidak hanya bisa dikerjakan bersama antarpemerintah namun juga sektor swasta.

Demi mempromosikan ekosistem mangrove sebagai investasi dalam pertumbuhan ekonomi, Kemenko Marvesjuga menyelenggarakan pameran pada kegiatan ini. Pameran ini turut mengikutsertakan kementerian dan lembaga yang memiliki lingkup kerja di ekosistem mangrove, yaitu: KLHK, KKP, BRGM, dan LIPI, serta LSM Yagasu, Akar Bhumi Indonesia, dan Conservation International Indonesia.

Pada pameran, disampaikan juga berbagai informasi mengenai potensi dan manfaat ekosistem mangrove di Indonesia, serta menampilkan produk olahan mangrove non-kayu, seperti sirup mangrove, kopi mangrove, kripik mangrove, hingga batik yang dibuat dari bahan-bahan alami mangrove.

“Selain memiliki manfaat bagi lingkungan, mangrove juga menghasilkan produk-produk olahan yang berkualitas dan berdaya jual tinggi,” ungkap Deputi Bidang Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Nani Hendiarti yang juga hadir dalam kegiatan ini.

Di akhir acara Business Forum, Deputi Nani menyerahkan cendramata berupa produk olahan mangrove secara simbolis kepada Menko Marves, Menteri Pertanian RI, Menteri Perhubungan RI, dan Menteri Energi dan Infrastuktur UAE. (red/rifki)

Siap Optimalkan Dana LPI, Jasa Marga Sambut Baik SWF di Indonesia

SuaraPemerintah.id PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyambut baik pembentukan lembaga Sovereign Wealth Fund (SWF) milik Indonesia, Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau yang dikenal juga dengan Indonesia Investment Authority (INA).

Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang infrastruktur, khususnya jalan tol, menyadari betul kebutuhan investasi infrastruktur di Indonesia sangat besar, maka dari itu peran LPI sangat diperlukan.

Direktur Keuangan Jasa Marga Donny Arsal dalam acara Zoom Bareng Forum Wartawan BUMN pada hari ini (08/03) menyatakan bahwa LPI yang diberikan kewenangan khusus dalam rangka pengelolaan investasi Pemerintah pusat akan berdampak positif bagi Perseroan, karena akan memberikan solusi baru pendanaan yang pada prinsipnya akan berdampak baik bagi sisi keuangan Perusahaan.

“Bisnis jalan tol merupakan bisnis yang menarik untuk dipertimbangkan investor dalam melakukan investasi, karena bisnis jalan tol memiliki recovery time yang sangat cepat dengan damage yang relatif rendah terutama dalam melewati krisis keuangan maupun pandemi seperti sekarang ini, sehingga bisnis jalan tol lebih stabil untuk jangka panjang,” ujar Donny.

Donny juga menyatakan, Jasa Marga menyambut baik rencana SWF di Indonesia, karena SWF ini merupakan alternatif untuk program asset recycling.

“Jadi asetnya sendiri direcycle, tidak full divestment. Jasa Marga sudah beberapa kali melakukan asset recycling maupun equity fundraising baik itu melalui direct investment yang kita lakukan di tahun 2017 dengan melakukan divestasi sebagian ruas Semarang-Solo maupun di ruas JORR. Selain itu, kami juga sudah memperkenalkan Dana Investasi Infrastruktur (DINFRA) dan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT),” tambahnya.

Terdapat empat manfaat dari program asset recycling dalam hal ini termasuk SWF bagi Jasa Marga, yaitu meningkatkan likuiditas bagi Jasa Marga untuk mendukung kegiatan operasional Perusahaan, sebagai alternatif pendanaan dari sisi ekuitas selain dari sumber pendanaan lainnya, untuk memperbaiki struktur pemodalan Perusahaan karena adanya ekuitas baru serta yang terakhir, meningkatkan kinerja karena penjualannya akan dilakukan di atas nilai buku sehingga ada keuntungan yang dapat dibukukan dari transaksi ini.

Meskipun secara aset Perusahaan siap, Donny juga menjelaskan, dilakukan pemilihan untuk tahap awal, sehingga saat ini ada sembilan proyek jalan tol yang masuk sebagai ruas potensial Jasa Marga untuk SWF, yaitu Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, Jalan Tol Batang-Semarang, Jalan Tol Gempol-Pandaan, Jalan Tol Pandaan-Malang, Jalan Tol Gempol-Pasuruan, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Jalan Tol Manado-Bitung dan Jalan Tol Bali Mandara.

​“Namun dapat kami sampaikan, sembilan ruas ini kedepannya pun juga dapat diganti sesuai dengan risk appetite dari INA sendiri. Untuk di tahun ini, kami targetkan sekitar 2-3 ruas jalan tol yang terealisasi. Kami terus melakukan persiapan di internal untuk menyiapkan aset-aset ini dalam investment book, sehingga kita harapkan transaksi dapat kita lakukan dalam waktu yang cukup singkat,” tutup Donny.

5 Inovasi UB Masuk Program Inovasi Indonesia BIC-Kemenristek Di antara 112 Inovasi Indonesia

5 Inovasi UB Masuk Program Inovasi Indonesia BIC-Kemenristek Di antara 112 Inovasi Indonesia

SuaraPemerintah.id – Program Inovasi Indonesia oleh Bussines Inonvation Center-Kementerian Riset dan Teknologi tahun 2020 meluncurkan 112 Inovasi Indonesia. Tahun 2020 merupakan PPI ke-12 di mana lima karya Inovator Universitas Brawijaya (UB) masuk dalam Business Innovation Center-Kementerian Riset dan Teknologi Program Inovasi Indonesia 2020.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Brawijaya Prof. Dr. Aulanni’am, drh., DES di Malang, Jawa Timur, Senin mengemukakan lima karya tersebut terpilih dari 412 proposal yang diajukan dari berbagai lembaga, baik perguruan tinggi, badan penelitian milik pemerintah maupun perusahaan swasta.

“Jumlah keseluruhan karya yang terpilih sebanyak 112 dan masuk Teknologi Program Inovasi Indonesia 2020,” kata Aulanni’am yang akrab disapa Aul tersebut.

Pemilihan ini didasarkan beberapa tahapan secara online dan klarifikasi dalam penetapan yang berkesempatan mendapatkan mediasi/intermediasi dalam upaya hilirisasi produk inovasi menuju industri.

Aul berharap setiap tahun akan lebih banyak karya sivitas akademika UB yang mendapat pengakuan dan bisa digunakan masyarakat, karena UB sudah mempunyai tahapan yang bagus tentang manajemen inovasi dan hilirisasinya.

Program Inovasi Indonesia pertama kali diluncurkan pada tahun 2008 oleh Bussines Inovation Center-Kementerian Riset dan Teknologi, dan tahun 2020 merupakan tahun ke-12 dengan diluncurkannya 112 Inovasi Indonesia.

Sementara itu, lima karya inovator UB yang terpilih adalah Dr Anang Lastriyanto dengan Technology Four in One pada Pengolahan Madu (Ketahanan Pangan), Sasongko Aji Wibowo, STP melalui Inovasi Peningkatan Jumlah Umbi dengan Teknologi Pengerat Bibit Singkong (Ketahanan Pangan).

Kemudian Prof Dr Aulanni’am, drh., DES, dkk dengan Alat Deteksi Dini Penyakit Tiroid Autoimun Menggunakan Rapid Test TPO dan TSHR untuk Ibu Hamil: Menuju Peningkatan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berdaya Saing (Teknologi Kesehatan dan Obat-Obatan).

Selain itu, karya Prof. Dr. dr. Djanggan Sargowo, Sp.PD., Sp.JP(K) dan dr. Ardian Rizal, Sp.JP(K) melalui Pengembangan Potensi Polisakarida Peptida dari Ekstrak Miselia Ganoderma lucidum sebagai Upaya Pencegahan Sekunder dan Perbaikan Kualitas Hidup Pasien NSTEMI, STEMI dan Gagal Jantung (Teknologi Kesehatan dan Obat-Obatan).

Selanjutnya, Vian Dedi Pratama dkk dengan Mesin Penetas Telur Penyu Otomatis (Matigator) Rekayasa Jenis Tukik Jantan dan Betina Berbasis Android. (red/pen)

Rasio Kasus Sembuh Covid-19 Capai 86,4 Persen, Presiden Apresiasi Penanganan Pandemi

Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko.

SuaraPemerintah.idPemerintah menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, Satuan Tugas Covid-19, hingga Pemerintah Daerah yang telah bekerja keras menangani pandemi virus corona di Indonesia.

Hingga saat ini, pertumbuhan kasus positif Covid-19 terus menurun dan jumlah tingkat kesembuhannya terus meningkat. “Ini pesan Presiden yang disampaikan pada Sidang Kabinet Paripurna pada Rabu kemarin,” ujar Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko di Jakarta, Kamis (4/3).

Mengacu data Satgas Covid-19 hingga 3 Maret 2021, jumlah konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah 6.808 kasus sehingga totalnya mencapai 1.353.834 kasus.

Pada hari yang sama, Satgas Covid-19 juga mencatat adanya peningkatan kasus sembuh Covid-19 yang mencapai 9.503 sehingga total kasus sembuh mencapai 1.169.916. Artinya, rasio kesembuhan 86,4 persen.

Dari data itu, Moeldoko menyampaikan, Presiden tetap meminta TNI, Polri, Satgas Covid-19 hingga Pemerintah Daerah terus berupaya lebih keras dalam menahan laju pertumbuhan Covid-19.

Terutama dalam mengawal jalannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) agar masyarakat semakin patuh pada protokol kesehatan.

“TNI, Polri, Satgas Covid-19 dan Pemerintah Daerah juga perlu untuk terus menyosialisasikan dan mengawal jalannya program vaksinasi,” ujar Moeldoko.

Adapun Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19 telah merealisasikan vaksinasi bagi 2.104.967 orang pada tahap pertama. Sementara memasuki tahap kedua hingga 3 Maret 2021, realisasi vaksinasi mencapai 1.076.409 orang.

Menurut Moeldoko, pada Sidang Kabinet Paripurna, Presiden berpesan agar seluruh Kementerian dan Lembaga menginformasikan kepada seluruh lapisan masyarakat perihal membaiknya penangangan Covid-19.

“Peningkatan rasio kesembuhan dan progress vaksinasi ini sebuah pencapaian kerja keras kita semua sehingga layak dikabarkan agar kita semakin optimis,” ujar Moeldoko.

Airlangga Sampaikan Pentingnya Akselerasi Inklusi Keuangan yang Positif di Masa Pandemi

Airlangga Sampaikan Pentingnya Akselerasi Inklusi Keuangan yang Positif di Masa Pandemi

SuaraPemerinta.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan pentingnya inklusi keuangan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya di masa pandemi. Perlunya peningkatkan akselerasi implementasi inklusi keuangan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Hal ini diungkapkan oleh Airlangga Hartarto selaku Ketua Harian Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) ketika memimpin Rapat Koordinasi DNKI secara virtual, Senin (8/3/2021). Sehubungan dengan pentingnya peranan inklusi keuangan khususnya lagi pada masa pandemi COVID-19, Rapat Koordinasi Dewan Nasional Keuangan Inklusif memutuskan untuk meningkatkan akselerasi implementasi inklusi keuangan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

“Akselerasi inklusi keuangan tersebut dilakukan melalui dua strategi utama yaitu pertama, mempercepat penyaluran kredit baik dari usaha mikro hingga usaha besar, dan kedua, meningkatkan layanan keuangan berbasis digital, seperti QRIS dan mobile banking. Kedua program tersebut selain dapat mencegah penularan COVID-19 juga sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi,” ungkap Airlangga Hartarto.

Tingkat kepemilikan produk dan layanan keuangan di kalangan masyarakat tetap positif di tengah besarnya dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras Kementerian dan Lembaga anggota DNKI dalam mengeksekusi program edukasi keuangan.

“Inklusi keuangan di Indonesia terus meningkat, baik dari kepemilikan maupun penggunaan rekening di lembaga keuangan. Prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras Kementerian dan Lembaga anggota DNKI dalam mengeksekusi program edukasi keuangan, hak properti masyarakat, fasilitasi intermediasi dan saluran distribusi keuangan, digitalisasi layanan keuangan pada sektor pemerintah, perlindungan konsumen, regulasi dan pemerataan infrastruktur telekomunikasi,” kata Airlangga.

Indeks inklusi keuangan di Indonesia terus meningkat baik dari sisi kepemilikan akun maupun dari sisi penggunaan akun. Indeks kepemilikan akun meningkat dari 31,3 pada tahun 2014 menjadi 61,7 pada tahun 2020. Sementara indeks penggunaan akun/rekening meningkat dari 59,74 pada 2013 menjadi 81,4 pada 2020.

DNKI mencatat, sepanjang tahun 2020 sebanyak 348 kegiatan edukasi keuangan terhadap sekitar 85.000 peserta telah terlaksana. Kegiatan edukasi dan literasi keuangan Syariah juga kian gencar seiring perlindungan konsumen yang lebih optimal. Sekitar 94,54% dari jumlah total pengaduan layanan keuangan telah terselesaikan. Selain itu, Pemerintah juga telah meresmikan Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan.

Pembukaan rekening bank yang dilakukan hanya pada Bulan Inklusi Keuangan bahkan melonjak sampai 789.025 rekening baru. Sementara itu, kepemilikan akun uang elektronik meningkat sampai 13,8 juta dan 5,1 juta merchant di seluruh Indonesia telah menerapkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), yang mana mayoritas merchant adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

DNKI juga mencatat bahwa program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) turut meningkatkan inklusi keuangan secara signifikan, khususnya di kalangan pelaku usaha mikro dan kecil. Rasio penyaluran kredit UMKM oleh bank umum mencapai 19,8%, sementara realisasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp196,42 triliun, atau setara 103,3%, dari target Rp190 triliun. Di samping itu, pemberdayaan SHAT (Sertifikat Hak Atas Tanah) melalui pendampingan usaha dan akses pembiayaan terus berjalan.

Lebih jauh, perkembangan inklusi keuangan Indonesia tak lepas dari infrastruktur dan akses terhadap teknologi informasi yang merata. Merujuk data Kementerian Komunikasi dan Informatika, saat ini akses internet tersedia di 11.817 titik fasilitas publik dan persentase pemanfaatan Palapa Ring secara umum terus meningkat sejak diresmikan. Pemerintah juga telah meluncurkan LokasiKu, yaitu sebuah aplikasi pencarian titik layanan keuangan, dan mengembangkan Peta Akses Layanan Keuangan Indonesia.

Inklusi keuangan juga membutuhkan regulasi yang tepat untuk memacu perkembangannya. Karenanya, pemerintah memperbarui Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) melalui penetapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 114 Tahun 2020 dan mencabut Perpres Nomor 82 Tahun 2016.

“Kami tetapkan Perpres baru SNKI untuk memacu kenaikan penggunaan dan kepemilikan layanan keuangan formal, yang berpotensi mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Airlangga.

6.237 Pegawai KLHK Jalani Vaksinasi Dosis Pertama

6.237 Pegawai KLHK Jalani Vaksinasi Dosis Pertama

SuaraPemerintah.id – Pegawai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mulai menjalani vaksinasi COVID-19 dosis pertama, bertempat di Auditorium Dr. Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti Jakarta, Senin (8/3).

Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono mengatakan vaksinasi lingkup KLHK akan dilakukan mulai tanggal 8 sampai 16 Maret 2021, yang diikuti oleh 6.237 pegawai.

“Dalam pelaksanaannya, setiap hari kurang lebih 1.000 pegawai yang sudah terdaftar akan divaksin sesuai jadwal, mulai hari ini sampai tanggal 16 Maret. Mohon kepada pimpinan unit kerja eselon I melalui para Sekretaris Itjen/Badan/Ditjen dapat memantau pelaksanaan vaksin di unit masing-masing, dan mencatat keikutsertaan dalam vaksinasi COVID-19, di KLHK sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan penaatan terhadap protokol kesehatan,” ujar Bambang dalam sambutan pembukaannya.

Mengawali vaksinasi tahap pertama di lingkungan KLHK, dilakukan vaksinasi terhadap pegawai KLHK yang berkantor di Jakarta. Selanjutnya, secara bertahap juga dilakukan terhadap pegawai KLHK yang bekerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh Indonesia.

“Kita semua berdoa kepada Allah SWT agar pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di KLHK dapat berjalan lancar, diberikan kemudahan, dan juga semuanya tetap dalam keadaan sehat wal-afiat, baik sebelum dan sesudah vaksinasi COVID-19 ini,” ungkap Bambang yang mengawali dan mendapat kesempatan pertama untuk divaksin.

“Atas nama Menteri lingkungan Hidup dan Kehutanan, kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan Rumah Sakit yang sudah terkoordinasi oleh Kementerian Kesehatan, yang melayani pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di KLHK ini,” pungkasnya.

Usai memberikan sambutan pembukaan, Sekjen KLHK Bambang Hendroyono langsung menjalani vaksinasi, kemudian diikuti jajaran pimpinan dan staf KLHK.

Secara nasional, vaksinasi di KLHK merupakan implementasi program vaksinasi tahap kedua yang ditujukan bagi pelayan publik, termasuk diantaranya Aparatur Sipil Negara.

Luncurkan Inovasi Tepung Bumbu Bervitamin, Sasa Raih Penghargaan Pertama di Indonesia

SuaraPemerintah.id – Produk inovasi dari brand Sasa, yaitu Tepung Bumbu Bervitamin Sasa Platinum Care+ meraih penghargaan Pertama di Indonesia Award 2021. Penyerahan penghargaan dilakukan secara virtual pada Jumat 5 Maret 2021.

Penghargaan Pertama di Indonesia merupakan apresiasi dan pengakuan bergengsi yang diberikan kepada perusahaan yang telah menciptakan inovasi guna meningkatkan eksistensi brand dan penjualan produk. Brand yang mendapatkan predikat Pertama di Indonesia merupakan brand yang menjadi pionir dalam inovasi yang diluncurkan. Penghargaan Pertama di Indonesia digelar rutin setiap tahun oleh TRAS N CO Indonesia bekerja sama dengan media INFOBRAND.ID.

Penghargaan Pertama di Indonesia diberikan kepada PT Sasa Inti dengan brandnya Sasa karena produk terbarunya yaitu Tepung Bumbu Bervitamin Sasa Platinum Care+ terbukti sebagai Tepung Bumbu Fortifikasi Bervitamin Pertama di Indonesia.

Tri Raharjo, CEO TRAS N CO Indonesia mengatakan bahwa hasil dari riset yang dilakukan sudah terbukti Tepung Bumbu Bervitamin Sasa Platinum Care+ merupakan Tepung Bumbu Fortifikasi Bervitamin Pertama dan satu-satunya di Indonesia.

“Tim riset TRAS N CO telah melakukan penelusuran dan telah mengumumkan klaim Sasa mengenai produk Tepung Bumbu Bervitamin Sasa Platinum Care+ sebagai inovasi yang pertama di Indonesia. Dan hasilnya adalah terbukti bahwa produk Sasa tersebut merupakan produk Tepung Bumbu Fortifikasi Bervitamin Pertama dan satu-satunya di Indonesia,” jelas Tri saat penyerahan penghargaan Pertama di Indonesia, pada Jumat (5/3).

Penghargaan Pertama di Indonesia diberikan berdasarkan hasil riset dan pendaftaran dengan pendekatan tiga Metodologi Penilaian yakni The First Aspect, perusahaan memenuhi unsur Pertama di Indonesia di kategori produk/jasanya baik berupa inovasi atau pioneer di kategorinya; kemudian Evidence Aspect, perusahaan memiliki alat bukti atau dibuktikan melalui pemberitaan sebagai yang Pertama di Indonesia di kategori produk/jasanya; dan Validation Aspect, perusahaan diwajibkan menandatangani surat Validation Data & Disclaimmer sebagai Pertama di Indonesia atau dibuktikan dengan Online Validation Survey melalui mesin pencari dan media massa.

Mewakili Sasa, Tiffani Miracle Yanita, Consumer Acquisition & Retention Sasa Tepung Bumbu, mengatakan bahwa inovasi Tepung Bumbu Bervitamin Sasa Platinum Care+ merupakan salah satu wujud komitmen Sasa untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi konsumen.

“Terimakasih atas penghargaan Pertama di Indonesia yang diberikan kepada Sasa. Ini merupakan apresiasi yang luar biasa. Inovasi Tepung Bumbu Bervitamin Sasa Platinum Care+ merupakan bentuk komitmen Sasa untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi konsumen setia Sasa,” ujar Tiffani.

Tiffani mengungkapkan bahwa hadirnya inovasi Tepung Bumbu Bervitamin Sasa Platinum Care+ berangkat dari keinginan Sasa untuk menghadirkan produk yang mendukung kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Tidak hanya melezatkan makanan, Sasa ingin mewujudkan kepedulian untuk menciptakan produk yang sehat dan berkualitas.

“Hampir semua orang suka dengan gorengan. Namun banyak stigma bahwa gorengan itu tidak sehat. Itulah yang melatarbelakangi munculnya inovasi ini. Juga di tengah kondisi saat ini kita masih harus berjuang menghadapi COVID-19. Maka Tepung Bumbu Bervitamin Sasa Platinum Care+ hadir tidak hanya melezatkan makanan tapi juga sehat dan berkualitas,” ungkap Tiffani.

Tepung Bumbu Bervitamin Sasa Platinum Care+ mengandung vitamin dan kaya nutrisi. Di dalamnya terkandung vitamin B2 dan B9 yang bermanfaat untuk memelihara kesehatan tubuh. Juga mengandung serat pangan yang baik untuk melancarkan pencernaan. Di dalamnya juga mengandung Zat Besi yang baik untuk imunitas tubuh dan Zink untuk membantu memelihara kesehatan jaringan tubuh.

“Kami sudah membuktikan bahwa rangkaian vitamin di dalam Tepung Bumbu Bervitamin Sasa Platinum Care+ tidak akan hilang saat digoreng karena sudah dilengkapi teknologi Sasa Platinum Care+,” tambah Tiffani.

Tiffani juga mengucapkan terimakasih kepada tim RnB Sasa atas perjuangannya untuk menghadirkan produk inovasi Tepung Bumbu Bervitamin Sasa Platinum Care+ yang sangat bermanfaat untuk masyarakat Indonesia. Inovasi tersebut sebagai bentuk partisipasi Sasa Inti untuk mendukung Indonesia lebih sehat.

“Sekarang makan gorengan tidak perlu lagi khawatir karena jadi lebih sehat. Dengan Sasa Tepung Bumbu, apa sih yang nggak bisa?” pungkas Tiffani.

Mensos Ajak Jurnalis Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial

Mensos Ajak Jurnalis Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Kesejahteraan Sosial

SuaraPemerintah.idKementerian Sosial berharap media dapat memperkuat pengarusutamaan peran perempuan dalam pembangunan kesejahteraan sosial.

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengajak media memperkuat edukasi dan dukungan terhadap perempuan, dimana pada era pandemi tugasnya semakin berat.

Kepada para deklarator Aliansi Wartawati Indonesia (AWI), Mensos menyerukan keberpihakan dan dukungan terhadap perempuan, oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk di dalamnya media.

“Di era pandemi, peran perempuan semakin kompleks karena mereka dituntut memainkan peran tambahan, seperti menjadi “guru” karena harus mengajar anak-anaknya yang belajar melalui daring.

Sebagai sesama perempuan, saya berharap AWI memiliki semangat sama untuk memperkuat peran perempuan,” kata Mensos dalam acara deklarasi Aliansi Wartawati Indonesia (AWI), di Jakarta, Senin (08/03).

Menurut Mensos, deklarasi AWI yang jatuh pada tanggal 8 Maret atau bersamaan dengan Hari Perempuan Internasional, sejalan dengan visi dan tugas Kemensos yang menempatkan keluarga dimana perempuan (ibu) adalah subjek penting di dalamnya sebagai sasaran strategis dalam  berbagai programnya.

Seperti PKH, dimana di dalamnya menempatkan peran penting ibu baik sebagai pilar dalam keluarga maupun motor dalam program percepatan penanganan kemiskinan.

“Dengan demikian ada semangat sama antara Kemensos dan AWI yang saya yakin bisa menjadi modal penting dalam rangka bersama-sama memastikan program pembangunan kesejahteraan sosial khususnya dalam percepatan penanganan kemiskinan berjalan di atas prinsip-prinsip keadilan dan keadaban,” katanya.

Bagi Kementerian Sosial, media merupakan mitra strategis. Seperti dirumuskan pada  pasal 3 ayat (1) UU Pers No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, di antara fungsi Pers adalah informasi dan edukasi terhadap khalayak. Dalam hal ini, media bekerja mengumpulkan dan mengolah informasi dan data sebelum mempublikasikannya kepada masyarakat.

Menurut Mensos, informasi yang edukatif disebarluaskan ke tengah masyarakat, yang ada akhirnya bisa membentuk opini publik.

“Media bisa menjadi mitra strategis, bersama-sama elemen bangsa lain memupuk semangat optimisme menghadapi pertarungan melawan Pandemi, seraya tidak putus mengedukasi masyarakat agar tidak kendor melaksanakan protokol kesehatan meskipun program vaksinasi kini tengah didorong pemerintah,” kata Mensos.

 

Kerjasama China, Indonesia Akan Menjadi Pusat Produksi Vaksin Covid-19 di ASEAN

Kerjasama China, Indonesia Akan Menjadi Pusat Produksi Vaksin Covid-19 di Asia Tenggara

SuaraPemerintah.id – Sidang Tahunan Parlemen China di Balai Agung Rakyat (Renmin Dahuidang) resmi dibuka. Dalam sidang parlemen tahunan yang populer dengan sebutan “Lianghui” ini diikuti oleh 2.953 anggota parlemen.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi menyatakan keseriusannya membantu Indonesia sebagai pusat produksi vaksin COVID-19 di kawasan Asia Tenggara.  Hal ini diungkapkan Wang Yi dalam jumpa pers yang digelar di sela-sela Sidang Parlemen China di Beijing, Minggu, 8 Maret 2021.

“China sudah mengirimkan vaksin COVID-19 kepada negara-negara ASEAN dan membantu Indonesia menjadi pusat vaksin yang bisa memenuhi kebutuhan negara-negara ASEAN,” katanya.
Menurut Wang, China dan ASEAN telah membangun hubungan strategis dan menjadi mitra dialog selama 30 tahun. Keduanya telah membangun konsep bersama tentang solidaritas, saling membantu.
“Konfusius berkata, pada usia 30 tahun seseorang sudah bisa hidup mandiri. Setelah 30 tahun, China-ASEAN telah membangun konsep bersama tentang solidaritas, saling membantu, dan perlakuan setara untuk mencapai tujuan dan visi bersama menghadapi masa depan yang lebih cerah,” kata Wang.
Ia menyebutkan pada tahun lalu, Presiden Xi Jinping untuk pertama kalinya menghadiri China-ASEAN Expo dilanjutkan oleh Perdana Menteri Li Keqiang menghadiri pertemuan para pemimpin China-ASEAN. Sekaligus menunjukkan dalam dukungan posisi sentral ASEAN.
“Ini menunjukkan bahwa China sangat mementingkan kerja sama China-ASEAN dan mendukung posisi sentral ASEAN. Oleh sebab itu, kami bersedia bekerja sama membangun masa depan yang lebih baik hingga 30 tahun mendatang,” ujarnya.
Untuk pertama kalinya ASEAN telah menjadi mitra dagang terbesar China pada tahun lalu sekaligus mengungguli posisi Uni Eropa dan Amerika Serikat.
“Kami akan mempererat kerja sama dengan ASEAN yang saling menguntungkan lagi. Pola pembangunan baru akan disesuaikan dengan Kerangka Kerja Pemulihan Ekonomi Komperehensif ASEAN agar implementasi RCEP (Kemitraan Ekonomi Komperehensif Regional) lebih efektif lagi,” kata Wang.
Dalam jumpa ratusan awak media domestik dan asing dengan menggunakan video streaming di Media Center China itu, Wang juga menyinggung isu Laut China Selatan.
“Kami akan memperkuat kerja sama dengan ASEAN untuk mengatasi hambatan-hambatan dan mempercepat konsultasi Kode Etik Laut China Selatan, secara aktif melaksanakan kerja sama maritim demi terpeliharanya perdamaian dan stabilitas kawasan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Sidang Parlemen China yang terdiri dari dua sesi, yakni Majelis Permusyawaratan Politik dan Kongres Rakyat Nasional, masing-masing dibuka pada Kamis (4/3) dan Jumat (5/3) di Balai Agung Rakyat, Beijing.
Sidang tahunan itu melibatkan 2.953 orang anggota parlemen dari Partai Komunis China dan perwakilan nonpartai.  Sidang tahunan ini populer dengan sebutan “Lianghui”.
Lianghui yang secara harfiah berarti dua pertemuan, yakni Majelis Permusyaratan Politik Rakyat China (CPPCC) dan Kongres Rakyat Nasional (NPC), itu merupakan momen sakral dalam sistem politik dan ketatanegaraan China sejak 1949.
Sidang tahunan Lianghui ini biasanya digelar setiap awal Maret. Hanya pada tahun 2020, Lianghui diundur hingga Mei setelah kerja kerasnya menghadapi pandemi COVID-19 mulai terlihat hasilnya yang ditandai dengan dibukanya kembali akses di Wuhan setelah dikunci rapat-rapat (lockdown) selama 77 hari sejak 23 Januari. (red/pen)