Beranda blog Halaman 4468

Pacu Ekspor Ikan Hias, Menteri KKP Resmikan Pusat Koi dan Maskoki Nusantara

SuaraPemerintah.id – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono meresmikan Pusat Ikan Koi dan Maskoki Nusantara di Raiser Ikan Hias Cibinong, Kabupaten Bogor.

Hadirnya Pusat Koi dan Maskoko tersebut diharapkan Menteri Trenggono bisa membuat industri ikan hias Indonesia tumbuh dan sehingga bisa memacu ekspor ikan hias.

Produk ikan hias tidak hanya diminati oleh pasar domestik tapi juga luar negeri.

Berdasarkan catatan KKP, ekspor ikan hias Indonesia senilai USD33 juta pada 2019, meningkat signifikan dari tahun 2012 sebesar USD21 juta.

Nilai ekspor ikan hias Indonesia tahun 2019 ini merupakan 10,5% dari pasar ikan hias dunia.

Hal ini membuat Indonesia tak pernah absen menjadi 5 besar negara pengekspor ikan hias sejak 2010 dan menjadi yang terbesar di dunia pada tahun 2018.

Komoditas ikan hias ekspor Indonesia antara lain adalah napoleon wrasse, arwana, cupang hias, dan maskoki. Sedangkan negara tujuan utama ekspor ikan hias Indonesia adalah China, Amerika, Rusia, Kanada, dan Singapura.

Menteri Trenggono mengatakan, optimalisasi potensi produksi dan ekspor ikan hias Indonesia ke pasar dunia dalam pengembangannya harus tetap memperhatikan perlindungan dan pelestarian. Ketelusuran, sertifikasi, registrasi dan prinsip kehati-hatian juga harus menjadi perhatian.

“Antara ekologi dan ekonomi harus sama-sama dijaga,” ujar Menteri Trenggono saat meninjau Pusat Ikan Koi dan Maskoki Nusantara.

Pusat Pengembangan dan Pemasaran Ikan Hias – Raiser Ikan Hias di Cibinong, Bogor ini ditujukan untuk mensiasati peluang pasar baru dan promosi. Serta lebih memacu dan meningkatkan pangsa pasar ikan hias Indonesia di dunia internasional. Raiser ikan hias ini satu-satunya fasilitas pengembangan dan pemasaran ikan hias terbesar milik pemerintah.

Menteri KKP berharap kehadiran raiser ikan hias di Cibinong, selain menjadi pusat pengembangan industri dan pemasaran ikan hias, juga dapat meningkatkan kualitas, menjadi penyangga stok, sarana edukasi dan pusat informasi ikan hias Indonesia.

“Perlu adanya perpaduan, baik itu kontes (ikan hias), training, dan juga pengembangan. Supaya bisa menggerakkan wisata juga,” terangnya.

Pelaku usaha ikan hias menyambut baik hadirnya Pusat Ikan Koi dan Maskoki Nusantara di Raiser Ikan Hias Cibinong. Sebab keberadaannya akan mendorong majunya industri ikan hias dalam negeri.

Reza yang sudah 15 tahun menekuni usaha ikan hias ini juga mengapresiasi keberadaan raiser ikan hias di Cibinong. Menurutnya, raiser sangat membantu komunitas dan pedagang ikan hias dalam mempromosikan maskoki juga koi.

Di samping kegiatan Pembukaan Pusat Koi dan Maskoki Nusantara, acara ini juga dimeriahkan dengan kontes ikan hias maskoki berjudul 4th Indonesian Goldfish League yang diselenggarakan oleh Komunitas Maskoki Indonesia dan diikuti oleh 377 peserta dari Jabodetabek.

Wagub DKI : PPKM Mikro Bikin Tingkat Kesembuhan Jadi 96 Persen

SuaraPemerintah.id – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di DKI Jakarta akan berakhir Senin 8 Maret 2021. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengklaim, selama pelaksanaan PPKM laju penyebaran Covid-19 di Jakarta berhasil ditekan.

Riza pun mengatakan, kasus baru Covid-19 di Ibu Kota menurun.

“Sejauh ini kami bersyukur Jakarta sudah keluar dari zona merah, semakin sedikit kasus baru,” kata Riza Patria saat menghadiri Syukuran Milad ke-46 Prana Sakti di Gor Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (7/3/2021).

Riza mengatakan, meskipun kasus Covid-19 menurun, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap berkoordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk Satgas Penanganan Covid-19 Nasional terkait tindak lanjut dari berakhirnya kebijakan PPKM mikro di Jakarta.

Selain itu, Riza juga menyebutkan bahwa tingkat kesembuhan pasien Covid-19 juga turut membaik. Angka kesembuhan di DKI Jakarta kata dia, mencapai 96,3 persen.

Sebagai informasi, per 6 Maret 2021, 335.617 orang sudah sembuh, dari total kasus positif 348.591.

“Angka kematiannya turun 1,6 persen, jumlah PCR kita sudah 3,1 juta. Spesimen PCR bahkan 3,8 juta,” kata Riza.

Pada 6 Maret 2021, Satgas Covid-19 melaporkan kasus harian DKI Jakarta yang mencapai 1.616 kasus. Jumlah tersebut merupakan yang tertinggi dari 33 provinsi lainnya.

Jumlah kasus aktif di Jakarta juga naik 53 kasus, sehingga masih ada 7.226 orang yang masih dirawat per 6 Maret 2021.

Dikutip dari siaran resmi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, positivity rate Jakarta sepekan terakhir mencapai 13,2 persen.

Sebelumnya, pemerintah resmi memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mikro dari 9-22 Maret 2021. Hal ini tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 5 tahun 2021.

“Pemberlakuan PPKM Mikro diperpanjang sejak tanggal 9 Maret 2021 sampai dengan tanggal 22 Maret 2021, dan mempertimbangkan berakhirnya masa berlaku pembatasan berdasarkan pencapaian target pada keempat parameter selama 6 (enam) minggu berturut-turut. Untuk itu para kepala daerah agar melakukan monitoring dan rapat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) terkait secara berkala,” tulis Diktum kelima belas instruksi Mendagri.

Dalam instruksi yang diteken Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 4 Maret 2021 tersebut, PPKM mikro juga diperluas tak hanya di tujuh provinsi di wilayah Jawa dan Bali saja.

Dijelaskan dalam instruksi tersebut, agar Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Kalimantan Timur, dan Gubernur Sulawesi Selatan, agar ikut melaksanakan PPKM mikro ini

Mengenal Tenun Bentenan, Kain Tradisional Mahakarya Masyarakat Minahasa Sejak Abad 7

Mengenal Tenun Bentenan, Kain Tradisional Mahakarya Masyarakat Minahasa Sejak Abad 7

SuaraPemerintah.id – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang memiliki daerah super prioritas Likupang, juga memiliki kekayaan budaya berupa kain tradisional cantik yang dikenal dengan tenun bentenan.

Kain ini merupakan kain tradisional masyarakat Minahasa yang telah ada sejak abad ke-7. Nama bentenan sendiri pada dasarnya adalah nama pulau dan teluk yang terletak di Pantai Timur Minahasa Selatan.

Menjadi sebuah mahakarya para penenun Minahasa, kain bentenan ini termasuk kain yang sakral dan langka. Dikatakan sakral karena kain ini hanya digunakan oleh kalangan tertentu pada waktu tertentu.
Dahulu, kain bentenan merupakan pakaian para pemimpin adat (Tonaas) dan pemimpin agama (Walian) dalam berbagai upacara adat seperti upacara membangun rumah, menentukan masa tanam, sampai berperang.

Kain ini juga digunakan dalam berbagai upacara daur hidup sebagai kain pembungkus bayi yang baru lahir, bagian dari upacara pernikahan, juga pembungkus jenasah bagi kalangan tertentu. Dalam upacara tersebut, Walian dan Tonaas akan memohon perlindungan pada Opo-Opo (dewa) dengan membaca mantra khusus.

Dalam beberapa literatur dituliskan bahwa kain ini terakhir ditenun di daerah Ratah pada akhir abad 18. Kain bentenan bahkan sempat “menghilang” tidak diproduksi selama lebih dari 200 tahun. Tak mengherankan apabila jumlah kain bentenan antik sampai saat ini tidak sampai sepuluh buah di dunia.Di Museum Nasional tersimpan kain bentenan bermotif patola, yang menurut Yudi Achyadi, seorang kurator tekstil, merupakan kain bentenan satu-satunya di dunia yang bermotif patola.

Pada masanya, kain tenun ini merupakan kain tenun yang dipakai oleh pemimpin adat (Tonaas) dan pemimpin agama (Walian) dalam berbagai upacara adat. Tak hanya karena proses pembuatannya yang rumit dan memakan waktu yang lama, keistimewaan dari kain tenun ini juga terdapat pada ritual pemanjatan doa sebelum proses tenun dimulai yang semakin menambah sakral kain tersebut.

Selain itu, kain ini juga memiliki peranan yang cukup besar dalam kehidupan manusia seperti dalam kelahiran, pernikahan, kematian, dan lambang status sosial dalam kehidupan masyarakat Minahasa.

Sempat menghilang, kain ini kembali eksis dan terus disosialisasikan di tengah masyarakat Minahasa, utamanya Manado dan juga Likupang dengan jenis kain tenun atau print. Kain ini bisa Sobat temukan di beberapa toko maupun sentra suvenir milik para pelaku ekraf di Sulawesi Utara.(rede/pen)

 

Menhub Budi Lakukan Metode Block System, Tinjau Kesiapan Belajar Tatap Muka PPI Curug Tangerang

Menhub Budi Lakukan Metode Block System, Tinjau Kesiapan Belajar Tatap Muka PPI Curug Tangerang

SuaraPemerintah.id-  Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau persiapan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka (on campus) untuk kegiatan praktik di Politeknik Penerbangan Indonesia di Curug, Tangerang. Kesiapan kegiatan ini harus dilakukan secara hati-hati dan bertahap.

Hal ini dikatakan oleh Budi Karya saat bersama Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo meninjau kesiapan PPI Curug untuk belajar tatap muka. Ia berharap para taruna dan sekolah tetap mematuhi protokol kesehatan saat belajar.

“Saya minta kepada sekolah dan para taruna-taruni agar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik  dengan terus konsisten menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Jika terjadi penularan agar segera distop dan lakukan evaluasinya.” jelas Budi Karya, Tangerang, 7 Mar 2021.

Sejumlah Perguruan/Sekolah Tinggi Transportasi tengah menyiapkan kegiatan praktik tatap muka, seperti: Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI), Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD), dan Sekolah Tinggi Pelayaran Indonesia (STIP). Untuk tahap percontohan, akan mulai diterapkan di PPI Curug.

Perguruan/Sekolah Tinggi Kemenhub merupakan Pendidikan vokasi yang memiliki perbandingan kegiatan praktikum dan teori dengan prosentase 70% praktik dan 30% teori. Oleh karena itu, kegiatan praktik secara tatap muka perlu dilakukan, dalam rangka memenuhi standar pembelajaran sesuai dengan ketentuan International Civil Aviation Organization (ICAO) untuk SDM penerbangan, dan International Maritime Organization (IMO)untuk SDM pelayaran, yang mengharuskan para taruna/i menggunakan fasilitas/simulator yang tersedia di dalam sekolah.

Budi Karya mengatakan, kegiatan praktik tatap muka akan dilakukan dengan metode block system. Dimana nantinya, para pengasuh/pengajar dan taruna/i tidak boleh keluar-masuk area kampus selama dilakukannya kegiatan praktek di kampus selama 2-3 minggu. Ia juga menjelaskan, rencana penerapan kegiatan ini telah dikoordinasikan dengan Satgas Penanganan Covid-19.

“Saya melihat ini adalah cara yang sangat baik yang mampu memninimalkan resiko terpapar Covid-19. Tetapi yang paling penting adalah konsistensi penerapannya. Jangan sampai di awal ketat kemudian di tengahnya kendor. Saya melihat kesiapan prakondisi sudah dilakukan dengan baik oleh pihak sekolah.”,paparnya.

Sebelumnya, Budi juga telah melakukan studi banding (benchmarking) dengan beberapa sekolah kedinasan yang telah lebih dulu melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka, seperti: Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta, Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya dan Akademi Kepolisian (Akpol) .(rede/pen)

 

Anies Baswedan Terima Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP

SuaraPemerintah.id – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali menerima penghargaan, kali ini Gubernur Anies mendapatkan penghargaan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Dalam unggahannya di akun media sosialnya, Anies menerima penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP.

Penghargaan dari Menteri Tito ini terkait dengan peran Anies dalam memberikan dukungan penuh kepada Satpol PP DKI Jakarta sehingga Satpol PP bisa menjalankan tugas secara bertanggung jawab.

“Alhamdulillah, Kamis lalu menerima Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP dari Kemendagri. Penghargaan diserahkan oleh Dirjen Bina Administrasi Wilayah bersama Direktur Satpol PP dan Linmas Kementrian Dalam Negeri di Balaikota Provinsi DKI Jakarta,” ujar Anies.

Gubernur Anies Baswedan menjelaskan, penghargaan diberikan berdasarkan kriteria penilaian sesuai Permendagri Nomor 17 Tahun 2019.

Penghargaan ini merupakan apresiasi Mendagri terhadap kepala daerah yang memberikan dukungan penuh dalam peningkatan peran, tanggung jawab serta peningkatan tugas dan fungsi Satpol PP di daerahnya.

“Penghargaan ini makin memperkuat komitmen dan integritas Satpol PP Provinsi DKI Jakarta dalam menegakkan peraturan daerah (perda), menyelenggarakan ketertiban umum, serta melindungi masyarakat,” tandas Anies.

Lebih lanjut Anies mengatakan, pada masa pandemi Covid-19, Satpol PP bukan sekadar menegakkan peraturan. Lebih dari itu, kata dia, penindakan dan pengawasan Satpol PP adalah untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya virus corona.

“Pada setiap tindakan tunjukkan bahwa kita bekerja atas nama negara, karena itu harus bertindak sesuai dengan seluruh protokol yang dimiliki Satpol PP. Selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran Satpol PP DKI Jakarta,” pungkas Anies.

Sebelumnya, Anies menerima penghargaan kategori Top Leader on Digital Implementation 2020. Kemudian, Pemprov DKI memenangkan penghargaan untuk dua kategori yaitu Top Digital Implementation 2020 on Province Government dan Top Digital Transformation Readiness 2020.

Pemprov DKI juga meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2020 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dukung UMKM Go Digital, Pemkab Tangerang Apresiasi Gojek Atas Peluncuran Cashless Society

Dukung UMKM Go Digital, Pemkab Tangerang Apresiasi Gojek Atas Peluncuran Cashless Society

SuaraPemerintah.id-  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mengapresiasi perusahaan Gojek yang meluncurkan “cashless society” untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam menggunakan pembayaran digital. Inovasi ini mendukung pembayaran non tunai antara pedagang dan pembeli UMKM dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah dalam menjalankan protokol kesehatan guna memutus mata rantai COVID-19 di Indonesia.

Hal ini diutarakan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang Nurul Hayati, Minggu, 07 Maret 2021. Gojek membantu menggerakkan usaha mikro dalam perekonomiannya.

“Apa yang dilakukan Gojek ini tentu menjadi bagian dari usaha menggerakan roda perekonomian berskala mikro, dengan penerapan protokol higienitas tentu dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga berujung pada larisnya dagangan para pelaku UMKM,” ujarnya.

Untuk diketahui Gojek meluncurkan inovasi UMKM “cashless society” di GS Food Street pasar modern Intermoda BSD dengan menggandeng para pelaku UMKM yang menyediakan pembayaran nontunai dan minim kontak dengan pembeli lewat fitur Gopay dan Paylater.

Pemkab Tangerang juga mengapresiasi Gojek karena telah mendorong UMKM untuk melebarkan sayap melalui layanan digital. Sehingga UMKM bisa berjualan secara digital atau online.

“Gojek juga turut mendukung para pelaku UMKM Go Digital sehingga mereka tidak hanya mengandalkan penjualan makan di tempat, tetapi juga secara online,” ujar Nurul.

Sementara itu menurut Regional Strategy Head Gojek Region Jabodetabek Dani Oktobianto, mengatakan Gojek berkomitmen untuk terus mendukung UMKM sehingga dapat mendongkrak roda perekonomian yang melesu di tengah pandemi Covid-19.

UMKM “cashless society” juga turut dikembangkan di sentra UMKM kuliner lainnya di wilayah Jabodetabek lainnya seperti di Taman Jajan Gaul Anggrek Loka BSD, Taman Jajan Tumaritis Serpong, sentra kuliner Pasar Modern Graha Raya Bintaro, sentra Kuliner Galaxy dan Gelar Waroeng yang keduanya berada di Bekasi.

“Kami akan perluas jangkauan dukungan ini kepada lebih banyak lagi sentra kuliner UMKM lainnya,” imbuh Dani

Seperti diberitakan sebelumnya Perusahaan teknologi Gojek mendapat tambahan 250.000 mitra usaha baru yang bergabung dalam platform digitalnya sepanjang 2020.

“Di tahun 2020 kemarin saja, sudah ada hampir 250.000 mitra usaha baru yang bergabung di platform digital kami,” ujar Head of Merchant Platform Business Gojek​, Novi Tandjung, dalam webinar #AmanBersamaGojek, Kamis.

Novi mengatakan 43 persen di antaranya adalah pelaku usaha baru dan 94 persen di antaranya adalah pengusaha skala mikro. Hal tersebut berarti bahwa umumnya mereka adalah first time user di platform digital, yang mendorong Gojek untuk memperkuat keamanan platform.(rede/pen)

 

Kewalahan Permintaan, UPT Logam Yogyakarta Berdayakan IKM Penuhi 12000 Unit Ekspor Fitting Lampu ke Jepang

Kewalahan Permintaan, UPT Logam Yogyakarta Berdayakan IKM Penuhi 12000 Unit Ekspor Fitting Lampu ke Jepang

SuaraPemerintah.id-  Unit Pelaksana Teknis (UPT) Logam Yogyakarta kewalahan memenuhi permintaan ekspor fitting lampu downlight ke Jepang. Pertama kali mengekspor fitting lampu downlight untuk salah satu produsen elektronik asal Jepang pada 2019, permintaan ke UPT Logam Yogyakarta terus meningkat bahkan menyebabkan kewalahan karena tingginya permintaan.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala UPT Logam Yogyakarta Nafiul Minan di Yogyakarta, Minggu, 07 Maret 2021. Di mana saat pandemi ini justru pihaknya menerima permintaan yang justru meningkat tiap bulannya.

“Pada awalnya, kami mengekspor sekitar 3.000 hingga 4.000 unit per bulan. Namun saat pandemi, permintaan justru meningkat menjadi 12.000 unit per bulan. Ini yang membuat kami kewalahan,” katanya.

Pelru diketahui ekspor produk fitting lampu ke Jepang dari UPT Logam Yogyakarta tersebut merupakan hasil kerja sama dengan PT Yogya Presisi Tehnikatama Industri (YPTI).

Menurut Nafiul, mesin diecasting yang digunakan untuk mencetak fitting lampu downlight tersebut memiliki kemampuan menghasilkan 36.000 unit fitting lampu per bulan jika mesin dimaksimalkan bekerja selama 24 jam setiap hari.

Namun demikian, proses finishing fitting lampu masih dikerjakan secara manual dengan sumber daya manusia yang terbatas, tujuh orang, sehingga hanya mampu memenuhi permintaan sekitar 3.000 hingga 4.000 unit per bulan.

“Tidak mudah untuk memastikan bahwa tenaga finishing mampu bekerja dengan baik. Pihak Jepang sangat teliti dengan produk yang dihasilkan. Produk harus benar-benar dalam kondisi baik. Sedikit tergores saja pasti dikembalikan,” jelasnya.

Nafiul mengatakan pernah secara sembarangan mengirim produk fitting lampu tersebut hanya untuk memenuhi jumlah sesuai permintaan. Hasilnya pihak Jepang mengembalikan ulang produknya karena tidak sesuai.

“Tetapi yang terjadi justru banyak produk yang dikembalikan dan kami harus bekerja ulang untuk kemudian mengirim kembali produk tersebut ke Jepang. Biayanya justru lebih banyak,” katanya.

Menurut Naufal memang diperlukan tenaga kerja yang benar-benar terlatih sehingga produk yang dihasilkan pun sempurna. Seluruh tenaga kerja yang kini bekerja untuk proses finishing berasal dari warga di sekitar UPT Logam. Sehingga pihaknya akan berdayakan industri kecil di sekitar untuk membantu produksi.

“Kami juga tengah mencoba memberdayakan industri kecil menengah (IKM) di sekitar untuk memenuhi kebutuhan bahan baku berupa ingot,” katanya.

Selama ini, ingot untuk kebutuhan produksi fitting lampu downlight diperoleh dari luar daerah seperti Sidoharjo, Surabaya, dan Bandung. Harapannya jika ada IKM yang terlibat untuk menyuplai ingot akan sangat bagus.

“Jika IKM lokal bisa menyuplai ingot, akan sangat bagus. Artinya, akan ada banyak keterlibatan masyarakat dan IKM sehingga pemberdayaan masyarakat tercapai. Value added untuk pelaku IKM juga besar. Tidak hanya membuat wajan dan cetakan kue saja. Pihak Jepang, Panasonic, pun mendukung rencana ini,” katanya.

Meskipun begitu, menurutnya, pihak Panasonic akan melakukan review secara ketat untuk memastikan kualitas bahan baku tersebut memenuhi standar dan pelaku IKM lokal bisa memasok secara stabil sehingga tidak mengganggu proses produksi.

“Harapannya, hasil review dari pihak Jepang memberikan izin bagi IKM lokal untuk menyuplai bahan baku ingot,” pungkasnya.(rede/pen)

 

Sandiaga Uno Nyatakan Likupang Siap Jadi Tuan Rumah Indonesia Triathlon Series 2021

SuaraPemerintah.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, memastikan Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara sebagai tuan rumah Indonesia Triathlon Series 2021. Triathlon Series ini akan digelar bulan ini.

“Kami baru saja menyelesaikan ‘try out’ mini triathlon Likupang yang merupakan pemanasan untuk rangkaian Indonesia Triathlon Series yang akan kita ‘kick-off’ Bulan Maret ini di Belitung,” katanya di Minahasa Utara, Sabtu, 7 Maret 2021.

Ditemani sejumlah atlet dari Kota Manado, Sandiaga melakukan renang di laut sejauh 1.054 meter, kemudian dilanjutkan dengan lari sepanjang lima kilometer.

Dari hasil uji coba yang dia lakukan, Likupang dinilai siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan wisata berbasis olahraga itu.

“Ombaknya tadi cukup menantang, menambah sensasi berenang di ‘open water’. Tadi di tengah karangnya juga masih sangat alami, sangat bagus. Kita bisa melihat ikan warna-warni yang jadi pemandangan indah bawah laut,” katanya.

Indonesia Triathlon Series merupakan kolaborasi antara Kemenparekraf dengan pemerintah daerah dan komunitas Indonesia Triathlon. Ia menilai kawasan Likupang juga cocok untuk dikembangkan ke depannya sebagai lokasi kegiatan Meeting, Incentive, Exhibition, dan Event (MICE).

“Jadi harapan saya, kegiatan ini bisa menebar harapan, menebar momentum kebangkitan pariwisata. Seiring dengan penurunan angka penularan Covid-19, kita giatkan kembali pariwisata untuk meningkatkan kembali ekonomi rakyat, membuka lapangan kerja. Dan yang penting semangat untuk bangkit, bahwa pariwisata adalah bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah,” ujarnya.

Seri pertama akan dimulai di Belitung pada 13 Maret 2021 dan berlanjut sepanjang tahun di berbagai destinasi wisata di Tanah Air, di antaranya Kendari, Palembang, dan Likupang.

Dalam pelaksanaannya nanti Indonesia Triathlon Series dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat yang dimulai dari pembatasan peserta, cek kesehatan, disinfektan peralatan, hingga penerapan konsep “travel bubble” dalam penanganan peserta.

Untuk pelaksanaan di Likupang rencananya pada Mei 2021. Sandiaga menjajal langsung fasilitas olahraga di Likupang untuk memastikan kawasan tersebut siap menjadi tuan rumah ajang Indonesia Triathlon Series 2021.

Sandiaga Uno melakukan olahraga Aquathlon (renang dan lari) di Likupang yang merupakan salah satu dari lima destinasi super prioritas itu.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Paradise ini menjadi bagian dari uji coba pelaksanaan Indonesia Triathlon Indonesia Series yang akan mulai berlangsung bulan ini di berbagai destinasi wisata di Tanah Air. (red/pen)

Pererat Kerja Sama RI dan UAE, Luhut Ungkap 8 Perjanjian Kerja Sama dalam Forum Bisnis 2021

Pererat Kerja Sama RI dan UAE, Luhut Ungkap 8 Perjanjian Kerja Sama dalam Forum Bisnis 2021

SuaraPemerintah.id – Untuk mempererat hubungan kerja sama antara Indonesia – United Arab Emirates (UAE), pemerintah Indonesia menginisiasi acara Indonesia – Emirates Amazing Week 2021 di Jakarta pada Hari Jumat (5-3-2021).

Salah satu agenda dalam even yang dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut B. Pandjaitan dan Menteri Energi dan Infrastruktur UAE Suhail Al Mazrouei adalah Forum Bisnis.

Agenda tersebut menghadirkan para pebisnis dari kedua negara agar membuka potensi kerja sama ekonomi serta mempererat hubungan ekonomi yang telah terjalin.

“Kami sangat berterima kasih atas peran Menteri Suhail dalam memajukan kerja sama bilateral antara UAE dan Indonesia seperti yang telah ditugaskan oleh kedua kepala negara kami,” ujar Menko Luhut dalam sambutannya pada awal Forum Bisnis.

Diapun lantas menyebutkan usulannya kepada Presiden Joko Widodo untuk menjadikan UAE sebagai salah satu teladan. “Sejak berdiri, UAE telah mengalami transisi yang luar biasa hingga menjadi sebuah negara yang memiliki ekonomi produktif yang berlandaskan pengetahuan masa depan, inovasi dan energi,” kata Menko Luhut beralasan.

Selain itu, sambungnya, UAE juga telah berhasil meningkatkan taraf hidup masyarakatnya hingga mampu menjadi salah satu negara yang memiliki pendapatan rata-rata paling tinggi di dunia.  “UAE kini juga telah menjadi salah satu pusat keuangan dan ekonomi dunia,” puji Menko Luhut.

Dalam bisnis forum ini, hadir para pelaku usaha papan atas dari kedua negara yang akan melakukan seremoni penandatanganan perjanjian yang telah disepakati. Secara detil, menurut Menko Luhut, ada delapan dokumen yang telah ditandatangani. Perjanjian tersebut antara lain penandatanganan tiga perjanjian bilateral antara  Indonesia dan UAE, serta lima perjanjian Business to Business.

Perjanjian-perjanjian tersebut antara lain: kerja sama Mangrove dengan UAE, Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama di bidang ekonomi kreatif, pengaturan teknis Konferensi Dunia mengenai Ekonomi Kreatif, Joint Venture (usaha patungan) antara Dubai Port (DP) World dan PT Maspion dalam pembangunan pelabuhan peti kemas di Jawa Timur, Kesepakatan Paspor Logistik Dunia, MoU antara PT Pindad-Caracal, Pertamina-Adnoc dan Kesepakatan pembiayaan LULU.

Menyambung, Menteri Energi dan Infrastruktur UAE Suhail menyebutkan bahwa nilai investasi DP Dubai kepada PT Maspion adalah USD 1,2 Miliar.

“Dan dengan adanya penerapan UU Omnibus Law di Indonesia akan sangat membantu investor dan mampu menciptakan iklim investasi yang bagus,” ujarnya.

Lebih lanjut, Menteri Suhail mengatakan bahwa kini pemerintah kedua negara sedang duduk bersama untuk mengidentifikasi area-area investasi yang tidak hanya bisa dikerjakan bersama antarpemerintah namun juga sektor swasta,” tegasnya.

Dalam kegiatan ini Kemenko Marves juga menyelenggarakan pameran dengan fokus untuk mempromosikan ekosistem mangrove sebagai investasi dalam pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Pameran ini turut mengikutsertakan kementerian dan lembaga yang memiliki lngkup kerja di ekosistem mangrove, yaitu: KLHK, KKP, BRGM, dan LIPI, serta LSM Yagasu, Akar Bhumi Indonesia, dan Conservation International Indonesia.

Konteks yang disuguhkan dalam pameran tersebut berupa informasi mengenai potensi dan manfaat ekosistem mangrove di Indonesia, serta menampilkan produk olahan mangrove non-kayu, seperti sirup mangrove, kopi mangrove, kripik mangrove, hingga batik yang dibuat dari bahan-bahan alami mangrove.

“Selain memiliki manfaat bagi lingkungan, mangrove juga menghasilkan produk-produk olahan yang berkualitas dan berdaya jual tinggi,” ungkap Deputi Bidang Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan, Nani Hendiarti.

Di akhir acara Business Forum para peserta berkesempatan mengunjungi pameran tersebut serta juga dilakukan penyerahan cenderamata berupa produk olahan mangrove yang dilakukan secara simbolis oleh Deputi Nani kepada Menko Marves, Menteri Pertahanan RI, Menteri Perhubungan RI, dan Menteri Energi dan Infrastruktur UAE.

Menko Luhut berharap kesepakatan tersebut dapat segera ditindaklanjuti secara nyata oleh kedua belah pihak.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Menhan Prabowo Subianto, Menhub Budi Karya Sumadi, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia Dubes UAE Husin Bagis, CEO DP World Sultan Ahmed, Presdir PT Maspion Alim Markus, CEO Indonesian SWF Ridha Wirakusumah, pejabat eselon 1 Kemenko Marves serta beberapa pengusaha dari UAE.

 

Sukses Turunkan Angka Stunting, BKKBN Apresiasi Kota Semarang

SuaraPemerintah.id – Pasca ditunjuk Presiden RI sebagai ketua percepatan penurunan stunting nasional, Kepala Badan Kependudukan dan keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo berkunjung ke Jawa Tengah untuk menemui Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Alasannya, Kota Semarang dianggap sebagai salah satu wilayah yang dapat dijadikan contoh, dalam upaya penurunan angka kematian ibu, bayi, dan stunting. Hal tersebut disampaikan Hasto saat berada di Balaikota Semarang, Jumat (5/3).

“Kami ke daerah-daerah ini untuk meminta dukungan dan masukkan kepala-kepala daerah, agar semua yang beresiko stunting dapat kita sentuh. Di Kota Semarang sendiri ini sudah sangat bagus, kebijakan Pak Wali sangat baik, semua kelurahan ada bidannya, juga ibu hamil di sini juga ada sistem pengawalannya. Jadi kami optimis Semarang ini bisa menjadi percontohan,” tuturnya.

Hasto mengatakan di Semarang ini yang stunting sudah tidak banyak.

Dari jumlah penduduk sekitar 1,7 juta, jumlah balita stunting itu kecil sekali dibandingkan tempat-tempat lain. Jadi maksud saya Insya Allah Kota Semarang bersama Pak Wali bisa menjadi percontohan untuk penurunan angka kematian ibu, bayi dan stunting, tiga itu.

Dia menambahkan bahwa BKKBN akan menjadikan Kota Semarang sebagai pilot project pendataan keluarga, sebagai basis data agar tercipta zero stunting.

Dalam program pendataan keluarga yang akan dimulai serentak pada 1 April 2021 mendatang nantinya akan dilakukan kunjungan ke lapangan guna memverifikasi data kependudukan seperti jumlah dan jarak anak, angka kemiskinan, keberadaan Ibu hamil, hingga kondisi di suatu keluarga.

Terkait hal tersebut, Hendi, biasa akrab disapa Wali Kota Semarang tersebut, menyambut baik adanya program BKKBN yang akan menjadikan Kota Semarang sebagai pilot project.

Pihaknya pun akan membantu program BKKBN pusat semaksimal mungkin agar dapat menekan angka kematian ibu hamil dan bayi serta angka stunting di Kota Semarang.

“Kami berterima kasih karena Kepala BKKBN memberikan dukungan dan support termasuk rencana membuat program yang akan dijadikan sebagai pilot project terutama untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak,” ucapnya.

Adapun sebelumnya Hendi sendiri telah menetapkan persoalan stunting dan penurunan angka kematian ibu hamil dan bayi sebagai fokus program jangka pendek pada periode kedua kepemimpinannya.

Melalui dukungan BKKBN dengan program pendataan keluarga tersebut, target penurunan angka stunting dan kematian ibu hamil dan bayi akan cepat teratasi.