Beranda blog Halaman 4471

Bank DKI Berhasil Raih Penghargaan BUMD Terbaik

SuaraPemerintah.id – Bank DKI sukses meraih penghargaan sebagai BUMD terbaik dalam ajang “Indonesia Best BUMD Awards 2021″ yang diselenggarakan majalah Warta Ekonomi.

Prestasi tersebut diraih berkat upaya Bank DKI yang terus mendorong perbankan digital. Penghargaan tersebut diterima secara virtual oleh Pemimpin Grup Pengembangan Digital & Komunikasi Bisnis Bank DKI, Edo Yudhistira.

“Mewakili segenap manajemen Bank DKI, kami menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi penghargaan yang telah diberikan terutama kepada para nasabah dan mitra kerja Bank DKI atas kepercayaannya kepada produk dan layanan kami,” kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/3).

Herry Djufraini menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Bank DKI untuk menjawab kebutuhan nasabah serta mewujudkan masyarakat cash-less dengan terus mendorong transaksi non-tunai melalui inovasi produk dan layanan berbasis digital.

Herry mengatakan Bank DKI memiliki komitmen dalam Pengembangan dan implementasi digital banking berfokus kepada kebutuhan nasabah dalam mewujudkan sistem pembayaran non-tunai.

Hal tersebut dilakukan Bank DKI, dengan pengembangan aplikasi dan implementasi yang berfokus kepada komunitas seperti Jakone Erte, Jakone Artri, Jakone Ancol, pengembangan aplikasi pengajuan kredit online melalui e-Form Consumer Loan serta pengembangan aplikasi JakOne Mobile melalui penambahan fitur dan layanan sesuai kebutuhan nasabah.

Terbaru, Bank DKI juga meluncurkan aplikasi JakOne Mobile Bank DKI yang memudahkan pengguna untuk melakukan pembayaran transaksi non-tunai melalui CPM (Customer Presented Mode). Dengan CPM, pengguna hanya perlu menunjukkan QRIS dari JakOne Mobile kepada merchant untuk bertransaksi.

Bank DKI juga memiliki produk e-money berbasis kartu, yakni JakCard dan JakLingko yang sudah digunakan secara luas sebagai e-ticketing untuk moda transportasi seperti Transjakarta, MRT dan LRT.

Atas Penghargaan BUMD Terbaik ini sekaligus melengkapi sejumlah penghargaan yang diraih Bank DKI di awal tahun ini, seperti pada 29 Januari 2021, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI meraih Syariah Award 2021 yang diselenggarakan oleh The Iconomics berkat pertumbuhan kinerja keuangan yang positif di tahun 2020.

Selain itu, pada 5 Februari 2021, Bank DKI juga meraih 1st The Best Indonesia GCG Award VI 2021 kategori BPD BUKU 3 Non Publik Company dari redaksi Economic Review.

Bank DKI juga pernah menerima penghargaan Satisfaction, Loyalty, and Engagement (SLE) Award 2021 dari majalah Infobank dan Marketing Research Indonesia.

Holding BUMN Baterai Listrik Bernama PT Industri Baterai Indonesia

Holding BUMN Baterai Listrik Bernama PT Industri Baterai Indonesia

SuaraPemerintah.id – Ketua Tim Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik (Electric Vehicle/ EV Battery) Agus Tjahajana mengatakan, pembentukan Holding BUMN baterai listrik ditargetkan segera rampung pada Juni 2021 dengan nama PT Industri Baterai Indonesia (IBI).

“Namanya sudah ada walaupun belum ada aktanya. Target dari Pak Wakil Menteri paling tidak Juni sudah lahir. Tapi dari progresnya saya pikir bisa lebih cepat karena kemarin kita sudah rapat dan sudah sepakat,” ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (4/3/2021).

Agus melanjutkan, pengembangan PT IBI ini melibatkan empat perusahaan BUMN, yakni PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau MIND ID, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Pertamina (Persero), dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dengan porsi kepemilikan masing-masing 25%. “Kira-kira sharenya masing-masing seperempat,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, rencana investasi yang akan dilakukan bergantung pada kapasitas baterai yang diproduksi. Dia memperkirakan dengan kapasitas produksi 30 GW hingga tahun 2030 dibutuhkan investasi sebesar USD13 miliar.

Selanjutnya, apabila kapasitas sudah terpenuhi 70% maka investasi akan mencapai USD17 miliar dengan kapasitas sebesar 195 GW.

“Untuk membuat kapasitas 195 GW maka dibutuhkan sekitar 150.000 ton nikel per tahun. Kami masih berbicara dengan serius dengan mitra-mitra kami terkait kapan dan berapa besarnya. Itulah yang nanti akan menentukan totalnya kalau terlaksana,” tuturnya.

Agu menambahkan hingga 2026-2027, investasi yang diperlukan bisa mencapai USD 13 miliar untuk kapasitas produksi hingga 30 Giga Watt per hour (GWh). Adapun, kapasitas tertinggi produksi baterai listrik ini bisa mencapai 140 GWh.

“Tahap pertama kita menghendaki di 30 GWh, sekitar tahun 2026-2027. Untuk 30 GWh, kira-kira USD 13 miliar,” ujar Agus dalam siaran langsung di televisi swasta, Kamis (4/3).

Ketika tahap pertama sudah terlaksana, maka secara berangsur kapasitasnya akan naik hingga 140 GWh di tahun 2030 dengan nilai investasi mencapai USD 17 miliar.

Investasi ini tentunya akan menggandeng mitra dari luar negeri. Pihaknya masih membicarakan rinciannya dengan mitra kerja.

Adapun, holding BUMN baterai listrik yang akan mengelola ekosistem ini akan segera rampung.

“Target dari Pak Wakil Menteri paling tidak Juni ini paling tidak sudah lahir. Itu paling telat, tapi kalau lihat dari progres mungkin bisa lebih cepat karena sudah dilakukan, kemarin kita rapat dan itu sudah sepakat,” ujar Agus.

Wujud Apresiasi Bank DKI Pada Wajib Pajak Kendaraan, Bank DKI Berikan Hadiah Mobil

Wujud Apresiasi Bank DKI Pada Wajib Pajak Kendaraan, Bank DKI Berikan Hadiah Mobil

SuaraPemerintah.id – Apresiasi Wajib Pajak Kendaraan Bermotor yang telah melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor, Bank DKI berikan hadiah grandprize berupa 1 (satu) unit mobil Mitsubishi Expander kepada Muammer Zaky selaku pemenang program JakOne Samsat Bank DKI.

Adapun simbolis pemberian hadiah tersebut diberikan langsung oleh Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi pada hari Rabu, 3 Maret 2021. Demikian disampaikan Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, (4/3).

Herry menyampaikan bahwa pemberian hadiah ini merupakan wujud apresiasi terhadap wajib pajak kendaraan bermotor yang telah melakukan pembayaran pajak menggunakan JakOne Mobile. Selain itu, program ini juga dimaksudkan untuk mengedukasi kemudahan membayar pajak kendaraan bermotor secara non tunai dengan JakOne Mobile.

JakOne Samsat merupakan program pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) wilayah DKI Jakarta melalui JakOne Mobile, dengan hadiah Grand Prize 1 (satu) Mobil dan 5 (lima) Motor untuk Wajib Pajak (WP) yang mengumpulkan poin tertinggi di masing-masing 5 wilayah DKI Jakarta.

Peserta Program melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan mengumpulkan poin dari transaksi JakOne Mobile.

Adapun periode pengumpulan poin dimulai sejak tanggal 01 November 2019 sampai dengan 31 Oktober 2020. Pemenang Grand Prize 1 Mobil dan hadiah 5 Motor adalah pengumpul poin tertinggi di masing-masing wilayah. Untuk Peserta Program dengan alamat Bodetabek, Penentuan wilayah akan mengikuti Lokasi Objek Kendaraan yang dibayarkan.

Lebih lanjut Herry menyampaikan bahwa dalam meningkatkan animo masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak, Bank DKI memberikan kemudahan wajib pajak dalam melakukan  pembayaran pajak menggunakan JakOne Mobile.

Untuk membayar PKB melalui JakOne Mobile, Wajib Pajak (WP) dapat melakukan pembayaran melalui tiga cara, yakni melalui menu pembayaran pajak eSamsat DKI Jakarta, melalui menu pembayaran pajak eSamsat Nasional (kode bayar diperoleh dari aplikasi SAMOLNAS, Samsat Online Nasional), atau melalui pembayaran Scan QRIS di loket pembayaran Samsat.

Bagi WP yang memiliki data NIK yang sama antara data di kepemilikan kendaraan dengan data pada Bank dapat melakukan pembayaran PKB melalui menu pembayaran eSamsat DKI Jakarta pada aplikasi JakOne Mobile, kata Herry, bisa memasukkan nomor polisi kendaraan, lalu pilih sumber dana dan lakukan pembayaran sesuai nominal pembayaran pajak yang tertera.

Sedangkan WP yang ingin segera mendapat lembar pengesahan ataupun yang ingin membayar Pajak tahun ke-5, pembayaran PKB dapat dilakukan dengan pembayaran Scan QRIS di Loket Pembayaran Samsat.

Bank DKI terus berkomitmen untuk mendorong peningkatan penerimaan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui JakOne Mobile sebagai bentuk dukungan Bank DKI dalam meningkatkan percepatan pendapatan asli daerah (PAD) DKI Jakarta serta mendukung program transaksi non tunai.

Buka Peluang Peningkatan Ekspor, Kemendag Berikan Berbagai Upaya Untuk PEN 2021

Buka Peluang Peningkatan Ekspor, Kemendag Berikan Berbagai Upaya Untuk PEN 2021

SuaraPemerintah.id – Tahun 2020 yang penuh tantangan karena Pandemi COVID-19 telah dilalui dengan berbagai upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Pada kesempatan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2021, Kamis (4/3), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa neraca perdagangan sepanjang tahun 2020 mengalami surplus USD 21,74 miliar.

Surplus ini berlanjut di bulan Januari 2021 (USD 1,96 miliar) dan meneruskan tren surplus selama 9 bulan berturut-turut. Sepanjang tahun 2020, ekspor dari sektor pertanian dan industri pun dapat tumbuh positif masing-masing sebesar 14% dan 2,94%.

“Pada saat yang sama kita juga patut bersyukur karena harga komoditas-komoditas, minyak sawit dan pertambangan dalam kontribusi yang baik. Negara-negara tujuan ekspor kita juga masih negara yang selalu menjadi andalan. Hal ini bisa kita lihat bahwa ada potensi sektor ekspor didorong oleh sektor manufaktur,” kata Menko Airlangga.

Minyak kelapa sawit dan fraksinya mengalami peningkatan nilai ekspor menjadi USD 17,36 miliar (10,63%) selama tahun 2020 dan kokoh berada di puncak klasemen sebagai kontributor utama ekspor Indonesia.

Hal itu menjadikan minyak sawit penopang utama ekpor Indonesia didorong oleh harga CPO yang meningkat pada semester II 2020.

Dari sektor otomotif, sektor yang memiliki 1,5 juta orang pekerja langsung dan 4,5 juta tenaga kerja tidak langsung ini menyumbang Rp 700 triliun pada PDB tahun 2019. Juga terdapat ±7.451 pabrik yang menghasilkan produk input untuk industri otomotif. Karena itu, perlu upaya mempertahankan basis sektor otomotif nasional.

Program Pemulihan Ekonomi Nasional akan difokuskan untuk menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi tahun 2021 melalui berbagai percepatan yang salah satunya adalah insentif dalam bentuk pajak, diharapkan bisa jadi penyangga pertumbuhan ekonomi.

“Untuk menstimulasi masyarakat, Pemerintah mendorong sektor otomotif dan sektor properti, yang tentu sangat berpengaruh dalam perdagangan, dengan memberikan fasilitas insentif PPnBM yang sifatnya menurun agar mampu menggairahkan konsumsi,” tegas Airlangga.

Selanjutnya, dari sektor emas, Kinerja Ekspor Emas dan Granule tercatat ada peningkatan menjadi USD 5,280 Juta pada tahun 2020. Indonesia sebagai salah satu pemain besar emas dunia yang juga memiliki lokasi tambang emas terbesar di dunia sudah selayaknya mendapatkan leverage dari posisi tersebut.

“Saat ini sedang dikaji pembentukan bullion bank, karena melihat potensi yang kita miliki ini dapat memberikan banyak manfaat seperti menghemat devisa bagi pemerintah, sumber pembiayaan bagi industri, diversifikasi produk bagi bank, dan return bagi masyarakat. Pemerintah juga mendorong pengembangan industri hilir untuk meningkatkan produksi dan ekspor produk hilir dimana 19 smelter mineral telah dibangun pada tahun 2020 dan direncanakan akan terus berkembang hingga 53 smelter dibangun pada tahun 2024,” tutur Menko Perekonomian.

Selanjutnya, dalam kesempatan ini Airlangga juga menyampaikan bahwa peran UMKM sangat sentral dalam perekonomian Indonesia. Tercatat 64,2 juta jumlah UMKM yang berkontribusi bagi 61% PDB. Peran ini juga menjadi potensi untuk mendorong ekspor.

Kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional masih berada di level 15% sehingga perlu ditingkatkan. Terbuka potensi untuk ditingkatkan karena sektor ini menyerap banyak tenaga kerja.

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital sangat diperlukan karena Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang sangat besar, bahkan pertumbuhannya dinilai sebagai yang tercepat dan terbesar di Kawasan Asia Tenggara.

Diproyeksikan nilai ekonomi digital Indonesia mencapai USD124 miliar di 2025, dimana di 2020 baru mencapai USD 44 miliar. Terlebih pada masa pandemi ini transformasi digital menjadi keharusan bukan pilihan lagi.

“Oleh karena itu, untuk tiga tahun ke depan, Pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur digital sekaligus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat untuk memastikan layanan digital menjadi inklusif,” pungkas Airlangga.

Dorong PEN 2021, Kemendag Berikan 5 Strategi Tingkatkan Pasar Ekspor

Dorong PEN 2021, Kemendag Berikan 5 Strategi Tingkatkan Pasar Ekspor

SuaraPemerintah.idEkspor merupakan salah satu komponen Produk Domestik Bruto (PDB) yang dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Kementerian Perdagangan memiliki lima strategi untuk mendorong ekspor tersebut, kelima strategi tersebut yaitu:

  1. Memelihara pasar ekspor dan produk utama.
  2. Fokus pada usaha kecil dan menengah (UKM) berorientasi ekspor.
  3. Melakukan penetrasi pasar nontradisional.
  4. Memanfaatkan perjanjian dagang.
  5. Reformasi regulasi, khususnya turunan Undang-Undang Cipta Kerja.

Produk utama dan pasar utama ekspor Indonesia harus terus dijaga karena memiliki kontribusi yang cukup besar. Dari 10 negara utama tujuan ekspor memberikan kontribusi sebesar 70% dari total ekspor Indonesia.

Sementara dari 10 produk ekspor utama Indonesia, memberikan kontribusi sebesar 60% dari total produk ekspor Indonesia.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan mengatakan, untuk penetrasi pasar nontradisional, peran emerging market akan semakin besar. Negara-negara emerging market akan berkontribusi sekitar 71% dari ekonomi dunia dan 51% berada di kawasan Asia.

“Selain Asia, Afrika menjadi salah satu penyumbang komoditas primer yang harganya akan tinggi. Artinya, akan ada persaingan untuk mendapatkan komoditas primer di kawasan Asia dan Afrika sebagai bahan baku untuk diproduksi menjadi barang jadi oleh negara-negara emerging market,” jelasnya.

Kasan melanjutkan, penetrasi pasar melalui kota-kota besar di pasar ekspor nontradisional juga menjadi perhatian. Kota-kota di kawasan negara emerging market berpotensi besar untuk terus tumbuh perekonomiannya.

Dengan memanfaatkan perjanjian dagang yang sudah dimiliki Indonesia, kota-kota besar di kawasan Asia dan Afrika akan berkontribusi besar untuk masuknya produk-produk dari negara lain, termasuk Indonesia.

Untuk UKM berorientasi ekspor, Kasan menjelaskan, Kemendag memiliki program 1.500 UKM ekspor. Pada 2020, berdasarkan data Kemendag, UKM ekspor Indonesia mencapai 83% atau sekitar 12 ribu dari eksportir nasional.

Namun, kontribusinya hanya 4% dari total ekspor nasional. UKM tersebut sebagian besar berada di pulau Jawa.

“Dalam program mencetak 1.500 UKM ekspor, yang menjadi target di antaranya UKM yang telah mempunyai produk namun belum melakukan ekspor, UKM pemula dengan mendorong minat terutama anak muda, serta UKM yang sedang mengembangkan produk maupun pasar ekspor,” ungkap Kasan.

Untuk perwakilan perdagangan, Kasan memberikan arahan agar dapat beradaptasi dengan situasi dan kebijakan perdagangan dengan negara akreditasi agar dapat diantisipasi.

“Diharapkan perwakilan perdagangan tetap melaksanakan tugasnya di luar negeri, namun tetap harus menyesuaikan dengan negara akreditasi masing-masing,” pungkasnya.

 

Pemerintah Buka Lowongan 1,3 Juta ASN Tahun 2021 Untuk Instansi Pusat dan Daerah

Pemerintah Buka Lowongan 1,3 Juta ASN Tahun 2021 Untuk Instansi Pusat dan Daerah

SuaraPemerintah.id – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan pemerintah membuka lowongan untuk 1,3 juta aparatur sipil negara (ASN) tahun 2021. Formasi ini dibuka untuk memenuhi kebutuhan instansi pemerintahan di daerah dan pusat.

Hal ini dikatakan oleh Ma’ruf Amin, saat membuka Rakor Penyederhanaan Birokrasi dan Pengadaan Calon ASN Tahun 2021 secara virtual dari Jakarta, Kamis, 04 Maret 2021. Rekrutmen ini dilakukan melalui pendekatan kebutuhan instansi.

“Pembukaan formasi ini dilakukan melalui pendekatan kebutuhan instansi, dengan mempertimbangkan alokasi SDM sesuai dengan keahlian yang diperlukan dalam rangka mewujudkan target pembangunan nasional maupun daerah,” katanya.

Ma’ruf juga menjelaskan bahwa banyaknya formasi yang dibuka Pemerintah dalam penerimaan ASN tahun ini juga untuk memenuhi kebutuhan pegawai guna menggantikan ASN yang pensiun.

Ia berharap proses seleksi dan penerimaan ASN Tahun 2021 dapat menghasilkan abdi negara yang berkualitas unggul, sehingga Indonesia bisa mencapai keinginan menjadi birokrasi berkelas dunia.

Di mana rekrutmen ASN tahun ini dilakukan melalui dua cara, yaitu menyaring 1.000.000 guru melalui jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta untuk memperoleh pegawai ASN untuk instansi pusat dan daerah, baik lewat skema reguler dan PPPK.

Sementara menururt Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan penerimaan ASN kali ini merupakan rekrutmen dengan jumlah formasi terbanyak sepanjang sejarah seleksi ASN di Indonesia.

“Jumlah yang tidak pernah kita lakukan sebelumnya,” kata Tjahjo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, (4/3).

Jumlah formasi terbanyak tersebut disebabkan oleh ketiadaan penerimaan dan seleksi CPNS pada 2020 akibat pandemi COVID-19, serta keikutsertaan jabatan guru PPPK di seleksi nasional.

Pemerintah membuka formasi sebanyak 1,3 juta posisi untuk 1.000.000 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), 189.000 untuk pemerintah daerah, dan 83.000 untuk instansi pemerintah pusat.

Sementara menurut Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia terdapat angka 15 juta orang pengangguran yang merupakan akumulasi dari angka pengangguran saat ini mencapai 7 juta jiwa. Ditambah angka tenaga kerja terkena Pemutusan Hubungan Kerja akibat pandemi COVID-19 mencapai 5 juta jiwa dan jumlah angkatan kerja per tahun mencapai 3 juta jiwa.

“Dapat dari mana datanya, dapat dari beberapa asosiasi. Dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin), dari Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi). Jadi total sekarang kondisi total orang yang mencari pekerjaan kurang lebih 15 juta (jiwa),” kata Bahlil.

Namun, muncul pertanyaan berapa banyak serapan penerimaan PNS, ditambah TNI/ Polri, dan BUMN bisa berdampak mengurangi angka 15 juta pengangguran tersebut. (red/pen)

 

Optimalkan Potensi Daerah, Pemkab Jember Dirikan Tiga BUMD Baru

SuaraPemerintah.id – Bupati Jember Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman menyiapkan pendirian tiga badan usaha milik daerah (BUMD) baru. Selama ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, Jawa Timur, hanya memiliki Perusahaan Daerah Perkebunan Kahyangan dan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pandalungan.

Pemkab Jember saat ini mempunyai 46 pasar besar yang melayani jual beli komoditas pertanian.

“Dengan hasil pertanian yang sangat hebat, sudah wajib bagi kami untuk membuat perusahaan daerah pasar Jember,” kata Hendy, saat memberikan pidato sambutan dalam sidang paripurna serah terima jabatan kepala daerah dari Pelaksana Harian Bupati Hadi Sulistyo, di gedung DPRD Jember, Selasa (2/3/3021).

Selain itu, Hendy akan mendirikan perusahaan daerah yang melayani investasi dan sumber daya alam, perusahaan daerah yang menangani periwisata.

Menurutnya, potensi pariwisata di Jember cukup besar. Salah satunya di Kecamatan Puger. “Di sana ada sungai air tawar sepanjang delapan kilometer yang bisa dijadikan tempat wisata,” katanya.

Pemkab Jember sebenarnya pernah memiliki tiga BUMD. Salah satunya adalah BUMD Aneka Usaha, yang mengelola apotik dan stasiun pengisian bahan bakar umum. Namun belakangan BUMD ini gulung tikar. Tersisa dua BUMD yang mengelola perkebunan dan air minum.

Perusahaan Daerah Perkebunan beberapa tahun terakhir selalu mengalami kerugian dan tidak bisa memberikan sumbangan untuk pendapatan asli daerah.

Bahkan terakhir perusahaan ini dilanda konflik internal. Sementara Perumdam sudah bisa menyumbangkan pendapatan asli daerah setelah sempat bertahun-tahun juga terbelit utang.

Anggota Komisi B DPRD Jember Nyoman Aribowo menyebut BUMD memiliki fungsi dan tugas berbeda dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember.

“BUMD spesifik pada bisnis. Jadi aset pariwisata yang akan dikelola secara bisnis akan ditentukan. Jadi ia bukan dalam konteks regulasi. Kalau dinas kan konteksnya regulasi dan fasilitasi,” katanya.

Lokasi wisata yang potensial dikelola BUMD pariwisata antara lain kawasan wisata Rembangan, Watu Ulo, Payangan, dan sekitarnya, Hotel Kebon Agung. “Papuma dikelola Perhutani tapi bisa dikomunikasikan,” kata Nyoman.

BUMD bertugas memberikan sumbangsih untuk pendapatan asli daerah. “Sementara Dinas Pariwisata ini kan bersifat regulasi dan pendampingan. Lebih ke arah masyarakatnya. Contoh: peningkatan sadar wisata, sapta pesona wisata. Bagaimana masyarakat sekitar memiliki pola pikir pelayanan terhadap pengunjung, sehingga daerah menuju lokasi pariwisata jauh lebih baik. Masyarakatnya ramah, bersih,” kata Nyoman.

Kerja Sama PT Pupuk Indonesia-Telkom Perkuat Digitalisasi Pupuk Bersubsidi

SuaraPemerintah.id – PT Pupuk Indonesia Holding Company (PHIC) (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan PT Telkom Indonesia (Persero).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Edi Witjara dan Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia Panji Winanteya Ruky di Telkom Landmark Tower, Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Nota kesepahaman tersebut menyepakati beberapa ruang lingkup, di antaranya pengembangan riset bersama, pengembangan arsitektur sistem informasi, serta implementasi dan pembuatan program aplikasi.

Selain itu, ada pula kerja sama yang mencakup pengembangan digitalisasi pemasaran dan/atau distribusi produk serta pengelolaan sumber daya pendukung yang terintegrasi.

Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia Panji Winanteya Ruky mengatakan, kerja sama di bidang teknologi informasi itu merupakan aktivitas krusial bagi Pupuk Indonesia.

“Ini penting untuk meningkatkan aktivitas bisnis perusahaan, terlebih di era disrupsi ini. Kami selalu memiliki visi untuk meningkatkan kapabilitas analitik dan digital perusahaan pada 2024,” paparnya.

Terlebih, imbuh Panji, digitalisasi sangat mendukung program transformasi perusahaan dan perubahan dari perusahaan production centric menjadi customer centric.

Panji memaparkan, terdapat sejumlah inisiatif strategis perusahaan dalam bidang digital. Salah satunya adalah sistem Distribution Planning Control System (DPCS).

Sistem berbasis data geospasial itu mampu melacak proses distribusi pupuk dan memantau stok pupuk bersubsidi secara real-time, sehingga bisa meminimalisasi potensi kekurangan pupuk serta meningkatkan akurasi perencanaan distribusi.

“Ada juga Retail Management System untuk meningkatkan akurasi data pelanggan dan petani guna mengoptimalkan penjualan produk-produk perusahaan serta product tracking untuk pengendalian distribusi pupuk bersubsidi,” jelasnya. Panji pun berharap, kerja sama antara Telkom dan Pupuk Indonesia bisa terus memberikan manfaat dan nilai tambah sesuai kapabilitas masing-masing.

“Melalui kerja sama ini, kami berharap Pupuk Indonesia bisa memperoleh data lebih akurat, sehingga kami bisa melayani masyarakat dengan lebih baik serta meningkatkan akurasi dalam kegiatan perusahaan, terutama di bidang penjualan retail,” ujarnya.

Direktur Enterprise and Business Service PT Telkom Indonesia (Persero) Edi Witjara menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan PT Pupuk Indonesia Holding Company (PHIC) (Persero) kepada Telkom.

“Dengan infrastruktur, platform, dan layanan digital yang dimiliki, kami berkomitmen mendukung digitalisasi Pupuk Indonesia dalam distribusi terintegrasi dari hulu ke hilir,” kata Edi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/3/2021).

Dengan demikian, kata Edi, subsidi pupuk dapat berjalan efektif sampai kepada para petani dan dapat meningkatkan produktivitas pertanian.

“Sebelumnya, pada akhir 2020, Telkom telah menuntaskan program digitalisasi di 5.518 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Ini bisa menjadi langkah baik untuk kita dalam menyukseskan ketahanan pangan Indonesia,” harapnya.

Pernyataan tersebut dilontarkan Edi menyusul penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Pemanfaatan Sumber Daya Perusahaan oleh Telkom dan Pupuk Indonesia.

“Serta kerja sama lain yang dipandang perlu ada sinergitas kedua belah pihak untuk mendukung operasional perusahaan secara transparan, akurat, dan efektif,” imbuh Edi.

Lebih lanjut, Edi menambahkan, Telkom juga memiliki produk digital agree sebagai salah satu solusi bagi para petani.

“Kami berusaha menciptakan ekosistem pertanian, termasuk produsen pupuk hingga ke offtaker dan pembiayaan yang melibatkan Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara),” jelasnya.

Digital agree itu, lanjut dia, telah diluncurkan berbarengan dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia untuk nantinya digunakan oleh para petani di Indonesia.

Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Pemerintah Pastikan Vaksin Covid-19 Saat Ini Masih Efektif Lawan Mutasi Corona B117

Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Pemerintah Pastikan Vaksin Covid-19 Saat Ini Masih Efektif Lawan Mutasi Corona B117

SuaraPemerintah.id – Pemerintah memastikan meski virus Corona B117 sudah masuk ke Indonesia, masyarakat tak perlu khawatir dan tetap terapkan protokol kesehatan. Karena vaskin Covid-19 yang selama ini masih digunakan di Indonesia masih efektif untuk melawan mutasi virus Corona B117.

Hal ini dipaparkan oleh Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito di Jakarta, Kamis, 04 Maret 2021. Masyarakat tak perlu khawatir terkait virus baru COVID-19 B117 terhadap efikasi vaksin.

“Pemerintah memastikan vaksin COVID-19 yang saat ini digunakan di Indonesia masih efektif dalam melawan mutasi COVID-19 asal Inggris B117. Untuk itu kami meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait dampak masuknya varian COVID-19 B117 terhadap efikasi vaksin,” ujarnya.

Sebelumnya pemerintah telah mengonfirmasi soal ditemukannya mutasi virus corona B117 tepat setahun kala pertama kali mengumumkan adanya kasus positif corona di Indonesia.

Dari berbagai literatur dan perkembangan penanganan virus corona di dunia, varian baru B117 ini dilaporkan lebih menular hingga 70 persen dibandingkan dengan varian awal Corona SARS-CoV-2 yang ditemukan di Wuhan, China.

Wiku juga menjelaskan kemunculan varian baru virus corona merupakan hal yang lazim di masa pandemi. Virus bisa terus bermutasi seiring dengan masih tingginya angka penularan yang terjadi di masyarakat.

“Maka dari itu, saya minta masyarakat jangan khawatir berlebihan peneliti di dunia termasuk Indonesia terus melakukan penelitian soal COVID-19 dan mutasinya,” kata dia.

Situasi ini akan menjadi tantangan bagi para pelaku riset untuk mengembangkan studi epidemiologis secara analitis. Kehadiran virus baru tersebut langsung disikapi secara cepat mengingat Indonesia hingga kini belum keluar dari pandemi COVID-19.

“Seiring dengan potensi virus ini bermutasi, peneliti terus melakukan peneltian lebih lanjut apa saja mutasi dan varian baru yang muncul. Hal ini dimaksudkan agar kita mengerti apa saja implikasi dari varian tersebut dan tentunya solusi untuk menghadapinya,” kata dia.

Maka dari itu di samping menunggu hasil penelitian, masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat dengan selalu memakai masker, mencuci tangan secara berkala, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilitas jika dirasa tidak penting. (red/pen)

 

Data Satgas Penanganan COVID-19 Umumkan 2.286.123 Orang Indonesia Tervaksinasi COVID-19 Dosis Pertama

Data Satgas Penanganan COVID-19 Umumkan 2.286.123 Orang Indonesia Tervaksinasi COVID-19 Dosis Pertama

SuaraPemerintah.id – Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah akan memperluas cakupan vaksinasi untuk memudahkan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia, dalam mendapatkan vaksinasi. Salah satunya memperbaiki sistem antrean vaksin sehingga lansia lebih mudah mendapatkan dan menyesuaikan jadwal di lokasi.

Hal ini diutarakan Wiku saat menjawab pertanyaan awak media dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis, 4 Maret 2021.

“Saat ini lokasi vaksinasi lansia tersedia di ibukota provinsi dan beberapa kabupaten/kota. Pemerintah akan memperluas cakupan sehingga lansia dapat mendapat vaksinasi di tempat lebih terjangkau,” ujarnya.

Wiku juga menyampaikan Kementerian Kesehatan dan fasilitas kesehatan akan terus memperbaiki sistem antrean vaksin sehingga lansia lebih mudah mendapatkan dan menyesuaikan jadwal di lokasi. Hal ini untuk mencegah timbulnya kerumunan di lokasi vaksinasi.

Pemerintah telah memulai vaksinasi tahap kedua yang ditujukan bagi pekerja di sektor yang berkenaan dengan pelayanan publik serta kelompok lanjut usia. Sebelumnya pada tahap I pemerintah telah melakukan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan selaku prioritas utama pemberian vaksin COVID-19.

Berdasarkan Data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 diketahui, sebanyak 2.286.123 orang Indonesia telah menjalani vaksinasi COVID-19 dosis pertama atau bertambah 181.156 orang dari hari sebelumnya.

Sementara orang yang mendapatkan vaksinasi dosis kedua bertambah sebanyak 23.819 orang atau total menjadi 1.100.228 orang. Sementara target sasaran vaksinasi sebanyak 40.349.051 orang dan sasaran vaksinasi tenaga kesehatan sebanyak 1.468.764 orang.

Vaksinasi tahap I dimulai sejak 13 Januari 2021, yang menyasar tenaga kesehatan. Sementara vaksinasi tahap II dimulai pada 17 Februari 2021, dengan total sasaran vaksinasi 38 juta orang yang terdiri atas 21 juta orang lanjut usia (lansia) dan 16 juta lainnya adalah pelayan publik.

Pelayan publik termasuk diantaranya pejabat negara, pegawai pemerintah, tokoh agama, pedagang pasar, guru dan dosen, atlet, wartawan dan pelaku sektor pariwisata.

Pemerintah memastikan vaksin COVID-19 yang kini tengah digunakan di Indonesia masih efektif melawan mutasi virus corona B117 sehingga masyarakat diimbau untuk tidak terlalu khawatir dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Pemerintah memastikan vaksin COVID-19 yang saat ini digunakan di Indonesia masih efektif dalam melawan mutasi COVID-19 asal Inggris B117. Untuk itu kami meminta masyarakat tidak perlu khawatir terkait dampak masuknya varian COVID-19 B117 terhadap efikasi vaksin,” kata Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.

Sebelumnya pemerintah telah mengonfirmasi soal ditemukannya mutasi virus corona B117 tepat setahun kala pertama kali mengumumkan adanya kasus positif di Indonesia. (red/pen)