Beranda blog Halaman 456

1,7 Juta KPM Daerah Bencana Sumatra Terima Bantuan Sosial

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) reguler triwulan I kepada 1,7 juta lebih keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah terdampak bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan yang disalurkan terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan atau sembako dengan total alokasi anggaran sebesar Rp1,8 triliun.

“Bantuan sosial reguler untuk tiga provinsi, sudah kami salurkan sejak awal Februari, ditujukan kepada 1,7 juta lebih keluarga penerima manfaat,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, dikutip dari laman Kementerian Sosial (Kemensos), Jumat (18/02/2026).

Di samping bansos reguler, Kemensos juga menyalurkan bansos kebencanaan atau bansos adaptif mulai dari dukungan logistik dan dapur umum, hingga dukungan rehabilitasi dan rekontruksi yang terdiri dari santunan, jaminan hidup, isian hunian, dan pemulihan ekonomi.

“Kami sudah mulai menyalurkan untuk ahli waris, untuk isian hunian maupun juga untuk jaminan hidup dan sekarang akan disusul untuk pemulihan ekonomi dan sosial. Kami mengikuti penyaluran BNPB. BNPB pada minggu yang lalu sudah salur, kita akan menyusul di belakangnya,” ujar Mensos.

Terkait mekanisme penyaluran bansos pascabencana Sumatra, Mensos menjelaskan bahwa data nasional Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjadi rujukan awal penyaluran bantuan. Selanjutnya, dilakukan penetapan by name by address oleh kepala daerah yaitu bupati/walikota, yang juga ditandatangani oleh kepala kepolisian resor (kapolres), kepala kejaksaan negeri (kajari), dan komandan komando distrik militer (dandim) setempat.

Proses selanjutnya adalah validasi dan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, dan Provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan data dan verifikasi, Kemensos kemudian menyalurkan bantuan sesuai jenis dan skema yang ditetapkan.

Pada saat proses dan setelah penyaluran, Kemensos bersama pemerintah daerah (pemda) dan penyalur serta unsur pendamping melakukan asistensi penyaluran agar verifikasi data, monitoring, dan pelaporan bisa berjalan dengan baik.

“Bersama pemda dan penyalur, didampingi oleh teman-teman kami dari Tagana [taruna siaga bencana], pendamping PKH, karang taruna maupun pilar-pilar sosial yang lain, kita melakukan verifikasi data, monitoring bantuan, dan yang terakhir adalah pelaporan dan dokumentasi,” ujarnya.

Mensos mengungkapkan bahwa, hingga saat ini sudah terdapat 29 dari 53 kabupaten/kota yang terdampak bencana telah tervalidasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan siap untuk disalurkan.

“Anggaran kami, yang kita butuhkan nanti semuanya itu Rp2 triliun lebih. Rp600 miliar lebih di antaranya sudah siap dengan menggunakan RO khusus, Direktif Presiden. Terima kasih dukungan dan bantuan dari Pak Mensesneg [Menteri Sekretaris Negara],” tandas Mensos.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Indonesia dan AS Capai Agreement on Reciprocal Trade, Tarif Nol Persen Berlaku untuk 1.819 Produk Indonesia

Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) telah mencapai kesepakatan untuk menurunkan tarif hingga nol persen pada sejumlah produk Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto mengatakan bahwa dalam dokumen agreement on reciprocal trade (ART) terdapat 1.819 pos tarif produk yang memperoleh tarif 0 persen.

“Dalam ART ini ada 1.819 pos tarif produk Indonesia baik itu pertanian maupun industri, antara lain minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, komponen elektronik termasuk semikonduktor, komponen pesawat terbang yang tarifnya adalah nol persen,” ucapnya dalam keterangan pers dengan awak media di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2).

Sementara untuk produk tekstil dan aparel, Menko Ekon menyebut bahwa Amerika Serikat juga memberikan tarif nol persen dengan mekanisme tariff rate quota (TRQ).

“Tentunya ini memberikan manfaat bagi empat juta pekerja di sektor ini. Dan kalau kita hitung dengan keluarga ini sangat berpengaruh terhadap 20 juta masyarakat indonesia,” tambahnya.

Sebagai bagian dari kesepakatan timbal balik, Indonesia juga berkomitmen memberikan fasilitas tarif nol persen bagi sejumlah produk utama asal Amerika Serikat, khususnya komoditas pertanian seperti gandum dan kedelai. Menurut Airlangga, langkah ini memastikan masyarakat tidak terbebani biaya tambahan untuk produk berbahan baku impor tersebut.

“Masyarakat indonesia membayar nol persen untuk barang yang diproduksi dari soya bean ataupun wheat dalam hal ini, noodle ataupun dalam bentuk tahu dan tempe. Jadi masyarakat kita tidak dikenakan beban tambahan biaya untuk bahan baku yang kita impor dari Amerika Serikat,” jelasnya.

Di tingkat multilateral, kedua negara juga sepakat untuk tidak mengenakan bea masuk atas transaksi elektronik sesuai posisi dalam forum World Trade Organization (WTO). Indonesia turut mendorong pengaturan transfer data lintas batas secara terbatas sesuai dengan peraturan perundang-undangan nasional, serta memastikan adanya perlindungan data konsumen yang setara.

Lebih lanjut, Menko Ekon mengatakan bahwa pemerintah juga akan menerapkan strategic trade management guna menjaga agar perdagangan tetap aman dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan di luar tujuan perdamaian. Perjanjian ini akan berlaku 90 hari setelah proses hukum diselesaikan kedua belah pihak, termasuk konsultasi dengan DPR RI, dan dapat disesuaikan berdasarkan kesepakatan tertulis bersama.

“Dalam perjanjian ini tujuannya juga untuk mencapai Indonesia emas, sehingga perjanjian ini juga disebut sebagai new golden age bagi Indonesia maupun Amerika Serikat itu sendiri,” katanya.

Perjanjian ini, menurut Airlangga, berbeda dengan berbagai perjanjian Amerika Serikat dengan negara lain karena secara tegas difokuskan pada kerja sama perdagangan.

“Amerika sepakat untuk mencabut pasal-pasal yang non kerja sama ekonomi, antara lain terkait pengembangan reaktor nuklir, kebijakan Laut Cina Selatan, serta pertahanan dan keamanan perbatasan, sehingga murni ART kita adalah terkait dengan perdagangan,” tandasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

RI–AS Sepakati Perdagangan Resiprokal, Council of Trade and Investment Jadi Forum Utama Dialog Ekonomi

Pemerintah Indonesia dan pemerintah Amerika Serikat resmi menandatangani Perjanjian Perdagangan Timbal Balik bertajuk “Toward a New Golden Age for the US–Indonesia Alliance”. Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2)

“Ditandatangani secara bersama baik oleh Bapak Presiden Prabowo maupun Presiden Donald Trump. Dan dalam pertemuan bilateral antara kedua pemimpin itu berjalan cukup lama selama 30 menit sesudah kegiatan Board of Peace tadi pagi,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Ekon) Airlangga Hartarto dalam keterangannya kepada awak media.

Dokumen lampiran perjanjian tersebut turut ditindaklanjuti di kantor United States Trade Representative (USTR) bersama Duta Besar Jamieson Greer. Dalam perjanjian tersebut, Menko Ekon menyebut bahwa Indonesia dan Amerika Serikat sepakat untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Salah satu daripada perjanjian yang membentuk council of trade and investment, sehingga ini menjadi forum ekonomi kedua negara. Dan ini hasil dari agreement of reciprocal trade, sehingga seluruh persoalan investasi dan persoalan perdagangan antara Indonesia dan Amerika nanti akan dibahas dulu di dalam council of trade apabila terjadi kenaikan yang di luar terlalu tinggi atau hal yang dianggap bisa mengganggu neraca daripada kedua negara,” katanya.

Lebih lanjut, Menko Ekon menjelaskan bahwa perjanjian ini memiliki visi untuk mewujudkan kemakmuran ekonomi bersama, memperkuat rantai pasok, serta menjunjung tinggi kedaulatan masing-masing negara.

“Jadi saya garis bawahi menghormati kedaulatan dari masing-masing negara itu menjadi bagian daripada perjanjian yang ditandatangani,” lanjutnya.

Sejak pengumuman kebijakan tarif oleh Presiden Trump pada bulan April 2025 lalu, pemerintah Indonesia telah mengirimkan empat surat negosiasi tarif secara berkala. Menurut Menko Ekon, sebanyak 90 persen dokumentasi yang dikirim oleh pemerintah Indonesia dipenuhi oleh Amerika Serikat.

“Dalam periode tersebut Indonesia mengunjungi Washington DC 4 kali, kemudian 7 kali putaran perundingan, dan lebih dari 9 kali pembahasan in person maupun virtual dengan USTR atau Duta Besar Jamieson Greer,” pungkasnya. 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Hadiri Inaugural Meeting Board of Peace, Tegaskan Peran Indonesia dalam Stabilitas Global

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri pertemuan perdana (Inaugural Meeting) Board of Peace (BoP) yang digelar di Donald Trump United States Institute of Peace, Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/2). Pertemuan tersebut menjadi momentum resmi peluncuran mekanisme internasional Board of Peace sebagai platform kolaborasi global untuk mendukung stabilisasi kawasan konflik dan pemulihan pascakonflik, terutama di Gaza.

Pertemuan perdana ini bertujuan mengonsolidasikan komitmen negara-negara anggota dalam mendukung pembangunan kembali Gaza, termasuk melalui potensi kontribusi finansial maupun operasional. Kehadiran Presiden Prabowo pada forum tersebut menegaskan komitmen aktif Indonesia dalam pembentukan dan penguatan Board of Peace sebagai mekanisme internasional berbasis mandat resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan dukungan penuh Indonesia terhadap rencana 20 poin yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai kerangka kerja menuju stabilisasi dan perdamaian kawasan. Kepala Negara menyampaikan bahwa sejak awal Indonesia mempelajari rencana tersebut, pemerintah Indonesia telah menyatakan kesepahaman sekaligus komitmen kuat untuk berkontribusi aktif dalam implementasinya.

“Kami berkomitmen untuk memastikan keberhasilannya. Kami memahami bahwa akan ada banyak hambatan dan berbagai kesulitan, namun kami sangat optimistis dengan kepemimpinan Presiden Trump,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Indonesia menegaskan dukungannya terhadap agenda rekonstruksi dan stabilisasi jangka panjang Gaza yang berorientasi pada pemulihan kehidupan masyarakat sipil, pembangunan institusi, serta penghormatan terhadap hak-hak rakyat Palestina. Sikap tersebut sekaligus memperkuat konsistensi Indonesia dalam mendorong terwujudnya visi Solusi Dua Negara sebagai jalan menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.

Dałam pengantarnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan pentingnya kerja sama internasional untuk memastikan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat di jalur Gaza, kawasan Timur Tengah, serta dunia secara luas. Presiden Trump menilai pembentukan Board of Peace sebagai langkah strategis karena melibatkan para pemimpin negara dan tokoh-tokoh berpengaruh dari berbagai kawasan yang memiliki komitmen kuat terhadap perdamaian.

“Namun kita bekerja bersama untuk memastikan masa depan yang lebih cerah bagi rakyat Gaza, kawasan Timur Tengah, dan seluruh dunia. Saya meyakini bahwa Board of Peace, karena sebagian besar beranggotakan para pemimpin serta tokoh-tokoh yang sangat dihormati, terutama para pemimpin negara-negara Timur Tengah, juga negara-negara dari berbagai belahan dunia,” ujar Presiden Trump.

Pertemuan perdana Board of Peace ini menjadi tonggak awal koordinasi global yang lebih terstruktur dalam merespons konflik internasional. Keterlibatan aktif Indonesia memperlihatkan transformasi peran nasional dari kekuatan regional menjadi kontributor utama stabilitas global.

Melalui kehadiran Presiden Prabowo dalam forum ini, Indonesia kembali menegaskan jati dirinya sebagai bangsa yang konsisten memperjuangkan perdamaian, menjembatani dialog, dan menghadirkan solusi nyata bagi kemanusiaan.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Menkeu Purbaya Optimis Ekonomi 2026 Tembus 6%, Andalkan Mesin Domestik dan Efisiensi

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan optimismenya bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai angka 6% pada tahun 2026. Menurutnya, perbaikan ekonomi sudah terlihat sejak triwulan IV tahun lalu yang tumbuh 5,39 persen, berbalik dari tren perlambatan sebelumnya.

Menkeu menjelaskan bahwa kunci mencapai target tersebut adalah dengan mengaktifkan dua mesin pertumbuhan sekaligus yaitu sektor swasta dan dilengkapi stimulus pemerintah. Ke depan, pemerintah akan memastikan kedua mesin tersebut berjalan bersamaan, melalui peningkatan likuiditas, perbaikan iklim investasi, serta optimalisasi belanja negara.

“Pertama, saya hidupkan fiskal, sudah mulai jalan. Moneter, private sector udah mulai jalan. Itu udah 6% lebih di atas kertas ya. Kalau behavior sistemnya nggak berubah, seperti itu kira-kira. Kemudian saya perbaiki iklim investasi”, ujarnya di Jakarta pada Jumat (20/2).

Untuk mendorong investasi, pemerintah telah membentuk Satgas Debottlenecking guna menyelesaikan hambatan usaha. Hingga kini, 44 kasus telah diselesaikan. “Saya yakin dalam setahun udah hilang sebagian besar masalah yang mengganggu para pengusaha di Indonesia,” ucap sang Bendahara Negara.

Di sisi lain, pemerintah juga memperketat pengawasan terhadap barang ilegal yang masuk ke pasar domestik. Menkeu juga memastikan bahwa stimulus fiskal akan tetap diberikan untuk menjaga daya beli termasuk alokasi Rp55 triliun untuk dukungan Lebaran dan Gaji ke-13.

Menutup perbincangan, Purbaya menyampaikan bahwa ekonomi Indonesia tengah memasuki fase ekspansi yang dapat berlangsung hingga 2030-2033. “Jadi masyarakat nggak usah khawatir, kita sedang membawa ekonomi Indonesia ke arah menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Perdamaian Palestina dan Kesiapan Indonesia Berkontribusi dalam ISF

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung terwujudnya perdamaian yang berkelanjutan di kawasan Timur Tengah, khususnya Palestina saat menyampaikan sambutan pada Inaugural Meeting Board of Peace yang digelar di Donald Trump United States Institute of Peace, Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/2).

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan optimisme bahwa berbagai tantangan yang akan dihadapi dalam proses perdamaian dapat diatasi melalui komitmen kolektif negara-negara anggota. Presiden Prabowo menegaskan bahwa upaya tersebut diarahkan untuk mewujudkan perdamaian yang bertahan lama di Palestina, termasuk menghadirkan solusi damai yang adil dan berkelanjutan bagi masyarakat di Gaza.

“Visi tentang perdamaian yang nyata ini akan tercapai. Akan ada berbagai tantangan, namun kita akan mampu mengatasinya. Kita akan mewujudkan impian kita akan perdamaian di Palestina, perdamaian yang bertahan lama serta solusi damai bagi persoalan Palestina, termasuk di Gaza,” ujar Kepala Negara.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas tercapainya kesepakatan gencatan senjata yang dinilai sebagai langkah nyata menuju stabilisasi kawasan. Menurutnya, momentum tersebut harus dijaga melalui langkah konkret yang mampu memastikan keamanan dan pemulihan pascakonflik berjalan efektif.

“Tercapainya gencatan senjata merupakan langkah nyata yang patut diapresiasi, dan untuk itu kami menyampaikan penghargaan atas capaian tersebut,” imbuh Presiden.

Lebih lanjut, kehadiran Kepala Negara pada forum tersebut juga sebagai sarana menyampaikan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi pada pembentukan International Stabilization Force (ISF) sebagai bagian dari upaya stabilisasi pascakonflik melalui pengerahan pasukan dalam jumlah signifikan. Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperkuat implementasi perdamaian serta memastikan proses stabilisasi berlangsung secara efektif.

“Oleh karena itu, kami menegaskan kembali komitmen untuk berkontribusi melalui pengerahan sejumlah besar pasukan, hingga 8.000 personel atau lebih apabila diperlukan. Kami siap mengerahkan pasukan untuk berpartisipasi secara aktif dalam International Stabilisation Force (ISF) guna memastikan perdamaian dapat terwujud dan berjalan secara efektif,” ungkap Presiden Prabowo.

Melalui langkah ini, menegaskan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang berdiri di garis depan perjuangan perdamaian menggabungkan prinsip kemanusiaan, tanggung jawab global, dan kepemimpinan yang berani bertindak. 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo Tegaskan Two-State Solution dan Kesiapan Indonesia Dukung Misi Perdamaian Gaza

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan optimisme atas perkembangan upaya kemanusiaan dan perdamaian di Gaza. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara dalam keterangan pers bersama awak media di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2). Presiden menilai sejumlah kemajuan telah dicapai, khususnya dalam penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Gaza.

“Ya, alhamdulillah tadi berjalan dengan baik, lancar ya. Kita lihat kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai,” ujar Presiden.

Kepala Negara menegaskan bahwa aliran bantuan makanan dan kebutuhan dasar bagi masyarakat Gaza saat ini berada pada tingkat yang tinggi dibandingkan beberapa tahun terakhir.

“Sementara saya kira aliran bantuan makan, kebutuhan rakyat Gaza saya kira tertinggi selama beberapa tahun. Jadi makan cukup, kebutuhan-kebutuhan lain mengalir deras,” lanjutnya.

Meski demikian, Presiden mengingatkan bahwa berbagai tantangan masih membentang di depan. Menurutnya, upaya mencapai perdamaian membutuhkan tekad kuat dan kewaspadaan terhadap berbagai hambatan.

“Nampaknya sangat serius ya. Tadi walaupun kita bertekad untuk ini berhasil, karena ini memberi harapan, perdamaian. Walaupun tadi saya juga dalam statement singkat saya, saya juga ingatkan banyak kesulitan, masih di depan banyak hambatan, rintangan, obstacles,” ucap Presiden.

Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia bersama negara-negara Muslim lainnya untuk mendorong tercapainya perdamaian yang berkelanjutan bagi rakyat Palestina.

“Tapi ya, kita harus bertekad untuk mencapai keberhasilan demi rakyat Palestina. Kita tentunya komit, tadi beberapa negara-negara muslim semua menegaskan komitmen kita untuk benar-benar mencapai lasting peace,” tegasnya.

Kepala Negara kembali menekankan bahwa solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan menuju perdamaian jangka panjang.

“Bagi kita the real, the only long lasting solution is a two-state solution,” ujar Presiden.

Dalam konteks dukungan Indonesia terhadap upaya stabilisasi dan perdamaian, Presiden juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk berkontribusi dalam misi internasional.

Terkait waktu pengiriman, Presiden menyebut bahwa kemungkinan pengiriman kelompok awal dapat dilakukan dalam waktu dekat.

“Mungkin, ya kelompok-kelompok advance, mungkin tidak lama lah, mungkin 1-2 bulan ini,” ungkapnya.

Presiden juga mengonfirmasi bahwa Indonesia diminta untuk mengisi posisi Wakil Komandan dalam struktur misi tersebut.

“Ya, mereka minta kita jadi Deputy Commander,” ujar Presiden.

Komitmen Presiden Prabowo tersebut sekaligus mempertegas konsistensi politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berpihak pada kemanusiaan, serta menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis dalam upaya menciptakan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah. 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Di Hadapan Pemimpin Dunia, Presiden Trump Sebut Presiden Prabowo Pemimpin Tangguh dan Dihormati Dunia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendapat apresiasi langsung dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump atas kepemimpinan, ketegasan, serta kontribusi aktif Indonesia dalam mendorong perdamaian global pada Inaugural Meeting Board of Peace yang digelar di Donal Trump United States Institute of Peace, Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/2). Apresiasi tersebut disampaikan di hadapan para pemimpin dunia dan tokoh internasional yang menghadiri forum perdamaian global tersebut.

Dalam sambutannya, Presiden Trump secara terbuka menyampaikan kekagumannya terhadap karakter kepemimpinan Presiden Prabowo yang dinilai sebagai sosok pemimpin tangguh dan dihormati oleh komunitas internasional. Presiden Trump bahkan menyebut Presiden Prabowo sebagai figur yang kuat sekaligus cerdas dalam menghadapi berbagai dinamika global.

“Seorang yang sangat saya sukai, dia benar-benar tangguh. Saya tidak ingin berhadapan dengannya. Presiden Prabowo Subianto dari Indonesia,” ujar Presiden Trump, yang disambut perhatian para peserta forum.

Presiden Trump juga menyoroti besarnya peran Indonesia sebagai negara dengan populasi besar serta pengaruh strategis di kawasan dan dunia. Presiden Trump menilai Indonesia sebagai negara besar yang menunjukkan kinerja luar biasa serta memperoleh penghormatan luas dari berbagai negara.

“Negara Anda sangat besar, dan Anda melakukan pekerjaan yang luar biasa serta dihormati oleh semua orang,” lanjut Presiden Trump.

Lebih lanjut, Presiden Trump juga menyampaikan apresiasi terhadap Indonesia sebagai negara besar yang memiliki peran penting dalam dinamika global. Presiden Trump secara khusus memuji kepemimpinan Presiden Prabowo yang dinilainya sebagai sosok pemimpin tangguh sekaligus cerdas dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Terima kasih banyak, Indonesia. Ini negara yang hebat. Terima kasih banyak. Lihatlah beliau. Lihat betapa tangguhnya dia. Menurut Anda mudah berhadapan dengannya? Lihat wajah itu. Anda benar-benar sosok yang tangguh dan kami mengatakan itu dengan penuh rasa hormat juga. Kita membutuhkan kekuatan. Dia sendiri mengatakan tidak keberatan disebut demikian. Dia tangguh dan juga cerdas, dan kecerdasan itu bahkan lebih penting,” pungkas Presiden Trump.

Momentum tersebut menjadi simbol semakin kuatnya posisi Indonesia di panggung dunia, tidak hanya sebagai kekuatan regional, tetapi juga sebagai negara yang memiliki kepemimpinan yang dihormati dan didengar dalam percaturan global.

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Presiden Prabowo dan Presiden Trump Teken Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Bersejarah Indonesia-AS

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perjanjian perdagangan bersejarah di Washington, D.C., Amerika Serikat, Kamis (19/2). Penandatanganan tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang ekonomi dan perdagangan strategis.

Dalam keterangan tertulisnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut merupakan Perjanjian Perdagangan Timbal Balik antara Indonesia dan Amerika Serikat yang dirancang untuk meningkatkan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.

“Perjanjian Bersejarah antara Amerika Serikat dan Republik Indonesia ini berisi tentang Perjanjian Perdagangan Timbal Balik. Kedua pemimpin menyampaikan kepuasan atas langkah-langkah cepat dan berkelanjutan yang telah dilakukan oleh kedua negara, serta menegaskan komitmen kuat untuk mengimplementasikan kesepakatan besar tersebut,” ujar Seskab.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo dan Presiden Trump mengharapkan implementasi kesepakatan tersebut mampu memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional masing-masing negara, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap stabilitas dan kemakmuran ekonomi global.

“Perjanjian ini akan memperkuat keamanan ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta secara berkelanjutan berkontribusi terhadap kemakmuran global,” tulis Seskab.

Lebih lanjut, kedua kepala negara juga menginstruksikan para menteri serta pejabat terkait untuk segera mengambil langkah lanjutan guna memastikan pelaksanaan perjanjian berjalan efektif.

“Presiden Trump dan Presiden Prabowo juga menginstruksikan para menteri dan pejabat terkait untuk mengambil langkah-langkah lanjutan guna membuka era keemasan baru bagi kemitraan strategis Amerika Serikat–Indonesia,” pungkas Seskab.

Perjanjian perdagangan timbal balik ini menjadi simbol kuat meningkatnya kepercayaan dan kerja sama strategis kedua negara dalam menghadapi dinamika ekonomi global, sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra penting Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik. 

Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News

Puluhan Ribu Petugas Mulai Verifikasi Lapangan Peserta PBI Hari Ini

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti melakukan pencanangan ground check atau verifikasi lapangan bagi peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang sempat dinonaktifkan.
“Sesuai arahan Pak Menko, Alhamdulillah hari ini kita tindaklanjuti keputusan bersama DPR beberapa waktu lalu untuk memulai ground check,” kata Gus Ipul dalam acara pencanangan ground check PBI di Ruang National Statistic Command Center (NSCC), Kantor BPS, Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Pada kesempatan ini, Gus Ipul memberikan arahan kepada pendamping PKH, petugas BPS daerah, dan mitra statistik yang akan terlibat dalam proses ground check sebagai bagian dari pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Ya ini melibatkan puluhan ribu pendamping PKH, petugas BPS atau mitra statistik dan mudah-mudahan masyarakat mau memberikan informasi yang sejujur-jujurnya,” ujarnya.
Dalam arahannya kepada para pendamping, Gus Ipul menekankan ground check harus sesuai dengan standar BPS, mengikuti instrumen dengan disiplin, dan jangan mengisi berdasarkan asumsi, namun berdasarkan kondisi objektif yang ditemukan di lapangan.
Kemudian, pendamping harus memastikan data yang dikumpulkan adalah data yang akurat, jujur, dan objektif. “Ingat, data yang saudara isi akan menentukan siapa yang dilindungi oleh negara,” tuturnya.
Gus Ipul meminta pendamping PKH memperkuat koordinasi dengan BPS dan Dinsos Daerah.  Lalu, pendamping harus melaksanakan ground check dengan tepat waktu dan penuh tanggung jawab. “Ground check ini adalah mandat nasional yang harus kita selesaikan bersama-sama,” kata Gus Ipul.
Pesan terakhir, Gus Ipul berharap pendamping tetap menjaga semangat, menjaga integritas, dan menjaga niat pengabdian. “Saya memahami bahwa tugas ini tidak ringan, apalagi dilaksanakan dalam suasana bulan suci Ramadan. Namun justru di bulan penuh berkah ini, setiap langkah saudara menjadi bagian dari pengabdian yang bernilai ibadah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan ground check akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama akan dimulai hari ini, kemudian besok akan dilakukan pelatihan kepada pendamping, dan minggu depan akan mulai dilakukan pelaksanaan lapangan dan ditargetkan selesai pada 14 Maret 2026.
Tahap pertama ground check akan dilaksanakan kepada peserta PBI yang menderita penyakit katastropik atau kronis. “Ground check tahap pertama ini akan dilakukan kepada 106.153 individu atau kira-kira 104.000 keluarga,” kata Amalia.
Secara paralel, BPS juga akan melakukan persiapan untuk ground check tahap kedua pada akhir Februari. Pelaksanaan verifikasi lapangan untuk tahap kedua akan dilakukan setelah libur lebaran yaitu pada tanggal 1 April 2026, yang dilakukan selama kurang lebih satu bulan.
Untuk tahap kedua ground check akan dilaksanakan kepada seluruh peserta PBI yang dinonaktifkan dan non penderita penyakit kronis. “Jadi diperkirakan akan selesai di akhir bulan April untuk yang tahap kedua, dimana tahap kedua ini adalah ground check untuk sekitar 11 juta individu atau kalau kita konversi kepada keluarga kira-kira 5,9 juta keluarga,” jelasnya.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin berharap proses ground check sebagai bagian dari pemutakhiran DTSEN ini bisa membuat data semakin akurat dan program tepat sasaran.
“Hari ini dari Kementerian Sosial, Baik Dinas Sosial, Petugas PKH, dan seluruh jajaran BPS memulai grond check data yang kita butuhkan, sehingga penerima bantuan iuran benar-benar yang berhak menerima dapat menerima, yang tidak berhak menyadari bahwa ada yang lebih berhak menerima,” katanya.
Cek Artikel dan Berita Lainnya di Google News