Beranda blog Halaman 4566

Kemenag Akan Tingkatkan Digitalisasi Arsip KUA

Kemenag Akan Tingkatkan Digitalisasi Arsip KUA

SuaraPemerintah.id – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam akan meningkatkan digitalisasi arsip Kantor Urusan Agama (KUA).

Digitalisasi ini sebagai bagian dari upaya mitigasi untuk menyelamatkan arsip-arsip KUA.

Sekretaris Ditjen Bimas Islam, Muhammad Fuad Nasar menyampaikan, digitalisasi arsip layanan KUA bagian dari digitalisasi layanan birokrasi, integrasi sistem informasi dan proses bisnis berbasis digital di Kemenag.

Sejauh ini layanan pendaftaran nikah di KUA sudah menggunakan sistem aplikasi. Maka otomatis data tersimpan secara digital.

“Ke depan data layanan KUA di luar pendaftaran nikah perlu didigitalkan. Data wakaf sudah ada di Sistem Informasi dan Manajemen Wakaf (Siwak), ini memerlukan update secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk antisipasi dan proteksi jejak wakaf yang hilang,” kata Fuad, Ahad (17/1).

Ia menjelaskan apa saja yang perlu ditingkatkan dalam hal digitalisasi arsip KUA. Yakni penerbitan akta ikrar wakaf, penetapan nadzir wakaf, dan segala perubahannya. Semua diupayakan masuk dalam digitalisasi layanan birokrasi dan integrasi sistem informasi di KUA. Terkait bagaimana bentuk dan modelnya masih sedang dikaji.

Fuad juga menyampaikan bahwa kekuatan hukum arsip digital tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

Tahapan implementasi dan prioritas wilayah yang akan ditingkatkan digitalisasi arsip KUA-nya akan dilihat dan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia serta tingkat kebutuhannya.

“Saya pernah mendapat laporan musnahnya arsip akta ikrar wakaf di KUA yang berada di wilayah rawan banjir, sedangkan dokumen tersebut dibutuhkan dalam pensertifikatan tanah wakaf maupun dalam penanganan sengketa wakaf,” ujarnya.

Sebelumnya, Kemenag menyampaikan sejumlah daerah di Indonesia termasuk kawasan yang rawan banjir dan gempa. Selain merenggut kerugian jiwa dan materi yang tidak terkira, peristiwa ini juga berdampak pada kerugian sejarah dan khazanah literasi.

“Kita akan siapkan mitigasi. Langkah yang dilakukan antara lain digitalisasi arsip dan khazanah literasi, penataan tempat penyimpanan koleksi arsip dan perpustakaan yang relatif aman, dan lainnya,” kata Fuad, dilansir dari laman resmi Kemenag, Ahad (17/1).

Ia menerangkan, penyelamatan arsip dan khazanah literasi sangat penting diperhatikan dalam mitigasi banjir dan gempa. Termasuk arsip dan khazanah literasi keagamaan sebagai aset peradaban umat serta kekayaan bangsa.

Menurutnya, warga masyarakat, organisasi keagamaan dan instansi pemerintah seperti Kemenag dalam hal ini KUA, sekolah, madrasah dan pondok pesantren perlu mengembangkan sistem mitigasi yang menyangkut penyelamatan arsip dan khazanah literasi.

Mengingat tingginya potensi banjir, gempa dan kerusakan lingkungan di berbagai wilayah Tanah Air belakangan ini.

Fuad mengatakan, kerugian sejarah dan sumber literatur keilmuan sampai kapan pun tidak dapat diganti.

“Saya terenyuh suatu ketika mengunjungi Perpustakaan dan Museum Yayasan Prof. A. Hasjmy di Banda Aceh, setelah pemulihan pasca bencana gempa dan tsunami Aceh. Saya membayangkan bagaimana dengan koleksi pribadi ulama dan milik warga yang tidak diurus oleh instansi pemerintah, siapa yang peduli,” ujarnya.

Ia menilai penyelamatan dan konservasi aset sejarah, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan dokumen negara, tidak dapat dipisahkan dari mitigasi dan penanggulangan banjir serta gempa.

Perhatian dan kepedulian semua kalangan, baik masyarakat maupun instansi pemerintah sangat dibutuhkan demi kepentingan masa depan bangsa dan generasi mendatang.

Baznas Buka Layanan Kesehatan Korban Gempa Sulbar

SuaraPemerintah.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka layanan kesehatan di tiga titik dan dapur umum kepada korban gempa di Sulawesi barat, pada Ahad (17/1) lalu. Posko pelayanan kesehatan pertama dilakukan di Kantor Baznas Sulawesi Barat, di Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju.

Sebanyak 50 orang pengungsi mendapat pelayanan dari Rumah Sehat Baznas (RSB) di lokasi ini. Mayoritas korban mengeluhkan nyeri badan, sakit kepala, dan pusing akibat gempa yang terjadi.

Baznas juga membuka dapur umum dan menyiapkan 1.000 bungkus makanan untuk para pengungsi.

Kemudian titik layanan kemanusiaan Baznas yang kedua berada di Terminal Mamuju, yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi pertama.

“Pada Minggu siang Baznas membuka posko kesehatan kedua setelah berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat. Baznas membuka layanan kesehatan di Terminal Mamuju, yang memang cukup banyak pengungsi,” kata Direktur Utama Baznaa RI, M Arifin Purwakananta, dalam siaran persnya.

Tim Baznas kemudian bergerak ke titik layanan yang ketiga, yang berada di Simbuang, Kelurahan Simboro. Di lokasi ini didominasi anak-anak dan lansia. Dari hasil pemeriksaan, beberapa anak menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), lalu ada juga yang sakit badan dan kepala pasca gempa.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) membuka layanan kesehatan di tiga titik dan dapur umum kepada korban gempa di Sulawesi Barat, pada Ahad (17/1). – (Baznas)

Sementara itu, pada hari yang sama, tim Baznas Tanggap Bencana juga melakukan berbagai langkah dalam membantu korban gempa. Baznas melakukan assesment ke lokasi terdampak dan melakukan evakuasi bersama tim Basarnas.

“Kami selalu mengupayakan kinerja maksimal untuk proses pascabencana, termasuk pemulihan psikososial korban terdampak. Fokus Baznas akan tertuju pada evakuasi korban, kebutuhan makanan pengungsi, layanan kesehatan, sanitasi, dan segala kebutuhan pengungsi,” ujar Arifin.

Pendampingan pascabencana, lanjut Arifin, akan jadi perhatian Baznas ke depannya terlebih kepada anak-anak, ibu hamil, dan lansia agar bisa secepatnya pulih. Selain pendampingan kesehatan dan psikososial, Baznas melalui berbagai programnya akan membantu warga terdampak untuk melakukan pemulihan ekonomi, karena bencana gempa turut berpengaruh terhadap kondisi perekonomian keluarga.

“Melalui berbagai program Baznas seperti microfinance dan pelatihan wirausaha, Baznas akan mendampingi masyarakat terdampak untuk pulih bersama,” pungkas Arifin.

Cara Anwar Membangun Human Capital di Kimia Farma

SuaraPemerintah.id – PT Kimia Farma (Persero) Tbk atau Kimia Farma merupakan perusahaan farmasi BUMN pertama dan terbesar di Indonesia. Perkembangan Kimia Farma tak lepas dari dukungan sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang dimiliki. Dalam membangun SDM, Kimia Farma mengoptimalkan tim di bagian divisi Human Capital (HC).

Mereka yang berada di barisan HC selalu mengembangkan berbagai strategi untuk membangun SDM di Kimia Farma. Salah satu leader di HC Kimia Farma, M. C. Anwar, SE, ICP-BAF, AWP, membagi kisah dan cara dia membangun SDM bersama tim divisi HC Kimia Farma.

“Tujuan dari adanya divisi Human Capital adalah membangun SDM yang berkualitas. SDM adalah modal terbesar perusahaan. Maka, kita harus punya cara dan strategi yang efektif agar SDM bisa berkembang baik secara knowledge, attitude, maupun performa kinerja. Kualitas SDM berbanding lurus dengan perkembangan perusahaan,” jelas Anwar.

Anwar mendapatkan promosi dan dipercaya Kimia Farma untuk masuk jajaran divisi HC Unit Learning and Development sejak Juli 2020. Pengalamannnya selama 19 tahun di bagian sales marketing menjadi modal untuk membuat berbagai program pengembangan SDM di divisi HC.

Anwar sendiri mengakui bahwa bukan hal yang mudah membangun SDM. Apalagi Kimia Farma merupakan perusahaan besar. Membangun SDM selain memerlukan cara yang tepat juga memerlukan proses yang tidak sebentar. Namun semua itu menjadi tantangan bagi Anwar. Dimana ia dituntut untuk terus belajar.

“Munculnya berbagai tantangan adalah kesempatan kita untuk belajar. Contohnya tantangan pandemi saat ini. Sebenarnya banyak hal yag bisa kita pelajari dalam kondisi saat ini. Kalau kita tidak belajar, kita pasti akan tertinggal,” pungkas Anwar.

Awalnya, Anwar tidak pernah membayangkan apa yang akan ia lakukan di divisi HC karena sebelumnya ia banyak berkutat di sales marketing. Anwar berusaha keras mempelajari segala hal seputar human capital dan pengembangan SDM. Mulai dari membaca berbagai buku hingga mengikuti berbagai pelatihan sebagai trainer yang profesional.

Mewujudkan Learning Culture di Kimia Farma

Dari semangat belajar itu, Anwar akhirnya menemukan berbagai formula yang tepat untuk menjalankan divisi HC di Kimia Farma. Semangat belajar itu pula yang coba Anwar tanamkan di divisi HC Unit Learning and Development Kimia Farma. Anwar ingin menghidupkan budaya belajar (learning culture) di semua lapisan SDM Kimia Farma.

“Saya menerapkan kepada semua karyawan khususnya di Marketing, Sales and Distribution Academy untuk selalu belajar dimanapun, kapanpun, dengan apapun. Apapun sesuatu yang bermanfaat,” tambah Anwar.

Terinspirasi dari bukunya Alex Denni berjudul 5.1, Anwar menemukan satu pemahaman yaitu learner is the center of learning. Dimana pusat belajar adalah pembelajar itu sendiri. Pemahaman tersebut ia sebarkan melalui berbagai program pelatihan divisi HC untuk mewujudkan learning culture di Kimia Farma.

“Perubahan akan terjadi jika kita melakukan perubahan dari mulai mindset, skill set dan toolset kita. Di buku ini kita bisa tahu juga apa itu Learn sampai  How To Learn,” jelasnya.

Meski dalam kondisi pandemi, Anwar tetap menjalankan program learning development SDM. Berbagai training pengembangan SDM dijalankan dengan tetap mengikuti aturan protokol kesehatan. Semua ia lakukan agar learning culture tidak berhenti dalam kondisi apapun.

Di Kimia Farma sendiri development learning dilakukan melalui 4 tahap, yaitu L1, L2, L3, hingga L4. Tiap tahap memiliki target pengembangan SDM yang berbeda. Mulai dari target bertambahnya pengetahuan (knowledge), target perubahan kebiasan (behavior), hingga peningkatan performance.

Anwar juga menguatkan SDM di bagian lapisan midle low Kimia Farma, yaitu para Marketing, sales level pelaksana, serta Team SPG. Dimana bagian ini diisi oleh SDM dari pihak ketiga (outsourching). Namun Anwar berpikir, meski mereka dari lapisan paling bawah tapi keberadaan mereka sangat penting. Para Marketing dan sales menurut Anwar adalah pasukan garda depan Kimia Farma sehingga sangat penting untuk mendapat perhatian yang besar.

“Di bagian middle low, saya upayakan para trainer dari internal, termasuk saya dalam rangka meningkatkan Learning Culture di Kimia Farma. Mulai dari jajaran GM dan leader Kimia Farma saya minta untuk hadir paling tidak memberikan sambutan. Sehingga teman-teman di middle low merasa diperhatikan dan makin semangat,” ungkap Anwar.

Upaya Anwar mengembangkan Human Capital di Kimia Farma, khususnya di Marketing Sales And Distribution Academy, mendapatkan apresiasi dari GM SBU Marketing Dan Sales Kimia Farma. Termasuk Program-program yang ia jalankan mendapatkan sambutan yang positif dari para peserta trainer di SM II 2020, hal tersebut terbukti dari hasil evaluasi mentimeter yang sudah diisi oleh para peserta training.

“Untuk berkompetisi kita harus menghadirkan sesuatu yang berbeda. Peningkatan bisa terjadi jika  learning culture dijalankan tentunya dengan menggunakan Metode pembelajaran 10, 20 dan 70. Dimana 10 adalah formal learning, 20 adalah informal learning dengan mentoring, coaching, 70 dengan aplikasi di unit kerja. Tidak hanya untuk peningkatan perusahaan tapi juga untuk peningkatan diri SDM itu sendiri,” pungkas Anwar.

 

 

Bantuan Gempa Sulbar, BNPB Serahkan Rp4 Miliar

SuaraPemerintah.id – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan untuk penanganan korban bencana gempa di Sulawesi Barat (Sulbar). Total bantuan yang diserahkan sebesar Rp4 miliar sebagai bantuan awal untuk operasional kebutuhan pokok penanganan gempa bumi di Sulbar.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis di lapangan dari Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo kepada Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (16/1/2021) Doni menjelaskan bantuan sebesar Rp4 miliar tersebut terdiri dari Rp2 miliar untuk provinsi Sulawesi Barat, dan masing-masing Rp1 miliar untuk Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.

Kepala BNPB juga meninjau lokasi terdampak gempa di Kecamatan Malunda dan Ulumanda, Kabupaten Majene. Turut mendampingi dalam penerbangan helikopter sekitar 17 menit dari Mamuju ke Majene yakni Deputy Darurat BNPB Dody Ruswandi dan Tenaga Ahli BNPB Egy Massadiah.

Gempa Sulawesi Barat terjadi dua hari yakni pada 14 Januari hingga 15 Januari 2021.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi memiliki magnitudo 6,2 dengan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,98 LS dan 118,94 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 6 km arah Timur Laut Majene, Sulawesi Barat pada kedalaman 10 km.

Sementara itu, Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Dinas Sosial (dinsos) Sulawesi Barat (Sulbar) membangun tiga posko dapur umum bagi korban gempa. Bantuan logistik dan segala kebutuhan tanggap darurat juga sudah tiba di lokasi.

“Posko ada di tiga titik di Stadion Manakarra, di Kantor Gubernur, dan Majene,” kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos M Syafii Nasution, Sabtu, 16 Januari 2021.

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan Rp 1,7 miliar bagi korban gempa di Sulawesi Barat. Bantuan dikirim dengan pesawat Hercules milik TNI AU melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (15/1).

“Bantuan dari Kemensos ada dari gudang kami di Bekasi. Kami juga bawa logistik dengan membawa tenda gulung,” papar Syafii.

Safii menjelaskan bantuan tersebut terdiri atas bantuan logistik tanggap darurat pusat senilai Rp 979.819.710, bantuan logistik gudang regional timur senilai Rp 621.911.700, dan santunan ahli waris bagi delapan korban yang telah teridentifikasi sebesar Rp 120 juta untuk masing-masing ahli waris senilai Rp 15 juta. Selanjutnya seluruh ahli waris korban bencana meninggal dunia akan diberi santunan dengan nilai yang sama.

“Bantuan ini diwujudkan makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung, matras, peralatan keluarga, tenda serbaguna, dan keperluan lainnya,” jelas Safii Nasution di Sulbar dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (16/1/2021).

Bantuan yang diserahkan Kemensos antara lain makanan siap saji 2.500 paket, makanan anak 1.200 paket, tenda gulung 500 lembar, matras 1.000 lembar, selimut 700 lembar, peralatan dapur 200 paket, tenda serbaguna 10 unit, kids wear 500 paket, velbed 40 unit, kasur 370 buah, sandang 30 paket, perlengkapan Tagana 20 paket.

Kemensos juga mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Sulawesi Selatan sebanyak 50 personel dan Sulawesi Tengah sebanyak 19 personel untuk membantu Tagana setempat untuk membuka dapur umum dan memberikan layanan dukungan psikososial (LDP).

 

 

Gempa Sulbar, Kemensos Bangun 3 Posko dan Kucurkan Bantuan Rp1,7 Miliar

SuaraPemerintah.ud – Tangani korban gempa di Sulawesi Barat (Sulbar), Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Dinas Sosial (dinsos) Sulawesi Barat (Sulbar) membangun tiga posko dapur umum bagi korban gempa. Bantuan logistik dan segala kebutuhan tanggap darurat juga sudah tiba di lokasi.

“Posko ada di tiga titik di Stadion Manakarra, di Kantor Gubernur, dan Majene,” kata Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos M Syafii Nasution, Sabtu, 16 Januari 2021.

Menurut dia, rencananya posko dapur umum difokuskan di satu titik, yakni Kantor Gubernur. Hal ini demi distribusi dan komunikasi berada dalam satu komando.

Syafii menyebut situasi di Sulawesi Barat  belum sepenuhnya kondusif. Namun, pemerintah berupaya semaksimal mungkin memenuhi kebutuhan dasar seluruh korban.

Kementerian Sosial menyalurkan bantuan Rp 1,7 miliar bagi korban gempa di Sulawesi Barat. Bantuan dikirim dengan pesawat Hercules milik TNI AU melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (15/1).

“Bantuan dari Kemensos ada dari gudang kami di Bekasi. Kami juga bawa logistik dengan membawa tenda gulung,” papar Syafii.

Dia menyebut tenda gulung ialah bantuan yang penting. Pasalnya, masih ada warga di sekitar Majene-Mamuju yang tidur di dalam mobil.

“Karena trauma setelah gempa dengan magnitudo 6,2,” tutur Syafii.

Safii menjelaskan bantuan tersebut terdiri atas bantuan logistik tanggap darurat pusat senilai Rp 979.819.710, bantuan logistik gudang regional timur senilai Rp 621.911.700, dan santunan ahli waris bagi delapan korban yang telah teridentifikasi sebesar Rp 120 juta untuk masing-masing ahli waris senilai Rp 15 juta. Selanjutnya seluruh ahli waris korban bencana meninggal dunia akan diberi santunan dengan nilai yang sama.

“Bantuan ini diwujudkan makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung, matras, peralatan keluarga, tenda serbaguna, dan keperluan lainnya,” jelas Safii Nasution di Sulbar dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (16/1/2021).

Bantuan yang diserahkan Kemensos antara lain makanan siap saji 2.500 paket, makanan anak 1.200 paket, tenda gulung 500 lembar, matras 1.000 lembar, selimut 700 lembar, peralatan dapur 200 paket, tenda serbaguna 10 unit, kids wear 500 paket, velbed 40 unit, kasur 370 buah, sandang 30 paket, perlengkapan Tagana 20 paket.

Kemensos juga mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dari Sulawesi Selatan sebanyak 50 personel dan Sulawesi Tengah sebanyak 19 personel untuk membantu Tagana setempat untuk membuka dapur umum dan memberikan layanan dukungan psikososial (LDP).

“Sejak bencana terjadi, kami melalui Tagana telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial di wilayah terdampak gempa tentang aktivitas penanganan dan mengamati situasi terkini,” ucap Syafii.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati  mengatakan korban jiwa akibat gempa magnitudo 6,2 di Sulawesi Barat bertambah menjadi 42 orang. Sebanyak 34 orang meninggal di Kabupaten Mamuju.

 

MotoGP 2021 di Mandalika Jadi Ajang Pemberdayaan UMKM Indonesia

SuaraPemerintah.id – Gelaran MotoGP 2021 akan diselenggarakan di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno ingin gelaran besar tersebut menjadi ajang untuk memberdayakan UMKM dan mengembangkan pariwisata serta ekonomi kreatif di Indonesia.

Menteri Sandri menegaskan akan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif dalam gelaran event MotoGP 2021 yang akan digelar di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sandi menyebut akan menggandeng berbagai pihak untuk memberikan keleluasaan kepada Parekraf untuk ajang promosi.

“Saya tadi sudah berbicara dengan teman-teman Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Pemda setempat. Kita harus berpihak pada UMKM kita, jadi jangan sampai peralatan moto gp ini hanya eksklusif tapi tidak berpihak ke UMKM kita,” kata Sandiaga Uno di Jakarta, Sabtu (16/1/2021).

Sandi menyampaikan bahwa event besar MotogGp harus benar-benar dimanfaatkan oleh Parekraf di Nusa Tenggara Barat. Sandiaga akan membantu untuk memberdayakan UMKM tanah air.

“Semua yang terlibat (dalam event MotoGP) harus mau ditata dengan baik dan harus mau diberdayakan,” pungkasnya.

Oleh karena kru, Sandiaga punya tiga program untuk mewujudkan hal tersebut yaitu inovasi, beradaptasi dan kolaborasi. Tiga program ini akan jadi ‘senjata’ untuk membangkitkan Parekraf terkhusus pada gelaran event MotoGP 2021.

“Saya menawarkan 3 program yaitu inovasi, beradaptasi di tengah pandemi dan program kolaborasi. Kita gabungkan semua ini, ada beberapa program yang sudah berjalan seperti bedakan, hibah desain dan akselerasi. Itu yang kita harapkan dapat meningkatkan kualitas produk-produk pariwisata dan ekonomi kreatif di mandalika” ujarnya.

Menteri Sandi menaruh harapannya terhadap Mandalika dan MotoGP. Diharapkan adanya event besar ini mampu menggeliatkan pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat.

Dia menegaskan sebelum event MotoGP digelar pada bulan Oktober-November 2021 mendatang, setiap minggu dan setiap bulan harus tetap akan digelar event-event yang mampu menggeliatkan kehidupan pariwisata dan ekonomi kreatif di kalangan masyarakat.

“Sektor pariwisata harus mampu memutus mata rantai pengangguran, harus mampu meminimalisir kemiskinan,” kata Sandiaga Uno didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, saat berkunjung ke KEK Mandalika, Lombok Tengah.

Tak hanya pariwisata dan ekonomi kreatif yang menjadi perhatian, menurut Sandi, kelestarian lingkungan juga tetap harus dijaga. Oleh karena itu, Menparekraf mengajak masyarakat untuk bangkit dan juga terus meningkatkan hasil kerajinan, seraya tetap menjaga kebersihan, keamanan, kenyamanan dan kelestarian lingkungan.

Indonesia diketahui masuk daftar cadangan untuk penyelenggaraan ajang balap MotoGP 2021. Karena itu, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus mengebut pengerjaan Sirkuit Jalan Raya Mandalika yang berada di dalam Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Dimana kawasan ini didukung view pantai Mandalika yang indah dan eksotik.

 

Mentan Resmikan Agro Eduwisata Ragunan, Tempat Wisata dan Belajar Pertanian

SuaraPemerintah.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan Agro Eduwisata Ragunan (AER) sebagai tempat untuk belajar pertanian sekaligus berwisata di Jalan Poncol, RagunanJakarta Selatan, Jumat (15/1/2021).

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo hadir langsung meresmikan tempat edukasi dan wisata yang menerapkan konsep pertanian permakultur pertama di Indonesia itu.

Mentan mengatakan AER merupakan kegiatan pertanian dengan mengembangkan kawasan pertanian yang berperan sebagai kawasan produksi, edukasi, inovasi teknologi, inkubasi bisnis, konservasi lingkungan dan juga kawasan wisata.

“Hari ini saya diyakini oleh Gubernur DKI Jakarta, bahwa lahan-lahan yang mereka miliki cukup bagus. Ini harus diintervensi bersama untuk menjadikan sebuah lahan yang produktif,” kata Syahrul.

Pada masa pandemi ini, menurut Syahrul, perlu kreativitas dan produktif agar pangan selalu tersedia guna mencukupi kebutuhan masyarakat.

Kegiatan pertanian yang produktif, lanjut dia, berkontribusi bagi perekonomian nasional, di antaranya kegiatan pertanian yang maju dan modern.

Menurut Syahrul, saat ini pertanian tidak lagi membutuhkan ketersediaan lahan yang luas, tetapi pertanian bisa dibuktikan di mana saja, bisa berskala ekonomi.

Syahrul pun mendukung Gubernur DKI Jakarta dan jajaran, serta instansi dinas terkait untuk bisa mengakses secara bersama, memanfaatkan lahan yang tersedia untuk dijadikan tempat edukasi dan wisata pertanian seperti hadirnya AER, termasuk program pertanian perkotaan.

“Saya sepakat dengan Pak Gubernur DKI bersama jajaran dan wali kota untuk menjadikan taman yang indah, sekaligus menjadi kebun bibit yang bisa mengakses dan mendukung mereka yang akan berkebun di halaman rumahnya,” ujar Syahrul.

Kementerian Pertanian mendukung program pertanian perkotaan dengan menyalurkan bibit tanaman agar bisa dimanfaatkan masyarakat bercocok tanam di perkarangan rumah masing-masing.

Hasil pertanian di perkarangan rumah masing-masing bisa menutupi kebutuhan makan sehari-hari.

“Maret kita akan akses dan info kan kepada masyarakat lebih luas lagi dan kita akan MoU dengan Gubernur DKI Jakarta,” kata Mentan Syahrul.

Di sela-sela peluncuran AER dilakukan penandatanganan kerja sama antara Kementerian Pertanian dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tentang pengembangan agro eduwisata.

Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Dadang Solihin mewakili Gubernur DKI Jakarta menyebutkan, pengembangan agro eduwisata sudah menjadi komitmen Pemprov DKI dalam memberikan edukasi pertanian kepada masyarakat.

“Targetnya 12 lokasi agro eduwisata di DKI. Untuk itu sinergi ini perlu terus dilakukan ke depannya, khususnya dengan Kementan,” kata Dadang.

Dadang menambahkan, pengembangan agro eduwisata yang didukung dengan teknologi mumpuni dan memanfaatkan lahan kosong yang ada di Jakarta dapat berfungsi sebagai sumber penghasilan pangan.

Di dalam AER masyarakat dikenalkan dengan tanaman ‘superfood’ endemik lokal untuk ketahanan pangan keluarga.

AER juga mengenalkan teknologi budi daya pertanian perkotaan seperti teknologi hidroponik, ‘microgreen’, tanaman ‘adible flower’ yang terintegrasi dengan sektor perikanan yaitu kolam bioflok dan lobster air tawar.

Selain itu, AER juga terdapat peternakan sapi perah dan taman kelinci. Serta budidaya pakan alternatif, yaitu budidaya maggot.

Tempat itu juga menawarkan sarana edukasi bagi masyarakat umum, komunitas dan juga siswa sekolah, dengan harapan teknologi yang dikembangkan bisa diadopsi oleh masyarakat secara luas.

Sandiaga : Revolusi Sektor Wisata Dimulai dari Toilet

SuaraPemerintah.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menyebutkan untuk merealisasikan revolusi sektor wisata harus dimulai dari toiletnya.

Untuk itu Sandiaga mengajak kolaborasi Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) untuk merevitalisasi WC atau toilet di setiap destinasi wisata di Indonesia.

Revitalisasi toilet ini diharapkan dapat memberi kenyamanan pada wisatawan. Sandiaga menyampaikan bahwa kelayakan dan kebersihan toilet di tiap destinasi wisata merupakan salah satu unsur penting.

“Menurut saya, senyata-nyatanya kalau kita mau revolusi sektor wisata itu harus dimulai dari toilet karena ini adalah tempat yang tidak bisa kita wakilkan untuk datang,” kata Sandiaga dalam rilis resmi, Kamis (15/1/2021).

Sandiaga berpendapat bahwa toilet di tempat wisata juga harus memiliki desain dan fasilitas yang baik karena akan memengaruhi tingkat kunjungan wisata.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Hari Santosa Sungkari, berharap ATI dapat membantu Kemenparekraf dalam merevitalisasi toilet di tiap destinasi wisata agar nyaman digunakan.

“ATI akan membantu Kemenparekraf untuk memikirkan bagaimana membangun toilet, tetapi juga memikirkan ekosistemnya secara keseluruhan. Mulai dari air bersih, hingga siapa yang akan mengelola toiletnya,” ujar Hari.

Hari menjelaskan bahwa Kemenparekraf akan memfokuskan revitalisasi toilet pada lima destinasi super prioritas dan dilanjutkan dengan destinasi yang lain.

Yang sangat penting saat ini dan kritis adalah di destinasi wisata yang publik seperti pantai, gunung. Kita akan fokuskan terlebih dahulu di lima destinasi super prioritas. Nah harus kita pikirkan juga standarnya. Begitu kita terapkan di pantai ada modifikasi apa, jika diterapkan di gunung ada modifikasi apa. Jadi saya mengajak berpikir dari hilir, ujungnya kita ingin menghasilkan apa,” ujar Hari.

Nantinya, Kemenparekraf akan berfokus dalam merevitalisasi toilet pada lima destinasi super prioritas dan dilanjutkan dengan destinasi lainnya.Menurut Hari, destinasi wisata yang sangat kritis saat ini adalah destinasi wisata publik, seperti pantai dan gunung.

“Nah harus kita pikirkan juga standarnya. Begitu kita terapkan di pantai ada modifikasi apa, jika diterapkan di gunung ada modifikasi apa. Jadi saya mengajak berpikir dari hilir, ujungnya kita ingin menghasilkan apa,” tambah dia.

Ketua ATI Naning Adiwoso mengatakan bahwa pihaknya siap bekerja sama dengan Kemenparekraf untuk revitalisasi toilet di setiap destinasi wisata.

Menurutnya, keberadaan toilet di setiap destinasi wisata perlu pendampingan terus menerus agar tetap nyaman dan bisa menarik wisatawan untuk berkunjung.

Saya harap ke depannya, toilet ini menjadi sangat penting karena terus terang menurut World Health Organization (WHO), negara yang maju itu kalau negaranya sehat,” tutur Naning.

Hal tersebut berkaitan erat dengan wisata sehat. Pasalnya, wisatawan nantinya pasti akan mencari tempat wisata yang sehat dan higienis agar bisa berlibur dengan bahagia.

Semoga kita bisa membantu memajukan keberadaan toilet di destinasi wisata. Ada beberapa kriteria yang harus kita kerjakan, agar lingkungan kita sehat,” pungkasnya.

Transaksi Emas Kini Lebih Mudah di e-Mas, Fitur Baru MSM

SuaraPemerintah.id – PT Bank Mandiri Syariah terus memperkuat layanan dengan menambah fitur e-Mas di aplikasi Mandiri Syariah Mobile (MSM). Fitur itu tak cuma melayani transaksi jual beli emas tapi juga gadai atraktif.

Riko Wardhana selaku Group Head of Digital Banking Sales & Partnership Group PT. Bank Syariah Mandiri menjelaskan bahwa fitur e-Mas memiliki dua layanan utama yakni e-Mas dan Gadai Emas.

Bagi nasabah yang memiliki rencana keuangan tertentu, layanan beli emas di e-Mas bisa dimanfaatkan karena melindungi nilai simpanan nasabah. Pembelian emas juga terjangkau mulai dari Rp 50.000.

“Setiap pembelian emas, nasabah bisa langsung mendebet dana dari rekeningnya dan bebas biaya virtual account. Nasabah juga bisa memantau transaksi emas yang dilakukan melalui cek history transaksi. Gram emas yang tertera pada fitur e-Mas juga bisa ditransfer ke sesama nasabah pengguna MSM. Transfer emas bisa jadi sarana untuk memberi hadiah kepada keluarga atau kerabat sesama pengguna MSM,” papar Riko Wardhana lewat keterangan tertulis, Jumat (15/1/2021).

Menurutnya, apabila rencana keuangan nasabah sudah tercapai, nasabah bisa menutup rekening emasnya. Hal ini menunjukan bahwa layanan e-Mas memberi kemudahan, keamanan, dan kenyamanan karena semua proses dilakukan secara online.

Bila nasabah menghendaki, emas yang dibeli di e-Mas juga bisa dicetak dalam bentuk fisik minimal 2 gram. Tarik fisik emas bisa dilakukan di kantor cabang Mandiri Syariah dengan membawa dokumen yang diminta,” ungkapnya.

Riko menambahkan bagi nasabah yang butuh pembiayaan dan memiliki aset emas berupa emas lantakan/batangan, perhiasan, atau koin/dinar dengan kartase antara 16 hingga 24 karat, layanan Gadai Emas di fitur e-Mas bisa jadi solusi.

Pada layanan ini, nasabah bisa melakukan simulasi perhitungan taksiran emas untuk kemudian melakukan pengajuan pembiayaan beragun emas.Sementara itu, untuk pengajuan gadai Mandiri Syariah, nasabah dapat datang ke bank seperti pada umumnya atau nasabah bisa menggunakan layanan pick-up.

“Untuk keamanan layanan pick-up, kami membekali petugas dengan surat tugas dan identitas. Nasabah sendiri bisa mengecek KTP petugas dan melakukan verifikasi ke kantor cabang untuk memastikan. Nasabah juga bisa mengajukan pembiayaan Gadai Emas mulai dari Rp500 ribu hingga Rp250 juta. Rentang pembiayaan selama 4 bulan dan dapat diperpanjang,” papar Riko Wardhana.

Untuk memanfaatkan fitur e-Mas pada aplikasi MSM, nasabah harus memiliki rekening Mandiri Syariah, baik Tabungan Mudharabah maupun Tabungan Wadiah. Nasabah tidak perlu pula repot, Mandiri Syariah memberi kemudahan melalui buka rekening secara online melalui fitur Buka Rekening Online, disini: https://bsmmb.page.link/xV2N.

“Kemudian, nasabah bisa mengunduh (download) aplikasi MSM dari Google Play Store atau Apple Store dan nikmati fitur e-Mas. Aktivasi aplikasi bisa dilakukan secara mandiri oleh nasabah di aplikasi MSM tanpa harus ke kantor cabang. Setelah itu, nasabah bisa langsung menikmati fitur e-Mas dan fitur-fitur unggulan lain di aplikasi MSM,” lanjut Riko.

Mandiri Syariah memastikan layanan kepemilikan emas dan gadai emas melalui fitur e-Mas di aplikasi MSM sudah sesuai kaidah syariah. Emas yang diperjualbelikan merupakan emas milik bank dimana bank mendapatkan margin atas jual beli tersebut.

Fisik emas yang dibeli nasabah akan disimpan oleh bank. Bank pun tidak akan mengalihkan hak atau memanfaatkan atas emas milik nasabah tersebut.
Begitu pula untuk Gadai Emas.

Pembiayaan yang Mandiri Syariah berikan adalah pembiayaan qardh beragun emas. Qardh sendiri merupakan transaksi pinjam meminjam tanpa imbalan dimana nasabah berkewajiban mengembalikan pinjamannya dalam rentang waktu tertentu.

Dalam pembiayaan qardh beragun emas, pembiayaan menggunakan akad qardh dengan agunan berupa emas yang diikat dengan akad rahn, dimana emas yang diagunkan disimpan dan dipelihara oleh bank selama jangka waktu tertentu.

Karena ada penyimpanan dan pemeliharaan, maka biaya yang dikenakan adalah biaya untuk penyimpanan dan pemeliharaan emas yang diagunkan ke bank.

Bencana Banjir di Kalsel, Jokowi Perintahkan Kirim Perahu Karet

Bencana Banjir di Kalsel, Jokowi Perintahkan Kirim Perahu Karet

SuaraPemerintah.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan lembaga dan kementerian terkait untuk secepatnya mengirimkan bantuan, untuk korban bencana banjir yang sedang menerjang Kalimantan Selatan.

Utamanya bantuan berupa perahu karet yang memang bisa digunakan untuk memgevakuasi warga yang terjebak banjir di Desa Sungai Batang, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

“Secepat-cepatnya mengirim bantuan, terutama yang berkaitan dengan perahu karet yang sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana banjir di Kalimantan Selatan,” kata Jokowi  Jokowi dalam siaran akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (15/1).

Jokowi sendiri mengaku telah menerima laporan langsung dari Gubernur Kalimantan Selatan.,Sahbirin Noor terkait situasi dan kondisi di Kalimantan Selatan setelah diterjang banjir.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun langsung meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (dahulu Basarnas), hingga TNI dan Polri untuk segera mengirim bantuan yang sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana tersebut.

“Ya tadi saya sudah menelepon Gubernur Kalimantan Selatan untuk mendapatkan laporan mengenai banjir yang ada di Kalimantan Selatan,” kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi juga mengajak masyarakat agar terus waspada dari berbagai potensi bencana yang bisa terjadi tahun ini. Terutama kata dia, berkaitan dengan bencana alam akibat curah hujan tinggi yakni banjir dan longsor.

“Masyarakat harus perhatikan selalu peringatan dini dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika),” kata dia.

Jokowi mengatakan akan terus memantau penanganan bencana alam, khususnya banjir di Kalimantan Selatan, longsor di Sumedang, dan gempa bumi di Sulawesi Barat.

“Kita ingin baik pemerintah daerah pemerintah pusat selalu hadir di tengah masyarakat dalam keadaan bencana ini,” kata Jokowi.

Khusus untuk bencana banjir di Kalimantam Selatan, Jokowi meminta Kepala BNPB Doni Monardo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto turun tangan. Ia meminta dua pejabat itu mengirim bantuan yang dibutuhkan para korban.

Jokowi pun mengimbau dan mengingatkan masyarakat di seluruh daerah untuk waspada, terutama terhadap bencana . Dia berkata Indonesia akan diterpa cuaca ekstrem beberapa waktu ke depan.